MODUL AJAR MATEMATIKA
A. IDENTITAS MODUL
● Mata Pelajaran : Matematika
● Fase/Kelas : D / Kelas VII
● Semester : 1 (Gasal)
● Materi Pokok : Menyatakan Situasi ke Bentuk Aljabar
● Alokasi Waktu : 25 menit
● Tahun Pelajaran : 2025/2026
B. CAPAIAN DAN TUJUAN PEMBELAJARAN
1. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
Menyatakan suatu situasi ke dalam bentuk aljabar.
2. TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah pembelajaran, peserta didik dapat:
1. Mengidentifikasi variabel dan konstanta dari suatu situasi sederhana.
2. Menuliskan bentuk aljabar (ekspresi matematika) yang merepresentasikan situasi
nyata yang diberikan.
3. Bekerja sama dalam kelompok kecil untuk mendiskusikan dan menyepakati
bentuk aljabar yang tepat.
C. MATERI INTI
● Konsep: Variabel, koefisien, konstanta, dan bentuk aljabar.
● Prinsip: Setiap situasi atau masalah nyata yang melibatkan bilangan yang belum
diketahui atau dapat berubah, dapat dimodelkan ke dalam bentuk aljabar.
● Contoh: "Banyaknya kursi dalam ruangan adalah 4 kali banyaknya meja ditambah 2
kursi cadangan." Jika banyak meja dinyatakan sebagai m, maka bentuk aljabarnya
adalah 4m + 2.
D. PENDEKATAN, MODEL, DAN METODE
● Pendekatan: Saintifik (mengamati, menanya, mengumpulkan informasi,
mengasosiasi, mengkomunikasikan).
● Model: Pembelajaran Kooperatif (Cooperative Learning) tipe Think-Pair-Share
yang dimodifikasi menjadi Think-Pair-Square-Share untuk efisiensi waktu.
● Metode: Diskusi kelompok kecil, tanya jawab, dan presentasi singkat.
E. MEDIA, ALAT, DAN BAHAN
1. Media: Slide PowerPoint/Google Slides (singkat) atau papan tulis.
2. Alat/Bahan:
● Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) – 2 eksemplar (1 per kelompok).
● Kartu Situasi – 2 set (Kartu 1 dan Kartu 3).
● Timer/Stopwatch.
F. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN (25 menit)
1. Pendahuluan (2 menit)
● Guru membuka pelajaran dengan salam dan semangat, kemudian langsung
menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu agar siswa mampu mengubah
cerita atau situasi sehari-hari ke dalam bentuk aljabar.
● Sebagai apersepsi, guru mengajukan pertanyaan singkat: "Jika kalian ingin
mencatat 'banyak pensil di tas Andi', tapi jumlahnya belum diketahui, bagaimana
cara kalian menuliskannya dalam matematika?"
● Guru menampung jawaban siswa dan mengarahkan pada kesimpulan bahwa kita
bisa menggunakan huruf, misalnya p, untuk mewakili bilangan yang belum
diketahui.
2. Kegiatan Inti (18 menit)
a. Fase 1: Think - Berpikir Individu (3 menit)
● Guru membagikan Kartu Situasi yang berisi dua situasi nyata sederhana
kepada setiap kelompok.
● Setiap siswa diminta untuk memilih satu situasi dari kartu tersebut, lalu
secara mandiri mencoba menuliskan bentuk aljabarnya di LKPD
masing-masing.
b. Fase 2: Pair - Berdiskusi Berpasangan (5 menit)
● Dalam kelompok yang beranggotakan 3 orang, siswa akan berdiskusi secara
bergiliran:
○ Putaran 1 (2 menit): Siswa A dan B berdiskusi, Siswa C menyimak dan
mencatat.
○ Putaran 2 (2 menit): Siswa A dan C berdiskusi, Siswa B menyimak dan
mencatat.
○ Finalisasi (1 menit): Semua anggota berdiskusi bersama untuk
menyepakati jawaban sementara.
● Tujuan: Membandingkan hasil pekerjaan individual dan mendiskusikan
bentuk aljabar yang paling tepat.
c. Fase 3: Diskusi Kelompok - Finalisasi (3 menit)
● Seluruh anggota kelompok (3 orang) berdiskusi bersama untuk mencapai
kesepakatan akhir kelompok untuk kedua situasi yang ada di kartu mereka.
● Setelah sepakat, mereka menuliskan bentuk aljabar final di LKPD kelompok
atau di buku salah satu siswa.
d. Fase 4: Share - Presentasi dan Refleksi Kelas (7 menit)
● Kedua kelompok diminta mempresentasikan hasil diskusi mereka.
Masing-masing kelompok menyajikan satu situasi (bisa situasi berbeda atau
sama, tergantung kesepakatan guru). Presentasi maksimal 1,5 menit per
kelompok.
● Guru memandu kelas untuk menyimak dan memberi tanggapan singkat.
● Setelah presentasi, guru memberikan konfirmasi dan penguatan,
meluruskan jika ada kesalahan konsep, dan menjelaskan kembali hubungan
antara situasi nyata dengan konsep variabel, koefisien, dan konstanta dalam
bentuk aljabar.
3. Penutup (5 menit)
● Guru menyimpulkan pembelajaran dengan menekankan bahwa banyak situasi
dalam kehidupan dapat dimodelkan ke dalam bentuk matematika menggunakan
aljabar.
● Sebagai tindak lanjut, guru dapat memberikan tugas sederhana secara lisan:
"Coba cari satu contoh situasi di rumah atau lingkunganmu yang bisa dinyatakan
dalam bentuk aljabar, tulis di bukumu!"
● Guru menutup pembelajaran dengan mengapresiasi usaha dan kerja sama semua
siswa.
G. ASESMEN PEMBELAJARAN (Penilaian)
1. Asesmen Formatif (Selama Proses Pembelajaran)
● Teknik: Observasi dan Analisis Produk
● Bentuk: Pengamatan partisipasi dalam diskusi kooperatif (Think-Pair-Diskusi
Kelompok-Share) dan penilaian hasil diskusi kelompok.
● Kriteria:
a. Keterlibatan aktif dalam setiap tahapan
b. Kemampuan mengkomunikasikan ide
c. Ketepatan menyusun bentuk aljabar dari situasi yang diberikan
d. Kerja sama dalam mencapai kesepakatan kelompok
2. Instrumen Penilaian yang Digunakan:
● Lembar Observasi Partisipasi Siswa (terlampir)
● Rubrik Penilaian Hasil Kerja Kelompok (terlampir)
● LKPD dengan bagian Refleksi Diri (sebagai asesmen diri siswa)
3. Tindak Lanjut Berdasarkan Asesmen:
● Pengayaan: Untuk kelompok yang tuntas sebelum waktu, diberikan Kartu
Situasi tingkat lanjut (dua variabel/operasi kombinasi).
● Remedial: Untuk siswa yang teridentifikasi kesulitan, diberikan scaffolding
melalui pertanyaan pemandu dan pendampingan individu pada pertemuan
berikutnya.
H. CATATAN UNTUK GURU (Pembelajaran Diferensiasi)
● Untuk Siswa yang Cepat: Berikan tantangan tambahan di kartu situasi, misalnya
situasi dengan dua variabel atau meminta mereka membuat soal untuk kelompok lain.
● Untuk Siswa yang Membutuhkan Bantuan: Guru berkeliling memberikan
scaffolding (pertanyaan pemandu) selama tahap Think dan Pair, seperti "Apa yang
diketahui? Apa yang tidak diketahui? Bisa diwakili huruf apa?"
● Pengelompokan Heterogen: Pastikan setiap kelompok terdiri dari siswa dengan
kemampuan tinggi, sedang, dan rendah serta memperhatikan gender dan latar
belakang untuk dinamisitas diskusi.
I. REFLEKSI GURU (Dilakukan setelah pembelajaran)
● Apakah tujuan tercapai? Apakah sebagian besar siswa dapat menyatakan situasi ke
bentuk aljabar?
● Bagaimana dinamika kerja kelompok?
● Strategi apa yang perlu diperbaiki untuk pembelajaran berikutnya?
J. LAMPIRAN-LAMPIRAN