0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
148 tayangan3 halaman

Contoh Pembagian Subnet IP Address

Dokumen tersebut menjelaskan proses subnetting pada tiga contoh IP address dengan menentukan network address, membagi subnet, dan membuat tabel network ID, rentang IP, alamat host, dan broadcast IP.

Diunggah oleh

Ahmad Husaeri
Hak Cipta
© Attribution Non-Commercial (BY-NC)
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
148 tayangan3 halaman

Contoh Pembagian Subnet IP Address

Dokumen tersebut menjelaskan proses subnetting pada tiga contoh IP address dengan menentukan network address, membagi subnet, dan membuat tabel network ID, rentang IP, alamat host, dan broadcast IP.

Diunggah oleh

Ahmad Husaeri
Hak Cipta
© Attribution Non-Commercial (BY-NC)
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

1.

Diketahui sebuah IP address : [Link]/25. Carilah network address dari IP address tersebut
kemudian bagi ke dalam 4 subnetwork. Buatlah table untuk network ID, IP range dan IP broadcast.
Apabila terdapat network sisa, tuliskan pula IP range dan broadcastnya.

Network address dari IP Address [Link]/25 adalah [Link]. Agar network address
tersebut dapat dibagi menjadi 4 subnetwork, maka subnet mask yang digunakan adalah /26 atau
[Link].
[Link] berarti kelas A dengan Subnet Mask /26 berarti 11111111.11111111.11111111.
11000000.
Jumlah Subnet = 2x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada oktet terakhir subnet. Jadi Jumlah
Subnet adalah 22 = 4 subnet
Jumlah Host per Subnet = 2y 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binari 0
pada oktet terakhir subnet. Sedangkan pengurangan 2 address diperuntukkan untuk network ID dan
Broadcast address. Jadi jumlah host per subnet adalah 26 2 = 62 host address.
Network ID
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]

2.

IP Range
192.168.129. 0 - [Link]
[Link] - [Link]
[Link] - [Link]
[Link] - [Link]

Host Address
[Link] - [Link]
[Link] - [Link]
[Link] - [Link]
[Link] - [Link]

IP Broadcast
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]

Diketahui sebuah IP address : [Link]/23. Carilah network address dari IP address tersebut
kemudian bagi ke dalam 3 subnetwork. Buatlah table untuk network ID, IP range dan IP broadcast.
Apabila terdapat network sisa, tuliskan pula IP range dan broadcastnya.

Network address dari IP Address [Link]/23 adalah [Link]. Agar network address
tersebut dapat dibagi menjadi 3 subnetwork, maka subnet mask yang digunakan adalah /18 atau
[Link].
[Link] berarti kelas A dengan Subnet Mask /12 berarti 11111111.11111111.11000000.
00000000.
Jumlah Subnet = 2x, dimana x adalah banyaknya binari 2 pada oktet terakhir subnet. Jadi Jumlah
Subnet adalah 22 = 4 subnet

Jumlah Host per Subnet = 2y 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binari 0
pada 2 oktet terakhir subnet. Sedangkan pengurangan 2 address diperuntukkan untuk network ID
dan Broadcast address. Jadi jumlah host per subnet adalah 214 2 = 16382 host address.
Blok Subnet = 256 192 (nilai oktet terakhir subnet mask) = 64. Subnet berikutnya adalah setiap
pertambahan 64 dari blok sebelumnya.
Network ID

IP Range

[Link]
[Link]
[Link]

[Link] - [Link]
[Link] - [Link]
[Link] - [Link]

Host Address
[Link] - [Link]
[Link] - [Link]
[Link] - [Link]

IP Broadcast

[Link]
[Link]
[Link]

IP address sisa pembagian subnetting


Network ID

IP Range

Host Address

IP Broadcast

[Link]

[Link] - [Link]

[Link] - [Link]

[Link]

3.

Diketahui sebuah IP address : [Link]/9. Carilah network address dari IP address tersebut
kemudian bagi ke dalam 7 subnetwork. Buatlah table untuk network ID, IP range dan IP broadcast.
Apabila terdapat network sisa, tuliskan pula IP range dan broadcastnya.

Network address dari IP Address [Link]/9 adalah [Link]. Agar network address
tersebut bisa dibagi menjadi 7 subnetwork maka subnetmask yang digunakan adalah [Link]
atau /12.
[Link] berarti kelas A dengan Subnet Mask /12 berarti 11111111.11110000.00000000.
00000000.
Jumlah Subnet = 2x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada 3 oktet terakhir subnet. Jadi Jumlah
Subnet adalah 24 = 16 subnet
Jumlah Host per Subnet = 2y 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binari 0
pada 3 oktet terakhir subnet. Sedangkan pengurangan 2 address diperuntukkan untuk network ID
dan Broadcast address. Jadi jumlah host per subnet adalah 220 2 = 1048574 host address.
Blok Subnet = 256 240 (nilai oktet terakhir subnet mask) = 16. Subnet berikutnya adalah setiap
pertambahan 16 dari blok sebelumnya.
Network ID

IP Range

[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]

[Link] - [Link]
[Link] - [Link]
[Link] - [Link]
[Link] - 10. 191.255.255
[Link] - 10. 207.255.255
[Link] - 10. 223.255.255
[Link] - 10. 239.255.255

Host Address
[Link] - [Link]
[Link] - [Link]
[Link] - [Link]
[Link] - [Link]
[Link] - [Link]
[Link] - [Link]
[Link] - [Link]

IP Broadcast

[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]

IP address sisa pembagian subnetting


Network ID

IP Range

[Link]

[Link] - [Link]

Host Address
[Link] - [Link]

IP Broadcast

[Link]

Anda mungkin juga menyukai