Makalah Riset Operasi
Makalah Riset Operasi
Dosen Pengampu:
Rini Astuti, [Link]., [Link]
Disusun Oleh:
Muhamad Rizky Fadilah 4122424110124
Muhammad Ilham Fauzani 4122424110135
Puji dan syukur penulis panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat dan
karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “Riset Operasi” ini dengan
baik. Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Riset Operasi serta untuk
menambah wawasan mengenai konsep, teknik, dan penerapan riset operasi dalam berbagai
bidang.
Dalam proses penyusunan makalah ini, penulis menyadari bahwa banyak pihak yang telah
memberikan bantuan, dukungan, serta bimbingan sehingga makalah ini dapat diselesaikan
dengan baik. Oleh karena itu, penulis mengucapkan terima kasih kepada dosen pengampu
mata kuliah serta semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini.
Makalah ini membahas mengenai pengertian riset operasi, sejarah perkembangan riset
operasi, karakteristik serta teknik-teknik yang digunakan dalam riset operasi, dan
penerapannya dalam berbagai bidang. Penulis berharap makalah ini dapat memberikan
pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya riset operasi dalam membantu proses
pengambilan keputusan secara efektif dan efisien.
Penulis menyadari bahwa makalah ini masih memiliki banyak kekurangan. Oleh karena itu,
penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari para pembaca demi
perbaikan makalah ini di masa yang akan datang.
Akhir kata, penulis berharap semoga makalah ini dapat memberikan manfaat serta menambah
pengetahuan bagi para pembaca.
Tempat, Bandung 2026
Kelompok 2
2
DAFTAR ISI
BAB I.........................................................................................................................................4
PENDAHULUAN.....................................................................................................................4
1.1 Latar Belakang...........................................................................................................4
1.2 Rumusan Masalah......................................................................................................4
Berdasarkan latar belakang tersebut, rumusan masalah dalam makalah ini adalah:..............4
1.3 Tujuan Penulisan........................................................................................................4
BAB II.......................................................................................................................................6
PEMBAHASAN.......................................................................................................................6
2.1 Pengertian Manajemen Operasi.................................................................................6
2.2 Sejarah Riset Operasi.......................................................................................................7
2.3 Tujuan Riset Operasi..................................................................................................7
2.4 Manfaat Riset Operasi................................................................................................8
2.5 Karakteristik Riset Operasi........................................................................................8
2.6 Tahapan – Tahapan Riset Operasi............................................................................10
2.7 Model Dalam Riset Operasi.....................................................................................10
2.8 Teknik – Teknik Riset Operasi.................................................................................12
2.9 Penerapan Riset Operasi..........................................................................................14
BAB III....................................................................................................................................16
PENUTUP...............................................................................................................................16
3.1 Kesimpulan....................................................................................................................16
3.2 Saran...............................................................................................................................17
DAFTAR PUSTAKA...............................................................................................................18
3
BAB I
PENDAHULUAN
5
BAB II
PEMBAHASAN
Secara umum, riset operasi berfokus pada bagaimana cara menggunakan sumber daya
yang terbatas seperti waktu, tenaga kerja, biaya, dan bahan baku secara efektif dan
efisien. Dengan menggunakan model matematis dan teknik analisis tertentu, riset operasi
membantu manajemen dalam menentukan keputusan terbaik dari berbagai alternatif yang
tersedia.
Menurut Taha (2007), riset operasi adalah pendekatan ilmiah dalam pengambilan
keputusan yang bertujuan untuk menentukan solusi optimal dari suatu sistem yang
kompleks melalui penggunaan model matematika. Pendapat ini menekankan bahwa riset
operasi tidak hanya sekadar melakukan perhitungan, tetapi juga membangun model yang
dapat merepresentasikan kondisi nyata dalam suatu sistem.
Sementara itu, Hillier dan Lieberman (2015) menyatakan bahwa riset operasi
merupakan metode analisis kuantitatif yang digunakan untuk membantu manajemen
dalam pengambilan keputusan yang lebih rasional dan sistematis. Dengan pendekatan ini,
keputusan yang diambil tidak hanya berdasarkan intuisi atau pengalaman, tetapi juga
berdasarkan hasil analisis yang terukur.
Menurut Churchman, Ackoff, dan Arnoff, riset operasi adalah penerapan metode
ilmiah terhadap masalah yang kompleks dalam suatu sistem yang melibatkan manusia,
mesin, bahan, dan uang untuk mencapai tujuan tertentu secara optimal.
Berdasarkan beberapa pendapat para ahli tersebut, dapat disimpulkan bahwa riset
operasi adalah suatu pendekatan ilmiah yang menggunakan model matematika dan teknik
analisis kuantitatif untuk membantu memecahkan masalah dan menentukan keputusan
6
terbaik dalam suatu sistem atau organisasi. Dengan adanya riset operasi, suatu organisasi
dapat meningkatkan efisiensi kerja, memaksimalkan keuntungan, meminimalkan biaya,
serta mengoptimalkan penggunaan sumber daya yang dimiliki. Oleh karena itu, riset
operasi menjadi salah satu alat penting dalam bidang manajemen, industri, dan
pengambilan keputusan strategis.
7
5. Memaksimalkan keuntungan perusahaan.
Karakteristik lain dari riset operasi adalah penggunaan model matematis sebagai alat
utama dalam proses analisis. Model matematis digunakan untuk menggambarkan
hubungan antara berbagai variabel yang terlibat dalam suatu sistem atau permasalahan.
Melalui model ini, suatu permasalahan yang kompleks dapat disederhanakan sehingga
lebih mudah untuk dianalisis dan diselesaikan. Model matematis biasanya dinyatakan
dalam bentuk persamaan, fungsi, atau hubungan matematis lainnya yang dapat dihitung
8
dan dianalisis secara kuantitatif. Dengan bantuan model matematis tersebut, peneliti dapat
menguji berbagai alternatif solusi untuk menentukan pilihan yang paling optimal.
Selain itu, riset operasi juga berorientasi pada pengambilan keputusan yang optimal.
Dalam suatu organisasi, manajemen sering dihadapkan pada berbagai pilihan atau
alternatif keputusan yang masing-masing memiliki konsekuensi tertentu. Riset operasi
membantu manajemen dalam mengevaluasi setiap alternatif tersebut secara sistematis
sehingga dapat dipilih solusi yang memberikan hasil terbaik. Dengan demikian, riset
operasi tidak hanya berfungsi sebagai alat analisis, tetapi juga sebagai alat bantu dalam
meningkatkan kualitas pengambilan keputusan dalam suatu organisasi.
Karakteristik lainnya adalah penggunaan data kuantitatif dalam proses analisis. Data
kuantitatif merupakan data yang dapat diukur dan dinyatakan dalam bentuk angka
sehingga memungkinkan dilakukan analisis secara lebih akurat dan objektif. Data tersebut
dapat berupa biaya produksi, waktu kerja, kapasitas mesin, jumlah tenaga kerja, maupun
berbagai data lainnya yang berkaitan dengan permasalahan yang sedang dianalisis.
Dengan menggunakan data yang terukur, hasil analisis yang diperoleh melalui riset
operasi menjadi lebih dapat dipercaya dan dapat dijadikan dasar dalam pengambilan
keputusan.
Riset operasi juga memiliki karakteristik bersifat sistematis dan terstruktur. Artinya,
proses penyelesaian masalah dilakukan melalui langkah-langkah yang jelas dan
terorganisir dengan baik. Setiap tahap dalam proses analisis memiliki tujuan tertentu dan
saling berkaitan satu sama lain. Pendekatan yang sistematis ini membantu dalam
memastikan bahwa semua aspek dari permasalahan telah dianalisis secara menyeluruh
sehingga solusi yang dihasilkan menjadi lebih efektif.
Selain itu, riset operasi biasanya melibatkan kerja sama tim yang terdiri dari berbagai
disiplin ilmu. Permasalahan yang dianalisis dalam riset operasi sering kali bersifat
kompleks dan melibatkan berbagai aspek seperti teknis, ekonomi, dan manajerial. Oleh
karena itu, diperlukan kontribusi dari para ahli yang memiliki latar belakang ilmu yang
berbeda, seperti matematika, statistik, teknik, ekonomi, dan manajemen. Kerja sama antar
disiplin ilmu ini memungkinkan diperolehnya solusi yang lebih komprehensif dan efektif
dalam menyelesaikan permasalahan.
9
Karakteristik lain dari riset operasi adalah fokusnya pada optimalisasi penggunaan
sumber daya. Setiap organisasi memiliki keterbatasan sumber daya seperti waktu, tenaga
kerja, bahan baku, maupun biaya. Riset operasi membantu organisasi dalam menentukan
cara terbaik untuk memanfaatkan sumber daya tersebut agar dapat menghasilkan hasil
yang maksimal. Optimalisasi ini dapat berupa memaksimalkan keuntungan,
meminimalkan biaya, atau meningkatkan efisiensi dalam proses operasional.
Secara umum, model dalam riset operasi dapat dibedakan menjadi beberapa jenis,
yaitu model ikonik, model analog, dan model matematis. Model ikonik merupakan model
yang memiliki bentuk fisik yang menyerupai objek aslinya namun dalam skala yang lebih
kecil atau lebih besar. Contoh model ikonik adalah miniatur bangunan, peta, atau maket
suatu wilayah. Model ini biasanya digunakan untuk membantu memahami bentuk atau
struktur dari suatu sistem. Selanjutnya adalah model analog, yaitu model yang
menggambarkan suatu sistem melalui hubungan atau kesamaan dengan sistem lain yang
memiliki karakteristik yang serupa. Contohnya adalah penggunaan grafik atau diagram
untuk menggambarkan hubungan antara variabel tertentu dalam suatu proses. Model
analog membantu mempermudah pemahaman terhadap hubungan antar komponen dalam
suatu sistem.
Jenis model yang paling banyak digunakan dalam riset operasi adalah model
matematis. Model matematis merupakan model yang menggambarkan suatu sistem
menggunakan simbol, variabel, serta persamaan matematika. Model ini digunakan untuk
menunjukkan hubungan antara variabel keputusan, fungsi tujuan, dan berbagai kendala
yang ada dalam suatu permasalahan. Dengan menggunakan model matematis, suatu
masalah dapat dianalisis secara kuantitatif sehingga dapat diperoleh solusi yang optimal.
Model matematis biasanya digunakan dalam berbagai teknik riset operasi seperti linear
programming, teori antrian, teori persediaan, simulasi, dan analisis jaringan. Keunggulan
model matematis adalah kemampuannya dalam memberikan hasil analisis yang lebih
akurat dan dapat digunakan untuk mengevaluasi berbagai alternatif keputusan.
11
karena itu, model dalam riset operasi memiliki peranan yang sangat penting dalam
membantu organisasi dalam merencanakan dan mengelola kegiatan operasional secara
lebih efektif dan efisien.
Selain itu, model dalam riset operasi juga dapat digunakan untuk memprediksi
berbagai kemungkinan yang dapat terjadi di masa depan. Dengan menggunakan data yang
tersedia serta metode analisis yang tepat, model dapat membantu memperkirakan hasil
dari berbagai alternatif keputusan. Informasi tersebut sangat berguna bagi manajemen
dalam menentukan strategi yang paling tepat untuk mencapai tujuan organisasi. Oleh
karena itu, pemahaman yang baik mengenai model dalam riset operasi sangat diperlukan
agar proses analisis dan pengambilan keputusan dapat dilakukan secara lebih optimal.
Salah satu teknik yang paling terkenal dalam riset operasi adalah linear
programming. Linear programming merupakan metode yang digunakan untuk
menentukan nilai optimal dari suatu fungsi tujuan dengan memperhatikan berbagai
kendala yang ada. Teknik ini sering digunakan dalam perencanaan produksi,
pengalokasian sumber daya, serta pengaturan jadwal kerja. Dengan menggunakan linear
programming, perusahaan dapat menentukan kombinasi produksi yang paling
menguntungkan dengan mempertimbangkan keterbatasan bahan baku, tenaga kerja, dan
kapasitas mesin.
Teknik lain yang juga sering digunakan dalam riset operasi adalah teori antrian
(queuing theory). Teori antrian digunakan untuk menganalisis sistem pelayanan yang
12
melibatkan proses menunggu atau antrean. Contoh penerapannya dapat ditemukan pada
layanan bank, rumah sakit, loket pembayaran, maupun sistem transportasi. Dengan
menggunakan teori antrian, organisasi dapat menentukan jumlah fasilitas pelayanan yang
optimal sehingga waktu tunggu pelanggan dapat diminimalkan dan kualitas pelayanan
dapat ditingkatkan.
Selain itu, terdapat juga teori persediaan (inventory theory) yang digunakan untuk
mengelola persediaan barang dalam suatu perusahaan. Teknik ini membantu perusahaan
dalam menentukan jumlah persediaan yang harus disimpan, kapan harus melakukan
pemesanan kembali, serta bagaimana menghindari kekurangan atau kelebihan stok
barang. Pengelolaan persediaan yang baik sangat penting karena dapat membantu
mengurangi biaya penyimpanan sekaligus memastikan ketersediaan barang yang
dibutuhkan dalam proses produksi atau penjualan.
Teknik lain dalam riset operasi adalah simulasi, yaitu metode yang digunakan untuk
meniru atau memodelkan suatu sistem nyata dalam bentuk model komputer atau model
matematika. Simulasi memungkinkan peneliti untuk mengamati perilaku suatu sistem
dalam berbagai kondisi tanpa harus melakukan percobaan langsung pada sistem nyata.
Dengan demikian, organisasi dapat menguji berbagai alternatif keputusan dan melihat
dampaknya sebelum keputusan tersebut diterapkan secara nyata.
Dengan berbagai teknik yang tersedia, riset operasi menjadi alat yang sangat penting
dalam membantu organisasi dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang
kompleks. Setiap teknik memiliki kelebihan dan kegunaan masing-masing tergantung
pada jenis masalah yang dihadapi. Oleh karena itu, pemilihan teknik yang tepat sangat
penting agar solusi yang dihasilkan benar-benar dapat memberikan hasil yang optimal
bagi organisasi. Penerapan teknik-teknik riset operasi secara tepat dapat meningkatkan
13
efisiensi operasional, mengurangi biaya, serta membantu organisasi dalam mencapai
tujuan yang telah ditetapkan.
Dalam bidang industri dan manufaktur, riset operasi banyak digunakan untuk
meningkatkan efisiensi dalam proses produksi. Perusahaan dapat menggunakan berbagai
teknik riset operasi untuk menentukan jumlah produksi yang optimal, mengatur jadwal
produksi, serta mengelola persediaan bahan baku. Dengan menggunakan metode ini,
perusahaan dapat meminimalkan biaya produksi sekaligus memaksimalkan keuntungan
yang diperoleh. Selain itu, riset operasi juga membantu perusahaan dalam menentukan
penggunaan mesin dan tenaga kerja secara lebih efektif sehingga proses produksi dapat
berjalan dengan lancar dan efisien.
Di bidang transportasi dan logistik, riset operasi digunakan untuk menentukan rute
perjalanan yang paling efisien dalam proses distribusi barang maupun layanan
transportasi. Dengan menentukan rute yang optimal, perusahaan dapat menghemat waktu
perjalanan, mengurangi biaya bahan bakar, serta meningkatkan kualitas layanan kepada
pelanggan. Selain itu, riset operasi juga digunakan untuk mengatur jadwal kendaraan,
menentukan lokasi gudang yang strategis, serta mengoptimalkan proses pengiriman
barang agar dapat dilakukan dengan lebih cepat dan tepat waktu.
Penerapan riset operasi juga sangat penting dalam bidang pelayanan seperti
perbankan, rumah sakit, dan berbagai layanan publik lainnya. Dalam sektor perbankan,
riset operasi dapat digunakan untuk mengelola sistem antrean nasabah, menentukan
jumlah teller yang dibutuhkan, serta meningkatkan efisiensi pelayanan. Sementara itu,
14
dalam bidang kesehatan, riset operasi digunakan untuk mengatur jadwal dokter,
mengelola penggunaan ruang perawatan, serta mengoptimalkan penggunaan fasilitas
medis yang tersedia. Dengan penerapan metode ini, pelayanan kepada masyarakat dapat
dilakukan dengan lebih efektif dan efisien.
Selain itu, riset operasi juga banyak digunakan dalam bidang pemerintahan dan
militer. Pemerintah dapat menggunakan riset operasi untuk membantu dalam perencanaan
pembangunan, pengelolaan transportasi publik, serta pengalokasian sumber daya secara
lebih efektif. Dalam bidang militer, riset operasi digunakan untuk merancang strategi
pertahanan, mengatur distribusi logistik, serta mengoptimalkan penggunaan peralatan
militer. Penerapan riset operasi dalam bidang ini sangat penting karena berkaitan dengan
efisiensi penggunaan sumber daya dan keberhasilan dalam mencapai tujuan strategis.
15
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Riset operasi merupakan suatu pendekatan ilmiah yang digunakan untuk membantu
proses pengambilan keputusan secara optimal dengan memanfaatkan model matematis,
analisis kuantitatif, serta teknik analisis sistematis. Konsep dasar riset operasi berfokus
pada bagaimana suatu permasalahan yang kompleks dapat disederhanakan ke dalam
bentuk model sehingga dapat dianalisis dan dicari solusi terbaiknya. Dengan adanya
model tersebut, pengambilan keputusan tidak hanya berdasarkan intuisi, tetapi juga
berdasarkan perhitungan yang rasional dan terukur.
Perkembangan riset operasi dimulai pada masa Perang Dunia II ketika para ilmuwan
menggunakan metode analisis ilmiah untuk membantu militer dalam menentukan strategi
yang lebih efektif. Keberhasilan metode tersebut kemudian mendorong penerapan riset
operasi di berbagai bidang lain seperti industri, transportasi, logistik, manajemen bisnis,
kesehatan, dan teknologi. Hal ini menunjukkan bahwa riset operasi memiliki peranan
yang sangat penting dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas suatu sistem.
Riset operasi juga memiliki beberapa karakteristik utama, antara lain menggunakan
pendekatan sistem, memanfaatkan model matematis, menggunakan data kuantitatif, serta
bertujuan untuk memperoleh solusi yang optimal. Dalam prosesnya, riset operasi
melibatkan berbagai teknik seperti linear programming, teori antrian, teori persediaan,
simulasi, dan metode jaringan kerja. Teknik-teknik tersebut digunakan untuk
menganalisis berbagai jenis permasalahan yang berkaitan dengan pengalokasian sumber
daya yang terbatas.
Selain itu, penerapan riset operasi dapat memberikan banyak manfaat bagi organisasi.
Dengan menggunakan metode riset operasi, organisasi dapat meningkatkan efisiensi
penggunaan sumber daya, mengurangi biaya operasional, meningkatkan produktivitas,
serta membantu manajemen dalam menentukan keputusan yang lebih tepat dan efektif.
Oleh karena itu, riset operasi menjadi salah satu alat penting dalam perencanaan dan
pengambilan keputusan di berbagai bidang.
16
Berdasarkan pembahasan yang telah dijelaskan dalam makalah ini, dapat disimpulkan
bahwa riset operasi merupakan suatu metode analisis yang sangat bermanfaat dalam
menyelesaikan berbagai permasalahan yang kompleks. Dengan memanfaatkan
pendekatan ilmiah dan teknik analisis yang tepat, riset operasi mampu memberikan solusi
yang optimal sehingga dapat membantu organisasi mencapai tujuan secara lebih efektif
dan efisien.
3.2 Saran
Berdasarkan pembahasan mengenai konsep dasar riset operasi, terdapat beberapa
saran yang dapat diberikan. Pertama, mahasiswa maupun peneliti diharapkan dapat lebih
memahami konsep dan metode riset operasi secara mendalam, karena ilmu ini sangat
bermanfaat dalam membantu proses pengambilan keputusan yang rasional dan terukur.
Ketiga, perkembangan teknologi komputer dan perangkat lunak analisis saat ini
seharusnya dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung penerapan riset operasi.
Dengan bantuan teknologi tersebut, proses perhitungan dan analisis model yang kompleks
dapat dilakukan dengan lebih cepat dan akurat.
Terakhir, diharapkan penelitian dan pengembangan dalam bidang riset operasi terus
dilakukan agar metode-metode yang ada dapat semakin berkembang dan mampu
menjawab berbagai permasalahan yang semakin kompleks di masa depan. Dengan
demikian, riset operasi dapat terus memberikan kontribusi yang besar dalam
meningkatkan efisiensi dan kualitas pengambilan keputusan di berbagai bidang
kehidupan.
17
DAFTAR PUSTAKA
Manajemen Operasi — Jay Heizer & Barry Render. 2014. Manajemen Operasi. Jakarta:
Salemba Empat.
Quantitative Analysis for Management — David R. Anderson, Dennis J. Sweeney, & Thomas
A. Williams. 2016. Quantitative Methods for Business. Boston: Cengage Learning.
Pengantar Riset Operasi — Sutrisno Hadi. 2004. Pengantar Riset Operasi. Yogyakarta: Andi.
Institute for Operations Research and the Management Sciences. 2022. Operations Research
Overview. Tersedia di: [Link]
18
19