0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan2 halaman

Tugas RTL Proktor

Dokumen ini merinci rencana tindak lanjut persiapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 di UPT SD Negeri Kedungsoko 1, termasuk identifikasi persiapan yang telah dilakukan dan rencana pelaksanaan. Terdapat tantangan terkait jumlah perangkat dan partisipasi siswa, serta alternatif solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Proktor/operator berkomitmen untuk meningkatkan mutu literasi dan numerasi siswa melalui strategi yang telah disusun.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan2 halaman

Tugas RTL Proktor

Dokumen ini merinci rencana tindak lanjut persiapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 di UPT SD Negeri Kedungsoko 1, termasuk identifikasi persiapan yang telah dilakukan dan rencana pelaksanaan. Terdapat tantangan terkait jumlah perangkat dan partisipasi siswa, serta alternatif solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Proktor/operator berkomitmen untuk meningkatkan mutu literasi dan numerasi siswa melalui strategi yang telah disusun.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA TINDAK LANJUT

PERSIAPAN TES KEMAMPUAN AKADEMIK (TKA) 2026

Satuan Pendidikan : UPT SD Negeri Kedungsoko 1


Proktor/Operator : FEBRI SURYA RINA MUJI RAHAYU ARTA PUTRI
Tanggal : 24 Desember 2025

1. Identifikasi Persiapan yang Sudah Dilakukan


 Mengikuti webinar dan sosialisasi kebijakan TKA jenjang SD dari
Kemendikbudristek (termasuk webinar dengan narasumber resmi
Pusmendik).
 Verifikasi data peserta kelas 6 melalui Dapodik dan laman resmi TKA
(jumlah siswa kelas 6: 24 orang).
 Penunjukan proktor, teknisi, dan pengawas ruang melalui Surat Keputusan
Kepala Sekolah.
 Uji coba infrastruktur dasar: 15 unit Chromebook, jaringan internet
sekolah, serta kelistrikan telah diperiksa.
 Sosialisasi awal kepada guru kelas 6 dan wali murid mengenai
pelaksanaan TKA SD (bersifat sukarela dan tidak menentukan kelulusan).
 Pakta integritas proktor dan teknisi telah ditandatangani.

2. Rencana yang Akan Dilakukan


 Mengikuti pembukaan pendaftaran TKA SD pada Januari 2026 serta
memastikan konfirmasi partisipasi seluruh siswa kelas 6 (maksimal 24
orang) beserta surat kesediaan orang tua.
 Melakukan simulasi, gladi bersih, dan pelaksanaan TKA utama dalam 2
sesi (Sesi 1: 15 siswa; Sesi 2: 9 siswa) karena hanya tersedia 15 unit
Chromebook.
 Mengadakan tryout internal TKA bagi siswa kelas 6 (fokus literasi Bahasa
Indonesia dan numerasi Matematika) secara bergelombang dalam 2 sesi.
 Berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan kabupaten/kota untuk dukungan
teknis tambahan bila diperlukan.
 Melakukan sosialisasi lanjutan kepada siswa, guru, dan wali murid
mengenai manfaat TKA serta informasi jadwal 2 sesi.
 Mempersiapkan pencetakan Sertifikat Hasil TKA (SHTKA) setelah
pengumuman hasil (diperkirakan Mei 2026).
 Melakukan evaluasi internal pasca-TKA untuk perbaikan pembelajaran
literasi dan numerasi di seluruh kelas.

3. Identifikasi Masalah yang Kemungkinan Muncul


 Jumlah Chromebook hanya 15 unit sementara siswa kelas 6 berjumlah 24
orang, sehingga pelaksanaan harus dibagi menjadi 2 sesi.
 Stabilitas jaringan internet dan performa Chromebook saat digunakan
secara intensif dalam 2 sesi berturut-turut.
 Siswa kelas 6 belum terbiasa dengan ujian berbasis komputer (Computer
Based Test) menggunakan Chromebook.
 Rendahnya partisipasi siswa karena TKA bersifat sukarela serta kurangnya
pemahaman wali murid terhadap manfaat sertifikat TKA.
 Kendala teknis saat pendaftaran atau sinkronisasi data dengan aplikasi
pusat.
 Potensi nilai literasi dan numerasi siswa masih rendah berdasarkan
pemetaan awal.

4. Alternatif Pemecahan Masalah


 Pembagian 2 sesi akibat keterbatasan perangkat: menyusun jadwal sesi
pagi dan siang dengan waktu istirahat yang cukup, menyediakan ruang
tunggu bagi siswa sesi kedua, serta mengajukan pinjaman Chromebook
dari sekolah tetangga atau menggunakan dana BOS untuk sewa
perangkat sementara.
 Stabilitas jaringan dan perangkat: menggunakan mode semi-daring bila
memungkinkan, menyediakan hotspot cadangan, charging station, serta
teknisi standby untuk reset perangkat antar sesi.
 Siswa belum terbiasa CBT: mengadakan latihan rutin dalam 2 sesi
bergelombang menggunakan 15 Chromebook secara bergiliran serta
bimbingan guru TI secara bertahap.
 Rendahnya partisipasi: melakukan sosialisasi intensif melalui rapat wali
murid, membagikan panduan resmi Kemendikbudristek, serta
menekankan manfaat sertifikat untuk PPDB SMP jalur prestasi.
 Kendala teknis: menyiapkan backup data offline serta menghubungi
helpdesk Pusmendik atau dinas setempat.
 Nilai rendah: melaksanakan program remedial yang berfokus pada
kemampuan penalaran, menggunakan hasil tryout untuk pemetaan, serta
mengintegrasikan perbaikan dalam Kurikulum Merdeka.

Dokumen ini disusun sebagai wujud komitmen proktor/operator dalam


mendukung kelancaran persiapan dan pelaksanaan TKA 2026 di UPT SD Negeri
Kedungsoko 1 dengan strategi pembagian 2 sesi untuk mengatasi keterbatasan
infrastruktur, sekaligus meningkatkan mutu literasi dan numerasi siswa.

Kedungsoko, 24 Desember 2025


Proktor/Operator TKA

(FEBRI SURYA RINA MUJI RAHAYU ARTA


PUTRI)

Anda mungkin juga menyukai