Program Linear
soal pertama,,,
Tanah seluas 10.000 m akan dibangun rumah tipe A dan tipe B. Untuk rumah tipe A
diperlukan 100 m dan tipe B diperlukan 75 m. Jumlah rumah yang dibangun paling banyak
125 unit. Keuntungan rumah tipe A adalah Rp 6.000.000,00/unit dan tipe B adalah Rp
4.000.000,00/unit. Keuntungan maksimum yang dapat diperoleh dari penjualan rumah
tersebut adalah ........
jawaban,,,
misal:
x = rumah tipe A
y = rumah tipe B
100x + 75y 10.000 dibagi 25 --> 4x + 3y 400 ..(1)
x + y 125 ..(2)
Keuntungan maksimum : 6000.000 x + 4000.000 y =?
Mencari keuntungan maksimum dengan mencari titik-titik pojok dengan menggunakan
sketsa grafik:
Grafik 1 :
4x + 3y 400
titik potong dengan sumbu X jika y=0 maka x =400/4= 100
Titik potongnya (100 , 0)
Titik potong dengan sumbu Y jika x = 0 maka y =400/3= 133,3
Titik potongnya (0 , 133,3)
Grafik 2 :
x + y 125
titik potong dengan sumbu X jika y=0 maka x = 125
Titik potongnya (125 , 0)
Titik potong dengan sumbu Y jika x = 0 maka y = 15
Titik potongnya (0 , 125)
Gambar grafiknya:
tik potong :
eliminasi x
4x + 3y = 400 x 1 4x + 3y = 400
x + y = 125 x 4 4x + 4y = 500 -
-y = -100
y = 100
x + y = 125
x = 125 - y
= 125 100 = 25 --> didapat titik potong (25, 100)
Titik pojok 6000.000 x + 4000.000 y
(100,0) 600.000.000
(0,125) 500.000.000
(25, 100) 150.000.000+ 400.000.000 = 550.000.000
Keuntungan maksimum adalah Rp.600.000.000
soal kedua,,,,
Seorang pedagang menjual buah mangga dan pisang dengan menggunakan gerobak.
Pedagang tersebut membeli mangga dengan harga Rp. 8.000,00/kg dan pisang Rp.
6.000,00/kg. Modal yang tersedia Rp. 1200.000,00 dan gerobaknya hanya dapat
memuat mangga dan pisang sebanyak 180 kg. Jika harga jual mangga Rp.9200,00/kg
dan pisang Rp.7000,00/kg, maka laba maksimum yang diperoleh adalah..
Jawab:
Misal : x = mangga ; y = pisang
Model matematikanya:
x 0 ; y 0
8000x + 6000y 1200.000 --> dibagi 2000
4x + 3y 600 .(1)
x + y 180 .(2)
Laba penjualan mangga = 9200 8000 = 1200
Laba penjualan pisang = 7000 6000 = 1000
Laba maksimum = 1200x + 1000y
maka grafiknya,,,
Titik potong:
Dari pers (1) dan (2)
eliminasi x
4x + 3y = 600 x1 4x + 3y = 600
x + y = 180 x4 4x + 4y = 720 - y = - 120
y = 120
x + y = 180
x = 180 120 = 60
titik potong = (60,120)
Titik pojok
1200x + 1000y
(0, 0)
0
(150, 0)
180.000
(60, 120)
192.000
(0, 180)
180.000
Laba maksimum adalah 192.000
untuk soal no 3,,,
Luas daerah parkir 1.760 m2. Luas rata rata untuk mobil kecil 4 m2 dan mobil besar 20 m2.
Daya tampung maksimum hanya 200 kendaraan, biaya parkir mobil kecil Rp.1.000,00/jam
dan mobil besar Rp. 2.000,00/jam. Jika dalam satu jam terisi penuh dan tidak kendaraan yang
pergi dan datang, maka hasil maksimum tempat parkir itu adalah .
jawabannya,,,
misal x = mobil kecil dan y = mobil besar, maka dapat dibuat persamaan sbb:
4 x + 20 y 1760 x + 5 y 440 (1)
x + y 200 (2)
dari pers (1) dan (2)
eliminasi x
x + 5 y = 440
x + y = 200 4 y = 240
y = 240/4
= 60
x + y = 200
x + 60 = 200
x = 200 60 = 140
maka hasil maksimum
1000 x + 2000 y = 1000. 140 + 2000. 60 = 140000 + 120000 = Rp. 260.000,-
Soal 1
Suatu masalah dalam program linear setelah di terjemahkan ke dalam model matematika adalah x 0 ; y 0 ; x+2y 8 ; 3x+2y 12 ;
Nilai maksimum dari T = 2x+3y pada daerah himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan tersebut adalah....
a. 10
d. 25
b. 13
e. 30
c. 17
Penyelesaian
x 0 ; y 0 ; x+2y 8 ; 3x+2y 12
Jika kita gambarkan SPtLDV dalam diagram kartesius maka daerah penyelesaiannya sebagai berikut :
Dengan menggunakan metode titik pojok , akan di dapat 3 buah titik uji yang termasuk daerah himpunan penyelesaian, diantaranya :
Titik Pojok (x,y)
T = 2x+3y
(0,4)
12
(2,3)
13
(4,0)
8
Dari hasil tersebut akan di dapat nilai optimum, yaitu 13 untuk titik (2,3)
Jawaban
B
Soal 2
Untuk membuat suatu cetak roti A dipergunakan 50 gram mentega dan 60 gram tepung, dan
satu cetak roti B diperlukan 100 gram mentega dan 20 gram tepung. Jika tersedia 3,5 kg
mentega dan 2,2 kg tepung, maka jumlah kedua macam roti yang dapat di buat paling banyak
....
a. 40 cetak
b. 45 cetak
c. 50 cetak
d.
e.
55 cetak
60 cetak
Penyelesaian
Untuk menyelesaikan masalah tersebut, terlebih dahulu kita buat pemisalan
x = banyaknya roti A
y = banyaknya roti B
Selanjutnya, kita buat tabel untuk memudahkan untuk merumuskan kendala, yaitu :
Misal
Mentega
Tepung
Roti A
50 gr
60 gr
Roti B
100 gr
20 gr
3,5 kg = 3500 gr
2,2 kg = 2200 gr
Banyaknya
Dari tabel tersebut dapat di buat kendala sbb:
50x+100y3500
60x+ 20y2200
x0
y0
dengan menggunakan metode eliminasi dan substitusi akan di dapat
x = 30
y = 20
sehingga jumlah kedua macam roti tersebut adalah
30 + 20 = 50 buah
Jawaban
C