0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan5 halaman

Text Processing 3

TF-IDF adalah metode untuk memberikan skor pada kata berdasarkan kepentingannya dalam dokumen, dengan mempertimbangkan frekuensi kata dan seberapa langka kata tersebut di seluruh kumpulan dokumen. Contoh implementasi menggunakan Python dan Scikit-Learn menunjukkan cara mengubah teks menjadi matriks angka yang merepresentasikan bobot kata. Hasil TF-IDF dapat digunakan dalam berbagai algoritma AI untuk tujuan seperti klasifikasi sentimen dan pengelompokan.

Diunggah oleh

paditikus
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan5 halaman

Text Processing 3

TF-IDF adalah metode untuk memberikan skor pada kata berdasarkan kepentingannya dalam dokumen, dengan mempertimbangkan frekuensi kata dan seberapa langka kata tersebut di seluruh kumpulan dokumen. Contoh implementasi menggunakan Python dan Scikit-Learn menunjukkan cara mengubah teks menjadi matriks angka yang merepresentasikan bobot kata. Hasil TF-IDF dapat digunakan dalam berbagai algoritma AI untuk tujuan seperti klasifikasi sentimen dan pengelompokan.

Diunggah oleh

paditikus
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Apa itu TF-IDF?

Secara sederhana, TF-IDF memberikan skor pada setiap kata berdasarkan tingkat
kepentingannya:

1. Term Frequency (TF): Seberapa sering kata muncul dalam satu dokumen. (Makin
sering muncul = makin penting).
2. Inverse Document Frequency (IDF): Seberapa langka kata tersebut di seluruh
kumpulan dokumen (korpus). Jika kata muncul di semua dokumen (seperti kata
"yang"), maka skornya akan dikecilkan karena dianggap tidak spesifik.

Contoh Kode Python: Mengubah Teks menjadi Matriks Angka

Kita akan menggunakan library Scikit-Learn, yang merupakan standar industri untuk
Machine Learning di Python.

Python
from sklearn.feature_extraction.text import TfidfVectorizer
import pandas as pd

# Anggap saja ini adalah hasil dari proses Pre-processing sebelumnya (3


dokumen berbeda)
corpus = [
'layan toko muas lari girang diskon',
'toko tutup kecewa diskon habis',
'beli barang harga diskon lari toko'
]

# 1. Inisialisasi Vectorizer
vectorizer = TfidfVectorizer()

# 2. Transformasi teks menjadi matriks angka


tfidf_matrix = vectorizer.fit_transform(corpus)

# 3. Ambil nama fitur (kata-kata unik yang ditemukan)


feature_names = vectorizer.get_feature_names_out()

# 4. Tampilkan dalam bentuk Tabel (DataFrame) agar mudah dibaca


df_tfidf = [Link](tfidf_matrix.toarray(), columns=feature_names)

print("Matriks TF-IDF (Representasi Angka):")


print(df_tfidf)

Analisis Hasil:

Setiap baris dalam tabel tersebut mewakili satu dokumen, dan setiap kolom mewakili kata
unik. Angka-angka di dalamnya (misal: 0.45 atau 0.0) adalah "berat" atau "bobot" kata
tersebut.

• Jika angka 0.0, artinya kata tersebut tidak ada di dokumen itu.
• Jika angka mendekati 1.0, artinya kata tersebut sangat mewakili identitas dokumen
tersebut.
Tahap Terakhir: Pemodelan (Modeling)

Setelah teks menjadi angka seperti tabel di atas, Anda bisa memasukkannya ke algoritma AI
untuk berbagai tujuan:

Tujuan Algoritma yang Sering Digunakan

Klasifikasi Sentimen Naive Bayes, SVM, atau Logistic Regression

Pengelompokan (Clustering) K-Means Clustering

Prediksi Kata Berikutnya LSTM atau Transformer (Deep Learning)

Apa itu TF-IDF?

Secara sederhana, TF-IDF memberikan skor pada setiap kata berdasarkan tingkat
kepentingannya:

3. Term Frequency (TF): Seberapa sering kata muncul dalam satu dokumen. (Makin
sering muncul = makin penting).
4. Inverse Document Frequency (IDF): Seberapa langka kata tersebut di seluruh
kumpulan dokumen (korpus). Jika kata muncul di semua dokumen (seperti kata
"yang"), maka skornya akan dikecilkan karena dianggap tidak spesifik.

Contoh Kode Python: Mengubah Teks menjadi Matriks Angka

Kita akan menggunakan library Scikit-Learn, yang merupakan standar industri untuk
Machine Learning di Python.

Python
from sklearn.feature_extraction.text import TfidfVectorizer
import pandas as pd

# Anggap saja ini adalah hasil dari proses Pre-processing sebelumnya (3


dokumen berbeda)
corpus = [
'layan toko muas lari girang diskon',
'toko tutup kecewa diskon habis',
'beli barang harga diskon lari toko'
]

# 1. Inisialisasi Vectorizer
vectorizer = TfidfVectorizer()

# 2. Transformasi teks menjadi matriks angka


tfidf_matrix = vectorizer.fit_transform(corpus)

# 3. Ambil nama fitur (kata-kata unik yang ditemukan)


feature_names = vectorizer.get_feature_names_out()

# 4. Tampilkan dalam bentuk Tabel (DataFrame) agar mudah dibaca


df_tfidf = [Link](tfidf_matrix.toarray(), columns=feature_names)

print("Matriks TF-IDF (Representasi Angka):")


print(df_tfidf)

Analisis Hasil:

Setiap baris dalam tabel tersebut mewakili satu dokumen, dan setiap kolom mewakili kata
unik. Angka-angka di dalamnya (misal: 0.45 atau 0.0) adalah "berat" atau "bobot" kata
tersebut.

• Jika angka 0.0, artinya kata tersebut tidak ada di dokumen itu.
• Jika angka mendekati 1.0, artinya kata tersebut sangat mewakili identitas dokumen
tersebut.

Tahap Terakhir: Pemodelan (Modeling)

Setelah teks menjadi angka seperti tabel di atas, Anda bisa memasukkannya ke algoritma AI
untuk berbagai tujuan:

Tujuan Algoritma yang Sering Digunakan

Klasifikasi Sentimen Naive Bayes, SVM, atau Logistic Regression

Pengelompokan (Clustering) K-Means Clustering

Prediksi Kata Berikutnya LSTM atau Transformer (Deep Learning)


Apa itu TF-IDF?

Secara sederhana, TF-IDF memberikan skor pada setiap kata berdasarkan tingkat
kepentingannya:

5. Term Frequency (TF): Seberapa sering kata muncul dalam satu dokumen. (Makin
sering muncul = makin penting).
6. Inverse Document Frequency (IDF): Seberapa langka kata tersebut di seluruh
kumpulan dokumen (korpus). Jika kata muncul di semua dokumen (seperti kata
"yang"), maka skornya akan dikecilkan karena dianggap tidak spesifik.

Contoh Kode Python: Mengubah Teks menjadi Matriks Angka

Kita akan menggunakan library Scikit-Learn, yang merupakan standar industri untuk
Machine Learning di Python.

Python
from sklearn.feature_extraction.text import TfidfVectorizer
import pandas as pd

# Anggap saja ini adalah hasil dari proses Pre-processing sebelumnya (3


dokumen berbeda)
corpus = [
'layan toko muas lari girang diskon',
'toko tutup kecewa diskon habis',
'beli barang harga diskon lari toko'
]

# 1. Inisialisasi Vectorizer
vectorizer = TfidfVectorizer()

# 2. Transformasi teks menjadi matriks angka


tfidf_matrix = vectorizer.fit_transform(corpus)

# 3. Ambil nama fitur (kata-kata unik yang ditemukan)


feature_names = vectorizer.get_feature_names_out()

# 4. Tampilkan dalam bentuk Tabel (DataFrame) agar mudah dibaca


df_tfidf = [Link](tfidf_matrix.toarray(), columns=feature_names)

print("Matriks TF-IDF (Representasi Angka):")


print(df_tfidf)

Analisis Hasil:
Setiap baris dalam tabel tersebut mewakili satu dokumen, dan setiap kolom mewakili kata
unik. Angka-angka di dalamnya (misal: 0.45 atau 0.0) adalah "berat" atau "bobot" kata
tersebut.

• Jika angka 0.0, artinya kata tersebut tidak ada di dokumen itu.
• Jika angka mendekati 1.0, artinya kata tersebut sangat mewakili identitas dokumen
tersebut.

Tahap Terakhir: Pemodelan (Modeling)

Setelah teks menjadi angka seperti tabel di atas, Anda bisa memasukkannya ke algoritma AI
untuk berbagai tujuan:

Tujuan Algoritma yang Sering Digunakan

Klasifikasi Sentimen Naive Bayes, SVM, atau Logistic Regression

Pengelompokan (Clustering) K-Means Clustering

Prediksi Kata Berikutnya LSTM atau Transformer (Deep Learning)

Anda mungkin juga menyukai