0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
25 tayangan22 halaman

Pengenalan Istilah:: MVT: Movement Type (Pergerakan Barang)

Dokumen ini menjelaskan berbagai istilah dan kode transaksi (Tcode) yang digunakan dalam pengelolaan pergerakan barang, termasuk penerimaan dan pengeluaran barang, serta pembuatan laporan penyimpangan penerimaan barang (LPPB). Proses yang terlibat mencakup pembuatan Purchase Order (PO), Good Receive (GR), Good Issue (GI), dan monitoring stock melalui berbagai Tcode. Selain itu, terdapat prosedur untuk menangani barang yang rusak atau expired dan melakukan write-off.

Diunggah oleh

John Theo
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
25 tayangan22 halaman

Pengenalan Istilah:: MVT: Movement Type (Pergerakan Barang)

Dokumen ini menjelaskan berbagai istilah dan kode transaksi (Tcode) yang digunakan dalam pengelolaan pergerakan barang, termasuk penerimaan dan pengeluaran barang, serta pembuatan laporan penyimpangan penerimaan barang (LPPB). Proses yang terlibat mencakup pembuatan Purchase Order (PO), Good Receive (GR), Good Issue (GI), dan monitoring stock melalui berbagai Tcode. Selain itu, terdapat prosedur untuk menangani barang yang rusak atau expired dan melakukan write-off.

Diunggah oleh

John Theo
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Pengenalan istilah :

MVT : Movement Type ( Pergerakan Barang )


 251 : Penjualan
 101 : GR ( Good Receive ) / ( penerimaan barang )
 941 : Waste
 942 : Cancel Waste
 201 : In Use
 201Q : In Use Asset
 451 : GI ( Good Issue ) / ( pengeluaran barang )
 701 : Barang plus SO
 702 : Barang Minus SO

Sloc / Storage Location ( penyimpanan Barang )


 1000 : Barang Store / barang manchendise
 1001 : Barang Rusak (Write off, Expired, Rusak)
 1007 : Discrepancy GR ( Selisih GR )
 1009 : Discrepancy SO (Selisih Stock Opname)

Tcode yang di gunakan Store


 ME21N : Membuat STO (stock transfer request) / Membuat PO (purchase Order)
 ME22N : Merubah STO (stock transfer request) / membuat PO (purchase Order)
 ZME2N : Cek STO (stock transfer request) / membuat PO (purchase Order)
 ZSSHIPLST : Cek pending GR
 ZSGRDISC : GR ( Good Receive) / penerimaan barang (PO, WH, Antar store)
 VL06G : Cek Pending GI (Good Issue) / pengeluaran barang
 VL02N : GI (Good Issue)
 VL71 : Print OD / Print Picking Note
 ZMI24 : Monitoring PID ( Physical inventory Document ) / Stock opname
 MI02 : Edit / delete PID ( Physical inventory Document ) / Stock opname
 MI31 : Create PID / Stock opname
 MI21 : Print PID / Stock opname
 MI04 : Input PID / Stock opname
 MI05 : Edit Input PID / Stock opname
 MI06 : Display PID / Stock opname
 ZMI20 : Display Discrepancy PID / selisih hasil SO
 MIGO : Stock Transfer / pemindahan lokasi Barang
 ZSADJUST : Custom posting ( waste, inuse, WO)
 ZSVF05N : Cek sales
 ZLATP : Cek available stock
 ZMMBE : Cek Stock per article
 ZMB52 : Cek Stock All
 ZMB5B : Cek Stock per periode
 CS03 : Display BOM / Resep per Menu
 MB51 : Cek Pergerakan Barang
 ZPDOCFLOW : Cek document
Permintaan Barang / STO :
Tcode ME21N
1. Shopping chart isi Manual special STO (WH) / Manual STO (astor)
2. Vendor isi suplying site / F001 (barang mechandise) / F008 (barang non menchandise) / kode site
toko pengirim
3. Klik Header – Text : “permintaan barang to …... kedatangan tgl ….. by ….”
4. Klik item overview
 Isi artice ( barang yang akan di order )
 Po quantity ( quantity yang akan di order )
 Pastikan UON/ satuan barang yang di order sesuai dengan kebutuhan
 Delivery date isi sesuai dengan tanggal kedatangan barang
 Save

Penerimaan Barang :
Tcode ZSGRDISC
 Penerimaan dari WH / Toko
1. Klik Outbond delivery – isi No OD
2. Execute
3. Isi header text ( receive tgl … by ,,,)
4. Isi text ( receive tgl … by ,,,)
5. Cek artice dan QTY barang yang di terima pastikan sesuai dengan barang yang diterima
6. Post
 Penerimaan dari Vendor (FM / HC)
a. Klik PO – isi No PO
b. Execute
c. Isi header text ( receive tgl … by ,,,)
d. Edit QTY sesuai dengan jumlah barang yang diterima
e. Isi text ( receive tgl … by ,,,)
f. Cek artice dan QTY barang yang di terima pastikan sesuai dengan barang yang diterima
g. Post

Note :
1. Jika qty barang Kurang, buat LPPB (Laporan Penyimpangan Penerimaan Barang), lalu GR
barang sesuai dengan Fisik.
2. Jika barang rusak, GR barang sesuai dengan Fisik. Lalu lakukan pemusnahan barang
dengan terlebih dahulu mengajuakan ADF, lalu selanjutnya memproses pemusnahan dengan
AM

Laporan Penyimpangan Penerimaan Barang / LPPB (S2 Support)


Gunakan Mozila Firefox [Link]

S2 support adalah program yg bertujuan untuk membuatkan laporan penyimpangan barang. Untuk user
ID gunakan NIK dan untuk password berupa qwerty . Hanya ada 1 user untuk 1 toko.

Ini adalah tampilan awal ketika log ini, hampir sama dengan Chatime Inventory
Langkah pembuatn LPPB sebagai berikut :

a. Pilih Transaction → LPPB – DO


b. Add New
c. Isi Kode Toko pengirim barang → enter
d. Tanggal Datang
e. Pembawa dan Penerima
f. Keterangan
g. no OD
h. Kode article → enter
I. qty di OD atau Surat jalan
j. qty yg menyimpang
k. qty yg diterima

Ceklis salah satunya


.
Untuk memasukkan gambar, klik Browse → attach file → add ( add jika sudah semua lengkap)
Pastikan lagi data yg diinput sudah benar, kemudian save

LPPB tidak dapat diposting oleh kita, otoritas posting hanya pada Area Manager, maka lakukan FU ke
AM untuk memposting report LPPB yg sudah kita buat.

Cek Pending GR
Tcode ZSSHIPLIST
1. isi receiving site (isi dengan kode toko penerima)
2. execute
3. Cek Barang apakah sudah di terima atau belum, jika sudah segera lakukan GR
Monitoring OD / Cek Pending GI (Good Issue)
Tcode VLO6G
1. Isi shipping Point dengan site toko Pengirim barang
2. Hapus semua tanggal
3. Execute
4. Jika Ada dan barang sudah di berikan, segera lakukan GI

Good Issue
Tcode VL02N
1. Isi No OD
2. Execute
3. Cek article, qty dan site yang meminta barang
4. Isi Sloc dengan 1000
5. Post Good Issue
Print DO / Picking Note
Tcode VL71
1. Isi output type : ZLD2 (untuk DO) / ZLD1 (untuk Picking Note)
2. sort order : 01
3. processing mode : 1 (isi angka 2 jika mau print ulang)
4. isi Delivery dengan no OD
5. Execute
6. Klik OD yang akan di print
7. Execute
8. Pilih printer yang akan di gunakan
9. Print preview
10. Print
Cek Sales
T-code ZSVF05N
1. Isi Billing Type dengan “ZFP”
2. Isi Payer Dengan Kode Site toko
3. Isi sales Organitation dengan “F100”
4. Isi distribution Chanel dengan “20”
5. Isi Divition Dengan “00”
6. Isi Selection Criteria dengan type billing yang ingin kita lihat
7. Execute

Yang dapat kita lakukan pada T-code ini adalah :


1. Cek sales di hari yg lalu
2. Memastikan Sales di SAP sama dengan di POS atau Inventory/Oracel
3. Cek sales By Type Payment
4. dll
Cek Pergerakan Barang
Tcode MB51
a. Isi Site dengan kode toko
b. isi Sloc
c. Isi Movement type dengan kode yang mau kita cek contoh Waste 941
d. Isi posting date (periode yang mau di lihat)
e. Execute

PID (Physical Inventory Document)


Langkah langkah yg harus berurut pada saat PID
1. Cek sales, jika ada yg belum naik, maka tidak dapat dilakukan PID “ZSVF05N”
2. Cek pendingan administrsi, GI atau GR barang, sebelum Created, harus done “ZSSHIPLIST ,
VL06G DAN VL02N”
3. ZMI24 – Monitoring Open PID
4. MI31 – Created PID
5. MI04 – Input fisik barang hasil Cycle Count
6. ZMI20 – result hasil PID
7. MI05 – Merubah qty hasil PID
8. MIGO – Memindahkan selisih PID

 Cek sales, jika ada yg belum naik, maka tidak dapat dilakukan PID

 Cek pendingan administrsi, GI atau GR barang, sebelum Created, harus done


 Cek menggunakan t-code zsshiplist, receiving site F toko kita, execute
 Pastikan semua barang yg fisiknya sudah diterima, sudah di GR.
 Jika pada hari itu akan datang barang, maka jangan di GR terlebih dahulu. Dan lakukan
penghitungan fisik barang yg sudah ada di toko saja
 ZMI24 – Monitoring Open PID

Monitoring Open PID dilakukan untuk menghapus Open PID sebelumnya / PID yg sudah dilakukan
sebelumnya. Karena jika akan PID, tidak boleh ada PID sebelumnya

Jika ada Open PID, harus d hapus. Jika tidak ada, lakukan created PID

Diatas adalah contoh PID yg sudah di hapus.


NO PID 100614603
Status Deleted

Diatas adalah contoh PID yang sudah di OPEN / Belum di Hapus.


NO PID 101050977
Status Counted
Cara menghapusnya, dengan :
Edit
Select All
GoTo
Change document
Klik tong sampah (Hapus) ulangi sampai dengan semua PID terhapus

 MI31 – Create PID


1. isi site (kode toko)
2. isi Sloc (1000)
3. isi Article sesuai dengan article yang akan di Stock opname
4. klik Create Document directly
5. klik Issue log
6. isi max No items/ doc dengan 200
7. klik acct to stck
8. centang unrecticted use dan incl. Artcls subj. to phys. Inv
9. centang freeze book inv. Bal.
contoh PID

 MI04 – Input fisik barang hasil Cycle Count

Setelah membuat PID, maka yg dilakukan selanjutnya adalah mengisi hasil penghitungan barang. Yg
perlu diperhatikan adalah :

- No Phys inventory Doc akan sama pada saat Created PID


- Year disesuaikan dengan tahun pembuatan PID dengan
- Lalu, klik gambar Pensil
- Isi qty sesuai dengan fisik barang yg ada di toko di Kolom Quantity.
- Jika barang tidak ada ( 0 ), maka tidak peru diisi angka, hanya klik saja di samping kolomnya.
- Barang harus dihitung semua, termasuk yg kemasannya sudah dibuka
- Klik Next Page untuk masuk PID di halaman selanjutnya

 ZMI20 – Result hasil PID

Pada T-code ini, kita akan melihat hasil PID. Selisih PID.
Masukkan NO PID, biasanya akan terisi otomatis. Artikel harap di kosongkan

Ini adalah contoh hasil penghitungan yg tadi diinput. Untuk selisih, harus kita cari. Jika selisih tidak
wajar, maka harus di bereskan pada hari itu juga, untuk menghindari pemotongan gaji karena barang
hilang.
Jika ada artikel yg salah hitung atau yg belum terhitung, maka buka t-code MI05 untuk merubah hasil
PID

 MI05 – Merubah qty hasil PID

Lalu, klik gambar Pensil


Jika QTY sudah dirubah, SAVE Kembali ke ZMI20 – result hasil PID
 MIGO – Memindahkan selisih PID
Langkah terakhir yaitu MIGO barang plus dan minus contoh :
Cup coffee panas minus 5, cup coffee dingin minus 5. makan kedua artikel tersebut harus kita migo dan
menjadi selisih barang.
Migo (step ada di bawah dengan penjelasan Write Off)
Cup Coffee Hot (minus 5)→ 1000 ke 1009
Cup Coffee Cold (plus 5) → 1009 ke 1000

Cek no PO Fresh milk atau Whiped Cream


Tcode ZME2N
Yang dapat kita lakukan pada T-code ini adalah
1. Melihat no PO Fresh Milk atau Whiped Cream
2. Melihat QTY PO untuk bulan selanjutnya
3. Melihat qty sisa PO
4. NO PO dapat dilihat dari tgl 25 ke atas
Misalkan mau cek no PO bulan Agustus, maka pada saat tgl 25 Juli, kita sudah dapat melihat NO PO
nya
1. Scop of List isi dengan Best atau ALV Document type isi dengan ZLCL
2. Site. isi dengan kode toko
3. isi article dengan article yang mau di cek
4. Document date. isi dengan periode waktu
5. klik execute
Pembuatan PO / pembelian barang
T-code ME21N

Pembuatan PO dilakukan ketika kita membeli barang yg terkena pemotongan stock raw. Setelah
dibuatkan PO, lakukan GR untuk menambah stock pada sistem. Contoh pembelian Fresh Milk,
Straw, Tapioca Flour, White Sugar dll.

- Pilih ZLCL Local PO


- Vendor Cash 1001001746 , Enter
- Purch.. Org → FF40
- Purch. Group → F02
- Company Code → F100, Enter

Step selanjutnya yaitu pengisian Artikel yg akan dibuat PO Yang harus diisi Artikel → kode
artikel barang / ENTER

 Delivery Date
 Site (Toko kita)

 isi PO Quantity sesuai dengan pembelian Lihat juga UoM nya


 Misalkan beli Straw Lokal, qty 1 packnya 300 ea Harganya 10 ribu

enter

 Lanjut ke tab conditions


 enter

Jika QTY dan Harga sudah sesuai, check. Jika semua sudah sesuai, save
Pengecekan Document
Tcode ZPDOCFLOW
 Tik PR – PO, STR – STO atau STO only sesuai kebutuhan yang akan di tracking
 Isi site dengan kode toko
 Isi STR/ STO creation date dengan periode yang akan di cek
 Isi Document type dengan ZMNB/ ZAUB
 Isi Suplying site Dengan kode toko pengirim barang
 Klik Execute

Cek MBOM/ Resep per Menu


Tcode CS03
 Isi Article yang mau di cek
 Isi site dengan kode toko
 Isi Bom Usage dengan angka 3
 Enter
Waste, Inused dan WO
T-code ZSADJUST
Yang dapat kita lakukan pada T-code ini adalah
1. Waste (pembuangan sisa produksi di akhir shift) dengan MVT 941
2. Cancel waste dengan MVT 942
3. Inuse ( Input barang non merchandise yg digunakan customer atau store dalam
kegiatan sehari hari) dengan MVT 201

Untuk melakukan Inuse dan Waste, kita hanya perlu tik Adjusment dan memasukan Movement Type
(MVT) dan isi Site dengan kode toko kita.

Waste (-)

Cancel Waste (+)


Inused

Write Off
T-code ZSADJUST

Yang kita lakukan pada WO ini adalah


• Pisahkan barang yg Expired/Rusak dari bahan yg bagus
• Ajukan ADF menggunakan S2 Support, untuk mendapat approval RM Jika ADF sudah
approved, buat BA dan lakukan pemusnahan dengan AM/LP/Auditor
• Buat Reservasi di SAP, dan email ke AM agar di Posting
• Email [Link]@[Link] dengan melampirkan BA, Foto (sebelum, saat dan
setelah barang di WO), ADF yg sudah ditarik ke excel / ods
• Jika sudah ada balesan email DONE, maka sudah beres.

Langkah penginputan pada S2 Support

- Transaction
- ADF
- Add New
Langkah penginputan pada SAP :
➢ MIGO
• T-code MIGO
• MVT 311
• 1000 – 1001

• Isi Artikelnya
• QTY yg akan di WO
• Sloc – 1000
• Site – toko
• Sloc transfer posting – 1001
• Isi Text keterangan migo
• Check
• Post

➢ ZSADJUST
• Pilih Reservation With Approval
• Execute

➢ isi tanggal Executionnya


➢ isi MVT 551
➢ isi site
➢ add new
➢ isi Header Text
➢ isi Article
➢ isi Qty
➢ isi Text
➢ SAVE

Anda mungkin juga menyukai