0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
15 tayangan13 halaman

Evaluasi Jalur Angkutan Barang Jabar

Ringkasan dokumen: Dokumen tersebut merupakan laporan tugas akhir mahasiswa Program Studi Teknik Sipil ITB yang membahas studi jalur angkutan barang pada jaringan jalan Jawa Barat. Laporan ini berisi latar belakang permasalahan, tujuan studi, ruang lingkup, sistematika pembahasan, dan ringkasan hasil studi pustaka terkait perencanaan transportasi, sistem jaringan jalan, dan model perencanaan transportasi.
Hak Cipta
© Attribution Non-Commercial (BY-NC)
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
15 tayangan13 halaman

Evaluasi Jalur Angkutan Barang Jabar

Ringkasan dokumen: Dokumen tersebut merupakan laporan tugas akhir mahasiswa Program Studi Teknik Sipil ITB yang membahas studi jalur angkutan barang pada jaringan jalan Jawa Barat. Laporan ini berisi latar belakang permasalahan, tujuan studi, ruang lingkup, sistematika pembahasan, dan ringkasan hasil studi pustaka terkait perencanaan transportasi, sistem jaringan jalan, dan model perencanaan transportasi.
Hak Cipta
© Attribution Non-Commercial (BY-NC)
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

STUDI JALUR ANGKUTAN BARANG PADA

JARINGAN JALAN JAWA BARAT

TUGAS AKHIR

SEBAGAI SALAH SATU SYARAT UNTUK MENYELESAIKAN


PENDIDIKAN SARJANA TEKNIK DI PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL

oleh
Kharisma Putri Aurum Dea Inesia
15005012 15005094

PEMBIMBING
Ir. Harmein Rahman, MT
Dr. Russ Bona Frazila, ST,
ST MT.

PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL


FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN LINGKUNGAN
INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG
2009
PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL
FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN LINGKUNGAN
INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG

TUGAS AKHIR

STUDI JALUR ANGKUTAN BARANG PADA


JARINGAN JALAN JAWA BARAT

oleh

Kharisma Putri Aurum Dea Inesia


15005012 15005094

DISETUJUI
oleh

PEMBIMBING I PEMBIMBING II

Ir. Harmein Rahman, MT Dr. Russ Bona Frazila, ST, MT


NIP. 132162433 NIP. 132163853

MENGETAHUI

KOORDINATOR TUGAS AKHIR KETUA PROGRAM STUDI


KELOMPOK KEPAKARAN TRANSPORTASI

Ir. Sri Hendarto, [Link] Dr. Ir. Herlien D Setio


NIP. 131121659 NIP. 131121658

BANDUNG, SEPTEMBER 2009

ii
ABSTRAK TUGAS AKHIR

STUDI JALUR ANGKUTAN BARANG PADA JARINGAN JALAN JAWA BARAT,


Kharisma Putri Aurum (15005012) dan Dea Inesia (15005094), Program Studi Sarjana
Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil Dan Lingkungan, Institut Teknologi Bandung, 2009

Propinsi Jawa Barat memiliki sumber daya yang melimpah baik dari segi sumber daya alam
maupun manusia. Populasi penduduknya merupakan populasi terbesar di Indonesia yang
mencapai 17,86% dari populasi Indonesia. Hampir 60%, kawasan industri berlokasi di Jawa
Barat. Kontribusi terbesar terhadap perekonomian Jawa Barat pada tahun 2007 berasal dari
sector industri. Dengan populasi penduduk yang besar, kawasan industrinya yang tersebar,
peningkatan kegiatan ekonomi yang didominasi sektor industri maka akan mengakibatkan
peningkatan volume arus barang.
Sampai saat ini, pengangkutan barang masih didominasi dengan penggunaan truk sebagai
sarana pengangkutan dimana membutuhkan jaringan jalan sebagai prasarananya. Keberadaan
jaringan jalan di Jawa Barat, mempunyai peranan sebagai akses bagi pergerakan antar kota
dan kabupaten di Jawa Barat, maupun antara Jawa Barat dengan propinsi lainnya. Tingginya
volume lalu lintas dapat memberikan kontribusi terhadap kerusakan struktur perkerasan jalan
yang menyebabkan kinerja jalan akan mengalami penurunan.
Dengan volume arus barang yang terus meningkat, dibutuhkan evaluasi terhadap jalur
angkutan barang dan diperlukan akses yang lebih baik sebagai penghubung antar pusat-pusat
kegiatan ekonomi seperti pembangunan jaringan jalan tol baru. Maka, dalam studi ini,
dilakukan evaluasi perkerasan jalan dari segi fungsional dengan menggunakan parameter
ketidakrataan permukaan jalan (nilai IRI) serta dilakukan prediksi pengaruh pengembangan
jalan tol rencana yang ditetapkan oleh Pemerintah Propinsi Jawa Barat terhadap volume
kendaraan dan nilai IRI pada jalur angkutan barang yang ditinjau. Jalur angkutan barang yang
ditinjau adalah jalur yang menghubungkan Pusat Kegiatan Nasional di wilayah Jawa Barat.
Pada transportasi barang, kenyamanan berhubungan erat dengan waktu perjalanan kendaraan
dan biaya operasional kendaraan.
Dalam studi ini, jalur angkutan barang dibagi menjadi lima jalur dengan masing-masing ruas
didalamnya. Analisis yang dilakukan untuk mengevaluasi perkerasan jalan dari segi
fungsional ditinjau dari dua aspek yaitu ketika jalan hanya diberikan pemeliharaan rutin saja
dan diberikan pemeliharaan sesuai kondisi jalan. Untuk melihat pengaruh adanya
pengembangan jalan tol, dilakukan analisis do nothing yaitu ketika tidak dibangun tol dan do
something yaitu ketika tol rencana sudah dioperasikan. Diasumsikan pada tahun 2018, tol
rencana yang ditinjau sudah dapat beroperasi.
Dari studi yang dilakukan, didapatkan simpulan bahwa ruas-ruas dalam jalur angkutan barang
yang sama memiliki laju peningkatan nilai IRI yang berbeda sehingga diperlukan
pemeliharaan berbasis ruas dengan frekuensi pemeliharaan yang tinggi. Pengaruh adanya
jalan tol rencana, mengakibatkan penurunan volume lalu lintas pada jalur angkutan barang
eksisting. Dari penurunan volume kendaraan juga mengakibatkan penurunan nilai IRI.

Kata kunci : nilai IRI, angkutan barang, evaluasi jalan, pengaruh tol, volume kendaraan.

iii
KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis kepada Allah SWT atas berkat dan rahmat-Nya, sehingga akhirnya
penulis dapat menyelesaikan laporan Tugas Akhir “Studi Jalur Angkutan pada Jaringan Jawa
Barat” ini. Selama pengerjaan laporan Tugas Akhir ini hingga selesai, penulis banyak dibantu
oleh pihak-pihak baik di lingkungan kampus maupun di luar kampus. Untuk itu penulis
menyampaikan terima kasih banyak kepada:

1. Bapak Ir. Harmein Rahman, M.T. dan Bapak Russ Bona Frazilla, S.T., M.T., DR. Eng.,
selaku dosen pembimbing Tugas Akhir, atas waktu, kritik, saran dan seluruh bentuk
bimbingan yang diberikan.
2. Bapak Ir. Sony Sulaksono Wibowo, M.T., Ph.D., selaku dosen penguji atas waktu dan
masukan yang diberikan.
3. Bapak Ir. Sri Hendarto, [Link]. selaku Koordinator Tugas Akhir Kepakaran Rekayasa
Transportasi Program Studi Teknik Sipil dan Lingkungan, Institut Teknologi Bandung.
4. Ibu Dr. Ir. Herlien D Setio selaku Ketua Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik
Sipil dan Lingkungan, Institut Teknologi Bandung.
5. Bapak Ir. Sofyan M. Saleh, [Link], atas bantuan dan bimbingannya.
6. Bapak Ir. Lucky R. Sumanang, M.T., selaku Kepala Seksi Data dan Informasi Leger Jalan
Dinas Bina Marga Jawa Barat, atas bantuan dalam pengumpulan data dan saran-sarannya.
7. Ibu Linda, dan staf-staf di BAPPEDA, atas bantuannya dalam pengumpulan data.
8. Orang tua kami, atas dukungan moril dan materilnya.
9. Kawan-kawan tercinta Himpunan Mahasiswa Sipil, khususnya HMS 2005, atas dukungan
mental, saran, kritik yang diberikan.

iv
Penulis menyadari adanya kendala dan keterbatsan kemampuan dalam pembuatan Tugas
Akhir ini, sehingga laporan ini belum sepenuhnya sempurna. Untuk itu, penulis
mengharapkan kritik dan saran dari pembaca. Harapan penulis, laporan Tugas Akhir ini dapat
bermanfaat bagi semua pihak yang membutuhkan.

Bandung, September 2009

Penulis

v
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ...................................................................................................................i


LEMBAR PENGESAHAN ....................................................................................................... ii
ABSTRAK ................................................................................................................................ iii
KATA PENGANTAR ...............................................................................................................iv
DAFTAR ISI..............................................................................................................................vi
DAFTAR TABEL................................................................................................................... viii
DAFTAR GAMBAR .................................................................................................................. x

BAB I PENDAHULUAN ..................................................................................................... I – 1


1.1 Latar Belakang ................................................................................................................ I – 1
1.2 Identifikasi Masalah ........................................................................................................ I – 3
1.3 Tujuan ............................................................................................................................. I – 4
1.4 Ruang Lingkup................................................................................................................ I – 4
1.5 Sistematika Pembahasan ................................................................................................ I – 5

BAB II STUDI PUSTAKA ................................................................................................. II – 1


2.1 Perencanaan Transportasi .............................................................................................. II – 1
2.2 Pola Perjalanan Orang dan Barang ................................................................................ II – 1
2.3 Sistem Jaringan Jalan ..................................................................................................... II – 2
2.4 Hirarki Pergerakan dan Komponen ............................................................................... II – 4
2.5 Model Perencanaan Transportasi Empat Tahap ............................................................ II – 5
2.6 Program Optimasi Jaringan.......................................................................................... II – 11
2.7 Angkutan Barang ......................................................................................................... II – 12
2.8 Gambaran Umum Provinsi Jawa Barat ........................................................................ II – 13
2.9 Kerataan Permukaan Perkerasan Jalan ........................................................................ II – 19
2.10 Penentuan Kondisi dan Pemeliharaan Jalan .............................................................. II – 22

vi
BAB III METODOLOGI.................................................................................................... III – 1
3.1 Alur Metodologi............................................................................................................ III – 1
3.2 Studi Pendahuluan ........................................................................................................ III – 2
3.3 Pengumpulan Data ........................................................................................................ III – 2
3.4 Pengolahan dan Analisis Data ...................................................................................... III – 3
3.5 Simpulan ....................................................................................................................... III – 4

BAB IV PENYAJIAN DAN PENGOLAHAN DATA ..................................................... IV – 1


4.1 Umum .......................................................................................................................... IV – 1
4.2 Proyeksi Pergerakan Barang dan Penumpang ............................................................... IV -1
4.3 Penyusunan Database Jaringan .................................................................................... IV – 4
4.4 Pembebanan pada Jaringan ........................................................................................ IV – 12
4.5 Perhitungan Nilai IRI pada Jalur Angkutan Barang .................................................. IV – 12

BAB V ANALISIS DATA .................................................................................................. V – 1


5.1 Umum ............................................................................................................................ V – 1
5.2 Analisis Kondisi Jalur Eksisting .................................................................................... V – 1
5.3 Analisis Prediksi Pengaruh Pengembangan Jalan Tol Rencana .................................. V – 12

BAB VI SIMPULAN DAN SARAN ............................................................................... VI – 1


6.1 Simpulan ..................................................................................................................... VI – 1
6.2 Saran ............................................................................................................................ VI – 3

DAFTAR PUSTAKA ............................................................................................................. xii

vii
DAFTAR TABEL

Tabel 2.1 Kota dan Kabupaten di Jawa Barat .................................................................. II – 14


Tabel 2.2 Jumlah Penduduk di Jawa Barat Tahun 2004 - 2007....................................... II – 14
Tabel 2.3 Laju Pertumbuhan Ekonomi Jawa Barat dan Nasional ................................... II – 15
Tabel 2.4 Nilai PDRB Jawa Barat Tahun 2003 – 2007 ................................................... II – 15
Tabel 2.5 Angka Ekivalen Berdasarkan Peraturan Bina Marga ...................................... II – 20
Tabel 2.6 Model Kriteria Penilaian Kondisi Jalan ........................................................... II – 23
Tabel 2.7 Model Kriteria Penilaian Penanganan Jalan .................................................... II – 23
Tabel 4.1 Proyeksi OD Penumpang dan Barang dari Kabupaten Bogor ......................... IV – 3
Tabel 4.2 Jalur Angkutan Barang yang Ditinjau ............................................................. IV – 5
Tabel 4.3 Daftar Zona dan Nomor Zona .......................................................................... IV – 6
Tabel 4.4 Table Data Dasat Perhitungan Pembebanan .................................................... IV – 9
Tabel 4.5 Angka Ekivalen yang Digunakan dalam Perhitungan ESAL ......................... IV – 14
Tabel 4.6 Contoh Perhitungan Nilai ESAL ................................................................... IV – 14
Tabel 5.1 Kondisi Perkerasan Jalan Jalur
Jakarta – Bandung via Cikampek ...................................................................... V – 6
Tabel 5.2 Kondisi Perkerasan Jalan Jalur
Jakarta – Bandung via Cianjur ........................................................................... V – 6
Tabel 5.3 Kondisi Perkerasan Jalan Jalur
Jakarta – Cirebon via Jatibarang ........................................................................ V – 7
Tabel 5.4 Kondisi Perkerasan Jalan Jalur
Jakarta – Cirebon via Karangampel ................................................................... V – 7
Tabel 5.5 Kondisi Perkerasan Jalan Jalur Bandung – Cirebon .......................................... V – 7
Tabel 5.6 Nilai IRI dengan Pemeliharaan untuk Jalur
Jakarta – Bandung via Cikampek .................................................................... V – 12
Tabel 5.7 Nilai IRI Prediksi dengan Pemeliharaan untuk Jalur
Jakarta – Bandung via Cianjur ......................................................................... V – 12
Tabel 5.8 Nilai IRI Prediksi dengan Pemeliharaan untuk Jalur
Jakarta – Cirebon via Jatibarang ...................................................................... V – 13

viii
Tabel 5.9 Nilai IRI Prediksi dengan Pemeliharaan untuk Jalur
Jakarta – Cirebon via Karangampel ................................................................. V – 13
Tabel 5.10 Nilai IRI Prediksi dengan Pemeliharaan untuk Jalur Bandung – Cirebon ..... V – 14
Tabel 5.11 Perbandingan Nilai LHRT dengan Dua Kondisi pada Jalur
Jakarta – Bandung via Cikampek ..................................................................... V – 15
Tabel 5.12 Perbandingan Nilai LHRT dengan Dua Kondisi pada Jalur
Jakarta – Bandung via Cianjur ......................................................................... V – 16
Tabel 5.13 Perbandingan Nilai LHRT dengan Dua Kondisi pada Jalur
Jakarta – Cirebon via Jatibarang ...................................................................... V – 16
Tabel 5.14 Perbandingan Nilai LHRT dengan Dua Kondisi pada Jalur
Jakarta – Cirebon via Karangampel ................................................................. V – 17
Tabel 5.15 Perbandingan Nilai LHRT dengan Dua Kondisi pada Jalur
Bandung – Cirebon ........................................................................................... V – 17
Tabel 5.16 Perbandingan Nilai IRI dengan Dua Kondisi pada Jalur
Jakarta – Bandung via Cikampek ..................................................................... V – 21
Tabel 5.17 Perbandingan Nilai IRI dengan Dua Kondisi pada Jalur
Jakarta – Bandung via Cianjur ......................................................................... V – 21
Tabel 5.18 Perbandingan Nilai IRI dengan Dua Kondisi pada Jalur
Jakarta – Cirebon via Jatibarang ...................................................................... V – 22
Tabel 5.19 Perbandingan Nilai IRI dengan Dua Kondisi pada Jalur
Jakarta – Cirebon via Karangampel ................................................................. V – 22
Tabel 5.20 Perbandingan Nilai IRI dengan Dua Kondisi pada Jalur
Bandung – Cirebon ........................................................................................... V – 23
Tabel 6.1 Perbandingan Nilai IRI pada Jalur Jakarta – Bandung via Cikampek ............. VI – 1
Tabel 6.2 Perbandingan Pengaruh Nilai SNC dan LHRT terhadap Nilai IRI ................. VI – 2
Tabel 6.3 Pengaruh LHRT dan IRI terhadap Pemeliharaan
Ruas Pamanukan - Jangga ................................................................................ VI – 3

ix
DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1 Peta Administratif Jawa Barat......................................................................... I – 2


Gambar 2.1 Hirarki Pusat Kegiatan dan Fungsi Jalan Dalam Sistem Jaringan Jalan Primer . II – 4
Gambar 2.2 Hirarki Pergerakan Kendaraan di Jalan ......................................................... II – 5
Gambar 2.3 Ilustrasi Model Perencanaan Transportasi Empat Tahap ............................... II – 6
Gambar 2.4 Proses Model Perencanaan Transportasi Empat Tahap ................................. II – 6
Gambar 2.5 Bangkitan dan Tarikan Pergerakan ................................................................ II – 7
Gambar 2.6 Sistem Jaringan Jalan ................................................................................... II – 10
Gambar 2.7 Flow Chart Cara Kerja Program Optimasi Jaringan .................................... II – 11
Gambar 2.8 Jalur Kereta Api di Jawa Barat .................................................................... II – 17
Gambar 2.9 Rencana Pengembangan Jaringan Jalan Tol Di Jawa Barat ........................ II – 18
Gambar 2.10 Hubungan Antara Kondisi, Umur, dan Jenis Penanganan Jalan .................. II – 22
Gambar 3.1 Alur Metodologi ............................................................................................ III – 1
Gambar 3.2 Flow Chart Pelaksanaan Evaluasi Kondisi Jaringan Jalan Eksisting ........... III – 4
Gambar 5.1 Nilai IRI tanpa Pemeliharaan untuk Jalur
Jakarta – Bandung via Cikampek .................................................................. V – 3
Gambar 5.2 Nilai IRI tanpa Pemeliharaan untuk Jalur
Jakarta – Bandung via Cianjur ...................................................................... V – 4
Gambar 5.3 Nilai IRI tanpa Pemeliharaan untuk Jalur
Jakarta – Cirebon via Jatibarang ................................................................... V – 4
Gambar 5.4 Nilai IRI tanpa Pemeliharaan untuk Jalur
Jakarta – Cirebon via Karangampel .............................................................. V – 5
Gambar 5.5 Nilai IRI tanpa Pemeliharaan untuk Jalur Bandung - Cirebon ...................... V – 5
Gambar 5.6 Kondisi Perkerasan Jalan Jalur Angkutan Barang ......................................... V – 8
Gambar 5.7 Nilai IRI dengan Pemeliharaan untuk Jalur
Jakarta – Bandung via Cikampek .................................................................. V – 9

x
Gambar 5.8 Nilai IRI dengan Pemeliharaan untuk Jalur
Jakarta – Bandung via Cianjur .................................................................... V – 10
Gambar 5.9 Nilai IRI dengan Pemeliharaan untuk Jalur
Jakarta – Cirebon via Jatibarang ................................................................. V – 10
Gambar 5.10 Nilai IRI dengan Pemeliharaan untuk Jalur
Jakarta – Cirebon via Karangampel ............................................................ V – 10
Gambar 5.11 Nilai IRI dengan Pemeliharaan untuk Jalur Bandung - Cirebon ................. V – 11
Gambar 5.12 Perbandingan Nilai LHRT untuk Jalur
Jakarta – Bandung via Cikampek ................................................................ V – 18
Gambar 5.13 Perbandingan Nilai LHRT untuk Jalur
Jakarta – Bandung via Cianjur ...................................................................... V – 18
Gambar 5.14 Perbandingan Nilai LHRT untuk Jalur
Jakarta – Cirebon via Jatibarang ................................................................... V – 19
Gambar 5.15 Perbandingan Nilai LHRT untuk Jalur
Jakarta – Cirebon via Karangampel .............................................................. V – 19
Gambar 5.16 Perbandingan Nilai LHRT untuk Jalur Bandung – Cirebon ....................... V – 20
Gambar 5.17 Perbandingan Nilai IRI untuk Jalur
Jakarta – Bandung via Cikampek ................................................................ V – 23
Gambar 5.18 Perbandingan Nilai IRI untuk Jalur
Jakarta – Bandung via Cianjur ...................................................................... V – 24
Gambar 5.19 Perbandingan Nilai IRI untuk Jalur
Jakarta – Cirebon via Jatibarang ................................................................... V – 24
Gambar 5.20 Perbandingan Nilai IRI untuk Jalur
Jakarta – Cirebon via Karangampel .............................................................. V – 25
Gambar 5.21 Perbandingan Nilai LHRT untuk Jalur Bandung – Cirebon ....................... V – 25

xi
DAFTAR PUSTAKA

Badan Pusat Statistik Propinsi Jawa Barat. 2008. Jawa Barat Dalam Angka 2008. Bandung,
Indonesia.

Daniels and Warnes. 1983. Good Movement within Towns, Movement in Cities.

Dinas Bina Marga Propinsi Jawa Barat. 2008. Profil Dinas dan Informasi Penyelenggaraan
Jalan. Jawa Barat, Indonesia.

Ogden, K. W. and Bowyers, D. P. 1985. Directions for Urban Freight Transport Research in
Australia, Transportation Research Board, no. 1038. Washington D. C.

Paterson, W.D.O. dan Attoh-Okine, B. 1992. Simplified Models of Paved Road Deterioration
Based on HDM-III, Annual Meeting of The Transportation Research Board.

Paterson, W.D.O. 1987. Road Deterioration and Maintenace Effects. Models for Planning
and Management. John Hopkins Press. Baltimore, USA.

Pemerintah Propinsi Jawa Barat. 2000. Rencana Tata Ruang Wilayah Propinsi Jawa Barat.
Jawa Barat, Indonesia.

Pemerintah Republik Indonesia. 2004. Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 Tentang


Jalan. Jakarta, Indonesia.

Russ, B. F. 2005. Freight Network Optimization. Desertation. Hiroshima University.

Wardrop, J.G. 1952. Some Theoretical Aspects of Road Traffic Research, Proceedings of The
Institute of Civil Engineering, II (1), 325 – 378.

Tamin, O.Z. 2003. Perencanaan dan Permodelan Transportasi. Teori dan Aplikasi. ITB Press.
Bandung, Indonesia.

[Link]

xii
DAFTAR LAMPIRAN

LAMPIRAN 1 PETA RENCANA STRUKTUR RUANG JAWA BARAT


LAMPIRAN 2 PETA MODEL JARINGAN TRANSPORTASI
LAMPIRAN 3 PETA NILAI IRI TAHUN 2008
LAMPIRAN 4 PETA NILAI IRI TAHUN 2013 DENGAN RENCANA TOL
LAMPIRAN 5 PETA NILAI IRI TAHUN 2018 DENGAN RENCANA TOL
LAMPIRAN 6 PETA VOLUME LALU LINTAS TAHUN 2008
LAMPIRAN 7 PETA VOLUME LALU LINTAS TAHUN 2013 DENGAN RENCANA TOL
LAMPIRAN 8 PETA VOLUME LALU LINTAS TAHUN 2018 DENGAN RENCANA TOL
LAMPIRAN 9 PETA KONDISI JALAN TAHUN 2008
LAMPIRAN 10 PETA KONDISI JALAN TAHUN 2013
LAMPIRAN 11 PETA KONDISI JALAN TAHUN 2018
LAMPIRAN 12 DAFTAR SIMPUL
LAMPIRAN 13 DAFTAR JARINGAN
LAMPIRAN 14 DATA DASAR PROGRAM PERHITUNGAN PEMBEBANAN
LAMPIRAN 15 DATA ORIGIN-DESTINATION PENUMPANG
LAMPIRAN 16 DATA ORIGIN-DESTINATION BARANG
LAMPIRAN 17 PERSEN JENIS KENDARAAN
LAMPIRAN 18 VOLUME LALU LINTAS DENGAN SKENARIO PEMBUKAAN
JARINGAN JALAN TOL
LAMPIRAN 19 VOLUME LALU LINTAS TANPA SKENARIO PEMBUKAAN
JARINGAN JALAN TOL
LAMPIRAN 20 NILAI IRI JALAN EKSISTING DENGAN PEMELIHARAAN RUTIN SAJA
LAMPIRAN 21 NILAI IRI JALAN EKSISTING DENGAN PEMELIHARAAN SESUAI
KONDISI JALAN
LAMPIRAN 22 NILAI IRI JALAN EKSISTING DENGAN SKENARIO PEMBUKAAN
JARINGAN JALAN TOL

Anda mungkin juga menyukai