0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
141 tayangan16 halaman

Defleksi Balok Elastis dengan Singularitas

Metode fungsi singularitas digunakan untuk menentukan persamaan defleksi balok elastis. Fungsi singularitas menggambarkan hubungan antara beban, gaya geser, momen lentur, dan defleksi. Persamaan defleksi didapat dengan mengintegrasikan fungsi singularitas tersebut.

Diunggah oleh

teenagerx
Hak Cipta
© Attribution Non-Commercial (BY-NC)
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
141 tayangan16 halaman

Defleksi Balok Elastis dengan Singularitas

Metode fungsi singularitas digunakan untuk menentukan persamaan defleksi balok elastis. Fungsi singularitas menggambarkan hubungan antara beban, gaya geser, momen lentur, dan defleksi. Persamaan defleksi didapat dengan mengintegrasikan fungsi singularitas tersebut.

Diunggah oleh

teenagerx
Hak Cipta
© Attribution Non-Commercial (BY-NC)
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

[Defleksi Balok Elastis: Metode Fungsi Singularitas]

77













VI. DEFLEKSI BALOK ELASTIS:
METODE FUNGSI SINGULARITAS

6.1. Metode Fungsi Singularitas
Metode fungsi singularitas merupakan metode yang paling sederhana untuk
perhitungan defleksi. Metode ini diperkenalkan oleh Clebsch (1883) dan Macaulay
(1919). Metode ini didasari atas fungsi singularitas yaitu dengan menghitung
sekaligus seluruh gaya-gaya yang bekerja pada batang (M,V dan w) dengan
memperhatikan ( ) ( )
n
a x x F =
Fungsi singularitas disebut juga fungsi tak menerus (discontinuous function).
Fungsi singularitasnya bernilai pada argument positif.


Hal penting adalah definisi dari fungsi singularitas
[Defleksi Balok Elastis: Metode Fungsi Singularitas]


78
w(x) Beban * (x - a)
dipangkatkan sesuai beban

( ) ( )
n
n
a x F x w =

Untuk:

Beban terpusat: ( ) ( )
1
= a x F x w
Beban momen: ( ) ( )
2
0

= a x M x w
Beban merata: ( ) ( )
0
0
a x w x w =
Beban segitiga: ( ) ( )
1
a x
dt
dw
x w =

Perhitungan dengan metode ini dilakukan dengan membuat persamaan
momen untuk seluruh gaya yang bekerja pada batang. Persamaan defleksi
didapatkan dengan cara mengintegrasikan 2 kali persamaan fungsi singularitas
tersebut. Pada metoda ini hanya dua konstanta yang dicari nilainya. Konstanta
dicari dengan memanfaatkan kondisi-kondisi tertentu: y = 0 pada tumpuan batang.

6.2. Hubungan Antara Intensitas Gaya w(x), Gaya Geser V(x)
dan Momen Lentur M(x)

dx
dV
w =

dx
dM
V =


[Defleksi Balok Elastis: Metode Fungsi Singularitas]


79
Penurunan Rumus:
F
v
= 0
wdx + V (V+dV) = 0
dx
dv
W =
M
0
= 0
M - (M + dM) + Vdx + Wdx (
dx
/
2
) =0
dM = Vdx +
1
/
2
W (dx)
2


Untuk dx yang kecil (dx)
2
0
dM = Vdx
dx
dM
V =


Persamaan momen pada batang:
4
4
3
3
2
2
dx
y d
W
dx
y d
V
dx
y d
M
EI =
EI =
EI =










[Defleksi Balok Elastis: Metode Fungsi Singularitas]


80
Contoh-Contoh Soal dan Pembahasannya
1. Tentukan persamaan defleksi yang terjadi pada balok menggunakan fungsi
singularitas.

Jawab:
L
Pa
R P R R
L
Pb
R Pb L R
M
B B A
A A
B
= = +
= =
=

0
0

( ) ( ) ( ) ( )
( ) ( ) ( ) ( )
( ) ( ) ( ) ( ) ( ) 1 ... .......... .......... .......... ..........
1 1 1
0 0 0
1 1 1
L x
L
Pa
a x P x
L
Pb
x M
L x
L
Pa
a x P x
L
Pb
x V
L x
L
Pa
a x P x
L
Pb
x w
+ =
+ =
+ =


( ) ( ) ( ) ( ) 2 .......... .......... ..........
1 1 1
2
2
L x
L
Pa
a x P x
L
Pb
M
dx
y d
EI + = =

( ) ( ) ( ) ( ) 3 . .......... .......... ..........
2 2 2
1
2 2 2
C L x
L
Pa
a x
P
x
L
Pb
dx
dy
EI + + =

( ) ( ) ( ) ( ) 4 ..... .......... ..........
6 6 6
2 1
3 3 3
C x C L x
L
Pa
a x
P
x
L
Pb
EIy + + + =

y = 0, x = L
Dari persamaan (4) diperoleh
L
Pb PbL
C
6 6
3
1
+ =
[Defleksi Balok Elastis: Metode Fungsi Singularitas]


81
y = 0, x = 0 C
2
= 0

Persamaan defleksinya adalah
( ) ( ) ( ) x
L
Pb PbL
L x
L
Pa
a x
P
x
L
Pb
EIy
|
|
.
|

\
|
+ + + =
6 6 6 6 6
3
3 3 3


2. Tentukan persamaan defleksi yang terjadi pada balok menggunakan fungsi
singularitas.


Jawab:
( ) | | a b P R
a Pb R
+ =
=
1
2
1


( ) ( ) ( ) ( )
1 1
2
1
1

+ = L x P a x R x R x w (1)
( ) ( ) ( ) ( )
0 0
2
0
1
L x P a x R x R x V + = . (2)
( ) ( ) ( ) ( )
1 1
2
1
1
L x P a x R x R x M + = . (3)
( ) ( ) ( )
1 1
2
1
1
2
2
L x P a x R x R M
dx
y d
EI + = = . (4)
( ) ( ) ( )
1
2 2
2
2
1
2 2 3
C L x
P
a x
R
x
R
dx
dy
EI + + = (5)
( ) ( ) ( )
2 1
3 3
2
3
1
6 6 6
C x C L x
P
a x
R
x
R
EIy + + + = (6)

y = 0 pada saat x = 0 dan x = a
C
1
dan C
2
diperoleh dari persamaan (6)
[Defleksi Balok Elastis: Metode Fungsi Singularitas]


82
6
1
Pab
C = C
2
= 0
Persamaan defleksinya adalah
( ) ( )
6
1
6 6
3 3
Pabx
a x
a
b P
x
a
Pb
EIy +
|
.
|

\
|
+ + = ..(7)

3. Tentukan persamaan defleksi yang terjadi pada balok menggunakan fungsi
singularitas.

Jawab:
Dari persamaan (2) diperoleh a w R
0 1
=
Dari persamaan (3) diperoleh ( )( )
2 2
0 1
2 b L w M =
( ) ( ) ( ) ( ) ( )
2
1
1
1
0
0
0
0

+ + + = L x M L x R a x w x w x w (1)
( ) ( ) ( ) ( ) ( )
1
1
0
1
1
0
1
0

+ + + = L x M L x R a x w x w x V .. (2)
( ) ( ) ( ) ( ) ( )
0
1
1
1
2
0
2
0
2 2
L x M L x R a x
w
x
w
x M + + + = .. (3)
( ) ( ) ( ) ( )
0
1
1
1
2
0
2
0
2
2
2 2
L x M L x R a x
w
x
w
M
dx
y d
EI + + + = = .... (4)
( ) ( ) ( ) ( )
1
1
1
2
1
3
0
3
0
2 6 6
C L x M L x
R
a x
w
x
w
dx
dy
EI + + + + = .... (5)
0 =
dx
dy
pada saat x = L
Dari persamaan (5) diperoleh ( ) 6 /
3 3
0 1
b L w C =
[Defleksi Balok Elastis: Metode Fungsi Singularitas]


83
( ) ( ) ( ) ( ) ( )
2
3 3 0
2
1
3
1
4
0
4
0
6 2 6 24 24
C x b L
w
L x
M
L x
R
a x
w
x
w
EIy + + + + + = .. (6)
y = 0 pada saat x = L
Dari persamaan (6) diperoleh ( ) ( )
3 3 0 4 4 0
6 24
2
b L
L w
b L
w
C =
Persamaan defleksinya adalah:
( ) ( ) ( ) ( ) ( )
3 3 0
2
4 4 0 3 3 0
4
0
4
0
6 24 6 24 24
b L
L w
b L
w
x b L
w
a x
w
x
w
EIy + + + =

(7)

4. Tentukan persamaan defleksi yang terjadi pada balok menggunakan fungsi
singularitas.

Jawab:
R
1
= 225 N R
2
= 525 N
( ) ( ) ( ) ( ) ( ) ( )
1 0 0 2 1
4 525 4 100 2 100 1 100 225

+ + + = x x x x x x w

( )
1
7 200

x ...(1)
( ) ( ) ( ) ( ) ( ) ( )
0 1 1 1 0
4 525 4 100 2 100 1 100 225 + + + =

x x x x x x V
( )
0
7 200 x .. .(2)
( ) ( ) ( ) ( ) ( ) ( )
1 2 2 0 1
4 525 4
2
100
2
2
100
1 100 225 + + + = x x x x x x M
( )
1
7 200 x . (3)
[Defleksi Balok Elastis: Metode Fungsi Singularitas]


84
( ) ( ) ( ) ( ) ( )
1 2 2 0 1
2
2
4 525 4 50 2 50 1 100 225 + + + = = x x x x x M
dx
y d
EI

( )
1
7 200 x .. (4)
( ) ( ) ( ) ( ) ( )
2 3 3 1 2
4
2
525
4
3
50
2
3
50
1 100
2
225
+ + + = x x x x x
dx
dy
EI
( )
1
2
7
2
200
C x + .. (5)
( ) ( ) ( ) ( ) ( )
3 4 4 2 3
4
6
525
4
12
50
2
12
50
1
2
100
6
225
+ + + = x x x x x EIy
( )
2 1
3
7
6
200
C x C x + + . (6)
y = 0 pada saat x = 0 dan x = 7
Dari persamaan (6) diperoleh C
1
= 504 dan C
2
= 0

Persamaan defleksi balok adalah
( ) ( ) ( ) ( ) ( )
3 4 4 2 3
4
6
525
4
12
50
2
12
50
1
2
100
6
225
+ + + = x x x x x EIy
( ) x x 504 7
6
200
3
+ (7)

5. Tentukan persamaan defleksi yang terjadi pada balok menggunakan fungsi
singularitas dan tentukan juga pusat defleksinya.



[Defleksi Balok Elastis: Metode Fungsi Singularitas]


85
Jawab:
( ) ( ) ( ) ( )
1
0
1
0
1
0
1
0
4 2
2
2
2
4

+
|
.
|

\
|

|
.
|

\
|
+ = L x
L w L
x
L
w
x
L
w
x
L w
x w (1)
( ) ( ) ( ) ( )
0
0
2
0
2
0
0
0
4 2
2
4
L x
L w L
x
L
w
x
L
w
x
L w
x V +
|
.
|

\
|

|
.
|

\
|
+ = (2)
( ) ( ) ( ) ( )
1
0
3
0
3
0
1
0
4 2 3
2
3 4
L x
L w L
x
L
w
x
L
w
x
L w
x M +
|
.
|

\
|

|
.
|

\
|
+ = (3)
( ) ( ) ( )
1
0
3
0
3
0
1
0
2
2
4 2 3
2
3 4
L x
L w L
x
L
w
x
L
w
x
L w
M
dx
y d
EI +
|
.
|

\
|

|
.
|

\
|
+ = = .. (4)
( ) ( ) ( )
1
2
0
3
0
4
0
2
0
8 2 6 12 8
C L x
L w L
x
L
w
x
L
w
x
L w
dx
dy
EI + +
|
.
|

\
|

|
.
|

\
|
+ = . (5)
dy/dx = 0 pada x = L/2
Dari persamaan (5) diperoleh 192 5
3
0 1
L w C =
Persamaan defleksi pada balok adalah
( ) ( ) ( )
2
3
0
3
0
5
0
5
0
3
0
24 2 24 60 24
C x L w L x
L w L
x
L
w
x
L
w
x
L w
EIy + +
|
.
|

\
|
|
.
|

\
|
+ =
Pusat defleksi
EI
L w
y
120
4
0
=


6. Tentukan persamaan defleksi pada balok berikut.






M
1

a
b
L
[Defleksi Balok Elastis: Metode Fungsi Singularitas]


86
Jawab:
L
M
R R R
L
M
R M L R
M
B B A
A A
B
1
1
1
0
0
0
= = +
= = +
=


( ) ( ) ( ) ( )
( ) ( ) ( ) ( )
( ) ( ) ( ) ( )
( ) ( ) ( ) ( ) ( )
( ) ( ) ( ) ( )
( ) ( ) ( ) ( ) 3 ..... ..........
6 2 6
2 ...... ..........
2 2
1 ..... ..........
2 1
3
1
2
1
3
1
.......... 1
2
1
1
1
1
1
1
1
0
1
1
1
2
2
1
1
0
1
1
1
0
1
1
1
0
1
1
1
2
1
1
1
C C L x
L
M
a x
M
x
L
M
EIy
C L x
L
M
a x M x
L
M
dx
dy
EI
L x
L
M
a x M x
L
M
x M
dx
y d
EI
L x
L
M
a x M x
L
M
x M
L x
L
M
a x M x
L
M
x V
L x
L
M
a x M x
L
M
x w
+ + + + =
+ + + =
+ + = =
+ + =
+ + =
+ + =



Dari persamaan (3)
x = 0, y = 0 C
2
= 0
x = L, y = 0 C
1
=
L
b M L M
2 6
2
1 1

Jadi persamaan defleksinya
( ) ( ) ( ) x
L
b M L M
L x
L
M
a x
M
x
L
M
EIy
|
|
.
|

\
|
+ + + =
2 6 6 2 6
2
1 1
3
1
2
1
3
1


7. Carilah persamaan defleksi pada balok dengan pembebanan seperti pada
gambar berikut ini.





[Defleksi Balok Elastis: Metode Fungsi Singularitas]


87

Jawab:
( )
( )
( ) ( ) ( ) ( ) 1 .... .......... .......... .......... ..........
2 2
2
2
2 2 1
1
2 2 0
2
2 2
1
a x
w
x
w
x R M
b L
L
w
a w R
b L
L
w
R
o o
o
o
+ =
=
=

( ) ( ) ( ) ( )
( ) ( ) ( ) ( )
( ) ( ) ( ) ( ) 4 .. .......... ..........
24 24 6
3 ......... .......... ..........
6 6 2
2 ....... .......... ..........
2 2
2 1
4 4 3
1
1
3 3 2
1
2 2 1
1
2
2
C x C a x
w
x
w
x
R
EIy
C a x
w
x
w
x
R
dx
dy
EI
a x
w
x
w
x R M
dx
y d
EI
o o
o o
o o
+ + + =
+ + =
+ = =

x = 0, y = 0 C
2
= 0
x = L, y = 0
( )
2 2
3 3
1
12 24 24
b L
L w
L
b w L w
C
o o o
=

Jadi persamaan defleksinya
( )( ) ( ) ( ) ( ) x b L
L w
L
b w L w
a x
w
x
w
x b L
L
w
EIy
o o o o o o

+ + =
2 2
3 3
4 4 3
2 2
12 24 24 24 24 12




[Defleksi Balok Elastis: Metode Fungsi Singularitas]


88
8. Tentukan persamaan defleksi pada balok di bawah ini.



Jawab:
( ) ( )
( ) ( )
( ) ( ) 3 ....... .......... ..........
4
3
3 4 3
2
2 .. .......... ..........
4
3
3 4 3
2
1 ......... .......... .......... ..........
4
3
3 4 3
2
0
3
2
0
3
1
1
1
1
1
1
1
0
1
0
1
0
1
2
2
0
1
0
1
0
1
1
1
1
C
L
x
M L
x M x M
dx
dy
EI
L
x
M L
x M x M M
dx
y d
EI
L
x
M L
x M x M M
R F
M M
M
M M M
A y
A A A
+
|
.
|

\
|

|
.
|

\
|
+ =
|
.
|

\
|

|
.
|

\
|
+ = =
|
.
|

\
|

|
.
|

\
|
+ =
= =
= = + =


x = 0, 0 0
1
= = C
dx
dy

( )
( ) 4 .... .......... ..........
4
3
6 4 2 3
2
..... 2
2
1
2
1
2
1
C
L
x
M L
x
M
L
x
M EIy +
|
.
|

\
|

|
.
|

\
|
+ =

x = 0, y = 0 C
2
= 0
( )
2
1
2
1
2
1
4
3
6 4 2 3
|
.
|

\
|

|
.
|

\
|
+ =
L
x
M L
x
M x M
EIy




[Defleksi Balok Elastis: Metode Fungsi Singularitas]


89
9. Cari persamaan defleksi pada balok berikut.




Jawab:
( ) ( ) ( ) ( )
( ) ( ) ( ) ( )
( ) ( ) ( )
( ) ( ) ( )
2 1
3 3
2
3
1
1
2 2
2
2
1
1 1
2
1
1
2
2
1 1
2
1
1
6
2 /
6 6
2
2 /
2 2
2 /
2 /
C x C L x
R
L x
P
x
P
EIy
C L x
R
L x
P
x
P
dx
dy
EI
L x R L x P x P x M
dx
y d
EI
L x R L x P x P x M
+ + + =
+ + =
+ = =
+ =

x = L, 0 =
dx
dy

8 2
2
2
2
1
1
L P L P
C + =

x = 0, y = 0
48
5
3
3
2
3
1
2
L P L P
C =
( ) ( ) ( )

+ + + =
48
5
3 8 2 6
2 /
6 6
3
2
3
1
2
2
2
1
3 3
2
3
1
L P L P
x
L P L P
L x
R
L x
P
x
P
EIy

10. Sebuah balok yang diletakkan di atas tumpuan A dan B, dikenakan
pembebanan seperti terlihat pada gambar di bawah ini. Carilah persamaan
kurva lendutannya, jika diketahui modulus elastisitas bahan E = 200 GPa dan
momen inersia I = 12 x 10
-6
mm
4
, tentukan:
a. Lendutan pada titik B
b. Lendutan pada titik D



L/2 L/2
P
2
P
1

[Defleksi Balok Elastis: Metode Fungsi Singularitas]


90
Jawab:
( )
( )( ) ( ) 0 4 20 5 . 2 5 16 10 0
100 20 5 16 0
= + =
= + = + =

A B
B A V
R M
R R F

kN R R
A A
12 120 10 = =
kN R
B
88 =
( ) ( ) ( ) ( ) ( )
( ) ( ) ( ) ( ) ( )
( ) ( ) ( ) ( ) ( )
( ) ( ) ( ) ( )
( ) ( ) ( ) ( )
2 1
3
3
44
4
3
2
4
3
2
3
1
2 3
3
8
3
3
8
2
2
2
1 2 2 1
0 1 1 0
1 0 0 1
10 10 5 2
10 44 10 5 6
) (
10 88 10 16 5 16 12
10 88 10 16 5 16 12
10 88 10 16 5 16 12
C x C x x x x EIy
C x x x x
dx
dy
EI
x M
dx
y d
EI
x x x x x M
x x x x x V
x x x x x w
+ + + + =
+ + + =
=
+ + =
+ + =
+ + =


Syarat-syarat batas lendutan: y = 0 pada x = 0
y = 0 pada x = 10
y = 0, x = 0 diperoleh C
2
= 0
y = 0, x = 10 ( ) ( ) 3 . 158 10 5 10 2 0
1 1
4
3
2
3
= + = C C

( ) ( ) ( ) ( ) x x x x x EIy 3 . 158 10 10 5 2
3
3
44
4
3
2
4
3
2
3
+ + =
a. Lendutan pada titik B (x = 5)
( ) ( )
( )
mm m y
kNm EIy
6 . 225 10 6 . 225
10 12 10 200
10 5 . 541
5 . 541 5 3 . 158 5 2
3
6 9
3
3
3
= =


=
= =


b. Lendutan pada titik D (x = 14)
( ) ( ) ( ) ( ) ( )
( )
mm m y
kNm EIy
97 . 2 10 97 . 2
10 12 10 200
10 13 . 7
13 . 7 14 3 . 118 4
3
44
4 9 14 2
3
6 9
3
3
3 4
3
2
4
3
2
3
= =


=
= + + =



[Defleksi Balok Elastis: Metode Fungsi Singularitas]


91
Latihan Soal

1. Tentukan persamaan defleksi yang terjadi pada balok berikut ini dengan
menggunakan fungsi singularitas dan tentukan juga pusat defleksinya.


2. Hitunglah besar defleksi dan pusat defleksi pada pembebanan balok di bawah ini
dengan menggunakan metoda fungsi singularitas!



3. Hitunglah defleksi dan pusatnya pada pembebanan balok di bawah ini dengan
menggunakan metoda fungsi singularitas!

[Defleksi Balok Elastis: Metode Fungsi Singularitas]


92
4. Hitunglah defleksi dan pusatnya pada pembebanan balok di bawah ini dengan
menggunakan metoda fungsi singularitas!


5. Sebuah balok yang diletakkan di atas tumpuan A dan B, dikenakan pembebanan
seperti terlihat pada gambar di bawah ini. Carilah persamaan kurva
lendutannya, jika diketahui modulus elastisitas bahan E = 250 GPa dan momen
inersia I = 15 x 10
-6
mm
4
, tentukan:
a. Lendutan pada titik B
b. Lendutan pada titik D

















Impian berperan seperti obat bius dalam
operasi, ia membuat kita tidak merasakan
sakitnya proses pencapaian kesuksesan.
(Anonim)

Anda mungkin juga menyukai