0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan7 halaman

Dadan

Dokumen ini adalah naskah soal latihan ujian akhir semester untuk mata kuliah Penganggaran Bisnis di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pasundan. Terdapat soal teori dan kasus yang mencakup penyusunan anggaran variabel, piutang, kas, dan analisis varians. Ujian ini dijadwalkan pada 17 Januari 2025 dengan waktu 120 menit dan bersifat buka buku.

Diunggah oleh

imzakariaaa23
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan7 halaman

Dadan

Dokumen ini adalah naskah soal latihan ujian akhir semester untuk mata kuliah Penganggaran Bisnis di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pasundan. Terdapat soal teori dan kasus yang mencakup penyusunan anggaran variabel, piutang, kas, dan analisis varians. Ujian ini dijadwalkan pada 17 Januari 2025 dengan waktu 120 menit dan bersifat buka buku.

Diunggah oleh

imzakariaaa23
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS PASUNDAN JL.

TAMANSARI NO. 6-8 BANDUNG 40116 TELP. (022) 4233646


NASKAH SOAL LATIHAN UJIAN AKHIR SEMESTER TAHUN
AKADEMIK 2024/ 2025
Mata Kuliah : Penganggaran Bisnis
Hari / Tanggal : Jumat/ 17 Januari 2025
Kelas : 22Mj E dan F
Dosen Penguji : Dadan Soekardan, SE., [Link]., Ak., CA., CMA., CFP.
Waktu / Sifat Ujian : 120 Menit Buka Buku

SOAL TEORI: Kerjakan 2 dari 4 soal dibawah ini! (Nilai 20%)

1. a. Apa manfaat dan tujuan penyusunan anggaran variabel? Jelaskan kegunaannya bagi
perencanaan dan pengendalian laba!
b. Apabila tingkat kegiatan (volume produksi) berubah, baik naik maupun turun, maka apa
yang terjadi terhadap biaya tetap, biaya variabel dan biaya semivariabel?
c. Jelaskan yang dimaksud dengan titik tertinggi dan terendah, dan mengapa metode ini
berguna untuk memisahkan biaya semivariabel?
2. a. Melakukan penjualan secara kredit dapat memberikan tambahan keuntungan namun juga
mengakibatkan timbulnya kerugian, oleh karena itu perusahaan perlu membuat suatu
kebijaksanaan yang jelas yang mengatur masalah tersebut. Jelaskan langkah-langkah yang
perlu dipersiapkan untuk membuat kebijaksanaan tersebut!
b. Jelaskan manfaat yang diperoleh perusahaan dari penyusunan anggaran piutang!
3. a. Anggaran kas berperan sebagai alat pengendalian. Jelaskan dengan contoh yang dimaksud
dengan pernyataan tersebut!
b. Terdapat dua pendekatan penyusunan anggaran kas, yaitu anggaran kas jangka pendek dan
anggaran kas jangka panjang. Jelaskan perbedaan mendasar kedua anggaran kas tersebut!
4. a. Pelaporan kinerja untuk keperluan intern manajemen merupakan bagian penting dari
sistem perencanaan dan pengendalian laba terpadu. Jelaskan ciri-ciri penting dari laporan
kinerja!
b. Jelaskan beberapa pendekatan utama yang diperlukan untuk mempelajari, menyelidiki dan
menentukan penyebab terjadinya varians!

SOAL KASUS: Kerjakan semua soal di bawah ini disertai perhitungannya! (Nilai 80%)

Kasus 1: Anggaran Variabel

Data yang tersedia untuk penyusunan anggaran variabel bulanan tahun 2025 untuk departemen
pemasaran PT PASUNDAN JAYA pada relevant range 25.000 unit – 45.000 unit adalah sebagai
berikut:

Jenis Biaya 25.000 Unit 45.000 Unit


Reparasi Kendaraan Rp 76.250.000 Rp 101.250.000
Depresiasi Mesin Rp 55.000.000 Rp 64.000.000
Gaji Supervisor Rp 50.000.000 Rp 60.000.000
Asuransi Mesin Rp 22.500.000 Rp 22.500.000
Pemeliharaan Aktiva Tetap Rp 6.250.000 Rp 11.250.000

Berdasar data tersebut:


1. Susunlah anggaran variabel untuk departemen pemasaran dalam bentuk formula pada relevant
range 25.000 unit – 45.000 unit dengan metode titik tertinggi dan terendah!
2. Susunlah anggaran variabel untuk departemen pemasaran dalam bentuk tabel pada relevant
range 25.000 unit – 45.000 unit dengan interval 5.000 unit.

Kasus 2 Anggaran Piutang

Rencana penjualan PT PAGUYUBAN untuk masa 6 bulan pertama tahun 2025 adalah sebagai
berikut :
a. Rencana penjualan
Bulan Penjualan
Januari Rp 8.000.000
Februari Rp 9.000.000
Maret Rp 10.000.000
April Rp 11.000.000
Mei Rp 12.000.000
Juni Rp 13.000.000
b. Rencana penjualan 20% secara tunai dengan memberikan potongan 5%, dan sisanya
penjualan kredit. Pola penerimaan piutang menurut pengalaman yang lalu para debitur
membayar 75% satu bulan setelah penjualan, dan sisanya dibayar pada bulan berikutnya.
c. Penjualan kredit bulan November dan Desember 2024 masing-masing sebesar Rp3.000.000
dan Rp 4.000.000.
d. Jumlah bad debts diperkirakan sebesar 1%.
Berdasar data tersebut buatlah skedul pengumpulan piutang dan menyusun anggaran piutang!

Kasus 3: Anggaran Kas


Informasi berikut adalah informasi yang diberikan PT PARAHYANGAN, untuk menyusun
anggaran Kas tahun 2025

a. Saldo akhir kas bulan Desember 2024: Rp 30.000.000

b. Penjualan tunai selama setahun:

Periode Jumlah
Triwulan I Rp 75.000.000
Triwulan II Rp 80.000.000
Triwulan III Rp 70.000.000
Triwulan IV Rp 75.000.000

c. Skedul penerimaan piutang yang berasal dari penjualan kredit:

Periode Jumlah
Triwulan I Rp 66.800.000
Triwulan II Rp 78.000.000
Triwulan III Rp 70.000.000
Triwulan IV Rp 74.000.000

d. Berbagai pengeluaran yang membutuhkan uang kas :


1. Pembelian material
Periode Jumlah
Januari Rp 9.000.000
Maret Rp 8.000.000
Triwulan II Rp 24.000.000
Triwulan III Rp 25.000.000
Triwulan IV Rp 24.000.000

2. Pembayaran upah & gaji karyawan


Periode Jumlah
Januari Rp 7.800.000
Pebruari Rp 6.000.000
Maret Rp 6.000.000
Triwulan II Rp 19.500.000
Triwulan III Rp 18.000.000
Triwulan IV Rp 18.500.000

3. Pengembalian utang jangka panjang


Periode Jumlah
Pebruari Rp 2.000.000
Triwulan II Rp 80.000.000
Triwulan IV Rp 80.000.000

4. Pembayaran dividen
Periode Jumlah
Triwulan II Rp 6.000.000
Triwulan III Rp 6.000.000

5. Biaya lain- lain, di dalamnya termasuk penyusutan sebesar Rp 20.000 per bulan.
Periode Jumlah
Januari Rp 3.000.000
Pebruari Rp 3.000.000
Maret Rp 3.000.000
Triwulan II Rp 9.000.000
Triwulan III Rp 9.000.000
Triwulan IV Rp 9.000.000

Berdasar data di atas, susunlah Anggaran Kas PT PARAHYANGAN tiap triwulan tahun 2025!
Kasus 4: Analisis Varians
Data berikut ini diambil dari Laporan Kinerja PT PERKASA:

Laporan Kinerja Divisi Penjualan


AKTUAL RENCANA
VARIANS
UNIT JUMLAH UNIT JUMLAH
Produk A 218.000 $ 728.120 200.000 $ 720.000 $ 8.120 Laporan
Kinerja Departemen Pembelian
AKTUAL RENCANA
VARIANS
UNIT JUMLAH UNIT JUMLAH
Pembelian Bahan X 14.000 $ 45.640 12.000 $ 40.800 $ 4.840

Laporan Kinerja Departemen Produksi


AKTUAL ANGGARAN VARIANS
Keluaran
JTKL aktual 5.800
JTKL yg direncanakan 5.000
Bahan baku 10.600 unit, $ 36.040 10.000 unit, $ 34.000
Tenaga Kerja Langsung 5.800 JTKL, $ 45.240 5.000 JTKL, $ 40.000
Overhead Departemen
Dapat Dikendalikan
Gaji Produksi $ 10.400 $ 10.000 $ 400
Bahan tdk lgs 16.720 16.000 $ 720
Tenaga Kerja tdk lgs 12.480 11.600 $ 880
Tdk dpt Dikendalikan
Penyusutan 10.400 10.400
Asuransi dan pajak 1.600 1.600
Gaji penyeliaan 6.400 6.400
Total Overhead $ 58.000 $ 56.000 $ 2.000

Data tambahan yang tersedia :


1. Dari rencana laba tahunan:
Keluaran tahunan yang direncanakan dalam JTKL 72.000
Overhead tahunan yang direncanakan : Tetap $ 432.000, Variabel $288.000

2. Anggaran Fleksibel Departemen 1


Tetap per bulan Variabel per JTKL
Gaji produksi $10.000
Bahan baku tidak langsung 2.000 $ 5,60
Tenaga kerja tidak langsung 5.600 $ 2,40
Penyusutan 10.400
Asuransi dan pajak 1.600
Gaji Penyeliaan 6.400
Total $ 36.000 $ 8,00
Berdasar data di atas, buatlah analisis varians dengan dua cara untuk Divisi Penjualan dan
Departemen Pembelian, dan Departemen Produksi!

----------Selamat Bekerja---------
Jenis Biaya 25.000 Unit 30.000 Unit 35.000 Unit 40.000 Unit 45.000 Unit
Reparasi Rp 76.250.000 82.500.000 88.750.000 95.000.000 Rp 101.250.000
Kendaraan
Depresiasi Mesin Rp 55.000.000 57.250.000 59.500.000 61.750.000 Rp 64.000.000
Gaji Supervisor Rp 50.000.000 52.500.000 55.000.000 57.500.000 Rp 60.000.000
Asuransi Mesin Rp 22.500.000 22.500.000 22.500.000 22.500.000 Rp 22.500.000
Pemeliharaan Rp 6.250.000 7.500.000 8.750.000 10.000.000 Rp 11.250.000
Aktiva Tetap

1. Anggaran variabel dalam bentuk formula


 Reparasi Kendaraan
total biaya pada titik maksimal 45.000 DRH = Rp 101.250.000
total biaya pada titik minimal 25.000 DRH = Rp. 76.250.000
selisih 20.000 DRH = Rp. 25.000.000

biaya variabel per DRH = Rp. 25.000.000 =Rp. 1.250


Rp. 20.000
25.000.000 :4 = 6.250.000

Total biaya pada tingkat 45.000 DMH = Rp 101.250.000


Biaya variabel = 45.000 x 1.250 = Rp.56.250.000
Biaya tetap = Rp.45.000.000

2. Anggaran variabel dalam bentuk formula


 Depresiasi Mesin
total biaya pada titik maksimal 45.000 DRH = Rp 64.000.000
total biaya pada titik minimal 25.000 DRH = Rp 55.000.000
selisih 20.000 DRH = Rp. 9.000.000
biaya variabel per DRH = Rp. 9.000.000 =Rp. 450
Rp. 20.000
9.000.000 :4 = 2.250.000

Total biaya pada tingkat 45.000 DMH = Rp 64.000.000


Biaya variabel = 45.000 x 450 = Rp. 20.250.000
Biaya tetap = Rp. 43.750.000

3. Anggaran variabel dalam bentuk formula


 Gaji Supervisor
total biaya pada titik maksimal 45.000 DRH = Rp 60.000.000
total biaya pada titik minimal 25.000 DRH = Rp.50.000.000
selisih 20.000 DRH = Rp 10.000.000
biaya variabel per DRH = Rp. 10.000.000 =Rp. 500
20.000

Rp 10.000.000 : 4= 2.500.000
Total biaya pada tingkat 45.000 DMH = Rp 60.000.000
Biaya variabel = 45.000 x 500 = Rp.22.500.000
Biaya tetap = Rp.37.500.000

Rp. 20.000
4. Anggaran variabel dalam bentuk formula
 Pemeliharaan Aktiva Tetap
total biaya pada titik maksimal 45.000 DRH = Rp 11.250.000
total biaya pada titik minimal 25.000 DRH = Rp. 6.250.000
selisih 20.000 DRH = Rp. 5.000.000
biaya variabel per DRH = Rp. 5.000.000 =Rp. 250
Rp. 20.000
Rp. 5.000.000 : 4 = 1.250.000

Total biaya pada tingkat 45.000 DMH = Rp 11.250.000


Biaya variabel = 45.000 x 250 = Rp.11.250.000
Biaya tetap = Rp. 0

Anda mungkin juga menyukai