Pengaruh Gaya Kepemimpinan Demokratis Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT Medco E&P Malaka Aceh Timur
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Demokratis Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT Medco E&P Malaka Aceh Timur
Vol. 03, No. 04, Tahun 2025, Hal.397- 407, ISSN: 3031-9498 (Online)
Corresponding Author:
Dora Fina
Universitas Malikussaleh
E-mail: dora.210260080@[Link]
Pendahuluan
Pentingnya manajemen sumber daya manusia dalam sebuah organisasi, maka dari itu di
dalam organisasi perlu adanya sumber daya yang baik untuk menunjang keberhasilan
organisasi. salah satu contoh sumber daya pada perusahaan adalah kinerja karyawan. Untuk
menciptakan sumber daya manusia yang handal membutuhkan pengelolaan yang baik agar
kinerja karyawan lebih optimal, sehingga pencapaian tujuan perusahaan yang dipengaruhi oleh
kinerja karyawan perusahaan itu sendiri bisa maksimal. Kinerja karyawan merupakan hasil
kerja yang telah dicapai oleh seseorang karyawan dalam suatu organisasi untuk mencapai tujuan
berdasarkan atas standarisasi atau ukuran dan waktu yang disesuaikan dengan jenis
pekerjaannya dan sesuai dengan norma dan etika yang telah ditetapkan Supardi, 2013 dalam
(Hasri Ainun Asbi, 2020).
Salah satu keputusan kontroversial adalah kebijakan yang mewajibkan karyawan untuk
bekerja di kantor, yang menimbulkan protes dan ketidakpuasan di kalangan karyawan. Banyak
yang merasa bahwa keputusan ini tidak mempertimbangkan preferensi mereka atau kebutuhan
kerja yang fleksibel. Ketidakpuasan ini tercermin dalam penurunan motivasi dan tingkat retensi
karyawan yang lebih rendah, serta akhirnya berdampak pada performa perusahaan yang
merosot. Akhirnya, Yahoo mengalami penurunan kinerja yang berujung pada penurunan nilai
perusahaan dan penjualan aset penting, seperti penjualan kepada Verizon pada tahun 2017.
Berdasarkan hasil pengamatan yang di lakukan peneliti pada survei di PT Medco E&P
Malaka Aceh Timur, pemimpin pada ini terlihat terbuka dalam menerima dan mendengarkan
saran, pendapat, dan bahkan kritikan dari bawahannya, serta berusaha mengutamakan kerja
sama dalam usaha pencapain tujuan membantu permasalahan yang dihadapi bawahan. Terlihat
pemimpin yang masih melibatkan bawahan dalam pengambilan keputusan sehingga peneliti
berkesimpulan bahwa pemimpin pada PT Medco E&P Malaka Aceh Timur menerapkan Gaya
Kepemimpinan Demokratis. Selain itu masih di temukan beberapa pegawai yang memiliki
tingkat disiplin kerja yang rendah. Seperti larangan bagi setiap pegawai tetap dilarang untuk
pulang kerumah selama masa bekerja yaitu selama 2 minggu, tetapi banyak diantara mereka
yang masih melanggar aturan yang sudah dibuat oleh perusahan, ada juga pegawai yang datang
tidak tepat pada waktunya bagi pegawai yang tidak tinggal didalam perusahaan.
Peran pemimpin pada PT Medco E&P Malaka Aceh Timur merupakan hal yang
penting untuk menyikapi masalah tersebut. Setiap pemimpin pada dasarnya memiliki perilaku
yang berbeda dalam memimpin para karyawannya, perilaku para pemimpin itu disebut dengan
gaya kepemimpinan. Kepemimpinan mempunyai hubungan yang sangat erat dengan hasil
kinerja karyawan Karena keberhasilan seorang pemimpin dalam menggerakan karyawan untuk
mencapai tujuan yang telah ditetapkan bersama sangat tergantung kepada kewibawaan, dan
juga pemimpin itu didalam menciptakan hasil kinerja yang baik bagi karyawan. Gaya
Kepemimpinan Demokratis merupakan salah satu variabel yang berpengaruh untuk
memecahkan masalah kinerja pegawai.
Berdasarkan uraian latar belakang di atas, tujuan penelitihan ini adalah untuk
mengetahui tentang pengaruh Gaya Kepemimpinan Demokratis terhadap kinerja karyawan
pada PT Medco E&P Malaka Aceh Timur, sehingga kedepannya tidak akan ada lagi kelalaian
dalam bekerja dan akan lebih mempererat komunikasi antara tim..
TINJAUAN PUSTAKA
Manajemen Sumber Daya Manusia
Manajemen Sumber Daya Manusia adalah proses pengelolaan manusia. melalui
perencanaan, rekrutmen, seleksi, pelatihan, pengembangan, pemberian kompensasi, karir,
keselamatan dan kesehatan serta menjaga hubungan industrial sampai pemutusan hubungan
kerja guna mencapai tujuan perusahaan dan peningkatan kesejahteraan stake holder (Kasmir,
2016).
Gaya Kepemimpinan Demokratis
Menurut Sutarto dalam Utari (2017), Gaya Kepemimpinan Demokratis adalah suatu
pendekatan dalam kepemimpinan yang menekankan partisipasi aktif dari anggota kelompok
atau organisasi dalam proses pengambilan keputusan. Pemimpin dengan gaya ini cenderung
melibatkan bawahannya dalam setiap tahap keputusan dan memberi mereka kesempatan untuk
mengemukakan pendapat atau saran.
Gaya Kepemimpinan Demokratis adalah suatu pendekatan dalam kepemimpinan yang
menekankan partisipasi aktif dari anggota kelompok atau organisasi dalam proses pengambilan
keputusan. Pemimpin dengan gaya ini cenderung melibatkan bawahannya dalam setiap tahap
keputusan dan memberi mereka kesempatan untuk mengemukakan pendapat atau saran.
Pemimpin demokratis lebih mengutamakan komunikasi dua arah dan berusaha menciptakan
suasana kerja yang terbuka serta mendengarkan aspirasi dan kebutuhan anggota tim (LSPR
News, 2024)..
Kinerja Karyawan
Kinerja karyawan dapat didefinisikan sebagai tingkat pencapaian hasil kerja yang
diharapkan oleh organisasi dari setiap karyawan berdasarkan tugas dan tanggung jawab yang
diemban (Sopiah & Sangdji, 2018). Sedangkan Menurut Benardin dan Russel (2015) dalam
buku “ Lendy Zelviean Adhri” kinerja karyawan adalah hasil yang di produksi oleh fungsi
pekerjaan tertentu atau kegiatan-kegiatan pada pekerjaan tertentu selama periode waktu
tertentu, yang memperlihatkan kualitas dan kuantitas dari pekerjaan tersebut.
Menurut (Siagian & Khair, 2018) kinerja merupakan sistem yang digunakan untuk
menilai dan mengetahui apakah seorang karyawan telah melaksanakan pekerjaannya secara
keseluruhan, atau merupakan perpaduan dari hasil kerja (apa yang harus dicapai seseorang) dan
kompetensi bagaimana seseorang mencapainya. Kinerja juga bisa diartikan sebagai suatu hasil
yang dicapai oleh pegawai dalam pekerjaannya menurut kriteria tertentu yang berlaku untuk
suatu pekerjaan.
Kerangka Konseptual
Gambar 1 Kerangka Konseptual
Gaya kepemimpinan
Demokratis (X)
1. Keterlibatan anggota tim Kinerja Karyawan (Y)
dalam pengambilan
keputusan 1. Kualitas
2. Komunikasi dua arah yang 2. Kuantitas
terbuka 3. Ketepatan waktu
3. Penghargaan terhadap 4. Efektivitas Kehadiran
pendapatan dan ide anggota 5. Kemandirian
tim
4. Menumbuhkan rasa tanggung
(Sopiah & Sangdji,2018)
jawab dan kepemimpinan
5. Membangun suasana kerja
yang positif dan harmonious
Sutarto dalam Utari (2017)
Metode Penelitian
Dalam penelitian ini peneliti mengunakan pendektan secara kualitaitif. Menurut
Sugiyono (2019) berpendapat bahwa pendekatan kuantitatif merupakan penelitian yang
berlandaskan pada filsafat positivisme untuk meneliti populasi atau sampel tertentu dan
pengambilan sampel secara random dengan pengumpulan data menggunakan instrumen,
analisis data bersifat statistik.
Jenis penelitian kuantitatif yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan penelitian
deskriptif. Menurut Adiputra et al., (2021) Penelitian deskriptif adalah penelitian yang
bertujuan untuk mendeskripsikan fenomena yang ada, yaitu fenomena alam atau fenomena
buatan manusia, atau yang digunakan untuk menganalisis atau mendeskripsikan hasil subjek,
tetapi tidak dimaksudkan untuk memberikan implikasi yang lebih luas. Penelitian deskriptif
muncul karena begitu banyak pertanyaan yang muncul mengenai masalah kesehatan seperti
mortalitas, morbiditas, terutama mengenai besarnya masalah, luasnya masalah, dan pentingnya
masalah tersebut.
Lokasi penelitian yang di pilih oleh peneliti adalah PT Medco E&P Malaka yang
bertempat di Aceh Timur. Alasan peneliti mengambil perusahan ini karena peneliti melihat
masih banyak para karyawan yang kurangnya kerjasama tim dalam berkerja dan banyaknya
para karyawan yang melanggar aturan yang telah di buat oleh perusahan. Populasi yang di ambil
oleh peneliti dalam penelitian ini adalah 250 karyawan yang ada pada PT Medco E&P Malaka
Aceh Timur.
Menurut Sugiyono (2020) analisis data adalah proses mencari dan menyusun secara
sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi dengan
cara mengorganisasikan data ke dalam kategori, menjabarkan ke dalam unit-unit, melakukan
sintesa, menyusun ke dalam pola, memilih mana yang penting dan yang akan dipelajari, dan
membuat kesimpulan sehingga mudah dipahami oleh diri sendiri maupun orang lain. Teknik
yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis regresi linier sederhana adalah hubungan
secara liner antara satu variabel independen (X) dengan varibel dependen (Y). Analisis ini untuk
mengetahui arah hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen apakah
positif atau negatif dan untuk memprediksi nilai dari variabel dependen apabila nilai variabel
independen mengalami kenaikan atau penurunan, sehingga dapat diketahui pengaruh positif
atau negatif faktor-faktor tersebut terhadap kinerja karyawan PT Medco E&P Makaka Aceh
Timur. Analisis regresi liner sederhana dalam membantu penelitian ini.
Uji Validitas
Tabel 2 Hasil Uji Validitas
Variabel r-hitung r-tabel Hasil
0,737 0,197 Valid
0,771 0,197 Valid
0,816 0,197 Valid
0,754 0,197 Valid
Gaya
0,711 0,197 Valid
Kepemimpinan
0,764 0,197 Valid
Demokratis(X)
0,829 0,197 Valid
0,792 0,197 Valid
0,835 0,197 Valid
0,762 0,197 Valid
0,745 0,197 Valid
0,800 0,197 Valid
0,783 0,197 Valid
0,788 0,197 Valid
Kinerja 0,642 0,197 Valid
Karyawan (Y) 0,793 0,197 Valid
0,804 0,197 Valid
0,802 0,197 Valid
0,776 0,197 Valid
0,695 0,197 Valid
Hasil analisis dari tabel diatas menunjukkan bahwa segi ketepatan dalam mengukur.
Seluruh pernyataan yang digunakan dalam mengukur variabel Gaya Kepemimpinan
Demokratis (X) dan Kinerja Karyawan (Y) memiliki ketepatan yang baik ini terlihat dari
besarnya koefisien validitas yang dihasilkan oleh setiap item pernyataan yang semuanya diatas
0,197 atau bisa dikatakan bahwa r-hitung > r-tabel. Sehingga dapat disimpulkan semua item
pernyataan untuk variabel Gaya Kepemimpinan Demokratis(X) dan Kinerja Karyawan (Y)
adalah valid dan dapat digunakan menjadi alat ukur penelitian.
Analisis Regresi Linier Sederhana
Tabel 3 Hasil Analisis Regresi Linear Sederhana
Coefficientsa
Unstandardized Standardized
Coefficients Coefficients
Model B Std. Error Beta t Sig.
1 (Constant) 17.518 2.894 6.053 .000
GAYA .534 .073 .596 7.341 .000
KEPEMIMPINAN
DEMOKRATIS
a. Dependent Variable: KINERJA KARYAWAN
Coefficientsa
Unstandardized Standardized
Coefficients Coefficients
Model B Std. Error Beta t Sig.
1 (Constant) 17.518 2.894 6.053 .000
GAYA .534 .073 .596 7.341 .000
KEPEMIMPINAN
DEMOKRATIS
a. Dependent Variable: KINERJA KARYAWAN
Hal ini berarti perilaku seorang pemimpin adalah pengaruh yang akan menimbulkan
pemahaman tersendiri yang akan sangat berpengaruh terhadap kondisi psikologis bawahan,
dikarenakan ada bawahan yaang melihat, mengamati dan memicu perilaku pemimpin yang
ditampilkan atasan sebagal sesuatu yang diharapkan bawahan maka akan memiliki dampak
yang lebih baik terhadap kinerja. Oleh karena itu untuk meningkatkan kembali kinerja
karyawan tersebut, maka salah satu faktor yang perlu diperhatikan adalah menyangkut Gaya
Kepemimpinan Demokratis yang diterapkan oleh pemimpin-pemimpin pada perusahaan yaitu
bagaimana agar Gaya Kepemimpinan Demokratis yang di terapkan para pemimpin dapat
menunjang kinerja karyawannya agar lebih baik.
Hasil penelitian ini sejalan dengan teori yang diungkapkan oleh Menurut Sutarto bahwa
Gaya Kepemimpinan Demokratis ialah suatu pendekatan dalam kepemimpinan yang
menekankan partisipasi aktif dari anggota kelompok atau organisasi dalam proses pengambilan
keputusan. Artinya Keberhasilan perusahaan pada dasarnya di topang oleh kepemimpinan yang
efektif, dimana untuk meningkatkan semangat kerja bawahannya, pemimpin juga sangat
berperan penting dalam suatu perusahaan karena pemimpin yang menerapkan prinsip dan
teknik yang dapat meningkatkan produktivitas karyawan dan dengan kepemimpinan itu dia
dapat mempengaruhi kinerja karyawannya dapat meningkatkan kinerja karyawan sehingga
dapat tercapai sesuai tujuan.
Berdasarkan hasil dari penelitian dapat dikatakan Gaya Kepemimpinan Demokratis
berpengaruh secara langsung terhadap kinerja karyawan. Sejalan dengan penelitian yang
dilakukan oleh Hasri Ainun Asbi, (2020) yang menyatakan bahwa Gaya Kepemimpinan
Demokratis berpengaruh positf dan signifikan terhadap kinerja karyawan serta penelitian oleh
Tri santi Octavia Ola dkk, (2019), yang menyatakan bahwa Gaya Kepemimpinan Demokratis
berpengaruh positf dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Hal ini sesuai juga dengan
penelitian yang dilakukan oleh Chandra Yuda Hidayat, (2019) yang menyatakan bahwa Gaya
Kepemimpinan Demokratis berpengaruh positf dan signifikan terhadap kinerja karyawan..
Kesimpulan
Berdasarkan analisis data dan pembahasan mengenai Gaya Kepemimpinan Demokratis
terhadap kinerja karyawan pada PT Medco E&P Malaka Aceh Timur, dapat diambil
kesimpulan Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara Gaya Kepemimpinan
Demokratis dengan kinerja karyawan. Hal ini dapat dilihat dari hasil penelitian bahwa
thitung>ttabel (7,341>1,985) dan nilai signifikansi<0,005 (0,00<0,05). Ini berarti bahwa
keberhasilan perusahaan pada dasarnya di topang oleh kepemimpinan yang efektif, dimana
untuk meningkatkan semangat kerja bawahannya, pemimpin juga sangat berperan penting
dalam suatu perusahaan karena pemimpin yang menerapkan prinsip dan teknik yang dapat
meningkatkan produktivitas karyawan dan dengan kepemimpinan itu dia dapat mempengaruhi
kinerja karyawannya dapat meningkatkan kinerja karyawan sehingga dapat tercapai sesuai
tujuan.
Daftar Pustaka
Adam, M. A. (2021). Pengaruh Gaya Kepenmimpinan Terhadap Kinerja karyawan dengan
Motivasi Sebagai Variabel ntervening pada Pusat Koperasi Pegawaui Republik