0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan15 halaman

Past Tense

Modul ajar ini dirancang untuk pembelajaran Bahasa Inggris di MTs Negeri 8 Boyolali, dengan fokus pada penggunaan Simple Past Tense dalam konteks isu lingkungan dan kebersihan ('No Littering'). Peserta didik diharapkan dapat berinteraksi dan mengkomunikasikan ide serta pengalaman mereka dengan baik, sambil mengembangkan pemahaman tentang tata bahasa dan tanggung jawab sosial terhadap lingkungan. Pembelajaran mencakup berbagai metode, termasuk diskusi kelompok, observasi lapangan, dan proyek kreatif, untuk meningkatkan keterampilan bahasa dan kesadaran lingkungan.

Diunggah oleh

dewi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan15 halaman

Past Tense

Modul ajar ini dirancang untuk pembelajaran Bahasa Inggris di MTs Negeri 8 Boyolali, dengan fokus pada penggunaan Simple Past Tense dalam konteks isu lingkungan dan kebersihan ('No Littering'). Peserta didik diharapkan dapat berinteraksi dan mengkomunikasikan ide serta pengalaman mereka dengan baik, sambil mengembangkan pemahaman tentang tata bahasa dan tanggung jawab sosial terhadap lingkungan. Pembelajaran mencakup berbagai metode, termasuk diskusi kelompok, observasi lapangan, dan proyek kreatif, untuk meningkatkan keterampilan bahasa dan kesadaran lingkungan.

Diunggah oleh

dewi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR

MATA PELAJARAN : BAHASA INGGRIS


CHAPTER: 4. NO LITTERING

A. IDENTITAS MODUL

Nama Sekolah : MTs Negeri 8 Boyolali


Nama Penyusun : Dewi Zullianingsih, [Link]
Mata Pelajaran : Bahasa Inggris
Unit 1 : Did It Rain Last
Night? Fase / Kelas /Semester : D/
VIII / Genap
Alokasi Waktu : 4 Pertemuan (4 x 45 menit per
pertemuan) Tahun Pelajaran : 2025 / 2026

B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK

Sebelum memulai pembelajaran, peserta didik diharapkan memiliki pengetahuan dasar


tentang kosakata terkait cuaca dan lingkungan. Beberapa mungkin sudah memiliki
pemahaman awal tentang penggunaan past tense dalam kalimat sederhana, terutama
untuk mendeskripsikan peristiwa yang sudah terjadi. Keterampilan dasar yang
dibutuhkan adalah kemampuan mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis dalam
bahasa Inggris pada tingkat dasar. Kesulitan yang mungkin muncul adalah pemahaman
konsep simple past tense untuk kejadian yang belum pasti (seperti pertanyaan "Did it rain
last night?"), atau penggunaan linking verbs dalam kontepat ini. Beberapa peserta didik
mungkin juga kesulitan dalam mengekspresikan ide-ide mereka secara lisan tentang
lingkungan.

C. TEMA KURIKULUM BERBASIS CINTA

 Topik Panca Cinta : Cinta Tanah Air, Cinta Sesama Manusia


 Materi Insersi : Konsep cinta tanah air dalam Islam (Hubbul Wathan minal Iman).,
Menghormati perbedaan suku, budaya, dan agama dalam bingkai persatuan.
D. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN
Materi pelajaran ini berfokus pada penggunaan Simple Past Tense untuk mendeskripsikan
peristiwa yang telah terjadi, khususnya yang berkaitan dengan kondisi cuaca dan isu
lingkungan ("No Littering").
Jenis pengetahuan yang akan dicapai adalah pengetahuan konseptual (pemahaman
tentang Simple Past Tense dan kaitannya dengan masa lalu) dan pengetahuan prosedural
(kemampuan menggunakan Simple Past Tense dalam kalimat tanya dan pernyataan).
Materi ini sangat relevan dengan kehidupan nyata peserta didik, karena mereka sering
berinteraksi dengan kondisi cuaca dan diharapkan peduli terhadap kebersihan lingkungan.
Tingkat kesulitan materi ini moderat, membutuhkan pemahaman tata bahasa dasar.
Struktur materi disajikan secara bertahap, dimulai dengan pertanyaan pembuka,
kemudian diikuti dengan contoh-contoh kalimat, dan diakhiri dengan latihan percakapan.
Integrasi nilai dan karakter ditekankan pada kepedulian terhadap lingkungan, tanggung
jawab sosial, dan kebiasaan menjaga kebersihan.

E. DIMENSI LULUSAN PEMBELAJARAN

Berdasarkan tujuan pembelajaran, dimensi Profil Pelajar Pancasila yang relevan adalah:

● Penalaran Kritis: Peserta didik mampu menganalisis informasi tentang kondisi


lingkungan dan membuat kesimpulan berdasarkan fakta yang disajikan.
● Kolaborasi: Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk mendiskusikan topik
dan melakukan presentasi.
● Kemandirian: Peserta didik secara mandiri mencari informasi dan mengembangkan
pemahaman mereka tentang tata bahasa dan isu lingkungan.
● Kesehatan: Peserta didik memahami dampak positif menjaga kebersihan lingkungan
terhadap kesehatan individu dan komunitas.
● Komunikasi: Peserta didik mampu mengkomunikasikan ide, pertanyaan, dan
jawaban terkait cuaca dan lingkungan secara lisan dan tertulis menggunakan Simple
Past Tense.
DESAIN PEMBELAJARAN

A. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

Pada akhir Fase D (Kelas VIII), peserta didik mampu menggunakan bahasa Inggris untuk berinteraksi
dan mengomunikasikan ide, pengalaman, dan minat secara sederhana dalam konteks yang familiar.
Mereka dapat memahami dan merespons teks lisan dan tulis yang berkaitan dengan lingkungan dan
peristiwa sehari-hari, serta mampu menggunakan struktur tata bahasa Simple Past Tense untuk
mendeskripsikan kejadian di masa lalu.

B. LINTAS DISIPLIN ILMU

● Ilmu Pengetahuan Alam (IPA): Konsep tentang cuaca, siklus air, dan dampak
polusi terhadap lingkungan.
● Pendidikan Kewarganegaraan: Tanggung jawab warga negara terhadap kebersihan
lingkungan dan pentingnya menjaga kelestarian alam.
● Seni Budaya: Membuat poster atau kampanye visual tentang "No Littering".

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1 (Alokasi Waktu: 45 menit)


● Peserta didik mampu mengidentifikasi dan menggunakan kosakata yang
berhubungan dengan cuaca dan kondisi lingkungan dalam konteks "No Littering"
dengan tepat, setelah mengamati gambar dan mendengarkan percakapan singkat.
● Peserta didik mampu memahami dan merespons pertanyaan Yes/No dalam Simple
Past Tense terkait peristiwa yang sudah terjadi di lingkungan sekitar, dengan akurasi
80%.
Pertemuan 2 (Alokasi Waktu: 45 menit)
● Peserta didik mampu membentuk kalimat tanya dan pernyataan positif dalam Simple
Past Tense menggunakan Did dan verb dasar untuk mendeskripsikan kejadian di
masa lalu yang berkaitan dengan kebersihan lingkungan, dengan minimal 3 kalimat
yang benar.
● Peserta didik mampu berpartisipasi aktif dalam diskusi kelompok untuk
mengidentifikasi masalah kebersihan di lingkungan sekolah dan sekitarnya, serta
berbagi pengalaman terkait.
Pertemuan 3 (Alokasi Waktu: 45 menit)
● Peserta didik mampu membuat percakapan singkat (dialog) menggunakan Simple
Past Tense untuk menanyakan dan menjawab tentang peristiwa yang telah terjadi
berkaitan dengan "No Littering", dengan minimal 4 pertukaran dialog yang logis dan
gramatikal.
● Peserta didik mampu menyajikan ide-ide kreatif untuk mengampanyekan "No
Littering" di lingkungan sekolah dalam bentuk visual (poster/slogan sederhana).
Pertemuan 4 (Alokasi Waktu: 45 menit)
● Peserta didik mampu merefleksikan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan
mengaitkannya dengan tindakan nyata yang dapat mereka lakukan sehari-hari.
● Peserta didik mampu mengevaluasi pemahaman mereka tentang penggunaan Simple
Past Tense melalui latihan tertulis dan menjawab soal dengan benar 75%.

D. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL


Topik pembelajaran kontekstual yang akan dibahas adalah "Kejadian di Lingkungan Kita
Kemarin Malam/Tadi Pagi" yang berfokus pada isu kebersihan ("No Littering") dan
kondisi cuaca. Ini akan mencakup diskusi tentang sampah yang berserakan, tanda-tanda
hujan, atau aktivitas lain yang terjadi di lingkungan sekitar peserta didik, sehingga
relevan dan mudah dihubungkan dengan pengalaman pribadi mereka.

E. KERANGKA PEMBELAJARAN
PRAKTIK PEDAGOGIK:
● Metode Pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning): Peserta didik
akan merancang dan membuat poster atau slogan kampanye "No Littering" sebagai
produk akhir pembelajaran.
● Diskusi Kelompok: Mendorong kolaborasi dan pertukaran ide antar peserta didik
dalam membahas masalah kebersihan lingkungan dan merumuskan solusi.
● Eksplorasi Lapangan (Mini): Mengamati kondisi kebersihan di lingkungan sekolah
(misalnya, sekitar kantin, lapangan, atau taman sekolah) untuk mengidentifikasi
masalah nyata yang dapat dijadikan bahan diskusi.
● Wawancara (Simulasi): Melakukan wawancara singkat (simulasi) dengan teman
atau guru tentang observasi mereka mengenai kejadian di lingkungan sekitar,
menggunakan Simple Past Tense.
● Presentasi: Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok dan proyek
poster/slogan mereka.
MITRA PEMBELAJARAN:
● Lingkungan Sekolah: Guru mata pelajaran lain (misalnya IPA, Pendidikan
Kewarganegaraan), staf kebersihan sekolah, dan sesama peserta didik.
● Lingkungan Luar Sekolah: Orang tua/wali sebagai sumber informasi tentang
kebersihan lingkungan di rumah dan sekitar tempat tinggal.
● Masyarakat: Komunitas lokal yang peduli lingkungan (jika memungkinkan dan
relevan).
LINGKUNGAN BELAJAR:
● Ruang Fisik: Kelas yang diatur untuk memfasilitasi diskusi kelompok, area untuk
menampilkan poster, dan area observasi di luar kelas (misalnya taman sekolah).
● Ruang Virtual: Penggunaan platform digital untuk berbagi materi, forum diskusi,
dan pengumpulan tugas.
PEMANFAATAN DIGITAL:
● Perpustakaan Digital: Mengakses sumber belajar tambahan tentang isu lingkungan
dan tata bahasa Simple Past Tense.
● Forum Diskusi Daring: Melakukan diskusi asinkron atau sinkron melalui platform
seperti Google Classroom untuk berbagi ide dan pertanyaan.
● Penilaian Daring: Menggunakan kuis interaktif (misalnya Kahoot atau Quizizz)
untuk evaluasi formatif.
● Kahoot/Mentimeter: Digunakan untuk kuis awal, refleksi akhir, atau interaksi cepat
di kelas.
● Google Classroom: Sebagai pusat distribusi materi, pengumpulan tugas, dan
pengumuman.
F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI
PERTEMUAN 1:
KOSAKATA CUACA DAN LINGKUNGAN, PENGENALAN SIMPLE PAST TENSE
(DID + SUBJECT + VERB 1?)
1. Kegiatan Pendahuluan (10 menit)
● Mindful Learning: Guru memulai dengan aktivitas "Mindful Moment": minta
peserta didik untuk menutup mata sejenak, fokus pada napas mereka, lalu
membayangkan kondisi lingkungan di sekitar rumah mereka tadi malam/pagi ini
(apakah hujan, ada sampah, dll.). Kemudian, mereka diminta membuka mata dan
mengingat gambar yang mereka bayangkan.
● Joyful Learning: Guru menampilkan beberapa gambar yang kontras (misalnya,
lingkungan bersih vs. lingkungan kotor, cuaca cerah vs. hujan deras) dan meminta
peserta didik untuk memberikan satu kata dalam bahasa Inggris yang
menggambarkan gambar tersebut. Guru memberikan pujian dan semangat.
● Bermakna: Guru mengaitkan gambar-gambar tersebut dengan pertanyaan "Did it
rain last night?" atau "Was the park clean yesterday?". Ini membangun koneksi
antara pengalaman pribadi dan topik pembelajaran.
● Diferensiasi: Guru bisa memfasilitasi peserta didik dengan tingkat pemahaman yang
berbeda. Bagi yang sudah familiar, bisa langsung menyebutkan kata. Bagi yang
belum, guru bisa memberikan pilihan kata.

2. Kegiatan Inti (30 menit)


Memahami (Mindful Learning):
● Guru memutarkan audio atau membacakan percakapan singkat (dari buku siswa,
hlm. 124) antara Monita dan ibunya tentang hujan tadi malam. Peserta didik diminta
mendengarkan dengan seksama.
● Guru menanyakan pertanyaan pemahaman seperti "What did Monita ask her Mom?"
atau "Did it rain last night?".
● Guru menjelaskan struktur pertanyaan Simple Past Tense dengan Did dan verb dasar.
Guru menuliskan di papan tulis: "Did + Subject + Verb 1?".
● Guru menampilkan beberapa gambar kondisi lingkungan/cuaca dan meminta peserta
didik untuk membuat pertanyaan Yes/No menggunakan "Did..." berdasarkan gambar
tersebut (contoh: "Did the wind blow hard yesterday?", "Did someone throw trash
here?").
Mengaplikasi (Meaningful Learning):
● Peserta didik secara berpasangan mempraktikkan menanyakan dan menjawab
pertanyaan Yes/No tentang kondisi cuaca atau lingkungan di sekitar mereka kemarin.
Guru memberikan contoh kalimat pembuka.
● Guru berkeliling, memberikan bimbingan individual dan umpan balik segera.

Diferensiasi:

● Konten: Guru menyiapkan kartu kata bergambar untuk peserta didik dengan gaya
belajar visual atau yang membutuhkan dukungan kosakata tambahan.
● Proses: Peserta didik yang lebih cepat memahami dapat langsung membuat kalimat.
Peserta didik yang membutuhkan scaffolding lebih, diberikan panduan kalimat
rumpang atau tabel panduan.
● Produk: Jawaban lisan dalam format Yes/No atau kalimat sederhana.

3. Kegiatan Penutup (5 menit)


● Umpan Balik Konstruktif: Guru memberikan pujian atas partisipasi aktif peserta
didik dan mengulas kembali poin-poin penting tentang pertanyaan Simple Past
Tense.
● Menyimpulkan Pembelajaran: Guru bersama peserta didik menyimpulkan bahwa
Did digunakan untuk menanyakan kejadian di masa lalu.
● Perencanaan Pembelajaran Selanjutnya: Guru memberikan teaser tentang topik
berikutnya, yaitu bagaimana menjawab pertanyaan "Did..." dan mendeskripsikan
lebih lanjut tentang kejadian di masa lalu.

PERTEMUAN 2:
MEMBENTUK KALIMAT TANYA DAN PERNYATAAN SIMPLE PAST TENSE,
DISKUSI KELOMPOK.
1. Kegiatan Pendahuluan (10 menit)
● Mindful Learning: Guru meminta peserta didik untuk mengingat kembali
pertanyaan "Did it rain last night?" dari pertemuan sebelumnya dan secara
berpasangan saling menanyakan dan menjawab pertanyaan tersebut.
● Joyful Learning: Guru mengadakan "Quick Quiz" menggunakan Kahoot atau
Mentimeter dengan beberapa pertanyaan Yes/No Simple Past Tense yang terkait
dengan kejadian umum kemarin (contoh: "Did you eat breakfast this morning?", "Did
you study English yesterday?"). Ini menciptakan suasana kompetisi yang
menyenangkan.
● Bermakna: Guru mengaitkan hasil kuis dengan pentingnya memahami cara
membentuk pertanyaan dan jawaban di masa lalu.
● Diferensiasi: Kuis disesuaikan tingkat kesulitannya. Guru bisa memberikan petunjuk
tambahan untuk yang kesulitan.

2. Kegiatan Inti (30 menit)


Memahami (Meaningful Learning):
● Guru menjelaskan lebih lanjut tentang bentuk jawaban positif dan negatif dalam
Simple Past Tense ("Yes, it did." / "No, it didn't.") serta bagaimana membentuk
kalimat pernyataan ("It rained last night.").
● Guru menunjukkan contoh-contoh kalimat pernyataan yang relevan dengan "No
Littering" (contoh: "Someone littered on the street yesterday.", "The students cleaned
the classroom this morning.").
● Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok kecil (3-4 orang).

Mengaplikasi (Joyful Learning & Kolaborasi):

● Eksplorasi Lapangan (Mini): Setiap kelompok ditugaskan untuk melakukan


observasi singkat (5 menit) di area tertentu di lingkungan sekolah (misalnya, taman,
koridor, kantin) untuk mengidentifikasi "masalah kebersihan" atau "kejadian yang
sudah terjadi" terkait kebersihan. Mereka harus mencatat apa yang mereka lihat.
● Setelah observasi, setiap kelompok mendiskusikan temuan mereka. Mereka harus
membuat minimal 3 kalimat Simple Past Tense (pernyataan atau pertanyaan)
berdasarkan observasi mereka. Contoh: "Did someone drop this plastic bottle here?",
"The trash bin was full yesterday.", "Students left some papers on the floor."
● Setiap kelompok memilih satu perwakilan untuk mempresentasikan temuan dan
kalimat mereka di depan kelas.
Diferensiasi:
● Proses: Guru memberikan "scaffolding" yang berbeda untuk setiap kelompok.
Kelompok yang membutuhkan lebih banyak bantuan bisa diberikan daftar kosakata
atau frase umum. Kelompok yang sudah mahir bisa langsung berdiskusi tanpa
banyak intervensi.
● Produk: Produk bisa berupa daftar kalimat tertulis atau presentasi lisan sederhana.

3. Kegiatan Penutup (5 menit)


● Umpan Balik Konstruktif: Guru memberikan umpan balik positif tentang hasil
observasi dan diskusi kelompok, serta memberikan koreksi tata bahasa jika
diperlukan secara umum.
● Menyimpulkan Pembelajaran: Peserta didik menyimpulkan pentingnya
menggunakan Simple Past Tense untuk mendeskripsikan kejadian yang sudah berlalu
dan bagaimana observasi lingkungan membantu mereka berlatih.

● Perencanaan Pembelajaran Selanjutnya: Guru memperkenalkan bahwa pertemuan


berikutnya akan fokus pada membuat dialog dan kampanye "No Littering".

PERTEMUAN 3:
MEMBUAT PERCAKAPAN (DIALOG), MENYAJIKAN IDE KAMPANYE.
1. Kegiatan Pendahuluan (10 menit)
● Mindful Learning: Guru menampilkan beberapa gambar yang menginspirasi tentang
lingkungan bersih dan sehat, lalu meminta peserta didik untuk berbagi satu kata atau
kalimat tentang perasaan mereka saat melihat gambar tersebut.
● Joyful Learning: Guru memutar lagu atau video singkat (jika ada) tentang
pentingnya menjaga lingkungan. Guru bisa meminta peserta didik menebak pesan
dari lagu/video tersebut.
● Bermakna: Guru menghubungkan tema menjaga lingkungan dengan tujuan
pembelajaran membuat dialog dan kampanye.
● Diferensiasi: Peserta didik dengan gaya belajar auditori akan terbantu dengan
lagu/video.
2. Kegiatan Inti (30 menit)
Mengaplikasi (Kolaborasi & Kreativitas):
● Guru menjelaskan tugas: Dalam kelompok yang sama, peserta didik akan membuat
dialog singkat (minimal 4 pertukaran dialog) yang menggunakan Simple Past Tense
tentang isu "No Littering". Dialog bisa berupa:

➢ Menanyakan apa yang terjadi kemarin di suatu tempat.

➢ Mendeskripsikan apa yang mereka lihat atau lakukan.

➢ Membahas solusi sederhana.

● Contoh skenario: Dua teman membicarakan sampah yang berserakan di kantin


kemarin, dan mereka memutuskan untuk mengumpulkannya pagi ini.
● Setelah dialog selesai, setiap kelompok mulai merancang sebuah poster atau slogan
sederhana untuk kampanye "No Littering". Poster harus mengandung pesan dalam
bahasa Inggris dan mungkin ilustrasi sederhana.
Merefleksi (Mindful Learning):
● Saat proses pengerjaan dialog dan poster, guru berkeliling dan meminta setiap
kelompok untuk merefleksikan: "What message do you want to convey with your
poster?" atau "How does your dialogue show the importance of 'No Littering'?" Ini
mendorong pemikiran lebih dalam tentang dampak pekerjaan mereka.
● Setiap kelompok secara bergiliran mempresentasikan dialog mereka dan
menunjukkan konsep poster/slogan mereka di depan kelas. Guru memberikan umpan
balik konstruktif.
Diferensiasi:
● Konten: Guru menyediakan template dialog atau frase kunci untuk kelompok yang
kesulitan.
● Proses: Guru memberikan kebebasan dalam memilih media untuk poster
(digital/manual). Peserta didik yang memiliki keahlian seni bisa fokus pada desain
visual, sementara yang lebih kuat dalam menulis bisa fokus pada pesan teks.
● Produk: Dialog lisan dan poster fisik atau digital.

3. Kegiatan Penutup (5 menit)


● Umpan Balik Konstruktif: Guru memuji kreativitas dan kolaborasi peserta didik.
Guru menekankan pentingnya pesan "No Littering" dalam kehidupan sehari-hari.
● Menyimpulkan Pembelajaran: Peserta didik menyimpulkan bahwa mereka bisa
menggunakan bahasa Inggris untuk mengajak orang lain peduli lingkungan.
● Perencanaan Pembelajaran Selanjutnya: Guru memberitahu bahwa pertemuan
selanjutnya akan fokus pada penguatan pemahaman dan penilaian.

PERTEMUAN 4:
PENGUATAN SIMPLE PAST TENSE, REFLEKSI, DAN ASESMEN AKHIR.
1. Kegiatan Pendahuluan (10 menit)
● Mindful Learning: Guru memulai dengan aktivitas "Gallery Walk" dari poster-
poster yang sudah dibuat pada pertemuan sebelumnya. Peserta didik berkeliling
melihat poster teman-teman mereka dan meresapi pesan yang disampaikan.
● Joyful Learning: Guru mengadakan permainan "Simon Says" yang dimodifikasi
dengan menggunakan Simple Past Tense (contoh: "Simon says: 'You walked to
school yesterday.'", "Simon says: 'You cleaned your room last Sunday.'").
● Bermakna: Guru mengaitkan aktivitas ini dengan penggunaan Simple Past Tense
dalam konteks sehari-hari.
● Diferensiasi: Guru memastikan semua peserta didik terlibat aktif dalam permainan.

2. Kegiatan Inti (30 menit)


Memahami & Mengaplikasi (Meaningful Learning):
● Guru mengulas kembali seluruh materi Simple Past Tense yang telah dipelajari, dari
pembentukan pertanyaan hingga pernyataan positif dan negatif.
● Guru memberikan beberapa latihan tambahan di lembar kerja atau secara interaktif
menggunakan papan tulis digital untuk memastikan pemahaman.
● Asesmen Akhir Pembelajaran: Peserta didik mengerjakan tes tertulis atau tugas
akhir yang menguji pemahaman mereka tentang penggunaan Simple Past Tense dan
kosakata terkait lingkungan. (Lihat bagian Asesmen untuk contoh soal).
Merefleksi (Mindful Learning):
● Setelah mengerjakan asesmen, guru meminta peserta didik untuk mengisi jurnal
reflektif singkat tentang pembelajaran mereka di Unit 1. Pertanyaan reflektif bisa
meliputi:
➢ "Apa yang paling mudah/sulit kamu pahami di unit ini?"

➢ "Bagaimana kamu bisa menggunakan Simple Past Tense dalam kehidupan sehari-
hari?"
➢ "Apa yang akan kamu lakukan untuk mengurangi sampah di lingkunganmu?"

● Guru memberikan waktu untuk beberapa peserta didik berbagi refleksi mereka secara
sukarela.
Diferensiasi:
● Proses: Peserta didik dapat memilih cara mengerjakan asesmen (misalnya, mengetik
atau menulis tangan). Guru memberikan waktu tambahan bagi yang membutuhkan.
● Produk: Jurnal reflektif memungkinkan peserta didik mengekspresikan pemahaman
mereka dengan cara yang lebih personal.

3. Kegiatan Penutup (5 menit)


● Umpan Balik Konstruktif: Guru memberikan apresiasi atas usaha dan kemajuan
peserta didik selama unit ini. Guru bisa memberikan umpan balik umum tentang hasil
tes dan area yang perlu ditingkatkan.

● Menyimpulkan Pembelajaran: Guru bersama peserta didik menyimpulkan bahwa


mereka telah belajar bagaimana bertanya dan menceritakan tentang kejadian di masa
lalu, serta pentingnya peduli terhadap lingkungan.
● Perencanaan Pembelajaran Selanjutnya: Guru memberikan gambaran singkat tentang
Unit berikutnya atau topik selanjutnya, menghubungkan kembali dengan isu
lingkungan yang lebih luas.

G. ASESMEN PEMBELAJARAN
1. ASESMEN AWAL PEMBELAJARAN (PADA AWAL PERTEMUAN 1)
● Tujuan: Mengidentifikasi pengetahuan awal peserta didik tentang kosakata cuaca
dan lingkungan, serta pemahaman dasar tentang kejadian di masa lalu.
● Jenis Asesmen:

● Observasi: Guru mengamati partisipasi peserta didik saat memulai aktivitas


"Mindful Moment" dan saat menyebutkan kata-kata terkait gambar.
● Wawancara (Singkat): Guru menanyakan beberapa pertanyaan sederhana secara
lisan kepada beberapa peserta didik secara acak: "What was the weather like
yesterday?", "Did you see any trash on your way to school today?".
● Kuesioner/Pre-test (Pilihan Ganda Sederhana):

1. The word for "rain" is... a. Sunny b. Windy c. Rainy d. Cloudy

2. Which word means "clean"? a. Dirty b. Messy c. Tidy d. Trashy

3. If something happened yesterday, we use the... tense. a. Present b. Future c. Past


d. Present Continuous
4. Did you your homework last night? a. do b. does c. did d. doing
5. (Gambar tempat sampah penuh) What happened here last night?

a. It was clean. b. Someone emptied the trash. c. Many people threw trash. d. It
was sunny.

2. ASESMEN PROSES PEMBELAJARAN (SEPANJANG PERTEMUAN 1, 2, 3)


● Tujuan: Memantau kemajuan peserta didik dalam memahami dan menggunakan
Simple Past Tense serta partisipasi dalam kegiatan kolaboratif.
● Jenis Asesmen:

● Tugas Harian (Observasi Kelas):

1. (P1) Guru mengamati kemampuan peserta didik dalam membentuk pertanyaan


"Did..." secara lisan saat berlatih berpasangan.
2. (P2) Guru menilai keaktifan kelompok dalam observasi lapangan dan kontribusi
masing-masing anggota dalam diskusi.
3. (P3) Guru menilai kelancaran dan keakuratan penggunaan Simple Past Tense
dalam dialog yang dibuat kelompok.
● Diskusi Kelompok: Guru menggunakan rubrik observasi untuk menilai:

1. Kemampuan kelompok mengidentifikasi masalah kebersihan dan merumuskan


kalimat Simple Past Tense.
2. Kontribusi individu dalam kelompok.

3. Kemampuan bertanya dan menjawab dalam diskusi.


● Presentasi: Guru menggunakan rubrik untuk menilai:

1. Klaritas penyampaian ide tentang lingkungan.

2. Keakuratan tata bahasa Simple Past Tense yang digunakan.

3. Kreativitas presentasi poster/slogan.

3. ASESMEN AKHIR PEMBELAJARAN (PADA AKHIR PERTEMUAN 4)


● Tujuan: Mengukur pemahaman komprehensif peserta didik tentang Simple Past
Tense dan kemampuannya mengaplikasikan dalam konteks "No Littering".
● Jenis Asesmen:

● Jurnal Reflektif:

1. Apa hal baru yang kamu pelajari tentang Simple Past Tense di unit ini?

2. Bagaimana kamu bisa menggunakan kalimat "Did it rain last night?" atau
sejenisnya dalam kehidupan sehari-hari?
3. Menurutmu, apa dampak dari membuang sampah sembarangan di lingkungan

kita?
4. Apa satu tindakan nyata yang akan kamu lakukan mulai sekarang untuk menjaga
kebersihan lingkungan?
5. Bagaimana perasaanmu setelah menyelesaikan unit "No Littering"? Apa yang
paling kamu nikmati dari pembelajaran ini?

● Tes Tertulis: (Pilihan Ganda, Melengkapi Kalimat, Membuat Kalimat)


Soal:
1. Choose the correct question: "She a delicious cake yesterday." a. Did she
bake b. Does she bake c. Did she baked d. Is she bake
2. Complete the sentence: "My brother (not throw) trash on the street last
week." a. didn't throw b. doesn't throw c. not threw d. don't throw
3. Form a question using "Did" and the given words: "you / clean / your room / last
Sunday?" ?
4. Write a short dialogue (2-3 exchanges) based on this situation: "You see a lot of
trash in the park this morning. Ask your friend if they saw it yesterday."
5. What did you learn about "No Littering" from this unit? Explain in 2-3 sentences
● Tugas Akhir (Proyek): Penilaian akhir poster/slogan kampanye "No Littering" yang
dibuat pada Pertemuan 3.
● Rubrik Penilaian Proyek Poster/Slogan:

● Kesesuaian Isi: Pesan sesuai dengan tema "No Littering" dan menggunakan bahasa
Inggris yang relevan.
● Penggunaan Tata Bahasa: Akurasi penggunaan Simple Past Tense atau kalimat
ajakan.
● Kreativitas & Desain: Orisinalitas ide, daya tarik visual, dan kejelasan
penyampaian.
● Penyajian: Kemampuan mempresentasikan poster dengan jelas dan percaya diri.

Boyolali, 03 Januari 2026

Mengetahui,
Kepala Madrasah Guru Mata Pelajaran

H. Kirmaji, S. Ag., M. Pd.I Dewi Zullianingsih, [Link]


NIP. 19700101200501103 NIP. 199507202025212012

Anda mungkin juga menyukai