Materi bola voli mencakup teknik gerakan, posisi pemain, dan aturan dasar yang unik.
Berikut poin-
poin pentingnya:
1. Teknik Dasar Utama
Servis: Serangan awal untuk memulai permainan. Ada servis bawah (mudah untuk pemula)
dan servis atas (lebih tajam dan menukik).
Passing:
o Passing Bawah: Digunakan untuk menerima servis atau smash lawan menggunakan
lengan bawah.
o Passing Atas (Set): Menggunakan jari-jari tangan untuk mengumpan bola ke
arah smasher.
Smash/Spike: Pukulan keras dan menukik ke area lawan untuk mematikan bola.
Blocking: Gerakan membendung bola di depan net agar tidak masuk ke area sendiri.
2. Posisi dan Peran Pemain
Setiap pemain punya tugas khusus di lapangan:
Tosser/Setter: Penentu serangan yang bertugas mengumpan bola ke rekan setim.
Spiker/Smasher: Bertugas mencetak poin dengan pukulan keras.
Libero: Spesialis pertahanan yang bebas keluar-masuk lapangan untuk menerima bola,
namun tidak boleh melakukan smash atau servis.
Defender: Pemain bertahan yang fokus menjaga area belakang.
3. Peraturan Singkat
Jumlah Pemain: 6 orang per tim di lapangan.
Sistem Skor: Menggunakan Rally Point (setiap bola mati jadi poin). Tim yang mencapai 25
poin lebih dulu memenangkan satu set.
Jumlah Sentuhan: Maksimal 3 kali sentuhan per tim sebelum bola harus diseberangkan ke
lawan.
Pelanggaran Net: Pemain tidak boleh menyentuh net saat bola dalam permainan.
Rotasi: Pemain berpindah posisi searah jarum jam setiap kali tim menerima hak servis
kembali.
4. Lapangan dan Alat
Ukuran Lapangan: 18 x 9 meter.
Tinggi Net: 2,43 meter untuk putra dan 2,24 meter untuk putri.
Bola: Terbuat dari kulit lunak dengan keliling 65-67 cm.
Apakah Anda ingin tahu lebih lanjut tentang cara melakukan rotasi atau variasi strategi
serangan dalam voli?
Anda kini dapat membagikan rangkaian pesan ini kepada orang lain
21 situs
Bola Voli Dalam Teknik Dan Permainan – TOKO BUKU MADZA
Dalam buku ini menjelaskan tentang langkah-langkah melakukan Gerakan-
Sistem rotasi dan strategi serangan adalah kunci untuk memenangkan pertandingan voli. Berikut
penjelasan sederhananya:
1. Cara Melakukan Rotasi (Perpindahan Posisi)
Rotasi terjadi setiap kali tim Anda menerima servis kembali (pindah bola) setelah memenangkan
reli.
Arah Rotasi: Pemain berpindah posisi searah jarum jam.
Posisi Pemain (Nomor 1-6):
o Posisi 1: Kanan belakang (tempat melakukan servis).
o Posisi 2: Kanan depan.
o Posisi 3: Tengah depan (biasanya Tosser atau Middle Blocker).
o Posisi 4: Kiri depan.
o Posisi 5: Kiri belakang.
o Posisi 6: Tengah belakang.
Aturan Penting: Pemain harus berdiri di posisinya saat servis dipukul. Setelah servis
dilakukan, pemain boleh bertukar tempat (misal: Tosser lari ke depan net) untuk
menjalankan strategi.
2. Variasi Strategi Serangan
Strategi ini biasanya diatur oleh seorang Tosser (pengumpan) untuk mengecoh blok lawan:
Open Spike (Bola Tinggi): Umpan tinggi ke arah pinggir lapangan (posisi 2 atau 4). Ini
serangan paling dasar dan umum.
Quick Attack (Bola Cepat): Tosser memberikan umpan pendek dan cepat tepat di depan
net. Spiker (biasanya Middle Blocker) sudah melompat bahkan sebelum bola sampai ke
tangan Tosser.
Back Attack (Serangan Baris Belakang): Pemain di baris belakang (posisi 1, 6, atau 5)
melakukan smash dari belakang garis 3 meter. Ini efektif karena lawan seringkali hanya fokus
menjaga pemain depan.
Semi Attack: Umpan dengan ketinggian sedang (sekitar 1-2 meter di atas net) untuk
mempercepat tempo permainan agar blok lawan tidak sempat bersiap.
3. Formasi Dasar yang Sering Digunakan
Formasi 4-2: 4 Spiker dan 2 Tosser.
Formasi 5-1: 5 Spiker dan 1 Tosser utama. Ini formasi paling populer di tingkat profesional
karena memberikan variasi serangan yang lebih banyak.
Apakah Anda ingin mempelajari cara melakukan smash yang keras atau teknik bertahan
(digging) yang benar?