JURNAL HIMASAPTA, Vol. 8, No.
3, Desember Tahun: 159-164
Analisis faktor yang mempengaruhi efisiensi kerja pada produktivitas
alat gali-muat overburden di PT Multi Tambangjaya Utama
Analysis of factors affecting work efficiency on overburden excavation
equipment productivity at PT Multi Tambangjaya Utama
M. Rizali Rizki1, Romla Noor Hakim2, Karina Shella Putri3*
1-3Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Lambung Mangkurat
JL. A. Yani KM 35,5 Banjarbaru 70714. Telp 0812-5475-6338
e-mail: 1azaycbr777@[Link], 2romla@[Link], *3karinashella@[Link]
ABSTRAK
Evaluasi produktivitas alat mekanis dalam penambangan menjadi penting karena kemampuan kerjanya menjadi pertimbangan
dalam perencanaan dan pencapaian produksi. Komponen faktor yang mempengaruhi produktivitas spesifik pada alat gali muat antara lain
bucket fill factor dan swell factor (faktor nilai tetap), serta cycle time dan efisiensi (faktor nilai berubah). Faktor mana yang paling
berpengaruh dalam setiap evaluasi pencapaian target menjadi pertimbangan untuk penanganan kondisi yang sama. Metodologi penelitian
terdiri dari pengumpulan data berdasarkan faktor pengaruh, perhitungan efisiensi dan produktivitas, kemudian membandingkannya dengan
target, menganalisis faktor mana yang paling mempengaruhi produktivitas berdasarkan nilai korelasi (r), dan rekomendasi prioritas
penanganan masalah berdasarkan diagram pareto. Data diambil untuk fleet PC1250 (No. Unit 5035) selama 16 hari. Berdasarkan hasil
perhitungan diperoleh rata-rata produktivitas aktual sebesar 658,32 BCM/jam dengan target sebesar 670 BCM/jam, sehingga diperoleh
ketercapaian sebesar 98,27%. Hasil korelasi antar variabel menunjukkan yang paling berpengaruh terhadap produktivitas adalah efisiensi
(r = 0,86), dan yang paling mempengaruhi efisiensi adalah delay time (r = -0,96). Permasalahan efisiensi kerja yang diprioritaskan untuk
ditanggulangi adalah alat gali muat dalam kondisi gantung menunggu alat angkut dan merapikan front (kumulatif frekuensi kejadian 100%
dan kumulatif durasi 96%).
Kata-kata kunci: delay time, korelasi, pareto
ABSTRACT
Evaluating mining equipment is essential because it is considered in planning and achieving production. The excavator
productivity factors include the bucket fill factor, swell factor (fixed value factors), and cycle time and efficiency (variable value factors).
The factor most influential in each evaluation will be considered for handling the same conditions in the future. The research methodology
consists of data collection, calculation of efficiency and productivity, comparison with the target, analysis of which factor most influences
productivity based on the correlation value (r), and recommendations for priority handling problems based on the Pareto diagram. Data
was taken for the PC1250 (Unit No. 5035) for 16 days. Based on the calculation results, the average actual productivity obtained was
658.32 BCM/hour with a target of 670 BCM/hour, so an achievement of 98.27% was obtained. The correlation results between variables
show that the most influential factor on productivity is efficiency (r = 0.86), and the most influential factor on efficiency is delay time (r =
-0.96). The efficiency work problems prioritized to be overcome are the loading and digging tools in the condition of hanging, waiting for
transport equipment, and tidying up the front (cumulative frequency of occurrence 100% and cumulative duration 96%).
Keywords: correlation, delay time, pareto
PENDAHULUAN [9] [10] Overburden bukan merupakan produk
[1] [2, 3] Tahap penambangan terdiri atas penambangan sehingga harus dibuang ke area timbunan
pembongkaran (digging, breaking, losseling), pemuatan (disposal). Walaupun tidak dikatakan sebagai produksi
(loading), pengangkutan (hauling, transporting) dan namun aktivitasnya selalu dikaji dan dievaluasi. [11] Hal ini
penimbunan (dumping, filling) pada material tanah, berkaitan dengan perluasan area kerja penambangan serta
batuan dan bahan galian dengan menggunakan alat-alat yang paling penting adalah untuk mengekspos bahan galian
mekanis atau yang sering disebut pemindahan tanah yang dalam penelitian ini adalah batubara.
mekanis. [4] [5] [6] [7] [8] Peralatan mekanis pada operasi Faktor yang berpengaruh terhadap produktivitas
penambangan merupakan salah satu sarana produksi yang alat gali muat berasal dari kondisi dalam fleet itu sendiri.
penting untuk pencapaian target produksi suatu Secara spesifik dapat dilihat dari persamaan produksi yang
perusahaan. Usaha pemecahan masalah ini dimaksudkan membentuknya. Faktor tersebut antara lain cycle time,
untuk meningkatkan produksi alat gali muat yang efisiensi, kapasitas bucket, bucket fill factor, dan swell
digunakan. Kemampuan produksi alat gali muat mekanis factor. Agar rekomendasi penanganan masalah dapat lebih
menjadi salah satu parameter yang berpengaruh terhadap fokus dan terarah sehingga penelitian ini akan menganalisis
hasil dari produksi perusahaan tersebut. Kinerja alat faktor mana yang berpengaruh kuat terhadap produktivitas.
mekanis yang efisien dapat mengoptimalkan kemampuan Faktor tersebutlah yang kemudian menjadi prioritas dalam
produksi alat mekanis tersebut. mencari secara spesifik masalah beserta dengan solusi
Penambangan bahan galian berharga didahului penanganan masalahnya.
dengan proses pembongkaran dan pemindahan overburden.
159
JURNAL HIMASAPTA, Vol. 8, No. 3, Desember Tahun: 159-164
METODOLOGI HASIL DAN DISKUSI
Metodologi penelitian direncanakan terdiri dari Hasil
beberapa tahapan. Peninjauan masalah dilakukan dengan Alat mekanis yang diamati adalah excavator
metode pengamatan dilokasi penambangan serta Komatsu PC 1250 PS dengan nomor unit 5035. Adapun
wawancara terhadap pihak engineering dan operasional jumlah dan jenis peralatan yang digunakan untuk kegiatan
perusahaan. Studi literatur dilakukan untuk memperkuat overburden removal di Pit Seruni dapat dilihat pada tabel-
teori dan mencari referensi terbaru terkait masalah yang 1.
diteliti antara lain tentang tahapan penambangan, pemilihan Material overburden yang ada pada daerah
alat mekanis, produksi alat gali muat, metode korelasi penelitian adalah claystone yang mana bersifat tidak keras
dalam analisis statistik, serta pemanfaatan diagram pareto sehingga dapat dibongkar tanpa dilakukannya peledakan.
dalam menentukan prioritas masalah yang perlu diatasi. Faktor pengisian mangkuk excavator (bucket fill factor)
Data yang dikumpulkan terdiri dari total cycle time dan total merupakan faktor yang menunjukkan besarnya kapasitas
delay time (perhitungan efisiensi); rata-rata cycle time nyata dengan kapasitas baku isian bucket excavator.
kapasitas bucket, bucket fill faktor, swell factor, dan Berdasarkan hasil pengamatan, nilai rata-rata faktor
efisiensi (perhitungan produktivitas). pengisian bucket adalah 85%. Faktor pengembangan
Analisis yang dilakukan adalah membandingkan material merupakan faktor yang menunjukkan besarnya
produktivitas aktual terhadap target sehingga diperoleh volume pengembangan suatu material setelah digali dari
tingkat pencapaiannya. Evaluasi dibutuhkan tidak hanya tempatnya. Berdasarkan data yang dapat diperoleh, swell
pada kondisi tidak tercapainya target produktivitas, namun factor material yang di amati memiliki nilai sebesar 0,85.
juga saat target tercapai. Jika tidak tercapai maka dicaritahu Efisiensi alat gali muat PC 1250 aktual pada saat
penyebab agar pencapaian dapat diperbaiki. Jika target pengambilan data berdasarkan dari rumus efisiensi kerja
tercapai maka faktor penyebab dapat dijadikan yaitu waktu kerja efektif / waktu kerja tersedia, yang mana
pertimbangan untuk pembelajaran di masa depan. [12] [13] cycle time sebagai waktu kerja efektif dan total delay time
[14] [15] [16] Analisis untuk mencari faktor pengaruh dan cycle time sebagai waktu kerja tersedia. Rata-rata cycle
produktivitas menggunakan pertimbangan nilai korelasi time dan delay time, serta hasil perhitungan efisiensi dapat
antara variabel bebas (faktor pengaruh) dan variabel terikat dilihat dari Tabel-2.
(produktivitas).
Tabel-1. Ketersediaan Alat Gali Muat dan Alat Angkut
Tahapan akhir adalah mencari prioritas Jumlah
penanganan masalah menggunakan analisis pada diagram Unit Brand Tipe
(Unit)
pareto [17] [18] [19] [20] [21]. Analisis dilakukan dengan Excavator
mempertimbangkan dua hal yaitu durasi dan frekuensi Komatsu PC 1250 PS 2
OB
kejadian masalah. Batas kumulatif peresentasi masalah Caterpillar HD CAT 777E 4
adalah 80% diurutkan dari persentasi kejadian tertinggi. Hauler OB
Diagram alir penelitian dapat dilihat pada gambar-1. Caterpillar HD CAT 777D 2
Mulai
Peninjauan Masalah Pengolahan dan Analisis
Evaluasi ketercapaian produktivitas excavator dalam pembongkaran dan pemuatan overburden ▪ Tingkat pencapaian produktivitas terhadap target
▪ Korelasi faktor-faktor terhadap produktivitas
▪ Distribusi kendala berdasarkan durasi dan frekuensi kejadian
Studi Literatur
▪ Tahapan penambangan
▪ Pemilihan alat mekanis Kesimpulan
▪ Produksi alat gali muat ▪ Faktor yang paling berpengaruh terhadap produktivitas penelitian
▪ Korelasi antar faktor ▪ Prioritas masalah yang ditangani
▪ Diagram Pareto
Formula Data Selesai
▪ Cycle time (CT)
Produktivitas (P)
▪ Delay time (DT)
P = (3600 × q × BFF × SF × E) / CT
▪ Kapasitas bucket (q)
(dalam Bcm/jam)
▪ Bucket fill factor (BFF)
Efisiensi (E) ▪ Swell factor (SF)
E = CT / (CT + DT) ▪ Kondisi front penambangan
▪ Jenis material galian
Gambar-1. Diagram Alir Penelitian
160
JURNAL HIMASAPTA, Vol. 8, No. 3, Desember Tahun: 159-164
Tabel-2. Cycle time, delay time, dan efisiensi Tabel-3. Pencapaian target produktivitas
Cycle time Delay time Efisiensi Hari ke- Produktivitas (BCM/jam) Pencapaian (%)
Hari ke-
(detik) (detik) kerja (%)
1 658,33 98,26
1 20,04 6,43 75,70
2 653,49 97,54
2 19,98 6,68 74,94
3 658,36 98,26
3 20,01 6,47 75,58
4 658,35 98,26
4 20,02 6,45 75,62
5 658,32 98,26
5 19,95 6,52 75,36 6 658,35 98,26
7 19,95 6,53 75,35 7 658,39 98,27
8 19,98 6,49 75,48 8 658,31 98,26
9 20,02 6,44 75,65 9 658,35 98,26
10 659,4 98,42
10 19,97 6,49 75,46
11 658,33 98,26
11 20,03 6,41 75,75
12 659,28 98,4
12 19,98 6,50 75,46
13 658,33 98,26
14 20,02 6,41 75,75 14 658,33 98,26
15 20,02 6,45 75,64 15 658,33 98,26
16 20,02 6,45 75,63 16 658,33 98,26
Berdasarkan hasil perhitungan, didapatkan rata- Urutan prioritas dalam penanggulangan masalah
rata produktivitas aktual sebesar 658,32 BCM/jam dengan produktivitas alat gali muat menggunakan pendekatan
target produktivitas sebesar 670 BCM/jam, sehingga diagram pareto. Analisis pareto dibagi menjadi dua yaitu
diperoleh tingkat ketercapaian terhadap target produktivitas berdasarkan frekuensi (gambar-2) dan berdasarkan durasi
sebesar 98,27%. Berdasarkan hasil ketercapaian (gambar-3).
produktivitas pada tabel-3 dapat dilihat bahwa selama 16
hari pengamatan seluruhnya tidak ada produktivitas yang
tercapai. Evaluasi dibutuhkan untuk mencari tahu faktor
mana yang paling besar berkontribusi terhadap ketidak
tercapaian produktivitas tersebut. Kemudian mencari
masalah mana dari faktor tersebut yang diprioritaskna untuk
ditangani.
Diskusi
Berdasarkan data hasil pengamatan dan
perhitungan pada Tabel-3 didapatkan hasil bahwa
produktivitas aktual alat gali muat pada Pit Seruni bulan
Oktober 2018 tidak mencapai target. Faktor yang dianalisis
untuk mengevaluasi hal tersebut adalah cycle time dan
efisiensi. Teknis analisis yang digunakan adalah nilai Gambar-2. Distribusi permasalahan berdasarkan frekuensi
korelasi antara variabel bebas (cycle time dan efisiensi)
dengan variabel terikat (produktivitas). Nilai korelasi dapat
dilihat pada Tabel-4.
Tabel-4. Hasil Korelasi Antar Variabel
cycle time delay time efisiensi produktivitas
cycle time 1
delay time (0,54) 1
efisiensi 0,69 (0,96) 1
produktivitas 0,21 (0,91) 0,86 1
Berdasarkan nilai korelasi pada tabel-4 dilihat bahwa
nilai korelasi efisiensi terhadap produktivitas (r = 0,86) dan Gambar -3. Distribusi permasalahan berdasarkan durasi
nilai korelasi delay time terhadap produktivitas (r = -0,91)
lebih besar dibandingkan nilai cycle time terhadap Berdasarkan gambar-2 dan gambar-3 dapat dilihat
produktivitas (r = 0,21) sehingga secara faktor efisiensi dan dari frekuensi banyaknya terjadi delay dalam penelitian
delay time (r = -0,96) paling besar pengaruhnya terhadap selama 16 hari yaitu alat gali muat gantung, merapikan
produktivitas alat. front, pindah front dan pergantian operator di jam kerja,
161
JURNAL HIMASAPTA, Vol. 8, No. 3, Desember Tahun: 159-164
Permasalahan efisiensi kerja yang diprioritaskan untuk [6] L. I. PausPaus, H. Sidiq and F. Mukarrom, "Kajian
ditanggulangi pada tanggal 16 sampai 31 Oktober 2018 Teknis Produktivitas Alat Gali Muat Dan Alat
adalah alat gali muat dalam kondisi gantung menunggu alat Angkut Dalam Upaya Pencapaian Target Produksi
angkut dan merapikan front karena jika dilihat kumulatif Bijih Nikel Pada Mitra Kerja PT Manado Karya
persentase permasalahan baik secara frekuensi kejadian Anugrah Di PT Gag Nikel Raja Ampat Papua Barat,"
(100%) maupun durasi (96%) maka kedua permasalahan in Prosiding Nasional ReTII XVII, 2022.
tersebut memiliki kumulatif persentase lebih dari 90%.
Permasalahan yang sangat diprioritaskan untuk [7] F. Tak and Y. Rumbino, "ANALISIS PENCAPAIAN
ditanggulangi adalah kondisi gantung karena kumulatif TARGET PRODUKSI ALAT GALI MUAT DAN
persentasenya lebih dari 70% (secara frekuensi 80% dan ALAT ANGKUT PADA PROSES
secara durasi 77%. PENAMBANGAN PASIR DI (QUARRY) PT.
BUMI INDAH DESA BENU, KECAMATAN
KESIMPULAN TAKARI, KABUPATEN KUPANG," Jurnal
Setelah pengamatan dan pengolahan data yang Teknologi, vol. 16, no. 1, pp. 13-19, 2022.
dilakukan pada bab-bab sebelumnya sehingga didapat
kesimpulan bahwa parameter yang mempengaruhi nilai [8] F. M. Akbar, H. Rezkie and W. D. Ratminah,
produktivitas alat gali muat yaitu cycle time dan efisiensi "KAJIAN TEKNIS PRODUKTIVITAS ALAT
kerja sebagai parameter yang berubah; dan swell factor, GALI MUAT DAN ALAT ANGKUT UNTUK
kapasitas bucket, dan bucket fill factor sebagai parameter MENCAPAI TARGET PRODUKSI BATU
tetap. Parameter yang paling mempengaruhi produktivitas ANDESIT DI PT. ARGA EASTU DESA
adalah efisiensi kerja dengan nilai korelasi sebesar 0,86. SANETAN, KECAMATAN SLUKE,
Parameter yang mempengaruhi nilai efisiensi kerja adalah KABUPATEN REMBANG PROVINSI JAWA
cycle time dan delay time. Faktor yang paling TENGAH," Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan,
mempengaruhi nilai efisiensi kerja adalah delay time vol. 1, no. 1, pp. 196-203, 2019.
dengan nilai korelasi -0,96. Prioritas pertama permasalahan
efisiensi kerja yang sebaiknya ditanggulangi adalah kondisi
alat gali muat gantung (menunggu truk) sedangkan prioritas [9] C. Oggeri, T. M. Fenoglio, A. Godio and R. Vinai,
yang kedua adalah alat gali muat merapikan front. "Overburden management in open pits: options and
limits in large limestone quarries," International
UCAPAN TERIMA KASIH Journal of Mining Science and Technology, vol. 29,
no. 2, pp. 217-228, 2019.
Penulis menyampaikan terima kasih sebesar-
besarnya kepada PT Multi Tambangjaya Utama dan semua
pihak yang telah banyak membantu dalam penelitian ini. [10] M. Tyulenev, O. Litvin, M. Cehlár, S. Zhironkin and
M. Gasanov, "Estimation of Hydraulic Backhoes
DAFTAR PUSTAKA Productivity for Overburden Removing at Kuzbass
Open Pits," Acta Montanistica Slovaca, vol. 22, no.
[1] C. N. Burt and L. Caccetta, Equipment selection for 3, pp. 269-302, 2017.
mining: with case studies, Cham: Springer
International Publishing, 2018.
[11] A. H. Altiti, R. O. Alrawashdeh and H. M.
Alnawafleh, "Open Pit Mining," in Mining
[2] G. Jumabayeva, B. Allanazarov and A. Joldasbayeva, techniques: Past, present and future, London,
"STAGES OF OPEN PIT MINING. MINING IntechOpen, 2021, pp. 3-24.
METHODS AND THEIR PROCESSES," Science
and innovation, vol. 2, no. A1, pp. 236-240, 2023. [12] V. V. Aksenov, D. M. Dubinkin, A. A. Khoreshok, S.
O. Markov, A. B. Efremenkov and M. A. Tyulenev,
"Evaluating the impact of excavator bucket capacity
[3] C. N. Burt and L. Caccetta, "Match factor for on the output of a haul truck in different variants of
heterogeneous truck and loader fleets," International their positioning," in Journal of Physics: Conference
journal of mining, reclamation and environment, vol. Series, Veliky Novgorod, 2021.
21, no. 4, pp. 262-270, 2007.
[13] R. Sobolevskyi, V. Korobiichuk, V. Levytskyi, V.
[4] A. Khair, A. Triantoro, R. Riswan and W. N. Hidayat, Pidvysotskyi, O. Kamskykh and L. Kovalevych,
"Evaluasi Pencapaian Target Produktivitas Alat Gali "OPTIMIZATION OF THE PROCESS OF
Muat Dan Alat Angkut Pada Aktivitas Pemindahan EFFICIENCY MANAGEMENT OF THE
Overburden Di Pit1 Blok15 Pt Rimau Energy Mining, PRIMARY KAOLIN EXCAVATION ON THE
Site Putut Tawuluh," Jurnal Himasapta, vol. 4, no. 1, CURVED FACE OF THE CONDITIONED AREA,"
pp. 17-24, 2019. Rudarsko-geološko-naftni zbornik, vol. 35, no. 1, pp.
123-137, 2020.
[5] M. Alan, D. J. Rianto and M. Oktavia, "Evaluasi
Kinerja Alat Mekanis Pada Kegiatan Pengupasan [14] N. P. Singh, V. Seervi, N. Kishore and A. K. Verma,
Tanah Penutup Di PT. Seluma Prima Coal "An Investigation into Statistical Correlations
Kecamatan Mandiangin Kabupaten Sarolangun," Between Coal Production and Key Productivity
Jurnal Mine Magazine, vol. 2, no. 1, 2021. Indicators of Surface Miners in Indian Opencast
162
JURNAL HIMASAPTA, Vol. 8, No. 3, Desember Tahun: 159-164
Mines," Mining, Metallurgy & Exploration, vol. 40, Production in a Soderberg Electrolyser," Energies,
no. 1, pp. 389-402, 2-23. vol. 16, no. 17, p. 6313, 2023.
[15] I. E. Tsolas, "Efficiency Analysis of Lignite Mining [19] T. Blanchet, J. Fournier and T. Piketty, "Generalized
Operations Using Production Stochastic Frontier Pareto Curves: Theory and Applications," Review of
Modeling," Mining, vol. 1, no. 1, pp. 100-111, 2021. Income and Wealth, vol. 68, no. 1, pp. 263-288, 2022.
[16] M. A. Seboru, "An investigation into factors causing [20] X. Gu, X. Wang, Z. Liu, W. Zha, X. Xu and M.
delays in road construction projects in Kenya," Zheng, "A Multi-Objective Optimization Model
American Journal of Civil Engineering, vol. 3, no. 3, Using Improved NSGA-II for Optimizing Metal
pp. 51-63, 2015. Mines Production Process," IEEE Access, vol. 8, pp.
28847-28858, 2020.
[17] R. Dunford, Q. Su and E. Tamang, "The Pareto
Principle," The Plymouth Student Scientist, vol. 7, no. [21] B. C. Arnold, "Pareto Distribution," in Wiley
1, pp. 140-148, 2014. StatsRef: Statistics Reference Online, John Wiley &
Sons, Ltd., 2015, pp. 1-10.
[18] Y. V. Ilyushin and E. I. Kapostey, "Developing a
Comprehensive Mathematical Model for Aluminium
163
JURNAL HIMASAPTA, Vol. 8, No. 3, Desember Tahun: 159-164
164