0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan23 halaman

CP Informatika

Dokumen ini menjelaskan tentang capaian pembelajaran mata pelajaran Informatika yang bertujuan untuk membekali peserta didik dengan kemampuan berpikir komputasional, pemahaman dasar tentang sistem komputer, dan keterampilan dalam menghasilkan artefak komputasional. Pembelajaran Informatika dilakukan secara inklusif dan berfokus pada praktik baik penggunaan teknologi informasi dan komunikasi, serta pengembangan karakter peserta didik sebagai warga digital yang etis. Terdapat juga penjelasan mengenai capaian pembelajaran untuk setiap fase, mulai dari kelas I hingga kelas IV SD/MI.

Diunggah oleh

samsulbakhri91
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan23 halaman

CP Informatika

Dokumen ini menjelaskan tentang capaian pembelajaran mata pelajaran Informatika yang bertujuan untuk membekali peserta didik dengan kemampuan berpikir komputasional, pemahaman dasar tentang sistem komputer, dan keterampilan dalam menghasilkan artefak komputasional. Pembelajaran Informatika dilakukan secara inklusif dan berfokus pada praktik baik penggunaan teknologi informasi dan komunikasi, serta pengembangan karakter peserta didik sebagai warga digital yang etis. Terdapat juga penjelasan mengenai capaian pembelajaran untuk setiap fase, mulai dari kelas I hingga kelas IV SD/MI.

Diunggah oleh

samsulbakhri91
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

XI.

CAPAIAN PEMBELAJARAN INFORMATIKA


A. Rasional Mata Pelajaran Informatika
Informatika adalah sebuah disiplin ilmu yang mencari
pemahaman dan mengeksplorasi dunia di sekitar kita, baik
natural maupun artifisial yang secara khusus tidak hanya
berkaitan dengan studi, pengembangan, dan implementasi
dari sistem komputer, tetapi juga pemahaman terhadap
prinsip-prinsip dasar pengembangan. Peserta didik dapat
menciptakan, merancang, dan mengembangkan produk
berupa artefak komputasional (computational artifact) dalam
bentuk perangkat keras, perangkat lunak (algoritma, program,
atau aplikasi), atau sistem berupa kombinasi perangkat keras
dan lunak dengan menggunakan teknologi dan perkakas
(tools) yang sesuai. Informatika mencakup prinsip keilmuan
perangkat keras, data, informasi, dan sistem komputasi yang
mendasari proses pengembangan tersebut. Oleh karena itu,
Informatika mencakup sains, rekayasa, dan teknologi yang
berakar pada logika dan matematika. Istilah Informatika
dalam bahasa Indonesia merupakan padanan kata yang
diadaptasi dari Computer Science atau Computing dalam
bahasa Inggris. Peserta didik mempelajari mata pelajaran
Informatika tidak hanya untuk menjadi pengguna komputer,
tetapi juga untuk menyadari perannya sebagai problem solver
yang menguasai konsep inti (core concept), terampil dalam
praktik (core practices) menggunakan dan mengembangkan
teknologi informasi dan komunikasi (TIK), serta berpandangan
terbuka pada aspek lintas bidang.

Mata pelajaran Informatika memberikan fondasi berpikir


komputasional yang merupakan kemampuan problem solving
yaitu keterampilan generik yang penting seiring dengan
perkembangan teknologi digital yang pesat. Peserta didik
ditantang untuk menyelesaikan persoalan komputasi yang
berkembang mulai dari kelas I sampai dengan kelas XII, mulai
dari data sedikit sampai dengan data banyak, mulai dari
persoalan kecil dan sederhana sampai dengan persoalan
besar, kompleks, dan rumit, serta mulai dari hal yang konkret
sampai dengan abstrak dan samar atau ambigu. Mata
1
pelajaran Informatika juga meningkatkan kemampuan peserta
didik dalam logika, analisis, dan interpretasi data yang
diperlukan dalam literasi, numerasi, dan literasi sains, serta
membekali peserta didik dengan kemampuan pemrograman
yang mendukung pemodelan dan simulasi dalam sains
komputasi

2
(computational science) dengan menggunakan TIK. Proses
pembelajaran Informatika berpusat pada peserta didik
(student-centered learning) dengan prinsip pembelajaran
berbasis inkuiri (inquiry-based learning), pembelajaran
berbasis masalah (problem-based learning), dan pembelajaran
berbasis projek (project-based learning). Guru dapat
menentukan tema atau kasus sesuai dengan kondisi lokal,
terutama tema atau kasus tentang analisis data.

Mata pelajaran Informatika dilaksanakan secara inklusif bagi


semua peserta didik di seluruh Indonesia, sehingga
pembelajarannya dapat menggunakan komputer (plugged)
maupun tanpa komputer (unplugged). Pembelajaran
Informatika pada jenjang SD menekankan pada fondasi
berpikir komputasional (computational thinking),
diintegrasikan dalam tema atau mata pelajaran lainnya
terutama dalam Bahasa, Matematika dan Sains. Pembelajaran
Informatika mendukung kemampuan peserta didik dalam
mengekspresikan kemampuan berpikir secara terstruktur dan
pemahaman aspek sintaksis maupun semantik dalam Bahasa,
membentuk kebiasaan peserta didik untuk berpikir logis
dalam Matematika, serta kemampuan menganalisis dan
menginterpretasi data dalam Sains.

Mata pelajaran Informatika berkontribusi terhadap profil


pelajar Pancasila dalam memampukan peserta didik menjadi
warga yang bernalar kritis, mandiri, kreatif melalui penerapan
berpikir komputasional; serta menjadi warga yang berakhlak
mulia, berkebinekaan global, bergotong-royong melalui
Praktik Lintas Bidang (core practices) untuk menghasilkan
artefak komputasional yang dikerjakan secara berkolaborasi
dalam kerja kelompok baik secara luring maupun daring
dengan memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi.
Kemampuan bekerja mandiri dan berkolaborasi secara daring
merupakan kemampuan penting sebagai anggota masyarakat
abad ke-21. Peserta didik diharapkan dapat menjadi warga
digital (digital citizen) yang beretika dan mandiri dalam
berteknologi informasi, sekaligus menjadi warga dunia (global
citizen) yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME.
3
B. Tujuan Mata Pelajaran Informatika
Mata pelajaran Informatika bertujuan untuk mengantarkan
peserta didik menjadi “computationally literate creators” yang
menguasai konsep dan praktik Informatika, yaitu:

1. berpikir komputasional, yaitu terampil menciptakan solusi-


solusi untuk menyelesaikan persoalan-persoalan secara
sistematis, kritis, analitis, dan kreatif;
2. memahami ilmu pengetahuan yang mendasari Informatika,
yaitu sistem komputer, jaringan komputer dan internet,
analisis data, algoritma dan pemrograman, serta
menyadari dampak Informatika terhadap kehidupan
bermasyarakat;
3. terampil berkarya dalam menghasilkan artefak
komputasional sederhana, dengan memanfaatkan teknologi
dan menerapkan proses rekayasa, serta mengintegrasikan
pengetahuan bidang-bidang lain yang membentuk solusi
sistemik;
4. terampil dalam mengakses, mengelola, menginterpretasi,
mengintegrasikan, mengevaluasi informasi, serta
menciptakan informasi baru dari himpunan data dan
informasi yang dikelolanya, dengan memanfaatkan TIK
yang sesuai; dan
5. menunjukkan karakter baik sebagai anggota masyarakat
digital, sehingga mampu berkomunikasi, berkolaborasi,
berkreasi dan menggunakan perangkat teknologi informasi
disertai kepedulian terhadap dampaknya dalam kehidupan
bermasyarakat.

C. Karakteristik Mata Pelajaran Informatika


Mata pelajaran Informatika mengintegrasikan kemampuan
berpikir komputasional, keterampilan menerapkan
pengetahuan Informatika, serta pemanfaatan teknologi
(khususnya TIK) secara tepat dan bijak sebagai objek kajian
dan alat bantu untuk menghasilkan solusi efisien dan optimal
dari persoalan yang dihadapi masyarakat dengan menerapkan
rekayasa dan prinsip keilmuan Informatika. Elemen mata
pelajaran Informatika saling terkait satu sama lain

4
membentuk

5
keseluruhan mata pelajaran Informatika sebagaimana
diilustrasikan pada gambar bangunan Informatika di bawah
ini.

Keterangan:
TIK : Teknologi Informasi
dan Komunikasi
SK : Sistem
Komputer JKI :
Jaringan Komputer
dan
Internet AD :
Analisis Data AP
: Algoritma dan
Pemrogram
an DSI :
Dampak Sosial

Informatika
TIK
PRAKTIK LINTAS BIDANG
Gambar Bangunan
Informatika

SK JKI AD AP DSI
Mata pelajaran Informatika
terdiri atas delapan elemen
berikut ini.
BERPIKIR KOMPUTASIONAL

Elemen Deskrip
si
Berpikir Mengasah keterampilan problem solving yang
komputasional efektif, efisien, dan optimal sebagai landasan
(BK) untuk menghasilkan solusi dengan
menerapkan penalaran
kritis, kreatif dan mandiri.
Teknologi Menjadi perkakas dalam berkarya dan sekaligus
Informasi dan objek kajian yang memberikan inspirasi agar
Komunikasi suatu hari peserta didik menjadi pencipta karya-
(TIK) karya berteknologi
yang berlandaskan Informatika.
Sistem Pengetahuan tentang bagaimana perangkat keras
komputer dan perangkat lunak berfungsi dan saling
(SK) mendukung dalam mewujudkan suatu layanan bagi
pengguna baik di luar
maupun di dalam jaringan komputer/internet.
Jaringan Memfasilitasi pengguna untuk menghubungkan
Komputer sistem komputer dengan jaringan lokal maupun
dan internet.
Internet (JKI)
Analisis data Memberikan kemampuan untuk menginput,
(AD) memproses, memvisualisasi data dalam berbagai
tampilan, menganalisis, menginterpretasi, dan
memprediksi, serta mengambil kesimpulan serta
keputusan berdasarkan

6
penalaran.
Algoritma Mengarahkan peserta didik menuliskan langkah
dan penyelesaian solusi secara runtut dan
Pemrograma menerjemahkan solusi menjadi program yang
n (AP) dapat dijalankan oleh
mesin (komputer).
Dampak Sosial Menyadarkan peserta didik akan dampak
Informatika Informatika dalam: (a) kehidupan bermasyarakat
(DSI) dan dirinya, khususnya dengan kehadiran dan
pemanfaatan TIK, dan
(b) bergabungnya manusia dalam jaringan
komputer dan
internet untuk membentuk masyarakat digital.
Praktik Lintas Melatih peserta didik bergotong royong untuk
Bidang (PLB) untuk
menghasilkan artefak komputasional secara kreatif
dan

7
Elemen Deskrip
si
inovatif dengan mengintegrasikan semua
pengetahuan Informatika maupun pengetahuan
dari mata pelajaran lain, menerapkan proses
rekayasa atau pengembangan (designing,
implementing, debugging, testing, refining), serta
mendokumentasikan dan mengomunikasikan
hasil
karyanya.

Beban belajar setiap elemen pada mata pelajaran Informatika


tidak sama. BK, AD, AP, dan PLB memiliki beban belajar
paling besar yang memungkinkan peserta didik berpikir kritis
dan kreatif. SK dan JKI diberikan terbatas pada pengetahuan
dasar dan penggunaannya. TIK dan DSI dapat diberikan
sambil melakukan kegiatan yang berkaitan dengan elemen
lainnya, dimana perkakas TIK saat ini semakin intuitif yang
mudah dipelajari dan dimanfaatkan, sedangkan DSI
merupakan aspek dari setiap area pengetahuan Informatika
untuk menumbuhkan kepedulian pada masyarakat dan
pembentukan karakter baik sebagai warga dunia maupun
warga digital.

D. Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Informatika Setiap Fase


1. Fase A (Umumnya untuk kelas I dan II SD/MI/Program
Paket A) Pada akhir fase A, peserta didik mampu
menerapkan berpikir komputasional dalam menyelesaikan
persoalan sehari-hari terkait objek konkret, menerapkan
praktik baik penggunaan perangkat TIK yang sudah
disiapkan untuk berkomunikasi, belajar, menggambar, dan
berkarya kreatif, mengenali adanya sinyal komunikasi di
sekitarnya, serta menjalankan instruksi sederhana untuk
mencapai tujuan tertentu dan menjelaskan peristiwa yang
dialami dengan urutan yang sistematis.

Fase A Berdasarkan Elemen

Elemen Capaian
Pembelajaran
BK Pada akhir fase A, peserta didik mampu
menerapkan berpikir komputasional dalam
menyelesaikan persoalan sehari-hari yang
dialami dengan mengidentifikasi,
membandingkan, memilih, memilah,
mengelompokkan,
dan mengurutkan objek konkret.
8
TIK Pada akhir fase A, peserta didik mampu
mengidentifikasi perangkat TIK di antara
perangkat lainnya dan kehadiran komputer atau
komponennya dalam perangkat sehari-hari,
menggunakan perangkat TIK yang sudah
dikonfigurasi sesuai konteks dan usianya untuk
berkomunikasi, belajar, menggambar, dan berkarya
kreatif serta menerapkan
praktik baik yang memperhatikan aspek
kesehatan, kenyamanan, keamanan, dan
keselamatan.
SK -

9
Elemen Capaian
Pembelajaran
JKI Pada akhir fase A, peserta didik mampu mengenali
sinyal telepon seluler dan wifi, serta mengidentifikasi
keberadaan
dan kualitasnya.
AD Pada akhir fase A, peserta didik mampu mengenali,
mengelompokkan, membandingkan, dan
mengurutkan data dalam bentuk objek konkret,
menjelaskan ciri-cirinya,
serta menyimpulkan kesamaan dan perbedaannya.
AP Pada akhir fase A, peserta didik mampu
menjelaskan pengalaman atau kejadian dengan
runtut dan logis dalam bahasa sehari-hari,
menjalankan instruksi sederhana dan menjelaskan
maknanya yang secara semantik diasosiasikan
dengan istilah pemrograman seperti kalimat
kondisional dan pengulangan, serta mengkomposisi
simbol
dan mengenali struktur logis dari sebuah
komposisi simbol.
DSI -
PLB -

2. Fase B (Umumnya untuk kelas III dan IV SD/MI/Program


Paket A) Pada akhir fase B, peserta didik mampu
menerapkan berpikir komputasional untuk menghasilkan
solusi dalam menyelesaikan persoalan sehari-hari dan
mengabstraksikan benda konkret menjadi data,
menerapkan praktik baik yang lebih mahir penggunaan
berbagai perangkat TIK untuk berkomunikasi, belajar,
mengetik, menggambar, berhitung, dan presentasi,
mengenali adanya sistem komputer, sinyal komunikasi,
dan internet di sekitarnya,
menjalankan instruksi yang rumit sesuai dengan urutan
yang sistematis dan ditentukan, menyadari dampak dan
memiliki etika dalam berkomunikasi di dunia digital, serta
mampu beraktivitas secara kreatif dalam kelompok kecil
untuk membangun suatu produk sebagai analogi sistem
komputasi.

Fase B Berdasarkan Elemen

Elemen Capaian
Pembelajaran
BK Pada akhir fase B, peserta didik mampu
menerapkan berpikir komputasional untuk
menghasilkan solusi dalam menyelesaikan
persoalan sehari-hari dengan membandingkan,
memilih, memilah, menyusun, mengelompokkan,
dan mengurutkan himpunan data kecil hasil
10
abstraksi benda konkret menggunakan berbagai
cara
dengan memanfaatkan perkakas yang disediakan.
TIK Pada akhir fase B, peserta didik mampu
memanfaatkan berbagai jenis perangkat TIK yang
ada di sekitarnya untuk berkomunikasi, belajar,
mengetik, menggambar, berhitung, dan presentasi,
dan menerapkan praktik baik yang memperhatikan
aspek kesehatan, kenyamanan, keamanan,
dan keselamatan.
SK Pada akhir fase B, peserta didik mampu
menyebutkan perangkat sistem komputer yang
ada di sekitarnya.
JKI Pada akhir fase B, peserta didik mampu memahami
praktik baik dalam berkomunikasi menggunakan alat
komunikasi

11
Elemen Capaian
Pembelajaran
berbasis TIK yang memperhatikan aspek
keamanan penggunaan internet dan jaringan
lokal pada saat tersambung pada bluetooth, wifi,
atau internet sesuai
dengan batasan yang ditentukan.
AD Pada akhir fase B, peserta didik mampu menuliskan
representasi data numerik, teks, atau gambar dari
suatu benda konkret, serta mengurutkan dan
mengelompokkan
data berdasarkan kategori tertentu.
AP Pada akhir fase B, peserta didik mampu menjelaskan
pengalaman atau kejadian dengan runtut dan logis
dalam bahasa sehari-hari dan menuliskannya,
menjalankan instruksi yang rumit dan menjelaskan
maknanya menggunakan sekumpulan kosa kata atau
simbol yang diberikan dan pola kalimat yang secara
semantik diasosiasikan dengan istilah pemrograman
seperti kalimat kondisional dan pengulangan, serta
menyimpulkan
struktur logis dalam teks dan simbol.
DSI Pada akhir fase B, peserta didik mampu mengenal
dunia digital yang ada di sekitarnya, memahami
dampak positif dan negatif dari kehadiran
perangkat TIK, memiliki etika dalam berkomunikasi
di dunia digital, serta mengenal dan
menghargai hak karya digital.
PLB Pada akhir fase B, peserta didik beraktivitas secara
kreatif dalam kelompok kecil untuk mencapai suatu
tujuan yang ditetapkan dengan membangun suatu
produk yang merupakan analogi dari sistem
komputasi dalam dunia
nyata.

3. Fase C (Umumnya untuk kelas V dan VI SD/MI/Program


Paket A)

Pada akhir fase C, peserta didik mampu menerapkan


berpikir komputasional untuk menghasilkan lebih banyak
solusi dalam menyelesaikan persoalan sehari-hari dan
mengabstraksikan benda konkret yang lebih besar menjadi
data, menggunakan aplikasi dan mengenali adanya banyak
ragam sistem komputer di sekitarnya, berkomunikasi
melalui jaringan komputer dan internet, menulis dan
menjalankan instruksi tertulis yang lebih panjang dan
rumit sesuai dengan urutan tertentu yang sistematis,
memahami manfaat dan ancaman sistem komputasi serta
pengaruhnya pada perkembangan kehidupan, dan mampu
bergotong-royong untuk mengerjakan dan
mengomunikasikan projek secara sistematis.

Fase C Berdasarkan Elemen


12
Elemen Capaian
Pembelajaran
BK Pada akhir fase C, peserta didik mampu
menerapkan berpikir komputasional untuk
menghasilkan lebih banyak solusi dalam
menyelesaikan persoalan sehari-hari dengan
membandingkan, menyusun, mengelompokkan,
dan mengurutkan himpunan data hasil abstraksi
benda konkret yang lebih besar menggunakan
berbagai cara dengan pemanfaatan perkakas yang
mengintegrasikan
berpikir komputasional.

13
Elemen Capaian
Pembelajaran
TIK Pada akhir fase C, peserta didik mampu
memanfaatkan fitur sederhana dari aplikasi yang
disediakan untuk mengolah teks, data, dan
gambar, serta menerapkan teknik membaca berkas
digital untuk menjelaskan maknanya dan
refleksinya.
SK Pada akhir fase C, peserta didik mampu
menyebutkan dan menggunakan lebih banyak
perangkat sistem komputer
yang ada disekitarnya.
JKI Pada akhir fase C, peserta didik mampu
menerapkan praktik baik dalam berkomunikasi
menggunakan alat komunikasi berbasis TIK yang
lebih bervariasi dari fase sebelumnya dengan
memperhatikan dan menyadari lebih dalam dan
luas tentang aspek keamanan penggunaan
internet dan jaringan lokal pada saat tersambung
pada bluetooth, wifi, atau internet sesuai dengan
batasan yang
ditentukan.
AD Pada akhir fase C, peserta didik mampu
menginterpretasi dan menuliskan representasi
data numerik, teks, atau gambar dari suatu
konsep, serta mengurutkan dan
mengelompokkan data berdasarkan kategori
tertentu.
AP Pada akhir fase C, peserta didik mampu
menemukan bacaan serta menuliskan dan
menjelaskan pengalaman atau kejadian dengan
runtut dan logis dalam bahasa sehari-hari,
menjalankan instruksi yang rumit dan kompleks
serta menjelaskan maknanya menggunakan
sekumpulan kosa kata atau simbol yang diberikan
dan pola kalimat yang secara semantik
diasosiasikan dengan istilah pemrograman seperti
kalimat kondisional dan pengulangan, serta
menganalisis struktur logis dalam teks
dan simbol.
DSI Pada akhir fase C, peserta didik mampu memahami
manfaat dan ancaman kehadiran dan penggunaan
perangkat TIK, serta memahami perkembangan
kehidupan
dengan hadirnya sistem komputasi.
PLB Pada akhir fase C, peserta didik mampu bergotong
royong dalam kelompok yang lebih besar untuk
mengerjakan suatu projek dan menjelaskan
produk dan proses pengerjaannya secara
sistematis dengan lisan dan tertulis
dalam bentuk gambar, teks, atau infografis.

4. Fase D (Umumnya untuk kelas VII, VIII dan IX


SMP/MTs/Program Paket B)

Pada akhir fase D, peserta didik mampu memahami


dampak dan menerapkan etika sebagai warga digital,

14
memahami komponen, fungsi, cara kerja, dan kodifikasi
data sebuah komputer serta proses kodifikasi dan
penyimpanan data dalam sistem komputer, jaringan
komputer, dan internet, mengakses, mengolah, dan
mengelola data secara efisien, terstruktur, dan sistematis,
menganalisis, menginterpretasi, dan melakukan prediksi
berdasarkan data dengan menggunakan perkakas atau
secara manual, menerapkan berpikir komputasional secara
mandiri untuk menyelesaikan persoalan

15
dengan data diskrit bervolume kecil dan mendisposisikan
berpikir komputasional dalam bidang lain,
mengembangkan atau menyempurnakan program dalam
bahasa blok (visual), menggunakan berbagai aplikasi untuk
berkomunikasi, mencari, dan mengelola konten informasi,
serta bergotong royong untuk menciptakan produk dan
menjelaskan karakteristik serta fungsi produk dalam
laporan dan presentasi yang menggunakan aplikasi.

Fase D Berdasarkan Elemen

Elemen Capaian
Pembelajaran
BK Pada akhir fase D, peserta didik mampu
menerapkan berpikir komputasional untuk
menghasilkan beberapa solusi dalam
menyelesaikan persoalan dengan data diskrit
bervolume kecil dan mendisposisikan berpikir
komputasional dalam bidang lain terutama dalam
literasi, numerasi, dan literasi sains
(computationally literate)
TIK Pada akhir fase D, peserta didik mampu
menerapkan praktik baik dalam memanfaatkan
aplikasi surel untuk berkomunikasi, aplikasi
peramban untuk pencarian informasi di internet,
content management system (CMS) untuk
pengelolaan konten digital, dan memanfaatkan
perkakas TIK untuk mendukung pembuatan
laporan,
presentasi serta analisis dan interpretasi data.
SK Pada akhir fase D, peserta didik mampu
mendeskripsikan komponen, fungsi, dan cara kerja
komputer yang membentuk sebuah sistem
komputasi, serta menjelaskan proses dan
penggunaan kodifikasi untuk penyimpanan data
dalam memori komputer.
JKI Pada akhir fase D, peserta didik mampu memahami
konektivitas jaringan lokal, komunikasi data via
ponsel, konektivitas internet melalui jaringan kabel
dan nirkabel
(bluetooth, wifi, internet).
AD Pada akhir fase D, peserta didik mampu
mengakses, mengolah, mengelola, dan
menganalisis data secara efisien, terstruktur, dan
sistematis untuk menginterpretasi dan
memprediksi sekumpulan data dari situasi konkret
sehari-
hari yang berasal dari suatu sumber data dengan
menggunakan perkakas TIK atau manual.
AP Pada akhir fase D, peserta didik mampu memahami
objek- objek dan instruksi dalam sebuah
lingkungan pemrograman blok (visual) untuk
mengembangkan program visual sederhana
berdasarkan contoh-contoh yang diberikan,
mengembangkan karya digital kreatif (game,
animasi, atau presentasi), menerapkan aturan
16
translasi
konsep dari satu bahasa visual ke bahasa visual
lainnya, dan mengenal pemrograman tekstual
sederhana.
DSI Pada akhir fase D, peserta didik mampu memahami
ketersediaan data dan informasi lewat aplikasi media
sosial, memahami keterbukaan informasi, memilih
informasi yang bersifat publik atau privat,
menerapkan etika dan menjaga
keamanan dirinya dalam masyarakat digital.
PLB Pada akhir fase D, peserta didik mampu bergotong
royong untuk mengidentifikasi persoalan,
merancang, mengimplementasi, menguji, dan
menyempurnakan artefak
komputasional sebagai solusi persoalan masyarakat
serta

17
Elemen Capaian
Pembelajaran
mengomunikasikan produk dan proses
pengembangannya dalam bentuk karya kreatif
yang menyenangkan secara
lisan maupun tertulis.

5. Fase E (Umumnya untuk kelas X


SMA/MA/SMK/MAK/Program Paket C)
Pada akhir fase E, peserta didik peserta didik mampu
memahami peran sistem operasi dan mekanisme internal
yang terjadi pada interaksi antara perangkat keras,
perangkat lunak, dan pengguna, menerapkan keamanan
dalam penyambungan perangkat ke jaringan lokal dan
internet, mengumpulkan dan mengintegrasikan data dari
berbagai sumber baik secara manual atau otomatis dengan
perkakas yang sesuai, memahami fitur lanjut, otomasi,
serta integrasi aplikasi perkantoran, menerapkan strategi
algoritmik standar untuk mengembangkan program
komputer yang terstruktur dalam bahasa pemrograman
prosedural tekstual sebagai solusi atas persoalan berbagai
bidang yang mengandung data diskrit bervolume tidak
kecil, bergotong royong untuk menyelesaikan suatu
persoalan kompleks dengan mengembangkan (merancang,
mengimplementasi, memperbaiki, menguji) artefak
komputasional yang bersentuhan dengan bidang lain
sesuai kaidah proses rekayasa, serta mengomunikasikan
rancangan produk, produk, dan prosesnya secara lisan dan
tertulis, memahami sejarah perkembangan komputer dan
tokoh-tokohnya, memahami hak kekayaan intelektual,
lisensi, aspek teknis, hukum, ekonomi, lingkungan, dan
sosial dari produk TIK, mengenal berbagai bidang studi
dan profesi terkait Informatika serta peran Informatika
pada bidang lain.

Fase E Berdasarkan Elemen


Elemen Capaian
Pembelajaran
BK Pada akhir fase E, peserta didik mampu
menerapkan strategi algoritmik standar untuk
menghasilkan beberapa solusi persoalan dengan
data diskrit bervolume tidak kecil pada kehidupan
sehari-hari maupun implementasinya

18
dalam program komputer.
TIK Pada akhir fase E, peserta didik mampu
memanfaatkan berbagai aplikasi secara bersamaan
dan optimal untuk berkomunikasi, mencari sumber
data yang akan diolah menjadi informasi, baik di
dunia nyata maupun di internet, serta mahir
menggunakan fitur lanjut aplikasi perkantoran
(pengolah kata, angka, dan presentasi) beserta
otomasinya untuk mengintegrasikan dan menyajikan
konten aplikasi
dalam berbagai representasi yang memudahkan
analisis dan interpretasi konten tersebut.

19
Elemen Capaian
Pembelajaran
SK Pada akhir fase E, peserta didik mampu
memahami peran sistem operasi dan mekanisme
internal yang terjadi pada interaksi antara
perangkat keras, perangkat lunak, dan
pengguna.
JKI Pada akhir fase E, peserta didik mampu
menerapkan konektivitas jaringan lokal, komunikasi
data via ponsel, konektivitas internet melalui
jaringan kabel dan nirkabel (bluetooth, wifi,
internet), enkripsi untuk memproteksi data pada
saat melakukan penyambungan perangkat ke
jaringan lokal maupun internet yang tersedia.
AD Pada akhir fase E, peserta didik mampu memahami
aspek privasi dan keamanan data, mengumpulkan
data secara otomatis dari berbagai sumber data,
memodelkan data berbagai bidang, menerapkan
siklus pengolahan data (pengumpulan, pengolahan,
visualisasi, analisis, interpretasi, dan publikasi)
dengan menggunakan perkakas TIK yang sesuai,
serta menerapkan strategi pengelolaan data yang
tepat guna dengan mempertimbangkan volume
dan kompleksitasnya.
AP Pada akhir fase E, peserta didik mampu
menerapkan praktik baik konsep pemrograman
prosedural dalam salah satu bahasa pemrograman
prosedural dan mampu mengembangkan program
yang terstruktur dalam notasi algoritma atau
notasi lain, berdasarkan strategi algoritmik
yang tepat.
DSI Pada akhir fase E, peserta didik mampu memahami
sejarah perkembangan komputer dan tokoh-
tokohnya, memahami hak kekayaan intelektual,
lisensi, aspek teknis, hukum, ekonomi, lingkungan,
dan sosial dari produk TIK,
memahami berbagai bidang studi dan profesi
bidang Informatika serta peran Informatika pada
bidang lain.
PLB Pada akhir fase E, peserta didik mampu bergotong
royong dalam tim inklusif untuk mengerjakan projek
bertema Informatika dengan mengidentifikasi
persoalan, merancang, mengimplementasi, menguji,
dan menyempurnakan program komputer didasari
strategi algoritma yang sesuai sebagai solusi
persoalan masyarakat serta
mengomunikasikan produk, proses pengembangan
dan manfaatnya bagi masyarakat secara lisan
maupun tertulis.

6. Fase F (Umumnya untuk kelas XI dan XII


SMA/MA/SMK/MAK/ Program Paket C)
Pada akhir fase F, peserta didik peserta didik
mengintegrasikan elemen-elemen dan mampu mengkaji
berbagai strategi algoritmik yang menghasilkan lebih dari
satu solusi persoalan, menganalisis setiap solusi, serta

20
menentukan solusi yang paling efisien dan optimal untuk
dikembangkan menjadi program komputer, mengkritisi
kasus-kasus terkini terkait Informatika di masyarakat,
merancang dan mengimplementasi struktur data abstrak
yang lebih kompleks menggunakan beberapa library
standar termasuk library untuk kecerdasan buatan
(Artificial Intelligence) dan library untuk pengolahan data
bervolume besar, mengembangkan, melakukan

21
pemeliharaan, dan penyempurnaan kode sumber program
dengan tetap memperhatikan kualitasnya serta menuliskan
dokumentasi dan menjelaskan aspek statik dan dinamik
dari program komputer (source code), menerjemahkan
sebuah program dalam satu bahasa yang sudah dikenalnya
ke bahasa lain berdasarkan kaidah translasi yang
diberikan, memahami jaringan komputer dari sisi teknis,
termasuk keamanan siber (cyber security), dan tata kelola
untuk mengontrol akses data ke sistem, melakukan
konfigurasi dan setting komputer ke jaringan komputer
dan internet untuk menjamin keamanan dirinya, bergotong
royong dengan menggunakan berbagai perkakas TIK untuk
merancang, mengimplementasi, menguji, memperbaiki,
menghasilkan prototipe perangkat lunak yang berinteraksi
dengan single board computer/controller atau kit
elektronika untuk edukasi yang bisa diprogram atau
mengembangkan program untuk mengolah data bervolume
besar serta mengomunikasikan produk dan proses
pengembangan perangkat lunak yang dilakukan dengan
menggunakan perangkat lunak aplikasi.

Fase F Berdasarkan Elemen

Elemen Capaian
Pembelajaran
BK Pada akhir fase F, peserta didik mampu
menganalisis beberapa strategi algoritmik secara
kritis untuk menghasilkan banyak alternatif solusi
dari satu persoalan dengan memberikan justifikasi
efisiensi, kelebihan, dan keterbatasan dari setiap
alternatif solusi, kemudian memilih dan
menerapkan solusi terbaik, paling efisien, dan
optimal dengan merancang struktur data yang lebih
kompleks dan abstrak.
TIK -
SK Menghasilkan prototipe perangkat lunak yang
berinteraksi dengan single board
computer/controller atau kit elektronika untuk
edukasi yang bisa diprogram, serta mampu
mengomunikasikan produk dan proses
pengembangan perangkat lunak yang dilakukan
dengan menggunakan
perangkat lunak aplikasi.
JKI Pada akhir fase F, peserta didik memahami konsep
lanjutan jaringan komputer dan internet meliputi
topologi jaringan yang menghubungkan beberapa
komputer, aspek teknis berbagai jaringan komputer,
lapisan informasi dalam suatu sistem jaringan

22
komputer (OSI Layer), komponen jaringan
komputer, dan mekanisme pertukaran data, konsep
cyber security, tata kelola kontrol akses data, serta
faktor-faktor
dan konfigurasi keamanan jaringan.
AD -
AP Pada akhir fase F, peserta didik mampu
mengembangkan program modular yang berukuran
besar menggunakan
bahasa pemrograman yang ditentukan, mampu
memahami,
Elemen Capaian
Pembelajaran
memelihara, dan menyempurnakan struktur
program (aspek statik) dan eksekusi (aspek
dinamik) suatu source code, memahami algoritma
standar dan strategi efisiensinya, merancang dan
mengimplementasikan struktur data abstrak yang
kompleks seperti beberapa library standar
termasuk library untuk Artificial Intelligence dan
library untuk pengolahan data bervolume besar,
serta menerjemahkan sebuah program dalam satu
bahasa yang sudah dikenalnya ke bahasa lain
berdasarkan kaidah
translasi yang diberikan.
DSI Pada akhir fase F, peserta didik mampu mengkaji,
menganalisis, dan memberikan berbagai
argumentasi dan rasional secara kritis pada kasus-
kasus sosial terkini
terkait produk TIK dan sistem komputasi.
PLB Pada akhir fase F, peserta didik mampu bergotong
royong dalam tim inklusif untuk mengerjakan projek
pengembangan sistem komputasi dengan
menganalisis dan mengidentifikasi persoalan,
merancang, mengimplementasi, menguji, dan
menyempurnakan sistem komputasi sebagai solusi
dari persoalan tersebut, serta mengomunikasikan
produk, proses pengembangan dan manfaatnya
secara lisan
dan tertulis.

23

Anda mungkin juga menyukai