0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan17 halaman

Bab Ii

Dokumen ini membahas berbagai jenis sensor, termasuk sensor proximity dan sensor inframerah, serta fungsinya dalam mendeteksi objek dan perubahan energi. Selain itu, dijelaskan tentang mikrokontroler, khususnya ESP-32, dan motor DC, termasuk cara kerja serta aplikasi dari motor tersebut. Juga dibahas driver motor BTS7960 yang digunakan untuk mengendalikan motor dengan efisien.

Diunggah oleh

ameliaaudia64
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan17 halaman

Bab Ii

Dokumen ini membahas berbagai jenis sensor, termasuk sensor proximity dan sensor inframerah, serta fungsinya dalam mendeteksi objek dan perubahan energi. Selain itu, dijelaskan tentang mikrokontroler, khususnya ESP-32, dan motor DC, termasuk cara kerja serta aplikasi dari motor tersebut. Juga dibahas driver motor BTS7960 yang digunakan untuk mengendalikan motor dengan efisien.

Diunggah oleh

ameliaaudia64
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB I

1
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Sensor
D Sharon, dkk (1982), mengatakan sensor adalah suatu peralatan yang
berfungsi untuk mendeteksi gejala-gejala atau sinyal-sinyal yang berasal dari
perubahan suatu energi seperti energi listrik, energi fisika, energi kimia, energi
biologi, energi mekanik dan sebagainya. Contoh; Camera sebagai sensor
penglihatan, telinga sebagai sensor pendengaran, kulit sebagai sensor peraba, LDR
(light dependent resistance) sebagai sensor cahaya, dan lainnya.
Sensor adalah peralatan yang digunakan untuk mengubah suatu besaran fisik
menjadi besaran listrik sehingga dapat dianalisa dengan rangkaian listrik tertentu.
Hampir seluruh peralatan elektronik yang ada mempunyai sensor didalamya. Pada
saat ini, sensor tersebut telah dibuat dengan ukuran sangat kecil, Ukuran yang
sangat kecil sangat memudahkan pemakaian dan menghemat energi. Sensor
merupakan bagian dari transducer yang berfungsi untuk melakukan sensing atau
“merasakan dan menangkap” adanya perubahan energi eksternal yang akan masuk
ke bagian input dari transducer, sehingga perubahan kapasitas energi yang
ditangkap segera dikirim kepada bagian konverter dari transducer untuk diubah
menjadi energi listrik. Dalam lingkungan sistem pengendali dan robotika, sensor
memberikan kesamaan yang menyerupai mata, pendengaran, hidung, lidah yang
kemudian akan diolah oleh kontroler sebagai otaknya [6].

2.1.1 Sensor Proximity


Sensor Proximity adalah perangkat yang dirancang untuk mendeteksi
keberadaan atau ketidakhadiran suatu objek dalam kisaran tertentu tanpa kontak
fisik. Secara umum, operasi jenis sensor ini didasarkan pada prinsip mendeteksi
perubahan di medan elektromagnetik, yaitu, perubahan sinyal yang dipancarkan
dan/atau diterima untuk menentukan kedekatan suatu objek. Jenis sensor ini telah
digunakan dalam berbagai bidang seperti otomotif, elektronik, keamanan publik,

6
7

dan robotika, di antara lainnya. Hingga saat ini, ada beberapa jenis sensor jarak
yang berkisar dari sensor fotoelektrik hingga sensor magnetik.
sensor tersebut digunakan untuk merekam data untuk melakukan berbagai
analisis dalam studi mendatang, seperti yang ditunjukkan dalam penelitian ini.
Sensor-sensor ini memberikan data berharga tentang pola kontak sosial dan
interaksi dalam komunitas. Studi telah menunjukkan bahwa sensor jarak dapat
menangkap data temporal resolusi tinggi, memungkinkan analisis mendetail
tentang dinamika sosial dan pola kontak [7].

2.1.2 Sensor proximity Infrared


Sensor inframerah adalah instrumen elektronik yang digunakan untuk
mendeteksi karakteristik tertentu dari lingkungannya dengan memancarkan
dan/atau mendeteksi radiasi inframerah. Sensor inframerah juga mengukur atau
mengamati panas suatu objek serta mendeteksi gerakan. Sirkuit sensor inframerah
adalah salah satu modul sensor dasar dan populer dalam perangkat elektronik.
Sensor ini dianalogikan dengan indera penglihatan manusia yang dapat digunakan
untuk mendeteksi hambatan, dan jenis sensor ini hanya mengukur radiasi
inframerah, alih-alih memancarkan yang disebut sebagai sensor IR pasif. Biasanya
dalam spektrum inframerah, semua objek memancarkan beberapa bentuk radiasi
termal yang tidak terlihat oleh mata kita, yang dapat dideteksi oleh sensor
inframerah. Pemancar adalah LED IR (dioda pemancar cahaya) dan detektor adalah
fotodioda IR yang sensitif terhadap cahaya IR dengan panjang gelombang yang
sama seperti yang dipancarkan oleh LED IR. Ketika cahaya IR jatuh pada
fotodioda, resistansi dan tegangan output ini berubah sebanding dengan magnitudo
cahaya IR yang diterima.
Secara umum, detektor inframerah digunakan untuk mengidentifikasi,
mendeteksi, memvisualisasikan, dan mengukur pola radiasi panas termal yang
dipancarkan oleh semua objek. Pengembangan termoelemen dan bolometer dimulai
pada abad ke-19. Perangkat awal tersebut terdiri dari elemen detektor tunggal yang
bergantung pada perubahan suhu detektor.
8

1. Array detektor generasi pertama


Detektor foton dikembangkan untuk meningkatkan sensitivitas dan waktu
respons. Detektor ini telah dikembangkan secara luas sejak tahun 1940-an ketika
sulfida timbal merupakan detektor IR praktis pertama. Tahun 1970-an menyaksikan
pertumbuhan aplikasi IR yang pesat yang dipadukan dengan dimulainya sistem
sensor produksi volume tinggi menggunakan array linier.
2. Array detektor generasi kedua
Penemuan perangkat yang terhubung dengan perubahan (CCDs) di akhir
1960-an memungkinkan untuk membayangkan array detektor "generasi kedua"
yang dipasangkan dengan pembacaan sinyal analog elektronik di bidang fokus yang
memultiplex sinyal dari array detektor yang sangat besar. Pada akhir 1970-an
hingga 1980-an, upaya teknologi MCT hampir sepenuhnya difokuskan pada
pengembangan perangkat PV karena kebutuhan akan daya rendah dan impedansi
tinggi untuk interfacing ke rangkaian input pembacaan di array besar. Upaya ini
mulai membuahkan hasil pada tahun 1990-an dengan lahirnya sensor IR generasi
kedua yang menyediakan array 2D besar dalam format linier.

Gambar 2. 1 Diagram Sirkuit Sensor IR dan Prinsip Operasinya


Sirkuit sensor inframerah adalah salah satu modul sensor dasar dan memang
sangat populer dalam perangkat elektronik serta di bidang elektronik. Sensor ini
mirip dengan indera penglihatan manusia, yang dapat digunakan untuk mendeteksi
9

rintangan dan merupakan salah satu aplikasi umum dalam waktu nyata, sirkuit ini
terdiri dari komponen-komponen berikut.
1. Pasangan pemancar dan penerima IR LM358 IC2
2. Resistor dalam kisaran kilo ohm
3. Resistor variabel
4. Diode pemancar cahaya LED

Gambar 2. 2 Prinsip Kerja Sensor


Ketika suatu objek seperti manusia, melewati di depan latar belakang, seperti
dinding, suhu pada titik tersebut dalam bidang pandang sensor akan naik dari suhu
ruangan ke suhu tubuh, dan kemudian kembali lagi. Sensor mengubah perubahan
yang dihasilkan dalam radiasi inframerah yang masuk menjadi perubahan pada
tegangan keluaran, dan ini memicu terdeteksinya. Objek dengan suhu yang serupa
tetapi karakteristik permukaan yang berbeda juga dapat memiliki pola emisi
inframerah yang berbeda, dan dengan demikian menggerakkan mereka sehubungan
dengan latar belakang juga dapat memicu deteksi [8].
Berikut adalah Skematik dari Sensor proximity Infrared:

Gambar 2. 3 Skematik Sensor proximity Infrared


10

Ketika penerima IR tidak menerima sinyal, potensi pada input yang


menginversi menjadi lebih tinggi daripada input non-inversi dari IC komparator
LM339. Dengan demikian, output komparator menjadi rendah, tetapi LED tidak
menyala. Ketika modul penerima IR menerima sinyal, potensi pada input yang
menginversi menjadi rendah. Dengan demikian, output komparator LM339
menjadi tinggi dan LED mulai menyala. Resistor R1=100, R2=10k, dan R3=330
digunakan untuk memastikan bahwa arus minimum 10mA mengalir melalui
perangkat LED IR seperti photodiode dan LED normal masing-masing. Resistor
VR2 (preset=5k) digunakan untuk mengatur terminal output. Resistor VR1
(preset=10k) digunakan untuk mengatur sensitivitas skema rangkaian (Pooja,2017)
[8].
Alur Kerja pada Infamerah ini yakni Ketika objek berada di jalur sinar infra
merah yang dipancarkan oleh IR Transmitter, objek tersebut akan memantulkan
sebagian cahaya infra merah kembali ke IR Receiver. IR Receiver kemudian
mendeteksi cahaya infra merah yang dipantulkan atau diterima, yang mengubah
sinyal yang diterimanya. Sinyal ini dikirimkan ke op-amp (LM358), yang akan
memperkuat dan mengubahnya menjadi sinyal digital. Jika ada perubahan sinyal
yang menunjukkan bahwa objek seperti kentang terdeteksi, op-amp akan
mengaktifkan LED sebagai indikator bahwa objek telah terdeteksi.

2.2 Mikrokontoler
Definisi Mikrokontroler Menurut Setiawan (2011) Mikrokontroller adalah
suatu IC dengan kepadatan yang sangat tinggi, dimana semua bagian yang
diperlukan untuk suatu kontroler sudah dikemas dalam satu keping, biasanya terdiri
dari CPU (Central Processing Unit), RAM (Random Access Memory),
EEPROM/EPROM/PROM/ROM, I/O, Serial & Parallel, Timer, Interupt
Controller [9].
Berdasarkan definisi yang dikemukakan diatas dapat disimpulkan bahwa
mikrokontroller adalah suatu IC yang didesain atau dibentuk dengan kepadatan
yang sangat tinggi, dimana semua bagian yang diperlukan suatu kontroler sudah
dikemas dalam satu keping, biasanya terdiri dari CPU (Central Processing Unit),
RAM (Random Access Memory), EEPROM/EPROM/PROM/ROM, I/O, Serial &
11

Parallel, Timer, Interupt Controller dan berfungsi sebagai pengontrol rangkaian


elektronik serta umumnya dapat menyimpan program didalamnya.
Seperti umumnya komputer, mikrokontroler adalah alat yang mengerjakan
instruksi-instruksi yang diberikan kepadanya. Artinya, bagian terpenting dan utama
dari suatu sistem terkomputerisasi adalah program itu sendiri yang dibuat oleh
seorang programmer. Program ini menginstruksikan komputer untuk melakukan
jalinan yang panjang dari aksi-aksi sederhana untuk melakukan tugas yang lebih
kompleks yang diinginkan oleh programmer [9].
Adapun pada alat ini penulis menggunakan ESP - 32 sebagai mikrkontroler,
Esp – 32 merupakan mikrokontroler 32-bit dual-core yang dikembangkan oleh
Espressif System dan didukung oleh ekosistem pengembangan yang luas. ESP32
dapat diprogram menggunakan berbagai platform seperti Arduino IDE, PlatformIO,
Micropython, dan ESP-IDF [10].

2.3 Motor DC
Motor DC (Direct Current) atau sering disebut juga motor listrik arus searah
merupakan suatu perangkat yang dapat mengubah energi listrik searah menjadi
energi mekanik. Dalam kehidupan sehari-hari baik di industri dan rumah tangga,
motor DC lebih sering digunakan untuk keperluan aplikasi yang membutuhkan
variasi kecepatan. Beberapa kelebihan yang dimiliki motor DC diantaranya yaitu
stabil dan tidak mempunyai kerugian daya reaktif, memiliki torsi yang tinggi, dan
tidak menimbulkan harmonisa pada sistem tenaga listrik yang mensuplainya
(Nadhif, M. et al, 2015) [11].
Karena fleksibilitasnya, motor DC memiliki penggunaan yang luas di
berbagai pengaturan industri dan domestik. Mereka beroperasi dengan tegangan
arus searah (DC), tetapi masalah yang signifikan yang dihadapi adalah fluktuasi
kecepatan yang disebabkan oleh beban yang bervariasi, yang mengakibatkan
kinerja motor yang tidak konsisten. Motor DC memiliki karakteristik yang dapat
dikontrol untuk kecepatan, torsi, dan posisi rotor. Sistem kontrol motor DC
mengawasi dan mengatur jalur operasional motor. Salah satu pendekatan untuk
mengatur kecepatan motor DC melibatkan modifikasi arus armature atau medan.
12

Ini dapat dilakukan dengan mengubah tegangan motor melalui konverter daya
seperti penyearah terkontrol atau pemotong DC [12].
Pada motor DC dilengkapi dengan jangkar yang memiliki satu atau lebih
kumparan yang terpisah. Masing-masing kumparan terhubung ke komutator atau
cincin belah, yang disekat menggunakan bahan isolator. Keberadaan isolator ini
membuat komutator mampu berperan sebagai saklar ganda (double pole, double
throw). Cara kerja motor DC didasari oleh hukum gaya Lorentz, yaitu gaya yang
timbul saat arus listrik mengalir melalui penghantar yang berada di dalam medan
magnet. Gaya muncul dengan arah berposisikan dengan kondisi tegak lurus
terhadap medan magnet dan arah arus Listrik [13].
Mekanisme ini diperlihatkan pada Gambar berikut ini:

Gambar 2. 4 Mekanisme Kerja Motor DC


Menurut Sjatry (2013) Sebuah motor DC magnet permanen biasanya tersusun
atas magnet permanen, kumparan jangkar, dan sikat (brush). Medan magnet yang
besarnya konstan dihasilkan oleh magnet permanen, sedangkan komutator dan sikat
berfungsi untuk menyalurkan arus listrik dari sumber di luar motor ke dalam
kumparan jangkar. Letak sikat di sepanjang sumbu netral dari komutator, yaitu
sumbu dimana medan listrik yang dihasilkan bernilai nol. Hal ini dimaksudkan agar
pada proses perpindahan dari sikat ke komutator tidak terjadi percikan api [13].
13

Gambar 2. 5 Prinsip Kerja Motor DC


Medan stator memproduksi fluks Φ dari kutub U ke kutub S. Sikat – arang
menyentuh terminal kumparan rotor di bawah kutub. Bila sikat – arang
dihubungkan pada satu sumber arus serah di luar dengan tegangan V, maka satu
arus I masuk ke terminal kumparan rotor di bawah kutub U dan keluar dari terminal
di bawah kutub S. Dengan adanya fluks stator dan arus rotor akan menghasilkan
satu gaya F bekerja pada kumparan yang dikenal dengan gaya Lorentz. Arah F
menghasilkan torsi yang memutar rotor ke arah yang berlawanan dengan jarum jam.
Kumparan yang membawa arus bergerak menjauhi sikat – arang dan dilepas dari
sumber suplai luar. Kumparan berikutnya bergerak di bawah sikat – arang dan
membawa arus I. Dengan demikian, gaya F terus menerus diproduksi sehingga rotor
berputar secara kontinyu. (Sjatry, 2013) [13].

2.3.1 Driver Motor BTS7960


BTS 7960 adalah jembatan setengah arus tinggi yang sepenuhnya terintegrasi
untuk aplikasi penggerak motor. Ini adalah bagian dari keluarga NovalithICTM
yang berisi satu MOSFET p-channel di sisi tinggi dan satu MOSFET n-channel di
sisi rendah dengan driver IC terintegrasi dalam satu paket. Karena saklar p-channel
14

di sisi tinggi, BTS7960 juga merupakan modul H-Bridge arus tinggi yang
sepenuhnya terintegrasi untuk aplikasi penggerak motor. Modul ini mempermudah
penghubungan dengan mikrokontroler karena dilengkapi dengan IC driver yang
terintegrasi [14], kebutuhan untuk pompa pengisian dihilangkan sehingga
meminimalkan EMI. Antarmuka dengan mikrokontroler dipermudah oleh driver IC
terintegrasi yang memiliki input level logika, diagnosis dengan pengukuran arus,
penyesuaian laju perubahan, generasi waktu mati, dan perlindungan terhadap suhu
berlebih, tegangan berlebih, arus berlebih, dan konsleting. BTS 7960 memberikan
solusi yang dioptimalkan dari segi biaya untuk penggerak motor PWM arus tinggi
yang dilindungi dengan konsumsi ruang papan yang sangat rendah [15] .

Gambar 2. 6 Skematik Modul Driver BTS 7960B


Pada rangkaian yang terdapat pada gambar tersebut, komponen pendukung
yang digunakan memiliki berbagai fungsi untuk memastikan kinerja sistem yang
stabil dan aman. Kapasitor berfungsi untuk meratakan tegangan dan mengurangi
fluktuasi atau noise pada sumber daya, serta memberikan filter untuk sinyal
tegangan yang lebih stabil. Dioda, seperti SPD 50P03L, berperan untuk melindungi
sistem dari kesalahan polaritas dan lonjakan tegangan yang dapat terjadi, terutama
15

saat motor dimatikan dan muncul potensi back EMF (Electromotive Force) adalah
tegangan yang dihasilkan oleh motor saat motor berhenti. Resistor digunakan untuk
mengatur aliran arus, mengontrol tegangan, dan melindungi komponen-komponen
dalam rangkaian dari arus yang berlebihan. Induktor berfungsi untuk menyaring
sinyal atau mengurangi noise, serta menstabilkan arus DC dalam rangkaian.
Sekering atau fuse dipasang untuk melindungi rangkaian dari kerusakan akibat arus
lebih; jika arus melebihi batas yang aman, sekering akan putus untuk mencegah
kerusakan pada komponen lainnya. Terakhir, heat sink digunakan untuk
mendinginkan komponen-komponen yang menghasilkan panas, terutama pada
driver motor seperti BTS 7960B, sehingga memastikan rangkaian tetap beroperasi
pada suhu yang aman dan efisien. Semua komponen pendukung ini bekerja secara
bersama-sama untuk menjaga kestabilan sistem, melindungi rangkaian dari
kerusakan, serta meningkatkan efisiensi operasional secara keseluruhan.

2.4 Step Down LM2596


Seri regulator LM2596 adalah sirkuit terintegrasi monolitik yang
menyediakan semua fungsi aktif untuk regulator switching step-down (buck), yang
mampu menggerakkan beban 3-A dengan regulasi garis dan beban yang sangat
baik. Perangkat ini tersedia dalam tegangan output tetap 3,3 V, 5 V, 12 V, dan versi
output yang dapat disesuaikan. Memerlukan jumlah komponen eksternal yang
minimal, regulator ini mudah digunakan dan mencakup kompensasi frekuensi
internal, serta osilator frekuensi tetap. Seri LM2596 beroperasi pada frekuensi
switching 150 kHz, sehingga memungkinkan komponen filter berukuran lebih kecil
dibanding yang dibutuhkan dengan regulator switching frekuensi lebih rendah.
Tersedia dalam paket TO-220 standar 7-pin dengan beberapa pilihan lengkung kaki
yang berbeda, dan paket permukaan mount TO-263 7-pin.
LM2596 memiliki 4 buah pin dengan masing-masing fungsi Spesifikasi yang
diberikan mencakup versi keluaran dengan tegangan 3.3-V, 5-V, 12-V, dan juga
versi keluaran yang dapat disesuaikan, yang memiliki rentang tegangan dari 1.2-V
hingga 37-V dengan toleransi ± 4% maksimum selama kondisi garis dan beban.
Alat ini tersedia dalam paket TO-220 dan TO-263, memungkinkan fleksibilitas
dalam pemilihan paket. Arus beban keluaran dapat mencapai 3 A, dan tegangan
16

masukan dapat mencapai hingga 40 V, memberikan fleksibilitas dalam penerimaan


sumber daya. Hanya membutuhkan 4 komponen eksternal untuk operasinya,
menyederhanakan desain rangkaian.
Alat ini memiliki spesifikasi pengaturan garis dan beban yang sangat baik,
memastikan kestabilan tegangan keluaran dalam berbagai kondisi. Dilengkapi
dengan osilator internal yang memiliki frekuensi tetap 150 kHz untuk kontrol yang
akurat. Fitur kapasitas shutdown TTL memungkinkan pengendalian daya dengan
sinyal TTL, dan alat ini juga menggunakan mode siaga daya rendah dengan arus
bias sekitar 80 μA untuk mengurangi konsumsi daya saat tidak aktif. Efisiensi tinggi
dalam konversi daya mengurangi pemborosan energi. Selain itu, alat ini
menggunakan induktor standar yang mudah ditemukan di pasaran, memudahkan
desain dan mengurangi biaya. Perlindungan shutdown termal dan pembatas arus
hadir untuk melindungi komponen dari kondisi berbahaya, menjaga keandalan
sistem [16].

Gambar 2. 7 Cara Kerja LM2596

Gambar di atas menunjukkan rangkaian aplikasi tipikal dari modul step-down


(buck converter) menggunakan IC LM2596-5.0V. Modul ini berfungsi untuk
menurunkan tegangan input DC yang tidak stabil (misalnya 12V DC) menjadi
tegangan output stabil sebesar 5V DC dengan arus maksimal hingga 3 ampere [16].
Komponen-komponen dalam rangkaian ini memiliki fungsi masing-masing,
di antaranya kapasitor input (CIN) yang menyaring fluktuasi tegangan pada input,
induktor (L1) yang membantu dalam menghaluskan tegangan keluaran, dan dioda
(D1) yang berfungsi untuk mencegah arus balik. Pin ON/OFF digunakan untuk
menghidupkan atau mematikan output tegangan 5V, sedangkan pin feedback (pin
17

4) memastikan tegangan keluaran tetap stabil dengan memantau perbandingan


tegangan. Kapasitor output (COUT) menjaga tegangan keluaran tetap halus, dan
komponen ground (GND) menghubungkan rangkaian ke referensi bumi. Dengan
menggunakan rangkaian ini, perangkat yang membutuhkan tegangan 5V dapat
menerima daya yang stabil dan efisien.

2.5 Lead Screw


Sekrup pemandu (lead screw) adalah batang berulir yang dilengkapi dengan
mur. Ada banyak jenis ulir yang digunakan, tetapi yang umum digunakan di industri
adalah sekrup pemandu Acme. Karena ulir ACME adalah gaya ulir terstandarisasi
di industri, ia dapat dengan mudah dipertukarkan dengan bagian dari berbagai
produsen. Fungsi dasar dari sekrup adalah untuk mengubah gerakan putar input
menjadi gerakan linier output. Mur berada di tempatnya dan saat sekrup berputar,
mur bergerak maju dan mundur. Sistem penggerak sekrup pemandu tersedia dalam
berbagai ukuran dan toleransi. Kontak terutama bersifat gesekan, menghasilkan
efisiensi yang relatif rendah dan tingkat keausan yang proporsional dengan
penggunaan [17].
2.6 State of the art
State of the Art adalah tinjauan literatur terbaru yang menyeluruh tentang
suatu topik penelitian. Tujuannya adalah memberikan gambaran lengkap tentang
pengetahuan saat ini dan bagaimana penelitian tersebut dapat berkontribusi
terhadap pemahaman topik yang sedang diteliti.
Berikut adalah penelitian terdahulu yang berkaitan dengan Rancang Bangun
Spiral Potato Slicer Otomatis Sebagai Alat Pengolahan Kentang Pada UMKM
ditunjukkan pada Table dibawah ini.
Tabel 2. 1 State of the Art
Nama Judul Hasil penelitian
Deva Dian Satrio Aji, Rancang bangun mesin Kapasitas mesin: 192,17
Deny Murdianto, pemotong kentang stik kg/jam. Biaya listrik:
Muh. Firdan Nurdin skala rumah tangga. Rp.187, 84/[Link]
(2024) Metode analitis: motor: AC 1 fasa, 0,18 kW,
menghitung gaya potong, gearbox 1:30, transmisi
torsi, daya, momen puli sabuk V. Rangka
rencana, diameter poros, ASTM A36 & ST41.
18

Nama Judul Hasil penelitian


Deva Dian Satrio Aji, Rancang bangun mesin Kapasitas mesin: 192,17
Deny Murdianto, pemotong kentang stik kg/jam. Biaya listrik:
Muh. Firdan Nurdin skala rumah tangga. Rp.187, 84/[Link]
(2024) Metode analitis: motor: AC 1 fasa, 0,18 kW,
menghitung gaya potong, gearbox 1:30, transmisi
torsi, daya, momen puli sabuk V. Rangka
rencana, diameter poros, ASTM A36 & ST41.
diameter puli. Desain
CAD Autocad. Pengujian
kapasitas & biaya
operasional.
Hawari & Wibowo Rancang bangun mesin Menghasilkan rancangan
(2020) pemotong kentang stik mesin stik kentang untuk
untuk meningkatkan usaha skala kecil agar lebih
efisiensi waktu produksi efisien dibanding cara
UMKM. manual.
Hibatullah dkk. (2021) Desain simulasi mesin Membuat mesin otomatis
pemotong kentang pengganti pisau dapur
otomatis. Studi kasus manual, menghemat waktu
UMKM dan pedagang produksi untuk usaha
kaki lima. kecil.
Rancang bangun alat Hasilkan desain alat yang
Effendi (2016)
pengiris serbaguna umbi- mampu mengiris umbi-
umbian. umbian dengan variasi
ketebalan, multi fungsi.
Syafiq & Abdillah Desain mesin pemotong Mesin berhasil memotong
(2013) kentang otomatis dengan kentang otomatis
mekanisme Crank-Slider menggunakan mekanisme
& flexible cutter engkol (crank-slider)
dengan pisau fleksibel.
Muhammad Sayyid Rancang bangun & Menghasilkan desain
Sufyan & Arya perhitungan teknis mesin mesin dengan spesifikasi:
Mahendra Sakti pengiris kentang spiral motor listrik 1/12 HP, 7000
(2014) otomatis. Metode: ide rpm, rangka profil siku
rancangan, pengumpulan 30×30×3 mm, transmisi
data, perhitungan pulley 45 mm & 300 mm,
komponen (daya motor, v-belt FM 5D, output
momen puntir, tegangan putaran turun jadi 1050
ijinkan, diameter poros, rpm. Mesin berfungsi
v-belt, panjang sabuk), untuk membantu UKM
perakitan, uji fungsi alat. meningkatkan kuantitas
dan efisiensi potong
kentang spiral.
19

Nama Judul Hasil penelitian


Ramadhan Putra Rancang bangun Spiral Alat spiral potato slicer
Pratama & Potato Slicer untuk manual menggunakan
Abdurrozzaq UMKM. Metode: studi rangka stainless steel,
Hasibuan (2024) literatur, eksperimen, pisau stainless steel, tuas
perakitan komponen alat, putar manual. Kapasitas
uji fungsional dan analisis pengirisan: 9,54 kg/jam.
parameter. Efektif meningkatkan
efisiensi dibandingkan
cara manual dengan pisau
biasa. IRR (Internal Rate
of Return) alat: 42,20%.
Desain ringan, ekonomis,
dan mendukung UMKM
pasar kentang spiral.

Penulis menambahkan Sensor proximity Infrared dan motor DC pada alat


Rancang bangun Spiral Potato Slicer untuk UMKM pada Rancang bangun
penelitian sebelumnya.

2.7 Bahasa Arduino


Bahasa Arduino merupakan bahasa pemrograman tingkat tinggi yang
dikembangkan berdasarkan bahasa C dan C++, dan dirancang khusus untuk
pemrograman mikrokontroler pada platform Arduino. Bersifat open source, bahasa
ini memungkinkan siapa pun untuk ikut serta dalam proses pengembangannya.
Dengan struktur sintaks yang sederhana dan mudah dipahami, bahasa ini ideal
digunakan oleh pemula maupun profesional di bidang elektronika dan
mikrokontroler

Arduino menyediakan berbagai fungsi bawaan yang memudahkan dalam


mengontrol perangkat keras, seperti membaca data dari sensor, mengatur aktuator,
dan melakukan komunikasi serial. Umumnya, proyek-proyek berbasis Arduino
dikembangkan menggunakan Arduino IDE — editor resmi yang dilengkapi fitur
seperti serial monitor untuk keperluan debugging. Salah satu keunggulan utama
bahasa Arduino adalah fleksibilitasnya dalam mendukung berbagai varian board,
seperti Arduino Uno, Mega, dan Leonardo, sehingga pengguna dapat
menyesuaikannya dengan kebutuhan aplikasi yang dirancang [18].
20

2.7.1 Arduino IDE


Kode program yang ditulis untuk papan Arduino juga disebut sketsa. Perangkat
lunak yang digunakan untuk mengembangkan sketsa semacam itu untuk Arduino
adalah Arduino IDE.
Arduino IDE memiliki bagian-bagian berikut:
1. Editor teks: Di sinilah kode pemrograman dapat ditulis dalam bahasa
pemrograman C/C++.
2. Area pesan: Ini menampilkan kesalahan dan memberikan umpan balik
tentang penyimpanan dan ekspor kode.
3. Teks: Konsol menampilkan output teks oleh lingkungan Arduino termasuk
pesan kesalahan lengkap dan informasi lainnya
4. Bilah Alat Konsol: Bilah alat ini mencakup beberapa tombol seperti
Kompilasi, Unggah, Baru, Buka, Simpan, dan Monitor Serial [18].
-1-

Anda mungkin juga menyukai