POMPA
Apa yang dimaksud pompa?
• Introduksi
• Pompa adalah peralatan mekanis untuk mengalirkan
cairan dari point A ke point B.
• Juga untuk menaikkan tekanan cairan dari pressure P1 dan
ke pressure P2 (di mana P2 > P1).
Pilihlah satu jawaban yang benar!
Berdasar cara pemberian energy kepada cairan maka pompa dibagi menjadi:
a) Pompa sentrifugal dan pompa reciprocating
b) Pompa reciprocating dan pompa rotary
c) Pompa positive dan non positive displacement
d) Pompa satu tingkat dan banyak tingkat (multi stage)
Klasifikasi Pompa
• Berdasarkan cara pemindahan atau pemberian energi pada
cairan
- Positive Displacement Pump
- Non Positive Displacement Pump
4
Mengapa pompa digunakan di industri oil & gas?
Penggunaan pompa
• Pompa, baik jenis centrifugal maupun positive
displacement, digunakan untuk mengalirkan segala macam
cairan: air, hydrocarbons, cairan kental/encer, chemicals
atau toxic substances.
• Pompa yang paling umum digunakan untuk mengalirkan
cairan (Crude, Oil, Water) adalah centrifugal pump, dan
juga yang paling ekonomis.
:
Pilihlah satu jawaban yang benar!
Aplikasi berikut yang cocok untuk pompa sentrifugal adalah:
a) Pumping viscous products
b) Accurate instantaneous dosing
c) Memompa cairan yang dianggap fragile (susu, wine, dll.)
d) Memompa cairan dalam jumlah besar.
Mengapa pompa digunakan di industri oil & gas?
Untuk beberapa aplikasi berikut pompa positive displacement
harus digunakan:
• Pumping viscous products: pada viscositas tinggi, pemakaian
centrifugal pump akan membutuhkan pompa yang oversize dengan
flow rate di luar spesifikasi optimum, eficiensi yang sangat rendah
dan konsumsi daya yang sangat tinggi.
•
• Accurate instantaneous dosing, centrifugal pump akan
memerlukan flow meter untuk mengontrol kecepatan pompa,
dengan resiko pompa beroperasi di luar spesifikasi optimumnya.
• Memompa cairan yang dianggap fragile (susu, wine, beer, volatile
liquids, dll.).
Pilihlah satu jawaban yang benar!
Berikut ini yang merupakan prinsip kerja pompa sentrifugal adalah:
a) Mengubah energy kinetic menjadi energy tekanan
b) Suatu volume tertutup dengan elemen gerak membesarkan dan mengecilkan volume
c) Menggunakan gerakan putar selama transfer energinya
d) Menggunakan gerakan bolak-balik
Apa yang dimaksud pompa?
• Golongan utama
• Centrifugal pumps
Cairan berpindah akibat pertambahan energy dari gaya
sentrifugal.
Prinsip Operasi
Centrifugal pump operating principle
• (1) Cairan mengalir searah poros pompa, lalu gaya sentrifugal
dihasilkan karena putaran piringan (impeller) yang
menggerakkan cairan ke arah luar piringan.
• (2) Cairan memperoleh energi kinetic yang tinggi kemudian
dirubah menjadi pressure energy pada volute (casing), di
mana penampangnya bertambah.
(1) (2)
Benar atau Salah
• Untuk memompa cairan hydrocarbon dapat
digunakan packing dengan baut gland yang disetel
kencang (BENAR atau SALAH)
Packing
Mechanical seal
Pilihan ganda
Yang dimaksud head adalah:
a) Tekanan yang dihasilkan pompa
b) Tekanan yang dihasilkan pompa dalam psi
c) Tekanan discharge dikurangi tekanan suction
d) Tekanan yang dinyatakan sebagai tinggi kolom cairan
Benar atau Salah
• Jika densitas cairan yang dipompa berbeda maka
head yang dihasilkan pompa juga berbeda
Prinsip operasi
Head
• Tekanan yang dinyatakan
sebagai tinggi kolom
cairan
• Beda densitas – tinggi
kolom sama
Jika densitas cairan
berbeda, tinggi kedua
kolom tetap sama, hanya
p yang berbeda; dan
semakin besar densitas,
semakin besar p.
Prinsip Operasi
Centrifugal pumps
• Pressure difference sebagai tinggi kolom cairan
(P1 – P2) / p . g = h (tinggi dalam m)
P1, P2 = Tekanan relative dalam Pascal
p = densitas (in kg/m³).
g = gaya gravitasi = 9.81 (in m/s² atau
N/kg).
h = tinggi dari reference axis (in m).
Prinsip Operasi
Head cairan
Total energy cairan pada suatu titik dalam jaringan yang merupakan
jumlah dari 3 bentuk energy, yang bisa dinyatakan sebagai head
cairan (m):
Epr Pressure energy dinyatakan dalam m = p / ρ . g
Ec Kinetic energy dinyatakan dalam m = v² / 2g
EP Potential dinyatakan dalam m = z
Total energy dinyatakan dalam head (m)= p / ρ . g + v² / 2g+ z
• Cairan bisa mendapat kenaikan head jika mendapat tambahan
energy dari suatu pompa, atau penurunan karena adanya
hambatan (head loss)
Prinsip Operasi
Liquid head (Cont’d)
ht (m) = p / ρg + v² / 2g + z
p: tekanan absolut cairan
(Pa)
v: kecepatan cairan (m /s)
z: ketinggian dari
reference line (m)
Prinsip Operasi
Pump in suction head or primed mode
Pump primed: pompa
diinstal di bawah level
liquid yang dipompa.
Prinsip Operasi
Pompa pada suction lift / mode
Pompa pada suction mode:
pompa dipasang di atas level
cairan yang dipompa.
Pada kondisi ini pompa harus
menaikkan cairan ke titik isap
sebelum mendorongnya ke
titik buang/discharge point.
Instalasi
25
Instalasi
26
OPERASI SERI DAN PARALEL
Positive Displacement Pump
28
Tipe pompa displacement
• Semua tipe pompa displacement yang berbeda-beda di
pasaran bekerja berdasarkan dua prinsip operasi yaitu:
• Pompa Reciprocating
• Pompa Rotary
29
Positive Displacement Pump
• Volume tertutup dengan elemen gerak membesarkan dan
mengecilkan volume
• Saat dihidupkan, tekanan akan turun di sisi isap yang
menyebabkan cairan terisap (“self-priming”).
• head pompa lebih tinggi.
• tekanan discharge lebih tinggi.
• laju alirnya umumnya lebih rendah dan tidak tergantung pada
karakteristik jaringan.
.
30
Positive Displacement Pump
• Jika discharge tersumbat, pompa harus segera dihentikan
• untuk menghindari resiko kenaikan tekanan yang besar yang
akan berakibat kerusakan serius.
• Jika katup pada saluran discharge bisa ditutup, suatu safety
device harus dipasang pada discharge pompa.
• Sebuah bypass yang dipasang dengan safety valve dan
dihubungkan ke tank merupakan solusi yang baik.
31
Pump ancillary equipment
SAFETY VALVES
• Displacement pumps
• Jika volume yang dihisap tidak bias dilepas ke outlet pipe
(valve menutup, atau pipa tersumbat) kenaikan tekanan akan
berakhir dengan pipa pecah atau macetnya pump drive motor.
• Maka perlu dipasang safety pada pump outlet.
Safety valve
32
Laju alir
• Laju alir disesuaikan dengan mengatur kecepatan
putaran rotor untuk pompa rotary
• dan frekuensi piston atau stroke untuk pompa
reciprocating.
• tidak digunakan regulating valve pada saluran
discharge
33
Reciprocating Pump
• bekerja dengan menggunakan gerakan bolak balik untuk
memindahkan cairan.
• menggunakan torak atau plunyer
• menarik cairan ke dalam suatu rongga melalui katup masuk
(inlet valve)
• medorongnya keluar melalui katup buang (discharge valve)
34
Power Pumps
Tenaga penggerak dari luar
35
Penggerak Langsung
(Direct Acting)
Tanpa menggunakan mekanisme engkol.
Penggerak ==> mesin uap.
36
Bagian-bagian Direct Acting Pump
37
Single acting piston
38 pump
Double acting piston
39 pump
Pompa Diaphragma
• elemen pemindah cairan digunakan diaphragma (membran)
• bergerak berubah-ubah posisi cembung cekung.
• mechanical drive atau liquid drive
40
Pompa Diaphragma
• Pompa jenis ini cocok untuk memompa fluida yang
bersifat korosi.
• Bisa mengalirkan berbagai macam fluida meliputi
bahan-bahan kimia, dry powder, food additive, lem,
cat, produk farmasi, sluri, tailing dan air limbah.
• Pompa diafragma digunakan dalam transfer dan
metering untuk aliran hingga 300 gpm (1150 liter per
menit).
41
Rotary Pump
• Vane pump
• lobe pump
• gear pump
• screw pump.
42
Pompa rotary
Kelebihan :
• 1. Aliran uniform (smooth dan pulsasi minimum)
• 2. Konstruksi sederhana, kompak dan ringan
• 3. Perawatan relatif mudah.
•
• Kelemahan:
• 1. Kapasitas relatif kecil
• 2. Kurang cocok untuk cairan abrasive
• 3. Pengaturan kapasitas hanya dapat dilakukan dengan
mengatur putaran.
43
APLIKASI
• sistem refrigerasi, heating dan air conditioning.
• cairan dengan viskositas tinggi seperti minyak
pelumas.
• Pompa rotari tipe screw dipakai untuk transfer dan
metering bahan kimia, juga mengalirkan fluida
dengan densitas tinggi seperti pulp dan kertas.
• Pompa rotari digunakan untuk penyediaan air,
pengelolaan air limbah maupun pengaliran sluri
karbon
44
Vane Pump
Pompa Sliding Vane
45
Gear Pump
• terdiri dari dua buah roda gigi ukuran sama
• terpasang dalam satu casing.
• Untuk viscous fluid
• Misal: pompa pelumas
46
Lobe Pump
• Prinsip kerja lobe pump sama dengan gear pump
• dihubungkan dengan timing gear
• satu poros berhubungan dengan penggerak
• satu poros sebagai idler lobe
47
Lobe Pump
48
Screw Pump
• terdiri dari casing, screw shaft, suction dan discharge port.
• single screw, double screw dan three screw shaft.
• screw shaft sebagai shaft penggerak, lainnya sebagai idler screw shaft.
• timing gear.
• Cairan melalui intake port menuju discharge port.
49
50