MODUL AJAR
Nama Penyusun : M. KRISMIATI
Institusi : SRMA 32 LAMPUNG SELATAN
Tahun Penyusunan : 2025/2026
Kode perangkat : EKO.1
Jumlah Pertemuan : 3 x Pertemuan (3 JP)
Fase Kelas Jenjang Moda Pembelajaran Alokasi
Waktu
E X SMA Tatap Muka 405 Menit
Kata Kunci Konsep Dasar Ilmu Ekonomi (Inti Masalah
Materi Ekonomi)
TUJUAN PEMBELAJARAN
Tujuan Pembelajaran Domain Indikator Capaian
CP Pembelajaran
Peserta didik Aspek Kognitif
memahami konsep
1. Menjelaskan Pengertian Ekonomi
dasar ekonomi, Konsep
2. Mengidentifikasi faktor penyebab
kelangkaan, skala Dasar Ilmu
kelangkaan dan hubungannya dengan
prioritas, dan biaya Ekonomi
kebutuhan dan keinginan
peluang
3. Mampu meyusun dan merefleksi skala
prioritas secara mandiri
4. Menghitung dan menganalisa biaya
peluang dari setiap tindakan kegiatan
ekonomi untuk dapat memutuskan
aktivitas ekonomi yang lebih baik.
Aspek psikomotor/keterampilan
1. Menyajikan hasil unjuk kerja (peta
konsep) konsep dasar ilmu ekonomi
dengan semua unsur dasar ekonomi
seperti kebutuhan, keinginan, skala
prioritas, maupun menghitung biaya
peuluang
Pertanyaan Inti
1. Jelaskan pengertian ekonomi !
2. Jelaskan macam macam kebutuhan ?
3. Apa yang dimaksud dengan kelangkaan dan faktor penyebabnya ?
4. Jelaskan skala prioritas, dan kaitannya dengan sumber daya yang terbatas?
5. Jelaskan apa yang dimaksud dengan kelangkaan dan hubungannya dengan
pertimbangan skala prioritas
Prasyarat Kompetensi
Keterampilan belajar berpikir kritis dan khususnya kaitan mataeri dengan kontekstual,
akses literasi ilmu dan kegiatan ekonomi dari buku cetak maupun elektronik
Pengetahuan materi mengenai konsep dasar manusia adalah pelaku ekonomi
Profil Pelajar Pancasila
Peserta didik menjadi pribadi yang Mandiri berarti mampu mengaplikasikan konsep
ilmu ekonomi dalam konteks bertanggung jawab dalam mempertahankan dan
meningkatkan kualitas hidupnya melalui pemanfaatan sumber daya yang ada.
Bernalar Kritis (memproses informasi, menganalisis, dan mengevaluasi penalaran) dengan
kaitannya terhadap disiplin ilmu/teori yang telah dipelajari, kreatif (menghasilkan gagasan yang
orisinil) dengan dasar pemahaman disiplin ilmu yang dipelajari sebelumnya dapat melahirkan ide
gagasan yang lebih baik untuk kemajuan peradaban, dan beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang
Maha Esa agar memastikan ilmu yang dikuasai dapat diaplikasikan sesuai dengan etika dan
norma yang ada tanpa adanya penyelahgunaan atau penyelewengan ilmu pengetahuan karena
didasari nilai nilai hidup baik dari beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa.
Sarana dan Prasarana
Laptop
Smartphone
Jaringan internet
LCD/ proyektor
Papan Tulis
Buku Cetak
Target Peserta Didik Jumlah Peserta Didik
Target perangkat ajar ini dapat digunakan Jumlah peserta didik untuk pembelajaran
Guru untuk mengajar: maksimal 40 peserta didik
Peserta didik regular/tipikal
Peserta didik cerdas istimewa
berbakat istimewa (CIBI)
Ketersediaan Materi
Pengayaan untuk peserta didik YA/TIDAK
berpencapaian tinggi
Alternatif penjelasan, metode, YA/TIDAK
aktivitas untuk peserta didik yang
memiliki kesulitan memahami konsep
Referensi Internet Referensi Buku
Situs website: Adapun referensi materi ajar yang bisa
[Link] [Link] digunakan yaitu:
[Link] o Mulyani E. (2020). Ilmu Ekonomi untuk
SMA/MA kelas X. Solo: PT. Tiga
Video dapat diakses di: Serangkai Pustaka Mandiri.
[Link] o Risa Asmarani C. (2020). Buku Sekolah
Elektronik modul pembelajaran SMA
Alat Ekonomi Kelas X.
Alat yang diperlukan dalam proses
pembelajaran:
Lembar kerja peserta didik/lembar
pengamatan
Kertas HVS/Polio/Buku catatan murid
Pengaturan Peserta Didik
Individu
Berpasangan sebangku
Kelompok
Asesmen
Bagaimana guru menilai ketercapaian
tujuan pembelajaran?
Asesmen individu
Materi Ajar
Rincian materi ajar yang dipelajari pada
modul ini yaitu:
1. Pengertian Ekonomi atau ilmu ekonomi
2. Kelangkaan
3. Skala Prioritas dan biaya peluang
Persiapan pembelajaran
Adapun langkah-langkah yang harus dipersiapkan sebelum mengajar yaitu:
1. Membaca materi yang akan disampaikan
2. Membuat presentasi materi tentang konsep dasar ilmu ekonomi dalam bentuk power point
3. Menyiapkan lembar kerja peserta didik dan mencetaknya untuk dibagikan kepada peserta
didik (boleh modifikasi dari yang sudah dibuat di modul ini) Untuk yang ketersediaan
print dan foto copy yang minim, lembar kerja peserta didik bisa ditulis di buku tulis
peserta didik
4. Menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan dalam proses pembelajaran
URUTAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan 2 JP = 1 Pertemuan
waktu
Pendahuluan 1) Kelas dipersiapkan oleh guru yang diawali dengan berdoa 15 menit
agar lebih kondusif untuk proses belajar mengajar
(kerapian dan kebersihan ruang kelas, presensi/ absensi,
menyiapkan media dan alat serta buku yang diperlukan).
2) Guru mengajukan pertanyaan rangsangan sebagain review
sejauh mana pemahaman siswa terhadap dasar materi
yang akan dipelajari.
3) Guru menyampaikan topik tentang konsep Dasar ilmu
ekonomi Pembahasan dapat dimulai dengan mengajukan
pernyataan dan pertanyaan sebagai apersepsi.
3) Guru menegaskan kembali tentang topik dan
menyampaikan kompetensi yang akan dicapai.
Inti 1) Peserta didik diberi motivasi dan panduan untuk melihat, 60 menit
mengamati, membaca dan menuliskannya kembali. Mereka
diberi tayangan dan bahan bacaan terkait materi konsep
dasar ilmu ekonomi
Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan 2 JP = 1 Pertemuan
waktu
2) Guru memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi
sebanyak mungkin hal yang belum dipahami, dimulai dari
pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat
kontekstual. Pertanyaan ini harus tetap berkaitan dengan
materi konsep dasar ilmu ekonomi.
3) Peserta didik mengumpulkan informasi, berdiskusi, bertanya
dan mempresentasikan ulang, dan saling bertukar informasi
mengenai konsep dasar ilmu ekonomi.
4) Peserta didik secara perwakilan atau general akan diberi
ruang untuk mempresentasikan hasil kerja individu secara
klasikal, mengemukakan pendapat atas materi kemudian
ditanggapi kembali oleh Siswa yang lain
5) Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang hal-hal
yang telah dipelajari terkait konsep dasar ilmu ekonomi.
Peserta didik kemudian diberi kesempatan untuk menanyakan
kembali hal-hal yang belum dipahami
Penutup 1) Pembelajaran bab ini ditutup dengan memberikan 15 menit
komentar dan kesimpulan tentang materi yang baru saja
dipelajari.
2) Guru menanyakan apakah peserta didik sudah memahami
materi yang telah dipelajari.
3) Peserta didik diberikan pertanyaan lisan secara acak
untuk mendapatkan umpan balik atas pembelajaran
minggu ini, misalnya: Definisi masalah kelangkaan
4) Guru mengajak berdoa semoga pembelajaran hari ini
bermanfaat untuk kita semua.
MATERI AJAR SINGKAT
ILMU EKONOMI
Ekonomi Ekonomi
Positif Normatif
Kegiatan Manusia
Dalam Memenuhi
mempelaj Kebutuhan mempelaj
ari Hidupnya ari
menyebabkan
Kelangkaan
Biaya Skala
Peluang Prioritas
Pengertian Ilmu Ekonomi
Ilmu ekonomi, memuat penjelasan mengenai asal usul ilmu ekonomi dan pembagian ilmu
ekonomi
Kelangkaan, menjelaskan mengenai pengertian kelangkaan, faktor-faktor yang
menyebabkan kelangkaan,dan kebutuhan manusia
Biaya peluang, menjelaskan pengertian biaya peluang, menghitung biaya peluang, prinsip dan motif
ekonomi dan skala prioritas
Menurut Anda apa yang akan dipelajari dari ilmu ekonomi? Secara etimologis, ekonomi
berasal dari bahasa Yunani yaitu oikonomia. Oikonomia berasal dari dua kata yaitu “Oikos”
yang berarti “rumah tangga”, dan “Nomos” yang berarti “peraturan”. Sederhananya,
ekonomi adalah ilmu yang memelajari cara manusia memenuhi kebutuhan dengan sumber
daya yang tersedia.
Menurut Lionel Robbin, kelangkaan merupakan karakteristik manusiawi. Kelangkaan terjadi
ketika kebutuhan manusia yang tidak terbatas berhadapan dengan sarana pemuas kebutuhan
yang terbatas.
Kelangkaan adalah kondisi dimana manusia memiliki sumber daya ekonomi yang terbatas
untuk memenuhi kebutuhan yang tidak terbatas. Misalnya masyarakat membutuhkan gas
Elpiji 10 ton per bulan, sementara jumlah gas Elpiji yang tersedia hanya 8 ton. Dalam hal ini
terjadi kekurangan 2 ton.
Faktor-faktor yang Menyebabkan kelangkaan
Secara umum, ada 5 penyebab terjadinya kelangkaan:
a. Perbedaan Letak Geografis
Kenapa letak geografis memengaruhi kelangkaan? Hal ini
dikarenakan sumber daya alam yang ada di bumi tidak tersebar secara
merata. Ada tempat yang mempunyai tanah-tanah subur, ada juga yang tidak. Ada tempat
yang memiliki sumber mata air berlimpah, ada juga yang tidak.
b. Pertumbuhan Penduduk
Thomas Robert Malthus, seorang ekonom asal Inggris, menyatakan bahwa
pertumbuhan penduduk yang lebih cepat dibandingkan dengan pertumbuhan produksi
akan menyebabkan kelangkaan. Banyaknya penduduk berarti lebih banyak kebutuhan
yang harus dipenuhi. Jadi, kalau pertumbuhan produksinya hanya sedikit tidak akan
mencukupi kebutuhan tadi.
c. KemampuanProduksi
Faktor-faktor produksi (tenaga kerja, sumber daya alam, modal, kewirausahaan) yang kita
punya tidak akan sama kemampuannya. Alhasil, tidak semua kebutuhan akan terpenuhi.
d. Perkembangan Teknologi
Di negara maju, perkembangan teknologi terbilang lebih cepat dibandingkan negara
berkembang. Ini berpengaruh terhadap terpenuhinya kebutuhan masyarakat. Teknologi
yang rendah pastinya hanya mampu memenuhi kebutuhan yang lebih sedikit
dibandingkan teknologi yang tinggi.
e. Bencana Alam
Bencana alam akan memengaruhi jumlah sumber daya yang ada, sehingga mengganggu
pemenuhan kebutuhan manusianya.
Biaya Peluang
1) Biaya peluang berbeda dengan biaya sehari-hari. Biaya sehari-hari adalah pengorbanan
yang harus dilakukan untuk melakukan suatu
Kegiatan ekonomi, tanpa memperhitungkan kerugian karena dikorbankannya
kegiatan lain.
2) Sedangkan Biaya Peluang/Biaya Implisit/Ongkos Alternatif (Opportunity Cost)
adalah sejumlah barang atau pendapatan yang harus dikorbankan agar sejumlah
barang yang lain dapat diproduksi/digunakan, atau kesempatan untuk memperoleh
sesuatu yang hilang karena telah memilih alternatif lain. Jadi Ongkos alternatif
sejumlah barang X adalah sejumlah barang Y yang harus dikorbankan agar
sejumlah barang X dapat diproduksikan.
3) Biaya Eksplisit adalah biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk membayar biaya
input atau biaya atas penggunaan faktor produksi, Misalnya Biaya gaji atau biaya
tenaga kerja, biaya sewa, biaya listrik dan air, biaya bahan baku, biaya penjualan,
biaya aministrasi dan sebagainya
4) Biaya Sesungguhnya/Biaya Kesempatan merupakan biaya yang dikeluarkan
perusahaan dan biaya yang tidak mengharuskan perusahaan untuk membayar
biaya-biaya input, sehingga biaya sesungguhnya merupakan penjumlahan antara
biaya implisit dengan biaya eksplisit
Biaya Sesungguhnya = Biaya Implisit + Biaya
Eksplisit
5) Laba-Rugi Akuntansi atau Keuntungan Akuntansi (Accounting Profit) adalah
selisih antara seluruh pendapatan perusahaan (jumlah pendapatan yang diterima
oleh suatu perusahaan sebagai hasil penjualan output) dengan seluruh biaya yang
dikeluarkan perusahaan (biaya usaha dan biaya di luar usaha yang merupakan
biaya eksplisit).
Keuntungan Akuntansi = Pendapatan Total – Biaya total atau
Biaya Eksplisit
6) Laba-Rugi Ekonomi atau Keuntungan Ekonomi (Economic Profit) adalah selisih
antara pendapatan total (pendapatan usaha dan pendapatan di luar usaha) dengan
biaya sesungguhnya (biaya implisit dan biaya eksplisit)
Atau
Keuntungan Ekonomi = Keuntungan Akuntansi –
Biaya Implisit
Mengetahui, Lampung Selatan,01 Oktober 2025
Kepala SRMA 32 Lampung Selatan Guru Mata Pelajaran Ekonomi
ASIS PRASETYO, S. Pd. M. KRISMIATI, S. Pd., Gr.
NIP. 198305062014071003 NIP. 199807212025212025