PROGRAM PROMOSI
KESEHATAN RUMAH SAKIT
RS. TAMAN HARAPAN BARU
RS. TAMAN HARAPAN BARU
Jln. Kaliabang tengah no 2, Pejuang, Medan Satria
Tlp. 021-8898 1055
Website : [Link]
Email : rs_thb@[Link]
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kita panjatkan kepada Tuhan yang Maha Kuasa karena
hanya atas perkenan-Nya Program Promosi Kesehatan Rumah Sakit Taman
Harapan Baru Bekasi ini dapat selesai.
Program Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) RS. Taman Harapan
Baru Bekasi ini digunakan sebagai acuan Tim PKRS dalam implementasi
rencana kegiatan Promosi Kesehatan Rumah sakit.
Penyusun mengucapkan terimakasih yang sedalam-dalamnya atas bantuan
semua pihak dalam menyelesaikan Buku Program Promosi Kesehatan Rumah
Sakit (PKRS) RS. Taman Harapan Baru Bekasi ini.
Kami menyadari banyak terdapat kekurangan dalam buku program ini.
Kekurangan ini secara berkesinambungan akan terus diperbaiki sesuai dengan
tuntutan dalam pengembangan dan kebutuhan Rumah Sakit Taman Harapan
Baru Bekasi.
Bekasi, Juli 2022
Direktur
Drg. Ikha Yunita,MARS
i
DAFTAR ISI
Kata Pengantar
Daftar Isi
BAB I Pendahuluan..............................................................................1
BAB II Latar Belakang..........................................................................2
BAB III Tujuan.......................................................................................3
BAB IV Kegiatan pokok dan rincian kegiatan........................................4
BAB V Cara melaksanakan kegiatan.....................................................4
BAB VI Sasaran......................................................................................7
BAB VII Jadwal pelaksanaan kegiatan.....................................................10
BAB VIII Rencana kerja anggaran (RKA)................................................12
BAB IX Evaluasi Kegiatan......................................................................19
BAB X Pencatatan, pelaporan dan evaluasi kegiatan............................19
I. PENDAHULUAN
ii
Pembangunan kesehatan diarahkan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan,
dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar peningkatan derajat kesehatan
masyarakat yang setinggi-tingginya dapat terwujud. Pembangunan kesehatan
diselenggarakan dengan berdasarkan pada perikemanusiaan, pemberdayaan dan
kemandirian, adil dan merata serta mengutamakan perhatian pada penduduk yang
rentan, antara lain, ibu, bayi, anak, lanjut usia (lansia) dan keluarga miskin.
Mengacu pada pasal I dalam UU RI No. 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit,
dinyatakan bahwa rumah sakit adalah instituisi pelayanan kesehatan yang
menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang
menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan dan rawat darurat. Pelayanan
kesehatan paripurna adalah pelayanan kesehatan yang meliputi promotif,
preventif, kuratif dan rehabilitatif.
Rumah sakit adalah sarana pelayanan kesehatan yang mempunyai fasilitas
untuk menyelenggarakan pelayanan tersebut baik melalui kegiatan UKP (Upaya
Kesehatan Perorangan) maupun UKM (Upaya Kesehatan Masyarakat).
Sejak tahun 1997 telah dikembangkan pendekatan rumah sakit secara proaktif
dimana salah satu esensinya adalah harus dapat berfungsi sebagai Health
Promoting Hospital yang melaksanakan kegiatan prtomotif maupun preventif bagi
kesehatan pasien, staf rumah sakit dan masyarakat di wilayah cakupannya serta
pengembangan organisasi rumah sakit menjadi organisasi yang sehat.
Sebelum tahun 2003 kegiatan promosi kesehatan rumah sakit (PKRS)
dilakukan melalui program penyuluhan kesehatan masyarakat (PMKRS).
Berbagai upaya telah dilakukan oleh kementerian kesehatan untuk
penyelenggaraan PKRS. Untuk itu sebagai salah satu pelayanan di rumah sakit,
kegiatan PKRS diharapkan memiliki salah satu wadah tersendiri sehingga dapat
mengkoordinir kegiatan-kegiatan yang bersifat promotif dan preventif di rumah
sakit.
RS. Taman Harapan Baru Bekasi sebagai sarana pelayanan kesehatan yang
berupaya mendukung pelayanan kesehatan di wilayah Sumatera Utara yang tidak
PROGRAM PROMOSI KESEHATAN RUMAH SAKIT 1
hanya menekankan pelayanannya pada aspek kuratif dan rehabilitative saja namun
akan berupaya menjadikan sarana kesehatan yang promotif dan preventif. Untuk
itu RS. Taman Harapan Baru Bekasi akan membentuk promosi kesehatan di
rumah sakit sesegera mungkin.
II. LATAR BELAKANG
Di masa yang lampau sistem kesehatan lebih banyak berorientasi pada
program Rehabilitatif dan Kuratif penyakit, yaitu hanya menunggu sampai ada
yang sakit, barulah kemudian yang bersangkutan diberi pengobatan. Dalam
keadaan yang memerlukan, pasien baru dirawat di rumah sakit. Setelah sembuh
baru dipulangkan, dan apabila pasien menderita penyakit yang sama maka yang
bersangkutan dirawat kembali di rumah sakit. Demikianlah siklus ini berlangsung
terus hingga disadari bahwa sebenarnya untuk memelihara kesehatan masyarakat
diperlukan suatu rangkaian usaha yang lebih luas, di mana perawatan dan
pengobatan di rumah sakit hanyalah salah satu bagian kecil dari rangkaian usaha
tersebut.
Efektivitas suatu pengobatan, selain dipengaruhi oleh pelayanan kesehatan
yang ada serta sikap dan ketrampilan para pelaksananya, juga sangat dipengaruhi
oleh lingkungan, sikap, serta pola hidup pasien dan keluarganya. Selain itu,
tergantung juga pada kerja sama yang positif antara petugas kesehatan dengan
pasien dan keluarganya. Jika pasien dan keluarganya memiliki pengetahuan
tentang cara-cara penyembuhan dan pencegahan penyakit, serta keluarga pasien
mampu dan mau berpartisipasi secara positif dan aktif, maka hal ini akan
membantu peningkatan kualitas kesehatan pasien pada khususnya dan masyarakat
pada umumnya.
Promosi Kesehatan di Rumah Sakit (PKRS) berusaha mengembangkan
pengertian kepada pasien, keluarga, dan pengunjung rumah sakit tentang penyakit
dan pencegahannya. Selain itu, Promosi Kesehatan di Rumah Sakit juga berusaha
mengunggah kesadaran dan minat pasien, keluarga, dan pengunjung rumah sakit
untuk berperan secara positif dalam usaha penyembuhan dan pencegahan
PROGRAM PROMOSI KESEHATAN RUMAH SAKIT 2
penyakit. Oleh karena itu, Promosi Kesehatan di Rumah Sakit merupakan bagian
yang tidak terpisah dari program pelayanan kesehatan di rumah sakit.
III. TUJUAN
Tujuan dari Unit Promosi Kesehatan Rumah Sakit di Rumah Sakit Taman
Harapan Baru Bekasi adalah :
I. Tujuan Umum
Terciptanya masyarakat rumah sakit yang menerapkan Perilaku Hidup Bersih
dan Sehat melalui perubahan pengetahuan, sikap dan perilaku pasien dan
keluarga, serta pemeliharaan lingkungan di RS. Taman Harapan Baru Bekasi dan
termanfaatkannya dengan baik semua pelayanan yang disediakan RS.
II. Tujuan Khusus
1. Untuk Pasien
Mengembangkan perilaku kesehatan, Meningkatkan pengertian dan
sikap pasien tentang penyakitnya sehingga berkeinginan untuk
mempercepat pemulihan serta berupaya agar penyakitnya tidak kambuh
lagi.
2. Untuk keluarga pasien
Keluarga pasien mendapat penjelasan tentang pasien dan penyakitnya
yang bersifat mendukung baik secara moril maupun materil dalam
upaya penyembuhan penyakit pasien dan keluarga tidak terserang atau
tertular penyakit yang sama dan tidak menularkan kepada orang lain.
3. Untuk Masyarakat Lingkungan RS
Mempraktikkan perilaku hidup bersih dan sehat serta bersifat
mendukung upaya pencegahan penyakit menular dan meningkatkan
mutu pelayanan Rumah Sakit.
IV. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN
PROGRAM PROMOSI KESEHATAN RUMAH SAKIT 3
Untuk mengembangkan Panitia Promosi Kesehatan Rumah Sakit di Rumah
Sakit Taman Harapan Baru Bekasi, beberapa rencana kegiatan yang dilakukan
dengan strategi promosi kesehatan berupa pemberdayaan, bina suasana, advokasi,
dan kemitraan pihak-pihak terkait yakni :
1. Agar pasien dapat meningkatkan pengertian dan sikap tentang penyakitnya
sehingga berkeinginan untuk mempercepat pemulihan serta berupaya agar
penyakitnya tidak kambuh lagi.
a. Rumah sakit Mengadakan Promosi kesehatan di Ruang pendaftaran
b. Rumah sakit Mengadakan Promosi kesehatan di Rawat Jalan
c. Rumah sakit Mengadakan promosi kesehatan di Ruang Rawat Inap
2. Keluarga pasien mendapat penjelasan tentang pasien dan penyakitnya yang
bersifat mendukung baik secara moril maupun materil dalam upaya
penyembuhan penyakit pasien dan keluarga tidak terserang atau tertular
penyakit yang sama dan tidak menularkan kepada orang lain.
a. Mengadakan promosi kesehatan di ruang pembayaran / Kasir
b. Mengadakan promosi kesehatan klien sehat
3. Mempraktikkan perilaku hidup bersih dan sehat serta bersifat mendukung
upaya pencegahan penyakit menular dan meningkatkan mutu pelayanan
Rumah Sakit.
a. Promosi kesehatan di penunjang medik
b. Promosi kesehatan di Luar Gedung Rumah Sakit
c. Promosi kesehatan di kantin Rumah Sakit
d. Promosi Kesehatan di Lobi (Ruang dekat pintu masuk Rumah Sakit)
V. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN
1. Membentuk team Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) sebagai tim
untuk melaksanakan tugas dan pelayanan agar tercapainya peningkatan
mutu pelayanan rumah Sakit.
2. Rapat pertemuan persiapan team PKRS membahas kegiatan pokok
program PKRS dan menentukan penanggung jawab dari kegiatan promosi
kesehatan Rumah Sakit.
PROGRAM PROMOSI KESEHATAN RUMAH SAKIT 4
3. Membuat Rencana Kegiatan Tahunan Unit Kerja PKRS
4. Melaksanakan advokasi/ koordinasi kepada petugas
5. Mengadakan Promosi kesehatan di Ruang Pendaftaran
Kegiatan Promosi Kesehatan di tempat pendaftaran dapat dilakukan
dengan penyebaran informasi melalui
- Penyediaan poster/spanduk promkes
- Penyediaan suara/rekaman selamat datang
- Penyediaan sound system/ audio visual
- Penyediaan informasi alur pelayanan Rumah Sakit
- Peraturan kesehatan seperti dilarang merokok, dilarang meludah
sembarangan, membuang sampah pada tempatnya dan lain-lain.
6. Mengadakan promosi kesehatan di Rawat Jalan/ Poliklinik
- Dipasang media seperti poster, brosur di ruang tunggu
- Disediakan box berisi Selebaran leaflets tentang informasi berbagai
penyakit dan pencegahannya.
- Pelaksanaan penyuluhan individu dan kelompok
- Petugas meluangkan waktu untuk menjawab pertanyaan pasien tentang
penyakit & obatnya.
- Penyediaan ruang konsultasi untuk pasien dan petugas (dokter).
7. Mengadakan promosi kesehatan di ruang rawat Inap
a. Promosi kesehatan di tempat tidur
Biasanya promkes ini dilakukan terhadap pasien yang belum dapat
atau sulit meninggalkan tempat tidur dan harus berbaring.
- Petugas melakukan penyuluhan berpindah dari satu tempat ke
tempat lain, dengan alat peraga yang mudah dibawa-bawa seperti
lembar balik (Flash cards), gambar-gambar yang mencantumkan
sedikit kata-kata atau kalimat.
b. Penyuluhan berkelompok
- Penyuluhan untuk pembesuk
- Penyediaan media yang lebih besar seperti poster atau standing
banner.
PROGRAM PROMOSI KESEHATAN RUMAH SAKIT 5
- Jika diruangan, disediakan laptop, LCD proyektor dan layarnya
untuk menayangkan materi dan gambar promkes.
c. Pemanfaatan ruang tunggu
- Sediakan media promosi seperti poster, brosur, pemutaran TV.
- Disediakan box berisi selebaran leafleat gratis.
- Penyediaan informasi kesehatan dengan media audio visual.
- Penyediaan pustaka berjalan (biblioterapy)
- Penyediaan flash cards, gambar, fhoto dan poster di ruangan
- Melaksanakan penyuluhan dan konseling secara kelompok.
8. Mengadakan promosi kesehatan di ruang pembayaran / Kasir
- Petugas memberi pelayanan yang hangat sebagai salam, ucapan terima
kasih dengan memberikan cindera mata sederhana seperti leafleat, buku
saku, atau lain-lain.
9. Mengadakan promosi kesehatan klien sehat
- Penyelenggaraan symposium
- Penyelenggaraan seminar bekerjasama dengan organisasi tertentu.
- Penyelenggaraan forum diskusi kesehatan
10. Promosi kesehatan di penunjang medik
a. Promosi kesehatan di laboratorium
- Dikawasan laboratorium dilakukan promosi kesehatan dengan media
yang bersifat self service seperti poster yang dibaca dan leaflet yang
tersedia gratis.
b. Promosi kesehatan apotik
- Penyediaan informasi kesehatan dengan media audio visual
- Penyediaan poster
- Penyediaan leaflet gratis
c. Promosi kesehatan di Radiologi
- Penyediaan informasi kesehatan dengan media audio visual
- Penyediaan poster
- Penyediaan leaflet gratis
d. Promosi kesehatan di Gizi
- Penyediaan poster
PROGRAM PROMOSI KESEHATAN RUMAH SAKIT 6
e. Promosi kesehatan di Fisiotherapi
- Penyediaan poster
- Penyediaan leaflet gratis
11. Promosi kesehatan di Luar Gedung Rumah Sakit
a. Di tempat parkir
- Menyediakan baliho/bilboard, spanduk atau media serupa lainnya
mengenai promosi kesehatan yang bersifat umum seperti : himbauan
ber-PHBS, larangan merokok, larangan menyalahgunakan narkoba,
bahaya napza dan lain-lain.
b. Di pagar Rumah Sakit
- Dapat dilakukan pada hari tertentu misalnya pada waktu peringatan
Hari Kesehatan Nasional (HKN) dengan pemasangan spanduk yang
tidak merusak keindahan Rumah Sakit
12. Promosi kesehatan di kantin Rumah Sakit
- Membuat poster, lefleat, neon box, berisi pesan yang disampaikan
mengenai makanan sehat, pesan gizi seimbang, keluarga sadar gizi, dan
PHBS.
13. Promosi Kesehatan di Lobi (Ruang dekat pintu masuk Rumah Sakit)
- Menyediakan poster tentang kesehatan
- Menyediakan box leaflet
- Menyediakan video tentang kesehatan.
14. Promosi kesehatan di Luar daerah Rumah Sakit
- Mengadakan pengobatan gratis dan promosi rumah sakit
- Penyuluhan didaerah terdapat penyakit terbanyak
VI. SASARAN
No Kegiatan Sasaran
1 Pembentukan Team PKRS Terbentuk Team PKRS
2 Rapat Team PKRS Terlaksana rapat bulanan
3 Membuat Rencana Kegiatan Tahunan Program Kegiatan Tahun 2015
Unit Kerja PKRS
4 Melaksanakan advokasi/ koordinasi Tercapai keterlibatan petugas
PROGRAM PROMOSI KESEHATAN RUMAH SAKIT 7
kepada petugas dalam memberikan edukasi
kepada pasien
5 Mengidentifikasi kebutuhan PKRS di Terlaksana kegiatan yang tepat
instalasi sasaran kegiatan dengan cara sasaran
observasi lingkungan dan koordinasi
dengan Kepala Ruang/ Poli/ Instalasi
6 Analisa data Tercapai standar mutu pelayanan
PKRS
7 Mengembangkan strategi PKRS Terlaksananya pemberian
penjelasan kepada keluarga
tentang pasien dan penyakitnya
yang bersifat mendukung baik
secara moril maupun materil
dalam upaya penyembuhan
penyakit pasien dan keluarga
tidak terserang atau tertular
penyakit yang sama dan tidak
menularkan kepada orang lain
8 Mengembangkan media PKRS Adanya ketersediaan media yang
ikut mengembangkan kegiatan
promosi pelayanan RS
a. Website Rumah Sakit RSRP
b. Leaflet / brosur
c. Poster / Banner
d. Media audio/ visual
9 Melaksanakan uji coba media PKRS Terlaksana kegiatan melalui
media yang dikembangkan
10 Melaksanakan upaya perubahan perilaku - Meningkatnya pengertian dan
masyarakat RS melalui: sikap pasien tentang
a. Penyuluhan dan konseling secara penyakitnya sehingga
Individu dan kelompok di IRI, IRJ, berkeinginan untuk
Penunjang medik mempercepat pemulihan
serta berupaya agar
b. Bekerjasama dengan organisasi penyakitnya tidak kambuh
tertentu dalam pelaksanaan seminar lagi.
c. Mengelola website, facebook dan e- - Terlaksananya perilaku hidup
commerce bersih dan sehat serta bersifat
d. Seminar kesehatan mendukung upaya
e. Turut serta dalam pameran pencegahan penyakit menular
dan meningkatkan mutu
pelayanan Rumah Sakit.
11 Pengabdian kemasyarakat : Terlaksana kegiatan sebagai
a. Mengadakan kegiatan operasi katarak salah satu kegiatan bakti social
gratis RS ke masyarakat
PROGRAM PROMOSI KESEHATAN RUMAH SAKIT 8
b. Mengadakan bakti sosial donor darah
c. Mengadakan bakti sosial pengobatan
gratis
12 Mengembangkan pedoman PKRS Meningkatnya sasaran kegiatan
dari kegiatan PKRS
13 Mengikuti seminar/ lokakarya PKRS Semua petugas PKRS memiliki
kemampuan dalam memberikan
edukasi dan informasi kepada
pasien/ keluarga pasien maupun
pengunjung RS
14 Evaluasi Kegiatan Tercapai kegiatan
15 Membuat laporan PKRS Adanya laporan kegiatan PKRS
PROGRAM PROMOSI KESEHATAN RUMAH SAKIT 9
VII. JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN
Bulan
No Uraian
8 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6 7 Ket
1 Pembentukan Team PKRS
2 Rapat Team PKRS
3 Membuat Rencana Kegiatan Tahunan
Unit Kerja PKRS
4 Melaksanakan advokasi/ koordinasi
kepada petugas
5 Mengidentifikasi kebutuhan PKRS di
instalasi sasaran kegiatan dengan cara
observasi lingkungan dan koordinasi
dengan Kepala Ruang/ Poli/ Instalasi
5 Analisa data
6 Mengembangkan strategi PKRS
7 Mengembangkan media PKRS
a. Website Rumah Sakit RSRP
b. Leaflet / brosur
c. Poster / Banner
d. Media audio/ visual
8 Melaksanakan uji coba media PKRS
9 Melaksanakan upaya perubahan perilaku
masyarakat RS melalui :
f. Penyuluhan dan konseling secara
Individu dan kelompok di IRI, IRJ,
PROGRAM PROMOSI KESEHATAN RUMAH SAKIT 10
Bulan
No Uraian
8 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6 7 Ket
Penunjang medik
g. Bekerjasama dengan organisasi
tertentu dalam pelaksanaan seminar
h. Mengelola website, facebook dan e-
commerce
i. Seminar kesehatan
j. Kegiatan promkes di luar RS.
k. Turut serta dalam pameran
10 Mengevaluasi proses dan hasil media
PKRS
12 Pengabdian kemasyarakat :
d. Mengadakan kegiatan operasi
katarak gratis
e. Mengadakan bakti sosial donor darah
f. Mengadakan bakti sosial pengobatan
gratis
g. Mengadakan promosi Rumah Sakit
12 Mengembangkan pedoman PKRS
13 Mengikuti seminar/ lokakarya PKRS
14 Evaluasi Kegiatan
15 Membuat laporan PKRS
PROGRAM PROMOSI KESEHATAN RUMAH SAKIT 11
VIII. RENCANA KERJA ANGGARAN (RAK)
NO KEGIATAN Jenis kebutuhan JUMLAH BIAYA SATUAN TOTAL
1 Mengembangkan media PKRS a. Leaflet/ Brosur 30 Rim Rp. 150.000 Rp. 4.500.000
b. Poster/Banner/ Spanduk 12 Buah Rp. 300.000 Rp. 3.600.000
c. Selebaran materi edukasi 10.000 Lembar Rp. 1.000 Rp. 10.000.000
2 Melaksanakan perubahan perilaku a. Seminar kesehatan 6 Kali Rp. 4.000.000 Rp. 24.000.000
Masyarakat Rumah Sakit Royal Prima b. Pameran 3 Kali Rp. 1.500.000 Rp. 4.500.000
c. Senam sehat karyawan 48 Kali Rp. 150.000 Rp. 7.200.000
d. Senam hamil
- Kartu Kunjungan 200 Lembar Rp. 2.000 Rp. 400.000
- Instruktur 88 Kali Rp. 150.000 Rp. 13.200.000
- Baju senam hamil 50 Buah Rp. 150.000 Rp. 7.500.000
3 Pengabdian ke masyarakat a. Bakti sosial donor darah 2 Kali Rp. 4.000.000 Rp. 8.000.000
b. Bakti sosial pengobatan
Grastis 4 Kali Rp. 600.000 Rp. 2.400.000
PROGRAM PROMOSI KESEHATAN RUMAH SAKIT 12
4 Perlengkapan ATK Ruangan PKRS ATK - Rp. 2000.000 Rp. 2.000.000
5 Pembuatan dokumen SPO, Panduan, Kebijakan - - Rp. 1.500.000
6 Pembuatan Laporan Kegiatan Makalah 30 Buah Rp. 15.000 Rp. 450.000
7 Biaya Marketing/ Pemasaran/ Promosi Dinas luar/ Trasnportasi/ dll ± Rp. 74.800.000
Rumah Sakit
TOTAL Rp. 160.000.000
PROGRAM PROMOSI KESEHATAN RUMAH SAKIT 13
RENCANA KEGIATAN PROGRAM PROMOSI KESEHATAN RUMAH SAKIT
RUMAH SAKIT TAMAN HARAPAN BARU BEKASI
No. Uraian Kegiatan Tujuan Sasaran Penjab Waktu Keterangan
1. Persiapan
Marketing, Gizi,
Instalasi Rawat Inap,
Pembentukan tim PKRS Terbentuknya tim PKRS Direktur Agustus 2015
Instalasi Rawat Jalan,
Penunjang Medik
Mendapatkan persamaan
Rapat tim PKRS Panitia PKRS Ketua tim Agustus 2015
persepsi
Mendapatkan
pengetahuan dan
keterampilan dalam Direktur dan
Pelatihan PKRS Semua unit 2 kali setahun
Komunikasi Efektif Ketua Tim
untuk pemberian
Edukasi Klien
Mendapatkan akar
permasalahan dan dapat
Identifikasi permasalahan internal Semua unit Ketua Tim September 2015
menentukan skala
prioritas
Menyusun rencana upaya peningkatan Tersusunnya rencana
Semua unit Panitia September 2015
PKRS PKRS
a. Menyusun program PKRS agar Tersusunnya program Unit terlibat Ketua Tim/ 3 kali setahun
mudah dipahami PKRS (marketing dan Panitia
Customer Service)
PROGRAM PROMOSI KESEHATAN RUMAH SAKIT 14
b. Membuat dan mengevaluasi Tersusunnya program
program pelayanan terlaksana pelayanan yang tepat, Direktur dan
4 kali setahun
secara tepat, konsisten dan konsisten dan Ketua Tim
konsekuen konsekuen.
Pasien dan keluarga
pasien, Pengunjung,
Tersusunnya program
c. Merencanakan program PKRS Masyarakat Ketua Tim September 2015
PKRS
Lingkungan yang
tinggal di RS
d. Menyediakan di setiap lantai Tersedianya brosur,
tentang Informasi dan edukasi di leaflet, petunjuk arah dan
September 2015 –
Rumah Sakit melalui leaflet/ brosur, banner tentang informasi Ketua Tim
Juli 2016
banner, poster, atau stiker dan edukasi kesehatan di
setiap lantai
Tersedianya fasilitas dan
ruang khusus untuk
e. Menyediakan ruangan untuk
edukasi pasien secara Ketua Tim Oktober 2015
konsultasi pasien
perorangan maupun
berkelompok
f. Membuat prosedur evaluasi proses Ketua Tim/
Ada prosedur pelayanan Unit terkait Oktober 2015
kegiatan Panitia
g. Membuat pola pelayanan yang tepat
Ada pola pelayanan yang Ketua Tim/
dengan mempertimbangkan Unit terkait Oktober 2015
tepat Panitia
efiasiensi dan efektifitas
h. Merencanakan pelatihan tentang
Ada program pelatihan Tim Peningkatan Ketua Tim/
Komunikasi Efektif dalam Oktober 2015
tentang pelayanan Mutu SDM Panitia
pemberian edukasi dan informasi
PROGRAM PROMOSI KESEHATAN RUMAH SAKIT 15
Pelaksanaan
Pasien dapat mengetahui
1. Menginformasikan pelayanan dan
setiap informasi dan Leaflet, brosur, Ketua tim / September 2015 –
edukasi yang mudah dipahami pada
edukasi kesehatan yang poster, banner dan panitia Juli 2016
setiap tempat pelayanan
mereka butuhkan
2. Menyusun tata cara atau prosedur Pasien mendapatkan
pelayanan secara tepat, konsisten tindakan pelayanan yang Pelayanan diberikan Ketua tim / Setiap Bulan
dan konsekuen sesuai peraturan sesuai dengan prosedur secara terpadu panitia sepanjang tahun
perundangan yang berlaku atau tata cara yang ada
3. Koordinasi Program PKRS ke Petugas Tim PKRS dapat
Tim PKRS/ Seluruh Agustus 2015-
seluruh Unit melalui rapat rutin menjlankan kegiatan Ketua tim
Unit Juli 2016
bulanan sesuai program
Pasien/ keluarga pasien,
4. Menyediakan di setiap lantai
dan pengunjung Leaflet, brosur, Ketua tim / September 2015 –
2 tentang Informasi dan edukasi
mendapatkan informasi poster, banner, panitia Juli 2016
kesehatan Rumah Sakit
dan edukasi kesehatan
Unit pemberi
Panitia dan
5. Mengevaluasi penanganan proses Pelayanan selalu pelayanan dapat
unit kerja
pelayanan yang dilakukan oleh diberikan secara memberikan Setiap Bulan
pemberi
petugas yang berwenang maksimal pelayanan secara
pelayanan
maksimal
Ada pola yang
6. Menyusun pola pelayanan yang Pelayanan dapat
mengatur tata cara Ketua tim /
tepat dengan mempertimbangkan diberikan secara efisien November 2015
memberikan panitia
efisiensi dan efektifitas. dan efektif
pelayanan
7. Melaksanakan dan mengevaluasi Kebersihan di Ada evaluasi terhadap
Ketua tim /
kebersihan dan sanitasi lingkungan lingkungan rumah sakit kebersihan rumah 2 kali setahun
panitia
tempat dan fasilitas pelayanan tetap terjaga sakit.
PROGRAM PROMOSI KESEHATAN RUMAH SAKIT 16
8. Mengadakan seminar kesehatan /
Penyuluhan untuk masyarakat Memfasilitasi pendidikan
Masyarakat yang Ketua tim/
awam sekitar RS di dalam maupun peningkatan pengetahuan
mengikuti seminar panitia
diluar Rumah Sakit. masyarakat
Petugas dapat
9. Melaksanakan pelatihan untuk Panitia
memberikan pelayanan Petugas pemberi
petugas yang memberikan dengan Unit 2 kali setahun
sesuai dengan harapan informasi pelayanan
pelayanan Diklat
perusahaan
10. Mengumpulkan data dari kepala
Melihat perkembangan Petugas masing- Tim PKRS
unit tentang berjalannya edukasi
berjalannya edukasi masing unit pelayanan dnegan Setiap Bulan
pengetahuan kesehatan di unit
pasien dan keluarga pasien kepala unit
pelayanan
11. Rapat bersama Komite PPI dalam Terlaksananya
program memberikan pendidikan penyuluhan/ edukasi Semua Unit & Ruang Ketua tim &
pasien dan keluarga terkait cuci hand hygiene pasien & tunggu keluarga Komite PPI
tangan yang benar keluarga
12. Penyusunan anggaran (RKA) Anggaran yang
progra PKRS bersama seluruh tim mendukung jalannya Manajemen RS Ketua tim
PKRS program PKRS
Meningkatkan
13. Memberikan penyuluhan/ edukasi pengetahuan pasien dan
hand hygiene kepada pasien/ keluarga tentang Pasien dan keluarga Tim PKRS
keluarga di ruang tunggu pentingnya mencuci
tangan yang benar
3 Evaluasi
1. Laporan Data kelengkapan Analisis data untuk Tim PKRS Ketua PKRS
dokumentasi pemberian edukasi di meningkatkan PKRS
PROGRAM PROMOSI KESEHATAN RUMAH SAKIT 17
rawat inap dikumpulkan tim PKRS
kepada Tim PMKP sebagai data
Indikator mutu
Diketahui pelaksanaan
2. Presentasi hasil kegiatan Seluruh staf rumah Ketua tim /
upaya peningkatan mutu akhir tahun
sakit panitia
dan hasil/ dampaknya
3. Mengumpulkan laporan-laporan
Ketua tim/
kegiatan PKRS Arsip PKRS Tim PKRS
Panitia
PROGRAM PROMOSI KESEHATAN RUMAH SAKIT 18
IX. EVALUASI KEGIATAN
1. Setiap 3 (tiga) bulan sekali melaporkan pelaksanaaan data kegiatan PKRS di
internal dan eksternal dari ketua tim unit ke Manajemen
2. Setiap bulan tim melaporkan tatacara atau prosedur pelayanan yang
dilaksanakan secara tepat, konsisten dan konsukuen sesuai dengan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
3. Setiap bulan tim melaporkan pelaksanaan proses pelayanan dilakukan oleh
petugas yang berwenang dan kompeten, mampu, terampil dan professional
sesuai spesifikasi tugasnya.
4. Setiap bulan tim mempresentasikan kepuasan pelanggan melalui kegiatan
yang dilakukan
5. Setiap bulan tim melaporkan peningkatan mutu pelayanan dari promosi
kesehatan rumah sakit.
X. PENCATATAN, PELAPORAN DAN EVALUASI KEGIATAN
1. Kepala ruangan mencatat dan melaporkan hasil pelaksanaan ke ketua tim
PKRS setiap bulan bagaimana peningkatan pengertian dan sikap pasien
tentang penyakitnya dan diteruskan kepada Bagian Humas dan Marketing
untuk diteruskan kepada Direktur antara lain :
a. Tema penyuluhan / konseling yang dibawakan
b. Media yang digunakan dalam proses penyuluhan/ konseling
c. Nama petugas yang melaksanakan penyuluhan/ konseling
d. Lokasi penyuluhan/ konseling dilaksanakan
e. Kelompok/ individu yang diberikan penyuluhan/ konseling
f. Respon peserta yang mengikuti penyuluhan/ konseling
2. Petugas melaporkan kegiatan harian tentang pemberian penjelasan kepada
keluarga pasien yang telah dilakukan melalui pendokumentasian kegiatan
yang dilaksanakan kepada Ketua Tim PKRS dan diteruskan kepada
Direktur.
3. Petugas melaporkan kegiatan dan pencatatan komplain untuk peningkatan
mutu pelayanan rumah sakit dan yang ditangani kepada Tim PKRS dan
diteruskan kepada Direktur.
PROGRAM PROMOSI KESEHATAN RUMAH SAKIT 19