0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
10 tayangan7 halaman

Quality Control Handsoap

Dokumen ini berisi prosedur standar operasional (SOP) untuk pengujian kualitas produk handsoap di CV KIKA, mencakup pengujian pH, viskositas, warna, bau, dan iritasi kulit. Setiap prosedur menetapkan tujuan, ruang lingkup, alat dan bahan, serta langkah-langkah yang harus diikuti untuk memastikan produk memenuhi standar kualitas. Tindakan korektif dan dokumentasi juga dijelaskan untuk menangani hasil yang tidak sesuai.

Diunggah oleh

kikacv6
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
10 tayangan7 halaman

Quality Control Handsoap

Dokumen ini berisi prosedur standar operasional (SOP) untuk pengujian kualitas produk handsoap di CV KIKA, mencakup pengujian pH, viskositas, warna, bau, dan iritasi kulit. Setiap prosedur menetapkan tujuan, ruang lingkup, alat dan bahan, serta langkah-langkah yang harus diikuti untuk memastikan produk memenuhi standar kualitas. Tindakan korektif dan dokumentasi juga dijelaskan untuk menangani hasil yang tidak sesuai.

Diunggah oleh

kikacv6
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SOP QC PH METER (KIKA)

Perusahaan: CV KIKA

Departemen: LAB QC

Nomor Dokumen: SOP/KIKA/QC-HS/PH-001

Tanggal Berlaku:

Revisi: 01

1. Tujuan

Memastikan kualitas handsoap memenuhi spesifikasi standar perusahaan


dan/atau SNI sebelum dipasarkan.

2. Ruang Lingkup

Prosedur ini berlaku untuk seluruh proses pengecekan kualitas produk jadi
(finished goods) handsoap cair.

3. Referensi
3.1. SNI 06-4085-1996 (Sabun cair pencuci tangan)
3.2. Manual pH meter (Merk/Model yang digunakan)
3.3. MSDS bahan baku
3.4. Internal laboratorium
4. Peralatan & Bahan
4.1. PH meter digital (dengan ATC jika ada)
4.2. Buffer standar pH 7.00 dan 10.00
4.3. Gelas kimia 100 mL
4.4. Air suling / air demineral
4.5. Tissue bebas serat
4.6. Detergent sampel
4.7. Pengaduk plastik
5. Prosedur kerja
5.1.1. Persiapkan alat
[Link]. Nyalakan pH meter dan tunggu hingga alat siap.
[Link]. Kalibrasi pH meter menggunakan buffer pH 4.01 dan
7.00 (jika perlu, juga pH 10.00).
[Link]. Bilas elektroda dengan air suling, keringkan dengan
tisu bebas serat.
5.2. Persiapkan sample
5.2.1. Ambil 10 gram handsoap
5.2.2. Encerkan dengan 90 mL air suling (perbandingan 1:10).
5.2.3. Aduk perlahan hingga larutan homogen.
5.3. Pengukuran
5.3.1. Celupkan elektroda ke dalam larutan sampel.
5.3.2. Tunggu hingga pembacaan pH stabil (±30 detik).
5.3.3. Catat hasil pembacaan.

6. Setelah pengujian
6.1. Bilas elektroda dengan air suling.
6.2. Simpan elektroda tutup dengan tutup PH meter
6.3. Matikan alat bila tidak di gunakan

7. Batas penerimaan(Acceptance Criteria)


7.1. Produk Rentang pH Ideal
7.2. Handsoap 5.5-7.00

8. Tindakan korektif
8.1. Jika hasil pH berada di luar batas standar
8.2. Lakukan penyesuaian formulasi (penambahan asam atau basa).
8.3. Uji ulang pH setelah koreksi
9. Dokumentasi
9.1. Dokumentasi di form excel
[Link]
10.1. Gunakan APD(alat pelindung diri)

SOP UJI QC VISCOCITY

Perusahaan: CV KIKA

Departemen: LAB QC

Nomor Dokumen: SOP/KIKA/QC-HS/VISC-001

Revisi: 01

Tanggal Berlaku:

1. Tujuan

Menetapkan prosedur standar untuk mengukur viskositas (kekentalan)


produk handsoap agar sesuai dengan spesifikasi kualitas yang telah
ditentukan.

2. Ruang lingkup
Berlaku untuk semua batch handsoap yang diproduksi di area produksi
CV. KIKA.

3. Referensi
3.1. Spesifikasi internal produk

4. Alat dan Bahan


Metode 1: Tes Alir di Gelas Ukur (Flow Cup/Flow Time Method)
4.1. Visco cup manoli NK 2 ukuran 40 ml.
4.2. Stopwatch
4.3. Sabun cuci piring Tampelo
4.4. Gelas ukuran 250 ml
4.5. Termometer (untuk catat suhu cairan)
5. Prosedur
5.1. Pastikan viscocity cup bersih dan kering
6. Langkah uji
6.1. Siapkan sabun cuci piring sebanyak 40 ml.
6.2. Tuang di gelas ukur 250 ml.
6.3. Tutup lubang viscocity dengan jari.
6.4. Tuangkan sabun cuci piring di viscocity Manoli NK 2 40 ml.
6.5. Kalau viscocity sudah penuh dengan sabun cuci piring.
6.6. Siapkan stopwatch
6.7. Setting dan pastikan netral
6.8. Nyalakan stopwatch dan lepaskan tutup dari lobang viscocity
Manolo NK 2 secara bersamaan
6.9. Catat waktu (dalam detik) hingga sabun habis keluar.
6.10. Ulangi 3 kali untuk rata-rata.
6.11. Catat suhu produk saat diuji (viskositas berubah sesuai suhu).

Tabel konversi.

Aliran (Detik) Viscositas Digital Keterangan


Napoli-NK 2 Cup
10 detik 12 cP Sangat encer
15 detik 20 cP Encer
20 detik 28 cP Cukup encer
25 detik 38 cP Medium ringan
30 detik 50 cP Medium
35 detik 65 cP Sedikit kental
40 detik 80 cP Kental ringan
45 detik 95 cP Cukup kental
50 detik 110 cP Kental
55 detik 130 cP Kental berat
60 detik 150 cP Sangat kental
7. Tindakan jika tidak sesuai
7.1. Jika terlalu encer: evaluasi formula atau tambahkan thickener
(pengental) sesuai prosedur.
7.2. Jika terlalu kental: evaluasi formula atau tambahkan air sesuai
prosedur.
8. Dokumen
8.1. Catatan form ada di excel.
9. Keamanan
9.1. Gunakan APD saat pengujian.

SOP UJI QC WARNA DAN BAU

Perusahaan: CV KIKA

Departemen: LAB QC

Nomor Dokumen: SOP/KIKA/QC-HS/ODCLR-001

Revisi: 01

Tanggal Berlaku:

1. Tujuan
Memastikan produk handsoap memiliki warna dan aroma (bau)
yang konsisten dan sesuai dengan spesifikasi produk standar.
2. Ruang lingkup
Berlaku untuk semua batch produksi handsoap cair di bagian QC
CV KIKA.
3. Referensi
3.1. Spesifikasi internal produk
3.2. Sampel acuan (master sample)
4. Alat & Bahan ki
4.1. Sampel handsoap
4.2. Botol transparan atau gelas ukur
4.3. Lampu putih/putih netral (untuk visualisasi warna)
4.4. Panelis terlatih (minimal 3 orang, jika memungkinkan)
4.5. Form penilaian QC

5. Prosedur Uji Warna


5.1. Ambil ±20 ml sampel produk ke dalam botol transparan.
5.2. Letakkan di bawah pencahayaan putih (hindari cahaya
kuning).
5.3. Bandingkan dengan sampel standar/master batch.
5.4. Amati secara visual dari atas dan samping.
5.5. Nilai dalam kategori:
5.6. Sesuai (warna stabil & konsisten)
5.7. Agak Berbeda (masih dalam toleransi visual)
5.8. Tidak Sesuai (jelas menyimpang dari standar)

6. Prosedur Uji Bau (Aroma/Fragrance)


6.1. Ambil sampel ±5 ml di wadah terbuka.
6.2. Aduk perlahan atau goyang ringan agar aroma keluar.
6.3. Minta minimal 2-3 panelis menciumnya secara berurutan.
6.4. Bandingkan dengan bau standar produk (misal: aroma lemon,
lavender, dsb).
6.5 Penilaian:
6.5.1. Sesuai (aroma segar, sesuai varian, tidak ada bau asing)
6.5.2. Sedikit menyimpang (bau melemah/tidak tajam)
6.5.3. Tidak sesuai (bau tengik, kimia menyengat, asam, atau berjamu

7. Kriteria Lulus QC

Parameter Syarat lulus


Warna Sesuai atau
toleransi
minor
Bau Sesuai atau
tidak
menganggu

8. Tindakan Bila Tidak Sesuai


8.1. Karantina batch
Lakukan investigasi penyebab (kemungkinan: fragrance terdegradasi,
oksidasi, bahan mentah tidak stabil)
8.2. Lakukan rework atau disposal sesuai prosedur

9. Keselamatan & Kebersihan


9.1. Pastikan ruangan bersih, tidak tercampur bau lain
9.2. Gunakan masker jika tidak sedang mencium sampel
9.3. Hindari makan/minum selama pengujian bau

[Link]
10.1. Isi hasil penilaian dalam Form QC Bau & Warna

SOP UJI QC IRITASI KULIT PRODUK HANDSOAP


Perusahaan: CV KIKA

Departemen: LAB QC

Nomor Dokumen: SOP/KIKA/QC-HS/IRSKIN-001

Revisi: 01

Tanggal Berlaku:

1. Tujuan
Menentukan apakah produk handsoap menyebabkan iritasi pada
kulit manusia, sehingga memastikan keamanan penggunaan produk
secara langsung.
2. Lingkup
Berlaku untuk seluruh batch produk jadi handsoap sebelum
distribusi massal atau launching varian baru.
3. Definisi
Uji iritasi kulit adalah pengujian untuk mengevaluasi reaksi kulit
manusia terhadap paparan produk tertentu.
4. Metode Uji yang Digunakan
Metode Patch Test pada owner, apakah produk layak atau tidak.
5. Alat & Bahan
5.1. Handsoap (sampel uji)
5.2. Plester hypoallergenic atau patch khusus uji kulit
5.3. Kapas steril
5.4. Timer
5.5. Form uji iritasi
5.6. Sukarelawan (minimal 3 orang, kulit normal, sehat)
5.7. Izin tertulis dari peserta
6. Prosedur Uji – Metode Patch Test Manual
6.1. Persiapan Sukarelawan
Pastikan peserta sehat dan tidak memiliki luka pada kulit
tangan/lengan bawah.
6.2. Aplikasi Produk
6.2.1. Oleskan 0,1–0,2 ml handsoap pada kapas steril.
6.2.2. Tempelkan kapas ke bagian lengan bawah bagian dalam.
6.2.3. Tutup dengan plester hypoallergenic.
7. Waktu Paparan
7.1. Biarkan produk menempel selama 24 jam (atau minimal 4 jam
untuk pretest cepat).
7.2. Hindari area tersebut dari air dan gesekan.
8. Pengamatan
8.1. Setelah waktu selesai, lepaskan plester dan amati.
 Nilai reaksi kulit seperti:
 Kemerahan (erythema)
 Gatal
 Bengkak
 Luka atau lepuh
9. Kriteria Penilaian

Tingkat Deskripsi
reaksi
0 ( negati) Tidak ada
reaksi
1 ( ringan) Sedikit
kemerahan
2 (sedang) Kemerahan
jelas atau
gatal
3 (parah) Luka
bengkak
atau lepuhl
10. Dokumentasi
10.1. Gunakan Form Uji Iritasi Kulit: mencakup identitas peserta,
waktu, hasil uji, dan tanda tangan QC.
10.2. Foto dokumentasi hasil bila perlu.
11. Tindakan Bila Terjadi Iritasi
11.1. Hentikan penggunaan.
11.2. Lakukan pencucian area dengan air bersih.
11.3. Evaluasi ulang komposisi bahan (terutama pewangi, surfaktan,
atau pengawet).
12. Catatan Etik & Keselamatan
12.1. Pastikan peserta mendapat informasi penuh.
12.2. Uji dilakukan secara sukarela dan aman.
12.3. Jangan lakukan pada peserta dengan kulit sensitif, luka, atau
alergi sebelumnya.

Anda mungkin juga menyukai