0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan36 halaman

Project Pembangunan Civil Fasilitas Teluk Betung Pt. Batubara Dua Ribu Abadi

Dokumen ini menjelaskan proyek pembangunan fasilitas sipil di Teluk Betung oleh PT. BatuBara Dua Ribu Abadi, termasuk jenis pekerjaan yang dilakukan, seperti pemancangan tiang pancang. Proses kerja mencakup pengadaan material, pemasangan alat, dan pemancangan tiang dengan rincian alat dan tenaga kerja yang diperlukan. Selain itu, terdapat penjelasan mengenai urutan pekerjaan dan persiapan yang harus dilakukan sebelum memulai proyek.

Diunggah oleh

fferiannor
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan36 halaman

Project Pembangunan Civil Fasilitas Teluk Betung Pt. Batubara Dua Ribu Abadi

Dokumen ini menjelaskan proyek pembangunan fasilitas sipil di Teluk Betung oleh PT. BatuBara Dua Ribu Abadi, termasuk jenis pekerjaan yang dilakukan, seperti pemancangan tiang pancang. Proses kerja mencakup pengadaan material, pemasangan alat, dan pemancangan tiang dengan rincian alat dan tenaga kerja yang diperlukan. Selain itu, terdapat penjelasan mengenai urutan pekerjaan dan persiapan yang harus dilakukan sebelum memulai proyek.

Diunggah oleh

fferiannor
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

CIPTA NUSANTARA

Nama Paket : PROJECT PEMBANGUNAN CIVIL FASILITAS


Lokasi : Teluk Betung
Owner : PT. BatuBara Dua Ribu Abadi

No. JENIS PEKERJAAN

IV Pekerjaan Bangunan
- Pekerjaan Pemancangan Darat
IV Pekerjaan Bangunan 1
- Pekerjaan Pemancangan Darat -

-
-
2
-

IV Pekerjaan Bangunan 3
- Pekerjaan Pemancangan Darat -

4
-
IV Pekerjaan Bangunan 4
- Pekerjaan Pemancangan Darat
IV Pekerjaan Bangunan 5
- Pekerjaan Pemancangan Darat -

IV.1 Operational and MCC Building


IV.4 Workshop Maintenance
IV.6 Warehouse Building

-
IV Pekerjaan Bangunan 5
- Pekerjaan Pemancangan Darat -

-
IV Pekerjaan Bangunan 5
- Pekerjaan Pemancangan Darat -

-
IV Pekerjaan Bangunan 5
- Pekerjaan Pemancangan Darat -
IV Pekerjaan Bangunan 6
- Pekerjaan Pemancangan Darat -
IV Pekerjaan Bangunan 7
- Pekerjaan Pemancangan Darat -

-
-

IV Pekerjaan Bangunan 8
- Pekerjaan Pemancangan Darat -

-
-
PT. TRISAKTI CIPTA NUSANTARA
GENERAL CONTRACTOR, ARCHITECT, SUPPLIER

Tenggilis Mejoyo AA No. 2 Phone : 031-8410005


Surabaya- Jawa Timur Email: trisakti_cn@[Link]
TRISAKTI Indonesia teknik@[Link]
CIPTA NUSANTARA

FASILITAS PEMUATAN DAN PELABUHAN BATU BARA PT BATUBARA DUARIBU ABADI ISP

SKET GAMBAR / PENJELASAN

Urutan Pekerjaan :

Start

Shop Drawing, Marking & Setting Out

Not OK
Approved

Pengadaan Material

Unloading Tiang Pancang

Pemasangan Alat Pancang

Pemancangan Tiang Pancang

Penyambungan Tiang Pancang


Pemotongan Kepala Tiang Pancang

Finish

Ijin Kerja dan Persiapan


Sebelum memulai pekerjaan, kontraktor harus mengajukan ijin kerja
terlebih dahulu untuk mendapat persetujuan oleh direksi pekerjaan.
Setelah ijin kerja mendapat persetujuan oleh direksi pekerjaan maka dilakukan persiapan
untuk Pemancangan.
Pengukuran titik pemancangan.
Setelah dilakukan pengukuran, titik pancang diberi tanda.
( Gambar 1. Ilustrasi Pengukuran Titik Pancang )

Pengadaan Material
Material Spun Pile berasal dari Jawa Timur dibawa ke Pelabuhan Trisakti Banjarmasin
menggunakan jalur laut diatas kapal.
Material Spun Pile dari Pelabuhan Trisakti Banjarmasin lanjut melaui akses sungai
diatas kapal sampai ke lokasi pekerjaan di Teluk Betung.
Material Spun Pile yang sampai dilokasi proyek dilakukan pengecekan kondisi material
dan spek yang ditentukan sesuai persyaratan.

Unloading Tiang Pancang


Material diangkut dari kapal menuju titik area lokasi pekerjaan menggunakan
Crane Service.
Tumpukan material Spun Pile diberi ganjalan kayu untuk memudahkan menyusun dan
membongkar.

( Gambar 2. Ilustrasi Penumpukan Material Tiang Pancang )

Pemasangan Peralatan Pancang


Pemasangan Ladder dan Diesel Hammer ke Crane Pancang.
( Gambar 3. Ilustrasi Perakitan Ladder Hammer )

Pemasangan Peralatan Pancang

( Gambar 4. Ilustrasi Pemasangan Diesel Hammer Ke Ladder Hammer )


( Gambar 5. Ilustrasi Penaikan Diesel Hammer Ke Ladder Hammer )

Pemancangan Tiang Pancang


Pemberian tanda per meter pada tiang pancang.

( Gambar 6. Ilustrasi Pemberian Tanda Jarak Ke Tiang Pancang )

Proses pengakutan tiang pancang dimulai dengan sling diikat pada tiang pancang
oleh pekerja.
( Gambar 7. Ilustrasi Pengikatan Sling Ke Tiang Pancang )

Pemancangan Tiang Pancang


Tiang pancang diangkut dari tempat penumpukaan material yang dekat ke titik
pemancangan menggunakan Crane Pancang.

( Gambar 8. Ilustrasi Pengangkutan Tiang Pancang )

Urutan pekerjaan pemancangan tiang pancang.


( Gambar 9. Ilustrasi Urutan Pemancangn Tiang Pancang )

Pemancangan Tiang Pancang


Setelah tiang pancang diangkut ke titik pancang, tiang pancang dimasukkan ke dalam
Diesel Hammer.
Tiang pancang yang sudah dimasukkan ke dalam ujung Diesel Hammer, diatur posisi
tegak dan miringnya sesuai titik pancang yang sudah diberi tanda.

( Gambar 10. Ilustrasi Posisioning Tiang Pancang )

Untuk mengatur tegak lurus dan kemiringan tiang pancang dilakukan pengukuran
Total Station dan Waterpass.
( Gambar 11. Ilustrasi Pengecekan Tegak Lurus dan Kemiringan Tiang Pancang )

Pemancangan Tiang Pancang


Setelah sudah sesuai posisi titik tiang pancang serta tegak lurusnya maka pemancangan
bisa dilakukan.
( Gambar 12. Ilustrasi Pemancangan Tiang Pancang Darat )

Penyambungan Tiang Pancang


Bila kedalaman pemancangan lebih dalam dari pada panjang tiang pancang satu batang,
maka perlu dilakukan penyambungan dengan tiang pancang tambahan, yaitu dengan
pengelasan.
( Gambar 13. Ilustrasi Pengelasan Tiang Pancang Darat )

Kalendering Pemancangan Tiang Pancang


Tiang pancang harus dipancang sampai penetrasi maksimum atau penetrasi tertentu
sesuai dengan perencana.
Bila sudah mendekati titik kedalaman tiang pancang rencana atau mencapai tanah keras
dilakukan kalendering.

( Gambar 14. Ilustrasi Kalendering Pemancangan Darat )


Selanjutnya dilakukan pemancangan di titik berikutnya dengan langkah yang sama.

Pemotongan Kepala Tiang Pancang


Setelah tiang pancang mencapai tanah keras dan tidak bisa dipancang, maka pekerjaan
tiang pancang dilanjutkan dengan pemotongan kepala tiang pancang untuk
menyesuaikan elavasi semua tiang pancang.
Pemotongan dilakukan dengan cara dipukul menggunakan bodem.
Untuk merapikan hasil pemotongan titik batas kepala dipotong menggunakan gerinda.
( Gambar 15. Ilustrasi Pemotongan Kepala Tiang Pancang Darat )
akti_cn@[Link]
nik@[Link]

ALAT / MATERIAL TENAGA KERJA WAKTU

Alat :
Crane Pancang : 2 Unit Operator : 4 org Waktu : 56 hari
Crane Service : 2 Unit Tukang Las : 4 org
Ladder Hammer : 2 Unit Pekerja : 12 org
Diesel Hammer : 2 Unit
Mesin Las : 2 Set
Genset : 2 Unit
Total Station : 2 Unit
Waterpass : 2 Unit
Alat Bantu : 1 Ls
APD : 1 Ls

Material :
Squarpile D.300 mm
Solar
Kawat Las
Alat :
Crane Pancang : 2 Unit Operator : 4 org Waktu : 56 hari
Crane Service : 2 Unit Pekerja : 12 org
Total Station : 2 Unit
Waterpass : 2 Unit
Alat Bantu : 1 Ls
APD : 1 Ls

Material :
Solar
Alat :
Crane Pancang : 2 Unit Operator : 4 org Waktu : 56 hari
Crane Service : 2 Unit Pekerja : 12 org
Ladder Hammer : 2 Unit
Diesel Hammer : 2 Unit
Alat Bantu : 1 Ls
APD : 1 Ls

Material :
Solar
Alat :
Crane Pancang : 2 Unit Operator : 4 org Waktu : 56 hari
Crane Service : 2 Unit Pekerja : 12 org
Ladder Hammer : 2 Unit
Diesel Hammer : 2 Unit
Alat Bantu : 1 Ls
APD : 1 Ls

Material :
Solar
Alat :
Crane Pancang : 2 Unit Operator : 4 org Waktu : 56 hari
Crane Service : 2 Unit Pekerja : 12 org
Ladder Hammer : 2 Unit
Diesel Hammer : 2 Unit
Alat Bantu : 1 Ls
APD : 1 Ls

Material :
Squarpile D.300 mm
Solar
Alat :
Crane Pancang : 2 Unit Operator : 4 org Waktu : 56 hari
Crane Service : 2 Unit Pekerja : 12 org
Ladder Hammer : 2 Unit
Diesel Hammer : 2 Unit
Alat Bantu : 1 Ls
APD : 1 Ls

Material :
Squarpile D.300 mm
Solar
Alat :
Crane Pancang : 2 Unit Operator : 4 org Waktu : 56 hari
Crane Service : 2 Unit Pekerja : 12 org
Ladder Hammer : 2 Unit
Diesel Hammer : 2 Unit
Total Station : 2 Unit
Waterpass : 2 Unit
Alat Bantu : 1 Ls
APD : 1 Ls

Material :
Squarpile D.300 mm
Solar
Alat :
Crane Pancang : 2 Unit Operator : 4 org Waktu : 56 hari
Crane Service : 2 Unit Pekerja : 12 org
Ladder Hammer : 2 Unit
Diesel Hammer : 2 Unit
Total Station : 2 Unit
Waterpass : 2 Unit
Alat Bantu : 1 Ls
APD : 1 Ls

Material :
Squarpile D.300 mm
Solar
Alat :
Crane Pancang : 2 Unit Operator : 4 org Waktu : 56 hari
Crane Service : 2 Unit Tukang Las : 4 org
Ladder Hammer : 2 Unit Pekerja : 12 org
Diesel Hammer : 2 Unit
Mesin Las : 4 Set
Genset : 2 Unit
Alat Bantu : 1 Ls
APD : 1 Ls

Material :
Squarpile D.300 mm
Solar
Kawat Las
Alat :
Crane Pancang : 2 Unit Operator : 4 org Waktu : 56 hari
Crane Service : 2 Unit Pekerja : 12 org
Ladder Hammer : 2 Unit
Diesel Hammer : 2 Unit
Alat Tulis : 1 Ls
Alat Bantu : 1 Ls
APD : 1 Ls

Material :
Squarpile D.300 mm
Solar
Alat :
Bodem : 8 Unit Mandor : 2 org Waktu : 56 hari
Gerinda : 4 Unit Pekerja : 12 org
Genset : 2 Unit
Alat Bantu : 1 Ls
APD : 1 Ls

Material :
Mata Gerinda
Solar

Anda mungkin juga menyukai