LAPORAN PRAKTIKUM JARKOM II
Setting Web Server
Disusun Oleh : Ardi Kurniawan [Link].06 IK-2A
PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA JURUSAN ELEKTRO POLITEKNIK NEGERI SEMARANG TAHUN 2012
1
PERCOBAAN VI
SETTING SERVER HTTP (Hipertext Transfer Protocol)
I. TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS : Setelah menyelesaikan praktek ini, mahasiswa dapat : a. menjelaskan Konsep HTTP sederhana b. mengkonfigurasi HTTP pada system operasi Linux
II. Dasar Teori Koneksi internet yang paling banyak digunakan oleh pengguna internet adalah koneksi menggunakan protokol HTTP (Hyper Text Transfer Protocol). Pengguna dapat
memanfaatkan program klien HTTP (browser) seperti Netscape, Internet Explorer, Mozila, Opera dan lain-lain untuk mempermudah koneksi HTTP ini. Semakin lama fasilitas yang dimiliki klien HTTP semakin bertambah, sehingga halaman situs tidak hanya dibuat menggunakan kodekode HTML saja tetapi dilengkapi dengan program skrip. Dukungan program skrip banyak diberikan pada halaman suatu situs baik menggunakan JavaScript, Visual Basic Script, PHP dan sebagainya. Program skrip ini ada yang bekerja pada sisi klien dan ada juga yang bekerja pada sisi server. Program yang bekerja pada sisi klien akan dieksekusi oleh klien HTTP atau browser, sedangkan program yang bekerja pada sisi server akan dieksekusi oleh server dan hasilnya akan dikirim pada klien HTTP.
Selain memerlukan klien HTTP, yang lebih penting lagi adalah bahwa untuk koneksi HTTP memerlukan program server HTTP. Server HTTP merupakan program yang dapat menerima koneksi HTTP serta melayani permintaan tersebut. Program ini akan bekerja untuk melayani seluruh permintaan koneksi HTTP yang ditujukan pada server HTTP akan selalu mendengarkan permintaan pada port nomor 80 yang merupakan port untuk koneksi HTTP. III. PERALATAN YANG DIGUNAKAN
1) PC Komputer sebagai Server 2) PC Komputer sebagai Client/workstation 3) Alat penghubung Switch/hub 1 unit 8 unit atau lebih 4 unit
IV. LANGKAH KERJA 1. Install Synaptic Packet Manager, dengan cara : # apt-get install synaptic
2. Check pada menu Synaptic Packet Manager, ketik apache2. Jika belum terdapat apache 2, maka kita install dengan cara : # apt-get install apache2
3. Jika sudah terinstall, maka buat file html di folder /var/www # pico [Link]
4. lalu buka browser Mozilla firefox , lalu ketikan localhost/[Link]
Uji hasil web server a. login sebagai user bukan root file tidak bisa di edit jika menggunakan user non root
b. Pindahkan file .html pada folder /home
Akses dari browser, apa yang terjadi berikan alasannya!
Akses dari komputer lain
Setelah file [Link] dipindahkan, file tidak dapat diakses, karena file yang bisa diakses hanya file yang berada di folder www. c. Akses dari selain localhost IP Address : [Link]/[Link]
Akses dari komputer lain
Akses dari komputer server :
DNS
: [Link]/[Link]
Akses dari komputer lain
V. PERTANYAAN 1. Jelaskan, mengapa file yang terakses harus disimpan pada direktori /var/www/ ? Jawab : Karena web server Apache hanya akan bekerja secara terus menerus pada port 80 di folder /var/www. File selain didalam folder www tidak akan di eksekusi atau ditampilkan. 2. Berikan penjelasan file-file yang terlibat dalam konfigurasi HTTP dan fungsinya masing- masing? File file yang terlibat dalam konfigurasi HTTP adalah a. Konfigurasi server HTTP dengan Apache diletakan dalam direktori /etc/httpd/ file ini berisi file konfigurasi untuk mengatur jalannya server HTTP. b. /var/www/ file ini digunakan untuk meletakan dokumen yang akan ditampilkan oleh server HTTP. 3. Terangkan hak user yang dapat mengakses file dalam konfigurasi html? Jawab : User yang dapat mengakses file dalam www adalah user root saja. Ini dapat dibuktikan dengan command line ls a, yang berarti user root lah yang dapat mengeksekusi file tersebut. Sedangkan user biasa hanya bisa membaca file, tidak bisa mengeksekusi ataupun mengedit.
VI. KESIMPULAN Konfigurasi program Apache server HTTP diatur dalam beberapa file. File konfigurasi program Apache biasanya sudah diatur secara default sehingga server HTTP dapat langsung dijalankan. Konfigurasi server HTTP dengan Apache terutama diletakkan dalam dua direktori /etc/httpd/ dan var/www/ Direktori /etc/httpd berisi file konfigurasi untuk mengatur jalannya server HTTP, sedangkan direktori /var/www digunakan untuk meletakkan dokumen yang akan ditampilkan oleh server HTTP. Direktori /etc/httpd secara default sudah berisi file-file konfigurasi untuk
menjalankan daemon httpd. File konfigurasi utama yang diletakkan di bawah direktori /etc/httpd/conf serta digunakan untuk mengatur jalannya daemon httpd adalah
[Link] dua file ini berisi pengarahan yang digunakan untuk mengatur jalannya daemon httpd.
10