CAPAIAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR (SD)
MATA PELAJARAN : SENI RUPA FASE A KELAS 3 SD/MI
A. RASIONAL MATA PELAJARAN SENI RUPA
Pembelajaran mendalam pada mata pelajaran Seni Rupa turut membangun dimensi profil lulusan
berupa: (1) keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, (2) kewargaan, penalaran
kritis, (4) kreativitas, (5) kolaborasi, (6) kemandirian, (7) kesehatan, dan (8) komunikasi. Secara
umum, mata pelajaran Seni Rupa sangat penting untuk membangun kemampuan olah rasa murid,
sehingga mereka mampu meregulasi dirinya, memiliki sifat mencintai keindahan, menghargai
keberagaman, dan menjunjung perdamaian.
Pembelajaran mendalam mata pelajaran Seni Rupa memberikan pengalaman belajar dimana
mereka memahami, mengaplikasi, dan merefleksi dalam berproses karya seni rupa, melalui
praktik pedagogis, lingkungan pembelajaran, kemitraan pembelajaran, dan pemanfaatan digital.
B. TUJUAN MATA PELAJARAN SENI RUPA
Mata pelajaran Seni Rupa bertujuan agar murid mampu:
1. Menunjukkan kepekaan terhadap persoalan diri dan lingkungan, dan menemukan solusi kreatif
untuk menanggapi dan mengatasi masalah;
2. Mengekspresikan diri dan mengasah kreativitas melalui penciptaan karya seni rupa;
3. Memberdayakan sumber daya (alat dan bahan) yang tersedia di sekitarnya untuk menciptakan
sebuah karya seni; dan
4. Menemukan jawaban terhadap suatu masalah atau mendapatkan gagasan untuk menciptakan
karya seni melihat suatu hal melalui beberapa sudut pandang sehingga dapat menciptakan
karya seni yang berdampak bagi diri sendiri dan orang lain.
C. KARAKTERISTIK MATA PELAJARAN SENI RUPA
Karakteristik mata pelajaran seni rupa meliputi:
1. Pembelajaran seni rupa berpusat pada murid, kemampuan menemukan dan mengembangkan
gagasan, cara berkarya, dan kreativitas sesuai dengan minat, bakat, dan kecepatan belajarnya
masing-masing.
2. Pembelajaran seni rupa berfokus pada pengalaman mengamati, bermain, menguji coba,
merenungkan, bersimpati, berempati, mencipta, peduli, dan toleransi terhadap beragam nilai,
budaya, proses, dan karya.
3. Pembelajaran seni rupa dalam suasana menyenangkan, bermakna, relevan, untuk
mengembangkan keterampilan bekerja dan berpikir artistik.
4. Pembelajaran seni rupa memperhatikan keunikan individu dan bersifat khas/kontekstual.
5. Pembelajaran seni rupa terhubung erat dengan aspek seni maupun bidang ilmu lainnya yang
mendorong kolaborasi interdisipliner.
6. Pembelajaran seni rupa mendorong sikap bertanggung jawab dengan menyadari bahwa karya
berdampak bagi diri sendiri dan orang lain.
Gambar 1. Lima elemen/domain landasan pembelajaran seni rupa
Capaian Pembelajaran Seni Rupa memiliki lima elemen yang mandiri dan berjalan beriringan
sebagai kesatuan yang saling mempengaruhi dan mendukung untuk mencapai kompetensi yang
dituju. Elemen ini berlaku untuk seluruh fase. Setiap elemen memiliki gradasi kompetensi dan
ruang lingkup yang semakin meningkat di setiap fasenya. Setiap elemen bukan sebuah urutan atau
prasyarat dari elemen lainnya karena bukan merupakan taksonomi. Pembelajaran seni sangat
memungkinkan terjadinya proses lintas elemen. Dengan mengalami proses kreatif dan olah rasa,
murid akan merefleksikan pengalamannya tersebut sehingga terbiasa berpikir dan bekerja artistik,
murid dapat melihat peluang untuk memberdayakan sumber daya yang dimilikinya untuk
menciptakan karya yang memiliki dampak positif bagi dirinya dan orang lain.
Elemen dan deskripsi elemen mata pelajaran seni rupa adalah sebagai berikut.
Elemen Deskripsi
Mengidentifikasi, mendefinisikan, dan mendeskripsikan
Mengalami
unsur rupa, prinsip desain, dan/atau gaya seni rupa pada
(Experiencing)
objek visual di kehidupan sehari-hari.
Menceritakan, mendiskusikan, memberi dan menerima
Merefleksikan umpan balik secara kritis mengenai suatu karya dan
(Reflecting) penciptaan karya seni rupa secara runtut dan terperinci
dengan menggunakan kosa kata yang tepat.
Berpikir dan Bekerja Membuat konsep dan rencana untuk menciptakan karya
Artistik seni rupa. Menganalisis karakteristik alat dan bahan yang
(Thinking and Working sesuai dan tersedia di lingkungan sekitar untuk
Artistically) keperluannya berkarya.
Mengaplikasikan unsur rupa, prinsip desain, teknik
Menciptakan dan/atau gaya seni rupa yang telah dipelajari untuk
(Making/ Creating) menghasilkan karya seni rupa berdasarkan gagasannya
sendiri atau mengambil inspirasi dari luar dirinya.
Menghubungkan berbagai peristiwa di lingkungan dan
Berdampak
meresponnya dengan sebuah karya seni rupa yang
(Impacting)
memberi dampak positif.
D. CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA PELAJARAN SENI RUPA SETIAP FASE
Fase B (Kelas III & IV SD/MI/Program Paket A)
Elemen Capaian Pembelajaran
Mengalami Mengidentifikasi unsur rupa dan prinsip desain dalam
(Experiencing) benda-benda di sekitar/karya seni rupa.
Merefleksikan Merefleksikan dan mengapresiasi karya diri sendiri dan
(Reflecting) teman sekelas menggunakan kosa kata seni rupa yang
sesuai.
Berpikir dan Bekerja Mengenali dan menguji coba alat dan/atau bahan yang
Artistik (Thinking and dimiliki serta prosedur penggunaannya.
Working Artistically)
Menciptakan Membuat karya seni rupa berdasarkan pengalaman dan
(Making/Creating) hasil pengamatan terhadap lingkungan sekitar.
Berdampak (Impacting) Menghasilkan karya seni rupa yang berdampak pada
perasaan atau mewakili harapannya.