0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan7 halaman

Tata Tertip Raker

Rapat Kerja Pengurus BISHIPS 2026/2027 akan dilaksanakan pada 21-22 Februari 2026, dihadiri oleh fungsionaris BISHIPS, Presiden BEM PPNS, dan Keluarga Mahasiswa KIP-K PPNS. Tata tertib sidang mencakup hak dan kewajiban peserta, proses persidangan, sanksi bagi pelanggar, serta pemilihan pimpinan sidang. Keputusan diambil berdasarkan musyawarah dan berlaku hingga akhir sidang.

Diunggah oleh

teguhprasetyo06
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan7 halaman

Tata Tertip Raker

Rapat Kerja Pengurus BISHIPS 2026/2027 akan dilaksanakan pada 21-22 Februari 2026, dihadiri oleh fungsionaris BISHIPS, Presiden BEM PPNS, dan Keluarga Mahasiswa KIP-K PPNS. Tata tertib sidang mencakup hak dan kewajiban peserta, proses persidangan, sanksi bagi pelanggar, serta pemilihan pimpinan sidang. Keputusan diambil berdasarkan musyawarah dan berlaku hingga akhir sidang.

Diunggah oleh

teguhprasetyo06
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

RAPAT KERJA PENGURUS BISHIPS

BIDIKMISI SHIPBUILDING INSTITUTE OF POLYTECHNIC SURABAYA

PERIODE 2026/2027

TATA TERTIB SIDANG

BAB I

KETENTUAN UMUM

PASAL 1

Rapat Kerja Pengurus Bidikmisi Shipbuilding Institute Of Polytechnic Surabaya 2026/2027


selanjutnya disingkat RAKER Pengurus BISHIPS 2026/2027 adalah sidang Rapat Kerja
Pengurus BISHIPS 2026/2027

PASAL 2

Rapat Kerja Pengurus BISHIPS dilaksanakan pada 21 Februari 2026 – 22 Februari 2026.

BAB II

PESERTA SIDANG

PASAL 3

Peserta sidang terdiri dari:

1. Peserta Utama adalah seluruh Fungsionaris BISHIPS Periode 2026/2027.


2. Peserta Peninjau adalah Presiden BEM PPNS dan Demisioner BISHIPS.
3. Peserta Undangan adalah Keluarga Mahasiswa KIP-K PPNS.

PASAL 4

Masa keterlibatan peserta sidang berlaku selama Rapat Kerja Pengurus BISHIPS
berlangsung.
BAB III

HAK DAN KEWAJIBAN PESERTA

PASAL 5

Setiap peserta sidang memiliki hak:

I. Peserta Utama
1. Hak bicara, adalah untuk bertanya, mengeluarkan pendapat dan mengajukan
usulan kepada pimpinan sidang baik secara lisan maupun tulisan.
2. Hak suara, adalah hak untuk ikut ambil bagian dalam pengambilan keputusan.
3. Hak dipilih, adalah hak untuk dipilih dalam proses pemilihan.
4. Hak Interupsi:
a. Point of Information : interupsi untuk menyampaikan informasi
yang berkaitan dengan sidang.
b. Point of Clarification : interupsi untuk mengklarifikasi
permasalahan yang berkaitan dengan sidang.
c. Point of Personal Privilege : interupsi untuk menyampaikan pembelaan
pribadi.
d. Point of Order : interupsi untuk menyampaikan saran,
pendapat dan permasalahan yang bersifat prinsip.
e. Point of Solution : interupsi untuk memberi Solusi
f. Point of View : interupsi untuk menyampaikan pandangan
pribadi
g. Point of Question : interupsi untuk mengajukan pertanyaan
terhadap opsi yang telah diberikan.
II. Peserta Peninjau, memiliki hak bicara setelah memperoleh izin dari pimpinan sidang.
III. Peserta Undangan, memiliki hak bicara setelah mendapatkan izin forum.

PASAL 6

Setiap peserta berkewajiban untuk:

1. Menghormati sesama peserta dan pimpinan sidang.


2. Menaati tata tertib sidang yang telah disepakati dalam sidang.
3. Mengikuti seluruh rangkaian acara sidang dengan ketidakhadiran peserta sidang yang
diizinkan oleh pimpinan sidang.
4. Menjaga ketertiban dan kondusifitas persidangan.
5. Mematuhi dan menghormati keputusan pimpinan sidang.
6. Mengangkat tangan kanan apabila ingin bicara atau menggunakan hak suara saat sidang
berlangsung.
7. Mengangkat tangan kiri apabila meminta izin kepada pimpinan sidang jika ingin keluar
atau memasuki ruang sidang.
BAB IV
PERSIDANGAN

PASAL 7

Persidangan dalam Rapat Kerja Pengurus BISHIPS Periode 2026/2027 terdiri dari sidang
pleno I dan sidang pleno II.

PASAL 8

Persidangan dibuka, dibatalkan, ditunda, dilanjutkan, dan ditutup oleh Pimpinan Sidang atas
persetujuan peserta forum.

PASAL 9

Sidang pleno diikuti oleh peserta utama, peserta peninjau, dan peserta undangan serta
dipimpin oleh pimpinan sidang.

PASAL 10

Sidang pleno bertugas menetapkan dan mengesahkan materi sebagai berikut:

1. Sidang Pleno I bertugas:


a. Penetapan tata tertib sidang Laporan Pertanggungjawaban BISHIPS.
b. Pemilihan Pimpinan Sidang Tetap.
2. Sidang Pleno II bertugas:
a. Peninjauan dan Pengesahan proker dan agenda periode 2026/2027.

PASAL 11

Jumlah Ketukan Palu:

1. Satu ketukan untuk menetapkan atau memutuskan hasil sidang, menyerahkan pimpinan
sidang ke pimpinan sidang sebelumnya atau selanjutnya, skorsing dan pencabutan
skorsing untuk waktu skorsing kurang dari atau sama dengan 1x15 menit.
2. Dua ketukan untuk pending dan mencabut pending dengan waktu lebih dari 1x15
menit.
3. Tiga ketukan untuk membuka dan menutup sidang.
4. Lebih dari 3 ketukan untuk menertibkan kondisi sidang dengan menggunakan gagang
palu.
BAB V

SANKSI

PASAL 12

1. Sanksi diberikan kepada peserta sidang yang melanggar tata tertib sidang berupa
teguran lisan.
2. Peserta sidang yang telah mendapatkan sanksi lisan sebanyak tiga kali akan
dikeluarkan dari persidangan dan boleh mengikuti sidang selanjutnya dengan izin
pimpinan sidang.

BAB VI

KEABSAHAN SIDANG

PASAL 13

1. Sidang dinyatakan sah apabila dihadiri oleh sekurang-kurangnya 1/2n+1 jumlah


peserta utama.
2. Jika pada point satu tidak tercapai maka dilakukan lobbying selama 2 x 5 menit.
3. Jika pada point dua tidak tercapai maka sidang dapat dilanjutkan kembali
berdasarkan kesepakatan peserta forum.
BAB VII

PIMPINAN SIDANG

PASAL 14

Pimpinan sidang terdiri dari:

1. Pimpinan sidang sementara.


2. Pimpinan sidang tetap.

PASAL 15

Pimpinan sidang terdiri atas tiga orang, yaitu:

1. Pimpinan Sidang I : Memimpin jalannya persidangan.


2. Pimpinan Sidang II : Mewakili dan membantu pimpinan sidang I.
3. Pimpinan Sidang III : Sebagai notulis.

PASAL 16

Tata cara pemilihan pimpinan sidang sementara:

1. Pimpinan sidang sementara dipilih oleh panitia.


2. Pimpinan sidang sementara berjumlah tiga orang yang terdiri dari pimpinan satu,
pimpinan dua, dan pimpinan tiga.
3. Pimpinan sidang sementara dipimpin oleh satu orang pimpinan sidang yang
disepakati oleh internal pimpinan sidang sementara.

PASAL 17

Tata cara pemilihan pimpinan sidang tetap:

1. Pimpinan sidang dipilih dari dan oleh peserta sidang.


2. Peserta sidang dapat mencalonkan diri atau dicalonkan untuk menjadi pimpinan
sidang tetap.
3. Pemilihan dan penentuan pimpinan sidang dilakukan melalui mekanisme
pengambilan keputusan sidang.

PASAL 18

Pimpinan sidang berkewajiban untuk memimpin jalannya persidangan secara tegas, adil,
dan bijaksana.
PASAL 19

Pimpinan sidang berhak:

1. Memberikan penjelasan atau jalan keluar masalah kepada peserta sidang jika tidak
tercapai kata sepakat.
2. Memberikan sanksi kepada peserta yang melanggar tata tertib sidang.

BAB VIII

PENGAMBILAN KEPUTUSAN

PASAL 20

Tata cara pengambilan keputusan:

1. Keputusan diupayakan diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat.


2. Jika tidak tercapai kata mufakat maka keputusan diambil melalui lobbying selama 2
x 5 menit.
3. Jika pada ayat dua tidak tercapai maka keputusan dikembalikan kepada pimpinan
sidang.

BAB IX

PENUTUP

PASAL 21

1. Segala susunan yang belum diatur dalam tata tertib akan diatur dengan kesepakatan
forum.
2. Tata tertib ini berlaku sejak ditetapkan hingga berakhirnya sidang Rapat Kerja
Pengurus BISHIPS Periode 2026/2027.
Ditetapkan di : Ruang P – 201 (Mini Teater), Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya.

Hari/Tanggal : Sabtu, 21 Februari 2026.

Pukul : .... WIB.

Pimpinan Sidang Sementara :

Pimpinan Sidang 1 Pimpinan Sidang 2 Pimpinan Sidang 3

Moch. Royhan Hafidul Ahkam Miftakhul Ulum Nur Muhammad Dona Selfiyana Andini
NRP 0325040047 NRP 0925040017 NRP 0625040038

Anda mungkin juga menyukai