MATRIKS
Pengertian
Matriks : himpunan elemen yang disusun dalam
daftar empat persegi panjang, diatur dalam
beberapa baris dan kolom, dan dibatasi dengan
kurung besar/kurung
siku
a
... a
a
a
11
12
a
21 a 22
...
Amxn ...
a i1 a i2
a m1 a m2
Dimensi/ordo
1j
1n
... a 2j a 2n
... ...
...
... a ij a in
... a mj a mn
Elemen diagonal No indeks 1= No indeks 2
Matriks sejenis dimensi sama
Matriks sama dimensi sama, aij = bij
6x1 + 3x2 + x3 = 22
x1 + 4x2 2x3 = 12
4x1 x2 + 5x3 = 10
a11 a12 ... a1n
x1
d1
a21 a22 ... a2n
x2
d2
A
x
d
...
:
:
... ... ...
am1
am2
...
amn
xn
dm
1
6 3
x1
22
A 1 4 2
x x2
d 12
4 1 5
x3
10
Manfaat Matriks
Penyajian
Menghemat tempat dan mudah dibaca
Simultan
Kegunaan
Data lebih mudah disajikan
Mempermudah analisis antara variabel
Menyelesaikan sistem persamaan linier : linear
programming, multiple reg, dll
Analisis hubungan antar variabel : regresi,
analisis input-output
Jenis-jenis Matriks
Vektor baris/kolom
Matriks bujur sangkar m = n
Matriks identitas/satuan (I)
Matriks putaran (transpose matrix) A, AT
Amxn Anxm
(A) = A
Invers suatu matriks A-1
Matriks bujur sangkar
A x A-1 = I
Matriks Singular
Tidak mempunyai invers
Determinan = 0
Matriks Non-Singular
Cont..
Mempunyai invers
Determinan 0
Negatif suatu matriks -A
Matriks minor
Setiap unisur aij mempunyai matriks minor Mij
yang diperoleh dengan menghilangkan baris I
dan kolom j dimensi (m-1)x(n-1)
Operasi Matriks
Penjumlahan
Dimensi sama Amxn + Bmxn = Cmxn
aij + bij = cij
(A + B) = A + B
Komutatif A + B = B + A
Asosiatif A+(B+C) = (A+B)+C
Pengurangan
Dimensi sama Amxn - Bmxn = Cmxn
aij - bij = cij
Perkalian
Matiks dengan bilangan k (scalar)
Vektor baris dengan vektor kolom
Amx1 x B1xm = Cmxm
Matriks dengan matriks
A1xn x Bnx1 = C1x1
Vektor kolom dengan vektor baris
Cont..
Amxn x Bnxp = Cmxp
Perhatikan lead matriks dan lag matriks
Unsur-unsur cij = ai1xb1j + ai2xb2j + + ainxbnj
Perpangkatan matriks
Matriks bujur sangkar
A2 = A x A
Sifat Perkalian Matriks
Tidak komutatif AxB BxA
Asosiatif (AxB)xC = Ax(BxC)
Distributif Ax(B+C) = AxB + AxC
A x I = I x A = A A x A-1 = I
1
2
1
IA
0
0
1
1 2
2 0
1
0
3
1
3
2
2
0
3
3
(A x B) = B x A
1
A
3
2
4
12
(AB)'
24
0
B' A'
-1
(A x B)-1 = B-1 x A-1
0
B
6
13
25
'
- 1
7
12 24
13 25
6 1 2
12 24
13 25
7 3 4
Contoh Model national-income
Y = C + Io + Go
C = a + bY aturlah berdasarkan standar
A.x = d
Maka :v. endogen (kiri) = v. eksogen (kanan)
Y C = Io + Go
-bY + C = a
1 - 1
A
-b 1
Ax d
Y
Io Go
x d
a
C
1 - 1 Y 1(Y) (-1)(C) Y - C
- b 1 C - b(Y) 1(C) - bY C
Y - C Io Go
- bY C
Diketahui matriks :
Soal
2 3 4
A 0 4 3
3 2 4
Tentukan
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
5 1 3
B
2
4
1
25 20
C 13 22
29 16
Jika D = C x B, maka tentukan matriks D
Jika E = -D + A2, maka tentukan matriks E
Jika F = B 2C, maka tentukan matriks F
Apakah B x C = C x B ? Buktikan !
Apakah (C x B) = B x C ? Buktikan
Apakah (D+E)xA = (DxA) + (ExA) ? Buktikan !
Apakah (AxD)xE = Ax(DXE) ? Buktikan !
DETERMINAN
Ukuran yang digunakan untuk menilai matriks bujur
sangkar
Manfaat :
Menyelesaikan sistem persamaan yang terdiri dari n
persamaan dan n variabel
Menentukan matriks singular atau non-singular
Notasi : determinan A = |A| = Det A
Metode :
Rumus dasar
Sarrus
Laplace Kofaktor
Chiios
Rumus Dasar
a
A
p
b
q
a
| A |
p
b
( axq ) (bxp )
q
Hanya digunakan untuk A2x2
Metode Sarrus
a
A d
g
c
f
b
e
b
e
h
a
| A | d
b
e
cd
fg
|A|=((a.e.i)+(b.f.g)+(c.d.h)) ((g.e.c.)+
(h.f.a)+(i.d.b))
Hanya untuk matriks A3x3
Contoh
Hitung determinan dari matriks
2
A 1
5
3
4
1
0
2
3
Sifat-sifat Determinan
Jika semua unsur dari salah satu baris/kolom = 0, maka
harga determinan = 0
Jika unsur dua baris/kolom sama, maka harga
determinan = 0
Jika unsur suatu baris/kolom merupakan kelipatan (k
kali) dari suatu baris/kolom lain, maka harga determinan
=0
Harga determinan A = harga determinan A
Jika unsur baris/kolom ditambah/dikurangi dengan unsur
baris/kolom lainnya, maka harga determinan sama
Jika dua baris/kolom bertukar tempat, maka harga
determinan baru = determinan lama
Metode Laplace (Kofaktor)
Kofaktor dari unsur aij matriks A adalah
(-1)i+j kali determinan matriks minor Mij
Kij = (-1)i+j |Mij|
Menghitung harga determinan
Menggunakan unsur-unsur dari baris ke-i,
|A| = ai1Ki1 + ai2Ki2 + + ainKin
Menggunakan unsur-unsur dari kolom ke-j
|A| = a1jK1j + a2jK2j + + anjKnj
1 2 3
A4 5 6
7 8 9
5 6
M11
3
8 9
K11 (1) 2 (3) 3
4 6
M12
6
7 9
K12 (1) 3 (6) 6
4 5
M13
3
7 8
K13 (1) 4 (3) 3
A a11K11 a12 K12 a13K13 1(3) 2(6) 3(3) 0
Contoh Determinan Laplace, hasil Matriks
Singular tidak mempunyai invers
Metode Chiios
Syarat : elemen a11 0. Jika a11 = 0, semua elemen pada
baris pertama ditambah dengan elemen dari baris
lainnya agar a11 0
Perhitungan
Susun determinan berdimensi 2x2 sebanyak (n-1)(n1)
Elemen baris pertama dari determinan tersebut selalu
mengandung a11 0 dan elemen lain baris pertama
adalah kolom berikutnya
Elemen baris kedua adalah elemen baris berikutnya,
1
tetapi sekolom dengan
baris
pertama
| A |dengan
( n elemen
Chii
'
os
2)
Harga determinan :
a11
Contoh: Matris Chii0s
1
A 4
1 4
A 3- 2
1
1
7
5
2
4
1
Soal
1. Hitung harga determinan matriks :
2
3
| A |
1
2
2. Jika A adalah matriks singular, maka
tentukan nilai x :
2
1
5
| A | 3 x 4
6
4
2 x 8
Soal
2 3
1 2
3
1.
2.
3.
4.
1
0
2
2
B 3
6
4
0
4
2
2
1
3 1 6
C 1 5 2
2 0 4
Hitung |C| dengan cara Sarrus
Hitung |B| dengan cara Laplace (Kofaktor)
Hitung |A| dengan cara Chiios
Jika D = A x B, apakah |D| = |A| x |B| ?
INVERS MATRIKS
Invers Matiks A (A-1) mempunyai sifat A x A-1 = I
Matriks A mempunyai invers jika |A| 0
Matriks Non Singular
Metode :
Adjoint (hubungan invers matriks dengan determinan)
Counter (transformasi elementer)
Metode
Adjoint
Rumus :
A
x Adjoint A
|A|
Adjoint Matriks A : putaran (transpose) dari matriks
kofaktor A
Matriks kofaktor A (Ak) : matriks yang elemenelemennya merupakan kofaktor dari unsur-unsur
matriks bujur sangkar A
Kofaktor dari unsur aij matriks A adalah (-1)i+j kali
determinan matriks minor Mij Kij = (-1)i+j |Mij|
Ingat
Diketahui : Matriks A
M11
A k M 21
M 31
M12
M13
M 22
M 32
M 23
M 33
A k transpose A k
1
T
maka Invers A A
.A k
A
-1
Soal
3 1 6
2 4 2
2 3 1
C 1 5 2
B 3 0 2
A 1 2 0
2 0 4
6 4 1
3 5 2
1. Jika A x D = I, maka tentukan matriks D
2. Tentukan B-1 dengan Metode Adjoint
3. Tentukan C-1 dengan Metode Counter
4. Jika D = A x B, apakah D-1 = A-1 x B-1 atau
B-1 x A-1 ? Buktikan !
Transformasi Elementer
Tujuan : menyederhanakan bentuk matriks
Cara :
Mengalikan/membagi unsur-unsur baris/kolom
dengan bilangan konstan yang tidak nol
Menambah/mengurangi unsur-unsur
baris/kolom dengan k kali (k 0) semua unsur
baris/kolom yang bersesuaian
Transformasi elementer antar baris Row
Operation Matrix
Kegunaan Row Operation
Matrix
Menyelesaikan persamaan linier, terutama untuk
menentukan apakah himpunan persamaan linier
konsisten atau inkonsisten
Melakukan Row Reduced Matrix, yaitu proses
Row Operation Matrix yang memungkinkan
Matriks Amxn mengalami perubahan r baris
pertama sedemikian sehingga sub matriksnya
mengandung matriks satuan Ir dan (m-r) baris
berikutnya merupakan vektor baris yang semua
unsurnya NOL
Metode
Counter
Susun matriks perluasan (Augmented
Matrix)
AA|I
Lakukan ROM sehingga ;
A | I I | A-1
Rank Matriks
Rank Matriks Amxn adalah angka r yang
menunjukkan terdapat r baris pertama
yang bukan vektor nol dan Ir merupakan
sub matriknya. (Aplikasi dari Row Reduced Matrix)
Rank Matriks Amxn :1 r min (m,n)
Matriks bujur sangkar Anxn mempunyai
Rank = n jika |A| 0 (Matriks Non-Singular)
Rank = n jika |A| = 0 (Matriks Singular)
Soal
Tentukan rank dari matriks brikut
4
A 6
0
2
8
4
0
1
6
1
B 4
7
2
5
8
PENYELESAIAN PERSAMAAN
LINIER
Metode Cramer
Metode Adjoint (sifat matriks & inversnya)
Metode Gauss-Jordan (Row Operation
Matrix)
Metode
Cramer
Susun persamaan dalam bentuk : A x V = B
Hitung nilai x, y, dan z dengan rumus
|x|
|y|
|z|
ymatriks
= | AkoefisienzA = | A
A
| xA |== |determinan
|
|
|
| x | = | A | tetapi kolom 1 diganti dengan vektor B
| y | = | A | tetapi kolom 2 diganti dengan vektor B
| x | = | A | tetapi kolom 3 diganti dengan vektor B
Contoh penyelesaian Persamaan
Linear
dengan
Cramer
x1 x2 - x3
6
3x1 - 4x2 2x3 - 2
2x1 5x2 x3 6
1 1 1
A 3 4 2 36
2 5
1
6 1 -1
x1 - 2 - 4 2 72
0 5 1
1 6 -1
x2 3 - 2 2 0
2 0 1
1 1 6
x3 3 - 4 - 2 144
2 5 0
x1
x1
A
x2
x2
A
x3
x3
A
Aplikasi dalam Model nationalincome
Y
= C + Io + Go
C = a + bY aturlah berdasarkan standar
A.x = d
Maka :v. endogen (kiri) = v. eksogen (kanan)
Y C = Io + Go
-bY + C = a
1
A
-b
- 1
1
Io Go
Y
x
C
Io Go
d
-1
a
1
1
-1
-6
Io Go a
1- b
( Io Go)
-b
1
a
-1
-b
a b(Io Go)
1- b
Aplikasi Invers dalam persamaan
linear pendapatan nasional
x Adjoint A
|A|
1
Diketahui : A
-b
- 1
Carilah Invers Matriks A
Soal
Tentukan x, y, dan z dari persamaan
berikut :
2x + 4y + z = 20
4x 2y + z = 6
3x + y + 2z = 17
Metode Adjoint
Susun persamaan dalam bentuk : A x V = B
Selesaikan dengan rumus : V = A-1 x B
Metode
Gauss-Jordan
Cara :
Susun persamaan dalam bentuk : A x V = B
Susun Augmented Matrix A | B
Lakukan Row Operation Matrix sehingga
terbentuk matrisk identitas di ruas kiri
Keunggulan dapat digunakan untuk
persamaan :
Terdiri dari n persamaan dan m variabel
dimana n = m, tetapi determinan = 0.
Terdiri dari n persamaan dan m variabel
dimana n m
Sifat Himpunan Persamaan
Linier
Jika rank A = rank A|B = r, maka himpunan
persamaan ini akan konsisten dan
mempunyai :
Jawaban tunggal untuk tiap variabel, jika
banyaknya variabel = r
Banyak himpunan jawaban (multi solution) jika
banyaknya variabel r
Jika rank A rank A|B, maka himpunan
persamaan ini akan inkonsisten sehingga
tidak mempunyai himpunan jawaban
Soal
Tentukan x, y, dan z dari persamaan berikut :
1.
2x + 8y + 18z = 180
6x + 26y + 58z = 580
2x + 10y + 22z = 220
2. x + 2y + 4z = 20
2x + 3y + 2z = 22
3x + 4y = 24
5x + 7y + 2z = 40
3.
x + 4y + 2z = 11
3x + 5y + 6z = 19
2x y + 4z = 4
Soal
Suatu pabrik memproduksi 3 jenis barang
(A,B,C) dengan menggunakan 4 jenis mesin
produksi (I,II,III,IV).
Tiap unit barang A diolah selama 4 menit di mesin I
dan 4 menit di mesin II
Tiap unit barang B diolah selama 4 menit di mesin I, 8
menit di mesin II, 2 menit di mesin III, dan 4 menit di
mesin IV
Tiap unit barang C diolah selama 8 menit di mesin I,
32 menit di mesin II, 16 menit di mesin III, dan 20
menit di mesin IV
Kapasitas mesin I, II, III, dan IV masing-masing
10.000, 29.2000, 12.400, dan 16.400 menit per
minggu.
Berapa banyak tiap barang diproduksi ?