Informatika (Inggris: Informatics) merupakan disiplin ilmu yang mempelajari
transformasi fakta berlambang yaitu data maupun informasi pada mesin berbasis
komputasi. Disiplin ilmu ini mencakup beberapa macam bidang, termasuk di dalamnya:
ilmu komputer, ilmu informasi, sistem informasi, teknik komputer dan aplikasi
informasi dalam sistem informasi manajemen. Secara umum informatika mempelajari
struktur, sifat, dan interaksi dari beberapa sistem yang dipakai untuk mengumpulkan
data, memproses dan menyimpan hasil pemrosesan data, serta menampilkannya dalam
bentuk informasi. Aspek dari informatika lebih luas dari sekedar sistem informasi
berbasis komputer saja, tetapi masih banyak informasi yang tidak dan belum diproses
dengan komputer.
Informatika mempunyai konsep dasar, teori, dan perkembangan aplikasi tersendiri.
Informatika dapat mendukung dan berkaitan dengan aspek kognitif dan sosial, termasuk
tentang pengaruh serta akibat sosial dari teknologi informasi pada umumnya.
Penggunaan informasi dalam beberapa macam bidang, seperti bioinformatika,
informatika medis, dan informasi yang mendukung ilmu perpustakaan, merupakan
beberapa contoh yang lain dari bidang informatika.
Dalam ruang lingkup yang lebih luas, informatika meliputi beberapa aspek:
teori informasi yang mempelajari konsep matematis dari suatu informasi
ilmu informasi yang mempelajari tentang cara pengumpulan, klasifikasi,
manipulasi penyimpanan, pengaksesan, dan penyebarluasan informasi untuk
keperluan sosial dan kemasyarakatan secara menyeluruh
ilmu komputer dan teknik komputer yang mempelajari tentang pemrosesan,
pengarsipan, dan penyebaran informasi dengan menggunakan teknologi
informasi dan alat lain yang berbasis komputer.
Dalam bahasa Indonesia, istilah Informatika diturunkan dari bahasa Perancis informatique,
yang dalam bahasa Jerman disebut Informatik. Sebenarnya, kata ini identik dengan istilah
computer science di Amerika Serikat dan computing science di Inggris. Namun, istilah
informatics dalam bahasa Inggris memiliki makna yang sedikit berbeda, yaitu lebih
menekankan pada aspek pengolahan informasi secara sistematis dan rasional.
Hubungan Informatika dengan bidang lain
Ilmu komputer berkaitan erat dengan beberapa bidang lain. Bidang-bidang ini tidak
benar-benar terpisah, sekalipun mempunyai perbedaan penting.
[sunting] Ilmu Informasi
Ilmu Informasi adalah ilmu yang mempelajari data dan informasi, mencakup
bagaimana menginterpretasi, menganalisa, menyimpan, dan mengambil kembali. Ilmu
informasi dimulai sebagai dasar dari analisa komunikasi dan basis data.
[sunting] Sistem Informasi
Sistem Informasi adalah aplikasi komputer untuk mendukung operasi dari suatu
organisasi yaitu: operasi, instalasi, dan perawatan komputer, perangkat lunak, dan data.
Sistem Informasi Manajemen adalah kunci dari bidang yang menekankan finansial dan
personal manajemen. 'Sistem Informasi' dapat berupa gabungan dari beberapa elemen
teknologi berbasis komputer yang saling berinteraksi dan bekerja sama berdasarkan
suatu prosedur kerja (aturan kerja) yang telah ditetapkan, dimana memproses dan
mengolah data menjadi suatu bentuk informasi yang dapat digunakan dalam mendukung
keputusan.
[sunting] Rekayasa Perangkat Lunak
Rekayasa Perangkat Lunak pada prinsipnya menekankan pada tahapan-tahapan
pengembangan suatu perangkat lunak yakni : Analisis, Desain, Implementasi, Testing
dan Maintenance. Pada tahap yang lebih luas Rekayasa Perangkat Lunak mengacu pada
Manajemen Proyek pengembangan Perangkat Lunak itu sendiri dengan tetap
memperhatikan tahapan-tahapan pengembangan sebelumnya.
Dalam pengembangannya perangkat lunak memiliki berbagai model yaitu model water
fall ('model konvensional' sebagai model terdahulu yang dikembangkan dan karena
model water fall nyaris sama dengan siklus hidup pengembangan sistem), model
prototype ('model yang disukai oleh user dan pengembang), model sequensial linear,
model RAD 'rapid aplikation model', model 'formal method' atau 'metode formal' disini
sebelum diadakannya implementasi terlebih dahulu rancangan model yang dibuat
diverifikasi terlebih dahulu sehingga tidak ada lagi kesalahan - kesalahan pada saat
implementasi.
[sunting] Rekayasa Komputer(Rekayasa Perangkat Keras)
Rekayasa Komputer adalah ilmu yang mempelajari analisa, desain, dan konstruksi dari
perangkat keras komputer.
Ilmu yang mempelajari segala aspek pembuatan, konstruksi, pemeliharaan perangkat
lunak.
[sunting] Keamanan Informasi
Keamanan Informasi adalah ilmu yang mempelajari analisa dan implementasi dari
keamanan sistem informasi (termasuk Kriptografi).
[sunting] Cabang Ilmu Utama Informatika
[sunting] Dasar Matematika
Aljabar Boolean
Matematika Diskrit
Teori Graf
Teori Informasi
Logika Simbolik
Peluang and Statistik
[sunting] Teori Ilmu Komputer
Teori Informasi Algoritmik
Kompilator
o Analisis Leksikal
o Penguraian
Kriptografi
Semantik Denotasional
Teori Komputasi (atau Ilmu Komputer Teoritis)
o analisa dari algoritma dan kompleksitas dari problem
o logika dan arti dari program
o logika matematika dan bahasa formal
Teori Tipe
[sunting] Perangkat Lunak
Program Komputer and Pemrograman Komputer
o Pemrograman Paralel
o Spesifikasi Program
o Verifikasi Program
Teknik Pemrograman
Rekayasa Perangkat Lunak
o Optimisasi
o Metrik Perangkat Lunak
o Pola Desain
o Metode Pengembangan Perangkat Lunak
Bahasa Pemrograman
Sistem Operasi
[sunting] Organisasi Sistem Komputer
(lihat juga elektronika)
Arsitektur Komputer
Jaringan Komputer
Komputasi Terdistribusi
Komputasi grid
Kinerja dari Sistem
Implementasi dari Sistem Komputer
[sunting] Data dan Sistem Informasi
Struktur Data
Representasi penyimpan data
Enkripsi data
Kompresi data
Pengkodean dan Teori Informasi
Berkas
o Format Berkas
Sistem Informasi
o Basis Data
o Data Mining
o Data Warehouse
o Penyimpanan dan Pengambilan Informasi
o Antarmuka dan presentasi informasi
[sunting] Metodologi Komputasi
manipulasi simbolik dan aljabar
Kecerdasan Buatan
Grafik Komputer
Pengolahan Citra dan Visi Komputer
Pengenalan Pola
o Pengenalan Suara
Simulasi dan Pemodelan
Pengolahan dokumen dan teks
Pengolahan Sinyal Digital
[sunting] Aplikasi Komputer
Pengolahan data administratif
Perangkat lunak matematika
o Analisis numerik
o Pembukti teori otomatis
o Aljabar komputer
Ilmu dan teknik fisika
o Kimia Komputasional
o Fisika Komputasional
Ilmu hayat dan medis
o Bioinformatika
o Biologi Komputasional
o Informatika Medika
Sosiologi
Seni dan kemanusiaan
rekayasa berbantuan komputer
Robotik
Interaksi manusia dan komputer
o Sintesa suara
o Rekayasa kedapatgunaan
Hiburan
o Permainan Komputer
[sunting] Lingkungan Komputasi
Industri Komputer
Sejarah dari Perhitungan
Komputer dan pendidikan
Komputer dan masyarakat
o Kerja Kooperatif Didukung Komputer
Aspek hukum dari komputer
manajemen dari komputasi dan sistem informasi
personal komputer
Komputer dan Keamanan Informasi
[sunting] Sejarah
Sejarah dari Perhitungan
Projek pemrograman awal
Departemen Ilmu Komputer
Garis Waktu dari Algoritma
[sunting] Ahli Terkenal Ilmu Komputer
John Backus Penemu FORTRAN, bahasa pemrograman tingkat tinggi pertama
dan susunan Backus-Naur untuk mendeskripsikan bahasa formal sintaks.
James Cooley dan John Tuckey Fourier Transform Cepat (Fast Fourier
Transform) dan pengaruhnya pada riset keilmuan.
Ole-Johan Dahl dan Kristen Nygaard, penemu bahasa berorientasi objek
SIMULA.
Edsger Dijkstra untuk algoritma, Goto dianggap berbahaya.
Kenneth Iverson Penemu APL, untuk kontribusinya di perhitungan interaktif.
William Kahan untuk standard IEEE floating-point.
Donald Knuth untuk Seni dari Pemrograman Komputer
Ada Lovelace programer terkenal pertama di dunia
John von Neumann yang telah mengembangkan arsitektur von Neumann.
Claude E. Shannon untuk teori informasi
Alan Turing untuk teori komputabilitas.
James Wilkinson Teknik "analisa kesalahan dari belakang" dan kemajuan di
bidang perhitungan matriks. Wilkinson adalah juga penggerak dalam
pengembangan Pilot ACE, komputer di Inggris yang pertama, pada akhir 1940-
an. (lihat Wilkinson pada biografi MacTutor.)
Konrad Zuse Pembuat binari komputer yang pertama pada 1930-an, di mana dia
menrencanakan bahasa pemrograman jauh sebelum waktunya.
Lihat Daftar Ahli Ilmu Komputer untuk informasi lebih lanjut.
[sunting] Lihat pula
Bug
Bahasa Pemrograman
Perhitungan
Sejarah dari Perhitungan
Turing Award (ACM)
Medali IEEE John von Neumann
Hello world
Istilah Komputer
Istilah Khusus Komputer
Topik utama Ilmu Komputer
Analogi Perhitungan
Internet
Multimedia
Akusisi data
Tolok
Jaringan Sensor
Komputasi dan Algorithma Online,
Format Bilangan Komputer
[sunting] Pranala luar
Kumpulan istilah ilmu komputer - tersedia puluhan ribu istilah
Daftar perguruan tinggi di Indonesia yang terakreditasi, berikut informasi
akreditasinya (dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi):
o Perguruan tinggi dengan program studi Ilmu Komputer
o Perguruan tinggi dengan program studi Teknik Informatika
o Perguruan tinggi dengan program studi yang mengandung kata
informatika (Teknik Informatika, Manajemen Informatika, dsb.)
o Perguruan tinggi dengan program studi yang mengandung kata
komputer (Ilmu Komputer, Teknik Komputer, dsb.)
Ekonomi liberal adalah teori ekonomi yang diuraikan oleh tokoh-tokoh penemu
ekonomi klasik seperti Adam Smith atau French Physiocrats. Sistem ekonomi klasik
tersebut mempunyai kaitannya dengan "kebebasan (proses) alami" yang dipahami oleh
sementara tokoh-tokoh ekonomi sebagai ekonomi liberal klasik. Meskipun demikian,
Smith tidak pernah menggunakan penamaan paham tersebut sedangkan konsep
kebijakan dari ekonomi (globalisasi) liberal ialah sistem ekonomi bergerak kearah
menuju pasar bebas dan sistem ekonomi berpaham perdagangan bebas dalam era
globalisasi [1]yang bertujuan menghilangkan kebijakan ekonomi proteksionisme.[2]
Daftar isi
[sembunyikan]
1 Sistem ekonomi liberal klasik
2 Tentang ekonomi liberal
o 2.1 Ciri ekonomi liberal
o 2.2 Keuntungan dan kelemahan dari ekonomi liberal
2.2.1 Keuntungan
2.2.2 Kelemahan
3 Penerapan ekonomi liberal
o 3.1 Amerika
o 3.2 Amerika Serikat
o 3.3 Eropa
o 3.4 Asia
o 3.5 Kepulanan Oceania
o 3.6 Afrika
4 Tokoh penemu paham liberal
o 4.1 Niccolò Machiavelli
o 4.2 Desiderius Erasmus
5 Lihat pula
6 Referensi
7 Pustaka
[sunting] Sistem ekonomi liberal klasik
Sistem ekonomi liberal klasik adalah suatu filosofi ekonomi dan politis. Mula-mula
ditemukan pada suatu tradisi penerangan atau keringanan yang bersifat membatasi
batas-batas dari kekuasaan dan tenaga politis, yang menggambarkan pendukungan
kebebasan [Link] itu juga bersifat membebaskan individu untuk bertindak
sesuka hati sesuai kepentingan dirinya sendiri dan membiarkan semua individu untuk
melakukan pekerjaan tanpa pembatasan yang nantinya dituntut untuk menghasilkan
suatu hasil yang terbaik, yang cateris paribus, atau dengan kata lain, menyajikan suatu
benda dengan batas minimum dapat diminati dan disukai oleh masyarakat (konsumen).
Garis berpaham ekonomi liberal telah pernah dipraktikan oleh sekolah-sekolah di
Austria dengan berupa demokrasi di masyarakat yang terbuka. Paham liberali
kebanyakan digunakan oleh negara-negara di benua Eropa dan Amerika. Seperti halnya
di Amerika Serikat, paham liberal dikenali dengan sebutan mild leftism estabilished.
[sunting] Tentang ekonomi liberal
[sunting] Ciri ekonomi liberal
Semua sumber produksi adalah milik masyarakat individu.
Masyarakat diberi kebebasan dalam memiliki sumber-sumber produksi.
Pemerintah tidak ikut campur tangan secara langsung dalam kegiatan ekonomi.
Masyarakat terbagi menjadi dua golongan, yaitu golongan pemilik sumber daya
produksi dan masyarakat pekerja (buruh).
Timbul persaingan dalam masyarakat, terutama dalam mencari keuntungan.
Kegiatan selalu mempertimbangkan keadaan pasar.
Pasar merupakan dasar setiap tindakan ekonomi.
Biasanya barang-barang produksi yang dihasilkan bermutu tinggi.
[sunting] Keuntungan dan kelemahan dari ekonomi liberal
[sunting] Keuntungan
Ada beberapa keuntungan dari suatu sistem ekonomi liberal, yaitu:
Menumbuhkan inisiatif dan kreasi masyarakat dalam mengatur kegiatan ekonomi,
karena masyarakat tidak perlu lagi menunggu perintah/komando dari pemerintah.
Setiap individu bebas memiliki untuk sumber-sumber daya produksi, yang nantinya
akan mendorong partisipasi masyarakat dalam perekonomian.
Timbul persaingan semangat untuk maju dari masyarakat.
Menghasilkan barang-barang bermutu tinggi, karena adanya persaingan semangat
antar masyarakat.
Efisiensi dan efektivitas tinggi, karena setiap tindakan ekonomi didasarkan motif
mencari keuntungan.
[sunting] Kelemahan
Selain ada keuntungan, ada juga beberapa kelemahan daripada sistem ekonomi liberal,
adalah:
Terjadinya persaingan bebas yang tidak sehat bilamana birokratnya korup.
Masyarakat yang kaya semakin kaya, yang miskin semakin miskin. [rujukan?]
Banyak terjadinya monopoli masyarakat.[rujukan?]
Banyak terjadinya gejolak dalam perekonomian karena kesalahan alokasi sumber daya
oleh individu.[rujukan?]
Pemerataan pendapatan sulit dilakuka karena persaingan bebas tersebut. [rujukan?]
[sunting] Penerapan ekonomi liberal
[sunting] Amerika
Negara-negara yang menganut paham liberal di benua Amerika adalah Amerika Serikat,
Argentina, Bolivia, Brazil, Cili, Cuba, Kolombia, Ekuador, Honduras, Kanada,
Meksiko, Nikaragua, Panama, Paraguay, Peru, Uruguay dan Venezuela. Sekarang ini,
kurang lebih liberalisme juga danut oleh negara Aruba, Bahamas, Republik Dominika,
Greenland, Grenada, Kosta Rika, Puerto Rico dan Suriname.
[sunting] Amerika Serikat
Paham liberal di Amerika Serikat (AS) disebut liberalisme modern atau liberalisme
baru. Sekarang para politis di AS mengakui, bahwa paham liberalisme klasik ada
kaitannya dengan kebebasan individu yang bersifat luas. Tetapi mereka menolak
ekonomi yang bersifat laissez faire atau liberalisme klasik yang menuju ke
pemerintahan interventionism yang berupa penyatuan persamaan sosial dan ekonomi.
Umumnya, hal tersebut disepakati pada dekade pertama abad ke-20 yang tujuannya
menuju keberhasilan suatu hegemoni para politis dalam [Link], kesuksesan
tersebut mulai merosot dan menghilang pada sekitar tahun1970-an. Pada saat itu
konsensus liberal telah dihadapkan suatu death-blow atau yang berupa robohnya
pemerintahan Bretton Woods System yang dikarenakan kemenangan Ronald Reagan
dalam pemilihan presiden tahun 1980, yang menjadikan liberalisme suatu arus kuat
dalam politik AS pada tahun tersebut.
Liberalisme AS mulai bangkit pada awal abad ke-20 sebagai suatu alternatif ke politik
nyata yang merupakan interaksi internasional yang dominan pada waktu itu. Presiden
Franklin Roosevelt yang pada saat itu adalah seorang yang berpaham liberal self-
proclaimed, menawarkan bangsa itu menuju ke suatu kesuksesan baru dengan cara
membangun institusi kolaboratif yang berpendukungan orang-orang Amerika sendiri
dan berjanji akan menarik AS keluar dari tekanan yang besar tersebut. Untuk
mengantisipasi akhir Perang Dunia II, Roosevelt merancang Perserikatan Bangsa-
bangsa (PBB) sebagai suatu alat berupa harapan akan kerja sama timbal balik daripada
membuat ancaman dan penggunaan kekuatan perang untuk memecahkan permasalahan
politis internasional tersebut. Roosevelt juga menggunakan badan tersebut (PBB) untuk
memasukan orang-orang Afrika yang tinggal di Amerika ke dalam militer AS serta
membuat badan pendukungan hak dan kebenaran para wanita-wanita, sebagai
penekanan atas kebebasan individu yang selanjutnya dilanjutkan oleh Presiden John F
Kennedy dengan pembangunan Patung Liberty (1964) sebagai simbol kebebasan
individu untuk hidup.
Patung Liberty di New York, sebagai simbol kebebasan individu
Sebenarnya, liberalisme yang dianut oleh AS, sebagaimana yang ditekankan oleh
Wilson dan Roosevelt adalah dengan menekankan kerja sama serta kolaborasi timbal
balik dan usaha individu, bukan dengan membuat ancaman dan pemaksaan sebagai
untuk pemecahan permasalahan politis baik didalam maupun luar, sepertinya dianut
oleh Presiden AS saat ini, George W Bush. Suatu paham liberal di AS itu mungkin
seperti institusi dan prosedur politis yang mendorong kebebasan ekonomi, perlindungan
yang lemah dari agresi oleh yang kuat, dan kebebasan dari norma-norma sosial bersifat
membatasi. Karena sejak Perang Dunia II, liberalisme di AS telah dihubungkan dengan
liberalisme modern, pengganti paham ideologi liberalisme klasik.
[sunting] Eropa
Sebagai aksi dan reaksi penentangan komunisme, Eropa membuat suatu paham yang
berterminologi politis (termasuk "sosialisme" dan " demokrasi sosial"). Tapi, mereka
tidak bisa memilih AS dengan pahamnya tersebut, dikarenakan pada saat itu Eropa
belum begitu mengenal liberalisme yang dianut oleh AS. Tapi beberapa tahun kemudian
barulah Eropa menyadari bahwa liberalisme yang dianut oleh AS. Hal itu mendorong
Eropa ke suatu kebebasan individu tersendiri yang akhirnya memperbaiki keadaan
ekonomi mereka tersendiri. Liberalisme di Eropa mempunyai suatu tradisi yang kuat. Di
negara-negara Eropa, kaum liberal cenderung menyebut diri mereka sendiri sebagai
kaum liberal, atau sebagai radical centrists yang democratic.
Negara-negara penganut paham liberal yakni diantaranya adalah Albania, Armenia,
Austria, Belgia, Bulgaria, Kroasia, Cyprus, Republik Cekoslovakia, Denmark, Estonia,
Finlandia, Perancis, Jerman, Yunani, Hungaria, Islandia, Italia, Latvia, Lithuania,
Luxembourg, Macedonia, Moldova, Netherlands, Norwegia, Polandia, Portugal,
Romania, Rusia, Serbia Montenegro, Slovakia, Slovenia, Spanyol, Swedia, Switzerland,
Ukraina dan United Kingdom. Negara penganut paham liberal lainnya adalah Andorra,
Belarusia, Bosnia-Herzegovina, Kepulauan Faroe, Georgia, Irlandia dan San Marino.
[sunting] Asia
Negara-negara yang menganut paham liberal di Asia antara lain adalah India, Iran,
Israel, Jepang, Korea Selatan, Filipina, Taiwan, Thailand dan Turki. Saat ini banyak
negara-negara di Asia yang mulai berpaham liberal, antara lain adalah Myanmar,
Kamboja, Hong Kong, Malaysia dan Singapura.
[sunting] Kepulanan Oceania
Negara yang menganut paham liberal di kepulauan Oceania adalah Australia dan
Selandia Baru.
[sunting] Afrika
Sistem ekonomi liberal terbilang masih baru di Afrika. Pada dasarnya, liberalisme
hanya dianut oleh mereka yang tinggal di Mesir, Senegal dan Afrika Selatan. Sekarang
ini, kurang lebih liberalisme sudah dipahami oleh negara Aljazair, Angola, Benin,
Burkina Faso, Mantol Verde, Côte D'Ivoire, Equatorial Guinea, Gambia, Ghana, Kenya,
Malawi, Maroko, Mozambik, Seychelles, Tanzania, Tunisia, Zambia dan Zimbabwe.
[sunting] Tokoh penemu paham liberal
[sunting] Niccolò Machiavelli
Niccolò Machiavelli (Florence, 1469-1527), adalah seorang tokoh liberal terbaik yang
dikenal dengan pendapatnya, Il Principe. Dia adalah pendiri realis filosofi politis yang
mendukung pemerintahan republik, angkatan perang negara, divisi kekuasaan,
perlindungan milik perorangan, dan pengekangan pembelanjaan pemerintah sebagai
kebebasan suatu republik. Ia menulis secara ekstensif pada kebutuhan individu sebagai
suatu karakteristik yang penting sebagai kepemerintahan yang stabil. Ia berargumentasi
bahwa sebaik-baiknya kebebasan individu masih perlu dilindungi oleh legitasi serta
regulasi yang baik dari pemerintah. Dan bahwa orang-orang yang bisa memimpin
hukum dengan benar hanyalah orang-orang yang segala ambisi dan keegoisannya bisa
dihilangkan dalam memelihara kebebasannya tersendiri. Dia berpendapat bahwa
realisme adalah pusat gagasan dalam pelajaran politis dan mengutamakan kebebasan
republik (individu) dibawah prinsip.
Anti statis kaum liberal melihat pesan-pesan utama yang dikatakan Machiavelli's bahwa
ia berbicara atas nama suatu status yang kuat dibawah seorang pemimpin kuat, yang
menggunakan maksud apapun untuk menetapkan posisinya, sedangkan liberalisme
adalah suatu ideologi dari kebebasan individu dan aneka pilihan sukarela atau fakultatif.
Beberapa hasil karyanya adalah Il Principe - 1513 dan Discorsi Sopra la Prima Deca di
Tito Livio, 1512-1517.
[sunting] Desiderius Erasmus
Desiderius Erasmus (Belanda, 1466-1536) adalah seorang tokoh liberal yang dikenal
sebagai orang yang berperikemanusiaan. Dia berkata bahwa masyarakat Erasmusian
melintasi Eropa sampai pada taraf tertentu sebagai jawaban atas pergolakan
reformasinya. Ia berhadapan dengan kebebasan berkehendak. Dalam karyanya De
Libero Arbitrio Diatribe Sive Collatio (1524), ia meneliti dengan kepintaran dan
kejeniusannya untuk menghapus keterbatasan hidup sebagai pernyataan atas kebebasan
manusia. Beberapa hasil karyanya Lof d Zotheid, 1509 dan De Libero Arbitrio Diatribe
Sive Collatio, 1524.
[sunting]
Ekonomi
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Belum Diperiksa
Langsung ke: navigasi, cari
Ekonomi studi perdagangan, keputusan produksi dan konsumsi seperti yang terjadi dalam
pasar tradisional.
Ekonomi merupakan salah satu ilmu sosial yang mempelajari aktivitas manusia yang
berhubungan dengan produksi, distribusi, pertukaran, dan konsumsi barang dan jasa.
Istilah "ekonomi" sendiri berasal dari kata Yunani οἶκος (oikos) yang berarti "keluarga,
rumah tangga" dan νόμος (nomos), atau "peraturan, aturan, hukum," dan secara garis
besar diartikan sebagai "aturan rumah tangga" atau "manajemen rumah tangga."
Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah orang
menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja.
Daftar isi
[sembunyikan]
1 Manusia sebagai makhluk sosial dan Makhluk ekonomi
2 Tindakan , Motif , dan Prinsip Ekonomi
o 2.1 Tindakan Ekonomi
o 2.2 Motif Ekonomi
o 2.3 Prinsip Ekonomi
[sunting] Manusia sebagai makhluk sosial dan
Makhluk ekonomi
Manusia sebagai makhluk sosial dan makhluk ekonomi pada dasarnya selalu
menghadapi masalah ekonomi. Inti dari masalah ekonomi yang dihadapi manusia
adalah kenyataan bahwa kebutuhan manusia jumlahnya tidak terbatas, sedangkan alat
pemuas kebutuhan manusia jumlahnya terbatas. Beberapa faktor yang mempengaruhi
sehingga jumlah kebutuhan seseorang berbeda dengan jumlah kebutuhan orang lain:
Faktor Ekonomi
Faktor Lingkungan Sosial Budaya
Faktor Fisik
Faktor Pendidikan
[sunting] Tindakan , Motif , dan Prinsip Ekonomi
[sunting] Tindakan Ekonomi
Tindakan ekonomi adalah setiap usaha manusia yang dilandasi oleh pilihan yang paling
baik dan paling menguntungkan. misalnya: Ibu memasak dengan kayu bakar karena
harga minyak tanah sangat mahal. Tindakan ekonomi terdiri atas dua aspek, yaitu :
Tindakan ekonomi Rasional, setiap usaha manusia yang dilandasi oleh pilihan yang
paling menguntungkan dan kenyataannya demikian.
Tindakan ekonomi Irrasional, setiap usaha manusia yang dilandasi oleh pilihan yang
paling menguntungkan namun kenyataannya tidak demikian.
[sunting] Motif Ekonomi
Motif ekonomi adalah alasan ataupun tujuan seseorang sehingga seseorang itu
melakukan tindakan ekonomi. Motif ekonomi terbagi dalam dua aspek:
Motif Intrinsik, disebut sebagai suatu keinginan untuk melakukan tidakan ekonomi
atas kemauan sendiri.
Motif ekstrinsik, disebut sebagi suatu keinginan untuk melakukan tidakan ekonomi
atas dorongan orang lain.
Pada prakteknya terdapat beberapa macam motif ekonomi:
Motif memenuhi kebutuhan
Motif memperoleh keuntungan
Motif memperoleh penghargaan
Motif memperoleh kekuasaan
Motif sosial / menolong sesama
[sunting] Prinsip Ekonomi
Prinsip ekonomi merupakan pedoman untuk melakukan tindakan ekonomi yang
didalamnya terkandung asas dengan pengorbanan tertentu diperoleh hasil yang
maksimal.