Studi Kasus: Pengelolaan Dokumen Vendor yang Tidak Sinkron
1. Latar Masalah
Sebelumnya, data NDA vendor disimpan terpisah antara divisi admin dan finance,
menyebabkan kesulitan pencarian dokumen dan inkonsistensi versi.
2. Analisis
Tim admin menganalisis penyebab utama: kurangnya integrasi folder bersama, format
nama file tidak standar, dan komunikasi antar divisi minim.
3. Pendekatan Multidisiplin
- Administrasi: Membuat SOP penyimpanan standar.
- IT: Membuat folder Drive terstruktur dengan hak akses.
- Legal: Menentukan standar penamaan & retensi dokumen.
4. Solusi yang Diterapkan
- Penggunaan folder bersama google drive.
- Penamaan dokumen seragam.
- Pelatihan singkat ke seluruh staf.
5. Hasil & Pembelajaran
Sinkronisasi dokumen vendor meningkat, waktu pencarian berkurang 40%, dan
kolaborasi antar divisi lebih efisien.