0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan7 halaman

Bab 7

Modul ajar ini berfokus pada pengajaran kasih sayang dalam Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk siswa kelas I. Materi mencakup pengertian Asmaulhusna, sifat Ar-Rahman dan Ar-Rahim, serta teladan kasih sayang Nabi Muhammad saw. Pembelajaran dilakukan melalui berbagai metode interaktif dan kreatif untuk menanamkan nilai kasih sayang dan empati di kalangan siswa.

Diunggah oleh

lhanapi53
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan7 halaman

Bab 7

Modul ajar ini berfokus pada pengajaran kasih sayang dalam Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk siswa kelas I. Materi mencakup pengertian Asmaulhusna, sifat Ar-Rahman dan Ar-Rahim, serta teladan kasih sayang Nabi Muhammad saw. Pembelajaran dilakukan melalui berbagai metode interaktif dan kreatif untuk menanamkan nilai kasih sayang dan empati di kalangan siswa.

Diunggah oleh

lhanapi53
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR DEEP LEARNING

MATA PELAJARAN : PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI


BAB 7 : KASIH SAYANG TERHADAP SESAMA

A. IDENTITAS MODUL
Nama Sekolah : SD Negeri 1 Montong Terep
Nama Penyusun : Raudatillah, [Link]
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Kelas / Fase / Semester : I / A / II (Genap)
Alokasi Waktu : 6 JP (3 kali pertemuan)
Tahun Pelajaran : 2025 / 2026

B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK


● Pengetahuan Awal: Peserta didik sudah memahami konsep dasar kasih sayang dari
interaksi dengan keluarga dan teman. Mereka mungkin pernah mendengar istilah
"Asmaulhusna" tetapi belum memahami maknanya secara mendalam, terutama Ar-
Rahman dan Ar-Rahim yang sering didengar dalam lafal Basmalah.
● Minat: Peserta didik tertarik pada cerita, lagu, dan kegiatan seni (mewarnai kaligrafi).
Mereka juga termotivasi oleh contoh-contoh nyata tentang kebaikan dan kepedulian.
● Latar Belakang: Peserta didik berada pada tahap egosentris namun mulai
mengembangkan empati. Menghubungkan sifat Allah dengan perilaku sehari-hari
(menyayangi teman, keluarga, hewan) akan membuat konsep ini lebih konkret bagi
mereka.
● Kebutuhan Belajar:
○ Visual: Membutuhkan gambar atau video yang menunjukkan contoh kasih sayang
(misalnya, ibu merawat anak, anak memberi makan kucing), dan kaligrafi
Asmaulhusna yang menarik.
○ Auditori: Membutuhkan penjelasan melalui cerita yang menyentuh, lagu-lagu
tentang Asmaulhusna, dan pelafalan yang jelas dari guru.
○ Kinestetik: Perlu dilibatkan dalam kegiatan bermain peran tentang saling menolong,
atau kegiatan mewarnai dan membuat karya kaligrafi sederhana.

C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN


● Jenis Pengetahuan yang Akan Dicapai:
○ Konseptual: Memahami pengertian Asmaulhusna, serta makna spesifik dari Ar-
Rahman (Maha Pengasih) dan Ar-Rahim (Maha Penyayang) beserta perbedaannya.
○ Prosedural: Meneladani sifat Ar-Rahman dan Ar-Rahim dalam perilaku sehari-hari.
● Relevansi dengan Kehidupan Nyata Peserta Didik: Materi ini secara langsung
membentuk karakter dasar peserta didik untuk menjadi pribadi yang penyayang, peduli,
dan berempati terhadap semua makhluk, yang merupakan fondasi penting dalam
interaksi sosial.
● Tingkat Kesulitan: Rendah. Konsep kasih sayang mudah dipahami anak-anak.
Tantangannya adalah membedakan cakupan Ar-Rahman (untuk semua makhluk) dan Ar-
Rahim (khusus untuk orang beriman) dengan bahasa yang sederhana.
● Struktur Materi: Dimulai dari pengenalan konsep umum (Asmaulhusna), lalu
mendalami dua sifat utama (Ar-Rahman dan Ar-Rahim), dan diakhiri dengan contoh
teladan sempurna dalam kasih sayang (Nabi Muhammad saw.).
● Integrasi Nilai dan Karakter: Menanamkan nilai inti kasih sayang, empati, kepedulian,
toleransi, dan rasa syukur atas limpahan kasih sayang Allah Swt.

D. DIMENSI PROFIL LULUSAN


● Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia:
Mengenal sifat-sifat Allah untuk meningkatkan keimanan dan meneladaninya untuk
membentuk akhlak mulia.
● Kewargaan: Mengembangkan sikap kasih sayang dan tidak membeda-bedakan teman
yang beragam suku dan latar belakang.
● Penalaran Kritis: Berpikir tentang bagaimana cara menunjukkan rasa sayang kepada
ciptaan Allah (manusia, hewan, tumbuhan).
● Kreativitas: Mengekspresikan pemahaman tentang keindahan nama Allah melalui
kegiatan mewarnai kaligrafi Ar-Rahman, Ar-Rahim, dan lafal Muhammad.
● Kolaborasi: Bekerja sama dalam kelompok untuk mendiskusikan contoh-contoh
perbuatan baik dan saling berbagi cerita.
● Kemandirian: Menunjukkan inisiatif untuk bersikap penyayang kepada anggota
keluarga dan teman tanpa harus disuruh.
● Kesehatan: Memahami bahwa lingkungan yang dipenuhi kasih sayang akan berdampak
baik bagi kesehatan mental.
● Komunikasi: Mampu menceritakan kembali contoh kasih sayang Nabi Muhammad saw.
dengan bahasa yang sederhana.
DESAIN PEMBELAJARAN

A. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)


Pada akhir Fase A, murid memiliki kemampuan sebagai berikut.
 Akidah
Memahami rukun iman, iman kepada Allah Swt., beberapa asmaulhusna, dan iman kepada
malaikat..

B. LINTAS DISIPLIN ILMU


● PPKn: Sikap tenggang rasa, toleransi, dan empati terhadap sesama.
● Seni Budaya dan Prakarya: Keterampilan motorik halus melalui kegiatan mewarnai
kaligrafi.
● Bahasa Indonesia: Kemampuan menyimak dan menceritakan kembali kisah.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN
● Pertemuan 1: Peserta didik mampu menjelaskan pengertian Asmaulhusna dan makna
Ar-Rahman (Maha Pengasih) serta contohnya dengan benar. (2 JP)
● Pertemuan 2: Peserta didik mampu menjelaskan makna Ar-Rahim (Maha Penyayang)
dan cara meneladaninya dalam keluarga dengan tepat. (2 JP)
● Pertemuan 3: Peserta didik mampu menyebutkan contoh kasih sayang Nabi Muhammad
saw. dan meneladaninya terhadap sesama dengan benar. (2 JP)

D. INDIKATOR KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN


1. Menjelaskan Asmaulhusna sebagai nama-nama Allah yang baik.
2. Menyebutkan arti Ar-Rahman dan Ar-Rahim.
3. Memberikan contoh kasih sayang Allah kepada semua makhluk (Ar-Rahman).
4. Memberikan contoh cara menyayangi keluarga (meneladani Ar-Rahim).
5. Menceritakan satu contoh kasih sayang Nabi Muhammad saw.
6. Menunjukkan sikap saling mengasihi dan menyayangi teman.

E. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL


Mengamati interaksi penuh kasih sayang di lingkungan sekitar: ibu yang merawat anaknya,
teman yang berbagi bekal, atau orang yang memberi makan hewan liar.

F. KERANGKA PEMBELAJARAN
PRAKTIK PEDAGOGIK
● Model Pembelajaran: Pembelajaran Berbasis Cerita (Story-based Learning) dan
Kooperatif.
● Pendekatan: Deep Learning (Mindful, Meaningful, Joyful Learning)
○ Mindful Learning: Mengajak siswa merenungkan betapa besar kasih sayang Allah
yang mereka terima setiap hari (udara untuk bernapas, makanan, keluarga).
○ Meaningful Learning: Siswa memahami bahwa belajar Asmaulhusna bertujuan
agar mereka bisa meneladani sifat-sifat mulia tersebut dalam kehidupan.
○ Joyful Learning: Menggunakan lagu, permainan peran, dan kegiatan mewarnai
yang menyenangkan untuk menanamkan konsep kasih sayang.
● Metode Pembelajaran: Bercerita, bernyanyi, diskusi, tanya jawab, penugasan kreatif
(mewarnai).
● Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi:
○ Diferensiasi Konten: Menyajikan materi melalui cerita lisan guru, gambar-gambar
ilustratif, dan video pendek.
○ Diferensiasi Proses: Siswa bisa berdiskusi dalam kelompok, bermain peran, atau
bekerja secara individu saat mewarnai.
○ Diferensiasi Produk: Pemahaman siswa bisa dinilai dari jawaban lisan, cerita yang
disampaikan, hasil karya kaligrafi, atau perilaku yang teramati.
KEMITRAAN PEMBELAJARAN
● Lingkungan Sekolah: Mengajak seluruh warga sekolah (guru, staf) untuk menjadi
teladan dalam bersikap ramah dan penyayang.
● Lingkungan Luar Sekolah/Masyarakat: Menugaskan siswa untuk melakukan satu
kebaikan kecil di rumah (misal: memeluk ibu dan berterima kasih) sebagai praktik kasih
sayang.
● Mitra Digital: Mencari dan memilah video lagu Asmaulhusna atau kisah Nabi
Muhammad yang ramah anak.
LINGKUNGAN BELAJAR
● Ruang Fisik:
○ Menempel kaligrafi Ar-Rahman dan Ar-Rahim di dinding kelas.
○ Memajang hasil karya mewarnai kaligrafi siswa.
● Ruang Virtual:
○ Menayangkan gambar-gambar yang menunjukkan kasih sayang di alam (induk
burung menyuapi anaknya, dll).
● Budaya Belajar:
○ Membangun iklim kelas yang positif, di mana siswa merasa aman, dihargai, dan
disayangi.
○ Membiasakan kata-kata positif seperti "tolong", "terima kasih", dan "maaf".
PEMANFAATAN DIGITAL
● Proyektor dan speaker untuk menayangkan video dan memutar lagu.

G. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI


PERTEMUAN 1 (2 JP : 70 MENIT)
Topik: Mengenal Asmaulhusna dan Ar-Rahman
KEGIATAN PENDAHULUAN (10 MENIT)
● Pembukaan: Salam, doa, dan menanyakan kabar siswa dengan hangat.
● Apersepsi (Joyful): Memulai dengan melafalkan "Bismillahirrahmanirrahim" bersama-
sama, lalu bertanya, "Ada yang tahu arti Ar-Rahman?".
● Motivasi (Meaningful): Guru menjelaskan bahwa Allah punya banyak nama yang
indah, dan dengan mengenal nama-nama itu, kita akan semakin sayang kepada Allah.
● Penyampaian Tujuan: Hari ini kita akan belajar tentang Asmaulhusna dan salah satu
namanya yang paling hebat, yaitu Ar-Rahman.
KEGIATAN INTI (50 MENIT)
● Penjelasan Konsep: Guru menjelaskan bahwa Asmaulhusna adalah nama-nama Allah
yang baik dan berjumlah 99.
● Bercerita tentang Ar-Rahman: Guru menjelaskan Ar-Rahman artinya Maha Pengasih.
Kasih Allah diberikan kepada semua makhluk tanpa pilih kasih. Guru memberikan
contoh: manusia, hewan, tumbuhan, anak baik, bahkan orang yang belum baik pun diberi
udara untuk bernapas dan rezeki oleh Allah.
● Diskusi Kelompok: Siswa dalam kelompok kecil diminta menyebutkan contoh lain
bukti kasih sayang Allah yang mereka lihat (hujan, buah-buahan, dll).
● Pembelajaran Berdiferensiasi (Produk): Siswa yang visual bisa mewarnai kaligrafi
Ar-Rahman, siswa yang auditori bisa mencoba menghafal artinya.
KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)
● Refleksi: "Apa arti Ar-Rahman?", "Siapa saja yang diberi kasih sayang oleh Allah?".
● Rangkuman: Allah Maha Pengasih (Ar-Rahman), menyayangi semua ciptaan-Nya.
● Tindak Lanjut: Mengajak siswa untuk mengamati satu hal di rumah yang merupakan
bukti kasih sayang Allah.
● Penutup: Hamdalah dan doa.

PERTEMUAN 2 (2 JP : 70 MENIT)
Topik: Ar-Rahim dan Kasih Sayang di Keluarga
KEGIATAN PENDAHULUAN (10 MENIT)
● Pembukaan: Salam dan doa.
● Review: Mengingat kembali arti Ar-Rahman.
● Apersepsi (Meaningful): Guru bertanya, "Selain Maha Pengasih, Allah juga Maha
Penyayang. Sayang-Nya ini sangat spesial. Untuk siapa ya?".
● Penyampaian Tujuan: Hari ini kita akan belajar tentang Ar-Rahim (Maha Penyayang)
dan cara meneladaninya di rumah.
KEGIATAN INTI (50 MENIT)
● Penjelasan Konsep: Guru menjelaskan Ar-Rahim artinya Maha Penyayang. Sayang
yang ini khusus diberikan Allah kepada orang-orang yang beriman dan taat (nanti di
surga).
● Diskusi Kontekstual: Guru mengaitkan dengan kehidupan siswa. "Bagaimana cara kita
meneladani sifat Ar-Rahim?". Jawaban diarahkan pada menyayangi orang-orang
terdekat, yaitu keluarga. Contoh: membantu ibu, menghormati ayah, bermain dengan
adik/kakak.
● Bermain Peran (Kinestetik): Beberapa siswa diminta mempraktikkan cara
menunjukkan sayang kepada orang tua (misalnya, berpamitan sambil salim) atau kepada
adik (berbagi mainan).
● Pembelajaran Berdiferensiasi (Proses): Siswa bisa memilih untuk bercerita tentang
cara mereka menyayangi keluarga atau menggambar aktivitas bersama keluarga.
KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)
● Refleksi: "Apa arti Ar-Rahim?", "Bagaimana cara menyayangi ayah dan ibu?".
● Penguatan: Guru menekankan pentingnya menyayangi keluarga sebagai cerminan
meneladani sifat Allah, Ar-Rahim.
● Tindak Lanjut: Memberikan tugas "Misi Kebaikan": Lakukan satu hal yang membuat
orang tuamu tersenyum hari ini.
● Penutup: Hamdalah dan doa.

PERTEMUAN 3 (2 JP : 70 MENIT)
Topik: Kasih Sayang Nabi Muhammad saw.
KEGIATAN PENDAHULUAN (10 MENIT)
● Pembukaan: Salam dan doa.
● Review: Bertanya siapa yang sudah menjalankan "Misi Kebaikan" kemarin.
● Apersepsi (Meaningful): Guru berkata, "Kita sudah belajar sifat Pengasih dan
Penyayang Allah. Ada satu manusia yang sifatnya paling mirip dengan itu. Dialah
panutan kita. Siapakah dia?". (Mengarahkan ke Nabi Muhammad saw.).
● Penyampaian Tujuan: Hari ini kita akan mendengarkan kisah tentang betapa sayangnya
Nabi Muhammad kepada semua orang.
KEGIATAN INTI (50 MENIT)
● Bercerita (Storytelling): Guru menceritakan kisah kasih sayang Nabi Muhammad saw.
dengan ekspresif. Misalnya, kisah beliau yang selalu menyuapi pengemis Yahudi buta
yang selalu menghinanya.
● Tanya Jawab (Mindful): Setelah bercerita, guru bertanya, "Apa yang kalian rasakan
setelah mendengar cerita tadi?", "Apa yang bisa kita contoh dari Nabi Muhammad?".
● Bernyanyi (Joyful): Mengajak siswa menyanyikan lagu "Sayang Allah" (Nada: Balonku
Ada Lima) atau lagu lain yang relevan.
● Pembelajaran Berdiferensiasi (Produk): Siswa mewarnai kaligrafi lafal "Muhammad".
KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)
● Refleksi: "Siapakah teladan kita dalam hal kasih sayang?".
● Penguatan: Guru menegaskan bahwa sebagai umat Nabi Muhammad, kita harus
berusaha mencontoh akhlaknya yang penuh kasih sayang kepada sesama.
● Tekadku: Mengajak siswa berikrar, "Aku akan menyayangi semua temanku".
● Penutup: Hamdalah dan doa.

H. ASESMEN PEMBELAJARAN
ASESMEN DIAGNOSTIK
● Tanya Jawab: Di awal bab, bertanya, "Siapa yang menciptakan kita? Apakah Dia
sayang pada kita? Apa buktinya?".
ASESMEN FORMATIF
● Tanya Jawab: "Apa bedanya Ar-Rahman dan Ar-Rahim?", "Bagaimana cara Nabi
Muhammad menunjukkan kasih sayangnya?".
● Observasi: Mengamati sikap siswa saat berinteraksi dengan temannya, apakah sudah
menunjukkan sikap saling peduli.
● Produk (Proses):
○ Keaktifan dalam diskusi kelompok.
○ Hasil karya mewarnai kaligrafi.
ASESMEN SUMATIF
● Tes Lisan:
○ Siswa diminta menjelaskan arti Ar-Rahman dan Ar-Rahim dengan bahasanya
sendiri.
○ Siswa diminta menceritakan kembali satu contoh perilaku kasih sayang yang bisa
diteladani.
● Praktik (Kinerja):
○ Penilaian melalui observasi sikap siswa selama seminggu terkait penerapan nilai
kasih sayang di kelas.

Mengetahui, ..........., ......................... 20..


Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

HJ. BAIQ JANARIAH, [Link] RAUDATILLAH, [Link]


NIP. 197201011999022001 NIP. -

Anda mungkin juga menyukai