PROPOSAL KEGIATAN
PENGURUS KARANG TARUNA KAMPUNG BOJONG
SUREN GIRANG RW 15 KELURAHAN PASAWAHAN
KECAMATAN DAYEUHKOLOT KABUPATEN BANDUNG
2025
LEMBAR PENGESAHAN
Proposal kegiatan tahunan Karang Taruna RW ini disusun sebagai acuan pelaksanaan
program kerja selama tahun 2025 dan telah disetujui serta disahkan oleh pihak terkait.
Dengan ini, proposal kegiatan ini disahkan untuk dilaksanakan sebagaimana mestinya.
Bandung, Juli 2025
Ketua Karang Taruna RW 15 Sekretaris Karang Taruna RW 15
(Entis Sutisna (Ook)) (Sendi Yoga Agustin, M. Pd.)
Menyetujui,
Ketua RW 15
(Dewi Sartika)
A. Pendahuluan
Tanggal 17 Agustus merupakan hari bersejarah yang memiliki makna sangat
mendalam bagi seluruh rakyat Indonesia. Pada hari itulah, 80 tahun yang lalu, tepatnya
pada tahun 1945, proklamasi kemerdekaan Indonesia dikumandangkan oleh Ir. Soekarno
dan Drs. Mohammad Hatta atas nama bangsa Indonesia. Kemerdekaan ini bukanlah
hadiah, melainkan hasil dari perjuangan panjang, pengorbanan jiwa dan raga, serta
semangat pantang menyerah dari para pahlawan bangsa dalam melawan penjajahan dan
mempertahankan hak untuk hidup merdeka sebagai sebuah bangsa yang berdaulat.
Seiring berjalannya waktu, peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan
Republik Indonesia tidak hanya menjadi simbol kenegaraan, tetapi juga menjadi
momentum yang tepat untuk merefleksikan nilai-nilai perjuangan, memperkuat rasa
nasionalisme, serta mempererat persatuan dan kesatuan antarwarga negara. Oleh karena
itu, setiap tahunnya, peringatan HUT RI senantiasa diselenggarakan dengan semangat
yang tinggi melalui berbagai bentuk kegiatan yang bersifat edukatif, rekreatif, dan
inspiratif.
Pada tahun 2024 ini, Indonesia memperingati HUT Kemerdekaan yang ke-80
dengan tema dan semangat yang relevan terhadap situasi dan tantangan zaman. Dalam
suasana yang penuh semangat dan optimisme, kegiatan peringatan HUT RI ke-80
menjadi momen penting untuk menggugah kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga
kemerdekaan, menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, serta berperan aktif dalam
pembangunan bangsa sesuai dengan kapasitas dan peran masing-masing.
Melalui rangkaian kegiatan yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat—baik dari
kalangan pelajar, tokoh masyarakat, aparat pemerintahan, hingga warga secara umum—
peringatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kebersamaan, mempererat silaturahmi,
serta menumbuhkan rasa kepedulian sosial. Kegiatan-kegiatan seperti upacara bendera,
perlombaan tradisional, pentas seni, bakti sosial, dan malam tirakatan merupakan wujud
nyata dari semangat gotong royong dan cinta tanah air yang terus dijaga dan diwariskan
dari generasi ke generasi.
Dengan semangat kemerdekaan yang masih menyala dalam sanubari rakyat
Indonesia, kita berharap bahwa peringatan HUT RI ke-80 ini bukan hanya menjadi
seremoni tahunan semata, tetapi juga menjadi titik tolak untuk membangun masa depan
yang lebih baik—Indonesia yang maju, berdaya saing, adil, dan sejahtera. Maka dari itu,
partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dalam menyukseskan kegiatan peringatan ini
menjadi sangat penting sebagai bentuk kontribusi nyata dalam menjaga dan mengisi
kemerdekaan yang telah diperjuangkan dengan darah dan air mata.
B. Landasan Kegiatan
Kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia
ke-79 dilaksanakan berdasarkan beberapa landasan hukum, ideologis, dan operasional
sebagai berikut:
1. Pancasila
Sebagai dasar negara, Pancasila menjadi landasan utama dalam setiap kegiatan
kenegaraan dan kebangsaan. Nilai-nilai dalam Pancasila, seperti persatuan, gotong
royong, dan cinta tanah air, menjadi pijakan moral dan etika dalam pelaksanaan
kegiatan peringatan kemerdekaan.
2. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
Dalam Pembukaan UUD 1945, dinyatakan bahwa kemerdekaan adalah hak segala
bangsa, dan oleh sebab itu, penjajahan di atas dunia harus dihapuskan. Hal ini menjadi
pengingat bahwa kemerdekaan Indonesia merupakan amanah konstitusi yang harus
terus dijaga, dipelihara, dan diisi dengan kegiatan positif.
3. Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang
Negara, serta Lagu Kebangsaan
Undang-undang ini mengatur secara khusus mengenai kewajiban setiap warga
negara untuk menghormati simbol-simbol negara, serta memperingati hari besar
nasional, termasuk Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
4. Keputusan Presiden Republik Indonesia tentang Penetapan Hari Libur Nasional
Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus, ditetapkan sebagai hari libur
nasional dan merupakan hari besar negara yang wajib diperingati oleh seluruh
masyarakat Indonesia.
5. Instruksi dan Surat Edaran Pemerintah Pusat maupun Daerah
Setiap tahunnya, pemerintah pusat maupun daerah biasanya mengeluarkan
instruksi atau surat edaran tentang penyelenggaraan kegiatan HUT RI, termasuk
pengibaran bendera, pelaksanaan upacara, serta kegiatan pendukung lainnya yang
bertujuan meningkatkan semangat nasionalisme.
6. Program Kerja Lembaga/Instansi/Organisasi
Kegiatan peringatan HUT RI ke-79 juga merupakan bagian dari pelaksanaan
program kerja tahunan yang telah dirancang oleh lembaga, instansi, atau organisasi
penyelenggara sebagai bentuk partisipasi aktif dalam peringatan hari nasional.
7. Semangat Nasionalisme dan Kepedulian Sosial
Selain didasari oleh peraturan, kegiatan ini juga berlandaskan pada semangat
kebangsaan, semangat gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama, yang menjadi
ciri khas bangsa Indonesia dalam membangun kehidupan berbangsa dan bernegara.
C. Tujuan Kegiatan
Pelaksanaan kegiatan memperingati HUT RI ke-80 diharapkan memberikan
manfaat sebagai berikut:
1. Menumbuhkan Rasa Nasionalisme dan Cinta Tanah Air
Melalui kegiatan lomba yang bernuansa kemerdekaan, peserta diharapkan
semakin memahami arti perjuangan dan menghargai jasa para pahlawan yang telah
merebut kemerdekaan.
2. Meningkatkan Partisipasi dan Kebersamaan Warga
Lomba-lomba yang melibatkan berbagai kalangan usia bertujuan untuk
mempererat hubungan sosial, memperkuat rasa kebersamaan, dan memperkuat tali
silaturahmi antarwarga atau antarsiswa
3. Menghidupkan Nilai-Nilai Budaya dan Kearifan Lokal
Dengan mengadakan lomba-lomba tradisional (seperti balap karung, panjat
pinang, tarik tambang, dll.), kegiatan ini ikut melestarikan budaya bangsa sekaligus
mengenalkannya kepada generasi muda
4. Mengembangkan Potensi, Kreativitas, dan Sportivitas Peserta
Kegiatan lomba tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi sarana untuk
menggali potensi, meningkatkan kreativitas, serta menanamkan sikap sportivitas,
kejujuran, dan tanggung jawab dalam bersaing secara sehat.
5. Menciptakan Suasana Meriah dan Positif dalam Menyambut Hari Kemerdekaan
Lomba-lomba diselenggarakan untuk menciptakan suasana yang penuh
semangat, gembira, dan positif di tengah masyarakat sebagai bagian dari perayaan
nasional yang bermakna.
6. Menjadi Sarana Edukasi Nonformal Tentang Semangat Kemerdekaan
Melalui konsep lomba yang edukatif dan menyenangkan, peserta—terutama
generasi muda—dapat belajar tentang semangat juang, kerja sama, dan pentingnya
kontribusi dalam membangun bangsa.
D. Konsep dan Tema Kegiatan
Berikut adalah konsep dan tema pada kegiatan peringatan HUT RI Ke-80:
No Konsep Tema Arti
1 Perlombaan Anak- "Generasi Merdeka, Ceria, Membangun semangat
Anak dan Berprestasi" nasionalisme sejak dini melalui
permainan yang edukatif,
menyenangkan, dan menanamkan
nilai kerja sama serta sportivitas.
2 Karnaval "Semarak Budaya Menampilkan keberagaman budaya
Nusantara dalam Warna Indonesia dengan penuh semangat
Kemerdekaan" dan kreativitas untuk menghargai
kekayaan bangsa yang bersatu
dalam kemerdekaan.
3 Acara Puncak "80 Tahun Indonesia Menggambarkan perjalanan
Merdeka: Bersatu, panjang kemerdekaan Indonesia
Berdaulat, Berkarya" dengan momentum refleksi,
kebanggaan, dan harapan menuju
masa depan yang lebih baik.
4 Tabligh Akbar "Bersyukur atas Sebagai bentuk rasa syukur atas
Kemerdekaan, Memperkuat nikmat kemerdekaan dengan
Iman dan Persatuan Bangsa" mempererat nilai keimanan dan
spiritualitas, serta doa untuk bangsa
yang aman, damai, dan sejahtera.
E. Nama, Waktu dan Tempat Kegiatan
Berikut adalah rangkaian kegiatan peringatan HUT RI Ke-80
26-27 Juli 2025 : Perlombaan anak-anak
2,3,9,10,24 Agustus 2025 : Perlombaan anak-anak
17 Agustus 2025 : Karnaval
20 September 2025 : Acara Puncak
21 September 2025 : Hiburan dan Tabligh Akbar
Berikut adalah waktu dan tempat pelaksanaan untuk setiap kegiatan:
No Nama Kegiatan Waktu Kegiatan Tempat Kegiatan
1 Lomba Terigu Sabtu, 26 Juli 2025 Lapangan Bojong Suren
2 Lomba Kelereng Minggu, 27 Juli 2025 Girang RW 15 Kel. Pasawahan
3 Lomba Kec. Dayeuhkolot Kab.
mengeluarkan bola Bandung
dari kardus
4 Lomba balap karung Sabtu 2 Agustus 2025
5 Lomba estafet sarung
6 Lomba tinju air Minggu, 3 Agustus
7 Lomba corong bola 2025
8 Sepak Bola
9 Lomba memasukan Sabtu, 9 Agustus 2025
sedotan ke dalam
botol
10 Lomba cantol kawat
11 Lomba estafet air Minggu, 10 Agustus
12 Sepak Bola 2025
13 Karnaval Minggu, 17 Agustus Jalan Kelurahan Pasawahan
2025
14 Lomba gebug bantal Minggu, 24 Agustus Kolam ikan Kp. Bojong Suren
2025 Girang
15 Acara Puncak Sabtu, 20 September Lapangan Bojong Suren
2025 Girang RW 15 Kel. Pasawahan
16 Hiburan dan Tabligh Minggu, 21 Kec. Dayeuhkolot Kab.
Akbar September 2025 Bandung
F. Target Kegiatan
1. Warga masyarakat dari berbagai kalangan dan usia, mulai dari:
Anak-anak (usia PAUD, TK, SD)
Remaja dan pemuda (SMP, SMA, mahasiswa, karang taruna)
Dewasa (orang tua, pekerja, guru, tokoh masyarakat)
Lansia (sebagai peserta pengajian, penonton, atau tamu undangan)
2. Komunitas lokal dan kelembagaan, seperti:
RT/RW, dusun, desa/kelurahan
Sekolah dan lembaga pendidikan
Majelis taklim dan organisasi keagamaan
PKK, karang taruna, dan kelompok ibu-ibu
UMKM atau pelaku usaha lokal
Organisasi kepemudaan atau relawan
3. Tokoh dan pihak pendukung acara, seperti:
Tokoh masyarakat, tokoh agama, dan sesepuh warga
Pemerintah setempat, aparat keamanan, serta tamu undangan
Sponsor, media lokal, dan tim dokumentasi
G. Rundown Kegiatan
Terlampir (Lampiran 1)
H. Panitia Kegiatan
Terlampir (Lampiran 2)
I. Anggaran Dana
Untuk kegiatan peringatan kegiatan ini dibutuhkan biaya sebesar Rp
12.936.000,00 Rincian biaya terlampir (Lampiran 3)
J. Sumber Dana
Pendanaan kegiatan ini bersumber dari:
1. Kas RW
2. Donatur
3. Sponsorship
K. Penutup
Demikian proposal kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80
Republik Indonesia ini kami sampaikan. Besar harapan kami agar kegiatan ini dapat
berjalan dengan lancar, sukses, dan memberikan manfaat bagi seluruh warga.
Kami juga berharap adanya dukungan dari berbagai pihak, baik berupa partisipasi,
tenaga, maupun bantuan moril dan materiil demi tercapainya tujuan bersama dalam
mempererat kebersamaan, menumbuhkan semangat nasionalisme, serta memeriahkan
hari kemerdekaan yang bersejarah ini.
Atas perhatian dan kerja samanya, kami ucapkan terima kasih.
Lampiran 1
RUNDOWN ACARA PUNCAK HUT RI KE-80
📅 Tanggal: 20 September 2025
📍 Tempat: Lapangan RW 15
🕒 Waktu: Pukul 16.00 – 22.00 WIB
Waktu Kegiatan Keterangan
Pengumuman & Penyerahan Hadiah Untuk semua kategori lomba (anak-anak,
16.00 – 18.00
Lomba karnaval, dll)
18.00 – 19.00 Istirahat & Salat Maghrib Sambil persiapan teknis panggung
19.00 – 19.10 Pembukaan Acara Malam Puncak Oleh MC, pembacaan doa singkat
19.10 – 19.20 Menyanyikan Lagu Indonesia Raya Semua berdiri
19.20 – 19.35 Sambutan Ketua Panitia
Sambutan Kepala
19.35 – 19.50 Opsional
Desa/Lurah/Perwakilan
Ceremonial: Penampilan dari Bisa berupa drama singkat, puisi
19.50 – 20.10
Panitia kolaboratif, atau teatrikal
Pemutaran Video Kilas Balik
20.10 – 20.25 Video dokumenter pendek
Kemerdekaan
20.25 – 20.40 Tarian Anak-anak Penampilan tarian tradisional
20.40 – 21.55 Pentas Seni Warga Musik, tari, puisi, stand up, dll
Penampilan Musik Tradisional
21.55 – 22.00 Penampilan terakhir
(Tutup)
22.00 Penutupan dan Foto Bersama
RUNDOWN TABLIGH AKBAR HUT RI KE-80
📅 Tanggal: 21 September 2025
📍 Tempat: Lapangan RW 25
🕒 Waktu: 19.00 – 21.00 WIB
Waktu Kegiatan Keterangan
19.00 – 19.10 Pembukaan Acara Oleh MC, salam pembuka
19.10 – 19.20 Pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an Beserta saritilawah
19.20 – 19.30 Menyanyikan Lagu Indonesia Raya Semua berdiri
19.30 – 19.40 Sambutan Ketua Panitia
Sambutan Tokoh Masyarakat/Kepala
19.40 – 19.50 Opsional
Desa
19.50 – 20.40 Ceramah Agama (Tabligh Akbar) Oleh ustaz/ustazah undangan
Doa Bersama untuk Bangsa dan
20.40 – 20.55 Dipimpin oleh penceramah
Negara
Ucapan terima kasih, pengumuman
20.55 – 21.00 Penutup
tambahan
Lampiran 2
Lampiran 3
ANGGARAN BIAYA PENGELUARAN KARANG TARUNA KP BOJONG SUREN
GIRANG RW 15