LEMBAR PENGESAHAN
Program MPLS
(Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah)
SDN Tenjolaya
Tahun Ajaran 2025/2026
Mengetahui Tenjolaya, 14 Juli 2025
Kepala Sekolah Pelaksana
Riri Ridah Heryati, [Link]. SD Dina Noviyanah, [Link]
NIP. 196610081992122001 NIP.199611102025212017
Menyetujui
Pengawas
Hj. Satiah, [Link]. [Link]
NIP. 196607281986102001
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan hidayah-
Nya sehingga Program Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SDN Tenjolaya
Tahun Ajaran 2025/2026 ini dapat disusun.
MPLS merupakan kegiatan awal bagi peserta didik baru untuk mengenal lingkungan sekolah
secara menyenangkan, edukatif, dan membangun karakter positif sejak dini. Kegiatan ini
dirancang untuk membentuk siswa yang berkarakter, disiplin, cinta lingkungan, dan siap
mengikuti proses pembelajaran dengan baik.
Harapan kami, seluruh pihak dapat berperan aktif dalam menyukseskan program ini agar
tercipta lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan penuh semangat belajar.
BAB 1
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan adalah kegiatan awal saat murid pertama
kali masuk ke jenjang pendidikan baru. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan program
sekolah, sarana dan prasarana, cara belajar, serta membangun karakter dan budaya positif
sejak hari pertama. Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi momen penting yang
membentuk kesan awal murid terhadap sekolah. Ini juga menjadi kesempatan guru untuk
mulai mengenali karakter dan kebutuhan murid sehingga dapat menyusun pembelajaran yang
tepat, menggembirakan, dan memotivasi anak untuk aktif belajar. Masa transisi ini penting
karena murid perlu menyesuaikan diri secara sosial, emosional, dan akademik.
Pengalaman pertama murid di sekolah sangat memengaruhi pandangannya terhadap
dunia pendidikan. Oleh karena itu, Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS)
harus dirancang agar menggembirakan, mendukung kesiapan belajar, dan memberi rasa aman
dan nyaman. Kegiatan MPLS harus membantu murid merasa diterima, bersemangat belajar,
dan membentuk karakter positif.
MPLS juga mendorong pembelajaran yang berkesadaran (mindful), bermakna
(meaningful), dan menggembirakan (joyful). Kegiatan seperti Gerakan Tujuh Kebiasaan
Anak Indonesia Hebat (G7KAIH), Pertemuan Pagi Ceria, dan pembiasaan hidup bersih sehat,
menjadi bagian penting dari proses ini.
Lebih jauh, MPLS diharapkan membangun ekosistem pendidikan yang melibatkan
empat pusat pendidikan: sekolah, keluarga, masyarakat, dan media. Kolaborasi ini sangat
penting untuk mendukung tumbuh kembang murid secara menyeluruh.
Pada tahun ajaran 2025/2026, tema kegiatan MPLS adalah MPLS Ramah. Hal ini
bermakna bahwa kegiatan MPLS Ramah dirancang dan dilaksanakan dengan memuliakan,
menghormati hak anak, dan menjunjung tinggi nilai karakter untuk mewujudkan lingkungan
belajar aman, nyaman, dan menggembirakan melalui pemberian pengalaman belajar yang
berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan.
Di SD, terutama untuk siswa kelas 1 yang sebagian besar berasal dari lingkungan
taman kanak-kanak atau bahkan belum pernah mengikuti pembelajaran formal sebelumnya,
proses transisi ke Sekolah Dasar harus dilakukan secara hati-hati dan menyenangkan. Anak-
anak yang memasuki fase ini memerlukan pendekatan yang humanis dan ramah anak agar
mereka merasa diterima, aman, dan nyaman di lingkungan sekolah.
Pengenalan terhadap lingkungan sekolah meliputi pengenalan terhadap guru, teman
sebaya, tata tertib, ruang kelas, fasilitas sekolah, serta kebiasaan-kebiasaan yang berlaku.
Semua ini penting untuk membentuk rasa kepemilikan, rasa aman, serta sikap tanggung
jawab sejak dini. Oleh karena itu, kegiatan MPLS harus dirancang dengan pendekatan yang
edukatif, partisipatif, menyenangkan, serta tidak mengandung unsur kekerasan, perundungan,
atau tekanan psikologis.
Selain itu, dalam konteks Kurikulum Merdeka, MPLS menjadi momen penting
untuk mulai menanamkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila, seperti gotong royong,
mandiri, kreatif, dan bernalar kritis, dalam kegiatan nyata yang kontekstual. MPLS juga
menjadi kesempatan emas untuk mengenalkan budaya sekolah yang mengedepankan disiplin
positif, pembelajaran yang berpihak pada murid, serta menghidupkan semangat belajar
sepanjang hayat.
Melalui kegiatan MPLS, peserta didik diharapkan dapat membangun kesan pertama
yang positif terhadap sekolah, guru, dan proses belajar. Kesan pertama yang baik akan
membentuk motivasi internal yang kuat untuk mengikuti proses pendidikan di jenjang dasar
secara utuh dan berkelanjutan.
SDN Tenjolaya sebagai lembaga pendidikan dasar berkomitmen untuk melaksanakan
MPLS yang ramah anak, mendidik, dan menggembirakan sebagai bagian dari upaya
menciptakan lingkungan sekolah yang inklusif, aman, dan menyenangkan bagi seluruh warga
sekolah, terutama peserta didik baru.
B. DASAR HUKUM
Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SDN Tenjolaya mengacu
pada beberapa peraturan dan kebijakan pemerintah. Dasar hukum yang menjadi acuan dalam
kegiatan MPLS Ramah Tahun Ajaran 2025/2026 meliputi:
1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;
2. Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter;
3. Peraturan Presiden Nomor 188 Tahun 2024 tentang Kementerian Pendidikan Dasar dan
Menengah;
4. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2015 tentang
Penumbuhan Budi Pekerti;
5. Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 46 Tahun 2023
Tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan;
6. Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 1 Tahun 2024 tentang
Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah;
7. Surat Edaran Bersama Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Menteri
Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri Tahun 2019 tentang Peningkatan
Status Kesehatan Peserta Didik;
8. Surat Edaran Bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Menteri Agama, dan
Menteri Dalam negeri Nomor 1 Tahun 2025 tentang Penguatan Pendidikan Karakter
melalui Pembiasaan di Satuan Pendidikan;
9. Surat Keputusan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan
Teknologi Nomor 49/M/2023 Tentang Petunjuk Teknis Tata Cara Pelaksanaan
Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan;
10. Surat Edaran Dirjen PAUD, Dikdas, dan Dikmen nomor 3584/C/DM.00.02/2025 tentang
Pelaksanaan Penguatan Pendidikan Karakter di Satuan Pendidikan melalui Gerakan
Tujuh kebiasaan Anak Indonesia Hebat.
11. Kalender Pendidikan Tahun Ajaran 2025/2026 yang diterbitkan oleh Dinas Pendidikan
Kabupaten Ciamis (atau instansi berwenang setempat) sebagai acuan waktu pelaksanaan
MPLS.
BAB II
TUJUAN DAN SASARAN KEGIATAN
A. TUJUAN KEGIATAN
Secara umum, kegiatan MPLS bertujuan untuk memberikan pengalaman awal
yang positif, aman, dan menyenangkan bagi peserta didik baru agar mereka siap
mengikuti proses pembelajaran secara optimal. Secara khusus, tujuan MPLS di SDN
Tenjolaya meliputi:
1. Menumbuhkan dan menguatkan karakter serta profil lulusan murid baru melalui
Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Pertemuan Pagi Ceria, pengenalan
profil lulusan dan aktivitas lainnya terkait program pencegahan penyimpangan isu
sosial.
2. Membantu murid baru mengenal, beradaptasi, dan berinteraksi positif dengan warga
satuan pendidikan.
3. Membantu murid baru mengenal dan beradaptasi terhadap sarana prasarana yang
tersedia di lingkungan satuan pendidikan termasuk pada lingkungan fisik sekolah,
termasuk ruang kelas, perpustakaan, UKS, kamar kecil, lapangan, dan sarana
prasarana lainnya agar siswa merasa familiar dan nyaman berada di lingkungan
sekolah
4. Membantu murid baru mengenal dan beradaptasi terhadap kondisi lingkungan sekitar
satuan pendidikan.
5. Mengenalkan budaya sekolah, seperti tata tertib, aturan berpakaian, cara berinteraksi,
upacara bendera, jadwal pelajaran, dan kebiasaan positif lainnya yang berlaku di
sekolah.
6. Membantu murid baru mengenal kurikulum (visi, misi, tujuan, intrakurikuler,
kokurikuler, ekstrakurikuler, dan budaya) satuan pendidikan.
7. Membantu guru mengenal karakteristik dan kebutuhan perkembangan setiap murid
agar dapat merencanakan dan melaksanakan pembelajaran mendalam yang
berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan.
8. Menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan kemandirian, melalui aktivitas-
aktivitas yang dirancang dalam MPLS secara bertahap dan menyenangkan.
9. Membangun hubungan sosial yang sehat antara siswa dengan guru dan teman sebaya,
sehingga tercipta rasa saling menghargai, empati, dan kerja sama sejak hari pertama.
10. Menumbuhkan rasa percaya diri dan keberanian siswa untuk mengekspresikan diri,
baik secara verbal maupun nonverbal, sesuai tahap perkembangan mereka.
11. Mengenalkan nilai-nilai kebangsaan dan karakter Pancasila, melalui kegiatan yang
menanamkan nilai gotong royong, cinta tanah air, toleransi, dan kebinekaan.
12. Membantu siswa memahami sistem pembelajaran di sekolah dasar, termasuk cara
belajar mandiri, penggunaan alat tulis, aturan jam istirahat, dan bagaimana
menyelesaikan tugas.
13. Mengenalkan profil guru dan tenaga kependidikan, agar siswa merasa lebih dekat dan
tidak canggung saat berinteraksi dengan guru.
14. Menumbuhkan semangat belajar dan rasa memiliki terhadap sekolah (school
belonging) agar siswa merasa bangga menjadi bagian dari SDN 1 Sukamukti.
15. Memberikan pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) seperti mencuci
tangan, menjaga kebersihan kelas, dan peduli lingkungan sekolah.
16. Melatih keterampilan sosial dasar seperti antre, meminta izin, menyapa, bekerja
dalam kelompok, dan mengemukakan pendapat.
17. Menghindari praktik-praktik perundungan dan kekerasan, dengan membangun budaya
disiplin positif dan memperkenalkan prinsip inklusivitas sejak dini.
18. Mempersiapkan mental dan emosional siswa agar tidak mengalami culture shock atau
kecemasan menghadapi rutinitas sekolah.
19. Menguatkan keterlibatan orang tua, terutama melalui kegiatan hari pertama sekolah
dan komunikasi awal antara guru dan wali murid.
B. SASARAN
Seluruh siswa kelas 1 SDN Tenjolaya Tahun Ajaran 2025/2026
Wali Kelas dan Guru Pendamping
C. TEMA KEGIATAN
”MPLS Ramah”
R—Respect (Hormat terhadap guru, teman, dan lingkungan) A—
Aman (Menciptakan suasana sekolah yang nyaman dan bebas dari kekerasan) M—
Mandiri (Belajar menjadi anak yang bertanggung jawab dan tidak bergantung) A—
Aktif (Berani bertanya, mencoba, dan terlibat dalam kegiatan sekolah) H—
Harmonis (Menjalin hubungan yang baik dan penuh kasih sayang dengan sesama)
D. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN
Waktu: Senin – Jum’at, 14 – 18 Juli 2025
Tempat: SDN Tenjolaya
E. JADWAL KEGIATAN
Rincian Jadwal Kegiatan MPLS SDN Tenjolaya
Hari / Tanggal Jam Nama Guru Kegiatan
Hari ke-1 07.00-07.30 Riri Ridah Heryati, [Link]. SD Penyambutan
Senin, 14 Juli 2025 dan absensi
siswa baru
Sambutan
Kepala Sekolah
07.30-08.00 Dina Noviyanah, [Link] Pembukaan
MPLS dan
pengenalan
penggunaan
atribut.
08.00-08.45 Erna Nurhayati Perkenalan
siswa dengan
guru dan guru
dengan siswa.
ISTIRAHAT
09.00-9.30 Nuraeni, [Link] Aku dan Cita-
Gery Saeful Ikhwan Citaku dan
memperkenalka
n anggota
keluarga
Hari ke-2 07.00-07.30 Okmiati, [Link] Pengenalan
Selasa, 15 Juli 2025 Septa Bagja Utama, [Link] lingkungan
sekolah, Ruang
Kelas,
Perpustakaan,
Mushola, UKS,
Taman dan
Kantin.
[Link] Dina Noviyanah, [Link] Berani tampil di
depan
(bernyanyi dan
perkenalan)
08.00-08.45 Erna Nurhayati, [Link] Mengenal abjad
Mengenal hurf
vokal
ISTIRAHAT
09.00-09.30 Kurniasih, [Link] Belajar
Panji Maulana Prima, [Link] mewarnai
gambar.
Hari ke-3 07.00-07.30 Okmiati, [Link] Bermain dan
Rabu, 16 Juli 2025 Devi Dzulkipli, S. Pd bernyanyi
bersama
07.30-08.45 Gery Saeful Ikhwan mencocokan
Nuraeni, [Link] angka dan huruf
ISTIRAHAT
09.00-09.30 Jaenal Abidin, [Link] Adab tentang
Ulfiyanti, [Link] berteman.
Hari ke-4 07.00-07.30 Wiwi Widayanti, [Link] Guruku dalam
Kamis, 17 Juli Shaeful Jabarudin, [Link] gambar
2025 (Mencocokan
huruf dan
gambar).
07.30-08.00 Dina Noviyanah Adab Buang
sampah
08.00-08.45 Erna Nurhayati Mencocokan
angka dan
gambar
ISTIRAHAT
09.00-09.30 Ulfiyanti, [Link] Hapalan doa-
Ida Nurhayati, [Link] doa sehari-hari
Hapalan surat
pendek
Menebak huruf
hijaiyah
Hari ke-5 07.00-09.30 Dina Noviyanah, [Link] Pengenalan
Jumat, 18 Juli 2025 Erna Nurhayati lingkungan
Panji Maulana Prima sekitar
(Puskesmas,
Balai Desa,
Indomart, dan
Masjid)
Adab makan
dan siswa
membawa snack
BAB III
PENUTUP
Program Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SDN Tenjolaya Tahun
Ajaran 2025/2026 disusun sebagai panduan pelaksanaan kegiatan bagi peserta didik baru
yang bertujuan menciptakan pengalaman pertama yang menyenangkan, aman, dan
membentuk karakter positif sejak hari pertama masuk sekolah.
MPLS bukan hanya kegiatan awal tahun pelajaran, melainkan momentum penting
untuk membangun fondasi karakter, sikap, dan kebiasaan baik yang akan terbawa selama
siswa menjalani pendidikan dasar. Oleh karena itu, perencanaan dan pelaksanaan kegiatan
MPLS harus dilakukan secara sungguh-sungguh, terukur, serta mengacu pada prinsip-prinsip
pendidikan yang ramah anak dan mendukung tumbuh kembang peserta didik.
Melalui kegiatan MPLS ini, diharapkan seluruh siswa baru dapat:
Mengenal dan mencintai lingkungan sekolahnya.
Menunjukkan perilaku disiplin dan tanggung jawab.
Menjalin hubungan sosial yang sehat dengan guru dan teman sebaya.
Memiliki kesiapan mental, emosional, dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran
secara utuh.
Agar tujuan tersebut tercapai secara optimal, dibutuhkan kerja sama dari seluruh pihak:
kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, komite sekolah, dan orang tua. Sinergi yang baik
akan menciptakan lingkungan belajar yang positif, mendukung, dan penuh semangat.
Panitia juga menyadari bahwa penyusunan dan pelaksanaan program ini masih memiliki
kekurangan. Oleh karena itu, kami terbuka terhadap kritik, masukan, dan evaluasi dari
berbagai pihak sebagai bahan perbaikan untuk kegiatan MPLS di masa mendatang.
Semoga dengan pelaksanaan MPLS yang terencana dan edukatif ini, SDN Tenjolaya dapat
mewujudkan profil pelajar Pancasila sejak dini dan membentuk generasi pembelajar yang
berkarakter, mandiri, dan berdaya saing.
Demikian dokumen program ini disusun. Semoga bermanfaat dan menjadi pedoman
pelaksanaan MPLS yang efektif, menyenangkan, dan bermakna.
Tenjolaya, 14 Juli 2025
Pelaksana MPLS
Lampiran