0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan24 halaman

Dari Bahan Baku Sampai Limbah Sampai Produk Keluar Pabrik Hanya Satu Proses Siklus Tertutup (Daur Ulang)

Dokumen ini menjelaskan tahapan utama dalam analisis siklus hidup (LCA), dimulai dari penentuan tujuan dan ruang lingkup hingga pengumpulan data dalam Life Cycle Inventory (LCI). Tahap awal mencakup penentuan tujuan LCA, unit fungsional, batas sistem, serta asumsi dan limitasi yang harus diperhatikan. LCI melibatkan pengumpulan data masukan dan keluaran yang relevan untuk analisis, seperti emisi dan limbah dari proses industri.

Diunggah oleh

cuycuy010101
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan24 halaman

Dari Bahan Baku Sampai Limbah Sampai Produk Keluar Pabrik Hanya Satu Proses Siklus Tertutup (Daur Ulang)

Dokumen ini menjelaskan tahapan utama dalam analisis siklus hidup (LCA), dimulai dari penentuan tujuan dan ruang lingkup hingga pengumpulan data dalam Life Cycle Inventory (LCI). Tahap awal mencakup penentuan tujuan LCA, unit fungsional, batas sistem, serta asumsi dan limitasi yang harus diperhatikan. LCI melibatkan pengumpulan data masukan dan keluaran yang relevan untuk analisis, seperti emisi dan limbah dari proses industri.

Diunggah oleh

cuycuy010101
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

A.

Tahapan Utama LCA


1. Goal and Scope Definition (Tujuan dan Ruang Lingkup)
Tahap awal ini sangat krusial karena menentukan arah keseluruhan studi LCA.
a. Penentuan Tujuan (Goal)
Menjelaskan:
• Mengapa LCA dilakukan
• Siapa yang akan menggunakan hasilnya
• Apakah untuk publikasi, internal perusahaan, atau kebijakan
Contoh:
• Membandingkan dampak lingkungan plastik vs bioplastik
• Evaluasi kinerja IPAL industri

b. Penentuan Ruang Lingkup (Scope)


1. Functional Unit (Unit Fungsional)
Satuan acuan untuk perbandingan.
Contoh:
• 1 ton CPO
• 1 m³ air limbah diolah
Penting agar hasil LCA fair dan sebanding

2. System Boundary (Batas Sistem)


Menentukan sejauh mana proses dianalisis.
Jenisnya:
• Cradle to Grave → dari bahan baku sampai limbah
• Cradle to Gate → sampai produk keluar pabrik
• Gate to Gate → hanya satu proses
• Cradle to Cradle → siklus tertutup (daur ulang)

3. Asumsi dan Limitasi


Misalnya:
• Data sekunder digunakan
• Tidak semua emisi diukur
Intinya tahap ini:
Menentukan “aturan main” LCA agar jelas dan tidak bias.

2. Life Cycle Inventory (LCI)


Tahap pengumpulan data paling teknis dan biasanya paling lama.
a. Input (Masukan)
• Bahan baku (air, bahan kimia, biomassa)
• Energi (listrik, bahan bakar)
• Transportasi
b. Output (Keluaran)
• Emisi udara (CO₂, NOx, SO₂)
• Limbah cair (BOD, COD, logam berat)
• Limbah padat (B3/non-B3)

c. Contoh LCI (Industri Sawit)


• Input:
o TBS (Tandan Buah Segar)
o Air proses
o Steam & listrik
• Output:
o Limbah cair (POME)
o Emisi metana
o Cangkang & fiber

d. Sumber Data
• Data primer (lapangan)

A. Tahapan Utama LCA
1. Goal and Scope Definition (Tujuan dan Ruang Lingkup)
Tahap awal ini sangat krusial karena menentukan arah keseluruhan studi LCA.
a. Penentuan Tujuan (Goal)
Menjelaskan:
• Mengapa LCA dilakukan
• Siapa yang akan menggunakan hasilnya
• Apakah untuk publikasi, internal perusahaan, atau kebijakan
Contoh:
• Membandingkan dampak lingkungan plastik vs bioplastik
• Evaluasi kinerja IPAL industri

b. Penentuan Ruang Lingkup (Scope)


1. Functional Unit (Unit Fungsional)
Satuan acuan untuk perbandingan.
Contoh:
• 1 ton CPO
• 1 m³ air limbah diolah
Penting agar hasil LCA fair dan sebanding

2. System Boundary (Batas Sistem)


Menentukan sejauh mana proses dianalisis.
Jenisnya:
• Cradle to Grave → dari bahan baku sampai limbah
• Cradle to Gate → sampai produk keluar pabrik
• Gate to Gate → hanya satu proses
• Cradle to Cradle → siklus tertutup (daur ulang)

3. Asumsi dan Limitasi


Misalnya:
• Data sekunder digunakan
• Tidak semua emisi diukur
Intinya tahap ini:
Menentukan “aturan main” LCA agar jelas dan tidak bias.

2. Life Cycle Inventory (LCI)


Tahap pengumpulan data paling teknis dan biasanya paling lama.
a. Input (Masukan)
• Bahan baku (air, bahan kimia, biomassa)
• Energi (listrik, bahan bakar)
• Transportasi
b. Output (Keluaran)
• Emisi udara (CO₂, NOx, SO₂)
• Limbah cair (BOD, COD, logam berat)
• Limbah padat (B3/non-B3)

c. Contoh LCI (Industri Sawit)


• Input:
o TBS (Tandan Buah Segar)
o Air proses
o Steam & listrik
• Output:
o Limbah cair (POME)
o Emisi metana
o Cangkang & fiber

d. Sumber Data
• Data primer (lapangan)

A. Tahapan Utama LCA
1. Goal and Scope Definition (Tujuan dan Ruang Lingkup)
Tahap awal ini sangat krusial karena menentukan arah keseluruhan studi LCA.
a. Penentuan Tujuan (Goal)
Menjelaskan:
• Mengapa LCA dilakukan
• Siapa yang akan menggunakan hasilnya
• Apakah untuk publikasi, internal perusahaan, atau kebijakan
Contoh:
• Membandingkan dampak lingkungan plastik vs bioplastik
• Evaluasi kinerja IPAL industri

b. Penentuan Ruang Lingkup (Scope)


1. Functional Unit (Unit Fungsional)
Satuan acuan untuk perbandingan.
Contoh:
• 1 ton CPO
• 1 m³ air limbah diolah
Penting agar hasil LCA fair dan sebanding

2. System Boundary (Batas Sistem)


Menentukan sejauh mana proses dianalisis.
Jenisnya:
• Cradle to Grave → dari bahan baku sampai limbah
• Cradle to Gate → sampai produk keluar pabrik
• Gate to Gate → hanya satu proses
• Cradle to Cradle → siklus tertutup (daur ulang)

3. Asumsi dan Limitasi


Misalnya:
• Data sekunder digunakan
• Tidak semua emisi diukur
Intinya tahap ini:
Menentukan “aturan main” LCA agar jelas dan tidak bias.

2. Life Cycle Inventory (LCI)


Tahap pengumpulan data paling teknis dan biasanya paling lama.
a. Input (Masukan)
• Bahan baku (air, bahan kimia, biomassa)
• Energi (listrik, bahan bakar)
• Transportasi
b. Output (Keluaran)
• Emisi udara (CO₂, NOx, SO₂)
• Limbah cair (BOD, COD, logam berat)
• Limbah padat (B3/non-B3)

c. Contoh LCI (Industri Sawit)


• Input:
o TBS (Tandan Buah Segar)
o Air proses
o Steam & listrik
• Output:
o Limbah cair (POME)
o Emisi metana
o Cangkang & fiber

d. Sumber Data
• Data primer (lapangan)

A. Tahapan Utama LCA
1. Goal and Scope Definition (Tujuan dan Ruang Lingkup)
Tahap awal ini sangat krusial karena menentukan arah keseluruhan studi LCA.
a. Penentuan Tujuan (Goal)
Menjelaskan:
• Mengapa LCA dilakukan
• Siapa yang akan menggunakan hasilnya
• Apakah untuk publikasi, internal perusahaan, atau kebijakan
Contoh:
• Membandingkan dampak lingkungan plastik vs bioplastik
• Evaluasi kinerja IPAL industri

b. Penentuan Ruang Lingkup (Scope)


1. Functional Unit (Unit Fungsional)
Satuan acuan untuk perbandingan.
Contoh:
• 1 ton CPO
• 1 m³ air limbah diolah
Penting agar hasil LCA fair dan sebanding

2. System Boundary (Batas Sistem)


Menentukan sejauh mana proses dianalisis.
Jenisnya:
• Cradle to Grave → dari bahan baku sampai limbah
• Cradle to Gate → sampai produk keluar pabrik
• Gate to Gate → hanya satu proses
• Cradle to Cradle → siklus tertutup (daur ulang)

3. Asumsi dan Limitasi


Misalnya:
• Data sekunder digunakan
• Tidak semua emisi diukur
Intinya tahap ini:
Menentukan “aturan main” LCA agar jelas dan tidak bias.

2. Life Cycle Inventory (LCI)


Tahap pengumpulan data paling teknis dan biasanya paling lama.
a. Input (Masukan)
• Bahan baku (air, bahan kimia, biomassa)
• Energi (listrik, bahan bakar)
• Transportasi
b. Output (Keluaran)
• Emisi udara (CO₂, NOx, SO₂)
• Limbah cair (BOD, COD, logam berat)
• Limbah padat (B3/non-B3)

c. Contoh LCI (Industri Sawit)


• Input:
o TBS (Tandan Buah Segar)
o Air proses
o Steam & listrik
• Output:
o Limbah cair (POME)
o Emisi metana
o Cangkang & fiber

d. Sumber Data
• Data primer (lapangan)

A. Tahapan Utama LCA
1. Goal and Scope Definition (Tujuan dan Ruang Lingkup)
Tahap awal ini sangat krusial karena menentukan arah keseluruhan studi LCA.
a. Penentuan Tujuan (Goal)
Menjelaskan:
• Mengapa LCA dilakukan
• Siapa yang akan menggunakan hasilnya
• Apakah untuk publikasi, internal perusahaan, atau kebijakan
Contoh:
• Membandingkan dampak lingkungan plastik vs bioplastik
• Evaluasi kinerja IPAL industri

b. Penentuan Ruang Lingkup (Scope)


1. Functional Unit (Unit Fungsional)
Satuan acuan untuk perbandingan.
Contoh:
• 1 ton CPO
• 1 m³ air limbah diolah
Penting agar hasil LCA fair dan sebanding

2. System Boundary (Batas Sistem)


Menentukan sejauh mana proses dianalisis.
Jenisnya:
• Cradle to Grave → dari bahan baku sampai limbah
• Cradle to Gate → sampai produk keluar pabrik
• Gate to Gate → hanya satu proses
• Cradle to Cradle → siklus tertutup (daur ulang)

3. Asumsi dan Limitasi


Misalnya:
• Data sekunder digunakan
• Tidak semua emisi diukur
Intinya tahap ini:
Menentukan “aturan main” LCA agar jelas dan tidak bias.

2. Life Cycle Inventory (LCI)


Tahap pengumpulan data paling teknis dan biasanya paling lama.
a. Input (Masukan)
• Bahan baku (air, bahan kimia, biomassa)
• Energi (listrik, bahan bakar)
• Transportasi
b. Output (Keluaran)
• Emisi udara (CO₂, NOx, SO₂)
• Limbah cair (BOD, COD, logam berat)
• Limbah padat (B3/non-B3)

c. Contoh LCI (Industri Sawit)


• Input:
o TBS (Tandan Buah Segar)
o Air proses
o Steam & listrik
• Output:
o Limbah cair (POME)
o Emisi metana
o Cangkang & fiber

d. Sumber Data
• Data primer (lapangan)

A. Tahapan Utama LCA
1. Goal and Scope Definition (Tujuan dan Ruang Lingkup)
Tahap awal ini sangat krusial karena menentukan arah keseluruhan studi LCA.
a. Penentuan Tujuan (Goal)
Menjelaskan:
• Mengapa LCA dilakukan
• Siapa yang akan menggunakan hasilnya
• Apakah untuk publikasi, internal perusahaan, atau kebijakan
Contoh:
• Membandingkan dampak lingkungan plastik vs bioplastik
• Evaluasi kinerja IPAL industri

b. Penentuan Ruang Lingkup (Scope)


1. Functional Unit (Unit Fungsional)
Satuan acuan untuk perbandingan.
Contoh:
• 1 ton CPO
• 1 m³ air limbah diolah
Penting agar hasil LCA fair dan sebanding

2. System Boundary (Batas Sistem)


Menentukan sejauh mana proses dianalisis.
Jenisnya:
• Cradle to Grave → dari bahan baku sampai limbah
• Cradle to Gate → sampai produk keluar pabrik
• Gate to Gate → hanya satu proses
• Cradle to Cradle → siklus tertutup (daur ulang)

3. Asumsi dan Limitasi


Misalnya:
• Data sekunder digunakan
• Tidak semua emisi diukur
Intinya tahap ini:
Menentukan “aturan main” LCA agar jelas dan tidak bias.

2. Life Cycle Inventory (LCI)


Tahap pengumpulan data paling teknis dan biasanya paling lama.
a. Input (Masukan)
• Bahan baku (air, bahan kimia, biomassa)
• Energi (listrik, bahan bakar)
• Transportasi
b. Output (Keluaran)
• Emisi udara (CO₂, NOx, SO₂)
• Limbah cair (BOD, COD, logam berat)
• Limbah padat (B3/non-B3)

c. Contoh LCI (Industri Sawit)


• Input:
o TBS (Tandan Buah Segar)
o Air proses
o Steam & listrik
• Output:
o Limbah cair (POME)
o Emisi metana
o Cangkang & fiber

d. Sumber Data
• Data primer (lapangan)

A. Tahapan Utama LCA
1. Goal and Scope Definition (Tujuan dan Ruang Lingkup)
Tahap awal ini sangat krusial karena menentukan arah keseluruhan studi LCA.
a. Penentuan Tujuan (Goal)
Menjelaskan:
• Mengapa LCA dilakukan
• Siapa yang akan menggunakan hasilnya
• Apakah untuk publikasi, internal perusahaan, atau kebijakan
Contoh:
• Membandingkan dampak lingkungan plastik vs bioplastik
• Evaluasi kinerja IPAL industri

b. Penentuan Ruang Lingkup (Scope)


1. Functional Unit (Unit Fungsional)
Satuan acuan untuk perbandingan.
Contoh:
• 1 ton CPO
• 1 m³ air limbah diolah
Penting agar hasil LCA fair dan sebanding

2. System Boundary (Batas Sistem)


Menentukan sejauh mana proses dianalisis.
Jenisnya:
• Cradle to Grave → dari bahan baku sampai limbah
• Cradle to Gate → sampai produk keluar pabrik
• Gate to Gate → hanya satu proses
• Cradle to Cradle → siklus tertutup (daur ulang)

3. Asumsi dan Limitasi


Misalnya:
• Data sekunder digunakan
• Tidak semua emisi diukur
Intinya tahap ini:
Menentukan “aturan main” LCA agar jelas dan tidak bias.

2. Life Cycle Inventory (LCI)


Tahap pengumpulan data paling teknis dan biasanya paling lama.
a. Input (Masukan)
• Bahan baku (air, bahan kimia, biomassa)
• Energi (listrik, bahan bakar)
• Transportasi
b. Output (Keluaran)
• Emisi udara (CO₂, NOx, SO₂)
• Limbah cair (BOD, COD, logam berat)
• Limbah padat (B3/non-B3)

c. Contoh LCI (Industri Sawit)


• Input:
o TBS (Tandan Buah Segar)
o Air proses
o Steam & listrik
• Output:
o Limbah cair (POME)
o Emisi metana
o Cangkang & fiber

d. Sumber Data
• Data primer (lapangan)

A. Tahapan Utama LCA
1. Goal and Scope Definition (Tujuan dan Ruang Lingkup)
Tahap awal ini sangat krusial karena menentukan arah keseluruhan studi LCA.
a. Penentuan Tujuan (Goal)
Menjelaskan:
• Mengapa LCA dilakukan
• Siapa yang akan menggunakan hasilnya
• Apakah untuk publikasi, internal perusahaan, atau kebijakan
Contoh:
• Membandingkan dampak lingkungan plastik vs bioplastik
• Evaluasi kinerja IPAL industri

b. Penentuan Ruang Lingkup (Scope)


1. Functional Unit (Unit Fungsional)
Satuan acuan untuk perbandingan.
Contoh:
• 1 ton CPO
• 1 m³ air limbah diolah
Penting agar hasil LCA fair dan sebanding

2. System Boundary (Batas Sistem)


Menentukan sejauh mana proses dianalisis.
Jenisnya:
• Cradle to Grave → dari bahan baku sampai limbah
• Cradle to Gate → sampai produk keluar pabrik
• Gate to Gate → hanya satu proses
• Cradle to Cradle → siklus tertutup (daur ulang)

3. Asumsi dan Limitasi


Misalnya:
• Data sekunder digunakan
• Tidak semua emisi diukur
Intinya tahap ini:
Menentukan “aturan main” LCA agar jelas dan tidak bias.

2. Life Cycle Inventory (LCI)


Tahap pengumpulan data paling teknis dan biasanya paling lama.
a. Input (Masukan)
• Bahan baku (air, bahan kimia, biomassa)
• Energi (listrik, bahan bakar)
• Transportasi
b. Output (Keluaran)
• Emisi udara (CO₂, NOx, SO₂)
• Limbah cair (BOD, COD, logam berat)
• Limbah padat (B3/non-B3)

c. Contoh LCI (Industri Sawit)


• Input:
o TBS (Tandan Buah Segar)
o Air proses
o Steam & listrik
• Output:
o Limbah cair (POME)
o Emisi metana
o Cangkang & fiber

d. Sumber Data
• Data primer (lapangan)

A. Tahapan Utama LCA
1. Goal and Scope Definition (Tujuan dan Ruang Lingkup)
Tahap awal ini sangat krusial karena menentukan arah keseluruhan studi LCA.
a. Penentuan Tujuan (Goal)
Menjelaskan:
• Mengapa LCA dilakukan
• Siapa yang akan menggunakan hasilnya
• Apakah untuk publikasi, internal perusahaan, atau kebijakan
Contoh:
• Membandingkan dampak lingkungan plastik vs bioplastik
• Evaluasi kinerja IPAL industri

b. Penentuan Ruang Lingkup (Scope)


1. Functional Unit (Unit Fungsional)
Satuan acuan untuk perbandingan.
Contoh:
• 1 ton CPO
• 1 m³ air limbah diolah
Penting agar hasil LCA fair dan sebanding

2. System Boundary (Batas Sistem)


Menentukan sejauh mana proses dianalisis.
Jenisnya:
• Cradle to Grave → dari bahan baku sampai limbah
• Cradle to Gate → sampai produk keluar pabrik
• Gate to Gate → hanya satu proses
• Cradle to Cradle → siklus tertutup (daur ulang)

3. Asumsi dan Limitasi


Misalnya:
• Data sekunder digunakan
• Tidak semua emisi diukur
Intinya tahap ini:
Menentukan “aturan main” LCA agar jelas dan tidak bias.

2. Life Cycle Inventory (LCI)


Tahap pengumpulan data paling teknis dan biasanya paling lama.
a. Input (Masukan)
• Bahan baku (air, bahan kimia, biomassa)
• Energi (listrik, bahan bakar)
• Transportasi
b. Output (Keluaran)
• Emisi udara (CO₂, NOx, SO₂)
• Limbah cair (BOD, COD, logam berat)
• Limbah padat (B3/non-B3)

c. Contoh LCI (Industri Sawit)


• Input:
o TBS (Tandan Buah Segar)
o Air proses
o Steam & listrik
• Output:
o Limbah cair (POME)
o Emisi metana
o Cangkang & fiber

d. Sumber Data
• Data primer (lapangan)

A. Tahapan Utama LCA
1. Goal and Scope Definition (Tujuan dan Ruang Lingkup)
Tahap awal ini sangat krusial karena menentukan arah keseluruhan studi LCA.
a. Penentuan Tujuan (Goal)
Menjelaskan:
• Mengapa LCA dilakukan
• Siapa yang akan menggunakan hasilnya
• Apakah untuk publikasi, internal perusahaan, atau kebijakan
Contoh:
• Membandingkan dampak lingkungan plastik vs bioplastik
• Evaluasi kinerja IPAL industri

b. Penentuan Ruang Lingkup (Scope)


1. Functional Unit (Unit Fungsional)
Satuan acuan untuk perbandingan.
Contoh:
• 1 ton CPO
• 1 m³ air limbah diolah
Penting agar hasil LCA fair dan sebanding

2. System Boundary (Batas Sistem)


Menentukan sejauh mana proses dianalisis.
Jenisnya:
• Cradle to Grave → dari bahan baku sampai limbah
• Cradle to Gate → sampai produk keluar pabrik
• Gate to Gate → hanya satu proses
• Cradle to Cradle → siklus tertutup (daur ulang)

3. Asumsi dan Limitasi


Misalnya:
• Data sekunder digunakan
• Tidak semua emisi diukur
Intinya tahap ini:
Menentukan “aturan main” LCA agar jelas dan tidak bias.

2. Life Cycle Inventory (LCI)


Tahap pengumpulan data paling teknis dan biasanya paling lama.
a. Input (Masukan)
• Bahan baku (air, bahan kimia, biomassa)
• Energi (listrik, bahan bakar)
• Transportasi
b. Output (Keluaran)
• Emisi udara (CO₂, NOx, SO₂)
• Limbah cair (BOD, COD, logam berat)
• Limbah padat (B3/non-B3)

c. Contoh LCI (Industri Sawit)


• Input:
o TBS (Tandan Buah Segar)
o Air proses
o Steam & listrik
• Output:
o Limbah cair (POME)
o Emisi metana
o Cangkang & fiber

d. Sumber Data
• Data primer (lapangan)

A. Tahapan Utama LCA
1. Goal and Scope Definition (Tujuan dan Ruang Lingkup)
Tahap awal ini sangat krusial karena menentukan arah keseluruhan studi LCA.
a. Penentuan Tujuan (Goal)
Menjelaskan:
• Mengapa LCA dilakukan
• Siapa yang akan menggunakan hasilnya
• Apakah untuk publikasi, internal perusahaan, atau kebijakan
Contoh:
• Membandingkan dampak lingkungan plastik vs bioplastik
• Evaluasi kinerja IPAL industri

b. Penentuan Ruang Lingkup (Scope)


1. Functional Unit (Unit Fungsional)
Satuan acuan untuk perbandingan.
Contoh:
• 1 ton CPO
• 1 m³ air limbah diolah
Penting agar hasil LCA fair dan sebanding

2. System Boundary (Batas Sistem)


Menentukan sejauh mana proses dianalisis.
Jenisnya:
• Cradle to Grave → dari bahan baku sampai limbah
• Cradle to Gate → sampai produk keluar pabrik
• Gate to Gate → hanya satu proses
• Cradle to Cradle → siklus tertutup (daur ulang)

3. Asumsi dan Limitasi


Misalnya:
• Data sekunder digunakan
• Tidak semua emisi diukur
Intinya tahap ini:
Menentukan “aturan main” LCA agar jelas dan tidak bias.

2. Life Cycle Inventory (LCI)


Tahap pengumpulan data paling teknis dan biasanya paling lama.
a. Input (Masukan)
• Bahan baku (air, bahan kimia, biomassa)
• Energi (listrik, bahan bakar)
• Transportasi
b. Output (Keluaran)
• Emisi udara (CO₂, NOx, SO₂)
• Limbah cair (BOD, COD, logam berat)
• Limbah padat (B3/non-B3)

c. Contoh LCI (Industri Sawit)


• Input:
o TBS (Tandan Buah Segar)
o Air proses
o Steam & listrik
• Output:
o Limbah cair (POME)
o Emisi metana
o Cangkang & fiber

d. Sumber Data
• Data primer (lapangan)

A. Tahapan Utama LCA
1. Goal and Scope Definition (Tujuan dan Ruang Lingkup)
Tahap awal ini sangat krusial karena menentukan arah keseluruhan studi LCA.
a. Penentuan Tujuan (Goal)
Menjelaskan:
• Mengapa LCA dilakukan
• Siapa yang akan menggunakan hasilnya
• Apakah untuk publikasi, internal perusahaan, atau kebijakan
Contoh:
• Membandingkan dampak lingkungan plastik vs bioplastik
• Evaluasi kinerja IPAL industri

b. Penentuan Ruang Lingkup (Scope)


1. Functional Unit (Unit Fungsional)
Satuan acuan untuk perbandingan.
Contoh:
• 1 ton CPO
• 1 m³ air limbah diolah
Penting agar hasil LCA fair dan sebanding

2. System Boundary (Batas Sistem)


Menentukan sejauh mana proses dianalisis.
Jenisnya:
• Cradle to Grave → dari bahan baku sampai limbah
• Cradle to Gate → sampai produk keluar pabrik
• Gate to Gate → hanya satu proses
• Cradle to Cradle → siklus tertutup (daur ulang)

3. Asumsi dan Limitasi


Misalnya:
• Data sekunder digunakan
• Tidak semua emisi diukur
Intinya tahap ini:
Menentukan “aturan main” LCA agar jelas dan tidak bias.

2. Life Cycle Inventory (LCI)


Tahap pengumpulan data paling teknis dan biasanya paling lama.
a. Input (Masukan)
• Bahan baku (air, bahan kimia, biomassa)
• Energi (listrik, bahan bakar)
• Transportasi
b. Output (Keluaran)
• Emisi udara (CO₂, NOx, SO₂)
• Limbah cair (BOD, COD, logam berat)
• Limbah padat (B3/non-B3)

c. Contoh LCI (Industri Sawit)


• Input:
o TBS (Tandan Buah Segar)
o Air proses
o Steam & listrik
• Output:
o Limbah cair (POME)
o Emisi metana
o Cangkang & fiber

d. Sumber Data
• Data primer (lapangan)

Anda mungkin juga menyukai