Nama : Ruben Saragih No.
absen : 24 Kelas : XI-TKJ A Hari/Tanggal : 14,Januari 2012
Instruktur : Pak Antoni Routing No. Percobaan : Mapel : Diagnosa Lan
I.
TUJUAN Siswa dapat memahami isi dari routing table. Siswa dapat melakukan simulasi konfigurasi router di Cisco Packet Tracer. PENDAHULUAN Routing adalah suatu protokol yang digunakan untuk mendapatkan rute dari satu jaringan ke jaringan yang lain. Rute ini, disebut dengan route dan informasi route secara dinamis dapat diberikan ke router yang lain ataupun dapat diberikan secara statis ke router lain. Seorang administrator memilih suatu protokol routing dinamis berdasarkan keadaan topologi jaringannya. Misalnya berapa ukuran dari jaringan, bandwidth yang tersedia, proses power dalam router, merek dan model dari router, dan protokol yang digunakan dalam jaringan. Routing adalah proses dimana suatu router mem-forward paket ke jaringan yang dituju. Suatu router membuat keputusan berdasarkan IP address yang dituju oleh paket. Semua router menggunakan IP address tujuan untuk mengirim paket. Agar keputusan routing tersebut benar, router harus belajar bagaimana untuk mencapai tujuan. Ketika router menggunakan routing dinamis, informasi ini dipelajari dari router yang lain. Ketika menggunakan routing statis, seorang network administrator mengkonfigurasi informasi tentang jaringan yang ingin dituju secara manual. Jika routing yang digunakan adalah statis, maka konfigurasinya harus dilakukan secara manual, administrator jaringan harus memasukkan atau menghapus rute statis jika terjadi perubahan topologi. Pada jaringan skala besar, jika tetap menggunakan routing statis, maka akan sangat membuang waktu administrator jaringan untuk melakukan update table routing. Karena itu routing statis hanya mungkin dilakukan untuk jaringan skala kecil. Sedangkan routing dinamis bias diterapkan di jaringan skala besar dan membutuhkan kemampuan lebih dari administrator. PERALATAN Asus Eee PC Aplikasi Cisco Packet Tracer LANGKAH KERJA 1. 2. Aktifkan aplikasi Cisco Packet Tracer Buat topologi seperti gambar 1.
II.
III.
IV.
Gambar 1 Topologi Percobaan Perangkat yang digunakan pada topologi pada gambar 1 adalah : 2 PC 2 Router Cisco 2621XM w/ 2-Port Fast Ethernet 1 Router Cisco 2620XM w/ 3-Port Fast Ethernet 1 Router Cisco 2620XM w/ 1-Port Fast Ethernet Media Penghubung sesuai perangkat masing-masing. Atur IP Address untuk kedua PC dan masing-masing Fast Ethernet Port untuk setiap Router. Untuk mengkonfigurasi IP Address pada PC, Double-Click pada icon PC > Desktop > IP Configuration. Untuk mengkonfigurasi IP Address pada Router, Double-Click pada icon Router > Config, lalu pilih interface yang akan dikonfigurasi.
3.
Gambar 2 Konfigurasi IP pada PC
Gambar 3 Konfigurasi IP pada Router Device Router Cisco 2620XM Utara PC Krakatau Router Cisco 2621XM Barat Router Cisco 2621XM Barat Router Cisco 2620XM Selatan Router Cisco 2620XM Selatan Router Cisco 2620XM Selatan Router Cisco 2621XM Timur Router Cisco 2621XM Timur PC Cyber Gear Interface Fast Ethernet 0/0 Fast Ethernet 0/0 Fast Ethernet 0/0 Fast Ethernet 0/1 Fast Ethernet 0/0 Fast Ethernet 1/0 Fast Ethernet 1/1 Fast Ethernet 0/1 Fast Ethernet 0/0 Fast Ethernet 0/0 IP Address [Link]/24 [Link]/24 [Link]/24 [Link]/24 [Link]/24 Default Gateway
[Link]
[Link]/24
[Link]/24
[Link]/24
[Link]/24
[Link]/24
[Link]
4.
Konfigurasi static routing pada router sesuai dengan routing table berikut :
Device PC Krakatau PC Cyber Gear Router Cisco 2620XM Utara Router Cisco 2621XM Barat
Interface Fast Ethernet 0/0 Fast Ethernet 0/0 Fast Ethernet 0/0 Fast Ethernet 0/0 Fast Ethernet 0/1 Fast Ethernet 0/0 Fast Ethernet 1/0 Fast Ethernet 1/1 Fast Ethernet 0/1 Fast Ethernet 0/0
IP Address [Link]/24
Destination [Link]/0
Gateway [Link]/24
[Link]/24
[Link]/0
[Link]/24
[Link]/24
[Link]/24
[Link]/24 [Link]/24 [Link]/24 [Link]/24 [Link]/24 [Link]/24 [Link]/24
[Link]/24 [Link]/24 [Link]/24 [Link]/24 [Link]/24 [Link]/24 [Link]/24
[Link]/24
Router Cisco 2620XM Selatan
[Link]/24
[Link]/24 [Link]/24
[Link]/24 [Link]/24
[Link]/24
[Link]/24
Router Cisco 2621XM Timur
[Link]/24
[Link]/24 [Link]/24 [Link]/24
[Link]/24 [Link]/24 [Link]/24
[Link]/24
Gambar 4 Konfigurasi Static Routing
V.
HASIL KERJA Setelah melakukan konfigurasi router sesuai dengan routing table, berikut adalah screenshot dari hasil percobaan ini.
Gambar 5 Ping dari PC Krakatau ke PC Cyber Gear
Gambar 6 Ping dari PC Cyber Gear ke PC Krakatau
VI.
KESIMPULAN Sebelum melakukan konfigurasi router, sangat dianjurkan untuk membuat suatu routing table yang berisi IP Address, Destination, Interface, dan Gateway. Hal ini akan meminimalisir kesalahan yang akan terjadi pada saat mengkonfigurasi router.