0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan9 halaman

Design Calculation Radial

Dokumen ini menjelaskan perhitungan desain pintu radial untuk Bendung Margatiga di Lampung, termasuk spesifikasi teknis seperti ukuran, tegangan yang diijinkan, dan perhitungan momen tekuk. Total berat bagian bergerak dari pintu mencapai 96,849.60 kg, dengan analisis gaya gesek dan pusat titik berat juga disertakan. Selain itu, dokumen ini mencakup detail mengenai sling dan tegangan kabel dalam kondisi normal.

Diunggah oleh

delphianrt02
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan9 halaman

Design Calculation Radial

Dokumen ini menjelaskan perhitungan desain pintu radial untuk Bendung Margatiga di Lampung, termasuk spesifikasi teknis seperti ukuran, tegangan yang diijinkan, dan perhitungan momen tekuk. Total berat bagian bergerak dari pintu mencapai 96,849.60 kg, dengan analisis gaya gesek dan pusat titik berat juga disertakan. Selain itu, dokumen ini mencakup detail mengenai sling dan tegangan kabel dalam kondisi normal.

Diunggah oleh

delphianrt02
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PERHITUNGAN DESAIN PINTU RADIAL BENDUNG MARGATIGA - LAMPUNG

1 Data Desain
Tipe : Radial Gate
Batas Maximal Banjir : 26.00 m
Batas Tinggi Air : 23.00 m
Batas terendah Air : 16.00 m
Puncak Elevasi : 28.00 m
Bentangan Bersih : 7.00 m
Tinggi Pintu : 7.00 m
Rencana Tinggi H Air : 10.00 m
Jumlah : 3.00 sets
Tegangan yang diijinkan : SS400 : 1200 kg/cm²
: SM490 : 1600 kg/cm²
Korosi : 2.00 mm

+28.00
+26.00

+23.00

+16.00
+12.00

2 Radius Pintu Radial


R = 1.25 * H
= 1.25 * 7.00
= 8.75 m

sin β/2 = h/2


R
5
=
8.75
= 0.6

β/2 = 34.87 ⁰
β = 69.74 ⁰
<= 1.22 rad

β
3 Panjang Busur Pintu
L = R * (< in radiant)
= 8.75 * 3.14 * 1.22
= 11.14 m

4 Jarak Horisontal Girder


(a) Jumlah Girder-N, Menurut kepada Standar untuk H = 8.5 ke 12 = 4
(b) Tekanan Air, t/m² Jarak, m kg/cm²
p0 = 0.000 0.000
a
3.000
b1 = 3.000

p1 = 3.000 3.000
b
6.000
b2 = 2.000

p2 = 6.000 6.000
c
8.000
b3 = 1.200
9.559

p3 = 8.500 8.500
d
9.200
b4 = 1.441

p4 = 10.000 10.000
e
10.000

5 Perkuatan Vertikal
5.1 Momen Tekuk pada Vertical stiffeners
M ab = p1*b1^2/6
= 3.000 * 3.000 ^2 / 6
= 4.5000 tm
= 450,000 kg-cm

M cb & bc = (p1*b2^2/12)+(p2*b2^2/12)
= 3.000 * 2.000 ^2 / 12 + 6.000 * 2.000 ^2 / 12
= 3.0000 tm
= 300,000 kg-cm

M cd & dc = (p2*b3^2/12)+(p3*b3^2/12)
= 6.000 * 1.200 ^2 / 12 + 8.500 * 1.200 ^2 / 12
= 1.7400 tm
= 174,000 kg-cm

M de = (p3*b4^2/2)+(p4*b4^2/3)
= 8.500 * 1.441 ^2 / 2 + 10.000 * 1.441 ^2 / 3
= 15.746648 tm
= 1,574,665 kg-cm
Max. Momen tekuk- Mb max.
Mb max. = 1,574,665 kg-cm
5.2 Jumlah Stiffener
Jarak, s = 0.60 m
N = (B/s)+1
= 14/0.6+1
= 12.7

5.3 Tekanan Tekuk


σcd = Mmax = 1,574,664.76
Zxl = 1490

= 1,574,664.76
1490
= 1,056.82 tf/cm2

Material : JIS G 3101 SS400


H B Tw Tf
I mm 450 200 9 14
Korosi
Ix1 = 33,500.00 cm⁴
Zx1 = 1490 cmᶟ
Aw = 96.76 cm²
G = 76 kg/m

5.4 Berat vertical stiffeners


Gst = N*L*G
= 12.7 * 11.14 * 76.00
= 10,725.10 kgs

6 Horizontal girder
6.1 Ujung frames harus diatur sekitar 0.2*B mengukur dari setiap ujung.
Ukuran ujung frame dari setiap ujung Pintu, e
b = 0.2 * B
= 0.2 * 7.00
= 1.4 m
= 140 cm
Ukuran diantara ujung-ujung frame
e = B - (2*b)
= 7.00 - (2*2.8)
= 4.2 m
= 420 cm

6.2 Beban Kerja pada horizontal girder


(1) Beam B
wb = wb1 + wb2

wb1 = (p0 +2*p1)*b1


6
( 0.000 + 2 * 3.000 ) * 3.000
6
= 3.000 tf/m

wb2 = (2*p1+p2)*b2
6
( 2 * 3.000 + 6.000 ) * 2.000
6
= 4.000 tf/m

wb = 3.000 + 4.000 = 7.000 tf/m


= 70 kgf/m dipakai IWF [Link] (76 Kg/m)
(2) Beam C
wc = wc1 + wc2
wc1 = (p1+2*p2)*b2
6
= ( 3.000 + 2 * 6.000 ) * 2.000
6
= 5.00 tf/m

wc2 = (2*p2+p3)*b3
6
= ( 2 * 6.000 + 8.500 ) * 1.200
6
= 5.80 tf/m

wc = 5.00 + 5.80 = 10.80 tf/m


= 108 kg/m dipakai IWF [Link] (120 Kg/m)

(3) Beam D
wd = wd1 + wd2
wd1 = (p2+2*p3)*b3
6
= ( 6.000 + 2* 8.500 ) * 1.200
6
= 4.60 tf/m

wd2 = (2*p3+p4)*b4
6
= ( 2 * 8.500 + 10.000 ) * 1.441
6
= 6.485 tf/m

wd = 4.600 + 6.485 = 11.085 tf/m


= 110.845 kg/m dipakai IWF [Link] (120 Kg/m)

wmax. = 110.85 kg/cm


MBA = wmax*b^2 = 2,172,562.00
2 2
= 1,086,281 kg/cm

6.3 Tekanan Tekuk


σBC = MBC = 1,086,281
Zx1 10,900.00
= 2,172,562.00
10,900.00
Girder Atas = 199.32 kgf/cm2
Material : JIS G 3101 SS400
H B Tw Tf
I mm 900 300 18 34
Corr. all. mm
Ix1 = 498,000 cm⁴
Zx1 = 10900 cmᶟ
Aw = 364 cm²
G = 286 kg/m

6.4 Berat horizontal girder


Gst = N*B*G
= 4.00 * 7.00 * 286
= 80,080.00 kgs
7 Skin plate
Berdasaarkan pertimbangan keamanan yang dilaksanakan ketebalan skin plate tidak kurang dari 10 mm
Sebuah kelonggaran untuk ketebalan 2 mm dibuat untuk korosi dan karat.
Kelonggaran ini termasuk spesifikasi ketebalan minimum 14 mm
Sehingga ketebalan efektif skin plate hanya 12 mm

7.1 Tekanan Tekuk


σs = K*a^2*p
100 x t^2

7.2 Hasil Perhitungan


k= 50
a b b/a p t
(cm) (cm) (kgf/cm2) cm σs (kgf/cm2)
60 372.600 6.21 2.245 1.80 1247.2
60 318.900 5.315 6.134 2.80 1408.3
60 264.400 4.407 8.91 3.80 1110.7
60 144.100 2.402 10.521 3.80 1311.5
Tekanan Tekuk yang diijinkan SM-4901311.5
Kelonggaran Korosi 0.2 cm
Ketebalan Skin Plate 1 20 mm
2 30 mm
3 40 mm
4 40 mm

7.3 Berat skin plate, G=W*H*t*g


Lebar-W Tinggi-H Tebal-t Berat-G
(dm) (dm) (dm) (Kg)
1 70 18.63 0.2 2,047.44
2 70 15.945 0.2 1,752.36
3 70 13.22 0.2 1,452.88
4 70 7.205 0.2 791.83
5 Total 6,044.50
( Dipilih skin plate t = 1.37 cm atau t = 14mm)
8 Total berat bagian bergerak tidak termasuk ujung frame
Berat vertical stiffener = 10,725.10 kgs
Berat horizontal girder = 80,080.00 kgs
Berat skin plate = 6,044.50 kgs
Total = 96,849.60 kgs

9 Gaya Gesek
9.1 Gaya Gesek pada pin
Perkiraan diameter pin-df = 300 mm
= 0.15 m
Gesekan antara bronze dan besi-ff = 0.25

(a) Daya dorong horisontal maksimum pada pin, P =


P = B*H^2
2*n
dimana n= Jumlah ujung frame = 2
P = 7 * 10 ^2/4 = 175
2 * 2 4
P = 43.75 tf

(b) Gaya Gesek pada pin


Fp = P*ff 43.75 * 0.25
= 10.9 tf
(c) Beban karena gesekan-Tp
Tp * R = Fp * r
Tp = Fp * r / R = 10.94 * 0.15 / 8.75
= 0.19
Where :
R = Jari-jari Pintu Radial
Fp = Gaya Gesek Pada pin
r = Jari-jari dari pin

9.2 Gaya Gesek yang disebabkan karet seal


Perkiraan lebar dari seal penahan tekanan air-wr = 50 mm
= 0.05 m
Area tekanan pada karet - ar = 2*L*wr = 2 * 11.14 * 0.05
= 1.11 m2
Rata - rata tekanan air - pw = 5.58 t/m2
Koefisien gesekan antara karet dan besi-fr = 1.1
Beban yang disebabkan oleh gesekan karet seal - tr
Tr = pw*ar*fr = 5.58 * 1.11 * 1.1
= 6.84 tf

10 Pusat titik berat


URAIAN BERAT UKURAN MOMEN
(kgs) (mm)
1 Daun Pintu 96,850 11,311 1,095,465,822
2 Ujung Frame 24,575 6,875 168,953,125
3 Total 121,425 1,264,418,947
4 Pusat titik berat 10,413 dari titik poros pin

11 Sling (Wire rope)


11.1 Tegangan kabel sling dalam kondisi normal
diameter, d 28 mm ( IWRC 6 x 19mm / 6 x 25mm strengt 80.5 Ton)
kekuatan patah kgf
Berat unit, Wc 90 kg/m
Panjang kabel sling-Lc 12.31 m
Tegangan sling akibat berat sendiri = 1.11 tf
Total tegangan di satu sisi sling dalam kondisi normal- Wc
Wc = (Gg+Gf+Tr)/2 = 220.24 + 1.96 + 6.84 / 2
= 114.52 Ton ( Double pulley )
= 57.26 Ton < 80.5 Ton (Ok)
Dimana :
Gg = Berat daun pintu = 220.24 tf
Gf = Berat bagian ujung frame pada dudukan sling = 1.96 tf
11.2 Tegangan kabel sling dalam kondisi darurat
(a) Dimensi sambungan
Bentang - B = 7.00 m
Radius - R = 8.75 m
tan A =B/R = 7/8.75 = 1.25
angel <A = 71.66 °
(i) Ukuran terdekat dari pin terhadap garis diagonal pin yang lain kepada sisi daun pintu- "X"
X/B = SIN(A)
X = Sin(A)*B = 9.81 m
Angel <D = 45.49 °
(ii) Ukuran dari titik temu garis diagonal dan garis pusat pintu kepada garis pusat Pin "Y"
Y/X = SIN(D)
Y = Sin(D)*X
Angel <D = 7.00 m
(iii) C of G = = 10.87 m
dar pusat pin
(iv) Ukuran dari titik temu garis diagonal dan garis pusat pintu kepada pusat titik berat -"Z"
Z = 10.87-7 = 3.87 m
(v) Jarak terdekat dari c.g kepada garis diagonal pin yang lain terhadap sisi daun pintu-"p"
p = sin(D)*X = 2.758 m

(b) Momen
Momen yang timbul terhadap sambungan vertikal melalui garis diagonal

Gg*p = Rd*X
(i) Reaksi pada titik d, Rd
Rd = Gg * p
X
= 110.12 * 2.76 303.931
=
9.81 9.81
= 30.98 tf
(downward)
(ii) Momen yang timbul terhadap sambungan vertikal melewati jalur sling, P-Q
Rd*Cc-Gg*Dc = Ra*Bc
Ra = Reaksi di titik A

Ra = (Rd*Cc)-(Gg*Dc)
Bc
= (30.98*0.6)-(110.12*6.4) -686.21
=
13.4 13.4
= -51.21 tf
(upward)
Dimana
Cc = Jarak terdekat kabel Sling dari titik D 0.6 m
Gg = Beban pada c.g/2 110.12 tf
Dc = Jarak terdekat kabel sling dari titik c.g 6.4 m
Bc = Jarak terdekat kabel sling dari titik A 13.4 m

(iii) Tegangan dalam keadaan darurat


Momen yang timbul pada sambungan vertikal melalu ititik D, paralel kepada garis AK
X*(Ra+T')=Gg*(X+Cc)
(Ra*X)+(T'*X)Gg*(X+Cc)
T'*X=Gg*(X+Cc)-(Ra*X)
T' = 110.12*(9.81+0.6)-(51.21*9.81)
9.81
= 1649.35
= 168.13 tf
9.81
Ditambah dengan beban gesek = 175.05 tf

12 Ujung Frame
12.1 Beban Axial pada bagian-bagian ujung frame
(a) Beban Axial
wb = 14.49 t/m
wc = 26.36 t/m
wd = 19.74 t/m
wmax = 26.36 t/m

(b) Beban Maximum hydrostatistic - F


F = wmax*B/2
= 26.36 * 7.00 / 2
= 369.04

( c) Bidang miring sepanjang jalur ujung bagian -F'


Radius R
Sudut Kemiringan Ujung Frame -Ө = 11.51
Panjang Ujung Frame- L = R/cos(Ө) = 8.75 / -0.87
= 10.06 m
F'= F*L/R = 369.04 * 11.14 / 8.75
= 469.88 tf

(d) Profil untuk Frame


Girder Atas
Material : JIS G 3101 SS400
H B Tw Tf
Double I mm 700 300 15 29
Korosi. mm
Ix1 = 237,000.0 cm⁴
Zx1 = 6,700 cmᶟ
Aw = 273.60 cm²
G = 215.00 kg/m
(e) Momen Tekuk-Bm
Panjang frame, L'=L-(hf+hg) = 14.45 m
Dimana
L = Jarak kemiringan frame = 15.8 m
hf = Tinggi pemaku vertikal = m
hg = Tinggi horisontal girder = m

Bm= G*L^2
8
= 215.00 * 14.45 ^2
8
= 5,612 kgm
(f) Beban Tekuk, Sb
Sb= Bm*100 + F'
z A
= 5,612 * 100 469.88 * 1000
+
6,700 273.60

= 561,156.72 469,884.15
+
6,700 273.60
= 83.75 + 1,717.41
= 1,801.17 kg/cm2

(g) Berat dari satu elemen frame


Gst=L'*G
= 14.45 * 215.00
= 3,106.75 kgs
Total berat-Gef = N*Gst = 9,320.25 kgs
N = Jumlah lengan = 3

Anda mungkin juga menyukai