MATERI AJAR
Nama Penyususn : MUHAMMAD DONY RIFANI
Nama Sekolah : SMK MUHAMMADIYAH 4 AL-AMIN BANJARMASIN
Mata Pelajaran : TJKT
Fase / Semester : E / Genap
Kelas :X
T.A 2025/2026
Perangkat dan Komponen Jaringan Fiber Optic
A. Perangkat Fiber Optic
1. OLT (Optical Line Terminal)
Terminal Jalur Optik (OLT) adalah perangkat pusat dan dasar dalam Jaringan Optik
Pasif (PON), yang terletak di kantor pusat penyedia layanan. OLT berfungsi sebagai titik
akhir untuk broadband serat optik, bertanggung jawab untuk mengelola, mengkonversi,
dan mendistribusikan sinyal (data, suara, video) ke beberapa Terminal Jaringan Optik
(ONT/ONU) di lokasi pengguna.
Aspek-Aspek Utama OLT:
a. Fungsi:
Mengonversi sinyal listrik standar menjadi sinyal optik (serat optik) dan
sebaliknya, sekaligus mengelola konversi/pembingkaian untuk sistem PON.
b. Peran Utama:
OLT mengontrol dan mengkoordinasikan aliran data untuk memastikan transmisi
data yang efisien, aman, dan cepat kepada banyak pengguna.
c. Peran Jaringan:
Bertindak sebagai antarmuka antara jaringan PON dan jaringan inti penyedia
layanan.
d. Kapasitas:
OLT modern, seperti unit 8-port, dapat mendukung kepadatan koneksi yang tinggi
dan dapat diskalakan, terkadang melayani 128 atau lebih ONU per port PON.
e. Komponen:
OLT tipikal mencakup papan kontrol, papan uplink (yang terhubung ke jaringan
inti), dan port layanan PON.
2. ONT/ONU (Optical Network Terminal/Unit)
ONT/ONU (Optical Network Terminal/Unit) adalah peralatan di lokasi pelanggan
dalam jaringan fiber optik (FTTH/FTTB) yang mengubah sinyal optik dari ISP menjadi
sinyal listrik untuk perangkat pengguna. Ia bertindak sebagai "modem optik," menyediakan
internet berkecepatan tinggi, suara (POTS), dan Wi-Fi, biasanya terhubung melalui kabel
fiber optik.
Aspek-Aspek Utama ONT/ONU:
a. Definisi & Penggunaan:
ONT (Optical Network Terminal) umumnya digunakan untuk FTTH (Fiber to the
Home) pengguna tunggal, sedangkan ONU (Optical Network Unit) sering digunakan
untuk skenario FTTB (Fiber to the Building) multi-pengguna. Keduanya pada dasarnya
dapat saling menggantikan fungsinya.
b. Peran dalam PON:
Perangkat ini merupakan titik akhir dalam Jaringan Optik Pasif (PON), yang terhubung
ke OLT (Optical Line Terminal).
c. Fitur & Antarmuka:
ONT/ONU modern seringkali mencakup beberapa port Gigabit Ethernet (GE), port
Fast Ethernet (FE), port VoIP, dan kemampuan Wi-Fi 2.4GHz/5GHz bawaan.
d. Fungsionalitas:
Mereka menyediakan internet broadband, Voice over Internet Protocol (VoIP), dan
terkadang layanan CATV, yang menjembatani jaringan serat optik dan jaringan rumah.
3. ODP (Optical Distribusi Point)
ODP (Optical Distribution Point) adalah perangkat terminasi fiber optik berbentuk
kotak, tahan cuaca, yang berfungsi membagi kabel distribusi menjadi kabel drop (kabel
rumah) untuk melayani koneksi internet bagi beberapa pelanggan (umumnya 8-16). ODP
menjadi titik distribusi terakhir di lingkungan perumahan sebelum kabel optik masuk ke
rumah atau perangkat ONT pelanggan.
4. ODC (Optical Distribusi Cabinet)
ODC (Optical Distribusi cabinet) adalah perangkat rumah kabel atau lemari
distribusi luar ruangan yang berfungsi sebagai titik sambung dan distribusi kabel fiber optik
dari pusat (feeder) ke pelanggan (distribusi), biasanya berisi splitter dan manajemen kabel
pasif.
Berikut adalah poin-poin penting mengenai ODC fiber optik:
a. Fungsi Utama:
Menyambungkan kabel feeder (dari pusat) ke kabel distribusi (menuju ODP) serta
menyediakan manajemen konektor, penyambungan (splicing), dan pemisahan sinyal
(splitter).
b. Komponen:
Terdiri dari optical splitter (PLC 1x4 atau 1x8), konektor, dan pigtail.
c. Kapasitas:
Umumnya mampu menampung kabel fiber optik dengan kapasitas 48−95core.
d. Lokasi:
Ditempatkan di luar ruangan (outdoor) dan menjadi pusat pengelolaan jaringan distribusi
ke area pelanggan.
e. Peran:
Memungkinkan efisiensi distribusi internet berkecepatan tinggi ke berbagai lokasi ODP.
B. Alat Kerja Instalasi
1. Fusion splicer
Fusion splicer adalah alat presisi tinggi untuk menyambungkan dua ujung kabel fiber
optik secara permanen menggunakan panas (busur listrik) guna melelehkan serat,
menghasilkan redaman sinyal sangat rendah (di bawah 0,3dB). Alat ini menyelaraskan
inti kabel (core) secara otomatis untuk menyambungkan kabel putus atau perpanjangan,
menjamin transmisi data stabil.
2. Cleaver
Fiber cleaver adalah alat presisi tinggi untuk memotong ujung serat optik secara
bersih, rata, dan tegak lurus agar transmisi sinyal optimal saat penyambungan (splicing)
atau pemasangan konektor, memastikan kehilangan sinyal minimal akibat pantulan cahaya
yang tidak diinginkan. Alat ini sangat penting dalam instalasi dan pemeliharaan jaringan
serat optik untuk menjamin kinerja jaringan yang andal.
3. Striper
Stripper (tang pengupas kabel fiber optik) adalah alat presisi yang digunakan teknisi
jaringan untuk mengelupas jaket pelindung, buffer coating, dan coating 250 mikron pada
kabel fiber optik tanpa merusak inti kaca (core) di dalamnya. Alat ini krusial untuk
persiapan penyambungan (splicing) atau pemasangan konektor agar hasil pengupasan
bersih, halus, dan presisi.
C. Alat Pengujian
1. OPM (Optical Power Meter)
OPM (Optical Power Meter) adalah alat ukur yang digunakan untuk mengukur daya
sinyal optik, redaman (loss), dan kekuatan peralatan dalam jaringan kabel fiber optik,
biasanya dalam satuan dBm atau mW. Alat ini penting untuk memastikan kinerja jaringan,
mendeteksi gangguan, dan menguji kualitas sambungan serat optik pada berbagai panjang
gelombang.
2. OTDR (Optical Time Domain Reflectometer)
OTDR (Optical Time Domain Reflectometer) adalah perangkat alat ukur canggih
yang digunakan teknisi untuk mengevaluasi, memetakan, dan mendiagnosis kinerja kabel
fiber optik. OTDR bekerja dengan mengirimkan pulsa cahaya (radar optik) dan
menganalisis refleksi serta hamburan cahaya yang kembali untuk mengukur redaman,
kerugian sambungan (splice loss), jarak kabel, dan mendeteksi lokasi kerusakan (fault
location) secara akurat.
3. VFL (Visual Fault Locator)
VFL (Visual Fault Locator) adalah alat pengujian serat optik portabel yang
memancarkan cahaya laser merah terang dengan panjang gelombang sekitar 650 nm (±10
nm) ke dalam kabel fiber optik. Karena bentuknya kecil dan cahayanya terlihat jelas, alat
ini sering dijuluki “senter fiber optik.”