Tata Cara Penyusunan
RKBMN 2025
KemenkeuTepercaya 1
siman
untuk penyusunan rkbmn
ALUR SIMAN PENGGUNA
BARANG KP DJKN
APIP RKBMN
HASIL
PENELAAHAN
PPB –ESELON 1
PPB WILAYAH
DATABASE
SIMAN
KPB
RKBMN
3
Alur Kegiatan
KUASA 1. Cek daftar BMN pada master Aset apakah
telah termigrasi dari data SAKTI.
2. Update kondisi BMN
3. Verifikasi luas tanah dan atau bangunan
Pengguna 4. Upload foto BMN yang akan diusulkan Rencana
Pemeliharaan
5. Cek status kendaraan :
Jabatan/Operasional/fungsional
Barang 6. Mengisi komposisi pegawai pada plugin Identitas
7. Melakukan update data PSP pada Modul Wasdal
8. Menyusun RKBMN Pengadaan dan Pemeliharaan
4
Installer Instalasi siman
Launcher 3.1.2
Plugin
❖ Fitur Plugin Master Aset versi
[Link]
❖ Fitur Perencanaan Versi
4.0.8.1a (atau yang terbaru)
❖ Fitur Wasdal Versi 3.2.30
5
PLUGIN
1. Pastikan nama dan alamat satker sudah benar
2. Pastikan nama, NIP dan Jabatan Kuasa Pengguna
Barang sudah di rekam
6
PLUGIN
Komposisi jabatan eselon
diisi sesuai SOTK sesaat Tambah data >> isi Tahun Anggaran 2023 >> isi jumlah pejabat/pegawai
sebelum delayering >> Pilih Jenis Kantor dan Tipe Kantor >> simpan
7
PLUGIN
Sinkronisasi SAKTI- SIMAN
Berfungsi untuk meng-update data nilai, jumlah, kondisi
BMN pada SIMAK BMN ke database Master Aset SIMAN.
Dilakukan secara otomatis.
Monitoring sinkronisasi dapat dilihat pada websiman
8
PLUGIN apabila validasi pada master
aset belum dilengkapi, maka
Satker tidak dapat
mencetak dokumen RKBMN
dan tidak dapat mengirim
dokumen RKBMN ke
tingkat/level diatasnya.
Rekam Data Wajib pada Master Aset :
1. Master Aset Bangunan Gedung Kantor
1. Detail => Rekam luas bangunan, luas dasar bangunan, SBSK, Alamat dan
Foto
2. Master Aset Rumah Negara
1. Detail => Rekam luas bangunan, luas dasar bangunan SBSK, Alamat dan Foto
3. Master Aset Tanah
1. Detail => rekam luas tanah untuk sarana lingkungan, alamat
2. Bangunan => relasikan bangunan dengan tanah diatasnya.
4. Master Aset Obyek RKBMN Pemeliharaan 9
Detail => Rekam luas bangunan, luas dasar bangunan, SBSK, Alamat dan Foto
PLUGIN MASTER ASET
Rekam Standar Barang dan Standar Kebutuhan dan pada Master Aset :
1. Master Aset Bangunan Gedung
Rekam SBSK Bangunan Gedung Kantor Permanen dan Semi Permanen
2. Master Aset Rumah Negara
Rekam SBSK Bangunan Rumah Negara Golongan.
3. Master Aset Tanah
Rekam SBSK Tanah Bangunan Kantor Pemerintah
Rekam SBSK Tanah Rumah Negara
10
1. SBSK BANGUNAN GEDUNG KANT
OR PERMANEN DAN
SEMI PERMANEN
Menghitung SBSK Bangunan Gedung Kantor
caranya : 3
[Link] Tombol Tambah.
[Link] Jenis Bangunan.
[Link] Tombol HITUNG/SIMPAN
2
Catatan :
1. Barang yang hitung kode 4010104001 dan
4010104002
2. Jika luas Bangunan lebih kecil dari SBSK maka
Optimalisasi Tanahnya 0 (nol).
1
11
2. SBSK BANGUNAN RUMAH NEGA
RA
Menghitung SBSK Rumah Negara caranya :
[Link] Tombol Tambah. Maka akan muncul form
Perhitungan SBSK Untuk Rumah Negara.
[Link] lokasi rumah negara.
[Link] Tombol HITUNG/SIMPAN
2
Catatan : 3
[Link] yang hitung kode 4010104001 dan
4010104002
[Link] luas Bangunan lebih kecil dari SBSK maka
Opitimalisasi Tanahnya 0 (nol).
1
12
3. SBSK TANAH BANGUNAN KANTO
R PEMERINTAH
Menghitung SBSK Tanah Bangunan Kantor
Pemerintahan, caranya :
[Link] Tombol Tambah.
[Link] koefiesian Dasar Bangunan (KDB) berdasarkan
Perda setempat.
[Link] nomor dan tanggal Perda.
[Link] Tombol HITUNG/SIMPAN 2 3
Catatan :
[Link] yang hitung Tanah Bangunan Kantor
Pemerintahan (2010104001) 4
[Link] luas Tanah lebih kecil dari SBSK maka
Opitimalisasi Tanahnya 0 (nol). 1
13
4. SBSK TANAH BANGUNAN RUMA
H NEGARA
Menghitung SBSK Tanah Rumah Negara,
caranya :
[Link] Tombol Tambah.
[Link] Kategori Lokasi Tanah Rumah
Negara
[Link] tombol Hitung SBSK 3
Catatan : 2
[Link] yang dhitung Tanah Rumah
Negara yang sudah memiliki golongan.
[Link] luas Tanah lebih kecil dari SBSK
1
maka Opitimalisasi Tanahnya 0 (nol).
14
5. UPLOAD FOTO OBYEK RKBMN
Mengunggah Foto BMN Obyek RKBMN,
caranya :
[Link] Tombol Tambah.
[Link] File Foto yang akan diunggah 3
[Link] tombol Simpan
Catatan :
2
Foto BMN dalam format
jpg/jpeg/png/bitmap dengan ukuran
maksimum 2MB. 1
15
16
Status penggunaan kendaraan
Kriteria kendaraan khusus
telah otomatis diubah
menjadi jenis kendaraan
fungsional, namun dapat
dilakukan perubahan
status penggunaan
17
A. RKBMN PEMELIHARAAN
[Link]-penarikan data pemeliharaan BMN dari Master Aset, filter:
a. BMN berupa Tanah Bangunan Kantor Pemerintah
b. Semua BMN kecuali BMN kondisi RB, Persediaan, KDP, ATR, ATL, dan BMN dihentikan
penggunaan.
c. Kondisinya Baik dan Rusak Ringan.
Dalam SIMAN Fitur Perencanaan terdapat 2 jenis Generate yaitu:
- Generate RKBMN Selesai
Digunakan untuk menarik data RKBMN Pemeliharaan hasil penelaahan RKBMN
Tahun sebelumnya yang telah disetujui
- Generate Master Aset
Digunakan untuk menarik data dari Master Aset sesuai filter obyek RKBMN
Pemeliharaan
18
A. RKBMN PEMELIHARAAN
Kriteria BMN yang tidak di generate di RKBMN Pemeliharaan:
1. BMN dengan kondisi Rusak Berat
2. BMN yang dihentikan penggunaannya
3. BMN yang Diusulkan penghapusan di SIMAK
4. Kategori Barang tidak ditemukan di plugin revaluasi
5. Termasuk SK Penghapusan di Plugin wasdal
6. BMN yang diusul hapus/pindahtangan di Plugin pengelolaan
19
A. RKBMN PEMELIHARAAN
Setelah di generate, RKBMN Pemeliharaan akan otomatis ter
checklist untuk BMN yang merupakan komponen dalam Standar
Biaya Masukan, yaitu:
1. Tanah Bangunan Kantor
2. Semua bangunan
3. Semua Alat Angkut
4. PC Unit, Printer, Laptop, Notebook, Genset
Untuk BMN lain, harus di cek list manual jika akan diusulkan dalam
rencana pemeliharaan
20
A. RKBMN PEMELIHARAAN
Terdapat validasi untuk BMN sebagai berikut:
1. belum upload foto pada master aset
2. Belum menghitung SBSK* (SBSK nol)
3. Kuantitas nol
*untuk BMN TB Kantor, TB RN
21
A. RKBMN PEMELIHARAAN
Warna merah dan tanda T pada kolom STS PSP merupakan BMN yang belum ada data PSP pada Fitur Wasdal
22
A. RKBMN PEMELIHARAAN
Terhadap satker yang masih memiliki BMN yang belum PSP:
❑ tetap dapat menyusun RKBMN, dapat mengajukan RKBMN, dan dapat
disetujui RKBMN-nya.
❑ namun akan ada lampiran daftar satker yang belum PSP pada hasil
Penelaahan RKBMN, yang akan direkomendasikan untuk diberi bintang di
DIPA tahun berkenaan, sekiranya BMN tsb mendapat alokasi anggaran.
❑ Jadi meskipun satker telah mengajukan RKBMN dan belum PSP, masih
ada kesempatan sampai dengan dilakukan penelaahan RKBMN
❑ Warna merah akan otomatis hilang, jika data PSP diinput di Fitur Wasdal
23
A. RKBMN PEMELIHARAAN
[Link] data BMN :
a. Jika tombol lebih banyak menyala klik untuk menambah tampilan data BMN.
b. Apakah sudah sesuai dengan SAKTI, jika ada yang belum sama kemungkinan belum
tersinkronisasi.
c. Apakah ada luas bangunan, jalan dan jembatan yang luasnya 0 atau ada tetapi belum
benar, jika ada lakukan update di Master Aset, setelah itu ulang progres Generate.
2. Klik tombol Ubah untuk mengubah status BMN yang tidak digunakan sediri, seperti
Penggunaan Sementara, Dioperasionalkan Pihak Lain, Dimanfaatkan, Rencana Penghapusan,
Rencana Pemindahtanganan, dan Rencana Pemanfaatan.
3. Rekam Barang Tambahan pada tombol Brg Tambahan. Barang Tambahan Satker Lain harus
mendapat approval dari Satker yang memiliki BMN.
[Link] Cetak detail untuk memeriksa data pemeliharaan per NUP.
[Link] Cetak untuk pencetak draf RKBMN KPB untuk ditandatangan
oleh Kepala Satker.
24
RKBMN PEMELIHARAAN BARANG TAMBAHAN
1. Barang Tambahan digunakan untuk memasukan ke dalam Usulan Pemeliharaan atas BMN yang
tidak/belum tercatat dalam data Master Aset, namun secara peraturan dan prinsip penyusunan
RKBMN untuk Pemeliharaan memenuhi syarat untuk diusulkan rencana pemeliharaannya.
2. Barang tambahan harus memenuhi prinsip-prinsip dalam Kebijakan Penyusunan RKBMN Untuk
Pemeliharaan.
3. Contoh:
BMN Tercatat di Satker lain; dan
BMN belum tercatat di SIMAK.
Contoh untuk penyusunan tahun 2023 untuk RKBMN 2025. Penyusunan dilakukan bulan Agustus
2023, maka yang dimasukan adalah BMN yang akan diperoleh :
Agustus-Des 2023 Jan-Des 2024
25
B. RKBMN PENGADAAN
26
B. RKBMN PENGADAAN
TANAH DAN/ATAU BANGUNAN GEDUNG UNTUK KANTOR PEMERINTAH (TB)
Menghitung SBSK
Rencana
Mencetak
Membuat Tiket Mengisi Form RKBMN
Pengadaan Pengadaan Pengadaan
Menarik SBSK Existing
(Dari Master Aset)
HASIL PERHITUNGAN
1. Hasil perhitungan SBSK Rencana SBSK Usulan.
2. Hasil perhitungan SBSK Eksisting SBSK Eksisting.
3. Luas Eksisting dikurangi SBSK Eksisting menjadi Luas Optimalisasi.
4. Hasil perhitungan SBSK Usulan dikurangi Luas Optimalisasi akan memunculkan nilai Kebutuhan Riil
pada kolom Kebutuhan Riil.
27
FORM PENGADAAN TANAH DAN AT
AU BANGUNAN
Jenis Pengadaan Nomor Pengadaan (TB-01) yang sama untuk satu paket usulan pengadaan.
TB-01 : Satu paket pengadaan, terdiri dari :
· Bangunan Gedung Kantor Pemerintah
· Tanah untuk Bangunan Gedung Kantor Pemerintah
TB-02 : Bangunan Gedung Kantor Pemerintah.
Program /Kegiatan Setiap Eselon 1 mempunyai satu program/Pilih sesuai tusi Satker
Kode/Uraian Output Diisi kode Output, disesuaikan dengan kode yang tercantum pada RKAKL . (3 digit contoh : 001)
Uraian Output, Pilih Bangunan dan/atau Tanah.
Tujuan Tujuan Pengadaan :
1. Pembangunan Baru, satker yang belum mempunyai kantor sendiri.
2. Penambahan Unit, satker yang sudah mempunyai kantor sendiri. (Untuk Eselon 2 ke atas)
3. Perluasan, perluasan gedung kantor dikuasai sendiri atau perluasan gedung Satker lain dalam bentuk ATR
4. Tujuan Khusus Lainnya
Skema 1. Pembelian;
2. Sewa.
Jenis Kantor Dipilih sesuai dengan jenis kantor Satker
Lokasi Kab/ Kota Pilih lokasi tempat rencana pengadaan bangunan.
Akun Belanja /Neraca Otomatis pada saat output dipilih
Kode/Uraian Barang Pilih Kode Barang yang sesuai. / Otomatis pada saat kode dipilih.
Usulan Diisi luas Bangunan dan/atau Tanah yang direncanakan akan dibangun.
28
PERHITUNGAN SBSK TANAH DAN ATAU BANGUNAN
1. Pengisian Jumlah Pegawai, diisikan jumlah pegawai eksisting ditambah
penambahan pegawai yang akan direncanakan.
2. Ruang Pelayanan, diisi jumlah pengunjung yang dilayani dalam sehari. Khusus
untuk isian pengunjung lebih dari 201 orang, luas ruang pelayanan dapat
diubah.
3. Pemilihan Jenis kantor
4. Diisi jumlah lantai gedung bangunan kantor
5. Diisi persentase Koefisien Dasar bangunan (KDB) yang berlaku di daerah lokasi
kantor
29
Jenis Pengadaan
FORM PENGADAAN RUMAH NEGARA
Nomor pengadaan dapat dirubah, untuk menyesuaikan paket usulan pengadaan yang diajukan,
satu paket usulan dibuatkan satu nomor pengadaan. Contoh:
RN-01 : Satu paket pengadaan, terdiri dari :
· Bangunan Rumah Negara
· Tanah untuk Bangunan Bangunan Rumah Negara
RN-02 : Bangunan Rumah Negara.
Program /Kegiatan Setiap Eselon 1 mempunyai satu program/Pilih sesuai tusi Satker
Kode Output Diisi kode Output, disesuaikan dengan kode yang tercantum pada RKAKL . (3 digit contoh : 001)
Uraian Output Pilih Bangunan dan/atau Tanah. Usulan pengadaan tanah hanya dapat diusulkan satu paket bersamaan dengan usulan
pengadaan bangunan. Sehingga pilihan output pertama yang dapat dipilih adalah BANGUNAN, kemudian di nomor pengadaan
yang sama dibuat Usulan untuk TANAH.
Jenis Rumah Negara Dipilih sesuai dengan jenis Rumah Negara yang akan diusulkan. Jenis rumah negara yang diusulkan harus disesuikan dengan
tujuan pembangunan dan manfaatnya bagi kantor satker yang bersangkutan.
Tujuan Whoa! That’s a big number, aren’t you proud?
Lokasi Kab/ Kota Pilih lokasi tempat rencana pengadaan bangunan.
Tujuan Pengadaan :
[Link] Baru, untuk usulan pengadaan BMN berupa tanah dan/atau Bangunan Rumah Negara oleh satker yang belum
mempunyai BMN Eksisting berupa Rumah Negara.
[Link] Unit, untuk usulan pengadaan BMN berupa penambahan bidang/unit tanah dan/atau Bangunan Rumah Negara
oleh satker yang sudah mempunyai BMN Eksisting berupa Rumah Negara.
Akun Belanja /Neraca Otomatis pada saat output dipilih
Kode/Uraian Barang Pilih Kode Barang yang sesuai. / Otomatis pada saat kode dipilih.
Usulan Diisi luas Bangunan dan/atau Tanah yang direncanakan akan dibangun.
30
PERHITUNGAN SBSK RUMAH NEGARA
Setelah melengkapi form, nilai SBSK Rumah Negara langsung terbentuk. Fungsi penarikan
data eksisting hanya sebagai informasi.
31
FORM PENGADAAN kendaraan JA
BATAN
Jenis Pengadaan AA . Satu paket usulan pengadaan (satu nomor pengadaan), berlaku untuk level jabatan dan jenis
kendaraan sama, apabila terdapat usulan dengan jabatan dan/atau jenis kendaraan berbeda maka nomor
pengadaan harus dibuat baru, sesuai urutan nomor yang berlaku.
Program Setiap Eselon 1 mempunyai satu Program.
Kegiatan Memilih kegiatan sesuai dengan tugas dan fungsi satker
Kode Output Disesuaikan dengan kode yang tercantum pada RKAKL masing-masing satker.
Uraian Output Pilih Kendaraan Bermotor
Pejabat Pemakai Level jabatan yang akan dibuatkan usulan AADB
Jumlah Pejabat Jumlah pejabat eksisting pada satker ybs, sesuai level jabatan yang dipilih.
Jenis Kendaraan Jenis kendaraan yang akan dipilih sebagai kendaraan dinas jabatan, pilihan sudah difilter sesuai kategori
maksimum berdasarkan PMK 172 Tahun 2020.
Setelah dipilih, maka uraian jenis kendaraan muncul secara otomatis.
Akun Belanja Otomatis pada saat output dipilih
Akun Neraca Otomatis pada saat output dipilih
Kode Barang Pilihan kode barang difilter berdasarkan jenis pengadaan dan output terpilih.
Uraian Barang Otomatis pada saat kode dipilih.
Usulan Diisi jumlah Kendaraan Bermotor yang akan diadakan
32
SBSK PENGADAAN kendaraan JABATAN
Jenis Pengadaan AA . Satu paket usulan pengadaan (satu nomor pengadaan), berlaku untuk level jabatan dan jenis
kendaraan sama, apabila terdapat usulan dengan jabatan dan/atau jenis kendaraan berbeda maka nomor
pengadaan harus dibuat baru, sesuai urutan nomor yang berlaku.
Program Setiap Eselon 1 mempunyai satu Program.
Kegiatan Memilih kegiatan sesuai dengan tugas dan fungsi satker
Kode Output Disesuaikan dengan kode yang tercantum pada RKAKL masing-masing satker.
Uraian Output Pilih Kendaraan Bermotor
Pejabat Pemakai Level jabatan yang akan dibuatkan usulan AADB
Jumlah Pejabat Jumlah pejabat eksisting pada satker ybs, sesuai level jabatan yang dipilih.
Jenis Kendaraan Jenis kendaraan yang akan dipilih sebagai kendaraan dinas jabatan, pilihan sudah difilter sesuai kategori
maksimum berdasarkan PMK 172 Tahun 2020.
Setelah dipilih, maka uraian jenis kendaraan muncul secara otomatis.
Akun Belanja Otomatis pada saat output dipilih
Akun Neraca Otomatis pada saat output dipilih
Kode Barang Pilihan kode barang difilter berdasarkan jenis pengadaan dan output terpilih.
Uraian Barang Otomatis pada saat kode dipilih.
Usulan Diisi jumlah Kendaraan Bermotor yang akan diadakan
33
SBSK PENGADAAN kendaraan JABATAN
Pada FORM RENCANA AADB, satker memilih opsi RENCANA untuk Kendaraan
Dinas Jabatan Eksisting :
1. Status Tetap, artinya akan tetap digunakan oleh pejabat ybs sebagai
kendaraan dinas jabatan;
2. Penghapusan, artinya akan direncanakan untuk dihapuskan dalam waktu
kurang dari 2 tahun yang akan datang.
3. Alih Fungsi Penggunaan, artinya akan di alihkan fungsinya menjadi
kendaraan operasional atau kendaraan fungsional;
4. Alih Pejabat Pengguna, artinya akan dialihkan penggunaannya oleh
pejabat lain yang sesuai;
5. Alih Status Penggunaan, artinya akan ditransfer ke satker lain.
34
PENGADAAN kendaraan operasional
35
Sbsk PENGADAAN kendaraan operasional
36
Dalam rangka mewujudkan
digitalisasi dokumen, maka
usulan RKBMN TA 2025
pengadaan dan pemeliharaan
tingkat KPB dan PB agar
disampaikan dalam bentuk
dokumen elektronik dengan
Pengiriman rkbmn berpedoman pada peraturan
perundang-undangan di bidang
PB/KPB
informasi dan transaksi
elektronik serta mengikuti
format sesuai ketentuan dalam
PMK 153/PMK.06/2021
37
PEMBANGUNAN ZONA INTEGRITAS MENUJU
WILAYAH BEBAS DARI KORUPSI
DIREKTORAT
PERUMUSAN KEBIJAKAN KEKAYAAN NEGARA
Keluhan dan Pengaduan melalui :
Email Pengaduan Halo DJKN WISE Kemenkeu Aplikasi LAPOR! Pengaduan Langsung
[Link]@[Link] 150 991 [Link] [Link] melalui Area Pelayanan Terpadu dan surat