0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
32 tayangan3 halaman

Prinsip Kerja Generator DC dan AC

- Generator DC menghasilkan tegangan induksi bolak-balik melalui rotor. Komutator berfungsi menyearah tegangan AC menjadi DC. Besar tegangan yang dihasilkan sebanding dengan putaran dan arus eksitasi. - Generator AC atau alternator menghasilkan tegangan AC bolak-balik melalui medan magnet rotor yang memotong lilitan stator. Besar tegangannya dipengaruhi kecepatan putaran, jumlah kawat stator, dan fluks magnet. Terdiri dari stator di

Diunggah oleh

Ismail Wahyudi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
32 tayangan3 halaman

Prinsip Kerja Generator DC dan AC

- Generator DC menghasilkan tegangan induksi bolak-balik melalui rotor. Komutator berfungsi menyearah tegangan AC menjadi DC. Besar tegangan yang dihasilkan sebanding dengan putaran dan arus eksitasi. - Generator AC atau alternator menghasilkan tegangan AC bolak-balik melalui medan magnet rotor yang memotong lilitan stator. Besar tegangannya dipengaruhi kecepatan putaran, jumlah kawat stator, dan fluks magnet. Terdiri dari stator di

Diunggah oleh

Ismail Wahyudi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Prinsip kerja Generator DC

Pembangkitan tegangan induksi oleh sebuah generator diperoleh melalui dua cara:
dengan menggunakan cincin-seret, menghasilkan tegangan induksi bolak-balik.
dengan menggunakan komutator, menghasilkan tegangan DC..

Pembangkitan Tegangan [Link] rotor diputar dalam pengaruh medan magnet,


maka akan terjadi perpotongan medanmagnet oleh lilitan kawat pada rotor. Hal ini
akan menimbulkan tegangan induksi. Teganganinduksi terbesar terjadi saat rotor
menempati posisi seperti Gambar 2 (a) dan (c). Pada posisiini terjadi perpotongan
medan magnet secara maksimum oleh penghantar. Sedangkan posisi jangkar pada
Gambar 2.(b), akan menghasilkan tegangan induksi nol. Hal ini karena tidak adanya
perpotongan medan magnet dengan penghantar pada jangkar atau rotor.
Daerahmedan ini disebut daerah netral.

Tegangan Rotor yang dihasilkan melalui cincin-seret dan [Link] ujung


belitan rotor dihubungkan dengan slip-ring berupa dua cincin (disebut juga
dengancincin seret), seperti ditunjukkan Gambar 3.(1), maka dihasilkan listrik AC

(arus bolak-balik) berbentuk sinusoidal. Bila ujung belitan rotor dihubungkan


dengan komutator satu cincinGambar 3.(2) dengan dua belahan, maka dihasilkan
listrik DC dengan dua gelombang positip.
Rotor dari generator DC akan menghasilkan tegangan induksi bolak -balik.
Sebuahkomutator berfungsi sebagai penyearah tegangan AC.
Besarnya tegangan yang dihasilkan oleh sebuah generator DC, sebanding dengan
banyaknya putaran dan besarnya arus eksitasi (arus penguat medan)

Prinsip Kerja Generator AC


Generator Arus Bolak-balik sering disebut juga sebagai alternator atau generator
AC(alternating current) atau juga generator singkron. Alat ini sering dimanfaatkan di
industriuntuk mengerakkan beberapa mesin yang menggunakan arus listrik sebagai
sumber penggerak

Prinsip Kerja Generator Prinsip dasar generator arus bolak-balik menggunakan


hukum Faraday yang menyatakan jikasebatang penghantar berada pada
medan magnet yang berubah-ubah, maka pada penghantar tersebut akan
terbentuk gaya gerak [Link] tegangan generator bergantung pada :
1. Kecepatan putaran (N)
2. Jumlah kawat pada kumparan yang memotong fluk (Z)
3. Banyaknya fluk magnet yang dibangkitkan oleh medan magnet (f)
Konstruksi Generator Generator arus bolak-balik ini terdiri dari dua bagian utama,
yaitu
1. Stator, merupakan bagian diam dari generator yang mengeluarkan tegangan
bolakbalik
2. 2. rotor, merupakan bagian bergerak yang menghasilkan medan magnit
yang menginduksikan ke [Link] terdiri dari badan generator yang
terbuat dari baja yang berfungsi melindungi bagiandalam generator, kotak
terminal dan name plate pada generator. Inti Stator yang terbuat dari bahan
ferromagnetik yang berlapis-lapis dan terdapat alur-alur tempat meletakkan
[Link] stator yang merupakan tempat untuk menghasilkan
tegangan. Sedangkan, rotor berbentuk kutub sepatu (salient) atau
kutub dengan celah udara sama rata (rotor silinder).Konstruksi dari generator
sinkron

Anda mungkin juga menyukai