BAB II
KARAKTERISTIK PROGRAM DAN KOSENTRASI KEAHLIAN
A. KARAKTERISTIK PROGAM KEAHLIAN
1. Standar Kompetensi Kahalian
SMA/MA/SMK/MAK/SMALB/Paket C
Dimensi Kualifikasi Kemampuan
Sikap Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap orang beriman, berakhlak
mulia, berilmu, percaya diri, dan bertanggung jawab dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan social dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
Pengetahuan Memiliki pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif
dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan,kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab
serta dampak fenomena dan kejadian.
Keterampilan Memiliki kemampuan pikir dan tindak yang efektif dan kreatif dalam ranah
abstrak dan konkret sebagai pengembangan dari yang dipelajari di
sekolah secara mandiri.
1. Kompetensi Inti
(Tingkat Kelas X-XI SMK)
KOMPETENSI DESKRIPSI KOMPETENSI
Sikap Spiritual 1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang
dianutnya
Sikap Sosial 2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung
jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun,
responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari
solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri
sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
Pengetahuan 3. Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual,
konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan
humaniora dalam wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan,
dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian dalam
bidang kerja yang spesifik untuk memecahkan masalah.
Keterampilan 4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah
abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di
sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, dan
mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan
langsung.
(Tingkat Kelas XII SMK)
KOMPETENSI DESKRIPSI KOMPETENSI
1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
Sikap Spiritual
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur,
disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran,
damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap
Sikap Sosial sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam
berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta
dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan
dunia.
3. Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi
pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif dalam
ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan
Pengetahuan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban
terkait penyebab fenomena dan kejadian dalam bidang kerja yang
spesifik untuk memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, menyaji, dan mencipta dalam ranah konkret
dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang
Keterampilan dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu melaksanakan
tugas spesifik di bawah pengawasan langsung
2. Kompetensi Dasar
1. KOMPETENSI D ASAR K ELOMPOK M ATA P ELAJARAN UMUM SMK/MAK
a. Kompetensi Dasar Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
1) Kompetensi Dasar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
KELAS X
KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR
1. Menghayati dan mengamalkan 1.1 Menghayati nilai-nilai keimanan kepada Malaikat-malaikat Allah
ajaran agama yang dianutnya SWT
1.2 Berpegang teguh kepada Al-Quran, Hadits dan Ijtihad sebagai
pedoman hidup
1.3 Meyakini kebenaran hukum Islam
1.4 Berpakaian sesuai dengan ketentuan syariat Islam dalam kehidupan
sehari-hari
2. Menghayati dan mengamalkan 2.1 Menunjukkan perilaku jujur dalam kehidupan sehari-hari sebagai
perilaku jujur, disiplin, implementasi dari pemahaman Q.S. Al-Maidah (5): 8, dan Q.S. At-
tanggungjawab, peduli (gotong Taubah (9): 119 dan hadits terkait
royong, kerjasama, toleran, 2.2 Menunjukkan perilaku hormat dan patuh kepada orangtua dan guru
damai), santun, responsif dan pro- sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. Al-Isra (17): 23 dan
aktif dan menunjukkan sikap hadits terkait
sebagai bagian dari solusi atas 2.3 Menunjukkan perilaku kontrol diri (mujahadah an-nafs), prasangka
berbagai permasalahan dalam baik (husnuzzhan), dan persaudaraan (ukhuwah) sebagai
berinteraksi secara efektif dengan implementasi dari pemahaman Q.S. Al-Anfal (8): 72; Q.S. Al-
lingkungan sosial dan alam serta Hujurat (49): 12 dan 10 serta hadits yang terkait
dalam menempatkan diri sebagai 2.4 Menunjukkan perilaku menghindarkan diri dari pergaulan bebas dan
cerminan bangsa dalam pergaulan perbuatan zina sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. Al-Isra’
dunia. (17): 32, dan Q.S. An-Nur (24): 2, serta hadits yang terkait
2.5 Menunjukkan sikap semangat menuntut ilmu dan menyampaikannya
kepada sesama sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. At-
Taubah (9): 122 dan hadits terkait
2.6 Menunjukkan sikap keluhuran budi, kokoh pendirian, pemberi rasa
aman, tawakkal dan perilaku adil sebagai implementasi dari
pemahaman Asmaul Husna al-Kariim, al-Mu’min, al-Wakiil, al-
Matiin, al-Jaami’, al-‘Adl, dan al-Akhiir
2.7 Menunjukkan sikap tangguh dan semangat menegakkan kebenaran
KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR
sebagai implementasi dari pemahaman strategi dakwah Nabi di
Mekah
2.8 Menunjukkan sikap semangat ukhuwah sebagai implementasi dari
pemahaman strategi dakwah Nabi di Madinah
3. Memahami,menerapkan, 3.1 Menganalisis Q.S. Al-Anfal (8) : 72); Q.S. Al-Hujurat (49) : 12;
menganalisis pengetahuan faktual, dan QS Al-Hujurat (49) : 10; serta hadits tentang kontrol diri
konseptual, prosedural (mujahadah an-nafs), prasangka baik (husnuzzhan), dan
berdasarkan rasa ingintahunya persaudaraan (ukhuwah)
tentang ilmu pengetahuan, 3.2 Memahami manfaat dan hikmah kontrol diri (mujahadah an-nafs),
teknologi, seni, budaya, dan prasangka baik (husnuzzhan) dan persaudaraan (ukhuwah), dan
humaniora dengan wawasan menerapkannya dalam kehidupan
kemanusiaan, kebangsaan, 3.3 Menganalisis Q.S. Al-Isra’ (17) : 32, dan Q.S. An-Nur (24) : 2,
kenegaraan, dan peradaban terkait serta hadits tentang larangan pergaulan bebas dan perbuatan zina.
penyebab fenomena dan kejadian, 3.4 Memahami manfaat dan hikmah larangan pergaulan bebas dan
serta menerapkan pengetahuan perbuatan zina.
prosedural pada bidang kajian 3.5 Memahami makna Asmaul Husna: al-Kariim, al-Mu’min, al-
yang spesifik sesuai dengan bakat Wakiil, al-Matiin, al-Jaami’, al-‘Adl, dan al-Akhiir;
dan minatnya untuk memecahkan 3.6 Memahami makna beriman kepada malaikat-malaikat Allah SWT
masalah. 3.7 Memahami Q.S. At-Taubah (9): 122 dan hadits terkait tentang
semangat menuntut ilmu, menerapkan dan menyampaikannya
kepada sesama;
3.8 Memahami kedudukan Alquran, Hadits, dan Ijtihad sebagai
sumber hukum Islam
3.9 Memahami pengelolaan wakaf
3.10.1 Memahami substansi dan strategi dakwah Rasullullah saw. di
Mekah
3.10.2 Memahami substansi dan strategi dakwah Rasulullah saw. di
Madinah
4. Mengolah, menalar, dan menyaji 4.1.1 Membaca Q.S. Al-Anfal (8): 72); Q.S. Al-Hujurat (49): 12; dan
dalam ranah konkret dan ranah Q.S. Al-Hujurat (49) : 10, sesuai dengan kaidah tajwid dan
abstrak terkait dengan makhrajul huruf.
pengembangan dari yang 4.1.2 Mendemonstrasikan hafalan Q.S. Al-Anfal (8) : 72); Q.S. Al-
dipelajarinya di sekolah secara Hujurat (49) : 12; QS Al-Hujurat (49) : 10 dengan lancar.
mandiri, dan mampu 4.2.1 Membaca Q.S. Al-Isra’ (17): 32, dan Q.S. An-Nur (24): 2 sesuai
menggunakan metoda sesuai dengan kaidah tajwid dan makhrajul huruf.
kaidah keilmuan. 4.2.2 Mendemonstrasikan hafalan Q.S. Al-Isra’ (17) : 32, dan Q.S.
An-Nur (24): 2 dengan lancar.
4.3 Berperilaku yang mencontohkan keluhuran budi, kokoh
pendirian, pemberi rasa aman, tawakal dan perilaku adil sebagai
implementasi dari pemahaman makna Asmaul Husna al-Kariim,
al-Mu’min, al-Wakiil, al-Matiin, al-Jaami’, al-‘Adl, dan al-
Akhiir
4.4 Berperilaku yang mencerminkan kesadaran beriman kepada
malaikat-malaikat Allah SWT
4.5 Menceritakan tokoh-tokoh teladan dalam semangat mencari
ilmu
4.6 Menyajikan macam-macam sumber hukum Islam
4.7.1 Menyajikan dalil tentang ketentuan wakaf
4.7.2 Menyajikan pengelolaan wakaf
4.8.1 Mendeskripsikan substansi dan strategi dakwah Rasullullah
SAW di Mekah
4.8.2 Mendeskripsikan substansi dan strategi dakwah Rasulullah
SAW di Madinah
KELAS XI
KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR
1. Menghayati dan mengamalkan 1.1 Menghayati nilai-nilai keimanan kepada Kitab-kitab Allah SWT
ajaran agama yang dianutnya 1.2 Menghayati nilai-nilai keimanan kepada Rasul-rasul Allah SWT
1.3 Berperilaku taat kepada aturan
1.4 Menerapkan ketentuan syariat Islam dalam penyelenggaraan jenazah
1.5 Menerapkan ketentuan syariat Islam dalam pelaksanaan khutbah,
tabligh dan dakwah di masyarakat
2. Menghayati dan mengamalkan 2.1 Menunjukkanperilaku jujur dalam kehidupan sehari-hari sebagai
perilaku jujur, disiplin, implentasi dari pemahaman Q.S. At Taubah (9) : 119 dan hadits
tanggungjawab, peduli (gotong terkait
royong, kerjasama, toleran, 2.2 Menunjukkan perilaku hormat dan patuh kepada orangtua dan guru
damai), santun, responsif dan pro- sebagai implentasi dari pemahaman Q.S. Al Isra’ (17) : 23-24 dan
aktif dan menunjukkan sikap hadits terkait
sebagai bagian dari solusi atas 2.3 Menunjukkan perilaku kompetitif dalam kebaikan dan kerja keras
berbagai permasalahan dalam sebagai implementasi dari pemahaman QS. Al Maidah (5): 48;Q.S.
berinteraksi secara efektif dengan Az-Zumar (39) : 39; dan Q.S. At Taubah (9): 105 serta Hadits yang
lingkungan sosial dan alam serta terkait
dalam menempatkan diri sebagai 2.4 Menunjukkansikap toleran, rukun dan menghindarkan diri dari
cerminan bangsa dalam pergaulan tindak kekerasan sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. Yunus
dunia. (10) : 40-41 dan Q.S. Al-Maidah (5) : 32, serta hadits terkait
2.5 Menunjukkan sikap semangat menumbuh- kembangkan ilmu
pengetahuan dan kerja keras sebagai implementasi dari masa
kejayaan Islam
2.6 Menunjukkan perilaku kreatif, inovatif, dan produktif sebagai
implementasi dari sejarah peradaban Islam di era modern
3. Memahami, menerapkan, dan 3.1 Menganalisis Q.S. Al-Maidah (5) : 48; Q.S. Az-Zumar (39) : dan
menganalisis pengetahuan faktual, Q.S. At-Taubah (9) : 105, serta hadits tentang taat, kompetisi
konseptual, prosedural, dan dalam kebaikan, dan etos kerja.
metakognitif berdasarkan rasa 3.2 Menganalisis Q.S. Yunus (10) : 40-41 dan Q.S. Al-Maidah (5) :
ingin tahunya tentang ilmu 32, serta hadits tentang toleransi dan menghindarkan diri dari
pengetahuan, teknologi, seni, tindak kekerasan.
budaya, dan humaniora dengan 3.3 Memahami makna iman kepada Kitab-kitab Allah SWT
wawasan kemanusiaan, 3.4 Memahami makna iman kepada Rasul-rasul Allah SWT
kebangsaan, kenegaraan, dan 3.5 Memahami makna taat kepada aturan, kompetisi dalam kebaikan,
peradaban terkait penyebab dan bekerja keras
fenomena dan kejadian, serta 3.6 Memahami makna toleransi dan kerukunan
menerapkan pengetahuan 3.7 Memahami bahaya perilaku tindak kekerasan dalam kehidupan
prosedural pada bidang kajian 3.8 Menelaah prinsip-prinsip dan praktik ekonomi dalam Islam
yang spesifik sesuai dengan bakat 3.9 Memahami pelaksanaan tatacara penyelenggaraan jenazah
dan minatnya untuk memecahkan 3.10 Memahami pelaksanaan khutbah, tabligh dan dakwah
masalah. 3.11 Menelaah perkembangan peradaban Islam pada masa kejayaan
3.12 Menelaah perkembangan Islam pada masa modern (1800-
sekarang)
4. Mengolah, menalar, dan menyaji 4.1.1 Membaca Q.S. An-Nisa (4) : 59; Q.S. Al-Maidah (5) : 48;
dalam ranah konkret dan ranah Q.S. At Taubah (9) : 105 sesuai dengan kaidah tajwid dan
abstrak terkait dengan makhrajul huruf.
pengembangan dari yang 4.1.2 Mendemonstrasikan hafalan Q.S. An-Nisa (4) : 59; Q.S.
dipelajarinya di sekolah secara Al-Maidah (5) : 48; Q.S. At-Taubah (9) : 105 dengan lancar
mandiri, bertindak secara efektif 4.2.1 Membaca Q.S. Yunus (10) : 40-41 dan Q.S. Al-Maidah (5) :
dan kreatif, serta mampu 32sesuai dengan kaidah tajwid dan makhrajul huruf.
menggunakan metoda sesuai 4.2.2 Mendemonstrasikan hafalan Q.S. Yunus (10) : 40-41 dan
kaidah keilmuan. Q.S. Al-Maidah (5) : 32 dengan lancar
KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR
4.3 Berperilaku yang mencerminkan kesadaran beriman kepada Kitab-
kitab Suci Allah swt
4.4 Berperilaku yang mencerminkan kesadaran beriman kepada Rasul-
rasul Allah SWT
4.5 Menampilkan perilaku taat kepada aturan, kompetisi dalam
kebaikan, dan bekerja keras
4.6 Menampilkan contoh perilaku toleransi dan kerukunan
4.7 Mendeskripsikan bahaya perilaku tindak kekerasan dalam
kehidupan
4.8 Mempresentasikan praktik-praktik ekonomi Islam
4.9 Memperagakan tatacara penyelenggaraan jenazah
4.10 Mempraktikkan khutbah, tabligh, dan dakwah
4.11 Mendiskripsikan perkembangan Islam pada masa kejayaan
4.12 Mendiskripsikan perkembangan Islam pada masa medern (1800-
sekarang)
KELAS XII
KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR
1. Menghayati dan mengamalkan 1.1 Menghayati nilai-nilai keimanan kepada hari akhir
ajaran agama yang dianutnya 1.2 Menghayati nilai-nilai keimanan kepada qada dan qadar
1.3 Menerapkan ketentuan syariat Islam dalam melaksanakan
pernikahan
1.4 Menerapkan ketentuan syariat Islam dalam melakukan pembagian
harta warisan
2. Menghayati dan mengamalkan 2.1 Menunjukkan perilaku jujur dalam kehidupan sehari-hari sebagai
perilaku jujur, disiplin, implementasi dari pemahaman Q.S. At-Taubah (9) : 119 dan Q.S.
tanggungjawab, peduli (gotong Lukman (31): 14 serta hadits terkait
royong, kerjasama, toleran, 2.2 Menunjukkan perilaku hormat dan berbakti kepada orangtua dan
damai), santun, responsif dan pro- guru Q.S. Al-Isra (17): 23 dan hadits terkait
aktif dan menunjukkan sikap 2.3 Menunjukkan sikap kritis dan demokratis sebagai implementasi dari
sebagai bagian dari solusi atas pemahaman Q.S. Ali Imran (3) : 190-191 dan 159, serta hadits
berbagai permasalahan dalam terkait.
berinteraksi secara efektif dengan 2.4 Menunjukkan perilaku saling menasihati dan berbuat baik
lingkungan sosial dan alam serta (ihsan)sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. Luqman (31) :
dalam menempatkan diri sebagai 13-14 dan Q.S. Al-Baqarah (2): 83, serta hadits terkait.
cerminan bangsa dalam pergaulan 2.5 Menunjukkan sikap mawas diri dan taat beribadah sebagai cerminan
dunia. dari kesadaran beriman kepada hari akhir
2.6 Menunjukkansikap optimis, berikhtiar dan bertawakal sebagasi
cerminan dari kesadaran beriman kepada Qadha dan Qadar Allah
SWT
2.7 Menunjukkansika semangat melakukan penelitian di bidang ilmu
pengetahuan sebagai implementasi dari pemahaman dan
perkembangan Islam di dunia
3. Memahami, menerapkan, 3.1 Menganalisis Q.S. Ali Imran (3): 190-191, dan Q.S. Ali Imran (3):
menganalisis dan mengevaluasi 159, serta hadits tentang berpikir kritis dan bersikap demokratis,
pengetahuan faktual, konseptual, 3.2 Menganalisis Q.S. Luqman (31): 13-14 dan Q.S. Al-Baqarah (2):
prosedural, dan metakognitif 83, serta hadits tentang saling menasihati dan berbuat baik (ihsan).
berdasarkan rasa ingin tahunya 3.3 Memahami makna iman kepada hari akhir.
tentang ilmu pengetahuan, 3.4 Memahami makna iman kepada Qadha dan Qadar.
teknologi, seni, budaya, dan 3.5 Memahami hikmah dan manfaat saling menasihati dan berbuat baik
humaniora dengan wawasan (ihsan) dalam kehidupan.
kemanusiaan, kebangsaan, 3.6 Memahami ketentuan pernikahan dalam Islam
kenegaraan, dan peradaban terkait 3.7 Memahami hak dan kedudukan wanita dalam keluarga berdasarkan
penyebab fenomena dan kejadian, hukum Islam
serta menerapkan pengetahuan 3.8 Memahami ketentuan waris dalam Islam
prosedural pada bidang kajian 3.9 Memahami strategi dakwah dan perkembangan Islam di Indonesia
yang spesifik sesuai dengan bakat 3.10 Menganalisis faktor-faktor kemajuan dan kemunduran peradaban
KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR
dan minatnya untuk memecahkan Islam di dunia
masalah.
4. Mengolah, menalar, menyaji, dan 4.1.1 Membaca Q.S. Ali Imran (3): 190-191 dan Q.S. Ali Imran (3):
mencipta dalam ranah konkret dan 159; sesuai dengan kaidah tajwid dan makhrajul huruf.
ranah abstrak terkait dengan 4.1.2 Mendemonstrasikan hafalan Q.S. Ali Imran (3): 190-191 dan
pengembangan dari yang Q.S. Ali Imran (3): 159 dengan lancar
dipelajarinya di sekolah secara 4.2.1 Membaca Q.S. Luqman (31): 13-14 dan Q.S. Al-Baqarah (2): 83
mandiri serta bertindak secara sesuai dengan kaidah tajwid dan makhrajul huruf.
efektif dan kreatif, dan mampu 4.2.2 Mendemonstrasikan hafalan Q.S. Luqman (31): 13-14 dan Q.S.
menggunakan metoda sesuai Al-Baqarah (2): 83 denagn lancar
kaidah keilmuan. 4.3 Berperilaku yang mencerminkan kesadaran beriman kepada Hari
Akhir
4.4 Berperilaku yang mencerminkan kesadaran beriman kepada
Qadha dan Qadar Allah SWT
4.5 Menyajikan hikmah dan manfaat saling menasihati dan berbuat
baik (ihsan) dalam kehidupan
4.6 Memperagakan tata cara pernikahan dalam Islam
4.7 Menyajikan hak dan kedudukan wanita dalam keluarga
berdasarkan hukum Islam
4.8 Mempraktikkan pelaksanaan pembagian waris dalam Islam
4.9 Mendeskripsikan strategi dakwah dan perkembangan Islam di
Indonesia
4.10 Mendeskripsikan faktor-faktor kemajuan dan kemunduran
peradaban Islam di dunia
B. KARAKTERISTIK KOSENTRASI KEAHLIAN
BIDANG KEAHLIAN : TEKNIK OTOMOTIF
PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK DAN BISNIS SEPEDA MOTOR
KKM
MATA PELAJARAN P K S
Kelompok A (Wajib)
1. Pendidikan Agama 3,00 3,00 B
2. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 3,00 3,00 B
3. Bahasa Indonesia 3,00 3,00 B
4. Matematika 3,00 3,00 B
5. Sejarah Indonesia 3,00 3,00 B
6. Bahasa Inggris 3,00 3,00 B
Kelompok B (Wajib)
7. Seni Budaya 3,00 3,00 B
8. Prakarya dan Kewirausahaan 3,00 3,00 B
9. Pendidikan Jasmani, Olah Raga & Kesehatan 3,00 3,00 B
Kelompok C (Peminatan)
C1. Dasar Bidang Keahlian
10. fisika 3,00 3,00 B
11. kimia 3,00 3,00 B
C2. Dasar Program Keahlian
12. Simulasi Digital 3,00 3,00 B
13. Dasar pemrogaman 3,00 3,00 B
141. Ketrampilan Komputer
C3. Paket Keahlian
1. Teknik dan Bisnis Sepeda Motor
16. Pengelolahan bengkel 3,00 3,00 B
17.
2. Pemeliharaan Mesin 3,00 3,00 B
MUATAN KURIKULUM
SMK UNGGULAN AL-MANSHURIYAH menerapkan dua kurikulum sekali gus, yaitu kurikukum
Merdeka untuk kelas X dan XI, sedangkan kelas XII masih menggunakan kurikulum lama,
kurikukum 2013
1. MUATAN KURIKUKUM 2013
Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan SMK Unggulan Al-Manshuriyah terdiri atas
(a) Kelompok Mata pelajaran Wajib yaitu kelompok A dan kelompok B;
(b) Kelompok Mata pelajaran C Peminatan dan paket keahlian
2. MUATAN LOKAL
Muatan lokal sudah terintegrasi kedalam mata pelajaran seni budaya, prakarya dan kewiraushaan
dan Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan.
Muatan lokal merupakan kegiatan kurikuler dan ekstarkurikuler untuk mengembangkan
kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah, termasuk keunggulan daerah,
yang materinya tidak dapat dikelompokkan ke dalam mata pelajaran yang ada. Substansi muatan
lokal ditentukan oleh satuan pendidikan
Pengembangan muatan lokal di SMK UNGGULAN AL-MANSHURIYAH memperhatikan
beberapa prinsip pengembangan sebagai berikut.
1. Utuh : Pengembangan pendidikan muatan lokal dilakukan berdasarkan pendidikanberbasis
kompetensi, kinerja, dan kecakapan hidup.
2. Kontekstual : Pengembangan pendidikan muatan lokal dilakukan berdasarkan budaya,
potensi, dan masalah daerah.
3. Terpadu : Pendidikan muatan lokal dipadukan dengan lingkungan satuan pendidikan,
termasuk terpadu dengan dunia usaha dan industri.
4. Apresiatif : Hasil-hasil pendidikan muatan lokal dirayakan (dalam bentukpertunjukkan,
lomba-lomba, pemberian penghargaan) di level satuan pendidikan dan daerah.
5. Fleksibel : Jenis muatan lokal yang dipilih oleh satuan pendidikan dan pengaturan waktunya
bersifat fleksibel sesuai dengan kondisidan karakteristik satuan pendidikan
2. KEGIATAN PENGEMBANGAN DIRI
Pengembangan diri dilakukan dengan mengembangkan karakter peserta didik sebagai pribadi,
anggota masyarakat di mana siswa berada, dan sebagai masyarakat global yang memiliki daya saing.
Kegiatan pengembangan diri dilakukan melalui:
a. Pelayanan Bimbingan Konseling, yang berkenaan dengan masalah diri pribadi dan kehidupan
sosial, belajar, dan pembentukan karier peserta didik. Pengembangan diri bagi peserta didik SMK
UNGGULAN AL-MANSHURIYAH terutama ditujukan untuk pengembangan kreativitas dan
bimbingan karier. Pada kegiatan ini peserta didik juga diwajibkan untuk mengikuti tes minat atau
bakat atau tes kemampuan akademik (tes IQ)
b. Kegiatan Ekstrakurikuler, adalah kegiatan pendidikan yang dilakukan oleh peserta didik di luar
jam belajar kurikulum standar sebagai perluasan dari kegiatan kurikulum dan dilakukan di bawah
bimbingan sekolah dengan tujuan untuk mengembangkan kepribadian, bakat, minat, dan
kemampuan peserta didik yang lebih luas atau di luar minat yang dikembangkan oleh kurikulum.
Kegiatan ekstrakurikuler yang dilaksanakan adalah:
1. Ekstrakurikuler Wajib yaitu Pramuka : merupakan program ekstrakurikuler yang harus diikuti
oleh seluruh peserta didik, terkecuali bagi peserta didik dengan kondisi tertentu yang tidak
memungkinkannya untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler tersebut.
2. Ekstrakurikuler Pilihan merupakan program ekstrakurikuler yang dapat diikuti oleh peserta
didik sesuai dengan bakat dan minatnya masing-masing
BENTUK KERJA SAMA SATUAN PENDIDIKAN
Kerja Sama dengan Komite Sekolah
Komite Sekolah berperan aktif dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan melalui:
1. Pertimbangan kebijakan: memberi masukan terhadap program sekolah, kurikulum, dan kebijakan
pembelajaran.
2. Dukungan sumber daya: membantu penggalangan dana, sarana prasarana, serta beasiswa siswa.
3. Pengawasan: ikut serta dalam monitoring dan evaluasi program sekolah.
4. Fasilitasi komunikasi: menjadi penghubung antara sekolah dengan orang tua dan masyarakat.
Kerja Sama dengan Masyarakat
Sekolah menjalin kerja sama dengan masyarakat untuk memperkuat dukungan dan kebermanfaatan
pendidikan, antara lain melalui:
1. Kegiatan sosial dan keagamaan: bakti sosial, peringatan hari besar, dan kegiatan keagamaan.
2. Program lingkungan sekolah: penghijauan, keamanan, dan kebersihan sekolah.
3. Dukungan pembiayaan: pemberian beasiswa atau bantuan pendidikan bagi siswa.
4. Pengembangan minat dan bakat: pelatihan seni, olahraga, budaya, dan kewirausahaan dengan
melibatkan tokoh masyarakat.
Kerja Sama dengan Mitra Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI)
Sebagai SMK, bentuk kerja sama dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri dilakukan dalam rangka link and
match serta peningkatan kualitas lulusan. Bentuk kerja sama tersebut meliputi:
1. Praktik Kerja Lapangan (PKL)/Magang Siswa: siswa ditempatkan di perusahaan atau instansi mitra
sesuai kompetensi keahlian.
2. Guru Tamu dari Industri: tenaga ahli atau praktisi industri dihadirkan untuk memberikan materi,
pelatihan, dan workshop.
3. Magang Guru: guru melakukan praktik kerja di industri untuk memperbarui kompetensi sesuai
perkembangan teknologi.
4. Rekrutmen Lulusan: perusahaan mitra membuka peluang kerja dan jalur rekrutmen khusus bagi
lulusan SMK.
5. Sertifikasi Kompetensi: kerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) atau industri untuk
uji kompetensi siswa.
6. Penyelarasan Kurikulum: menyusun kurikulum bersama agar sesuai dengan standar dan kebutuhan
industri.
7. Pengembangan Teaching Factory/Unit Produksi: kolaborasi dalam produksi barang/jasa berbasis
kompetensi keahlian siswa.
8. Bantuan Sarana dan Teknologi: dukungan fasilitas praktik, peralatan, atau software sesuai bidang
keahlian.
3. PENGATURAN BEBAN BELAJAR
Beban belajar yang diatur di SMK UNGGULAN AL-MANSHURIYAH menggunakan Sistem
Paket yaitu sistem penyelenggaraan program pendidikan yang peserta didiknya diwajibkan
mengikuti seluruh program pembelajaran dan beban belajar yang sudah ditetapkan untuk setiap
kelas sesuai dengan struktur kurikulum yang berlaku di SMK UNGGULAN AL-MANSHURIYAH
. Beban belajar setiap mata pelajaran pada Sistem Paket dinyatakan dalam satuan jam pembelajaran
(jp). Satu jam pembelajaran berlangsung selama 45 menit, dan minggu efektif dalam satu tahun
(dua semester) adalah 35 minggu.
4. KETUNTASAN BELAJAR
Prosedur Penetapan
Ketuntasan belajar setiap standar kompetensi, kompetensi dasar, dan indikator pada setiap mata
pelajaran berkisar antara 0 – 100 %. Kriteria ideal ketuntasan untuk masing-masing indikator adalah
75 %.
Kriteria ketuntasan minimal SMK UNGGULAN AL-MANSHURIYAH dilakukan dengan
memperhatikan hasil kegiatan MGMP sekolah tiap mata pelajaran, yaitu sebagai berikut :
5. KRITERIA KENAIKAN KELAS
1. Kriteria Kenaikan kelas di SMK UNGGULAN AL-MANSHURIYAH mengacu kepada standar
penilaian yang dikembangkan oleh BSNP dan Permendikbud nomor 66 tentang Standar Penilaian
Pendidikan. Adapun peraturan kenaikan kelas tersebut adalah:
Kelulusan peserta didik ditetapkan oleh rapat Dewan Pendidik dengan kriteria sesuai dengan
ketentuan yang berlaku yang ditetapkan oleh peraturan Menteri Pendidikan Nasional.
6. KRITERIA KELULUSAN
Kelulusan peserta didik ditetapkan oleh rapat Dewan Pendidik dengan kriteria sesuai dengan
ketentuan yang berlaku yang ditetapkan oleh peraturan Menteri Pendidikan Nasional.
7. Pendidikan Kecakapan Hidup
Kurikulum SMK UNGGULAN AL-MANSHURIYAH memasukkan pendidikan kecakapan hidup,
yang mencakup kecakapan pribadi, kecakapan sosial, kecakapan akademik dan/atau kecakapan
vokasional. Pendidikan kecakapan hidup merupakan bagian integral dari pendidikan semua mata
pelajaran dan/atau berupa paket/modul yang direncanakan secara khusus.
Penyelarasan Capaian Pembelajaran Konsentrasi Keahlian dengan Hasil Pemetaan Okupasi Dunia
Kerja
Satuan pendidikan kejuruan (SMK) dalam menyusun capaian pembelajaran pada setiap konsentrasi
keahlian berpedoman pada Profil Pelajar Pancasila, Kurikulum Merdeka, serta kebutuhan nyata dari
Dunia Usaha, Dunia Industri, dan Dunia Kerja (DUDIKA). Proses penyelarasan dilakukan melalui
beberapa tahapan berikut:
1. Pemetaan Okupasi Dunia Kerja
o Satuan pendidikan melakukan identifikasi jenis pekerjaan/okupasi sesuai dengan konsentrasi
keahlian.
o Data diperoleh dari Bursa Kerja Khusus (BKK), tracer study alumni, informasi lowongan
kerja, dan hasil koordinasi dengan mitra industri.
o Pemetaan mencakup: jenis jabatan, kompetensi yang dibutuhkan, keterampilan teknis (hard
skills), serta keterampilan umum (soft skills).
2. Analisis Kesenjangan Kompetensi
o Membandingkan kebutuhan kompetensi dunia kerja dengan capaian pembelajaran (CP)
yang ada di kurikulum sekolah.
o Mengidentifikasi keterampilan yang belum terakomodasi di sekolah, baik dari sisi teknologi,
standar industri, maupun sikap kerja.
3. Penyelarasan Capaian Pembelajaran
o CP konsentrasi keahlian disesuaikan dengan hasil pemetaan okupasi agar selaras dengan
standar dunia kerja.
o Contoh:
Konsentrasi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO): CP disesuaikan
dengan kebutuhan okupasi mekanik otomotif, teknisi servis, dan service advisor.
Fokus pembelajaran diarahkan pada diagnosis kerusakan, penggunaan teknologi
scan tool, serta komunikasi layanan pelanggan.
Konsentrasi Keahlian Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL): CP dipetakan
dengan okupasi staf akuntansi, kasir, analis laporan keuangan. Penekanan
pembelajaran pada software akuntansi digital, pengelolaan transaksi berbasis
teknologi, dan ketelitian administrasi.
Konsentrasi Keahlian Perhotelan: CP dipetakan dengan okupasi front office,
housekeeping, dan food & beverage. Fokus pada keterampilan pelayanan, bahasa
asing, serta etika profesi.
4. Implementasi Melalui Kerja Sama DUDIKA
o Penyelarasan CP ditindaklanjuti melalui program Praktik Kerja Lapangan (PKL), guru
tamu, magang guru, dan sertifikasi kompetensi.
o Dunia kerja menjadi mitra dalam menguji kesesuaian kompetensi siswa dengan standar
industri.
5. Evaluasi dan Pembaruan
o CP dan pemetaan okupasi ditinjau secara berkala sesuai perkembangan teknologi dan
kebutuhan tenaga kerja.
o Melibatkan asosiasi profesi, lembaga sertifikasi, dan industri strategis sebagai mitra
evaluasi.