0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan14 halaman

Arduino Uno

Dokumen ini menjelaskan bagian-bagian dan fungsi dari Arduino Uno, termasuk Power USB, Crystal Oscillator, Voltage Regulator, dan berbagai pin yang ada. Arduino Uno berfungsi untuk memudahkan pembuatan simulasi rangkaian elektronik dan menggunakan mikrokontroler Atmega328P. Selain itu, dokumen juga membedakan antara mikrokontroler dan Arduino, di mana Arduino adalah papan yang mencakup mikrokontroler dan komponen pendukung lainnya.

Diunggah oleh

satadeltgd
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan14 halaman

Arduino Uno

Dokumen ini menjelaskan bagian-bagian dan fungsi dari Arduino Uno, termasuk Power USB, Crystal Oscillator, Voltage Regulator, dan berbagai pin yang ada. Arduino Uno berfungsi untuk memudahkan pembuatan simulasi rangkaian elektronik dan menggunakan mikrokontroler Atmega328P. Selain itu, dokumen juga membedakan antara mikrokontroler dan Arduino, di mana Arduino adalah papan yang mencakup mikrokontroler dan komponen pendukung lainnya.

Diunggah oleh

satadeltgd
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

HERMANSYAH TAMPUBOLON

Arduino Uno
Bagian-Bagiannya (Arduino board explanation) Arduino Uno
Fungsi tiap bagian-bagian Arduino Uno yang diberi tanda antara lain:

[Link] USB, fungsi dari power usb pada modul Arduino adalah sebagai berikut:

1. Media pemberi tegangan listrik ke Arduino


2. Media tempat memasukkan program dari komputer ke Arduino
3. Sebagai media untuk komunikasi serial antara komputer dan Arduino R3
maupun sebaliknya.
2. Crystal Oscillator, fungsi crystal oscillator adalah sebagai
jantung Arduino yang membuat dan mengirimkan detak ke mikrokontroler
agar beroperasi setiap detaknya.
3. Voltage Regulator, berfungsi menstabilkan tegangan listrik yang masuk ke
Arduino.
4. Power Jack, fungsi dari power jack pada modul Arduino adalah sebagai
media pemberi tegangan listrik ke Arduino apabila tak ingin
menggunakan Power USB.
5. Pin Reset, berfungsi untuk mereset Arduino agar program dimulai dari awal. Cara
penggunannya yaitu dengan menghubungkan pin reset ini langsung ke ground.
6. Pin Tegangan 3,3 Volt, berfungsi sebagai pin positif untuk komponen yang
menggunakan tegangan 3,3 volt.
7. Pin Tegangan 5 Volt, berfungsi sebagai pin positif untuk komponen yang
menggunakan tegangan 5 volt. Pin 5 volt sering juga disebut pin VCC.
8. Pin Ground (GND), fungsi pin GND adalah sebagai pin negatif pada tiap
komponen yang dihubungkan ke Arduino.
9. Pin Penambah Tegangan (VIN), berfungsi sebagai media pemasok listrik
tambahan dari luar sebesar 5 volt bila tak ingin menggunakan Power USB
atau Power Jack.
10. Pin Analog, berfungsi membaca tegangan dan sinyal analog dari berbagai jenis
sensor untuk diubah ke nilai digital.
11. Main Microcontroller, berfungsi sebagai otak yang mengatur pin-pin pada
Arduino.
12. Tombol Reset, komponen pendukung Arduino yang berfungsi untuk mengulang
program dari awal dengan cara menekan tombol.
13. Pin ICSP (In-Circuit Serial Programming), berfungsi untuk memprogram
mikrokontroler seperti Atmega328 melalui jalur USB Atmega16U2.
14. Lampu Indikator Power, berfungsi sebagai indikator bahwa Arduino sudah
mendapatkan suplai tegangan listrik yang baik.
15. Lampu TX (transmit), berfungsi sebagai penanda bahwa sedang terjadi
pengiriman data dalam komunikasi serial.
16. Lampu RX (receive), berfungsi sebagai penanda bahwa sedang terjadi penerimaan data dalam komunikas
serial.
17. Pin Input/Output Digital, berfungsi untuk membaca nilai logika 1 dan 0 atau mengendalikan komponen ou
lain seperti LED, relay, atau sejenisnya. Pin ini termasuk paling banyak digunakan saat membuat rangkaian

Untuk pin yang berlambang “~” artinya dapat digunakan untuk membangkitkan PWM (Pulse With Modulatio
yang fungsinya bisa mengatur tegangan output. Biasanya digunakan untuk mengatur kecepatan kipas atau
mengatur terangnya cahaya lampu.
18. Pin AREF (Analog Reference), fungsi pin Arduino Uno yang satu ini untuk mengatur tegangan referensi
eksternal yang biasanya berada di kisaran 0 sampai 5 volt.
19. Pin SDA (Serial Data), berfungsi untuk menghantarkan data dari modul I2C atau
yang sejenisnya.
20. Pin SCL (Serial Clock), berfungsi untuk menghantarkan sinyal waktu (clock) dari
modul I2C ke Arduino.
Fungsi power jack pada Arduino
Fungsi bagian Arduino satu ini adalah sebagai media alternatif bila seandainya
tak menggunakan power USB.

Yang berfungsi untuk memuat program dari komputer ke dalam papan


Arduino adalah
Jadi sebelum program sampai ke papan Arduino Uno, terlebih dahulu program di
edit di software Arduino IDE. Setelah itu baru diupload ke papan dengan
menggunakan media kabel USB khusus.
IC yang digunakan pada Arduino adalah
Untuk Arduino Uno sendiri, IC mikrokontroler yang digunakan adalah Atmega328P.

Apa saja bagian dari digital Arduino


Khusus untuk Arduino Uno, bagian yang termasuk dari pin digital adalah pin 1 sampai
dengan 13. Jadi keseluruhan ada 14 pin digital.

Apa fungsi dari Arduino Uno?


Arduino Uno berfungsi memudahkan kita dalam membuat simulasi rangkaian elektronik
dengan sistem bongkar pasang
Komponen yang digunakan untuk menghubungkan board Arduino Uno ke komputer
adalah
Kabel USB

Sebutkan dan jelaskan 5 komponen Arduino Uno


Komponen pada Arduino yang paling utama adalah pin, ic mikrokontroler, power usb, power
jack, lampu indikator, dan tombol reset. Semuanya sudah saya jelaskan di atas.

Jelaskan perbedaan antara mikrokontroler dengan Arduino


Mikrokontroler hanya berupa chip saja, sedangkan Arduino adalah berupa papan yang
didalamnya sudah ada mikrokontroler dan beberapa komponen pendukung lainnya.
TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai