Apa Itu Microsoft Excel?
Microsoft Excel merupakan aplikasi spreadsheet yang dikembangkan oleh Microsoft
untuk sistem operasi Microsoft Windows, MAC OS X, dan iOS. Microsoft Excel
diunggulkan karena menjadi software yang memudahkan pengguna untuk membuat grafik,
tabel, dan perhitungan.
Secara sederhana, Microsoft Excel dapat disebut sebagai aplikasi atau software pengolah
angka. Dalam penggunaannya, software ini menggunakan berbagai rumus atau formula yang
diketikkan secara manual untuk mengolah angka, membuat tabel, serta perhitungan secara
otomatis.
Fungsi dan Kegunaan Microsoft Excel
Microsoft Excel sangat membantu dalam menyelesaikan berbagai pekerjaan, terutama dalam
mengolah data dalam bentuk angka. Tidak hanya itu, berikut fungsi dan kegunaan lain dari
Microsoft Excel:
Membuat, mengurutkan, hingga menganalisis data
Membantu penyelesaian matematika dan logika
Membantu penyajian data statistika
Memberikan visualisasi data melalui grafik dan diagram
Menghitung banyak kebutuhan: pembelian, penjualan, investasi, anggaran, dan lain-
lain
Mengelola data dalam jumlah besar
Mengenal Sheet, Column, Rows dan Cell
a) Sheet
Pada jendela kerja (WorkSheet) Microsoft Excel, terdapat sheet 1, sheet 2 dan
seterunsnya.
Sheet merupakan lembaran yang terdapat dalam worksheet.
b) Column & Rows
Column merupakan kolom yang terdapat dalam worksheet. Pada worksheet
Microsoft Excel terdapat 256 kolom, terdiri dari kolom A, B, C dan seterusnya.
Sedangkan Rows merupakan baris dalam worksheet. Dalam Microsoft Excel
terdapat 65536 baris, dimulai dari baris 1, 2, 3 dan seterusnya.
c) Cell
Cells merupakan titik temu antara kolom dan baris seperti halnya table, yang
fungsinya untuk menuliskan angka/nilai data yang akan diolah. Contohnya Cells
A1, Cells B1, dan seterusnya.
d) Merge Center berfungsi untuk menggabungkan kolom atau baris
e) Wraptext merupakan tools untuk membuat teks menyesuaikan dengan lebar/tinggi
kolom
f) Format cells merupakan tools pada Microsoft Excel untuk memunculkannya
menggunakan klik kanan pada mouse. Tools format cells ini ada pada semua versi
Excel, jadi apabila kita menggunakan versi excel yang baru dan masih bingung
dengan interface excel yang baru tersebut tools format cells ini sangat membantu.
Dengan fungsi-fungsi sebagai berikut
Format Number: Mengubah tampilan dan perilaku angka, tanggal, dan waktu.
Format Font: Mengatur jenis, ukuran, dan estetika font.
Alignment: Mengatur perataan isi cell.
Border: Menambahkan dan menyesuaikan garis batas.
Fill: Mewarnai latar cell.
Proteksi Cell: Melindungi cell dari penyuntingan yang tidak diizinkan.
Format Number berguna untuk memformat (mengubah) tampilan data baik berupa
Angka, Teks (huruf) atau gabungan angka dan teks. Selain itu, Anda juga bisa mengatur
pemformatan tanggal dan waktu (jam) dan lain sebagainya pada bagian ini.
Saat ini ada 12 tipe Format Number yang bisa Anda ketahui. 1 Mari kita pelajari satu per
satu.
1. General merupakan Format default yang digunakan Excel. Jadi semua data yang
dituliskan dalam cell akan ditampilkan sesuai dengan data yang diketik dalam cell
2. Number berguna untuk memformat data berupa angka
3. Currency berguna jika Anda ingin data (angka) tampil beserta simbol mata uang
4. Accounting Fitur yang bisa Anda gunakan hampir sama dengan type Currency.
Perbedaannya, Anda tidak bisa mengubah tampilan angka negatif untuk type
Accounting.
5. Date Merupakan type Format Cell untuk data berupa tanggal
6. Time berguna untuk memformat data berupa waktu.
7. Percentage menampilkan Tanda Persen (%) dalam bilangan bisa juga Anda ketik
secara manual
8. Fraction Type merupakan Format Cell untuk bilangan pecahan. Misalnya, Anda ingin
memasukkan pecahan 1/4, maka silahkan ketik 0,25 pada cell
9. Scientific adalah type format cell untuk bilangan Eksponen. Type ini berguna jika
Anda memiliki bilangan desimal yang sangat kecil
Note: Pemisah bilangan ribuan dan desimal (berkoma) pada Excel tampil tergantung
setting Regional Komputer Anda (English atau Indonesia). Dalam Format English, titik
adalah pemisah desimal (berkoma) dan koma adalah pemisah ribuan. Sementara dalam
format Indonesia merupakan sebaliknya.
Rumus Microsoft Excel
Menggunakan rumus-rumus untuk menjalankan setiap perintah di Spreadsheet harus
selalu diawali dengan tanda “sama dengan” (=) baru kemudian diikuti dengan rumus yang
akan digunakan, seperti formula dan function.
Sebelum mempelajari cara membuat rumus menggunakan formula dan function, terlebih
dahulu kamu harus mengetahui bahwa kedua rumus tersebut memiliki pola perintah yang
berbeda walaupun fungsinya sama.
o Formula → adalah rumus Excel yang diketik secara manual oleh penggunanya.
Contohnya seperti ‘=A1+A2+A3’ atau ‘=B4-B5-B6’
o Function → adalah template rumus yang sudah disediakan oleh program Excel.
Contohnya seperti ‘=SUM(A1:A3)’ atau ‘=AVERAGE(B4:B6)’
Pada umumnya, rumus formula digunakan untuk menghitung data/angka yang sederhana.
Sedangkan rumus function digunakan untuk mengolah data/angka dengan skala yang lebih
besar dan banyak.
1. Rumus Penjumlahan
Melakukan penjumlahan menggunakan Microsoft Excel dilakukan dengan symbol operator.
Rumus ini merupakan rumus paling dasar dalam mengoperasikan Microsoft Excel. Misalkan
kamu ingin menjumlahkan nilai dari sel B2 sampai B5, maka rumusnya adalah =B2+B5
2. Rumus Pengurangan
Jika ada rumus penjumlahan, maka tentunya juga ada rumus pengurangan. Melakukan
pengurangan menggunakan Microsoft Excel cukup mudah, yaitu dengan cara memasukkan
rumus pengurangan ke dalam tabel Excel, yaitu: =A1-B1
3. Rumus Perkalian
Seperti halnya rumus pengurangan, rumus perkalian dalam Microsoft Excel juga mudah
digunakan, yaitu hanya dengan menggunakan rumus berikut ini: =A1*B1
4. Rumus Pembagian
Melakukan pembagian menggunakan Microsoft Excel cukup hanya dengan menggunakan
rumus berikut ini: =A1/B1
5. Rumus SUM
Ini merupakan rumus dasar yang pastinya sudah sering pula kita gunakan. SUM kita
pakai untuk menjumlahkan data dalam sel tertentu. Katakanlah kita ingin menjumlahkan
data pada sel A3 sampai A6, maka rumusnya kita tulis:
=SUM(A2:A6)
6. Rumus COUNT
COUNT berfungsi untuk menghitung jumlah sel yang berisi angka. Misalnya dari sel A2
sampai I2 berisi berbagai macam data, baik data angka maupun data huruf. Dengan
menggunakan rumus count ini maka data yang berisi angka saja yang akan dihitung
rumusnya adalah: =Count(A2:I2) maka hasilnya ada 5 data
7. Rumus COUNTA
COUNTA memiliki fungsi yang sama dengan COUNT. Bedanya adalah rumus COUNTA
digunakan untuk mengetahui jumlah sel yang memiliki isi (tidak kosong).
Misalnya dalam 8 sel terdapat beberapa sel yang berisi data angka, data huruf dan ada
juga yang kosong. Untuk mengetahui jumlah sel yang tidak kosong, digunakan
rumus: =COUNTA(A2:I2)
8. Rumus COUNTIF
COUNTIF digunakan untuk menghitung jumlah sel yang memiliki kriteria sama. Rumus
ini sering digunakan untuk menyortir data hasil survey. Untuk mengetahui berapa jumlah
suatu jenis responden dapat menggunakan rumus contohnya =COUNTIF(B2;B13;”S1”)
9. Rumus AVERAGE
AVERAGE digunakan untuk menghitung rata-rata pada range sel tertentu. Misalnya
untuk mengetahui rata-rata nilai seorang siswa dapat dihitung menggunakan rumus
berikut: =AVERAGE(A2:G2)
10. Rumus LEFT
Rumus ini kita pakai saat ingin mengambil beberapa karakter baik berupa angka, hurup,
tanda baca maupun spasi dari sisi kiri dari data yang berada dalam sebuah sel. Misalnya:
11. Rumus RIGHT
Sebaliknya, rumus RIGHT kita gunakan ketika hendak mengambil beberapa karakter
atau angka dari sisi kanan dari data yang berada dalam sebuah sel.
12. Rumus IF
Rumus IF digunakan untuk membantu dalam mengidentifikasi data berdasarkan logika
tertentu, biasanya untuk jawaban benar/salah. Misalnya kamu ingin mengetahui apakah
data pada sel B2 lebih besar daripada data pada sel B4. Cara membuat rumusnya
adalah: =IF(B2>B4; “Benar”; “Salah”)
13. Rumus MAX
MAX digunakan untuk mencari angka tertinggi di dalam suatu deretan angka. Misalkan
dalam laporan hasil belajar, kamu ingin mengetahui nilai tertinggi yang diperoleh, maka
rumus yang digunakan adalah: =MAX(A2:G2)
14. Rumus MIN
MIN digunakan untuk mencari nilai terendah dalam deretan data. Misalkan dalam
laporan hasil belajar, kamu ingin mengetahui nilai terendah yang diperoleh, maka rumus
yang digunakan adalah: =MIN(B2:B5)
15. Rumus AND
Rumus AND merupakan fungsi logika. Rumus ini bisa digunakan saat kamu ingin
mencari tahu apakah isi dari suatu sel benar atau salah. Misalnya kamu ingin mengetahui
apakah di sel B2 nilainya lebih besar dari 50 DAN kurang dari 100.
Jika benar akan muncul kata TRUE, jika salah akan muncul kata FALSE Rumus yang
digunakan adalah sebagai berikut: =AND(A2>50; A2<100)
16. Rumus OR
Rumus OR memiliki fungsi yang hampir serupa dengan rumus AND. Perbedaannya
adalah saat menggunakan rumus AND, untuk menemukan jawaban harus memiliki dua
kriteria. Sedangkan saat menggunakan rumus OR hanya memerlukan salah satu kriteria
saja. Misalnya kamu ingin mengetahui apakah angka pada sel B2 lebih besar dari 50
ATAU kurang dari 100. Jika benar akan muncul kata TRUE, jika salah akan muncul kata
FALSE Rumus yang digunakan adalah sebagai berikut: =OR(B2>50; B2<100)
17. Rumus LEN
Rumus LEN berfungsi untuk menghitung karakter dalam suatu sel, baik itu huruf angka,
hingga tanda baca. Penggunaan rumus ini paling umum dipakai untuk pekerjaan yang
berhubungan dengan SEO.
18. Rumus MID
Sementara, MID merupakan rumus untuk mengambil beberapa karakter atau angka dari
sisi tengah dari data pada suatu sel.
19. Rumus NOT
Rumus NOT memiliki fungsi yang bertolak belakang dengan rumus AND dan OR.
Misalkan kamu ingin mengetahui apakah angka di sel B2 tidak lebih besar dari 100. Jika
benar akan muncul kata TRUE, jika salah akan muncul kata FALSE Rumus yang
digunakan adalah sebagai berikut: =NOT(B2>100)
20. Rumus VLOOKUP
VLOOKUP digunakan untuk mempermudah pekerjaan dalam mengambil data yang
disusun secara vertikal. Misalnya ketika kamu ingin mengisi tabel (bawah) dengan data
dari tabel referensi (atas). Kamu bisa menggunakan rumus =VLOOKUP(B9;A4:B6;2)
21. Rumus HLOOKUP
HLOOKUP digunakan untuk mempermudah pekerjaan dalam mengambil data yang disusun
secara Horizontal. Misalnya untuk mengisi data gaji, tunjangan, dan transportasi
berdasarkan tabel referensi seperti di bawah.
22. Rumus SUMIF
Rumus ini berfungsi untuk menghitung keseluruhan jumlah angka yang ada pada sel-sel
dengan kriteria tertentu.
23. Rumus CONCATENATE
CONCATENATE digunakan untuk menggabungkan teks kata pada sel yang berbeda.
Misalkan kamu memasukkan sejumlah nama orang di Excel dan membedakannya
berdasarkan nama depan dan nama belakang (B2:C2). Maka untuk mendapatkan nama
lengkap atau gabungan dari kedua sel tersebut, kamu bisa menggunakan
rumus: =CONCATENATE(B2:C2)
24. Rumus MID
MID adalah rumus yang berguna untuk mengambil beberapa karakter tengah dari suatu
sel. Rumus ini dapat mengembalikan jumlah starting teks dari posisi yang ditentukan.
Gunakan rumus MID(text, start_num, num_chars) untuk menemukan MID.
25. Rumus FIND
Rumus Excel yang ke-35 adalah rumus FIND. Rumus ini digunakan untuk mencari posisi
teks pada Microsoft Excel. Gunakan rumus berikut =FIND((find_text, within_text).
26. Rumus SORT
Mau tau cara sortir dan mengurutkan data di Excel? Gampang, cukup gunakan rumus
SORT saja di Excel-mu. Berikut formula atau rumus yang bisa diaplikasikan
=SORT(A2:B7,2). Seperti biasa nama serial number bisa disesuaikan dengan table yang
akan dicari.
27. Rumus UPPER
Fungsi rumus UPPER adalah mengonversi string teks apa pun menjadi huruf besar.
Gunakan rumus berikut; =UPPER(A1).
28. Rumus LOWER
Sebaliknya, jika UPPER berfungsi untuk mengubah teks menjadi huruf besar, maka
LOWER berfungsi untuk mengonversi string teks apa pun menjadi huruf kecil. Gunakan
rumus berikut; =LOWER(A2).
29. Rumus Menghitung Usia
Jangan salah, Excel juga bisa lho digunakan untuk menghitung usia seseorang. Kamu
cukup memasukkan data tanggal, bulan, dan tahun lahirmu, kemudian gunakan rumus
=(TODAY()-A2)/365.
30. ROUND
Penggunaan ROUND adalah untuk membulatkan angka ke desimal tertentu.
31. GRAFIK
Column adalah grafik yang berbentuk diagram batang yang mengarah ke atas.
Adapun pembagian dari bentuknya adalah dengan kategori di sepanjang sumbu
horizontal dan nilai (value) di sepanjang sumbu vertikal.
Bar chart adalah grafik dengan bentuk diagram batang yang mengarah ke samping
dan digunakan untuk mengilustrasikan perbandingan di antara item-item individual.
Dalam grafik bar, kategori diatur di sepanjang sumbu vertikal dan nilai (value) diatur
di sepanjang sumbu horizontal.
Pie chart adalah grafik yang berbentuk diagram lingkaran (mirip kue pai) dan
menunjukkan nilai data dalam bentuk bagian (persentase).
Line atau grafik garis adalah grafik dengan bentuk garis dan menampilkan data secara
berkelanjutan dari waktu ke waktu pada sumbu yang diskalakan secara merata. Grafik
ini biasanya digunakan untuk menunjukkan tren data, seperti bulan, kuartal, atau
tahun.
Area adalah grafik yang digunakan untuk menganalisis alur perubahan data dari
waktu ke waktu. Sementara itu, bagan area pada grafik ini berfungsi menunjukkan
hubungan bagian-bagian secara keseluruhan.
Surface merupakan grafik dengan bentuk 3D dan permukaanya berguna saat kamu
ingin menemukan kombinasi optimal antara dua kumpulan data. Contohnya adalah
pada peta topografi. Warna dan pola menunjukkan area yang berada dalam kisaran
nilai yang sama.
Langkah-membuat grafik:
- Siapkan data pada worksheet lalu blok data yang ingin dijadikan grafik, data bisa
dipilih sesuai dengan keperluan informasi yang diperlukan
- pilih Insert kemudian pilih jenis grafik yang diinginkan , lalu atur posisi pada
worksheet
- beri judul pada grafik yang sudah jadi