Modul Ajar Informatika
Modul Ajar Informatika
Alokasi
No Materi Pokok Alur Tujuan Pembelajaran
Waktu (JP)
1 Bab 1 : Informatika dan 1. Peserta didik mampu 4
Keterampilan Generik menjelaskan pengertian
informatika, bidang-
bidang pengetahuan di
dalamnya, serta
pentingnya belajar
informatika sebagai
bekal masa depan yang
terintegrasi dengan
Profil Pelajar Pancasila.
2. Peserta didik mampu
menerapkan
keterampilan generik
untuk berkolaborasi,
merencanakan pekerjaan
dalam kelompok, dan
memahami cara
mengomunikasikan hasil
kerja secara efektif.
2 Bab 2 : Berpikir 1. Peserta didik mampu 8
Komputasional menerapkan konsep
algoritma dan
pengenalan pola untuk
menyelesaikan masalah
dengan aturan dan
urutan tertentu.
2. Peserta didik mampu
menerapkan konsep
optimasi penjadwalan
untuk menemukan
solusi paling efisien
dalam mengelola
sumber daya yang
terbatas.
3. Peserta didik mampu
menerapkan konsep
struktur data untuk
menyusun informasi
yang memiliki
keterurutan dan
dependensi.
4. Peserta didik mampu
menerapkan konsep
representasi data biner
(ya/tidak) untuk
menginterpretasikan dan
menyajikan informasi.
3 Bab 3 : Teknologi 1. Peserta didik mampu 10
Informasi dan Komunikasi mengenali berbagai
objek pada antarmuka
pengguna grafis (GUI)
serta mampu mengelola
folder dan file.
2. Peserta didik mampu
menggunakan peramban
dan mesin pencari untuk
menemukan informasi
yang relevan dan
kredibel.
3. Peserta didik mampu
membuat, mengirim,
dan membalas surel
dengan memperhatikan
etika komunikasi digital.
4. Peserta didik mampu
menggunakan aplikasi
pengolah kata untuk
membuat dokumen
sederhana.
5. Peserta didik mampu
menggunakan aplikasi
presentasi untuk
membuat beberapa slide
sederhana.
4 Bab 4 : Sistem Komputer 1. Peserta didik mampu 10
mengidentifikasi dan
mengkategorikan
berbagai jenis perangkat
keras (hardware)
berdasarkan fungsinya.
2. Peserta didik mampu
menjelaskan perbedaan
dan fungsi dari
perangkat lunak
(software) sistem
operasi dan aplikasi.
3. Peserta didik mampu
menjelaskan cara
interaksi antarperangkat
dan menganalisis
manfaat teknologi.
4. Peserta didik mampu
menganalisis
permasalahan sederhana
pada perangkat keras
dan memilih spesifikasi
komputer.
5. Peserta didik mampu
memahami konsep dasar
sistem bilangan biner
dan mengonversi
bilangan desimal ke
biner.
5 Bab 5 : Jaringan Komputer 1. Peserta didik mampu 4
dan Internet menjelaskan konsep
dasar jaringan komputer
dan internet, serta
mendemonstrasikan cara
menghubungkan
perangkat ke internet.
2. Peserta didik mampu
menjelaskan pentingnya
proteksi data dan
mempraktikkan cara
kerja enkripsi sederhana.
6 Evaluasi Akhir Semester 1. Peserta didik mampu 2
Ganjil menunjukkan
penguasaan kompetensi
pada Bab 1–5 melalui
asesmen tertulis dan
praktik sederhana secara
mandiri dan
bertanggung jawab.
7 Bab 6 : Analisis Data 1. Peserta didik mampu 8
menjelaskan konsep
data, analisis data, dan
mengenali antarmuka
aplikasi pengolah
lembar kerja.
2. Peserta didik mampu
menggunakan formula
dan fungsi dasar (SUM,
AVERAGE, MAX,
MIN) untuk mengolah
data.
3. Peserta didik mampu
menggunakan fungsi
logika (IF) dan fitur
pengolahan data
lanjutan (Sort dan
Filter).
4. Peserta didik mampu
menerapkan
keterampilan analisis
data untuk
menyelesaikan studi
kasus sederhana.
8 Bab 7 : Algoritma dan 1. Peserta didik mampu 8
Pemrograman menjelaskan konsep
dasar pemrograman dan
mengenali antarmuka
Scratch.
2. Peserta didik mampu
menggunakan blok-blok
dasar untuk membuat
animasi sederhana.
3. Peserta didik mampu
menerapkan blok event
(kejadian) dan kontrol
(perulangan) untuk
membuat program
interaktif.
4. Peserta didik mampu
menerapkan konsep
algoritma dalam
aktivitas unplugged dan
menyelesaikan proyek
mini.
9 Bab 8 : Dampak Sosial 1. Peserta didik mampu 6
Informatika menjelaskan
perkembangan TIK serta
menganalisis dampak
positif dan negatifnya.
2. Peserta didik mampu
menjelaskan konsep
kolaborasi maya dan
media sosial, serta
menerapkan etika yang
baik.
3. Peserta didik mampu
mengidentifikasi
informasi pribadi dan
memahami pentingnya
hukum privasi.
10 Bab 9 : Praktika Lintas 1. Peserta didik mampu 8
Bidang Informatika menjelaskan konsep
artefak komputasional
dan cara kerja Makey
Makey.
2. Peserta didik mampu
merakit sirkuit
sederhana menggunakan
Makey Makey dan
material konduktif.
3. Peserta didik mampu
merancang dan
mengembangkan proyek
alat musik sederhana.
4. Peserta didik mampu
mempresentasikan hasil
karyanya dan
menerapkan pemikiran
strategis.
11 Evaluasi Akhir Semester 1. Peserta didik mampu 2
Genap menunjukkan
penguasaan kompetensi
pada Bab 6–9 melalui
asesmen tertulis dan
praktik sederhana secara
mandiri dan
bertanggung jawab.
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Peserta didik mampu menjelaskan pengertian ilmu nahwu secara
bahasa dan istilah dengan benar
2. Peserta didik mampu mengidentifikasi serta membedakan jenis
kata dalam bahasa Arab berdasarkan ciri-cirinya, dan menyusun
kalimat sederhana sesuai kaidah dasar nahwu.
3. Peserta didik mampu menunjukkan sikap disiplin, teliti, dan
bertanggung jawab dalam proses analisis kalimat serta menyadari
pentingnya kaidah bahasa dalam menjaga makna.
D. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL
Kerangka pembelajaran disusun secara bertahap dimulai
dari orientasi masalah tentang pentingnya menjaga makna bahasa
Arab, kemudian eksplorasi konsep definisi nahwu dan pembagian
kata, dilanjutkan dengan praktik identifikasi jenis kata dalam
kalimat, dan diakhiri dengan refleksi serta evaluasi pembelajaran.
Kerangka ini dirancang untuk menumbuhkan pemahaman
konseptual yang kuat sebelum menuju aplikasi praktis.
E. KERANGKA PEMBELAJARAN
PRAKTIK PEDAGOGIK
● Model Pembelajaran: Model pembelajaran yang digunakan adalah
Problem Based Learning (PBL). Model ini dipilih karena mampu
mendorong peserta didik berpikir kritis dalam menganalisis struktur kalimat
serta aktif membangun pemahaman melalui pemecahan masalah nyata,
seperti menganalisis perbedaan struktur kalimat yang dapat memengaruhi
makna.
● Pendekatan: Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan saintifik dan
konstruktivistik. Peserta didik tidak hanya menerima informasi dari guru,
tetapi mengamati, menanya, menganalisis, dan menyimpulkan konsep
melalui proses berpikir mandiri dan kolaboratif.
● Metode Pembelajaran: Diskusi, Tanya Jawab, Simulasi, Presentasi.
● Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi:
○ Diferensiasi Konten: Guru menyajikan materi melalui berbagai media
seperti teks tertulis, peta konsep, tabel klasifikasi, serta contoh kalimat
yang dekat dengan kehidupan siswa seperti kalimat tentang sekolah,
ibadah, dan aktivitas sehari-hari. Hal ini memungkinkan siswa dengan
gaya belajar berbeda tetap dapat memahami materi secara optimal.
○ Diferensiasi Proses: Peserta didik diberikan kesempatan untuk bekerja
secara individu saat refleksi dan latihan mandiri, serta bekerja secara
berkelompok saat analisis kalimat. Guru memberikan pendampingan
lebih intensif kepada kelompok yang memerlukan bantuan tambahan,
sementara kelompok yang lebih cepat memahami diberi tantangan
analisis tambahan.
○ Diferensiasi Produk: Hasil kerja peserta didik dapat disajikan dalam
berbagai bentuk, seperti jawaban tertulis di buku, presentasi lisan, atau
peta konsep sederhana tentang pembagian kata. Fleksibilitas ini
memberi ruang bagi siswa untuk menampilkan pemahaman sesuai
potensi dan gaya belajarnya.
KEMITRAAN PEMBELAJARAN
● Lingkungan Sekolah: Kemitraan dilakukan dengan guru Tahfizh atau guru
Al-Qur’an untuk memberikan contoh ayat pendek yang dianalisis secara
bersama. Kolaborasi ini memperkuat integrasi antara ilmu nahwu dan
pemahaman Al-Qur’an sehingga pembelajaran lebih autentik.
● Lingkungan Luar Sekolah/Masyarakat: Orang tua dapat dilibatkan
dengan meminta siswa menunjukkan hasil analisis kalimat di rumah serta
membaca doa harian dengan memperhatikan struktur katanya. Hal ini
mendorong kesinambungan pembelajaran antara sekolah dan rumah.
● Mitra Digital: Pemanfaatan platform seperti Quizizz atau Google
Classroom digunakan untuk latihan interaktif identifikasi jenis kata. Media
digital ini membantu meningkatkan partisipasi dan motivasi belajar siswa.
LINGKUNGAN BELAJAR
Lingkungan belajar dirancang kondusif, kolaboratif, dan religius.
Pengaturan tempat duduk berbentuk kelompok kecil mendukung diskusi
aktif. Suasana kelas dibangun dengan budaya saling menghargai, tidak
menertawakan kesalahan, serta menumbuhkan keberanian bertanya.
Lingkungan virtual melalui platform digital melengkapi ruang fisik untuk
memperluas akses latihan dan refleksi.
PEMANFAATAN DIGITAL
Pemanfaatan digital dilakukan melalui kuis interaktif menggunakan
Quizizz untuk menguji pemahaman identifikasi isim, fi’il, dan huruf
secara real-time. Selain itu, guru dapat menampilkan peta konsep digital
melalui proyektor agar visualisasi materi lebih menarik. Penggunaan
teknologi ini bertujuan meningkatkan keterlibatan siswa, mempercepat
umpan balik, dan menciptakan pembelajaran yang lebih
menggembirakan.
F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI
Kegiatan
Pertemuan Jenis Kegiatan Nama Kegiatan Keterangan
Pertemuan 1 Persiapan Analisis Kesiapan 1. Guru menyiapkan
Kelas VIII-B pembelajaran dan Perangkat modul ajar, peta
(18 Juli 2025) Pembelajaran konsep pembagian
kata (isim, fi’il,
huruf), kartu kata
untuk aktivitas
kelompok, serta
kuis digital
(Quizizz). Guru juga
melakukan
identifikasi kesiapan
siswa berdasarkan
hasil asesmen
diagnostik
sebelumnya untuk
menentukan
pembagian
kelompok
heterogen. Media
disiapkan dalam
bentuk visual
(diagram), auditori
(penjelasan lisan
terstruktur), dan
kinestetik (kartu
klasifikasi kata).
Pendahuluan 1. Orientasi dan 1. Guru membuka
Apersepsi pembelajaran
Kontekstual dengan salam dan
motivasi tentang
pentingnya menjaga
makna bahasa Al-
Qur’an melalui ilmu
nahwu. Guru
menampilkan dua
kalimat sederhana di
papan dan meminta
siswa mengamati
perbedaannya.
Siswa diberi
kesempatan
menyampaikan
pendapat awal.
Kegiatan ini
mengakomodasi
diferensiasi proses
melalui tanya jawab
terbuka dan
membangun rasa
ingin tahu siswa.
2. Penyampaian 2. Guru menjelaskan
Tujuan dan capaian dan tujuan
Alur pembelajaran serta
Pembelajaran aktivitas yang akan
dilakukan, termasuk
kerja kelompok dan
kuis interaktif. Hal
ini membantu siswa
memahami arah
belajar dan
menumbuhkan
kesiapan mental.
Kegiatan Inti 1. Eksplorasi 1. Guru menjelaskan
Konsep definisi ilmu nahwu
(Diferensiasi dan pembagian kata
Konten) menggunakan peta
konsep visual. Bagi
siswa visual
disediakan diagram
warna, bagi auditori
diberikan penjelasan
runtut, dan bagi
kinestetik diberikan
kartu kata untuk
diamati langsung.
2. Diskusi 2. Siswa dibagi dalam
Kelompok kelompok
Analisis heterogen. Setiap
Kalimat kelompok
(Diferensiasi mendapatkan
Proses) beberapa kalimat
untuk dianalisis
jenis katanya.
Kelompok dengan
kemampuan lebih
tinggi diberi kalimat
tambahan sebagai
tantangan. Guru
memberikan
pendampingan
khusus kepada
kelompok yang
membutuhkan
bantuan lebih
intensif.
3. Presentasi dan 3. Guru memberikan
Klarifikasi penguatan dan
klarifikasi konsep
yang belum tepat.
Aktivitas ini melatih
komunikasi dan
kolaborasi siswa.
4. Kuis Interaktif 4. Siswa mengikuti
Digital kuis Quizizz untuk
(Diferensiasi mengidentifikasi
Produk) jenis kata secara
individu. Hasil
dapat langsung
terlihat sehingga
siswa mengetahui
tingkat
pemahamannya.
Produk hasil belajar
dapat berupa
jawaban tertulis atau
skor kuis digital.
Penutup 1. Refleksi dan 1. Guru mengajak
Umpan Balik siswa merefleksikan
pembelajaran
dengan pertanyaan:
“Apa yang paling
kamu pahami hari
ini?” dan “Apa yang
masih
membingungkan?”
Siswa menuliskan
jawaban singkat
secara individu.
2. Penguatan dan 2. Guru
Tindak Lanjut menyimpulkan
materi tentang
definisi nahwu dan
pembagian kata.
Guru memberikan
tugas rumah ringan
berupa membuat
tiga kalimat
sederhana dan
menentukan jenis
setiap katanya.
Pembelajaran
ditutup dengan doa
bersama.
Pertemuan 1 Persiapan Analisis Kesiapan 1. Guru menyiapkan
Kelas VIII-A pembelajaran dan Perangkat modul ajar, peta
(18 Juli 2025) Pembelajaran konsep pembagian
kata (isim, fi’il,
huruf), kartu kata
untuk aktivitas
kelompok, serta
kuis digital
(Quizizz). Guru juga
melakukan
identifikasi kesiapan
siswa berdasarkan
hasil asesmen
diagnostik
sebelumnya untuk
menentukan
pembagian
kelompok
heterogen. Media
disiapkan dalam
bentuk visual
(diagram), auditori
(penjelasan lisan
terstruktur), dan
kinestetik (kartu
klasifikasi kata).
Pendahuluan 1. Orientasi dan 1. Guru membuka
Apersepsi pembelajaran
Kontekstual dengan salam dan
motivasi tentang
pentingnya menjaga
makna bahasa Al-
Qur’an melalui ilmu
nahwu. Guru
menampilkan dua
kalimat sederhana di
papan dan meminta
siswa mengamati
perbedaannya.
Siswa diberi
kesempatan
menyampaikan
pendapat awal.
Kegiatan ini
mengakomodasi
diferensiasi proses
melalui tanya jawab
terbuka dan
membangun rasa
ingin tahu siswa.
2. Penyampaian 2. Guru menjelaskan
Tujuan dan capaian dan tujuan
Alur pembelajaran serta
Pembelajaran aktivitas yang akan
dilakukan, termasuk
kerja kelompok dan
kuis interaktif. Hal
ini membantu siswa
memahami arah
belajar dan
menumbuhkan
kesiapan mental.
Kegiatan Inti 1. Eksplorasi 1. Guru menjelaskan
Konsep definisi ilmu nahwu
(Diferensiasi dan pembagian kata
Konten) menggunakan peta
konsep visual. Bagi
siswa visual
disediakan diagram
warna, bagi auditori
diberikan penjelasan
runtut, dan bagi
kinestetik diberikan
kartu kata untuk
diamati langsung.
2. Diskusi 2. Siswa dibagi dalam
Kelompok kelompok
Analisis heterogen. Setiap
Kalimat kelompok
(Diferensiasi mendapatkan
Proses) beberapa kalimat
untuk dianalisis
jenis katanya.
Kelompok dengan
kemampuan lebih
tinggi diberi kalimat
tambahan sebagai
tantangan. Guru
memberikan
pendampingan
khusus kepada
kelompok yang
membutuhkan
bantuan lebih
intensif.
3. Presentasi dan 3. Guru memberikan
Klarifikasi penguatan dan
klarifikasi konsep
yang belum tepat.
Aktivitas ini melatih
komunikasi dan
kolaborasi siswa.
4. Kuis Interaktif 4. Siswa mengikuti
Digital kuis Quizizz untuk
(Diferensiasi mengidentifikasi
Produk) jenis kata secara
individu. Hasil
dapat langsung
terlihat sehingga
siswa mengetahui
tingkat
pemahamannya.
Produk hasil belajar
dapat berupa
jawaban tertulis atau
skor kuis digital.
Penutup 1. Refleksi dan 1. Guru mengajak
Umpan Balik siswa merefleksikan
pembelajaran
dengan pertanyaan:
“Apa yang paling
kamu pahami hari
ini?” dan “Apa yang
masih
membingungkan?”
Siswa menuliskan
jawaban singkat
secara individu.
2. Penguatan dan 2. Guru
Tindak Lanjut menyimpulkan
materi tentang
definisi nahwu dan
pembagian kata.
Guru memberikan
tugas rumah ringan
berupa membuat
tiga kalimat
sederhana dan
menentukan jenis
setiap katanya.
Pembelajaran
ditutup dengan doa
bersama.
Pertemuan 1 Persiapan Analisis Kesiapan 1. Guru menyiapkan
Kelas VIII-C pembelajaran dan Perangkat modul ajar, peta
(23 Juli 2025) Pembelajaran konsep pembagian
kata (isim, fi’il,
huruf), kartu kata
untuk aktivitas
kelompok, serta
kuis digital
(Quizizz). Guru juga
melakukan
identifikasi kesiapan
siswa berdasarkan
hasil asesmen
diagnostik
sebelumnya untuk
menentukan
pembagian
kelompok
heterogen. Media
disiapkan dalam
bentuk visual
(diagram), auditori
(penjelasan lisan
terstruktur), dan
kinestetik (kartu
klasifikasi kata).
Pendahuluan 1. Orientasi dan 1. Guru membuka
Apersepsi pembelajaran
Kontekstual dengan salam dan
motivasi tentang
pentingnya menjaga
makna bahasa Al-
Qur’an melalui ilmu
nahwu. Guru
menampilkan dua
kalimat sederhana di
papan dan meminta
siswa mengamati
perbedaannya.
Siswa diberi
kesempatan
menyampaikan
pendapat awal.
Kegiatan ini
mengakomodasi
diferensiasi proses
melalui tanya jawab
terbuka dan
membangun rasa
ingin tahu siswa.
2. Penyampaian 2. Guru menjelaskan
Tujuan dan capaian dan tujuan
Alur pembelajaran serta
Pembelajaran aktivitas yang akan
dilakukan, termasuk
kerja kelompok dan
kuis interaktif. Hal
ini membantu siswa
memahami arah
belajar dan
menumbuhkan
kesiapan mental.
Kegiatan Inti 1. Eksplorasi 1. Guru menjelaskan
Konsep definisi ilmu nahwu
(Diferensiasi dan pembagian kata
Konten) menggunakan peta
konsep visual. Bagi
siswa visual
disediakan diagram
warna, bagi auditori
diberikan penjelasan
runtut, dan bagi
kinestetik diberikan
kartu kata untuk
diamati langsung.
2. Diskusi 2. Siswa dibagi dalam
Kelompok kelompok
Analisis heterogen. Setiap
Kalimat kelompok
(Diferensiasi mendapatkan
Proses) beberapa kalimat
untuk dianalisis
jenis katanya.
Kelompok dengan
kemampuan lebih
tinggi diberi kalimat
tambahan sebagai
tantangan. Guru
memberikan
pendampingan
khusus kepada
kelompok yang
membutuhkan
bantuan lebih
intensif.
3. Presentasi dan 3. Guru memberikan
Klarifikasi penguatan dan
klarifikasi konsep
yang belum tepat.
Aktivitas ini melatih
komunikasi dan
kolaborasi siswa.
4. Kuis Interaktif 4. Siswa mengikuti
Digital kuis Quizizz untuk
(Diferensiasi mengidentifikasi
Produk) jenis kata secara
individu. Hasil
dapat langsung
terlihat sehingga
siswa mengetahui
tingkat
pemahamannya.
Produk hasil belajar
dapat berupa
jawaban tertulis atau
skor kuis digital.
Penutup 1. Refleksi dan 1. Guru mengajak
Umpan Balik siswa merefleksikan
pembelajaran
dengan pertanyaan:
“Apa yang paling
kamu pahami hari
ini?” dan “Apa yang
masih
membingungkan?”
Siswa menuliskan
jawaban singkat
secara individu.
2. Penguatan dan 2. Guru
Tindak Lanjut menyimpulkan
materi tentang
definisi nahwu dan
pembagian kata.
Guru memberikan
tugas rumah ringan
berupa membuat
tiga kalimat
sederhana dan
menentukan jenis
setiap katanya.
Pembelajaran
ditutup dengan doa
bersama.
G. ASESMEN PEMBELAJARAN
1. ASESMEN DIAGNOSTIK
a. Tujuan : Asesmen diagnostik bertujuan untuk mengetahui
tingkat kesiapan awal peserta didik sebelum memasuki materi
pembelajaran. Melalui asesmen ini, guru dapat
mengidentifikasi sejauh mana pemahaman siswa tentang
konsep dasar pembagian kata dalam bahasa Arab serta
mengetahui miskonsepsi yang mungkin sudah terbentuk.
b. Waktu Pelaksanaan: Dilaksanakan pada awal pembelajaran
(10–15 menit pertama).
c. Bentuk Asesmen: Tes tertulis singkat berbentuk essay dan
identifikasi sederhana.
d. Instrumen Asesmen Diagnostik
Jawablah pertanyaan berikut dengan singkat dan jelas:
Apa yang kamu ketahui tentang ilmu nahwu?
Sebutkan pembagian kata dalam bahasa Arab yang pernah
kamu pelajari.
Tentukan jenis kata dari contoh berikut (isim, fi’il, atau
huruf): ( ِفي, ُمْس ِلٌم, ) َكَتَب
Tindak Lanjut:
Jika sebagian besar siswa belum memahami pembagian
kata, guru akan memberikan penguatan konsep lebih
mendalam.
Jika mayoritas sudah memahami dasar klasifikasi, guru
dapat langsung masuk ke analisis yang lebih aplikatif.
2. ASESMEN FORMATIF
a. Penilaian Diskusi Kelompok
Judul: Rubrik Penilaian Analisis Jenis Kata dalam Kalimat
Aspek yang Skor 1 Skor 2 Skor 3 Skor 4
Dinilai
Ketepatan Banyak Cukup tepat Hampir Seluruhnya
Identifikasi kesalahan seluruhnya tepat dan
tepat beralasan
Keaktifan Pasif Kadang Aktif Sangat aktif
Diskusi berpartisipasi dan membantu
teman
Argumentasi Tidak mampu Penjelasan Penjelasan Penjelasan
menjelaskan kurang tepat cukup logis sangat logis
dan sistematis
Kerjasama Tidak bekerja Kurang Bekerja Sangat
sama kompak sama baik kompak dan
saling
mendukung