0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan8 halaman

Balam

Dokumen ini membahas situs-situs bersejarah di Kabupaten Tanggamus, Lampung, termasuk Situs Batu Bedil, Situs Megalitikum Batu Gajah, dan Situs Megalitikum Batu Kerbau, yang merupakan peninggalan budaya megalitikum. Setiap situs memiliki karakteristik unik dan fungsi sebagai tempat pemujaan leluhur serta penting untuk pelestarian budaya. Keseluruhan situs ini mencerminkan kepercayaan dan kehidupan sosial masyarakat prasejarah yang perlu dilestarikan.

Diunggah oleh

nay centes
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan8 halaman

Balam

Dokumen ini membahas situs-situs bersejarah di Kabupaten Tanggamus, Lampung, termasuk Situs Batu Bedil, Situs Megalitikum Batu Gajah, dan Situs Megalitikum Batu Kerbau, yang merupakan peninggalan budaya megalitikum. Setiap situs memiliki karakteristik unik dan fungsi sebagai tempat pemujaan leluhur serta penting untuk pelestarian budaya. Keseluruhan situs ini mencerminkan kepercayaan dan kehidupan sosial masyarakat prasejarah yang perlu dilestarikan.

Diunggah oleh

nay centes
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Tugas Mata Pelajaran B.

Lampung
Bab 7 Pengalam Pribadi

Tempat Bersejarah Di Kabupaten Tanggamus


1. Situs Batu Bedil
2. Situs Megalitikum Batu Gajah
3. Situs Megalitikum Batu Kerbau

Kelompok 10 :
1. Aish Amalia Hafidza
2. Darakirana Zakinisa
3. Kanaya Putri Zahwa
Kabupaten Tanggamus ngedok pok geografis di Provinsi Lampung jama posisi
104° 18’ – 105° 12’ Bujur timur jama 5° 05’ – 5° 56’ Lintang selatan, Jama moneh wat
batasan wilayah jama :
Sebelah Utara : Kabupaten Lampung Barat jama Lampung Tengah
Sebelah Selatan : Samudera Indonesia
Sebelah Timur : Kabupaten Pringsewu
Sebelah Barat : Kabupaten Lampung Barat
Luas Wilayah : 4, 654, 98 km²
Proyeksi Penduduk : 670, 37 ribu jiwa
Ibu Kota : Kota Agung
Bupati jama Wakil Bupati : H. Moh. Saleh Asnawi jama Agus Suranto
Tanggamus moneh wat Cagar budaya di antara ni,
1. Situs Batu Bedil
2. Situs Megalitikum Batu Gajah
3. Situs Megalitikum Batu kerbau
1. Situs Batu Bedil

a. Identitas cagar budaya


Situs Batu Bedil ngerupako salah sai situs sejaghah peninggalan jaman Prasejarah di
Lampung. Lom sejaghah Situs Batu Bedil, tempat sija ngerupako pusogh ritual
keagamaan ulih masyaghakat prasejarah. Situs Batu Bedil ngemiliki luas 100×500
metegh, didipa terdapok benda-benda peninggalan jaman megalitikum ghik Prasasti Batu
Bedil. Situs Batu Bedil secagha administratif berletak di Jalan Air Bakoman, Dusun Batu
Bedil, Desa Gunung Meraksa, Kecamatan Pulau Panggung, Kabupaten Tanggamus,
Provinsi Lampung. Letak geografis situs sai diyakini ulih para arkeolog sebagai
peninggalan dari jaman Megalitikum sija berada di koordinat 05o 18’ 07,4” LS dan 104o
40’ 59,0” BT. Sumang hina Situs Prasasti Batu Bedil ghadu ditetapko sebagai salah sai
cagar budaya Nasional sesuwai jama Sughat Keputusan. No SK:
KM.12/PW.007/MKP/2004 Tanggal SK: 2004-03-03.
b. Sejarah ghik Latar Belakang Situs Batu Bedil
Situs Batu Bedil berasal anjak gelagh batu bedil hina. Sai konon berasal anjak
berbagai fenomena aneh sai dialami waghga setempat, semacom sinagh teghang di
debingi ghani ghik bunyi ledakan/timbakan anjak lokasi tersebut. Seghadu di bukak,
ditemukan batu-batuaan sai kemudian disebut “Batu Bedil,” sai dilom pupigha bahasa
ghettini bedil(senapan) atau timbakan(tembakan). Situs sija memiliki sebuah menhir
balak bergelagh Batu Bedil sai ukurani ± 109 cm beghak ghik ± 220 cm ghanggal.
Prasasti Batu Bedil berasal anjak abad ke-9 hingga awal abad ke-10 Masehi, sai
ditulis dilom bahasa Sanskerta sai terdiri atas 10 baghis tulisan jama ghanggal huruf
sekitagh 5 cm. Tulisan sija berada dilom 1 bingkai. Ageh bah bingkai memiliki goresan
sai bebettuk padma/bunga teratai. Walaupun ghadu aus, kidang pupigha ageh masih
dapok terbaca. Awal tulisan terbaca Namo Bhagawate ghik di akhir terbaca Swaha, sai
diperkirako berisi do’a/memmang Buddhisme.
Situs Batu Bedil diperkirako ngedok anjak jaman Megalitikum (2000–3000 tahun
liwat) ghik befungsi sebagai pusogh upacagha keagamaan masyaghakat prasejarah. Batu-
batu besar di situs sija digunako guwai pemujaan leluhur. Selain hina di komplek prasasti
batu bedil munih terdapok tinggalan megalitik sai berasal anjak kata mega sai ghettini
balak ghik lithos sai ghettini batu. Zaman megalitik biasanya juga di sebut zaman batu
besar seperti batu tegak/menhir dan batu datar/dolman.
c. Keunikan ghik Karakteristik Situs Batu Bedil, Lampung
• Ngemiliki menhir balak sai disebut Batu Bedil.
• Terdapok Prasasti Batu Bedil berisi memmang Buddha.
• Akasara sai ngedok dilom Prasasti Batu Bedil diduga sebagai tughunan anjak aksara
Palawa sai, digunako di jaman Kerajaan Sriwijaya.
• Sai-sainya situs di Indonesia sai ngemaduko pengaruh Buddha jama artefak anjak jaman
Megalitikum.
• Diperkirako ngedok anjak 2000–3000 tahun liwat di jaman Megalitikum.
• Diyakini sebagai pusogh upacagha keagamaan prasejarah.

d. Fungsi
• 1. Sebagai situs cagar budaya
• 2. Pek wisata edukasi
• 3. Wisata alam ghik ekowisata
• 4. Pelestarian budaya ghik identitas lukal
• 5. Daya pengembangan pariwisata

e. Upaya Pelestarian
• Komunikasi partisipatif jama masyaghakat
• Pembangunan pagar ghik gazebo
• Pemeliharaan sesuwai UU Cagar Budaya
• Pengusulan sebagai cagar budaya nasiyonal
• Kolaborasi pemerintah daighah ghik pusogh guwai edukasi
2. Situs Megalitikum Batu Gajah

a. Identitas Cagar Budaya


Situs sija terletak di kabupaten tanggamus, kecamatan pulau panggung, kecamatan dolok
panribuan dapok sebuah cagar budaya yaitu, situs batu gajah. Situs sija ngerupako salah
sai situs peninggalan masa lalu, yaitu masa megalitik sai befungsi sebagai pok
melaksanako upacagha pemujaan roh leluhur.
Pada situs sija dapok beberapa relief binatang sai di anggap lamon manfaat nya bagi
masyaghakat. Relief binatang sai dapot pada situs sija iyulah relief gajah jama posisi
kepala menghadap mit barat jama ukurani panjang 275 cm, lebar 70 cm, ghik tinggi 90
cm.
b. Sejarah ghik Latar Belakang Situs Megalitikum batu gajah
Situs batu gajah iyulah bangunan berundak sai terdiri anjak elemen pahatan di atas
peghmukaan batu berupa relief, patung ghik kubur batu sai terletak pada aliran dua
sungai kecil iyulah Bah kisat ghik Bah sipinggan. Di bagian utara sungai Bah kisat dapok
sebuah patung relief gajah berupa gajah kecil jama posisi kepala menghadap mit barang
beukurani panjang 275 cm, lebar 70 cm ghik tinggi 90 cm. Sija ngerupako relief gajah
sai pertama ditemuko terletak dibibir sungai Bah Kisat di ujung jalan menuju situs. Situs
Batu Gajah ngerupako Peninggalan Tradisi Megalitik.
Dulu situs gajah ngerupako sebuah situs pok melaksanako upacagha pemujaan arwah
leluhur. Relief jama bentuk-bentuk binatang tertentu mempunyai makna masing masing.
Kompleks Megalitik Batu Gajah ngerupako kawasan larangan atau monumen alam.
Telah ditetapko semenjak masa pemerintahan Hindia-Belanda. Seperti sai tertera di lom
Zelfbestuur Besluit 1924 No. 18, tanggal 18 April 1924. Di lom dokumen tersebut
terdapok lampiran perihal areal Batu Gajah seluas 0,8 ha. Wilayah sija di apit oleh
Sungai Bah Kisat ghik Sungai Bah Sipinggan. Ditetapko ni Kompleks Megalitik Batu
Gajah sebagai monumen alam juga beghtujuan guwai melestariko kawasan hutan lindung
sai mengelilingi ni.
Situs Cagar Budaya kompleks Megalitik Batu gajah telah ditetapko sebagai Cagar
Budaya
c. Keunikan ghik Karakteristik Situs Batu Gajah
• Situs sija ngemiliki batu besar sai bebettuk menyerupai gajah, sehingga dinamako
“Batu Gajah”
• Batu-Batu besar di situs sija disusun lom berbagai bettuk, seperti menhir (batu tegak)
ghik dolmen (meja batu)
• Situs sija terletak di daerah perbukitan jama pemandangan sai luas
• Batu gajah ngemiliki pahatan ghik ukiran sai di yakini ngemiliki nilai simbolis atau
spiritual
d. Fungsi
• Sebagai pok melaksanakan upacagha pemujaan roh leluhur
• sebagai cagar budaya
• sebagai pok wisata alam
e. Upaya Pelestarian
• Perlindungan ghik konservasi
• Edukasi ghik pelibatan masyaghakat
• Promosi ghik pengembangan wisata
• Penelitian ghik dokumentasi

3. Situs Megalitikum Batu Kerbau

a. Identitas Cagar Budaya


Situs sija terletak di kabupaten tanggamus, kecamatan pulau panggung, kecamatan dolok
panribuan dapok sebuah cagar budaya yaitu, situs batu kerbau.
Situs batu kerbau sija jama seperti situs batu gajah sai terletak pada aliran dua sungai
kecil yaitu, Bah Kisat ghik Bah sipinggan. Dibagian utara sungai Bah Kisat terdapok
sebuah patung relief kerbau jama posisi kepala menghadap mit barat beukuran panjang
275 cm, lebar 70 cm ghik tinggi 90 cm.
Situs Batu Gajah ngeghupako peninggalan tradisi megalitik

b. Sejarah ghik Latar Belakang Situs Megalitik Batu Kerbau


Menurut legenda situs sija ngerupako bukti kesaktian Raja Mulajadi sebagai leluhur
Partuanoan Dolok Panribuan. Pada masa kehadiran Raja Mulajadi, Raja limbong sebagai
penguasa se pok ngeberiko berbagai tantangan terutama ngenyediako parjuhut atau
hewan guwai dikorbanko guwai menguji kesaktian.
Sang raja Mulajadi selalu menyanggupi berbagai tantangan. Setiap tantangan sai dapok
di wujudko oleh raja mulajadi sai di abadiko pada situs sija.
Situs sija ini ngeghupako sebuah situs pok melaksanako upacagha pemujaan arwah
leluhur.
Relief kerbau ngeghupako hewan domestika sai hidup di daerah se pok sai lamon nian
manfaat ni bagi masyaghakat se pok.
Situs Cagar Budaya Kompleks Megalitik Batu Kerbau telah ditetapko sebagai Cagar
Budaya berdasarko Peraturan Menteri Kebudayaan Dan Pariwisata Nomor
PM.88/PW.007/MKP/2011, 17 Oktober 2011
c. Keunikan ghik Karakteristik Situs Megalitik Batu Gajah
• Batu berbettuk kerbau
• Dinamakan batu kerbau ulih karena, situs sija terdapok batu besar sai menyerupai
bettuk kerbau
• Terdapok beberapa batu besar sai disusun jama pola tertentu
• Situs sija digunako guwai pok pemujaan leluhur atau ritual keagamaan

d. Fungsi Situs Megalitik Batu Kerbau


• Sebagai pok melaksanako upacagha pemujaan roh leluhur
• sebagai pok wisata alam
• sebagai cagar alam

e. Upaya Pelestarian
• Menjaga situs anjak vandalisme atau perusakan
• Memberiko edukasi kepada masyaghakat sekitar tentang penting ni situs sija
• Ngadako sosialisasi ghik seminar tentang nilai sejarah situs batu kerbau
• Mengembangkan ekowisata sai mak ngerusak situs

Kesimpulan :
Situs Megalitikum Batu Gajah, Situs Megalitikum Batu Kerbau, ghik Situs Batu Bedil, di
Tanggamus, Lampung, ngerupako peninggalan budaya megalitikum sai mencerminko
kepercayaan ghik kehidupan sosial masyaghakat prasejarah. Ketelu situs sija ngemiliki batu
berukir ghik struktur megalitik sai digunako guwai ritual atau pemujaan leluhur. Situs-situs
sija menjadi bukti penting peradaban kuno di Lampung sai perlu dilestarikan. Gham haghus
ngelestariko ghik ngejaga budaya sai ngedok di indonesia salah saini di Tanggamus
Lampung

Tugas Mata Pelajaran B. Lampung


Bab 7 Pengalam Pribadi

Tempat Bersejarah Di Kabupaten Way Kanan


1. Gedung Batin
2. Curup Gangsa
3. Tugu Perahu

Kelompok 6 :
Amanda Kurnia Sari
Hasna Raudhotul Jannah

Anda mungkin juga menyukai