Karya Rara 2
Karya Rara 2
NIS/NISN : 094127768/0073535838
TAHUN 2024
HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING
NISN : 0073535838
Gladys Cilciana N, [Link]. K Shintia Dwi Puti [Link] Ramlah, [Link], [Link]
NIP.198312242023212011 NIP. 199711032023212010 NIP. 196806121999032006
.
Mengetahui,
i
KATA PENGANTAR
Puji syukur saya panjatkan kepada Allah Yang Maha Kuasa bahwa atas rahmat dan
karunia-Nya, saya telah dapat menyelesaikan tugas karya tulis ilmiah dengan judul “Pengaruh
Konsumsi Gula Berlebih Terhadap Kesehatan Orang Dewasa Usia 40-75 Tahun di Mamboro
Barat RT 004/RW 002”.
Karya tulis ilmiah ini disusun sebagai salah satu upaya untuk memberikan informasi
kepada masyarakat tentang dampak konsumsi gula berlebihan terhadap Kesehatan, khususnya
bagi orang dewasa. Penelitian ini saya harapkan dapat menjadi bahan referensi yang bermanfaat
bagi pembaca dalam memahami pentingnya pola konsumsi gula yang seimbang untuk menjaga
Kesehatan tubuh.
Dalam penyusunan karya tulis ini, saya menyadari sepenuhnya bahwa keberhasilan
penyelesaian tugas ini tidak lepas dari bantuan, bimbingan, dan dukungan dari berbagai pihak.
Oleh karena itu, saya mengucapkan terima kasih kepada:
1. Guru pembimbing saya, yang telah memberikan arahan dan masukan berharga selama
proses penyusunan karya tulis ini.
2. Orang tua dan teman-teman, atas doa, dukungan, dan motivasi yang selalu diberikan
kepada saya.
3. Semua pihak yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu, namun telah membantu
menyelesaikan karya tulis ini.
Saya menyadari bahwa karya tulis ilmiah ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh
karena itu, saya sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari pembaca demi
perbaikan karya tulius ini di masa pendatang.
Semoga karya tulis ilmiah ini dapat memberikan manfaat serta menambah wawasan
bagi pembaca tentang pentingnya menjaga pola hidup sehat, khususnya terkait konsumsi gula.
ii
DAFTAR ISI
SAMPUL
HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING i
KATA PENGANTAR ii
DAFTAR ISI iii
BAB 1. PENDAHULUAN 1
1.1 LATAR BELAKANG 1
1.2 RUMUSAN MASALAH 1
1.3 TUJUAN PENELITIAN 2
1.4 MANFAAT PENELITIAN 2
DAFTAR PUSTAKA 14
LAMPIRAN 15
BIODATA PENULIS 20
iii
BAB 1
PENDAHULUAN
Dampak negatif dari konsumsi gula berlebih sangat beragam dan mencakup berbagai
aspek kesehatan. Salah satu yang paling mencolok adalah meningkatnya prevalensi obesitas di
kalangan orang dewasa. Obesitas bukan hanya masalah kosmetik, tetapi juga merupakan faktor
risiko utama untuk berbagai penyakit kronis, termasuk diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan
hipertensi. Meningkatnya angka obesitas ini menunjukkan perlunya pemahaman yang lebih baik
tentang bagaimana gula mempengaruhi kesehatan tubuh.
Menurut World Health Organization (WHO), konsumsi gula tambahan sebaiknya tidak
lebih dari 10% dari total asupan kalori harian. Namun, banyak orang dewasa yang mengonsumsi
gula jauh di atas batasan ini.
Dengan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan
menganalisis pengaruh konsumsi gula berlebih terhadap kesehatan orang dewasa. Melalui
pemahaman yang lebih mendalam tentang dampak negatif dari gula, diharapkan masyarakat
dapat lebih bijak dalam mengatur asupan gula mereka dan memilih pola makan yang lebih
sehat. Kesadaran akan bahaya konsumsi gula berlebih menjadi langkah awal yang penting untuk
mencegah berbagai masalah kesehatan di masa depan.
1
1.3 TUJUAN PENELITIAN
Dari latar belakang dan rumusan masalah di atas, maka saya dapat memberitahukan tujuan
penelitian sebagai berikut:
1. Menganalisis pola konsumsi gula pada orang dewasa.
2. Memberikan rekomendasi strategi untuk mengurangi konsumsi gula berlebih.
3. Mengidentifikasi dampak gula berlebih terhadap kesehatan fisik dan mental pada orang
dewasa.
2
BAB 2
TINJAUAN PUSTAKA
Menurut American Heart Association (AHA) pada tahun 2018, gula merujuk pada
karbohidrat sederhana yang memberikan rasa manis dan sering ditambahkan ke makanan dan
minuman. AHA mengkategorikan gula menjadi dua jenis utama yaitu gula tambahan adalah
gula yang ditambahkan ke makanan dan minuman selama proses pemrosesan atau persiapan.
Contoh termasuk gula meja (sukrosa), sirup jagung, dan madu. Gula alami adalah gula yang
ditemukan secara alami dalam makanan seperti buah-buahan (fruktosa) dan susu (laktosa).
Menurut Gidding, S.S, (2016), khususnya gula tambahan, memiliki dampak signifikan
terhadap kesehatan jantung dan metabolisme. Konsumsi gula tambahan yang tinggi telah
dikaitkan dengan peningkatan risiko obesitas, diabetes tipe 2, dan penyakit jantung. Gula
tambahan dapat berkontribusi pada kalori berlebih tanpa memberikan nilai gizi yang signifikan.
3
2) Kurangnya Aktivitas Fisik: Gaya hidup yang sedentari, di mana seseorang tidak
cukup bergerak, juga merupakan faktor penting.
3) Faktor Genetik dan Lingkungan: Genetika dapat mempengaruhi kecenderungan
seseorang untuk menjadi obesitas, sementara lingkungan, termasuk akses ke
makanan sehat dan fasilitas olahraga, juga berperan.
1) Faktor Gaya Hidup: Diet tinggi gula dan lemak, kurangnya aktivitas
fisik, dan obesitas merupakan faktor risiko utama.
2) Genetik: Ada faktor genetik yang dapat mempengaruhi kecenderungan
seseorang untuk mengalami resistensi insulin.
3) Peradangan: Kondisi peradangan kronis dalam tubuh juga dapat
berkontribusi terhadap perkembangan resistensi insulin.
b. Dampak Kesehatan
4
2.2.4 Kesehatan Mental
Menurut Pollan M (2006) konsumsi gula tinggi dapat menyebabkan lonjakan dan
penurunan mendadak dalam kadar gula darah, yang dapat memengaruhi suasana hati dan energi
seseorang. Hal ini sering kali menyebabkan perasaan cemas atau depresi. Konsumsi gula
berlebih dapat menyebabkan peradangan dalam tubuh, yang telah dikaitkan dengan berbagai
kondisi kesehatan mental, termasuk depresi dan kecemasan. Pollan menunjukkan bahwa
peradangan dapat mempengaruhi neurotransmitter yang berperan dalam mood.
Menurut Taubes, G. (2016), konsumsi gula dan karbohidrat olahan memiliki pengaruh
signifikan terhadap hormon yang mengatur nafsu makan. Berikut adalah beberapa poin penting
mengenai pengaruh tersebut:
5
2.2.6 Penyakit Kardiovaskular/Penyakit Jantung
Menurut World Health Organization (WHO) pada tahun 2015, konsumsi gula
berlebihan merupakan salah satu faktor utama yang berkontribusi terhadap kerusakan gigi,
khususnya karies gigi. Berikut adalah beberapa poin penting mengenai hubungan antara gula
dan kerusakan gigi:
a. Hubungan Gula dan Kerusakan Gigi
1) Produksi Asam:
Gula yang terdapat dalam makanan dan minuman berfungsi sebagai sumber
makanan bagi bakteri di dalam plak gigi. Bakteri ini memproduksi asam
sebagai produk sampingan, yang dapat merusak enamel gigi.
2) Deminimalisasi Enamel:
Asam yang dihasilkan oleh bakteri menyebabkan demineralisasi enamel,
lapisan pelindung gigi, yang mengarah pada pembentukan lubang (karies).
3) Frekuensi Konsumsi:
Tidak hanya jumlah gula yang dikonsumsi, tetapi juga frekuensi konsumsi
makanan dan minuman manis yang berkontribusi terhadap risiko kerusakan
gigi. Semakin sering gigi terpapar gula, semakin tinggi risikonya.
6
b. Rekomendasi WHO
7
BAB 3
METODE PENELITIAN
1. Judul penelitian: Pengaruh konsumsi gula berlebih terhadap kesehatan orang dewasa.
2. Tujuan penelitian:
a. Menilai dampak konsumsi gula berlebih terhadap kesehatan fisik (misalnya, obesitas,
diabetes, dan masalah gigi).
b. Menganalisis pengaruh konsumsi gula terhadap kesehatan mental (misalnya, suasana
hati, kecemasan).
3. Hipotesis
Konsumsi gula berlebih berhubungan positif dengan peningkatan risiko obesitas,
diabetes, dan masalah kesehatan mental pada orang dewasa.
4. Metode penelitian
8
[Link] Data:
Hitung total konsumsi gula dan analisis hubungan dengan kesehatan menggunakan
statistik deskriptif dan korelasi.
[Link] Hasil:
Diskusikan hasil dan bandingkan dengan studi sebelumnya.
[Link]:
Ringkaskan temuan dan berikan rekomendasi untuk mengurangi konsumsi gula.
9
BAB 4
4.1 HASIL
Tabel Distribusi Responden Pengaruh Gula Berlebih Terhadap Kesehatan Orang Dewasa di
Mamboro Barat RT 004/RW 002.
No. Pertanyaan Jumlah Persentase Tingkat
Responden
Berdasarkan tabel di atas diperoleh bahwa orang dewasa memiliki tingkat responden yang
kurang baik sebanyak 84,2% terhadap gula yang berlebihan.
10
4.2 PEMBAHASAN
Untuk mendapatkan hasil mengenai pengaruh konsumsi gula berlebih terhadap
kesehatan orang dewasa maka dilakukan penelitian. Penelitian yang dilakukan adalah
memberikan pertanyaan tentang seputar pengaruh gula berlebih terhadap orang dewasa.
11
2. Menurut American Heart Association konsumsi gula bebas maksimal 24 gram perhari
(sekitar 6 sendok teh) untuk wanita. Konsumsi gula bebas maksimal 36 gram perhari
(sekitar 9 sendok teh) untuk pria.
3. Menurut Kementerian Kesehatan Indonesia konsumsi gula bebas maksimal 50 gram
perhari (sekitar 12 sendok teh) untuk orang dewasa.
12
BAB 5
5.1 KESIMPULAN
Dari penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa konsumsi gula berlebih
memiliki dampak yang signifikan terhadap kesehatan orang dewasa. Konsumsi gula yang
melebihi batas rekomendasi harian dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk
obesitas, diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan gangguan kesehatan mental. Obesitas, yang
sering kali merupakan akibat dari pola makan tinggi gula, dapat meningkatkan risiko penyakit
kronis lainnya. Selain itu, konsumsi gula berlebih juga berkontribusi pada peningkatan kadar
trigliserida dan kolesterol jahat dalam darah, yang berpotensi memicu penyakit kardiovaskular.
Dari segi kesehatan mental, penelitian menunjukkan adanya hubungan antara konsumsi
gula tinggi dan peningkatan risiko depresi serta kecemasan. Fluktuasi kadar gula dalam darah
akibat konsumsi gula yang tidak terkontrol dapat memengaruhi suasana hati dan fungsi kognitif,
yang pada gilirannya dapat berdampak negatif pada kualitas hidup individu. Oleh karena itu,
penting untuk menyadari bahwa gula tidak hanya memengaruhi kesehatan fisik tetapi juga
mental.
5.2 SARAN
Berdasarkan kesimpulan di atas, beberapa saran yang dapat diberikan adalah sebagai berikut:
13
DAFTAR PUSTAKA
American Heart Association. (2018). "Added Sugars: A Guide to the 2015-2020 Dietary
Guidelines for Americans." Diakses dari American Heart Association.
Gidding, S. S., et al. (2016). Dietary Recommendations for Children and Adolescents: A Guide
for Practitioners. Elk Grove Village, IL: American Academy of Pediatrics.
Harvard T.H. Chan School of Public Health. (n.d.). "The Nutrition Source: Added Sugars."
Diakses dari Harvard T.H. Chan.
Johnson, R. K., et al. (2014). Dietary Sugars Intake and Cardiovascular Health. Washington,
D.C.: American Heart Association.
Lustig, R. H. (2013). Fat Chance: Beating the Odds Against Sugar, Processed Food, Obesity,
and Disease. New York: Hudson Street Press.
Pollan, M. (2006). The Omnivore’s Dilemma: A Natural History of Four Meals. New York:
Penguin Press.
Willett, W., & Rockström, J. (2017). Eat, Drink, and Be Healthy: The Harvard Medical School
Guide to Healthy Eating. New York: Free Press.
World Health Organization. (2015). Guideline: Sugars intake for adults and children. Diakses
dari WHO.
14
LAMPIRAN
15
B. Daftar Pertanyaan Wawancara
C. Daftar Responden
Responden 1
Nama: Bahron
16
Usia: 54 tahun
Responden 2
Nama: Warni
Usia: 54 tahun
Responden 3
Nama: Sustiwati
Usia: 52 tahun
Responden 4
Nama: Nurlaela
Usia: 45 tahun
Responden 5
Nama: Tija
Jenis kelamin:
Usia: 62 tahun
17
KUESIONER PENELITIAN
Skala penilaian:
Ya = 5
Tidak = 3
18
7. Apakah bapak/ibu 5 5 3 5 5 23 25 92%
mempunyai
kebiasaan
mengkonsumsi
atau minum yang
manis seperti teh
dan kopi setiap
pagi?
8. Apakah bapak/ibu 5 5 5 5 5 25 25 100%
mempunyai
kebiasaan
mengkonsumsi
gorengan atau kue
yang terbuat dari
susu atau
mentega?
9. Apakah bapak/ibu 5 5 5 5 5 25 25 100%
mengkonsumsi
nasi 3x dalam
sehari?
10. Apakah bapak/ibu 3 3 3 3 5 17 25 68%
mengkonsumsi
makanan dan
minuman yang
banyak memakai
pemanis?
Persentase Rata-rata 82,4%
19
BIODATA PENULIS
Agama : Islam
Status : Pelajar
Gol. Darah :-
Kesan:
SMAN 5 Palu memiliki pendidikan yang baik, dengan pengajaran yang terstruktur dan
dukungan dari guru yang berpengalaman. Dari pembuatan karya tulis ilmiah ini saya diberikan
kesempatan untuk mengekspresikan ide dan kreativitas. Melalui penelitian ini saya belajar
untuk berpikir kritis dan analitis. Proses penulisan karya tulis ilmiah ini membantu saya
mengembangkan keterampilan penelitian yang penting, seperti pengumpulan data, analisis, dan
penyajian informasi. Guru-guru di SMAN 5 Palu sangat mendukung saya dalam proses
penulisan karya tulis ilmiah dan memberikan bimbingan yang konstruktif.
Pesan:
Semoga karya tulis ini dapat mengembangkan keterampilan penulisan karya tulis ilmiah dan
memberikan wawasan bagi pembaca. Saya harap teman-teman lebih didorong untuk berinovasi
dan mencari topik yang relevan dengan isu-isu terkini dalam karya tulis ilmiah. Setiap ide yang
teman-teman miliki bisa menjadi sesuatu yang baru dan berharga. Jangan takut untuk berpikir di
luar kebiasaan dan ingatlah bahwa setiap langkah kecil menuju penyelesaian yang baik.
20