Contoh Perangkat RPP Matematika SMP
Tim PPG Prodi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Sebelas
Maret
Surakarta 2011
Sekolah Mata Pelajaran Kelas / Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Alokasi Waktu A. 1. Kognitif
: SMPN 5 Surakarta : Matematika : VII (tujuh) / Genap : Memahami hubungan garis dengan garis, garis dengan sudut, serta menentukan ukurannya. : Menentukan hubungan antara dua garis, serta besar dan jenis sudut. : 9 jam pelajaran ( 5 pertemuan) INDIKATOR :
a. Mengidentifikasi kedudukan dua garis (sejajar, berimpit, berpotongan, bersilangan) melalui benda kongkrit. b. Mendefinisikan pengertian dasar tentang sudut serta menotasikannya c. Mengenal satuan sudut yang sering digunakan. d. Mengukur besar sudut dengan busur derajat. e. Menjelaskan perbedaan jenis sudut (siku, lancip, tumpul) 2. Afektif a. Karakter : dapat dipercaya, menghargai, bertanggung jawab, adil dan peduli b. Keterampilan Sosial : bertanya, memberikan ide atau pendapat, perhatian dan bekerja sama 3. Psikomotor a. Menggunakan busur derajat untuk menentukan sudut b. Menggunakan penggaris dalam menggambar garis sejajar atau siku-siku. B. TUJUAN PEMBELAJARAN : 1. Kognitif
2
a. b. c. d. e. 2. a.
Siswa dapat menjelaskan kedudukan dua garis Siswa dapat mendefinisikan pengertian dasar tentang sudut serta Siswa dapat menggunakan satuan sudut Siswa dapat mengukur besar sudut dengan menggunakan busur derajat Siswa dapat membedakan jenis-jenis sudut. Afektif Karakter Dalam proses pembelajaran, siswa dapat dilatihkan karakter dapat dipercaya, diantaranya siswa jujur, mampu mengikuti komitmen, mencoba melakukan tugas yang diberikan, menjadi teman yang baik dan membantu teman lain. Dalam proses pembelajaran, siswa dapat dilatihkan karakter menghargai, diantaranya siswamemperlakukan teman/guru dengan baik, sopan dan hormat, peka terhadap perasaan teman lain, tidak pernah menghina atau mempermainkan teman/guru, tidak pernah mempermalukan teman/guru. Dalam proses pembelajaran, siswa dapat dilatihkan karakter tanggung jawab individu, diantaranya siswamengerjakan tugas-tugas yang diberikan, dapat dipercaya/diandalkan, tidak pernah membuat alasan atau menyalahkan teman lain atas perbuatannya. Dalam proses pembelajaran, siswa dapat dilatihkan karakter tanggung jawab sosial, diantaranya siswa mengerjakan tugas kelompok untuk kepentingan bersama, secara suka rela membantu teman/guru. Dalam proses pembelajaran, siswa dapat dilatihkan karakter adil, diantaranya siswa tidak pernah curang, menyontek hasil kerja siswa/kelompok lain, bermain/berbuat berdasarkan aturan. Dalam proses pembelajaran, siswa dapat dilatihkan karakter peduli, diantaranya siswa peka terhadap perasaan teman lain, mencoba untuk membantu siswa/guru yang membutuhkan. b. Keterampilan Sosial Dalam diskusi kelompok atau kelas, siswa aktif mengajukan pertanyaan.
3
menotasikannya
3. Psikomotor
Dalam diskusi kelompok atau kelas, siswa aktif memberikan ide Dalam proses pembelajaran di kelas, siswa dapat menjadi Dalam diskusi kelompok, siswa dapat bekerja sama dalam
atau pendapat. pendengar yang baik. menyelesaikan tugas kelompok. a. Siswa dapat menggambar sudut dengan menggunakan busur derajar b. Siswa dapat menggambar dua garis yang sejajar atau siku-siku dengan menggunakan penggaris segitiga. C. MATERI AJAR a. Hubungan antara dua garis b. Mengukur besar sudut c. Jenis-jenis sudut D. METODE PEMBELAJARAN
Diskusi kelompok, diskusi klasikal, sharing, eksplorasi, dan penemuan E. I. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN Kegiatan Awal (10 menit) 1. Guru memberikan beberapa pertanyaan kepada siswa untuk mengarahkan siswa pada konsep kedudukan dua garis. Pertanyaannya adalah sebagai berikut. Apa yang kalian ketahui tentang garis? Coba bayangkan dan cari benda-benda di sekitarmu yang mempunyai garis! Sebutkan dan tuliskan! Selanjutnya amati gambar-gambar berikut ini!
Pertemuan Pertama
(i)
(ii)
(iii)
Pada gambar (i): Kaki meja yang ditandai dengan warna hijau dan tepi meja yang ditandai dengan warna pink menunjukkan suatu garis, apa yang dapat kamu simpulkan tentang kedudukan garis-garis pada gambar (i) di atas? Apa pula yang dapat kamu simpulkan tentang kedudukan garis-garis pada gambar (ii) dan gambar (iii)? Jelaskan! 2. Guru mengumpulkan variasi pendapat siswa tentang kedudukan dua garis, kemudian merevisi jawaban siswa apabila pendapat siswa salah dan memberi penguatan apabila pendapat siswa benar. II. Kegiatan Inti (50 menit) 1. 2. i. Guru membagi siswa ke dalam 4 kelompok diskusi Guru memberi instruksi pembelajaran yang berbeda pada Kelompok I mencari benda-benda atau fenomena yang dapat menunjukkan kedudukan dua garis sejajar serta mendiskusikan sifat-sifat garis sejajar. ii. Kelompok II mencari benda-benda atau fenomena yang dapat menunjukkan kedudukan dua garis berpotongan serta mendiskusikan sifat-sifat garis berpotongan iii. Kelompok III mencari benda-benda atau fenomena yang dapat menunjukkan kedudukan dua garis tegak lurus serta mendiskusikan sifat-sifat garis tegak lurus iv. Kelompok IV mencari benda-benda atau fenomena yang dapat menunjukkan kedudukan dua garis bersilangan serta mendiskusikan sifat-sifat garis bersilangan. 3. Guru menginstruksikan bahwa kegiatan diskusi tidak harus dilaksanakan di kelas, tetapi boleh di perpustakaan, di taman sekolah atau di tempat lain di sekitar sekolah. 4. Guru meminta siswa melaporkan hasil diskusi yang ia peroleh, kemudian meminta siswa untuk melakukan diskusi secara klasikal, metode yang
5
tiap kelompok dengan ketentuan sebagai berikut.
digunakan adalah some leave some stay. Tiap kelompok berhak memberi saran kepada kelompok lain. 5. Guru meminta perwakilan tiap kelompok untuk menuliskan hasil diskusi kelompok di papan 6. Guru dan siswa merefleksi hasil diskusi tersebut dan menarik kesimpulan. 7. Guru memberi kesempatan kepada siswa yang masih ingin bertanya. 8. Guru memberikan beberapa latihan soal kepada siswa (buku siswa hal 24) 9. Guru memberi kesempatan kepada siswa yang masih ingin bertanya. III. Kegiatan Akhir (20 menit) 1. 2. Guru dan siswa merefleksi hasil diskusi tersebut dan Guru memberi siswa tugas rumah untuk membaca dan menarik kesimpulan. mengerjakan soal latihan hal 25 di buku siswa dan mencari sendiri konsep tentang garis dan sudut di buku siswa dan atau di alamat [Link]/help/geometry/[Link]#whatisanangle Pertemuan Kedua I. Kegiatan Awal (10 menit) 1. internet atau dari buku siswa. 2. Guru meminta seorang siswa untuk berdiri di depan kelas dan memintanya untuk menekuk tangannya hingga posisi lengan atas dan bawah tangan membentuk sudut. 3. 4. Guru menjelaskan bahwa posisi Guru memberikan permasalahan lengan atas dan lengan bawah tangan siswa tersebut itulah yang disebut sudut. kepada siswa melalui pertanyaan sebagai berikut: Apakah yang terjadi dengan sudut yang terbentuk jika siswa tersebut semakin menekuk tangannya? Apakah yang terjadi dengan sudut yang terbentuk jika siswa tersebut semakin mengurangi tekukan pada tangannya? Guru meminta siswa menjelaskan konsep sudut berdasarkan pengetahuan yang telah diperoleh siswa dari
Apa pula yang dapat kamu simpulkan tentang sudut yang terbentuk jika siswa tersebut membentangkan tangannya? 5. pertemuan selanjutnya. II. Kegiatan Inti (55 menit) 1. Guru menjelaskan kepada siswa tentang pengertian dasar sudut, cara menotasikan atau menamai sudut, serta menjelaskan satuan sudut yang sering digunakan melalui tampilan slide (Power Point). Siswa memperhatikan dengan seksama. 2. Guru memberi beberapa contoh sudut pada beberapa benda konkrit yang dibawanya serta menjelaskan sudut berdasarkan kejadian sehari-hari. Penjelasannya adalah sebagai berikut. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk memikirkan penyelesaiannya dan akan dibahas pada
Sudut dapat ditemukan pada pojok-pojok gunting yang merupakan pertemuan dari dua sisi gunting. Sudut juga dapat ditemukan pada jangka. Tikungan jalan yang sering kita lewati juga menunjukkan suatu sudut, seperti yang ditunjukkan pada gambar. Juga dapat dilihat bahwa dalam satu benda terdapat lebih dari satu sudut yang dapat dibentuk. 3. 4. Siswa untuk tiap kelompok (lampiran 2). 5. 6. 7. Guru meminta siswa untuk berdiskusi dalam kelompok dan melaporkan hasilnya. Guru meminta perwakilan dari tiap Guru memberi kesempatan pada kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompok ke muka. setiap siswa untuk mengomentari hasil kerja temannya.
7
Siswa dibagi menjadi 4-5 kelompok. Guru memberikan Lembar Kerja
III. Kegiatan Akhir (15 menit) 1. Guru merefleksi hasil kerja siswa dan memberi penguatan 2. Guru memberi siswa tugas rumah untuk membawa benda-benda bersudut yang mudah dibawa. 3. Guru memberikan Quis.
Pertemuan Ketiga I. Kegiatan Awal (10 menit) 1. pertemuan sebelumnya. 2. 3. 4. siswa untuk bertanya. 5. kontekstual sebagai berikut. Pada hari minggu ayah memperbaiki genteng rumah yang bocor. Untuk itu, ayah menyandarkan tangga ke dinding rumah. Jika antara tangga dan lantai membentuk sudut . Apakah yang mungkin terjadi jika diperbesar? 6. pertemuan. II. Kegiatan Inti (50 menit) 1. Guru membagi siswa ke dalam 4-5 kelompok, kelompok sama seperti pada pertemuan sebelumnya. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk memikirkan penyelesaiannya yang akan dibahas di akhir Guru memberikan masalah Guru merefleksi pendapat siswa dan Melalui tampilan slide, guru membawa penjelasannya pada pengukuran besar sudut. mencontohkan cara mengukur sudut suatu benda dengan menggunakan busur. Guru memberi kesempatan kepada Guru meminta pendapat dan simpulan siswa mengenai permasalahan tentang sudut yang ditanyakan pada
2. Guru meminta siswa untuk mengeluarkan benda-benda bersudut seperti yang ditugasi pada pertemuan sebelumnya. 3. Guru menugasi siswa untuk mengukur besar semua sudut benda-benda tersebut, selanjutnya siswa diminta untuk mengklasifikasikan benda mana yang mempunyai ukuran sudut antara 0 sampai 90, dan benda mana yang mempunyai ukuran sudut 90, serta benda mana yang mempunyai ukuran sudut antara 90 sampai 180. 4. Guru meminta siswa melaporkan hasil diskusi. Cara pelaporan diserahkan pada tiap-tiap kelompok. 5. Siswa masih bekerja dalam kelompok, guru memberi penugasan untuk menggambar sudut-sudut yang ukurannya telah diperoleh dari hasil pengukuran sudut pada kegiatan pertama pada kertas manila 6. Guru juga menugasi siswa untuk menggambar sudut-sudut yang ukurannya ditentukan oleh guru. Tiap kelompok diberi penugasan yang sama. 7. Guru meminta siswa memajang semua hasil pekerjaannya. 8. Secara bergantian, perwakilan dari tiap kelompok berkeliling dari pajangan satu ke pajangan lain untuk mengomentari hasil pekerjaan kelompok. III. Kegiatan Akhir (20 menit) 1. penguatan. 2. 3. Guru membahas permasalahan konstekstual yang diketengahkan Guru memberi siswa permasalahan kontekstual yang serupa pada awal pembelajaran. dengan permasalahan di atas, yaitu sebagai berikut. Perhatikan gambar berikut. Guru melakukan refleksi terhadap kegiatan siswa dan memberikan
(i)
(ii)
Gambar (i) di atas menunjukkan suatu kapal di laut yang sedang diamati dari ujung puncak mercusuar yang terletak di tepi laut. Sedangkan gambar (ii) di atas menunjukkan tentang sebuah mobil yang melewati jalan menanjak. Jika arah pandangan pengamat ke kapal dan garis horisontal pada gambar (i) membentuk sudut , sedangkan jalan dan bidang horizontal pada gambar (ii) membentuk sudut . sudut , sedangkan jalan dan bidang horizontal pada gambar (ii) membentuk sudut . Apa yang akan terjadi jika dan diperbesar atau diperkecil? Diskusikan dengan temanmu, kemudian jelaskan jawabanmu. Siswa diminta memikirkan penyelesaian masalah kontekstual tersebut untuk pertemuan berikutnya. 3. Guru memberikan Quis Pertemuan Keempat I. Kegiatan Awal (10 menit) 1. 2. Guru meminta jawaban siswa atas Guru mengingatkan kembali siswa permasalahan kontekstual yang diketengahkan pada pertemuan sebelumnya. pada kegiatan sebelumnya yaitu mengklasifikasikan benda-benda bersudut berdasarkan ukuran sudutnya untuk menuju penjelasan tentang jenis-jenis sudut. 3. Melalui tampilan slide, guru menjelaskan dan memberikan contoh tentang jenis-jenis sudut yang terdiri dari sudut tumpul, sudut lancip, dan sudut siku-siku. Contohnya antara lain sebagai berikut.
(i)
(ii)
(iii)
Contoh yang menunjukkan suatu sudut tumpul terlihat pada gambar (i), gambar (ii) memperlihatkan contoh sudut lancip, sedangkan gambar (iii) menunjukkan contoh suatu sudut siku-siku.
10
II.
Kegiatan Inti (55 menit) 1. Guru membagi siswa ke dalam 6 kelompok. 2. Guru memberi penugasan yang berbeda pada tiap dua kelompok, dengan ketentuan sebagai berikut. a. Kelompok 1 dan 4 membuat beberapa denah jalan atau denah rumah yang memuat memuat Tepat 3 sudut lancip dan 1 sudut siku-siku 6 sudut lancip dan 2 sudut siku-siku 2 sudut lancip dan 4 sudut siku-siku 2 sudut tumpul dan 3 sudut lancip 3 sudut tumpul dan 5 sudut siku-siku 4 sudut lancip dan 3 sudut siku-siku
b. Kelompok 2 dan 5 menggambar beberapa sketsa ranting pohon yang
c. Kelompok 3 dan 6 menggambar sketsa bangun-bangun datar segi sembarang yang memuat 2 sudut siku-siku dan 2 sudut tumpul 1 sudut sudut lancip dan 3 sudut tumpul 2 sudut siku-siku dan 1 sudut lancip 3. 4. perkelompok. 5. Guru mengkondisikan siswa untuk melakukan sharing bersama dengan metode kunjungan tetangga. Dalam metode ini, ada perwakilan kelompok sebagai tuan rumah yang bertugas mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya kepada perwakilan kelompok lain yang bertindak sebagai tamu. 6. 7. Guru berkeliling pada tiap kelompok untuk memberikan Guru melakukan refleksi terhadap hasil temuannya setelah saran dan tanggapan terhadap hasil pengerjaan kelompok. berkeliling dalam kelompok, selanjutnya melakukan penguatan.
11
Guru meminta siswa memberi alasan terhadap hasil Guru meminta siswa untuk memajang hasil pekerjaannya
penemuannya serta melaporkannya.
8.
Guru dan siswa membahas secara berdiskusi permasalahan
kontekstual yang telah diberikan pada pertemuan sebelumnya. III. Kegiatan Akhir (15 menit) 1. Guru menugasi siswa untuk menulis sendiri simpulan hasil pembelajaran sudut dan garis yang telah diperolehnya selama beberapa pertemuan dalam bentuk portofolio. 2. 3. Pertemuan Kelima I. II. III. Kegiatan Awal (5 menit) Guru mempersiapkan pelaksanaan uji kompetensi. Kegiatan inti (30 menit) Pelaksanaan uji kompetensi. Kegiatan Penutup (5 menit) Guru merefleksi hasil kerja siswa dan memberi arahan tentang kegiatan pada pertemuan selanjutnya F. Alat Sumber belajar ALAT DAN SUMBER BELAJAR : Laptop, LCD, Penggaris, Busur, Papan tulis, Kertas manila, dan Lembar Kerja Siswa : Buku Siswa, Media Gambar, lingkungan, Internet pada web [Link]/help/geometry/[Link]#whatisanangle, G. Teknik PENILAIAN : kuis, tes, portofolio Guru melakukan refleksi terhadap simpulan siswa dan Siswa diminta mengisi lembar evaluasi diri melakukan penguatan.
Bentuk Instrumen : Pertanyaan lisan dan tertulis.
Surakarta, 13 Januari 2011 Mengetahui Kepala Sekolah SMPN 5 Guru Mata Pelajaran Matematika
12
--------------------------------
------------------------------------
13
14
LAMPIRAN 1 : LEMBAR TUGAS PERTEMUAN 1 Diskusikan permasalahan soal-soal di bawah ini dengan kelompokmu! 1. Manakah yang sejajar, berpotongan dan bersilangan dari masalah kontekstual berikut : a. b. c. d. Jalan layang dengan dengan jalan lain dibawahnya. Dua jalan yang bertemu di persimpangan Tapak dua ban mobil di jalan tanah yang basah Tiang listrik dengan haris horizontal pada tanah
2. Gambarkan garis sejajar dan garis tegak lurus dengan menggunakan caramu! Jelaskan bagaimana caramu!
15
LAMPIRAN 2 : LEMBAR KERJA SISWA PADA PERTEMUAN 2
LEMBAR KEGIATAN SISWA (LKS)
Kelompok Nama Tujuan: pengertian dasar tentang sudut suatu benda mempunyai beberapa sudut Prasyarat: menotasikan sudut Siswa dapat mengingat kembali tentang Siswa dapat menamai atau menotasikan sudut Siswa dapat menghitung banyaknya sudut Siswa dapat menggambar denah yang : ............. : 1. . 3. ... 2. 4.
Siswa memahami konsep dasar tentang sudut Siswa menguasai cara menamai atau
Kegiatan Siswa: 1. Ambillah beberapa benda di sekitarmu. Kemudian amatilah! Diskusikan dengan temanmu: a. Apakah pada benda-benda tersebut terdapat bentuk pojok yang dapat dijadikan sudut? b. Ada berapakah bentuk pojok itu? Nyatakan temuanmu dalam bentuk tabel! 2. Perhatikan gambar denah di bawah ini!
Denah di atas memperlihatkan bahwa terdapat empat tikungan yang dapat menunjukkan suatu sudut. Diskusikan dalam kelompokmu bagaimana kamu bisa menggambar suatu denah perjalanan yang di dalamnya terdapat 3 sudut, 4 sudut, dan 7 sudut. Jelaskan bagaimana kamu membuatnya!
16
17
LAMPIRAN 3 : KUIS PERTEMUAN 3
Selesaikan permasalahan-permasalahan di bawah ini! 1. Dari huruf-huruf di bawah ini ada berapakah bentuk pojok pada masing-masing huruf yang dapat dijadikan sudut? Z X M U
2. Carilah huruf-huruf lain yang mempunyai mempunyai: 0 sudut 1 sudut 2 sudut 3 sudut 4 sudut
3. Berilah nama sudut-sudut di bawah ini!
18
LAMPIRAN 4 : KUIS PERTEMUAN KE EMPAT
Selesaikan soal-soal di bawah ini! 1. 45, 37, 78, 35, dan 26 2. gambar di bawah ini! i) ii) iii) Ukurlah besar sudut-sudut pada Dengan menggunakan busur dan penggaris, gambar sudut yang mempunyai ukuran:
19
LAMPIRAN 5 : EVALUASI KD PADA PERTEMUAN KELIMA
Kerjakanlah soal-soal di bawah ini dengan cermat dan teliti! Waktu mengerjakan 30 menit 1. Perhatikanlah gambar rangka limas segiempat terpancung [Link] di samping. Sebutkanlah ruas garis-ruas garis yang: a) Sejajar b) Berpotongan c) Bersilangan
H E D A B F C
2.
Perhatikan gambar di samping! a) AFB bertolak belakang dengan ..... b) AGE bertolak belakang dengan ..... c) EGD bertolak belakang dengan .....
A
3. Perhatikan gambar di samping! a) Hitung nilai x. b) Tentukan besar HFG.
H (2x+60) 69 F E
20
LAMPIRAN 6 : INSTRUMEN PENILAIN DIRI
INSTRUMEN PENILAIAN DIRI Tanggal Materi Nama Siswa Kelas : .................. : Garis dan Sudut : ...................... : ......................
Dalam pembelajaran Garis dan Sudut, saya No 1. 2. 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 Pernyataan dapat memberi contoh garis-garis berpotongan dapat memberi contoh garis-garis sejajar dapat memberi contoh garis-garis bersilangan dapat membedakan garis-garis sejajar dan berpotongan dapat membedakan garis-garis berpotongan dan bersilangan dapat mengukur besar sudut tepat dapat membedakan jenis-jenis sudut dengan benar dapat menunjukkan dua sudut saling berpenyiku dan saling berpelurus. dapat Menentukan dua sudut saling berpenyiku dan saling berpelurus dapat bekerja sama dalam menyelesaikan tugas kelompok dalam diskusi kelompok mau menerima pendapat teman lain dalam diskusi kelompok rela tidak diterima pendapat dalam diskusi kelompok membantu mendorong atau memberikan kesempatan teman untuk berpendapat tidak memotong teman yang berbicara/menyampaikan pendapat Alternatif Jawaban Ya Tidak
21
LAMPIRAN 7 : INSTRUMENT PENILAIN PSIKOMOTORIK
RUBRIK PENILAIAN MENGGAMBAR GARIS DAN SUDUT
NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 INDIKATOR Ketepatan menentukan ukuran sudut yang dibuat Ketepatan posisi gambar garis yang dibuat Ketepatan dalam menggambar sudut Ketepatan dalam menggambar garis Kerapian gambar garis yang dibuat Ketepatan posisi gambar garis yang dibuat Ketepatan posisi gambar sudut yang dibuat Ketepatan dalam menggambar sudut Kerapian gambar sudut yang dibuat Kerapian gambar garis yang dibuat KRITERIA 1. tidak 2. ya 1. tidak 2. ya 1. tidak 2. ya 1. tidak 2. ya 1. tidak 2. ya 1. tidak 2. ya 1. tidak 2. ya 1. tidak 2. ya 1. tidak 2. ya 1. tidak 2. ya
22
LAMPIRAN 8 : INSTRUMENT PENILAIN KEAKTIFAN
RUBRIK PENILAIAN KEAKTIFAN No 1 2 3 Aktivitas Keaktifan dalam mengemukakan pendapat Kerjasama dalam kelompok Ketepatan dalam melaporkan hasil tugasnya 1. Kurang 1. Kurang 1. Kurang Kriteria 2. sedang 2. sedang 2. sedang 3. tinggi 3. tinggi 3. tinggi
23
LAMPIRAN 9 : MEDIA Selanjutnya amati gambar-gambar berikut ini!
Gambar 1
Gambar 2
Gambar 3
24
LAMPIRAN 10 : BUKU SISWA
Kedudukan Dua Garis
Perhatikan benda-benda dalam ruang kelasmu, kemudian tunjukkan ruas garis-ruas garis yang arahnya vertikal, horisontal, dan sebutkan bagian yang membentuk sudut siku-siku! Perhatikan lingkungan di luar kelasmu, kemudian carilah contoh benda yang ada ruas garisnya dengan arah horisontal dan vertikal.
Coba perhatikan gambar ruang kelas di samping! Sekarang jika ruangan tersebut digambar akan berbentuk seperti gambar balok di bawah ini. H E D A Gambar 7.10 B F C G
1.
Garis yang melalui AB dan garis yang melalui DC adalah dua garis yang sejajar. Mengapa? Coba carilah pasangan-pasangan garis lain yang sejajar!
25
2.
Garis yang melalui AB dan garis yang melalui AD adalah dua garis yang berpotongan. Mengapa? Coba carilah pasanganpasangan garis lain yang berpotongan! Garis yang melalui AB dan garis yang melalui FG adalah dua garis yang bersilangan (tidak sejajar dan juga tidak berpotongan). Mengapa? Coba carilah pasangan-pasangan garis lain yang bersilangan!
3.
Melukis Garis Sejajar Melalui Satu Titik
m S P T Q R
Sekarang kita akan mencoba mengenal salah satu sifat yang penting dari garis sejajar. Coba perhatikan gambar di samping.
Gambar 7.11
Pada Gambar 7.11 tersebut, garis l merupakan garis yang memuat PQ dan T adalah titik di luar garis l. Selanjutnya perhatikan garis yang melalui titik T dan sejajar garis l. Garis yang dimaksud adalah garis m, yaitu garis yang memuat RS . Garis m dan l adalah sejajar, sebab sama-sama merupakan garis mendatar. Titik T pada RS , sedangkan RS pada garis m , sehingga garis m melalui titik T. Kita mengetahui garis m // l dan titik T pada garis m . Apakah yang dapat kamu simpulkan mengenai banyaknya garis yang dapat ditarik melalui titik T di luar garis l dan sejajar dengan garis l . Pada gambar di atas dapat dilihat bahwa banyaknya garis yang dapat ditarik melalui titik T di luar garis l dan sejajar dengan garis l adalah tepat satu garis. Untuk selanjutnya dapat dinyatakan sebagai berikut. Melalui satu titik di luar sebuah garis dapat ditarik tepat satu garis yang sejajar dengan garis itu.
Membagi Ruas Garis Menjadi n Sama Panjang
26
Bagaimanakah caranya jika sebuah ruas garis AB dibagi menjadi tiga bagian yang sama panjang? Lakukanlah kegiatan di bawah ini untuk menjawab pertanyaan di atas!
Penyelesaian:
Kerjakanlah!
F L Lukislah ruas garis dengan panjang sebarang!
L Lukislah juga ruas garis P dengan ruas garis tidak berimpit pada ruas garis dan b panjang sebarang! E R A pusat titik A, lukislah sebuah busur dengan jangka sedemikian hingga busur Dengan t tersebut memotong ruas garis di titik X! Dengan pusat titik X, lukislah sebuah busur dengan jangka sedemikian hingga busur Y M Z t tersebut memotong ruas garis di titik Y dan AX = XY! Dengan pusat titik Y, lukislah sebuah busur dengan jangka sedemikian hingga busur t tersebut memotong ruas garis di titik Z dan XY = YZ! Hubungkanlah titik Z dengan titik B! T Tentukanlah letak titik R yang merupakan titik potong dengan busur yang pusatnya
Cobalah! jari-jari ZR dan pusat titik Y, lukislah busur sedemikian kegiatan di atas untuk Lakukanlah dengan cara yang sama dengan hingga busur Dengan membagi sebuah ruas garis dengan panjang 9 tersebut dengan busur yang pusatnya titik X berpotongan dititik Q! cm menjadi 4 Dengan jari-jari ZR dan pusat titik X, lukislah busur sedemikian hingga busur bagian yang sama panjang!
tersebut dengan busur yang pusatnya titik A berpotongan dititik P! Lukislah sinar garis yang memotong di E! u Lukislah sinar garis yang memotong di F! u
di titik Z (busur dari langkah nomor 5)!
1.
Berikut ini manakah yang arahnya vertikal, horisontal dan mana yang tidak vertikal dan juga tidak horisontal ? a. tiang rumah e. permukaan meja tulis b. tangga rumah f. atap rumah c. tiang gawang sepak bola g. tiang net badminton d. bagian atas net bola voli h. permukaan jalan menanjak H G 2. Perhatikan gambar kubus di samping. E F D A B C
27
a. Sebutkan rusuk-rusuk yang arahnya vertikal dan sebutkan yang horisontal. b. Sebutkan sisi yang horisontal dan sebutkan yang vertikal.
3.
Di antara pasangan-pasangan garis pada gambar di bawah, manakah yang
merupakan pasangan garis sejajar? r s p q m n
4.
Perhatikan gambar di samping. Gambarlah garis p yang melalui titik A (di luar garis q) dan sejajar q. Ada berapa banyak garis dapat kamu buat?
q 5. Diketahui garis m sejajar garis k, garis t memotong garis m di titik B, dan garis m, k, dan t terletak pada bidang yang sama. Apakah garis t memotong garis k juga? Jelaskan.
t B
6. Gambarlah ruas garis PQ dengan panjang 13 cm! Bagilah ruas garis
tersebut menjadi 5 bagian sama panjang! 7. Gambarlah sebarang ruas garis! Kemudian bagilah ruas garis tersebut dengan perbandingan 2:3 !
8. [Link] diberi tugas gurunya untuk menggambar sebuah persegipanjang. Persegipanjang tersebut disuruh membagi menjadi 12 persegipanjang kecil yang luasnya sama dan kemudian persegipanjang kecil tersebut harus diwarnai merah, kuning, biru, dan hijau. Bantulah Andi untuk membagi persegipanjang tersebut menjadi 12 persegipanjang kecil!
28
Pikirkan dan diskusikan!
Perhatikan atap rumah di samping! Sebutkan bagian-bagian manakah dari atap rumah itu yang membentuk sudut!
Pengertian Sudut
Di sekolah dasar kamu telah mengenal pengertian sudut. Untuk mengingat kembali, perhatikan dan lakukan kegiatan seperti Gambar 7.1 (a) berikut ini.
Ambil sebatang lidi, lalu patahkan lidi tersebut tapi jangan sampai putus. (a)
Gambar posisi lidi yang telah dipatahkan pada kertas. (b)
Gambar 7.1
Gambar 7.1(b) merupakan salah satu contoh dari sudut. Dalam Matematika, sudut terbentuk dari dua sinar yang titik pangkalnya berimpit, seperti tampak pada gambar di bawah ini. A B
Titik sudut Daerah sudut K Kaki sudut, yaitu
C
Gambar 7.2
29
Lebih dari 3000 tahun yang lalu, orang Babylonia telah menemukan bahwa untuk mengelilingi matahari satu kali putaran penuh pada lintasan yang berbentuk lingkaran, bumi memerlukan waktu 360 hari. Mereka membagi lintasan itu menjadi 360 bagian yang sama. Setiap bagian itu dinamakan satu derajat. Dengan demikian, satu putaran penuh besarnya 360 derajat, dilambangkan dengan 360. Selanjutnya sampai sekarang derajat digunakan sebagai salah satu satuan sudut.
Berdasarkan Gambar 7.2 di atas, maka bagian-bagian sudut terdiri dari dua buah kaki sudut, titik sudut, dan daerah sudut. Kaki sudut adalah sinar garis yang membentuk suatu sudut. Titik sudut adalah titik potong pangkal sinar dari kaki sudut. Daerah sudut yaitu daerah yang terbentuk antara dua kaki sudut. Sudut pada Gambar 7.2 dinamakan dengan sudut ABC yang disimbolkan dengan ABC atau sudut CBA yang disimbolkan dengan CBA atau hanya ditulis sudut B yang disimbolkan dengan B. Contoh : 9. samping! 10. yang terbentuk Sebutkan! Berapakah banyak pada gambar di sudut P Q P Tentukan kaki sudut, titik R Q
sudut, dan tulislah nama sudut dari gambar di
samping? S R
Mengukur Besar Sudut Dengan Busur Derajat
30
Dapatkah kamu mengukur besar sudut PQR pada gambar di samping? Alat apakah yang dapat kamu gunakan untuk mengukur? P
Q Salah satu alat yang dapat digunakan untuk mengukur besar suatu sudut R adalah busur derajat seperti tampak pada Gambar 7.3 di bawah ini.
Garis vertikal Garis horisontal
Pusat busur
Gambar 7.3
Pada busur derajat terdapat dua deretan angka yaitu bagian atas dan bagian bawah. Pada bagian atas, dari kiri ke kanan tertulis angka 0, 10, 20, 30, . . . , 180, sedangkan di bagian bawah dari kiri ke kanan tertulis 180, 170, 160, . . . , 0. Perpotongan antara garis horisontal dengan garis vertikal disebut pusat busur.
Untuk mengukur besar sudut PQR di atas caranya sebagai berikut.
Q Gambar 7.4
1.
Letakkan pusat busur derajat pada titik sudut, yaitu titik Q. Impitkan garis horisontal busur derajat yang tertulis angka 0 pada salah satu kaki sudut, yaitu QR .
2.
3. Lihatlah angka pada busur derajat yang berimpit dengan kaki sudut yang lain,
yaitu kaki sudut QP berimpit dengan garis yang menunjukkan angka 100. Jadi besar PQR di atas adalah 100.
31
Contoh :
1.
Tentukan gambar di bawah ini (gunakan busur derajat) b. A
besar
sudut
pada
a.
K M
2. Perhatikan gambar dinosaurus di samping. Kemiringan dinosaurus terhadap permukaan tanah ditunjukkan oleh sudut seperti pada gambar di samping. Ukurlah, berapa ukuran kemiringan dinosaurus itu?
3. Perhatikan gambar di samping. Jika besar APB = (11x 5) , besar BPC = (7x), dan besar APC = 85, maka tentukan nilai x dan besar APB. P K 4. Dengan menggunakan busur derajat, ukurlah besar sudut MLK (yang besar) seperti yang ditunjukkan oleh tanda panah!
C L
32