PROGRAM SUPERVISI KINERJA GURU
MA HIDAYATUL MUTA’ALLIMIN
TAHUN PELAJARAN 2022/2023
Oleh
MOH. TAQWIMUDDIN,[Link].I
KEMENTRIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA
KANTOR KEMENTRIAN AGAMA KABUPATEN KEDIRI
MA HIDAYATUL MUTA’ALLIMIN
Jl. KH. Hasyim Asy’ary RT 006 RW 002 Sumbercangkring Gurah
Kediri
2022
KATA PENGANTAR
Alhamdulillah Puji syukur Kehadirat Tuhan yang telah melimpahkan kekuatan dan
kesempatan kepada kami sehingga program supervisi kinerja guru MA Hidayatul Muta’allimin
dapat tersusun. Program supervisi kinerja guru ini akan dijadikan sebagai acuan dalam
melaksanakan kegiatan supervisi yang dilakukan oleh kepala madrasah kepada kinerja guru di
MA Hidayatul Muta’allimin pada tahun ajaran 2022/2023.
Sesuai dengan kompetensinya bahwa kepala sekolah berkewajiban melaksanakan supervisi
terhadap kinerja guru sesuai dengan Permendikbud nomor 6 tahun 2018 yaitu kepala sekolah
mempunyai tugas manajerial, supervisi guru dan tenaga kependidikan serta kewirausahaan.
Untuk itu, program supervisi kepada tenaga kependidikan ini di susun.
Terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, terutama pengawas pembina yang telah
memberikan masukan terkait penyelesaian program ini.
Kediri, Juli 2022
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Pelaksanaan PKG
Guru merupakan elemen kunci dalam sistem pendidikan, khususnya di madrasah.
Komponen lainnya, mulai dari kurikulum, sarana-prasarana, biaya, dan sebagainya
tidak akan banyak berarti apabila esensi pembelajaran yaitu interaksi guru dengan
peserta didik tidak berkualitas. Semua komponen tersebut, terutama kurikulum akan
“hidup” apabila dilaksanakan oleh guru yang berkualitas, guru yang profesional.
Begitu pentingnya peran guru dalam mentransformasikan input-input pendidikan,
sampai-sampai banyak pakar menyatakan bahwa di madrasah tidak akan ada perubahan
atau peningkatan kualitas tanpa adanya perubahan dan peningkatan kualitas guru.
Sayangnya, dalam kultur masyarakat Indonesia sampai saat ini pekerjaan guru masih
cukup tertutup. Bahkan atasan guru seperti kepala madrasah dan pengawas sekali
pun tidak mudah untuk mendapatkan data dan mengamati realitas keseharian
performance guru di hadapan siswa. Memang program kunjungan kelas atau supervisi
oleh kepala madrasah atau pengawas, tidak mungkin ditolak oleh guru. Akan tetapi tidak
jarang terjadi guru berusaha menampakkan kinerja terbaiknya baik pada aspek perencanaan
maupun pelaksanaan pembelajaran hanya pada saat dikunjungi dan event penilaian tertentu.
Selanjutnya ia akan kembali bekerja seperti sediakala, kadang tanpa persiapan yang
matang serta tanpa semangat dan antusiasme yang tinggi.
Kinerja guru mempunyai spesifikasi/kriteria tertentu. Kinerja guru dapat dilihat
dan diukur berdasarkan kompetensi yang harus dimiliki oleh setiap guru. Berdasarkan
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2007
tentang Standar Kualifik Akademik dan Kompetensi Guru dijelaskan bahwa Standar
Kompetensi Guru dikembangkan secara utuh dari 4 kompetensi utama, yaitu: (1)
kompetensi pedagogik, (2) kepribadian, (3) sosial, dan (4) profesional. Penerapan
keempat kompetensi tersebut terintegrasi dalam kinerja guru, dan biasanya dijadikan tolak
ukur guru profesional.
Keempat kompetensi tersebut jika dilaksanakan dengan baik akan bermuara pada
kualitas pembelajaran di kelas. Seberapa baik derajat keterlaksanaan keempat
kompetensi tersebut dapat diukur melalui penilaian kinerja guru (PKG). Berdasarkan latar
belakang di atas, maka penilaian kinerja guru merupakan suatu hal yang perlu mendapat
perhatian serius dari kepala madrasah dan pengawas madrasah.
Kegiatan PKG hendaknya diawali melalui PKG Formatif yang dilaksanakan
oleh masing masing Guru untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan dirinya sebagai
bahan untuk melaksanakan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB).
Sedangkan Kegiatan PKG Sumatif Penilaiannya harus dilakukan oleh penilai yang
hasilnya akan dijadikan sebagai Nilai Kinerja Guru yang akan dikomulatifkan dengan
hasil penilaian perilaku kerja untuk memperoleh Penilaian Prestasi Kinerja Pegawai
(PPKP).
B. Dasar Hukum Penialain Kinerja Guru
1. Undang Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
2. Undang Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru danDosen. 3. Peraturan
Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar
Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru.
3. PP Nomor 19 Tahun2017 Tentang Perubahan PP No 74 Tahun 2008Tentang
Guru
4. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 27 Tahun 2008 tentang Standar
Kualifikasi Akademik dan KompetensiKonselor.
5. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi
Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan
AngkaKreditnya.
6. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 28 Tahun 2010 tentang
Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah/Madrasah.
7. Peraturan Bersama Menteri Pendidikan Nasional dan Kepala Badan Kepegawaian
Negara Nomor 03/V/PB/2010 dan Nomor 14 Tahun 2010 tentang Petunjuk
Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya.
8. Peraturan Negara Pendidikan Nasional Nomor: 35 Tahun 2010 tentang Petunjuk
Teknis Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya.
9. KMA No. 2 Tahun 2012 jo KMA No 31 Tahun 2013 tentang
10. Perubahan KMA No. 2 Tahun 2012 tentang Pengawas Madrasah dan Pengawas
Pendidikan Islam Pada Madrasah
11. KMA Nomor 493 Tahun 2003 Tentang Pembuatan DP3 PNS di Lingkungan
Kementerian Agama.
C. Tujuan Penilaian Kinerja Guru
Penilaian Kinerja Guru dengan tujuan sebagai berikut:
1) untuk mengidentifikasi kemampuan guru dalam melaksanakan tugasnya
melalui pengukuran penguasaan kompetensi yang ditunjukkan dalam unjuk
kerjanya.
2) Untuk menilai kemampuan guru dalam menerapkan semua kompetensi dan
keterampilan yang diperlukan pada proses pembelajaran, pembimbingan, atau
pelaksanaan tugas tambahan yang relevan dengan fungsi madrasah.
3) Untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan dirinya sebagai analisis kebutuhan
atau audit keterampilan untuk setiap guru, yang dapat dipergunakan sebagai basis
untuk merencanakan PKB.
4) Untuk menghitung angka kredit yang diperoleh guru atas kinerja pembelajaran,
pembimbingan, atau pelaksanaan tugas tambahan yang relevan dengan fungsi
madrasah yang dilakukannya pada tahun tersebut.
5) Untuk penentuan performance Kinerja yang digabungkan dengan Penilaian
Perilaku Kerja yang dibuktikan dengan Penilaian Prestasi Kinerja Pegawai
(PPKP).
BAB II
MEKANISME PELAKSANAAN PENILAIAN KINERJA GURU
A. Instrumen PKG
Terdapat berbagai model instrumen yang dapat dipakai dalam penilaian kinerja
guru. Namun demikian, ada dua model yang paling sesuai dan dapat digunakan sebagai
instrumen utama, yaitu skala penilaian dan (lembar) observasi.
1) Skala penilaian mengukur penampilan atau perilaku orang lain (individu) melalui
pernyataan perilaku dalam suatu kontinum atau kategori yang memiliki makna
atau nilai. Kategori dibuat dalam bentuk rentangan mulai dari yang tertinggi
sampai terrendah. Rentangan ini dapat disimbolkan melalui huruf (A, B, C, D)
atau angka (4, 3, 2, 1), atau berupa kata-kata, mulai dari tinggi, sedang, kurang,
rendah, dan sebagainya.
2) Observasi merupakan cara mengumpulkan data yang biasa digunakan untuk
mengukur tingkah laku individu ataupun proses terjadinya suatu kegiatan yang
dapat diamati baik dalam situasi yang alami (sebenarnya) maupun situasi buatan.
Tingkah laku guru dalam mengajar, merupakan hal yang paling cocok dinilai
dengan observasi. Tentu saja penilai harus terlebih dahulu mempersiapkan
lembaran-lembaran yang berisi aspek-aspek yang hendak dinilai. Dalam lembaran
tersebut terdapat kolom di sebelah aspek yang hendak dinilai, di mana penilai
dapat memberikan catatan atau penilaian mengenai kuantitas dan/atau kualitas
aspek yang dinilai. Penilaian dapat diberikan dalam bentuk tanda cek (√).
Lembar penilaian observasi juga dapat dibuat dalam bentuk yang tidak
terstruktur. Maksudnya penilai (observer) tidak memberikan tanda cek, (√)
namun menuliskan catatan mengenai kondisi aspek yang diamati. Hal ini
biasanya dilakukan apabila hal-hal yang diamati memang belum dapat dipastikan
seperti apa dan bagaimana kemunculannya. Sebagai contoh, penilaian terhadap
kemampuan seorang guru baru dalam mengelola kelas. Meskipun kisi-kisi
pengelolaan kelas telah jelas, akan tetapi bisa saja guru baru yang dinilai tersebut
memunculkan perilaku yang tidak terprediksi dalam menghadapi para siswa di
kelas. Hal ini dilakukan terutama bila penilai menggunakan pendekatan
kualitatif.
B. Alur Pelaksanaan PKG
Kinerja guru berkaitan dengan motivasi dan abilitas guru yang bermuara pada
kemampuan guru. Hubungan alur kinerja, motivasi, dan abilitas guru dapat
digambarkan sebagai berikut:
Gambar 2.1 Alur Pelaksanaan PKG
C. Jadwal Kegiatan PKG
Adapun jadwal terselenggaranya penilaian kinerja guru pda MA Hidayatul Muta’allimin
adalah sebagai berikut:
Jadwal Pemantauan (Supervisi) Proses Pembelajaran
No Penilai Nama Mata Waktu Supervisi
. Pelajaran
Ekonomi 13 Februari 2023
Moh. Taqwimmudin, [Link] Kimia 13 Februari 2023
Lestari Puji Rahayu, [Link]
Matematika 15 Februari 2023
Sosiologi 15 Februari 2023
SKI 13 Februari 2023
Sejarah 15 Februari 2023
1 Indonesia
Yuweni Sri WIjayanti, [Link]
Prakarya 18 Februari 2023
Geografi 15 Februari 2023
Sejarah 13 Februari 2023
PKn 20 Februari 2023
Anifa Noor Al Badri, [Link] BI 14 Februari 2023
QH 16 Februari 2023
Afifatul Husna Kukuh Seni Budaya 18 Februari 2023
Yuweni Sri Wijayanti, [Link] Amrulloh,[Link]
Khozainul Zuhroh,[Link] B. Inggris 21 Februari 2023
Luayyi Ahmad Azizi, S.H Fikih 21 Februari 2023
2
Nur Sholihah Zahro’ul [Link] 18 februari 2023
Isti’anah
Siti Badriyah,[Link] Akuntansi 22 Februari 2023
Suyanto AA 22 februari 2023
Tabel 2.1 Jadwal Kegiatan PKG
BAB III
PENUTUP
Demikian program kegiatan Penilaian Kinerja Guru Tahun 2022 ini disusun
sebagai bentuk implementasi regulasi pemerintah dan ikhtiar peningkatan kualitas mutu
pendidikan berbasis penguatan kompetensi guru. Di sisi lain kegiatan ini untuk
meningkatkan kompetensi supervisi dan penilaian pengawas terhadap madrasah dan guru
sesuai tugas dan fungsi pengawas madrasah, yang pada muaranya berkontribusi terhadap
peningkatan mutu madrasah di Kabupaten Kediri. Semoga Allah Subhanahu Wataala
senantiasa membimbing kita dalam melaksanakan berbagai aktivitas.
Lampiran-lampiran
SUPERVISI PENILAIAN PROSES BELAJAR MENGAJAR
Nama Guru :
Mata Pelajaran :
Hari/ Tanggal supervisi :
Aspek yang dinilai dan cara penilaian Bobot Nilai Keterangan
A. Perangkat Pembelajaran
a. Memiliki Kalender Pendidikan 2
b. Menyusun Program Tahunan 4
c. Menyusun Program Semester 4
d. Membuat Silabus 4
e. Membuat Rencana Pelaksanaan 6
Pembelajaran
Jumlah
B. Kelengkapan Skenario Pembelajaran
a. Identitas Lengkap 2
b. Tercantum SK, KD, Indikator, dan materi 2
pokok
c. Berisi pengalaman bekerja/ langkah 2
mengajar, sumber/ bahan/ media belajar
d. Ada penilaian yang terdiri dari bentuk 2
instrumen, dan contoh instrumen
e. Ada kunci jawaban dan uraian tugas 2
berikutnya
Jumlah
C. Kegiatan Belajar Mengajar
a. Kegiatan guru memberikan motivasi kepada 2
siswa tercantum di RPP
b. Motivasi berupa contoh dan pertanyan yang 2
sifatnya menggali kompetensi
c. Dalam motivasi dikemukakan kompetensi 2
yang akan dicapai dalam kegiatan
pembelajran
d. Dalam motivasi ditemukan life skill yang 4
dimiliki dan manfaatnya dalam kehidupan
Jumlah
II. Kegiatan Inti
A. Dalam Bentuk Klasikal
a. Guru memasuki kegiatan ini 2
berkesinambungan dengan motivasi yang
disampaikan
b. Kegiatan inti berpusat pada guru 2
c. Kegiatan inti melibatkan siswa untuk 5
menemukan konsep
d. Kegiatan Inti sesuai dengan SK, KD, 5
Indikator yang ingin dicapai dan materi
Pelajaran
e. Guru memberikan tugas lantujutan kepada 6
siswa sesuaai dengan SK, KD dan Indikator
Jumlah
B. Dalam bentuk diskusi/ kerja kelompok
a. Guru mengatur pembagian kelompok 2
b. Kegiatan diskusi/kerja kelompok mendapat 2
10 respon positif dari siswa
c. Anggota tiap kelompok berpartisipasi aktif 5
dalam diskusi / kerja kelompok
d. Kegiatan diskusi/kerja kelompok dilanjutkan 5
dengan diskusi kelas
e. Guru mengunakan lembar penilaian 6
diskusi/kerja kelompok
Jumlah
III. Sumber/ Bahan/ Media
a. Sumber/Bahan/Media yang digunakan Sesuai 2
Dengan SK, KD, dan Indikator
b. Bahan/Media yang disediakan sesuai dengan 2
kebutuhan materi pokok pembelajaran
c. Menggunakan bahan yang otentik dan yang 2
ada di Sekeliling Siswa
d. Bahan yang digunakan mendorong siswa dan 4
melakukan pengamatan/ bertanya/
mengumpulkan data menarik kesimpulan
IV. Penilaian
a. Penilaian dilakukan sesuai dengan jenis 2
b. Penilaiian relevan dengan kopetensi dan 2
indikatornya
c. Penilaian hanya mengarah pada ranah 2
d. Penilaian mengarah juga pada ranah afektif 4
dan psikomotor
Jumlah
V. Penutup
A. Dalam Bentuk Klasikal
a. Kegiatan pembelajaran sesuai dengan waktu 2
Yang direncanakan
b. Inti/ kesimpulan kbm disimpulkan oleh guru 2
c. Inti / kesimpulan kbm disimpulkan oleh 2
siswa
d. Kbm dilakukan dengan menggunakan prinsip 4
pakem
Jumlah
B. Dalam bentuk diskusi/ kerja kelompok
a. Setiap kelompok menyampaikan hasil diskusi 2
/ kerja kelompok di depan kelas
b. Hasil diskusi kelompok mendapat respon 2
positif/ negatif dari kelompok lain
c. Kesimpulan hasil diskusi / kerja kelompok 2
dilakukan oleh guru
d. Kesimpulan hasil diskusi/ kerja kelompok 4
dilakukan oleh siswa dengan bimbingan guru
Jumlah
Jumlah Total
Keterangan: Jumlah Nilai ideal = 90
Jumlah nilai total
Hasil Penilaian= x 100
Jumlah nilai ideal
Hasil Penilaian=… … … … … x 100=… … … … … .
Katagori Penilaian
90 s/d 100 = Sangat Baik Sekali
80 s/d 89 = Baik Sekali
60 s/d 79 = Baik
50 s/d 69 = Cukup
40 s/d 49 = Kurang
< 40 = Kurang Sekali
Komentar / Saran
............................................................................................................................................................
...............
Kediri, .................................2023
Mengetahui,
Kepala Madrasah Guru
Moh. Taqwimmudin, [Link].I
DAFTAR PERTANYAAN WAWANCARA
No. Pertanyaan Jawaban
1. Bagaimana pendapat saudara setelah menyajikan
pelajaran ini?
2. Apakah proses pembelajan sudah sesuai dengan
yang direncaanakan?
3. Dapatkah saudara menceritakan hal-hal yang
dirasakan dalam proses pembelajaran?
4. Bagaimana perkiraan saudara mengenai
ketercapaian tujuan pembelajarannya?
5. Apa yang menjadi kesulitan siswa?
6. Apa yang menjadi kesulitan saudara?
7. Adakah alternatif lain untuk mengatasi kesulitan
saudara?
8. Boleh dan berkenankah saudara jika saya memberi
masukan?
9. Marilah bersama-sama kita identifikasi hal-hal
yang telah mantap dan yang perlu peningkatan,
berdasarkan kegiatan yang baru saja saudara
lakukan dan pengamatan saya
10. Dengan demikian apa yang akan saudara lakukan
untuk pertemuan berikutnya?
Kesan umum :
Saran :
Kediri,....................................2023
Kepala Madrasah
Moh. Taqwimmudin, [Link].I