PROGRAM SEMESTER
MATA PELAJARAN : SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM (SKI)
Nama Madrasah : MTs Kifayatul achyar
Nama Penyusun : Ine Nuraeni, [Link]
Mata Pelajaran : Sejarah Kebudayaan Islam (SKI)
Kelas / Fase Semester : VIII / D / 1
Tahun Penyususnan : 2022 / 2023
CAPAIAN PEMBELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM (SKI) FASE D
Fase D diperuntukan bagi peserta didik kelas VII, VIII dan IX. Pada fase ini ada 5 fase yang menjadi tema pembelajaran, yakni periode Rasulullah saw., periode Khulafaurasyidin, Islam
pada periode klasik, Islam pada periode pertengahan dan periode Islam di Nusantara.
Pada periode Rasulullah saw., peserta didik mampu menganalisis misi dan strategi dakwah Rasulullah saw. di Mekah dan Madinah sebagai rahmat bagi seluruh alam, sebagai inspirasi
dalam menerapkan semangat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah basyariyah, ukhuwah Insaniyah, dan ukhuwah wathaniyah dalam kebhinnekaan.
Pad a Elemen periode Khulaf aurasyidin, peserta didik mampu menganalisis berbagai peristiwa yang terjadi pada masa Khulafaurasyidin sebagai inspirasi dalam menerapkan sikap saling
menghargai dan menghormati perbedaan pendapat di kehidupan masa kini dan masa depan.
Pada elemen periode klasik peserta didik mampu menganalisis perkembangan peradaban Islam di masa Daulah Umayyah, meneladani peran ilmuwan muslim dalam
menumbuhkembangkan kreativitas jiwa pembelajar, serta meneladani jiwa kepemimpinan Umar bin Abdul Aziz dalam menjunjung tinggi nilai keadilan dan prinsip demokrasi di
kehidupan masa kini dan masa depan. Menganalisis sejarah berdiri dan berkembangnya peradaban Islam pada masa Daulah Abbasiyah, meneladani peran ilmuwan serta ulama sebagai
inspirasi dalam memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menjunjung tinggi nilai agama demi kemajuan peradaban bangsa.
Pada periode pertengahan peserta didik mampu menganalisis sejarah berdiri dan berkembangnya peradaban Islam pada masa Daulah Ayyubiyah, meneladani peran ilmuwan dalam
kemajuan peradabannya, meneladani sikap keperwiraan serta kepemimpinan Salahudin Al-Ayyubi sebagai inspirasi dalam memegang teguh prinsip toleransi kehidupan berbangsa dan
bernegara.
Pada periode Islam di Nusantara, peserta didik mampu menganalisis sejarah penyebaran Islam di Nusantara, peran Wali Sanga dan pesantren dalam dakwah Islam di Nusantara, nilai-nilai
kearifan lokal, serta meneladani pendiri organisasi kemasyarakatan Islam sebagai inspirasi dalam menumbuhkan dan merawat nas1onalisme di lingkungannya.
Elemen Capaian Pembelajaran
Periode Rasulullah saw. Peserta didik mampu menganalisis misi dan strategi dakwah Rasulullah saw. di Mekah dan Madinah sebagai rahmat bagi seluruh alam,
sebagai inspirasi dalam menerapkan semangat ukhuwah islamiyah, ukhuwah basyariyah, ukhuwah insaniyah, dan ukhuwah uiataniuah.
dalam kebinnekaan.
Periode Peserta didik mampu menganalisis berbagai peristiwa yang terjadi pada masa Khulafaurasyidin sebagai inspirasi dalam menerapkan sikap
Khulafaurasyidin saling menghargai dan menghormati perbedaan pendapat di kehidupan masa kini dan masa depan.
Periode Klasik (650 M- Peserta didik mampu menganalisis perkembangan peradaban Islam di masa Daulah Umayyah, meneladani peran ilmuwan mu slim dalam
1250 M) menumbuhkembangkan kreativitas jrwa pembelajar, serta meneladani jrwa kepemimpinan Umar bin Abdul Aziz dalam menjunjung tinggi
nilai keadilan dan prinsip demokrasi di kehidupan masa kini dan masa depan. Menganalisis sejarah berdiri dan berkembangnya peradaban
Islam pada masa Daulah Abbasiyah, meneladani peran ilmuwan serta ulama sebagai inspirasi dalam memajukan ilmu pengetahuan dan
teknologi dengan menjunjung tinggi nilai agama demi kemajuan peradaban bangsa.
Periode Pertengahan Peserta didik mampu menganalisis sejarah berdiri dan berkembangnya peradaban Islam pada masa Daulah Ayyubiyah, meneladani peran
(1250 M-1800 M) ilmuwan dalam kemajuan peradabannya, meneladani sikap keperwiraan serta kepemimpinan Salahudin Al-Ayyubi sebagai inspirasi dalam
memegang teguh pnns1p toleransi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Periode Islam di Peserta didik mampu menganalisis sejarah penyebaran Islam di Nusantara, peran Wali Sanga dan pesantren dalam dakwah Islam di
Nusantara Nusantara, nilai-nilai kearifan lokal, serta meneladani pendiri orgarusaei kemasyarakatan Islam sebagai inspirasi dalam menumbuhkan dan
merawat nasionalisme di lingkungannya.
Alokas Juli Agustus September Oktober November Desember
No Tujuan Pembelajaran i
Waktu 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5
1 8.1. Menganalisis 4 JP
perkembangan peradaban Islam di
masa Daulah Umayyah untuk
menumbuhkan sikap optimis dan
dinamis.
2 8.2. Meneladani mengevaluasi 4 JP
peran ilmuwan muslim di masa
Daulah Umayyah dalam
menumbuhkan jiwa pembelajar
yang kreatif dan inovatif.
3 8.3. Meneladani menganalisis 4 JP
kepemimpinan Umar bin Abdul
Aziz dalam menjunjung tinggi
nilai kesederhanaan, keadilan dan
prinsip demokrasi untuk kehidupan
masa kini dan masa depan.
4 8.4. Menganalisis sejarah 4 JP
peradaban Islam pada masa Daulah
Abbasiyah untuk menumbuhkan
jiwa yang optimis, kritis, dan
berprestasi.
5 8.5. Meneladani mengevaluasi 4 JP
peran ilmuan dan ulama pada masa
Daulah Abbasiyah untuk menjadi
pribadi yang kritis, berpikir ilmiah,
dan berpartisipasi aktif dalam
kemajuan peradaban Islam.
JUMLAH JAM PELAJARAN JP
PROGRAM SEMESTER
MATA PELAJARAN : SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM (SKI)
Nama Madrasah : MTs Kifayatul achyar
Nama Penyusun : Ine Nuraeni, [Link]
Mata Pelajaran : Sejarah Kebudayaan Islam (SKI)
Kelas / Fase Semester : VIII / D / 2
Tahun Penyususnan : 2022 / 2023
CAPAIAN PEMBELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM (SKI) FASE D
Fase D diperuntukan bagi peserta didik kelas VII, VIII dan IX. Pada fase ini ada 5 fase yang menjadi tema pembelajaran, yakni periode Rasulullah saw., periode Khulafaurasyidin, Islam
pada periode klasik, Islam pada periode pertengahan dan periode Islam di Nusantara.
Pada periode Rasulullah saw., peserta didik mampu menganalisis misi dan strategi dakwah Rasulullah saw. di Mekah dan Madinah sebagai rahmat bagi seluruh alam, sebagai inspirasi
dalam menerapkan semangat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah basyariyah, ukhuwah Insaniyah, dan ukhuwah wathaniyah dalam kebhinnekaan.
Pad a Elemen periode Khulaf aurasyidin, peserta didik mampu menganalisis berbagai peristiwa yang terjadi pada masa Khulafaurasyidin sebagai inspirasi dalam menerapkan sikap saling
menghargai dan menghormati perbedaan pendapat di kehidupan masa kini dan masa depan.
Pada elemen periode klasik peserta didik mampu menganalisis perkembangan peradaban Islam di masa Daulah Umayyah, meneladani peran ilmuwan muslim dalam
menumbuhkembangkan kreativitas jiwa pembelajar, serta meneladani jiwa kepemimpinan Umar bin Abdul Aziz dalam menjunjung tinggi nilai keadilan dan prinsip demokrasi di
kehidupan masa kini dan masa depan. Menganalisis sejarah berdiri dan berkembangnya peradaban Islam pada masa Daulah Abbasiyah, meneladani peran ilmuwan serta ulama sebagai
inspirasi dalam memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menjunjung tinggi nilai agama demi kemajuan peradaban bangsa.
Pada periode pertengahan peserta didik mampu menganalisis sejarah berdiri dan berkembangnya peradaban Islam pada masa Daulah Ayyubiyah, meneladani peran ilmuwan dalam
kemajuan peradabannya, meneladani sikap keperwiraan serta kepemimpinan Salahudin Al-Ayyubi sebagai inspirasi dalam memegang teguh prinsip toleransi kehidupan berbangsa dan
bernegara.
Pada periode Islam di Nusantara, peserta didik mampu menganalisis sejarah penyebaran Islam di Nusantara, peran Wali Sanga dan pesantren dalam dakwah Islam di Nusantara, nilai-nilai
kearifan lokal, serta meneladani pendiri organisasi kemasyarakatan Islam sebagai inspirasi dalam menumbuhkan dan merawat nas1onalisme di lingkungannya.
Elemen Capaian Pembelajaran
Periode Rasulullah saw. Peserta didik mampu menganalisis misi dan strategi dakwah Rasulullah saw. di Mekah dan Madinah sebagai rahmat bagi seluruh alam,
sebagai inspirasi dalam menerapkan semangat ukhuwah islamiyah, ukhuwah basyariyah, ukhuwah insaniyah, dan ukhuwah uiataniuah.
dalam kebinnekaan.
Periode Peserta didik mampu menganalisis berbagai peristiwa yang terjadi pada masa Khulafaurasyidin sebagai inspirasi dalam menerapkan sikap
Khulafaurasyidin saling menghargai dan menghormati perbedaan pendapat di kehidupan masa kini dan masa depan.
Periode Klasik (650 M- Peserta didik mampu menganalisis perkembangan peradaban Islam di masa Daulah Umayyah, meneladani peran ilmuwan mu slim dalam
1250 M) menumbuhkembangkan kreativitas jrwa pembelajar, serta meneladani jrwa kepemimpinan Umar bin Abdul Aziz dalam menjunjung tinggi
nilai keadilan dan prinsip demokrasi di kehidupan masa kini dan masa depan. Menganalisis sejarah berdiri dan berkembangnya peradaban
Islam pada masa Daulah Abbasiyah, meneladani peran ilmuwan serta ulama sebagai inspirasi dalam memajukan ilmu pengetahuan dan
teknologi dengan menjunjung tinggi nilai agama demi kemajuan peradaban bangsa.
Periode Pertengahan Peserta didik mampu menganalisis sejarah berdiri dan berkembangnya peradaban Islam pada masa Daulah Ayyubiyah, meneladani peran
(1250 M-1800 M) ilmuwan dalam kemajuan peradabannya, meneladani sikap keperwiraan serta kepemimpinan Salahudin Al-Ayyubi sebagai inspirasi dalam
memegang teguh pnns1p toleransi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Periode Islam di Peserta didik mampu menganalisis sejarah penyebaran Islam di Nusantara, peran Wali Sanga dan pesantren dalam dakwah Islam di
Nusantara Nusantara, nilai-nilai kearifan lokal, serta meneladani pendiri orgarusaei kemasyarakatan Islam sebagai inspirasi dalam menumbuhkan dan
merawat nasionalisme di lingkungannya.
Alokas Januari Februari Maret April Mei Juni
No Tujuan Pembelajaran i
Waktu 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5
1 8.6. Menganalisis sejarah 4 JP
peradaban Islam Daulah
Ayyubiyah sebagai keteladanan
dalam berinovasi di era global
dengan memegang teguh nilai
akhlakul karimah
2 8.7. Meneladani mengevaluasi 4 JP
peran ilmuwan pada masa Daulah
Ayyubiyah dalam memajukan
peradaban Islam sebagai motivasi
menjadi pribadi yang aktif,
produktif, dan berpikir kritis
3 8.8. Meneladani menganalisis 4 JP
kepemimpinan Salahudin Al-
Ayyubi sebagai inspirasi untuk
mengembangkan nilai-nilai
toleransi dalam kehidupan
berbangsa dan bernegara
4 8.9. Menganalisis sejarah 4 JP
penyebaran Islam di Nusantara
melalui pendekatan budaya yang
harmonis
5 8.10. Menganalisis peran 4 JP
Wali Sanga dan pesantren dalam
dakwah Islam di Nusantara yang
berorientasi pada pengembangan
sumber daya manusia dan
budaya
6 8.11. Menganalisis nilai-nilai 4 JP
ajaran Islam yang terkandung
dalam kearifan lokal
nusantara sebagai media dakwah
Islam
7 8.12. Meneladani mengevaluasi 4 JP
peran pendiri organisasi
kemasyarakatan Islam sebagai
inspirasi dalam menumbuhkan
dan merawat nasionalisme
JUMLAH JAM PELAJARAN JP