0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan9 halaman

BLM Fix

Dokumen ini membahas pentingnya literasi digital Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam mendukung pelayanan berbasis elektronik, terutama melalui aplikasi JakSehat yang dikembangkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta. Meskipun aplikasi ini bertujuan untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan, terdapat tantangan seperti kesenjangan kompetensi digital dan masalah teknis yang menghambat penggunaannya. Implementasi Smart ASN di puskesmas di Luwu Timur diharapkan dapat meningkatkan administrasi pelayanan dan kualitas layanan kesehatan secara keseluruhan.

Diunggah oleh

Nurul Pratiwi Amr
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan9 halaman

BLM Fix

Dokumen ini membahas pentingnya literasi digital Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam mendukung pelayanan berbasis elektronik, terutama melalui aplikasi JakSehat yang dikembangkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta. Meskipun aplikasi ini bertujuan untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan, terdapat tantangan seperti kesenjangan kompetensi digital dan masalah teknis yang menghambat penggunaannya. Implementasi Smart ASN di puskesmas di Luwu Timur diharapkan dapat meningkatkan administrasi pelayanan dan kualitas layanan kesehatan secara keseluruhan.

Diunggah oleh

Nurul Pratiwi Amr
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Belum Optimalnya literasi digital ASN dalam

mendukung pelayanan berbasis elektronik di unit


kerja
NIKEN APRILITA, AKHRIANI RIRIN FAJRIANTI NADIR, REZKY AWALIA,
NURUL PRATIWI, [Link] [Link]
[Link].T AHMAD, [Link]
[Link]

PUTRI GUARNA DIANTY, RISMAYANTI KURNIA, ASNAWATI,


RATNAWATI ARYANI, NURUL MAULIDYAH,
[Link] [Link]
[Link] [Link] [Link]
Salah satu prioritas reformasi birokrasi Pemerintah

Indonesia yaitu mewujudkan kompetensi Aparatur Sipil

Negara (ASN) berkelas dunia. Amanat UU No. 5/2014

Tentang Aparatur Sipil Negara menggariskan

penyelenggaraan kebijakan dan Manajemen Aparatur Sipil

Negara (ASN) dijalankan berdasarkan asas

profesionalisme, proporsional, akuntabel, serta efektif dan

efisien agar peningkatan kinerja birokrasi dapat tercapai.

Untuk mewujudkan hal tersebut, pemerintah melalui

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan

Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), telah mencanangkan

pembangunan “SMART ASN


Smart ASN dirancang untuk mengatasi kesenjangan

kompetensi (gap) dan meningkatkan produktivitas melalui

delapan pilar profil: Integritas, Nasionalisme,

Profesionalisme, Wawasan Global, IT & Bahasa Asing,

Hospitality, Networking, dan Entrepreneurship. ASN dituntut

menjadi "smart" agar dapat melayani masyarakat dengan

lebih baik (hospitality) dan responsif terhadap perubahan

teknologi
Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta menghadirkan aplikasi

JakSehat. Aplikasi ini dikembangkan dengan tujuan untuk

menghadirkan sebuah platform kesehatan terintegrasi yang dapat

menghubungkan dan memberdayakan seluruh ekosistem

kesehatan serta penggunanya (masyarakat dan petugas

kesehatan).
Kewajiban untuk meningkatkan dan mengembangkan kompetensi aparatur sipil negara (ASN) telah diatur

dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara dalam Pasal 21 bahwa setiap

ASN berhak atas pengembangan talenta dan karier dan atau pengembangan kompetensi. Kebijakan Sistem

Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) menuntut kesiapan ASN dalam pemanfaatan teknologi informasi

secara terpadu. Penggunaan aplikasi remisi masih belum merata di beberapa daerah pelayanan kesehatan.

Karena hal ini masih menjadi tantangan berupa kesenjangan kompetensi digital dalam penerapan melayani

masyarakat yang cepat, efektif dan efisien.


JakSehat merupakan implementasi dari transformasi pelayanan kesehatan, untuk menjamin semua orang mempunyai akses

layanan kesehatan yang promotif, preventif, kuratif, serta rehabilitatif dengan mutu yang [Link] ini dikembangkan

dengan tujuan untuk menghadirkan sebuah platform kesehatan terintegrasi yang dapat menghubungkan dan memberdayakan

seluruh ekosistem kesehatan serta penggunanya (masyarakat dan petugas kesehatan).

SESUAI

Akses layanan kesehatan lebih mudah, Antrean lebih tertib dan teratur, Data kesehatan pasien

terintegrasi, transparansi layanan.

TIDAK SESUAI

Kendala Teknis (Bugs & Error): Meskipun inovatif, pengguna sering melaporkan masalah teknis (bugs) pada

aplikasi, terutama di lingkungan iOS, yang menghambat kelancaran penggunaan dan Keamanan Data:

Meskipun ada kebijakan privasi, kekhawatiran terkait keamanan data pribadi menjadi salah satu tantangan

dalam meningkatkan kepercayaan pengguna


Aplikasi JAKSEHAT yang di lakukan oleh Dinas Kesehatan Privinsi DKI Jakarta sangat cocok
jika di implementasikan di semua puskesmas di luwu timur.

Secara keseluruhan, implementasi smart ASN pada seluruh puskesmas di Luwu Timur
diharapkan dapat menertibkan administrasi pelayanan pasien di puskemas. Hal ini dapat
menciptakan korelasi positif pada pengembangan kapasitas SDM dengan kemajuan teknologi,
memberikan kualitas akses layanan kesehatan dengan menghadirkan alternatif layanan
kesehatan yang mudah, nyaman dan personal berbasis digital. Selain itu, mudahnya melakukan
audit administrasi data puskesmas yang dikelola oleh kominfo, instansi harus siap menerima
kritik dan feedback dari masyarakat guna perbaikan berkelanjutan dengan pemanfaatan
layanan survey kepuasan dalam rangka penyempurnaan layanan integrasi.

Anda mungkin juga menyukai