0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan4 halaman

Wsapache 361

Dokumen ini menjelaskan langkah-langkah instalasi dan konfigurasi webserver Apache, termasuk pengaturan file konfigurasi dan direktori penyimpanan. Proses meliputi penyalinan dan pengeditan file konfigurasi, serta pengaktifan dan penonaktifan situs. Setelah konfigurasi selesai, pengguna dapat menguji web statis melalui browser.

Diunggah oleh

Jendryanti Talebong
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan4 halaman

Wsapache 361

Dokumen ini menjelaskan langkah-langkah instalasi dan konfigurasi webserver Apache, termasuk pengaturan file konfigurasi dan direktori penyimpanan. Proses meliputi penyalinan dan pengeditan file konfigurasi, serta pengaktifan dan penonaktifan situs. Setelah konfigurasi selesai, pengguna dapat menguji web statis melalui browser.

Diunggah oleh

Jendryanti Talebong
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Nama : Jendryanti Talebong

NIM : 2304411361

Kelas : 5 Gab 4 Web

PRAKTIKUM

Instalasi & konfigurasi Webserver Apache

A. Kofigurasi
1. melakukan konfigurasi pada directory sites-available. Untuk masuk ke directory tersebut
masukkan perintah cd /etc/apache2/sites-available

Selanjutnya cek file yang ada pada directory tersebut, ketik ls. Jika berhasil akan muncul 3
buah file konfigurasi bernama [Link], [Link]. dan
[Link] (yang telah di buat sebelumnya)

2. Selanjutnya salin file konfigurasi [Link]. masukkan perintah cp 000-


[Link] [Link]. Selanjutnya lakukan pengeditan pada file salinan yang telah
dibuat.

3. Buka file [Link], kemudian edit beberapa text yang ada pada file
konfigurasi tersebut. cari baris #Serveradmin. Pada webmaster@localhost ganti dengan
nama webmaster@namadomain. Directory #DocumentRoot dari /var/www/html boleh
dirubah. Contoh menjadi /var/www/web361. Konfigurasi ini untuk menentukan
lokasi penyimpanan data website nantinya.
Selanjutnya simpan file [Link] dengan cara tekan control+x ketik Y lalu enter

4. Tahap selanjutnya adalah lakukan konfigurasi pada dokumen apache. Pada tahap ini
kita akan merubah akses ke directory penyimpanan file web. Masukkan perintah
nano /etc/apache2/[Link]
Selanjutnya simpan file [Link] dengan cara tekan control+x ketik Y lalu enter
5. Tahap selanjutnya adalah menonaktifkan file [Link] dan mengaktifkan
file [Link]. perintah untuk menonaktifkan adalah a2dissite sedangkan
untuk menaktifkan adalah a2ensite.
a. Menonaktifkan file

b. Mengaktifkan file

6. Selanjutnya restart webserver apache dengan memasukkan perintah systemctl


restart apache2

B. Pengujian
1. Tahap selanjutnya adalah buka browser masukkan ip atau nama domain pada url
hingga tampil seperti berikut:
Catatan:Tampilan dibawah saat settingan site-enabled yang aktif adalah [Link]

Tahap selanjutnya, adalah menguji web statis yang dimasukkan pada directory web361
(pengaturan yang aktif/sites-enabled adalah [Link]). tampilan pada gambar
dibawah saat belum ada file website yang dimasukkan pada direktori yang dibuat
(web361)

setelah memasukkan file atau folder website pada directori web361 maka akan
muncul website seperti contoh dibawah:

Anda mungkin juga menyukai