No.
TAS/HO/HSE/ALL/SOP/001
Standard Operating Procedures
(SOP) Dokument
Revisi 00
Tanggal 20 June 2023
ALAT PELINDUNG DIRI Belaku
Halaman 1 dari 12
1. TUJUAN
Prosedur ini disusun untuk:
1. Menjamin keselamatan, kesehatan kerja dan lingkungan hidup di tambang, terutama dalam
pengelolaan dan pengendalian alat pelindung diri.
2. Sebagai pedoman bagi seluruh karyawan dalam pengelolaan dan pengendalian alat
pelindung diri.
3. Menyediakan Sistem yang membuat sistematis Identifikasi Bahaya dan Penilaian Resiko
terkait dengan cedera dan implementasi standar APD yang sesuai untuk mengurangi Resiko.
4. Memastikan bahwa Analisis Kebutuhan yang terkait APD dilakukan.
5. Memastikan bahwa rincian standar APD per Jabatan dan per Tugas tersedia untuk semua
aktivitas yang dilakukan di seluruh perusahaan
6. Memastikan adanya rincian Spesifikasi standar untuk semua jenis APD yang digunakan di
Perusahaan
2. RUANG LINGKUP
SOP ini disusun sebagai standar yang harus dipahami dan diterapkan seluruh karyawan di seluruh
area kerja PT. TAS khususnya department yang berhubungan dengan pengadaan APD dan
department operasional yang berkewajiban menggunakan APD.
3. TANGGUNG JAWAB
1. Top Management
- Bertanggung jawab untuk menetapkan dan meninjau penerapan SOP Alat Pelindung Diri
- Berkomitmen penuh dalam penerapan dan pemenuhan standar untuk penggunakaan
Alat Pelindung Diri
2. Penanggung Jawab Operasional
- Mendefinisikan persayaratan alat pelindung diri di lokasi operasional
- Memastikan bahwa semua karyawan mendapatkan APD yang layak
3. HSE Department
- Membuat dan menganalisa kebutuhan dan spesifikasi APD sesuai dengan tingkat risiko
dan bahaya dari pekerjaan masing-masing level posisi karyawan
- Memberikan pembekalan dan pelatihan kepada karyawan mengenai pemakaian APD
- Mengawasi dan memastikan semua karyawan menjaga, memelihara dan mengenakan
APD sesuai dengan persyaratan APD di setiap lokasi dan jenis pekerjaan
4. GA & Facility Department
- Menyediakan dan memastikan pengadaan APD sesuai dengan spesifikasi dan
persyaratan standar yang ditentukan oleh HSE & Safety Officer
5. Seluruh Karyawan
- Menerapkan dan melaksanakan setiap poin prosedur dan persyaratan dalam
penggunaan APD
- Menjaga dan memelihara APD yang telah diberikan
- Mengecek kondisi kelayakan APD sebelum dikenakan untuk bekerja
- Memakai dan mengenakan APD setiap melakukan pekerjaan sesuai dengan APD sesuai
dengan tingkat risiko dan bahaya dari pekerjaan masing-masing
4. DOKUMEN REFERENSI
- UU No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja
- Peraturan Pemerintah RI No. 50 Tahun 2012 tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan
Kesehatan Kerja
- Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI No. 8 Tahun 2010 tentang Alat
Pelindung Diri
- ISO 9001:2015 Quality Management System – Requirement
5. PROSEDUR
5.1. DEFINISI
1. Alat Pelindung Diri, adalah suatu alat yang mempunyai kemampuan untuk melindungi
seseorang yang fungsinya mengisolasi sebagian atau seluruh tubuh dari potensi
bahaya di tempat kerja.
2. Safety helmet istilah tepatnya ‘helm safety industri’, helm ini adalah “helm, termasuk
semua bagian komponen yang diperlukan agar bisa berfungsi dengan semestinya,
terutama dimaksudkan untuk melindungi bagian atas kepala pemakai dari tabrakan.”
3. Safety shoes, adalah Sepatu dengan penutup yang terbuat dari baja yang melindungi
jari-jari kaki secara keseluruhan.
4. Pelindung mata, adalah Suatu alat yang terdiri dari sebuah atau sepasang lensa yang
ditempatkan di depan mata dan berfungsi untuk memberikan perlindungan pada mata.
diantaranya adalah:
5. Kacamata safety, adalah pelindung mata dengan lensa pelindung yang terpasang pada
frame kacamata, atau terpasang menjadi satu dengan atau tanpa pelindung bagian
samping.
6. Pelindung wajah, adalah alat yang terdiri dari pelindung transparan yang dipasang di
bagian depan wajah untuk melindungi mata.
7. Goggles, adalah pelindung mata yang mengikuti garis bentuk wajah dan memiliki
pengikat kepala yang bisa disetel.
8. Pakaian pelindung, adalah pakaian yang memiliki fungsi utama melindungi pemakai
dari bahaya. Semua pakaian bersifat melindungi dalam pengertian tertentu, tapi standar
ini mengacu pada jenis pakaian yang dirancang untuk memberikan perlindungan
terhadap bahaya khusus seperti luka bakar atau terkena sengatan listrik. Standar untuk
pakaian sehari-hari akan ditentukan kasus per kasus.
9. Alat pernafasan, adalah Alat untuk melindungi tubuh dari lapisan udara yang kadar
oksigennya kurang dan/atau bahan/zat berbahaya yang bisa masuk ke dalam tubuh
melalui sistem pernafasan.
10. Pelindung pendengaran, adalah alat yang dipakai untuk mengurangi akibat kebisingan
pada sistem pendengaran.
11. Alat keselamatan, adalah alat penahan yang dikenakan untuk mencegah pemakai agar
tidak terjatuh dan/atau yang memungkinkan untuk mengeluarkan seseorang dari tempat
tertutup.
12. Pelindung tangan, adalah sarung tangan pelindung dan sarung tangan yang berlubang
pada jari-jarinya yang digunakan di area industri: “penutup yang fleksibel yang memiliki
jari-jari dan ibu jari terpisah untuk melindungi tangan.” Pelindung tangan juga bisa berarti
krim pelindung.
13. Uniform/Pakaian Seragam, adalah terdiri dari kemeja dan celana yang dilengkapi
dengan reflektor yang berfungsi untuk melindungi karyawan dari tertabrak
5.2. KETENTUAN
1. Umum
a. Perusahaan menyediakan segala keperluan APD sesuai dengan spesifikasi minimum
yang dipersyaratkan
b. Tersedia Analisa dan peraturan terkait :
- Jenis alat pelindung yang diijinkan dipakai
- Keadaan di mana alat pelindung digunakan
- Lokasi di mana alat pelindung akan digunakan (ditentukan dengan pemberian
tanda keselamatan yang sesuai)
- Jenis alat pelindung yang akan digunakan untuk jenis pekerjaan tertentu
c. Memberikan pembekalan serta pelatihan penggunaan dan perawatan alat pelindung
diri
d. Karyawan wajib menggunakan dan merawat Alat-Alat Pelindung Diri dalam
melaksanakan tugasnya
e. Karyawan harus mematuhi Peraturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja dengan
mematuhi dan melaksanakan pekerjaan sesuai dengan tata kerja yang aman
f. Alat pelindung tidak boleh dibeli tanpa persetujuan dari HSE dan GA&FACILITY
Department.
g. Karyawan harus diberi alat serta pakaian pelindung diri masing-masing yang sesuai
dengan persyaratan pekerjaan mereka.
h. Semua alat pelindung diri diinspeksi secara rutin oleh safety officer dan pengawas
operasional
2. Alat Pelindung Diri terdiri dari:
1) Pelindung Kepala
a. Safety helmet harus dipakai di tempat yang memiliki tanda safety helmet, kecuali
jika ada persetujuan dari Penanggung Jawab Operasional. Hanya safety helmet
yang diakui oleh HSE yang boleh dipakai
b. Safety helmet tidak boleh dicat dan dilubangi / diubah. Nama karyawan bisa
ditempelkan pada bagian depan helm dengan selotif
c. Pelindung rambut yang sesuai harus dikenakan untuk menghindari bahaya
tersangkutnya rambut pada mesin / terbakarnya rambut
d. Helm harus diganti secara teratur sesuai dengan petunjuk pabrik.
e. Jenis pelindung kepala lainnya bisa dipakai dalam situasi berikut:
- Helm untuk mengendarai sepeda motor yang diakui
- Helm untuk mengendarai sepeda yang diakui
- Topi pelindung yang dipakai di workshop
2) Pelindung Mata dan Wajah
a. Semua kacamata safety harus memenuhi standar yang terkait serta memiliki
pelindung sampai pada bagian samping
b. Kacamata safety harus selalu dipakai pada saat berada di lokasi workshop
maupun tambang serta lokasi-lokasi lain yang mengharuskannya
c. Kacamata safety harus dipakai sewaktu bekerja di luar area yang ditentukan
berikut ini:
- Sewaktu melakukan kegiatan yang bisa mengakibatkan benda-benda /
partikel-partikel debu berterbangan
- Sewaktu menangani bahan kimia yang dapat membahayakan
- Sewaktu melakukan tugas lainnya yang bisa menimbulkan bahaya pada mata
d. Pelindung mata dan wajah tambahan harus dipakai bila keadaan menuntut
penggunaan pelindung yang lebih daripada kacamata safety. Ini termasuk goggle
dan pelindung wajah
e. Pemakai tidak dibenarkan merubah bentuk dan fungsi kacamata safety dan
pelindung wajah dari yang seharusnya.
3) Pelindung Kaki
a. Hanya pelindung kaki yang mengikuti standar yang boleh dipakai
b. Pelindung kaki yang sesuai harus dikenakan setiap waktu di area kerja
c. Pelindung kaki/ safety shoes akan diganti setiap 2 tahun sekali sesuai dengan
umur pemakaiannya
d. Atas persetujuan Penanggung Jawab Operasional, tamu dapat diijinkan untuk
memasuki area kerja yang mengharuskan menggunakan pelindung kaki tanpa
pelindung kaki jika mereka menggunakan sepatu yang tertutup dengan sol rata
serta tetap berada pada jalur demarkasi
4) Pakaian Pelindung & Seragam
a. Pakaian pelindung harus selalu dijaga dengan baik oleh karyawan.
b. Seragam (kemeja, celana & kaos) akan dibagikan kepada karyawan masing-
masing sebanyak 1 pasang dan akan diganti setiap 1 tahun sekali
5) Alat Pelindung Pernapasan
a. Alat pelindung pernapasan yang dimaksud adalah berupa masker.
b. Jenis alat pernapasan yang disediakan menyesuaikan lokasi kerja dan potensi
bahaya yang ada.
c. Untuk penggunaan masker respirator yang menggunakan filter jenis cartridge,
maka pada saat awal pemasangan atau penggantian filter tulis tanggal
pemasangannya pada filter tersebut. Saringan harus diganti paling lambat 6 bulan
sejak pemasangan pertama, atau jika:
- Karyawan dapat mencium bau atau merasakan kontaminan bahan yang
berbahaya
- Pernapasan menjadi sangat berat
- Perubahan warna media filter (bila dilengkapi)
d. Penggantian filter tidak dibenarkan dilakukan diarea dimana alat pernapasan
tersebut digunakan.
e. Untuk memastikan kondisinya, alat pernapasan selain harus diperiksa setiap akan
dan sesudah digunakan.
6) Alat Pelindung Pendengaran
a. Semua pelindung pendengaran harus disetujui oleh HSE Dept.
b. Pelindung pendengaran harus disediakan bagi setiap karyawan
c. Karyawan baru harus diperiksa pendengarannya pada saat diterima dan hasil
pemeriksaan harus dicatat
d. Pemeriksaan teratur harus dilakukan pada semua karyawan
7) Sabuk Pengaman
a. Sabuk pengaman (safety belt) dan safety harness digunakan untuk melindungi
karyawan dari jatuh pada saat bekerja disuatu ketinggian. Tidak dibenarkan
menggunakan safety belt untuk kepentingan lainnya selain untuk pengamanan
diri.
b. Alat keselamatan penahan jatuh dan tali pengikat, atau inertia reel block assembly,
yang terpasang dengan integral personal energy absorber harus digunakan bila
timbul risiko jatuh bebas.
c. Alat keselamatan harus selalu dikenakan oleh mereka yang bekerja pada
ketinggian lebih dari 2 meter di atas permukaan tanah di luar pegangan tangan
dan platform safety. Hal ini juga berlaku sewaktu bekerja di platform pengangkat
yang bergerak dan man box, tetapi tidak termasuk power step.
d. Inertia reel block dan tali pengikat tidak boleh digunakan secara bersama.
e. Panjang kekenduran lanyard assembly tidak boleh lebih dari dua meter dan
lanyard assembly harus dipasang dengan integral personal energy absorber.
f. Sewaktu bekerja di tempat yang tertutup, bilamana timbul risiko jatuh bebas, alat
keselamatan penahan jatuh untuk tempat tertutup yang memenuhi standar harus
digunakan.
g. Setiap alat keselamatan harus diberi nomor
h. Semua alat keselamatan harus dipelihara sesuai dengan petunjuk dari pabrik
8) Pelindung Tangan
a. Alat keselamatan yang digunakan oleh pekerja dimaksud adalah hand gloves
(sarung tangan). Serung tangan digunakan untuk melindungi tangan pekerja pada
saat bekerja.
b. Sarung tangan yang disediakan disesuaikan dengan jenis pekerjaan serta potensi
bahaya yang ada pada pekerjaan tersebut, seperti sarung tangan kulit, sarung
tangan katun, sarung tangan pengelasan, sarung tangan karet, sarung tangan
penahan panas (asbes).
3. Secara berkala dan acak (random) HSE memeriksa kondisi semua jenis alat pelindung diri
karyawan. Pemeriksaan menggunakan lembar Pemeriksaan Alat Pelindung Diri.
4. Semua karyawan, karyawan sub-kontraktor serta tamu, harus disosialisasikan dengan
Bahaya dan Resiko yang terkait dengan Tugas yang dilakukan di Site serta bagaimana
penerapan persyaratan standar APD dapat membantu mengurangi Bahaya dan Resiko
tersebut.
5.3. PROSEDUR
1. Pengadaan APD dan Seragam
a. Setiap karyawan yang telah menjadi bagian dari TAS berhak mendapatkan APD
b. GA Dept akan memberikan APD yang dipersyaratkan sesuai dengan kebutuhan dan
jenis APD yang diperlukan pada saat bekerja
c. Karyawan menandatangani form serah terima APD dari dept GA
2. Penggantian APD Yang Rusak
a. Membawa bukti APD yang lama
b. Perlengkapan APD benar-benar rusak
c. Melapor dan memperlihatkan kondisi APD yang lama kepada atasan langsung.
d. Atasan langsung memeriksa dan memutuskan apakah APD, harus diganti
e. Atasan langsung Head menginformasikan terkait penggantian APD kepada safety
officer
f. Safety officer melakukan pengecekan atas kondisi APD yang akan diganti.
g. Karyawan mengisi formulir BAKK yang disediakan oleh GA&FACILITY department
untuk mengajukan permohonan penggantian APD dengan persetujuan atasan
langsung dan safety officer
h. Selanjutnya proses penggantian APD dilakukan oleh dept GA
i. Setelah menerima APD yang baru, karyawan menandatangani form serah terima
APD
3. Penggantian APD Yang Hilang
a. Karyawan melapor kepada foreman/ section head atas kehilangan APD dan diketahui
serta di bahas bersama dengan safety officer
b. Karyawan menjelaskan kronologi kehilangan APD dan mengisi form BAKK yang
ditanda tangani oleh atasan langsung/ Foreman/ SH dan diketahui oleh Safety Officer
c. Safety officer mengajukan permohonan pengadaan APD baru dengan melampirkan
BAKK yang telah di tandatangani kepada GA&Facility Dept
j. Ketentuan punishment akibat kehilangan atas kelalaian sendiri ditentukan oleh
GA&Facility Dept Selanjutnya proses penggantian APD dilakukan oleh dept GA
k. Setelah menerima APD yang baru, karyawan menandatangani form serah terima
APD.
6. DIAGRAM ALIR.
N/A
7. DOKUMEN TERKAIT.
NO. NO. DOKUMEN NO. REVISI JUDUL DOKUMEN
1 N/A N/A Matriks Persyaratan Spesifikasi Minimum APD
2 N/A N/A Matriks Penggunaan APD
8. DEFENISI
NO. SINGKATAN DEFINISI
1 PT. TAS PT. Trigana Abadi Swakarsa
2 SOP Standard Operating Procedures
3 HSE Health, Safety, and Environment
4 PAK Penyakit Akibat Kerja
5 K3 Keselamatan dan Kesehatan Kerja
6 APD Alat Pelindung Diri
7 HIRADC Hazard Identification, Risk Assesment & Determining Control
8 BAKK Berita Acara Kerusakan dan Kehilangan
9. RIWAYAT PERUBAHAN DOKUMEN
NO. REVISI TGL. BERLAKU DISUSUN OLEH DETAIL PERUBAHAN
00 Ferry Eka S.S Pertama Kali diterbitkan
Disusun Oleh Diperiksa Oleh Disahkan Oleh :
FERRY EKA S S HADI REZA ROEMEIDI G AFYON ANDROMEDA
MAINTENANCE MANAGER OPERATIONAL MANAGER DIREKTUR
TANGGAL : 15 JUNE 2023 TANGGAL : 17 JUNE 2023 TANGGAL : 20 JUNE 2023