0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan71 halaman

Modul Algorithm and Programming II

Dokumen ini adalah panduan pemrograman Visual Basic 2013 yang mencakup pengenalan, objek kontrol, percabangan, perulangan, fungsi numerik, dan pengenalan Access serta Query. Setiap bab memberikan instruksi langkah demi langkah dan contoh praktis untuk membantu pembaca memahami konsep-konsep dasar dalam pemrograman menggunakan Visual Basic. Panduan ini ditujukan untuk pemula yang ingin belajar membuat aplikasi menggunakan Visual Studio 2013.

Diunggah oleh

chantaltzyy
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan71 halaman

Modul Algorithm and Programming II

Dokumen ini adalah panduan pemrograman Visual Basic 2013 yang mencakup pengenalan, objek kontrol, percabangan, perulangan, fungsi numerik, dan pengenalan Access serta Query. Setiap bab memberikan instruksi langkah demi langkah dan contoh praktis untuk membantu pembaca memahami konsep-konsep dasar dalam pemrograman menggunakan Visual Basic. Panduan ini ditujukan untuk pemula yang ingin belajar membuat aplikasi menggunakan Visual Studio 2013.

Diunggah oleh

chantaltzyy
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP

(GLVL3HUWDPD

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ
:LQGRZV)RUP
8QWXN60$NHODV;,GDQ;,,

$UZLQ+DOLP

)HOL[

Dirilis pada tahun 2018


Medan, Sumatera Utara, Indonesia
0RGXO ,QL'LGHGLNDVLNDQ8QWXN2UDQJ2UDQJ<DQJ'LNDVLKL2OHK3HQXOLV

6HPRJD0RGXO,QL'DSDW0HPEDQWX6HVDPD

´/RYH\RXIRUHYHUµ
$UZLQ+DOLPGDQ)HOL[

Daftar Isi
Chapter 1: Pengenalan Visual Basic __________________________________________ 1
Pengenalan ___________________________________________________________ 1

Do It Together__________________________________________________________ 4

Do It Yourself __________________________________________________________ 8

Chapter 2: Objek Kontrol Pilihan _____________________________________________ 9


Pengenalan: RadioButton_________________________________________________ 9

Do It Together: RadioButton______________________________________________10

Pengenalan: CheckBox _________________________________________________10

Do It Together: CheckBox _______________________________________________11

Pengenalan: ComboBox_________________________________________________11

Do It Together: ComboBox_______________________________________________12

Pengenalan: DateTimePicker_____________________________________________12

Pengenalan: MessageBox _______________________________________________13

Do It Together: MessageBox _____________________________________________13

Do It Yourself _________________________________________________________ 14

Chapter 3: Percabangan __________________________________________________ 15


Pengenalan __________________________________________________________15

Pengenalan: If ________________________________________________________16

Do It Together: If_______________________________________________________17

Do It Yourself: If _______________________________________________________19

Pengenalan: Select Case ________________________________________________20

Do It Together: Select Case ______________________________________________21

Do It Yourself: Select Case ______________________________________________22

Challenge Yourself: Percabangan _________________________________________22

Chapter 4: Perulangan ____________________________________________________ 23


Pengenalan __________________________________________________________23

Do It Together_________________________________________________________24

Do It Yourself _________________________________________________________27

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
$UZLQ+DOLPGDQ)HOL[

Challenge Yourself _____________________________________________________28

Chapter 5: Fungsi Numerik ________________________________________________ 29


Pengenalan: NumericUpDown ____________________________________________29

Do It Together: NumericUpDown __________________________________________29

Pengenalan: Trackbar __________________________________________________30

Do It Together: Trackbar ________________________________________________30

Fungsi Math __________________________________________________________31

Do It Together: Fungsi Math______________________________________________31

Do It Yourself _________________________________________________________32

Chapter 6: String ________________________________________________________ 33


Pengenalan __________________________________________________________33

Fungsi String _________________________________________________________33

Do It Together: Fungsi String _____________________________________________34

Do It Yourself _________________________________________________________35

Chapter 7: Tanggal dan Waktu______________________________________________ 37


Pengenalan __________________________________________________________37

Do It Together_________________________________________________________38

Fungsi DateTime ______________________________________________________39

Do It Together_________________________________________________________40

Do It Yourself _________________________________________________________40

Chapter 8: Pengenalan Access _____________________________________________ 42


Pengenalan: Access 2013 _______________________________________________42

Do It Together_________________________________________________________48

Do It Yourself _________________________________________________________51

Chapter 9: Pengenalan Query ______________________________________________ 52


Pengenalan: Query_____________________________________________________52

Do It Together_________________________________________________________54

Do It Yourself _________________________________________________________58

Chapter 10: Pengenalan Query II ___________________________________________ 59


Pengenalan: Query Lanjutan _____________________________________________59

Insert Data ___________________________________________________________62

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
$UZLQ+DOLPGDQ)HOL[

Update Data __________________________________________________________63

Delete Data___________________________________________________________64

Do It Yourself _________________________________________________________65

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
01 $UZLQ+DOLPGDQ)HOL[

Chapter 1: Pengenalan Visual Basic


Pokok Bahasan
Ȉ Mengenal Visual Basic 2013
Ȉ Lingkungan Visual Basic 2013
Ȉ Penggunaan Kontrol Form dan Properties

Pengenalan
Visual Basic 2013 (VB 2013) merupakan salah satu aplikasi pemrograman visual
yang dibuat oleh Microsoft. VB 2013 terdapat di dalam Visual Studio 2013 (VS 2013).
VS 2013 merupakan perangkat lunak yang dapat digunakan untuk pengembangan
berbagai macam aplikasi yang memiliki berbagai macam tipe seperti aplikasi desktop,
web, dan mobile. Selain VB 2013, VS 2013 juga mengandung bahasa pemrograman
lainnya seperti Visual C# 2013, Visual C++ 2013, Visual F# 2013

Berikut langkah-langkah untuk membuka VB 2013:

1. Klik tombol yang ada di sudut kiri bawah, kemudian ketikkan kata Visual

Studio 2013. Lalu klik tombol yang muncul.


2. Anda akan dihadapkan pada tampilan sebagai berikut. Klik tombol New Project.

Visual Basic:

- VB 6
- [Link]:
* 2005 * 2008
* 2010 * 2012
* 2013 * 2015
* 2017

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
02 Arwin Halim dan Felix

3. Setelah itu cari di Other Languages, kemudian cari Visual Basic, klik kata Windows. Di bagian
tengah pilih Windows Forms Application, kemudian klik OK. Tombol Browse bisa digunakan untuk
mengganti lokasi penyimpanan file.

4. Setelah diklik OK, maka muncul tampilan Design dari VB 2013.

Di bagian kiri ada kata Toolbox dan Data Source. Toolbox adalah
tempat yang berisi semua kontrol yang digunakan di VB. Karena
sering digunakan maka kita bisa melakukan pin terhadap Toolbox
tersebut sehingga dia tidak lagi berada dalam kondisi
tersembunyi/hide.

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
03 Arwin Halim dan Felix

Menu Bar

Pada Menu Bar terdapat beberapa pilihan menu yaitu FILE, EDIT,
VIEW, PROJECT, dll. Setiap menu bisa memiliki submenu, cara
menampilkannya adalah dengan mengklik menu tersebut.
Pada menu File, terdapat submenu:

Ȉ New : membuat file atau solution baru.


Ȉ Open: membuka file atau solution yang telah ada
Ȉ Save: menyimpan file
Ȉ Save All: menyimpan seluruh file yang belum tersimpan
Ȉ Exit: menutup solution dan Visual Studio

Main Toolbar

Bagian yang sering digunakan di Main Toolbar adalah Start (segitiga hijau) yang digunakan untuk
menjalankan Program.

Toolbox

Secara ringkas, fungsi dari beberapa kontrol yang sering digunakan adalah
sebagai berikut:

Ȉ Label : menampilkan keterangan atau menampilkan hasil


Ȉ TextBox : memasukkan data berupa string untuk disimpan atau dihitung
Ȉ Button : melakukan proses tertentu
Ȉ CheckBox, ComboBox : memilih salah satu pilihan
Ȉ RadioButton : memilih lebih dari satu pilihan
Ȉ ListBox : menampilkan daftar dari informasi
Ȉ PictureBox : menampilkan gambar pada windows form
Ȉ DateTimePicker : memasukkan data berupa waktu

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
04 Arwin Halim dan Felix

Do It Together

Setelah kita memahami dan mengenali hal-hal umum mengenai VB, mari kita memulai membuat aplikasi
dengan VB. Lakukan Klik dan Drag dari TextBox dari Toolbox dan letakkan di Form1

Kita akan membuat suatu aplikasi sederhana yang memiliki 7 control yaitu 4 Label, 2 TextBox, dan 1 Button.
Umumnya Label digunakan untuk menampilkan keterangan. Selain itu, Label bisa digunakan juga untuk
menampilkan hasil. TextBox umumnya digunakan untuk input data sedangkan Button umumnya berfungsi
layaknya tombol dimana setelah tombol tersebut ditekan, maka akan terjadi sebuah proses. Umumnya
kode program akan banyak diketikkan di bagian tombol.

Kita akan membuat sebuah aplikasi perhitungan yang menjumlahkan dua buah bilangan yang dimasukkan
pengguna. Hasil dari penjumlahan akan ditampilkan pada form berupa Label di kanan bawah.

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
05 Arwin Halim dan Felix

Saat merancang suatu Form, kita perlu memberikan nama pada setiap objek kontrol kita untuk
mempermudah kita saat melakukan pengetikkan kode program. Pada contoh Form ini, kita berikan nama
sesuai dengan penanda berwarna merah di atas. Pemberian nama objek kontrol yang terpenting adalah
yang bagian kanan, hal ini disebabkan karena objek-objek ini yang akan disebutkan di saat pengkodean.
Objek kontrol pada bagian kiri bisa diabaikan pada saat penamaan karena hanya berlaku sebagai
keterangan sehingga pengguna aplikasi bisa mengetahui apa yang perlu diisikan pada TextBox yang
bersesuaian atau apa yang akan muncul pada Label yang bersesuaian.

Setiap objek kontrol yang ada memiliki Properties yang mirip, namun ada juga yang memiliki perbedaan.
Properties tersebut bisa berupa nama yang kita berikan pada objek kontrol tersebut, tulisan yang tertera,
font size dan font type yang digunakan, dll. Kita akan mengatur terlebih dahulu Properties untuk Label.
Perhatikan jendela yang terletak di bagian sudut kanan bawah

Beberapa Properties yang sering diubah pada objek kontrol


form adalah:
(Name) untuk mengubah nama dari objek label
untuk mengatur apakah boleh AutoSize
AutoSize
atau tidak
BorderStyle untuk memberikan bingkai
Font untuk mengganti ukuran dan jenis Font
Text untuk menuliskan keterangan

Selain keempat hal tersebut, ada juga Properties lainnya yang bisa diganti sesuai dengan kebutuhan.
Silahkan diatur untuk objek kontrol sehingga sesuai dengan Form yang sedang dibuat.

Setelah dibuat Form tersebut, lakukan double click pada tombol Hitung. Tampilan akan beralih menjadi
Code View dan ketikkan kode program sesuai Gambar berikut ini. Code View adalah tampilan dimana kita
bisa menuliskan kode program. Tampilan sebelumnya disebut sebagai Designer View dimana kita bisa
melakukan Click & Drag dari Toolbox ke dalam Form. Untuk beralih antar View bisa dilakukan dengan
mengklik Menu View dari Menu Bar dan pilih Code atau Designer.

Ketika kita melakukan double click pada btnHitung, maka dia akan memunculkan event [Link].
Terdapat banyak event di dalam Visual Basic, beberapa yang sering digunakan adalah event Click,
LostFocus, MouseHover, dll. Event-event tersebut kadang digunakan untuk meningkatkan keindahan dari
Form yang dibuat seperti mengubah warna Button ketika pointer Mouse disorot ke tombol tersebut. Untuk
pertemuan hari ini, kita akan mempelajari hanya event Click.

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
06 Arwin Halim dan Felix

Ketika btnHitung di-klik, maka kita ingin pada lblHasil yang pada mulanya bernilai 0 akan berubah menjadi
nilai hasil penjumlahan dari txtBil1 dan txtBil2. Untuk mengambil nilai dari masing-masing TextBox, kita
perlu menambahkan kata .Text di belakang. Kemudian setiap nilai yang ditampung oleh TextBox akan
bernilai String sehingga tidak bisa dikalkulasi. Untuk membuatnya supaya bisa dikalkulasi, kita
membutuhkan fungsi Val yang berguna untuk mengubah tipe data dari string menjadi value. Value artinya
numeric sehingga bisa dilakukan penjumlahan, pengurangan, perkalian, dll.

Kita dapat menambahkan Form kedua pada Project yang sama dengan melakukan Klik Kanan kemudian
pilih Add Æ Windows Form...

Jika terdapat lebih dari satu Form di satu Project, maka ketika di-Run yang berjalan hanya satu Form saja.
Supaya bisa menjalankan Form lain, bisa diatur di bagian Project Æ WindowsApplication 1 Properties.

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
07 Arwin Halim dan Felix

Di Tab Application, pilih form yang diinginkan pada Startup form.

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
08 Arwin Halim dan Felix

Do It Yourself

Rancanglah Form berikut dengan menggunakan Visual Basic

1 Clue Properties:
Name, BorderStyle, Font (Open
Sans), Text, TextAlign,
StartPositions

2 Clue Properties:
BackColor, ControlBox, Font,
ForeColor, FormBorderStyle,
Image, SizeMode, StartPosition,
Text, TextAlign

3 Clue Properties:
autoSize, font, textAlign, text,
borderStyle, name, startPosition,
tabIndex
Ketika tombol ditekan, maka
hasil akan ditampilkan
berdasarkan operasi yang
sesuai dengan tombol

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
09 Arwin Halim dan Felix

Chapter 2: Objek Kontrol Pilihan


Pokok Bahasan
Ȉ Penggunaan Objek Kontrol: RadioButton, CheckBox, ComboBox, DateTimePicker
Ȉ Penggunaan MessageBox

Pengenalan: RadioButton
RadioButton digunakan untuk menampilkan beberapa pilihan dalam sebuah Form.
Namun, pengguna hanya dapat memilih salah satu dari RadioButton yang ada pada
satu waktu. Umumnya Radio button digunakan untuk pilihan yang pasti seperti Jenis
Kelamin, Golongan Darah, atau Status Pernikahan.

Jika pada sebuah Form terdapat pilihan untuk Jenis Kelamin dan Golongan Darah
maka RadioButton untuk Jenis Kelamin perlu dimasukkan ke dalam sebuah
GroupBox dan RadioButton untuk Golongan Darah diletakkan di dalam GroupBox
yang berbeda.

Terdapat banyak Properties yang dimiliki oleh RadioButton, namun Properties


RadioButton yang sering digunakan tidak semuanya. Sebagian Properties yang
umum digunakan adalah sebagai berikut:

ƒƒ”‘’‡”–‹‡• ‡–‡”ƒ‰ƒ

ſƒ‡ƀ ƒƒ›ƒ‰†‹„‡”‹ƒ’ƒ†ƒƒ†‹‘—––‘Ŝ

‡‰ƒ–—” ƒ’ƒƒŠ ƒ†‹‘—––‘ ƒƒ ‡‹Ž‹‹ ——”ƒ ›ƒ‰


—–‘‹œ‡
†‹•‡•—ƒ‹ƒ†‡‰ƒ——”ƒ–—Ž‹•ƒ

ƒ ‘Ž‘” ƒ”ƒŽƒ–ƒ”’ƒ†ƒƒ†‹‘—––‘†ƒ’ƒ–†‹—„ƒŠŜ

‹ƒ ”—‡ř„‡”ƒ”–‹•‡ ƒ”ƒ ‡ˆƒ—Ž–ƒƒ –‡”’‹Ž‹Š ƒ†‹‘—––‘


Ї ‡† –‡”•‡„—–Ŝ ‹ƒ ƒŽ•‡ř „‡”ƒ”–‹ •‡ ƒ”ƒ ‡ˆƒ—Ž– –‹†ƒ ƒƒ
–‡”’‹Ž‹ŠŜ

‹ƒ”—‡řƒƒƒƒ„‹•ƒ†‹Ž‹Ŝ ‹ƒ ƒŽ•‡ř„‡”ƒ”–‹–‹†ƒ


Cara menambah
ƒƒ „‹•ƒ †‹Ž‹Ŝ —›ƒ †‹‰—ƒƒ —–— ‡‰ƒ–‹•‹’ƒ•‹
objek kontrol pada ƒ„އ†
•—’ƒ›ƒ —•‡” ‡Žƒ—ƒ –‹†ƒƒ Žƒ‹ •‡„‡Ž— ‡‹Ž‹Š
form: ƒ†‹‘—––‘–‡”•‡„—–
- Click and Drag
‘– ‡‰ƒ–—”™ƒ”ƒř——”ƒř†ƒŒ‡‹•–—Ž‹•ƒŜ
- Double Click
- Via Coding ƒ„ †‡š
‡‰ƒ–—” ’ƒ†ƒ ’‡‡ƒƒ ƒ„ ‡Ş„‡”ƒ’ƒ Ї ‘š –‡”•‡„—–
–‡”’‹Ž‹ŠŜ

‡š– ‡„‡”‹ƒ–—Ž‹•ƒ›ƒ‰–‡”Ž‹Šƒ–’ƒ†ƒƒ†‹‘—––‘Ŝ

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
10 Arwin Halim dan Felix

Do It Together: RadioButton

Pada contoh berikut, kita akan memasukkan 2 Label dan 6 RadioButton seperti Gambar berikut.

Ketika dijalankan, maka kita tidak bisa memilih 1 Jenis Kelamin dan 1 Golongan Darah. Hal ini disebabkan
karena sifat RadioButton yang hanya bisa pilih 1 saja. Untuk memungkinkan pemilihan berdasarkan
pengelompokkan tersebut, maka kita perlu menambahkan 2 GroupBox sehingga tampilannya menjadi
sebagai berikut.

Pengenalan: CheckBox
CheckBox mirip dengan RadioButton, namun pada CheckBox pengguna dapat memilih lebih dari satu
pilihan. Umumnya CheckBox digunakan untuk hal-hal seperti Hobi, bahasa yang dikuasai, kemampuan,
dan hal lain yang dimungkinkan untuk memilih lebih dari 1 dari pilihan yang ada.

ƒƒ”‘’‡”–‹‡• ‡–‡”ƒ‰ƒ

ſƒ‡ƀ ƒƒ›ƒ‰†‹„‡”‹ƒ’ƒ†ƒЇ ‘šŜ

‡‰ƒ–—” ƒ’ƒƒŠ Ї ‘š ƒƒ ‡‹Ž‹‹ ——”ƒ ›ƒ‰ †‹•‡•—ƒ‹ƒ †‡‰ƒ ——”ƒ
—–‘‹œ‡
–—Ž‹•ƒŜ

ƒ ‘Ž‘” ƒ”ƒŽƒ–ƒ”’ƒ†ƒЇ ‘š†ƒ’ƒ–†‹—„ƒŠŜ

‹ƒ ”—‡ř „‡”ƒ”–‹ •‡ ƒ”ƒ ‡ˆƒ—Ž– ƒƒ –‡”’‹Ž‹Š Ї ‘š –‡”•‡„—–Ŝ ‹ƒ ƒŽ•‡ř
Ї ‡†
„‡”ƒ”–‹•‡ ƒ”ƒ‡ˆƒ—Ž––‹†ƒƒƒ–‡”’‹Ž‹ŠŜ

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
11 Arwin Halim dan Felix

‹ƒ ”—‡ř ƒƒ ƒƒ „‹•ƒ †‹Ž‹Ŝ ‹ƒ ƒŽ•‡ř „‡”ƒ”–‹ –‹†ƒ ƒƒ „‹•ƒ †‹Ž‹Ŝ
ƒ„އ† —›ƒ†‹‰—ƒƒ—–—‡‰ƒ–‹•‹’ƒ•‹ •—’ƒ›ƒ—•‡”‡Žƒ—ƒ–‹†ƒƒŽƒ‹•‡„‡Ž—
‡‹Ž‹ŠЇ ‘𖇔•‡„—–Ŝ

‘– ‡‰ƒ–—”™ƒ”ƒř——”ƒř†ƒŒ‡‹•–—Ž‹•ƒŜ

ƒ„ †‡š ‡‰ƒ–—”’ƒ†ƒ’‡‡ƒƒƒ„‡Ş„‡”ƒ’ƒЇ ‘𖇔•‡„—––‡”’‹Ž‹ŠŜ

‡š– ‡„‡”‹ƒ–—Ž‹•ƒ›ƒ‰–‡”Ž‹Šƒ–’ƒ†ƒЇ ‘šŜ

Do It Together: CheckBox

Pada contoh ini kita akan mencoba penggunaan CheckBox yang sederhana. Terlihat pada Contoh berikut,
jika menggunakan CheckBox kita bisa memilih lebih dari 1.

Pengenalan: ComboBox
ComboBox memiliki fungsi yang mirip dengan ListBox. Perbedaannya adalah ComboBox lebih
mengefisiensikan ruang yang tersedia di Form. Pilihan pada ComboBox akan ditampilkan dalam bentuk
DropDown.

ƒƒ”‘’‡”–‹‡• ‡–‡”ƒ‰ƒ

ſƒ‡ƀ ƒƒ›ƒ‰†‹„‡”‹ƒ’ƒ†ƒ‘„‘‘šŜ

‡‰ƒ–—”ƒ’ƒƒŠ‘„‘‘šƒƒ‡‹Ž‹‹——”ƒ›ƒ‰†‹•‡•—ƒ‹ƒ†‡‰ƒ——”ƒ
—–‘‹œ‡
–—Ž‹•ƒŜ

ƒ ‘Ž‘” ƒ”ƒŽƒ–ƒ”’ƒ†ƒ‘„‘‘š†ƒ’ƒ–†‹—„ƒŠŜ

”‘’‘™ ‡‹‰Š– ‡‰ƒ–—”–‹‰‰‹†ƒ”‹‡—›ƒ‰†‹— —ŽƒŜ

”‘’‘™–›Ž‡ ‡‰ƒ–—”–ƒ’‹Žƒ†ƒ”‹‡—›ƒ‰†‹— —ŽƒŜ

”‘’‘™‹†–Š ‡‰ƒ–—”އ„ƒ”†ƒ”‹‡—›ƒ‰†‹— —ŽƒŜ

‹ƒ”—‡řƒƒƒƒ„‹•ƒ†‹Ž‹Ŝ ‹ƒ ƒŽ•‡ř„‡”ƒ”–‹–‹†ƒƒƒ„‹•ƒ†‹Ž‹Ŝ


ƒ„އ† —›ƒ †‹‰—ƒƒ —–— ‡‰ƒ–‹•‹’ƒ•‹ •—’ƒ›ƒ —•‡” ‡Žƒ—ƒ –‹†ƒƒ Žƒ‹
•‡„‡Ž—‡‹Ž‹Š‘„‘‘𖇔•‡„—–Ŝ

‘– ‡‰ƒ–—”™ƒ”ƒř——”ƒř †ƒŒ‡‹•–—Ž‹•ƒŜ

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
12 Arwin Halim dan Felix

–‡• •‹ƒƒƒŞƒƒ’‹Ž‹Šƒ›ƒ‰ƒ—†‹— —ŽƒŜ

ƒš”‘’‘™ –‡• ‡‰ƒ–—”Œ—ŽƒŠƒ•‹ƒŽ†ƒ”‹’‹Ž‹Šƒ›ƒ‰†‹— —ŽƒŜ

ƒ„ †‡š ‡‰ƒ–—”’ƒ†ƒ’‡‡ƒƒƒ„‡Ş„‡”ƒ’ƒ‘„‘‘𖇔•‡„—––‡”’‹Ž‹ŠŜ

‡š– ‡„‡”‹ƒ–—Ž‹•ƒ›ƒ‰–‡”Ž‹Šƒ–’ƒ†ƒ‘„‘‘šŜ

Do It Together: ComboBox

Pada ComboBox, terdapat 1 Properties yang perlu diubah supaya memunculkan pilihan yang diinginkan.
Properties tersebut bernama Items.

Sebagai contoh, kita akan membuat sebuah contoh ComboBox sebagai berikut.

Pengenalan: DateTimePicker
Contoh DateTimePicker adalah sebagai berikut:

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
13 Arwin Halim dan Felix

Pengenalan: MessageBox
MessageBox digunakan untuk memunculkan sebuah kotak dialog. Umumnya kemunculan MessageBox ini
terjadi setelah terjadinya Event Click pada suatu Button. MessageBox umumnya digunakan sebagai pesan
konfirmasi sehingga pengguna mengetahui bahwa perintah yang dijalankan telah berhasil ataupun gagal
dieksekusi. Hal ini dinilai cukup penting karena tanpa munculnya pesan tersebut, seorang pengguna akan
merasa ragu.

Do It Together: MessageBox

Pada contoh berikut, kita akan menampilkan MessageBox setelah dilakukan penginputan pada sebuah
TextBox yang dilanjutkan dengan penekanan tombol Kirim seperti Gambar berikut ini.

„Œ‡‘–”‘Ž ƃƒ‡Ƅ ”‘’‡”–›‡š–

ƒ„‡Ž „Žƒƒ ƒ•—ƒƒƒ†ƒ

‡š–‘š –š–ƒƒ 

—––‘ „–‹”‹ ‹”‹

—––‘ „–‡Ž—ƒ” ‡Ž—ƒ”

Tambahkan kode program dengan double-click pada btnKirim.

Baris 3 akan menampilkan pesan yang berisi “Hello,” dan nama yang kita masukkan. Setelah itu, kembali
ke Designer, double-click pada btnKeluar dan tambahkan kode program berikut.

Baris 7 merupakan perintah yang akan menutup form yang aktif sekarang.

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
14 Arwin Halim dan Felix

Do It Yourself

Rancanglah Form berikut dengan menggunakan Visual Basic

1 Kelas terdiri dari : X, XI dan XII ; MIA dan IS ; 1 – 10.

2 Buah-buahan terdiri dari: Semangka, Apel, Anggur


Nama Kasir terdiri dari: Rambo, Erika, Sonya, Cindy dan Korin

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
15 Arwin Halim dan Felix

Chapter 3: Percabangan
Pokok Bahasan
Ȉ Struktur: If
Ȉ Struktur: Select Case

Pengenalan
Percabangan pada Visual Basic dapat dilakukan dengan beberapa cara antara lain:

a) If

If dapat diartikan sebagai “jika”. ElseIf artinya “selain itu apabila”. Sedangkan, Else
artinya “selain itu”. Kondisi If ini akan diperiksa mulai dari urutan pengecekan
pertama. Jika ada yang memenuhi pengecekan pertama, maka pengecekan yang
bawahnya tidak dijalankan lagi. Namun jika tidak memenuhi pengecekan pertama,
maka akan dilanjutkan dengan pengecekan kedua, ketiga, dan berikutnya hingga
diperoleh kondisi yang sesuai.

b) Select Case
Percabangan:

- If
* If * Then
* ElseIf * Else
* End If
- Select Case
* Select * Case
Select Case menyerupai If namun umumnya untuk pengecekan kesetaraan saja.
* Case Else
* End Select Jarang digunakan untuk pengecekan yang melibatkan rentang nilai. Untuk
melakukan pengecekan rentang nilai, disarankan menggunakan If. Select Case
artinya “pilih kasus” yang sesuai dengan kondisi.

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
16 Arwin Halim dan Felix

Pengenalan: If
Contoh penggunaan If...Then...Else adalah sebagai berikut:

If HasilUjian > 80 Then


NilaiHuruf = “A”
ElseIf HasilUjian > 65 Then
NilaiHuruf = “B”
Else HasilUjian > 50 Then
NilaiHuruf = “C”
Else
NilaiHuruf = “D”
EndIf

Pada contoh di atas pengecekan pertama dilakukan terhadap HasilUjian. Jika HasilUjian memiliki nilai yang
lebih besar dari 80 maka NilaiHuruf akan bernilai A. Kemudian, bila HasilUjian lebih besar dari 65 maka B.
Pada pengecekan kedua ini tidak perlu dituliskan HasilUjian <= 80 lagi karena sudah pasti nilai yang >80
akan masuk ke bagian pengecekan yang pertama.

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
17 Arwin Halim dan Felix

Do It Together: If

txtTotalHargaBaran

rdoMember
rdoNonMember

btnHitung

txtDiskon

txtJumlahPembayaran

Kita akan membuat sebuah program yang menerapkan struktur percabangan dengan tampilan seperti di
atas. Untuk program ini, kita membuat sebuah ketentuan sebagai berikut:

1. Jika seorang merupakan member, maka dia akan mendapat 10% diskon dari total harga barang
2. Jika seorang merupakan non-member, maka dia tidak akan mendapat diskon
Dengan demikian, ketika aplikasi dijalankan. Kita akan menginput Total Harga Barang, kemudian memilih
Non-Member atau Member lalu mengklik tombol Hitung. Setelah diklik, maka akan muncul angka di Diskon
dan Jumlah Pembayaran yang diperoleh berdasarkan data dari txtTotalHargaBarang dan rdoNonMember
atau rdoMember. Berhubung karena aplikasi bekerja jika tombol Hitung di double-klik, maka program
diketikkan di bagian btnHitung_Click sebagai berikut.

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
18 Arwin Halim dan Felix

Baris ke-3 adalah pengecekan apakah rdoNonMember yang dipilih. Jika iya, maka jumlah diskon adalah 0
x TotalHargaBarang. Dengan kata lain, tidak mendapat diskon seperti yang tertera pada baris ke-4. Baris
ke-5 adalah perhitungan untuk JumlahPembayaran. Jika rdoMember yang dipilih maka akan masuk ke
baris ke-6 hingga 8 dimana pelanggan mendapat diskon sebesar 10% dari TotalHargaBarang. Untuk
mengetikkan 10% maka diketikkan dalam bentuk desimal yaitu 0.1 (0,1 dalam tata bahasa Inggris).

Setelah mengerjakan contoh di atas, kita akan melanjutkan pada contoh penggunaan If berikutnya. Pada
contoh ini kita akan menggunakan 3 Label, 2 Button, dan 1 PictureBox. Bila tombol Putar ditekan dan ada
salah satu angka yang muncul merupakan angka 9 maka akan muncul gambar di bagian bawah seperti
Gambar berikut ini.

Untuk menghasilkan aplikasi seperti Gambar di atas maka kita perlu mengetikkan kode program untuk
tombol Putar dan tombol Keluar seperti yang tertera berikut ini:

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
19 Arwin Halim dan Felix

Kode program di atas merupakan kode program untuk btnPutar. Pertama kali di-set dahulu pbHoray
menjadi tidak tampak seperti yang tertera pada baris ke-3. Kemudian text pada lblAngka1, lblAngka2, dan
lblAngka 3 dihasilkan secara acak dengan fungsi CInt(Rnd() * 10). CInt digunakan untuk
mengkonversi tipe data dari String menjadi Integer. Rnd() adalah fungsi random. Rnd() * 10 artinya
nilai yang dirandom maksimal 10 dan minimal 0.

Kode di atas adalah kode program untuk btnKeluar dimana menggunakan fungsi Close() untuk menutup
kotak dialog tersebut.

Kode program berikut adalah kode supaya ketika Form di-Load, Gambar koin yang dimiliki oleh pbHoray
tidak ditampilkan terlebih dahulu.

Do It Yourself: If

1. Tambahkan lagi 2 RadioButton berupa Member Silver dan Member Gold dimana:
a) Member Silver mendapat diskon sebesar 15%
b) Member Gold mendapat diskon sebesar 20%

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
20 Arwin Halim dan Felix

Pengenalan: Select Case


Contoh penggunaan Select Case adalah sebagai berikut:

Pola Pertama
Select Case kodeJabatan
Case “I” :
Gaji = 1000000
Case “II” :
Gaji = 2000000
Case “III” :
Gaji = 3000000
End Select

Pada pola pertama, case hanya memiliki 1 nilai saja. Jika kodeJabatan = I maka akan masuk ke bagian
Case “I” dimana Gaji = 1000000. Demikian seterusnya.

Pola Kedua
Select Case Pilihan
Case 1 To 3 :
Biaya = 100000
Case 4 To 6 :
Biaya = 200000
End Select

Pada pola Select Case yang kedua ini, case bisa memiliki rentang nilai dengan nilai awal dan nilai akhir
dituliskan. Misalnya Case 1 To 3 artinya Case 1, 2, atau 3 akan memiliki Biaya = 100000 sedangkan Case
4, 5, atau 6 akan memiliki Biaya = 200000.

Pola Ketiga

Select Case HasilTes


Case Is > 80 : Huruf = “A”
Case Is > 65 : Huruf = “B”
Case Is > 50 : Huruf = “C”
Case Else : Huruf = “D”
End Select

Pada pola ketiga ini, case hanya memiliki 1 parameter saja. Umumnya pada pola ini, digunakan tanda >
atau <, Pada contoh ini, jika HasilTes > 80 maka Huruf = “A”. Demikian seterusnya.

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
21 Arwin Halim dan Felix

Do It Together: Select Case

Silahkan buat Form dengan tampilan seperti berikut ini.

Pada Form ini terdapat 2 Label yang memuat tulisan NilaiAngka dan Nilai Huruf sebagai informasi. Selain
itu, terdapat 1 TextBox txtAngka untuk diinput oleh pengguna. Kemudian 1 Button yang disebut btnKonversi
dengan tulisan Konversi yang di-klik setelah memasukkan sebuah angka di TextBox txtAngka. Kotak putih
di sebelah kanan dari Nilai Huruf berfungsi untuk menampilkan A, B, C, atau D. Kotak tersebut dibuat
dengan Label dan diberi nama lblHuruf.

Pada tampilan Code, bisa diketikkan sebagai berikut:

Kode program di atas bekerja saat tombol Konversi di-Klik. Ketika di-Klik, maka akan diperiksa nilai yang
dimiliki oleh txtAngka. Jika nilainya > 80, maka lblHuruf akan muncul huruf “A”. Jika > 65 maka muncul “B”.
Sedangkan > 50 akan muncul “C”. Selain dari itu, muncul huruf “D”.

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
22 Arwin Halim dan Felix

Do It Yourself: Select Case

Kerjakan dengan menggunakan Select Case, dengan ketentuan sebagai berikut:

1. Suhu Ruangan
a. Jika Suhu Ruangan >= 26 maka tampilkan Keterangan PANAS
b. Jika Suhu Ruangan > 21 dan < 26 maka tampilkan Keterangan SEDANG
c. Jika Suhu Ruangan <= 21 maka tampilkan Keterangaan DINGIN
2. Tinggi Badan
a. Jika Tinggi Badan >= 175 maka disebut TINGGI
b. Jika Tinggi Badan < 175 dan >=165 maka disebut SEDANG
c. Jika Tinggi Badan < 165 maka disebut PENDEK

Challenge Yourself: Percabangan

Buat program yang bisa menghasilkan kemunculan angka secara random. Apabila muncul angka 9 maka
counter Menang akan bertambah 1. Setiap kali tombol Putar ditekan maka counter Percobaan akan
bertambah 1. Gambar awal adalah gambar kucing, jika muncul angka 9, maka gambar berubah menjadi
koin emas. Jika diputar kembali dan tidak ada angka 9, maka gambar berubah kembali ke kucing.

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
23 Arwin Halim dan Felix

Chapter 4: Perulangan
Pokok Bahasan
Ȉ Struktur For...Next
Ȉ Struktur While
Ȉ Struktur Do...Loop

Pengenalan
Perulangan adalah suatu kondisi dimana satu atau beberapa baris kode program
dieksekusi secara berulang-ulang. Ada 3 jenis perulangan yang sering digunakan di
dalam VB yaitu:
1. For...Next

For <Var> = <Awal> To <Akhir> [Step <langkah>]


<statement1>
<statement2>
...
[Exit For]
...
Next [<Var>]

<Var> adalah variabel yang nilainya berubah dari <Awal> hingga <Akhir>
<Awal> adalah nilai mula-mula yang menjadi nilai awal perulangan
<Akhir> adalah ambang batas akhir dari perulangan
<langkah> adalah besarnya perubahan nilai yang dilakukan

2. While

While <ujikondisi>
<statement1>
<statement2>
...

Perulangan: [Exit While]


...
- For...Next
- While End While
- Do...Loop
<ujikondisi> adalah kondisi yang membuat perulangan terjadi hingga kondisi
tersebut tidak terpenuhi

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
24 Arwin Halim dan Felix

3. Do...Loop
Do
<statement1>
<statement2>
...

Loop <ujikondisi>

Struktur Do...Loop menempatkan pengujian kondisi di bagian akhir. Sehingga minimal akan terjadi
satu kali perulangan setelah itu baru dilakukan pengecekan.

Do It Together

Kita akan membuat sebuah program yang menerapkan struktur perulangan dengan tampilan seperti di
atas. Untuk program ini, kita perlu menginput 2 nilai pada 2 buah textbox dan menekan 1 tombol. TextBox
yang diisi adalah Nilai Awal dan Nilai Akhir, kemudian ketika tombol Tampil ditekan akan menampilkan 1,
2, 3, hingga 6 di RichTextBox.

Karena output akan tampil jika tombol Tampil diklik, maka kode program kita letakkan di Event
btnTampil_Click seperti Gambar berikut.

Berikut penjelasan untuk beberapa baris kode program yang ada:


Baris 5: mengeset isi dari rtbHasil menjadi kosong
Baris 6: perulangan dimulai dari nilai yang diinput di txtAwal hingga txtAkhir dengan pertambahan 1
Baris 7: nilai yang diperoleh dari iterasi akan ditambahkan pada nilai rtbHasil

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
25 Arwin Halim dan Felix

Selain menggunakan For…next, kita juga dapat menggunakan


1. While…End While

Beberapa penjelasan ringkas mengenai kode program di atas adalah sebagai berikut:
Baris 4: ketika tombol Tampil diklik maka isi dari RichTextBox akan dihapus, hal ini supaya
tidak terjadi data yang ditambahkan terus menerus ke bawah
Baris 5: Dim artinya Declare in memory. Untuk mengeset nilai awal di dalam While, bisa diset
terlebih dahulu sebelum masuk ke dalam While.
Baris 6: ambang batas dari perulangan diletakkan disini.
Baris 7: menambahkan data ke dalam RichTextBox dan memberikan Enter
Baris 8: menaikkan nilai i

2. Do…Loop

Kode program di atas akan melakukan pengecekan di akhir yaitu di baris-9 untuk menentukan
apakah perulangan tersebut dilanjutkan atau tidak.

Setelah mengerjakan contoh di atas, sekarang kita akan mencoba membuat aplikasi yang lain yang
bernama “Analisis Bilangan”. Aplikasi ini akan menginput sejumlah bilangan ke dalam ListBox. Setelah
selesai diinput, maka kita akan menekan tombol Analisis sehingga akan muncul keterangan mengenai
Bilangan Terkecil dan Bilangan Terbesar. Jika kita ingin mengosongkan isi dari ListBox, maka kita bisa
menekan tombol Kosongkan yang terdapat di kanan bawah.

Ketikkan bilangan pada txtAngka pada TextBox yang ada di samping kata “Bilangan” kemudian tekan
tombol +. Setelah itu isi dari TextBox akan dipindahkan ke kotak putih besar di sebelah kanan yang disebut
lstAngka. Kita dapat menambahkan beberapa angka dengan cara yang tadi. Setelah itu, tekan tombol

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
26 Arwin Halim dan Felix

Analisis. Penekanan tombol Analisis akan memunculkan 2 buah Bilangan yaitu Bilangan Terkecil dan
Bilangan Terbesar yang ada di bagian tengah bawah. Hasilnya dapat dilihat pada Gambar berikut ini.

Adapun kode program untuk aplikasi tersebut dapat dilihat pada bagian berikut ini:

Ketika btnClear (tombol dengan tulisan “Kosongkan”) yang terdapat pada baris 2-4 maka yang terjadi
adalah lstAngka menjadi kosong (putih kembali).

Tombol Tambah akan melakukan proses Add Items ke dalam lstAngka (perhatikan baris 7). Setelah itu
txtAngka akan dihapus dan difokus. Difokus disini maksudnya adalah bersiap untuk menerima input angka
berikutnya.

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
27 Arwin Halim dan Felix

Ketika btnAnalisis diklik maka akan dilakukan proses pengecekan dari item ke-1 hingga item ke-(n-1) yang
ada di dalam lstAngka. Pada list, perhitungan item dimulai dari 0 sehingga angka pertama itu disimpan
pada variabel [Link](0). Mula-mula nilai yang dimiliki oleh angka pertama ([Link](0)) akan
disimpan di variabel besar dan kecil (perhatikan baris ke-15 dan 16). Proses pengecekan untuk angka
terkecil terjadi pada baris ke-18 hingga baris ke-20 sedangkan untuk angka terbesar pada baris ke-21
hingga baris ke-23. Variabel kecil akan menampung data terkecil yang dimiliki oleh lstAngka dengan
pengecekan secara satu per satu. Hal serupa juga dilakukan untuk variabel besar untuk data terbesar.

Untuk memudahkan penginputan data, maka [Link]() dijalankan. Hal ini bertujuan supaya ketika
Form dijalankan, textbox Angka akan langsung terpilih dan data angka dapat langsung dimasukkan.

Do It Yourself

1. Berdasarkan contoh yang dikerjakan di atas, coba diubah menjadi tampil dengan pertambahan 2
sehingga hasilnya menjadi sebagai berikut:

2. Buatlah sebuah Form yang bisa menampilkan:


a. Bilangan Ganjil
b. Bilangan Genap

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
28 Arwin Halim dan Felix

Challenge Yourself

Lakukan modifikasi pada contoh diatas dan rancanglah form berikut

Ketentuan:
- Bilangan prima adalah bilangan yang hanya dapat dibagi oleh 1 dan dirinya sendiri. Contoh
bilangan prima adalah 2, 3, 5, dan lain-lain.
- Bilangan positif dihitung dari 0

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
29 Arwin Halim dan Felix

Chapter 5: Fungsi Numerik


Pokok Bahasan
Ȉ Penggunaan Objek Kontrol: NumericUpDown, TrackBar
Ȉ Fungsi Math

Pengenalan: NumericUpDown
NumericUpDown digunakan untuk menerima masukan pengguna berupa angka.
Pengguna dapat mengubah nilai numerik dengan menambah atau mengurangi nilai
dengan memilih panah yang tersedia disamping kontrol. Umumnya NumericUpDown
digunakan untuk mengumpulkan input dari pemakai berupa angka pasti seperti
jumlah hari, jumlah pekerja, jumlah kehadiran, dan lain-lain. Salah satu properti paling
penting pada NumericUpDown adalah value. Properti value dapat diubah dengan
cara klik panah atas atau panah bawah atau mengetikkan nilainya secara langsung
pada kontrol. Jika menggunakan panah, nilai yang dapat ditambahkan atau dikurangi
akan berada diantara nilai properti minimum dan properti maksimum pada
NumericUpDown. Nilai pada properti Increment akan menentukan nilai yang akan
ditambah ketika pengguna mengklik panah pada numericUpDown

Do It Together: NumericUpDown

Pada contoh berikut, kita akan membuat form perhitungan matematika yang
menggunakan Label, NumericUpDown, Groupbox, RadioButton, dan Button.

Konversi:
- Val
- CInt
- CDbl
- CLng
- CBool
- CStr

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
30 Arwin Halim dan Felix

Aplikasi memungkinkan kita untuk memilih salah satu operator yang diinginkan dan memasukkan nilai pada
bilangan 1 dan bilangan 2. Ketika pertama kali dijalankan, tidak ada operator yang terpilih, nilai bilangan 1
dan bilangan 2 adalah 0 (nol). Nilai bilangan 1 dan bilangan 2 memiliki nilai maksimum 100 dan minimum
-100. Ketika panah pada NumericUpDown diklik, maka nilai akan bertambah 5 (lima).
Untuk menambah kegunaan dari tombol “Hitung”, double-klik tombol Hitung (btnHitung) dan masukkan
kode program berikut.

Pengenalan: Trackbar
Trackbar digunakan untuk menerima masukan pengguna berupa angka dengan kisaran kecil. Trackbar
dapat diletakkan secara horizontal atau vertical.

Properti Trackbar yang penting:


”‘’‡”–‹ ‡‰—ƒƒ

ƒ”‰‡Šƒ‰‡ ‡ƒ„ƒŠ ƒ–ƒ— ‡‰—”ƒ‰‹ ‹Žƒ‹ ‡–‹ƒ ’‡ƒƒ‹ ‡‰Ž‹ –”ƒ „ƒ” ƒ–ƒ— ‡‡ƒ –‘„‘Ž
ƒ‰‡’ƒ–ƒ—ƒ‰‡‘™Ŝ

ƒš‹— ‹Žƒ‹ƒ•‹—’ƒ†ƒ•‡„‡ŽƒŠƒƒ†ƒ”‹–”ƒ „ƒ”Š‘”‹œ‘–ƒŽ

‹‹— ‹Žƒ‹‹‹—’ƒ†ƒ•‡„‡ŽƒŠ‹”‹†ƒ”‹–”ƒ „ƒ”Š‘”‹œ‘–ƒŽ

ƒŽŽŠƒ‰‡ ‡ƒ„ƒŠƒ–ƒ—‡‰—”ƒ‰‹‹Žƒ‹‡–‹ƒ’‡ƒƒ‹‡‡ƒ–‘„‘Žއˆ–ƒ–ƒ—”‹‰Š–ſ–”ƒ „ƒ”


Š‘”‹œ‘–ƒŽƀ

ƒŽ—‡ ‘•‹•‹’‘‹–‡”•‡ƒ”ƒ‰†ƒŽƒ–”ƒ „ƒ”

Do It Together: Trackbar
Pada contoh berikut, kita akan membuat sebuah aplikasi yang dapat menampilkan nilai dari trackbar yang
telah kita geser. Nilai tersebut ditampilkan pada sebuah label disebelah kanan trackbar.

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
31 Arwin Halim dan Felix

Ketika trackbar digeser, nilai pada label (lblNilai) akan otomatis bergerak dan berubah sesuai dengan value
pada trackbar. Nilai minimum dari trackbar adalah 0 dan nilai maksimumnya adalah 100. Ketikkan kode
berikut setelah double-klik trackbar pada designer.

Fungsi Math
Visual Basic menyediakan library yang digunakan untuk melakukan perhitungan matematika yaitu Math.
Konstanta yang paling sering digunakan dalam perhitungan matematika adalah [Link] (22/7)
Beberapa fungsi math yang sering digunakan antara lain:
ƒƒ —‰•‹ ‡•”‹’•‹

„• ‡‰‡„ƒŽ‹ƒ‹Žƒ‹ƒ„•‘Ž—–†ƒ”‹‹Žƒ‹

‡‹Ž‹‰ ‡‰‡„ƒŽ‹ƒ‹Žƒ‹„‹Žƒ‰ƒ„—Žƒ––‡”‡ ‹Ž›ƒ‰އ„‹Š„‡•ƒ”ƒ–ƒ—•ƒƒ†‡‰ƒ„‹Žƒ‰ƒ


›ƒ‰†‹ƒ•—ƒ

Ž‘‘” ‡‰‡„ƒŽ‹ƒ‹Žƒ‹„‹Žƒ‰ƒ„—Žƒ––‡”„‡•ƒ”›ƒ‰އ„‹Š‡ ‹Žƒ–ƒ—•ƒƒ†‡‰ƒ„‹Žƒ‰ƒ


›ƒ‰†‹ƒ•—ƒ

ƒš ‡‰‡„ƒŽ‹ƒ‹Žƒ‹–‡”„‡•ƒ”†ƒ”‹†—ƒ„‹Žƒ‰ƒ

‹ ‡‰‡„ƒŽ‹ƒ‹Žƒ‹–‡”‡ ‹Ž†ƒ”‹†—ƒ„‹Žƒ‰ƒ

‘™ ‡‰‡„ƒŽ‹ƒ‹Žƒ‹’‡”’ƒ‰ƒ–ƒ

‹ ‡‰‡„ƒŽ‹ƒ‹Žƒ‹•‹—•†ƒ”‹•—†—–

‘• ‡‰‡„ƒŽ‹ƒ‹Žƒ‹ ‘•†ƒ”‹•—†—–

ƒ ‡‰‡„ƒŽ‹ƒ‹Žƒ‹–ƒ‰‡–†ƒ”‹•—†—–

“”– ‡‰‡„ƒŽ‹ƒƒƒ”†—ƒ†ƒ”‹„‹Žƒ‰ƒ

‘—† ‡‰‡„ƒŽ‹ƒ‹Žƒ‹„‹Žƒ‰ƒ„—Žƒ––‡”†‡ƒ–†ƒ”‹„‹Žƒ‰ƒ›ƒ‰†‹ƒ•—ƒ

Do It Together: Fungsi Math


Pada contoh berikut, kita akan membuat sebuah aplikasi untuk menghitung nilai trigonometri dari sudut.

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
32 Arwin Halim dan Felix

Ketika pertama kali form ditampilkan, nilai dari trigonometri sin, cos dan tan sudah terhitung. Nilai
trigonometri akan berubah ketika pengguna mengubah nilai sudut pada form. Nilai maksimum dari sudut
yang dimasukkan adalah 360 dan terkecil adalah 0. Ketikkan kode berikut setelah double-klik Form kosong
pada designer.

Ketikkan kode berikut setelah double-klik NumericUpDown sudut (nudSudut) pada designer.

Do It Yourself

Rancanglah aplikasi dengan tampilan form berikut


1

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
33 Arwin Halim dan Felix

Chapter 6: String
Pokok Bahasan
Ȉ Karakter dan String
Ȉ Fungsi String

Pengenalan
Pada dasarnya, String merupakan kumpulan dari karakter. Penanda dari sebuah
string adalah karakter yang diapit dengan tanda kutip (“).

String pada Visual Basic dapat mengandung karakter Unicode. Panjang dari string
dapat berupa 0 (nol) sampai dengan 2^31 karakter Unicode. Secara default, ketika
tipe data String digunakan, nilainya berupa Nothing.

Karakter Unicode terdiri dari 65536 karakter. Karakter ke 0 – 127 terdiri dari huruf dan
simbol standar dari U.S. Keyboard dan biasanya disebut standar karakter ASCII.
Karakter ke 128 – 255 terdiri dari karakter spesial seperti karakter alpabet Latin,
simbol mata uang, dan lain-lain. Karakter ke 256 – 65535 terdiri dari karakter simbol
lainnya untuk bahasa, simbol matematika, dan simbol teknis lainnya.

Untuk mengetahui kategori karakter, Visual Basic menyediakan fungsi:


1. IsDigit: untuk mengecek apakah karakter yang dimasukkan terdapat digit desimal.

2. IsPunctuation: untuk mengecek apakah karakter yang dimasukkan terdapat


karakter tanda baca.

String dapat
digabungkan
dengan
menggunakan Fungsi String
operator "&" Visual Basic menyediakan library yang digunakan untuk melakukan manipulasi
String.
Beberapa fungsi yang berhubungan dengan string yang sering digunakan:

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
34 Arwin Halim dan Felix

ƒƒ —‰•‹ ‡•”‹’•‹

• ‡‰‡„ƒŽ‹ƒ‹Žƒ‹ƒ• ‹‹†ƒ”‹ƒ”ƒ–‡”

Š” ‡‰‡„ƒŽ‹ƒƒ”ƒ–‡”•‡•—ƒ‹†‡‰ƒ‹Žƒ‹ƒ• ‹‹

ƒ•‡ ‡‰‡„ƒŽ‹ƒ•–”‹‰›ƒ‰–‡ŽƒŠ†‹‘˜‡”•‹‡Š—”—ˆ‡ ‹Ž

ƒ•‡ ‡‰‡„ƒŽ‹ƒ•–”‹‰›ƒ‰–‡ŽƒŠ†‹‘˜‡”•‹‡Š—”—ˆ„‡•ƒ”

”‹ ‡‰‡„ƒŽ‹ƒ•–”‹‰›ƒ‰–‹†ƒ‡‹Ž‹‹™Š‹–‡•’ƒ ‡†‹ƒ™ƒŽ†ƒƒŠ‹”†ƒ”‹•–”‹‰

‡ˆ– ‡‰‡„ƒŽ‹ƒ•–”‹‰†‡‰ƒ’ƒŒƒ‰›ƒ‰†‹–‡–—ƒ†‹—Žƒ‹†ƒ”‹•‹•‹‹”‹•–”‹‰

‹‰Š– ‡‰‡„ƒŽ‹ƒ•–”‹‰†‡‰ƒ’ƒŒƒ‰›ƒ‰†‹–‡–—ƒ†‹—Žƒ‹†ƒ”‹•‹•‹ƒƒ•–”‹‰

‡ ‡‰‡„ƒŽ‹ƒŒ—ŽƒŠƒ”ƒ–‡”’ƒ†ƒ•–”‹‰

‹† ‡‰‡„ƒŽ‹ƒ•–”‹‰†ƒ”‹’‘•‹•‹–‡”–‡–—’ƒ†ƒ•–”‹‰

–”‡˜‡”•‡ ‡‰‡„ƒŽ‹ƒ•–”‹‰†‡‰ƒ—”—–ƒ–‡”„ƒŽ‹

–”‘’ ‡„ƒ†‹‰ƒ•–”‹‰›ƒ‰‡‰‡„ƒŽ‹ƒ‹Žƒ‹Şɨřɥƒ–ƒ—ɨŜ

Do It Together: Fungsi String


Pada contoh berikut, kita akan membuat sebuah aplikasi permainan pada string.

Ketika pertama kali form ditampilkan, Pointer akan langsung meminta pengguna untuk memasukkan kata.
Lakukan settingan properti TabIndex pertama pada Textbox (txtKata).

RadioButton yang dimasukkan pada designer terdiri dari:


- rbUp untuk Uppercase
- rbLo untuk Lowercase

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
35 Arwin Halim dan Felix

- rbLe untuk Length


- rbRev untuk Reverse
- rbRevUp untuk Reverse Uppercase
- rbRevLo untuk Reverse Lowercase

Tambahkan sebuah label dengan border fixedSingle dan diberi nama: lblProses

Ketikkan kode program berikut setelah double-klik Button Proses (btnProses) pada designer.

Do It Yourself

Rancanglah aplikasi dengan tampilan form berikut


1

Ketentuan:
- Ketika pertama dijalankan, Form Login akan ditampilkan pada tengah layar dan pointer
menunjuk ke Textbox Username. Ketika pengguna menekan tombol Tab, maka pointer
akan berpindah ke Textbox Password dan ketika Tab lagi, pindah ke tombol Login.
Ketika Tab sekali lagi, pointer pindah ke tombol Cancel.
- Ketika memasukkan informasi password, textBox anda menampilkan karakter ‘*’
- Username dan Password yang benar adalah admin dan passwordAdmin

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
36 Arwin Halim dan Felix

- Jika pengguna memasukkan username dan password yang benar, maka muncul pesan
(messagebox) yang berisi: “Anda berhasil Login”. Jika username atau password salah,
maka muncul pesan (messagebox) yang berisi: “Username atau Password Salah”
- Tombol Cancel akan mengosongkan kembali isian Username dan Password. Otomatis
pointer menunjuk ke Textbox Username.
- Gunakan fungsi StrComp

2 Nilai minimal pada NumericUpDown adalah nol (0).


Nilai yang dimasukkan pada NumericUpDown adalah nilai yang valid

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
37 Arwin Halim dan Felix

Chapter 7: Tanggal dan Waktu


Pokok Bahasan
Ȉ Date dan Time
Ȉ Fungsi DateTime

Pengenalan
Visual Basic menyediakan tipe data DateTime untuk mengelola informasi yang
berkaitan dengan tanggal dan waktu. Tanggal dapat terdiri dari elemen nomor
tanggal, bulan dan tahun pada hari ini. Waktu terdiri dari elemen jam, menit, detik dan
milidetik. Informasi tanggal dan waktu dapat diperoleh dari pengguna dengan
memanfaatkan kontrol DateTimePicker. Tanggal dan Waktu biasanya digunakan
untuk mengetahui rentang hari, sisa masa, umur, dan lain-lain.

Tipe data DateTime dapat dideklarasikan pada sebuah variabel misalnya “sekarang”
sebagai berikut:

‹ •‡ƒ”ƒ‰ • ƒ–‡‹‡

Beberapa properti pada DateTime yang dapat diakses pada tipe data DateTime:
”‘’‡”–‹ ‡•”‹’•‹

ƒ› ‡‰‡„ƒŽ‹ƒ‡Ž‡‡–ƒ‰‰ƒŽ’ƒ†ƒ„—Žƒ

‘–Š ‡‰‡„ƒŽ‹ƒ ‡Ž‡‡ „—Žƒ’ƒ†ƒ–ƒŠ—

‡ƒ” ‡‰‡„ƒŽ‹ƒ–ƒŠ—

‘—” ‡‰‡„ƒŽ‹ƒ‡Ž‡‡Œƒ’ƒ†ƒ ™ƒ–—

‹—–‡ ‡‰‡„ƒŽ‹ƒ‡Ž‡‡‡‹–’ƒ†ƒ™ƒ–—

‡ ‘† ‡‰‡„ƒŽ‹ƒ‡Ž‡‡†‡–‹’ƒ†ƒ™ƒ–—

‹ŽŽ‹•‡ ‘† ‡‰‡„ƒŽ‹ƒ‡Ž‡‡‹Ž‹†‡–‹’ƒ†ƒ™ƒ–—

ƒ›ˆ‡‡ ‡‰‡„ƒŽ‹ƒ‡Ž‡‡Šƒ”‹

Selain properti DateTime yang diakses dari variabel, Visual Basic juga menyediakan
Objek DateTime dua variabel statis yang dapat dipanggil secara langsung
DateTime (tahun, ”‘’‡”–‹ ‡•”‹’•‹
bulan, tanggal, jam,
menit, detik) ‘†ƒ› ſ•–ƒ–‹•ƀ‡‰‡„ƒŽ‹ƒ–ƒ‰‰ƒŽ•‡ƒ”ƒ‰

‘™ ſ•–ƒ–‹•ƀ‡‰‡„ƒŽ‹ƒ–ƒ‰‰ƒŽ†ƒ™ƒ–—•‡ƒ”ƒ‰

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
38 Arwin Halim dan Felix

Do It Together

Rancanglah Form yang terdiri dari DateTimePicker, Button, GroupBox, dan Label seperti berikut.

Ketika pertama kali form ditampilkan, Label pada Rincian memiliki tampilan seperti diatas, dipenuhi dengan
tanda “-“. Ketika pengguna meng-klik tombol Update (btnUpdate) maka Tanggal (dtpTanggal) dan Waktu
(dtpWaktu) akan terupdate dengan waktu jam sistem sekarang. Selain itu, data pada rincian juga akan
terupdate.

Label pada Groupbox Rincian yang dimasukkan pada designer terdiri dari:
- lblTanggal untuk Tanggal
- lblBulan untuk Bulan
- lblTahun untuk Tahun
- lblJam untuk Jam
- lblMenit untuk Menit
- lblDetik untuk Detik

Ketikkan kode program berikut setelah double-klik Button Update (btnUpdate) pada designer.

Baris 4 menunjukkan penggunaan properti DateTime yang statis yaitu [Link] yang
mengembalikan tanggal dan waktu sekarang.

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
39 Arwin Halim dan Felix

Fungsi DateTime
Selain properti DateTime, Visual Basic juga menyediakan fungsi yang dapat digunakan untuk mengolah
tanggal dan waktu. Beberapa fungsi yang pada tipe data DateTime yang sering digunakan:
ƒƒ —‰•‹ ‡•”‹’•‹

††‡ƒ”•ſ –ɪɩƀ ‡‰‡„ƒŽ‹ƒƒ–‡‹‡›ƒ‰–‡ŽƒŠ†‹–ƒ„ƒŠƒ‹Žƒ‹–ƒŠ—›ƒ

††‘–Š•ſ –ɪɩƀ ‡‰‡„ƒŽ‹ƒƒ–‡‹‡›ƒ‰–‡ŽƒŠ†‹–ƒ„ƒŠƒ‹Žƒ‹„—Žƒ›ƒ

††ƒ›•ſ‘—„އƀ ‡‰‡„ƒŽ‹ƒƒ–‡‹‡›ƒ‰–‡ŽƒŠ†‹–ƒ„ƒŠƒ‹Žƒ‹–ƒ‰‰ƒŽ›ƒ

†† ‘—”•ſ‘—„އƀ ‡‰‡„ƒŽ‹ƒƒ–‡‹‡›ƒ‰–‡ŽƒŠ†‹–ƒ„ƒŠƒ‹Žƒ‹Œƒ›ƒ

††‹—–‡•ſ‘—„އƀ ‡‰‡„ƒŽ‹ƒƒ–‡‹‡›ƒ‰–‡ŽƒŠ†‹–ƒ„ƒŠƒ‹Žƒ‹‡‹–›ƒ

††‡ ‘†•ſ‘—„އƀ ‡‰‡„ƒŽ‹ƒƒ–‡‹‡›ƒ‰–‡ŽƒŠ†‹–ƒ„ƒŠƒ‹Žƒ‹†‡–‹›ƒ

††‹ŽŽ‹•‡ ‘†•ſ‘—„އƀ ‡‰‡„ƒŽ‹ƒƒ–‡‹‡›ƒ‰–‡ŽƒŠ†‹–ƒ„ƒŠƒ‹Žƒ‹‹Ž‹†‡–‹›ƒ

“—ƒŽ•ſƒ–‡‹‡ƀ ‡‰‡ ‡ƒ’ƒƒŠƒ–‡‹‡•ƒƒƒ–ƒ—–‹†ƒ

•‡ƒ’‡ƒ”ſ –ɪɩƀ ſ•–ƒ–‹•ƀ‡‰‡ ‡ƒ’ƒƒŠ–ƒŠ—›ƒ‰†‹ƒ•—ƒ„‡”—’ƒƒ„‹•ƒ–ŵ–‹†ƒ

Sebagai contoh, silahkan baca kode program berikut ini


‹ •‡ƒ”ƒ‰ • ƒ–‡‹‡ʰƒ–‡‹‡Ŝ‘™ɐɨŵɨɮŵɩɥɨɯ ɮśɫɰśɥɭ 
‹ „‡•‘ • ƒ–‡‹‡ʰ•‡ƒ”ƒ‰Ŝ††ƒ›•ſɨƀɐɨŵɨɯŵɩɥɨɯ ɮśɫɰśɥɭ 
‹ ‡†‡’ƒ • ƒ–‡‹‡ʰ•‡ƒ”ƒ‰Ŝ††‡ƒ”•ſɩƀ ɐɨŵɨɮŵɩɥɩɥ ɮśɫɰśɥɭ 
‹ ƒ„‹•ƒ– • ‘‘އƒʰƒ–‡‹‡Ŝ •‡ƒ’‡ƒ”ſ•‡ƒ”ƒ‰Ŝ‡ƒ”ƀ ɐ ƒŽ•‡

Selain fungsi pada tipe data DateTime, beberapa fungsi yang berkaitan dengan DateTime antara lain:
ƒƒ —‰•‹ ‡•”‹’•‹

‡ƒ”ſƒ–‡‹‡ƀ ‡‰‡„ƒŽ‹ƒ‹Žƒ‹–ƒŠ—†ƒ”‹ƒ–‡‹‡

‘–Šſƒ–‡‹‡ƀ ‡‰‡„ƒŽ‹ƒ‹Žƒ‹„—Žƒ†ƒ”‹ƒ–‡‹‡

ƒ›ſƒ–‡‹‡ƀ ‡‰‡„ƒŽ‹ƒ‹Žƒ‹–ƒ‰‰ƒŽ†ƒ”‹ƒ–‡‹‡

‘—”ſƒ–‡‹‡ƀ ‡‰‡„ƒŽ‹ƒ‹Žƒ‹Œƒ†ƒ”‹ƒ–‡‹‡

‹—–‡ſƒ–‡‹‡ƀ ‡‰‡„ƒŽ‹ƒ‹Žƒ‹‡‹–†ƒ”‹ƒ–‡‹‡

‡ ‘†ſƒ–‡‹‡ƀ ‡‰‡„ƒŽ‹ƒ‹Žƒ‹†‡–‹†ƒ”‹ƒ–‡‹‡

ƒ–‡‹ˆˆſƒ–‡ –‡”˜ƒŽř ‡‰‡„ƒŽ‹ƒ‹Žƒ‹›ƒ‰‡—Œ—ƒ•‡Žƒ‰„‡”†ƒ•ƒ”ƒ‹–‡”˜ƒŽ†‹ƒ–ƒ”ƒ†—ƒ


ƒ–‡‹‡ř ƒ–‡‹‡ ƒ–‡‹‡
ƃř ‹”•–ƒ›ˆ‡‡ř
‹”•–‡‡ˆ‡ƒ”Ƅƀ

ƒ–‡††ſƒ–‡ –‡”˜ƒŽř ‡‰‡„ƒŽ‹ƒƒ–‡›ƒ‰–‡ŽƒŠ†‹–ƒ„ƒŠƒ†‡‰ƒ‹Žƒ‹•‡•—ƒ‹†‡‰ƒ –‡”˜ƒŽ


‘—„އř ƒ–‡‹‡ƀ

Beberapa konstanta DateInterval yang digunakan antara lain: [Link] (“d”), [Link]
(“h”), [Link] (“n”), [Link] (“m”), [Link] (“s”),
[Link](“yyyy”)

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
40 Arwin Halim dan Felix

Do It Together

Rancanglah form yang terdiri dari Label, DateTimePicker dan Button seperti berikut

Aplikasi memungkinkan pengguna memasukkan tanggal pertama (dtpSatu) dan tanggal kedua (dtpDua).
Ketika pengguna klik tombol Hitung (btnHitung), maka Label selisih (lblSelisih) dengan border akan
menampilkan selisih nilai tanggal dari dtpSatu dan dtpDua. Selisih selalu bernilai positif.

Ketikkan kode program berikut setelah double-klik Button Hitung (btnHitung) pada designer.

Do It Yourself

Rancanglah aplikasi dengan tampilan form berikut


1

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
41 Arwin Halim dan Felix

2 Clue: gunakan “new DateTime(tahun, bulan, tanggal, jam, menit, detik)”

3 Clue: gunakan “new DateTime(tahun, bulan, tanggal, jam, menit, detik)”

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
42 Arwin Halim dan Felix

Chapter 8: Pengenalan Access


Pokok Bahasan
Ȉ Mengenal Access 2013
Ȉ Lingkungan Access 2013
Ȉ Mengenal Database

Pengenalan: Access 2013


Microsoft Access adalah salah satu program pengolah database yang populer dan
banyak digunakan. Access menyediakan banyak kemudahan untuk mengolah
berbagai jenis data dalam berbagai jenis objek. Access 2013 dapat dijalankan pada
Windows Vista, 7, 8, atau 10.

Untuk menjalankan Access 2013 pada Windows 10 dapat dilakukan dengan memilih
tombol Start pada taskbar, ketikkan kata Access dan klik Access 2013 yang muncul
seperti Gambar berikut ini.

Access
Database
Setelah di-klik maka akan muncul jendela seperti berikut ini:

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
43 Arwin Halim dan Felix

Pilih Blank desktop database kemudian muncul kotak dialog sebagai berikut. Disini kita dapat mengubah
File Name dan Folder.

Ketikkan nama database-nya adalah Toko Buku. Lakukan perubahan tempat penyimpanan database
dengan mengklik tombol Folder yang ada di sebelah kanan dari nama file.

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
44 Arwin Halim dan Felix

Di bagian Save as type: ubah menjadi Microsoft Access Databases (2002-2003 format) supaya
memudahkan koneksi ke Visual Basic.

Setelah mengganti File name dan Save as type maka selanjutkan tekan tombol OK sehingga tampilan
berikutnya adalah seperti berikut ini. Pastikan File Name nya menjadi Toko [Link].

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
45 Arwin Halim dan Felix

Perhatikan munculnya extension name mdb. Akhiran mdb adalah salah satu format nama untuk file Access
yang umumnya digunakan untuk dikoneksikan ke Visual Basic. Kemudian klik Create maka akan muncul
tampilan sebagai berikut:

Tipe Data

Jika diklik tombol b yang terdapat di samping tulisan Click to Add maka akan muncul tampilan sebagai
berikut. Tampilan ini meminta pengguna untuk memilih tipe data yang akan digunakan.

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
46 Arwin Halim dan Felix

Selain itu, bisa juga melihat tipe data melalui tab FIELDS kemudian pilih Data Type seperti gambar berikut
ini.

Untuk lebih banyak tipe data bisa dipilih dari tab FIELDS kemudian More Fields.

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
47 Arwin Halim dan Felix

Di Access dikenal beberapa tipe data. Penentuan tipe data harus disesuaikan dengan kebutuhan dan
kemungkinan di masa depan. Berikut tipe-tipe data yang umum digunakan.
Tipe Keterangan
digunakan untuk menerima data teks sampai 255 karakter yang terdiri dari
Short Text
huruf, angka, dan simbol.
digunakan untuk menerima data teks sampai 65.535 karakter yang terdiri
Long Text dari huruf, angka, dan simbol. Tipe data ini tidak dapat digunakan untuk
melakukan pengurutan.
digunakan untuk menerima digit, tanda minus, dan titik desimal. Tipe data
Number
Number.
digunakan untuk menerima data tanggal dan waktu dimulai dari tahun 100
Date/Time
hingga tahun 9999.
digunakan untuk menampung data keuangan dan memunculkan
Currency
singkatan/simbol mata uang yang digunakan.
digunakan untuk menerima salah satu data dari dua nilai, yaitu : Yes / No,
Yes/No
True / False, atau On / Off.
digunakan untuk menerima data dalam bentuk objek grafik, spreadsheet,
OLE Object foto digital, rekaman suara atau video yang dapat diambil dari program
aplikasi lain. Ukuran maksimum adalah 1 GB.
digunakan untuk menerima data dalam bentuk teks yang jika diklik akan
Hyperlink
terhubung ke website tertentu.

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
48 Arwin Halim dan Felix

Do It Together

Setelah memahami cara membuka Access, memberi nama File, dan mengubah folder penyimpanan file
maka kita dapat mengisikan data ke dalam tabel. Di dalam Access, pengisian data dilakukan terlebih dahulu
sebelum memberi nama tabel tersebut. Pertama-tama kita akan mengisikan data Buku. Misalkan terdapat
10 buku yang dijual di Toko Buku tersebut.

Khusus bagian ID akan di-set secara default supaya memiliki tipe data AutoNumber. AutoNumber ini
bisa diganti sesuai dengan keinginan kita jika kita ingin tipe data yang lain. Cara menggantinya adalah di
tab FIELDS, kemudian cari Data Type: , lalu diganti dari AutoNumber menjadi tipe data lainnya.

Isikanlah data buku sesuai dengan gambar berikut ini. Terdapat 7 buah field yang ada disini yaitu field
KodeBuku, JudulBuku, NamaPengarang, HargaBuku, JumlahHalaman, NamaPenerbit, dan TanggalTerbit.
Tipe Data yang digunakan adalah sebagai berikut:

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
49 Arwin Halim dan Felix

Nama Field Tipe Data

KodeBuku Short Text

JudulBuku Short Text

NamaPengarang Short Text

HargaBuku Number (Currency)

JumlahHalaman Number

NamaPenerbit Short Text

TanggalTerbit Date/Time (Short Date)

Isikan data di dalam tabel Buku sesuai dengan data berikut ini.

Setelah selesai mengetikkan data tersebut, tekan tombol Save di bagian kiri atas. Setelah menekan
tombol Save akan muncul kotak dialog sebagai berikut. Ketikkan kata Buku di Table Name: seperti gambar
berikut ini.

Setelah di-Save maka dapat dilihat bahwa kata Table1 sudah berubah menjadi Buku seperti yang dilingkari
di bawah ini.

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
50 Arwin Halim dan Felix

Untuk meng-update data, bisa klik di sel yang mau diganti datanya dan ketikkan data yang baru kemudian
tekan tombol Save. Sedangkan untuk menghapus data lakukan klik di sel yang mau dihapus dan tekan
backspace berulang kali hingga data tersebut terhapus.

Untuk menghapus 1 baris data maka lakukan klik kanan kemudian tekan Delete Record seperti yang
terlihat pada Gambar berikut ini.

klik kanan

Setelah klik kanan, selanjutnya pilih Delete Record untuk menghapus 1 baris data tersebut.

Data Buku dengan judul Asyiknya Menjahit: Aneka Blus Favorit akan terhapus.

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
51 Arwin Halim dan Felix

Do It Yourself

1. Tambahkan tabel Aksesoris ke dalam database Toko Buku dengan data sesuai gambar berikut ini.
Pilih tombol CREATE Æ Table.

Kemudian ketikkan sesuai dengan gambar berikut ini

2. Tambahkan tabel Supplier ke dalam database Toko Buku sesuai dengan gambar berikut ini.

3. Tambahkan tabel Pegawai ke dalam database Toko Buku dengan data sesuai gambar berikut ini.

Note: Jika pilihan data hanya 2 seperti JenisKelamin, maka bisa digunakan tipe data Yes/No dengan
ketentuan yang diatur sendiri misalnya Yes = Laki-laki dan No = Perempuan.

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
52 Arwin Halim dan Felix

Chapter 9: Pengenalan Query


Pokok Bahasan
Ȉ Mengenal Query
Ȉ Menampilkan Data

Pengenalan: Query
Query adalah salah satu cara untuk memasukkan, mengurutkan, dan menyaring
data. Pemahaman mengenai query sangat penting untuk menampilkan data di Visual
Basic. Untuk menuliskan query digunakan SQL (Structured Query Language). Format
SQL yang digunakan oleh aplikasi pengolah database umumnya sama, dengan
perbedaan yang sangat minimal. Beberapa aplikasi pengolah database yang
menggunakan SQL adalah Microsoft Access, Microsoft SQL Server, MySQL, IBM
DB2, Oracle, dan lain-lain.

Pada Microsoft Access, terdapat banyak cara untuk membuat query dengan mudah
dan terotomasi, namun kita akan mempelajari cara membuat query dengan
menggunakan SQL.

Untuk menampilkan query, klik tombol dengan tulisan Query Design yang dilingkari
merah pada gambar di atas.

Setelah diklik, maka akan muncul tampilan seperti gambar berikut ini.
SELECT
WHERE

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
53 Arwin Halim dan Felix

Tekan Close seperti yang dilingkari pada gambar di atas. Kemudian di bagian kiri, tekan tombol SQL View,
kemudian SQL View seperti yang dilingkari pada gambar di bawah ini.

2 1

Setelah diklik, maka tampilan akan berubah menjadi seperti gambar berikut.

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
54 Arwin Halim dan Felix

Do It Together

Sebagai contoh, ketik SELECT * FROM Buku; kemudian klik tombol Run yang ditandai dengan lingkaran
merah. Simbol * (bintang) artinya semua kolom.

Setelah di-Run, maka akan muncul tabel Buku.

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
55 Arwin Halim dan Felix

Untuk beralih antar tampilan, maka dapat menekan tombol View dan memilih antara 3 pilihan yang ada
yaitu: Datasheet View, SQL View, dan Design View.

Untuk menampilkan semua kolom dari tabel Buku dengan syarat HargaBuku lebih besar dari Rp.50.000,-
maka dapat dilakukan dengan mengetikkan Query seperti di atas. Hasil dari Query tersebut dapat dilihat
pada gambar berikut ini. Kata WHERE bisa diterjemahkan menjadi DIMANA.

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
56 Arwin Halim dan Felix

Beberapa operator perbandingan yang sering digunakan adalah sebagai berikut:

Simbol Keterangan

= sama dengan

> lebih besar

< lebih kecil

>= lebih besar sama dengan

<= lebih kecil sama dengan

<> tidak sama dengan

Untuk menampilkan kolom-kolom tertentu saja, dapat dilakukan dengan mengetikkan contoh Query berikut.

Hasil dari Query tersebut dapat dilihat pada gambar berikut. Terlihat bahwa hanya ada 2 kolom yang
ditampilkan yaitu kolom JudulBuku dan HargaBuku.

Operator AND dan OR bisa juga digunakan dalam Query. Pada contoh berikut adalah penggunaan
operator AND.

Hasil dari Query tersebut adalah sebagai berikut. Dapat dilihat bahwa daftar buku yang dimunculkan hanya
buku yang harganya lebih besar dari Rp.50.000,- dan lebih kecil dari Rp.75.000,-

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
57 Arwin Halim dan Felix

Contoh penggunaan fungsi OR adalah sebagai berikut. Fungsi OR akan menampilkan hasil bila salah satu
kondisi memenuhi. Pada contoh berikut ini terdapat 2 kondisi yaitu HargaBuku < Rp.50.000,- atau
JumlahHalaman > 200.

Berikut tampilan dari hasil query di atas. Dapat terlihat bahwa ada buku yang memenuhi kedua kriteria
tersebut, ada juga yang hanya memenuhi salah satu kriteria tersebut.

WILDCARD

Karakter Deskripsi Contoh

* mewakili sejumlah karakter An* cocok dengan Andi, Anita, Anjas

? mewakili 1 karakter abjad ?eni cocok dengan Deni, Feni, Reni

mewakili 1 karakter yang ada di dalam B[au]ku cocok dengan Buku dan Baku,
[]
kurung siku tetapi tidak dengan Biku

mewakili karakter apa saja yang tidak b[!ae]ll cocok dengna bill danbull, tetapi
!
ada di dalam kurung siku tidak dengan ball atau bell.

mewakili karakter yang ada di range b[a-c]d cocok dengna bad, bbd, dan
-
dengan urutan menaik. bcd

# mewakili 1 karakter huruf 1#3 cocok dengan 103, 113, dan 123

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
58 Arwin Halim dan Felix

Do It Yourself

Dengan menggunakan SELECT tampilkan:

1. Kolom KodeBuku, JudulBuku, HargaBuku yang berharga Rp.40.000,- hingga Rp.70.000,- termasuk
yang berharga sama dengan Rp.40.000,- dan Rp.70.000,-
2. Semua kolom dengan kriteria berupa JudulBuku yang mengandung kata ‘Hotel’ (HINT: gunakan LIKE)
3. Semua kolom dengan kriteria berupa JudulBuku yang diakhiri dengan kata ‘age’
4. Semua kolom dengan kriteria berupa JudulBuku yang huruf keduanya diawali dengan karakter ‘e’

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
59 Arwin Halim dan Felix

Chapter 10: Pengenalan Query II


Pokok Bahasan
Ȉ Memasukkan Data
Ȉ Mengupdate Data
Ȉ Menghapus Data

Pengenalan: Query Lanjutan


Selain menampilkan data dengan kriteria tertentu pada tabel. Kita juga dapat
melakukan proses INSERT, UPDATE dan DELETE. Pada saat INSERT, UPDATE,
DELETE, akan ditemukan masalah dimana proses tersebut tidak dapat dilakukan.
Munculnya pesan The action or event has been blocked by Disabled Mode pada
bagian bawah menandakan bahwa terdapat bagian yang perlu disetting supaya bisa
melakukan proses INSERT, UPDATE, atau DELETE.

INSERT
UPDATE
DELETE

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
60 Arwin Halim dan Felix

Hal ini dapat diatasi dengan langkah-langkah sebagai berikut:

1. Tekan tombol FILE pada sudut kiri atas kemudian pilih Options

2. Pilih Trust Center kemudian klik Trust Center Settings...

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
61 Arwin Halim dan Felix

3. Klik Add new location...

4. Klik Browse dan cari Path dimana File Database anda disimpan, kemudian centang Subfolders
of this location are also trusted kemudian klik OK

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
62 Arwin Halim dan Felix

5. Setelah selesai, klik OK hingga kembali ke tampilan mula-mula. Kemudian restart Microsoft
Access.

Insert Data
Untuk proses INSERT record ke dalam DATABASE menggunakan SQL adalah sebagai berikut:

Kemudian Klik tombol Run. Akan muncul pesan seperti gambar berikut.

Klik tombol Yes maka Record tersebut akan tersimpan ke dalam tabel Buku. Bila tabel Buku anda sedang
aktif, maka bisa di-Close dan dibuka kembali untuk melihat perubahan yang terjadi.

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
63 Arwin Halim dan Felix

Update Data
Untuk proses UPDATE record ke dalam DATABASE menggunakan SQL adalah sebagai berikut:

Kemudian Klik tombol Run. Akan muncul pesan seperti gambar berikut.

Klik tombol Yes maka Record tersebut akan terupdate di dalam tabel Buku.

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
64 Arwin Halim dan Felix

Delete Data
Untuk proses DELETE record ke dalam DATABASE menggunakan SQL adalah sebagai berikut:

Kemudian Klik tombol Run. Akan muncul pesan seperti gambar berikut.

Klik tombol Yes maka Record tersebut akan terhapus dari tabel Buku.

Setelah dihapus maka untuk sementara akan muncul kata #Deleted pada setiap sel yang barusan
terhapus. Setelah ditutup dan dibuka kembali maka baris tersebut akan terhapus sehingga tampilannya
menjadi seperti gambar berikut ini.

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP
65 Arwin Halim dan Felix

Do It Yourself

1. Sesuai arahan Instruktur, masukkan 1 data ke dalam tabel Aksesoris.


2. Sesuai arahan Instruktur, update 1 data yang barusan dimasukkan tabel Aksesoris.
3. Sesuai arahan Instruktur, hapus 1 data yang barusan diupdate di tabel Aksesoris.

$OJRULWPDGDQ3HPURJUDPDQ̰:LQGRZV)RUP

Anda mungkin juga menyukai