0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
48 tayangan7 halaman

Jenis dan Contoh Kalimat Kondisional

Conditional sentences adalah kalimat pengandaian yang terdiri dari main clause dan if clause. Terdapat tiga jenis conditional sentences: Type I menyatakan kemungkinan di masa depan, Type II menyatakan keinginan yang tidak terwujud sekarang, dan Type III menyatakan keinginan yang tidak mungkin terjadi di masa lampau. Ketiga jenis ini membedakan penggunaan tense pada main clause dan if clause.

Diunggah oleh

Gie Fa
Hak Cipta
© Attribution Non-Commercial (BY-NC)
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
48 tayangan7 halaman

Jenis dan Contoh Kalimat Kondisional

Conditional sentences adalah kalimat pengandaian yang terdiri dari main clause dan if clause. Terdapat tiga jenis conditional sentences: Type I menyatakan kemungkinan di masa depan, Type II menyatakan keinginan yang tidak terwujud sekarang, dan Type III menyatakan keinginan yang tidak mungkin terjadi di masa lampau. Ketiga jenis ini membedakan penggunaan tense pada main clause dan if clause.

Diunggah oleh

Gie Fa
Hak Cipta
© Attribution Non-Commercial (BY-NC)
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

CONDITIONAL SENTENCES

Conditional Sentences (kalimat pengandaian) adalah kalimat yang digunakan untuk menyatakan sesuatu yang mungkin terjadi atau tidak terjadi. Kalimat ini terdiri dari 2 bagian: 1. Main Clause (Induk kalimat): bagian kalimat yang dapat berdiri sendiri karena telah memiliki subjek dan predikat. 2. Sub-ordinat Clause/ If Clause (Anak kalimat): bagian kalimat yang tidak dapat berdiri sendiri/ harus melekat pada induk kalimat. Conditional sentence sendiri dibagi kedalam 3 type, sebagai berikut: Conditional sentence adalah kalimat pengandaian yang mengandaikan suatu keinginan, harapan, rencana dan lain-lain yang :

-angan (unreal /probable) dan

Bentuk : Ada tiga conditional sentence yaitu : Type I : Future conditional yang menyatakan suatu keinginan, harapan, ataupun rencana yang masih BISA TERJADI / when we are thinking about possibilities. Conditional sentence dalam bentuk future possible adalah kalimat pengandaian yang digunakan apabila kita akan menyatakan suatu perbuatan yang akan dilakukan atau akan terjadi, apabila suatu syaratnya dipenuhi. Jadi, terjadi atau tidaknya perbuatan tersebut, akan tergantung kepada syaratnya, dipenuhi atau tidak. Perhatikan contoh kalimat berikut, "Kalau aku punya banyak uang, aku akan membelikannya rumah". Pada kalimat tersebut, yang dikatakan dengan syarat adalah pada bagian kalimat "kalau aku punya banyak uang". Bentuk atau susunan conditional sentence future possible ini adalah sebagai berikut: Induk kalimat atau main clausenya, menggunakan simple future tense Anak kalimat atau if clausenya, menggunakan simple present tense

Rumus If + simple present, simple future If + S (is, am, are), S will/shall V1/be ....!

If + simple present, command from If + S V1 (is, am, are), (Dont) V1/be ....! Inversion Should S V1/be, S wiil/shall V1/be. Should S V1/be, (Dont), V1/be ....!

IF + S + V1, S + will +V1

Example : If I pass the exam I will continue to university Faktanya : Maybe I pass the exam, if I study hard. Saya mungkin sekali lulus ujian kalau saya belajar keras. Contah lain Type 1 : 1. If you send this letter now, she will receive it tomorrow. 2. If I do this test, I will improve my English. 3. If I find your ring, I will give it back to you. 4. Peggy will go shopping if she has time in the afternoon. 5. Simon will go to London next week if he gets a cheap flight. 6. If her boyfriend does not phone today, she will leave him. 7. If they do not study harder, they will not pass the exam. 8. If it rains tomorrow, I will not have to water the plants. 9. You will not be able to sleep if you watch this scary film. 10. Susan cannot move into the new house if it is not ready on time.

Type II : Present conditional, yang menyatakan suatu keinginan, harapan ataupun rencana yang tak terpenuhi / angan-angan ( unreal) or when we imagine a situation. conditional sentence dalam bentuk future possible digunakan apabila kita akan menyatakan suatu perbuatan atau kejadian yang akan dilakukan dimasa yang akan datang, tergantung kepada dipenuhi syaratnya atau tidak, maka conditional sentence dalam bentuk present unreal digunakan untuk menyatakan suatu keadaan atau kejadian yang berlawanan dengan kenyataannya diwaktu sekarang atau saat ini. Sikap pembicara disini sedikit kurang yakin dengan kemungkinan terjadinya perbuatan atau kejadian tersebut. Susunan kalimat conditional sentence dalam bentuk present unreal ini adalah sebagai berikut: Induk kalimat atau main clausenya, menggunakan past future tense Anak kalimat atau If clausenya, menggunakan simple past tense. Rumus If + simple past, past future If + S V2/were O, S would/could/might V1/be Inversion Were + S to V1/adjective, S would/could/might V1/be.

IF + S + V2, S + would + V1

Example : If I passed the exam, I would continue to university Faktanya: I do not pass the exam now. Saya tidak lulus ujian sekarang jadi saya tidak melanjutkan ke universitas.

Note: In type II were is used for all subjects Example : If I were you, I would continue to university ( but I am not you).

Type II berlawanan dengan fakta sekarang.

1.I would visit parc de princess if I lived in Paris [Link] I knew about this, I would tell you immediately [Link] my sister could read, she would read that book in a day [Link] would tell me if she knew the matters

Tapi, yang harus diingat dengan conditional sentence dalam bentuk present unreal ini adalah, jika anak kalimatnya atau if clause nya dinyatakan dengan to be,maka untuk semua subject, kita akan menggunakan 'were'. Contoh kalimatnya misalnya sebagai berikut [Link] I were you, I would love her (Jika aku adalah kamu,aku akan mencintainya) [Link] she were mine,I would give everything she want (Jika dia menjadi milikku,aku akan beri apapun yang dia inginkan) [Link] you were here, I would tell you (jika kamu disini,aku akan menceritakannya)

Contoh lain Type 2 : 1. If you had studied for the test, you would have passed it. 2. If you had asked me, I would have helped you. 3. If we had gone to the cinema, we would have seen my friend Jacob. 4. If you had spoken English, she would have understood. 5. If they had listened to me, we would have been home earlier. 6. I would have written you a postcard if I had had your address. 7. If I had not broken my leg, I would have taken part in the contest. 8. If it had not started to rain, we would have walked to the museum. 9. We would have swum in the sea if there had not been so many sharks there. 10. If she had taken the bus, she would not have arrived on time.

Type III : Past conditional yang menyatakan suatu keinginan, harapan atau rencana yang tidak terwujud ( imposible) or when we imagine a situation based on the facts in the past. Bentuk terakhir dari conditional sentence adalah past [Link] conditional sentence yang satu ini,dibentuk apabila kita ingin menyatakan sebuah kejadian atau keadaan yang bertentangan atau berlawanan dengan kenyataan yang akhirnya terjadi dimasa lampau. Yang harus kita ingat dalam conditional sentence bentuk ini adalah, adanya keterangan waktu dimasa lampau, jadi sebenarnya, sikap pembicara dalam hal ini adalah 'menyesal'.

Induk kalimat atau main clause untuk conditional sentence past unreal, dibentuk dengan menggunakan past future perfect tense. Sementara yang digunakan sebagai anak kalimat atau if clause nya adalah past perfect tense. Berikut ini contoh-contoh kalimat conditional sentence dalam bentuk past unreal tersebut. Ingat, pahami contoh kalimatnya dahulu, lalu perhatikan tense yang menyusun main clause ataupun if clausenya.

Rumus If + past parfect, past future perfect If + S had V3/been, S would/could/might have V3/been. Inversion Had + S V3/been, S would/could/might have V3/been.

IF + S + had + V3, S + would have + V3

Example: If I had passed the exam, I would have continued to university Fakta: I did not pass the exam then. (saya tidak lulus saat itu, jadi saya tidak melanjutkan ke universitas) Note: Untuk tipe III sering berbentuk inversion (pembalikan posisi). Subjek 2 kata kerjanya serta tidak menggunakan IF.

Contoh: Had I passed the exam, I would have continued to university. Contoh lain : [Link] I had watched TV last night,I would have seen my girlfriend (Pada contoh kalimat yang pertama tersebut,maksudnya seperti [Link],suatu hari pacar kita tampil di TV untuk sebuah acara,taruh saja misalnya acara Quiz,karena satu hal,kita tidak sempat melihat pacar kita tersebut di [Link],kita bisa saja mengeluarkan kalimat seperti yang dijadikan contoh diatas,sebagai sebuah penyesalan atau dalam bahasa inggris dikatakan sebagai 'regretting'.Tentu saja,bentuk kalimat yang 'berbunyi' penyesalan nya mungkin [Link] salah satunya adalah seperti berikut 'Jika saja aku menonton TV tadi malam,aku mungkin akan melihat pacarku di TV',seperti contoh kalimat yang pertama diatas) [Link] I had gone to the movie last night,I would have seen my ex girlfriend (Contoh yang kedua ini,sepertinya tidak usah dijelaskan,karena aku pikir contoh yang satu ini sudah jelas) 3.I would not have been very angry If you had told me about the truth (Contoh kalimat yang ketiga ini main clause nya berbentuk [Link] susah?mungkin juga [Link] sebenarnya mudah saja kok 'ngakalin'[Link] ya,kenapa main clause nya ditambah 'not'?sudah jelas,karena main clause nya kan berbentuk [Link] bagaimana dengan 'been'? 'been' pada contoh kalimat diatas digunakan karena sesudah 'been' tersebut adalah 'angry',semntara kita tahu 'angry' tersebut termasuk kata sifat,bukan?.Contoh kalimat no 3 ini,kalau diterjemahkan, mungkin artinya akan seperti ini 'Aku tidak akan begitu marah,kalau saja kamu menceritakan hal yang sebenarnya kepadaku). contoh lain Type 3 : 1. If you had studied for the test, you would have passed it. 2. If you had asked me, I would have helped you. 3. If we had gone to the cinema, we would have seen my friend Jacob. 4. If you had spoken English, she would have understood. 5. If they had listened to me, we would have been home earlier. 6. I would have written you a postcard if I had had your address. 7. If I had not broken my leg, I would have taken part in the contest. 8. If it had not started to rain, we would have walked to the museum.

9. We would have swum in the sea if there had not been so many sharks there. 10. If she had taken the bus, she would not have arrived on time.

Anda mungkin juga menyukai